PENGARUH MEDIA PEMBALAJARAN LEAFLET TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI Evi Purnama Sari1 Universitas Muslim Maros, evipurnamasari1208@gmail. Syamsuriana Basri2. Kasmawati3 Universitas Muslim Maros. SyamsurianaBasri138@gmail. Kasmawati234@gmail. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh leaflet terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMAS Angkasa Maros. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik Pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu yakni kemampuan kognitif rata-rata yang sama sampel dalam penelitian ini adalah Kelas X MIA 3 terdiri dari 37 orang sebagai kelas eksperimen dan Kelas X MIA 4, terdiri dari 36 orang sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan uji t independen untuk melihat pengaruh leaflet terhadap hasil belajar siswa Kelas X di SMAS Angkasa Maros pada materi perubahan lingkungan, limbah dan daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar biologi siswa pada kelas eksperimen sebesar 90,15 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 85,91. Berdasarkan hasil analisis SPSS Versi 25 uji t diperoleh nilai sig 2. 0,000 A 0,05 maka H0 di tolak dan H1 diterima. Sementara t hitung A ttabel atau 5,031 A 1,99773 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan penggunaan leaflet terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMAS Angkasa Maros pada materi perubahan lingkungan, limbah dan daur ulang. Abstract This research is a quasi-experimental research which aims to determine whether there is an effect of leaflets on the biology learning outcomes of class X students at the Angkasa Maros Senior High School. This type of research is a quantitative study with the design Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique was purposive sampling with certain considerations, namely the same average cognitive ability. The sample in this study was Class X MIA 3 consisting of 37 people as the experimental class and Class X MIA 4, consisting of 36 people as the control class. The data were analyzed using the independent t test to see the effect of the leaflet on the learning outcomes of Class X students at the Maros Angkasa High School on environmental change, waste and recycling materials. The results showed that the average score of students' biology learning outcomes in the experimental class was 90. 15 higher than the control class which only got an average score of 85. Based on the results of the SPSS Version 25 t-test analysis, the sig 2 . value of 0. 000 A 0. 05 was obtained, so H0 was rejected and H1 was accepted. While tcount A ttable or 5. 031 A 1. 99773 then H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is a significant effect of the use of leaflets on the 1 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. biology learning outcomes of class X students of SMAS Angkasa Maros on environmental change, waste and recycling materials. Kata Kunci: Media Leaflet. Hasil Belajar harus dipersiapkan agar pelaksanaan PENDAHULUAN Dalam pembelajaran dan materi yang akan Pendidik bertindak sebagai fasilitator diberitahukan dapat mencapai sasaran. (Murti. W & Anas. M, 2. Pendidik fasilitator artinya Pendidik senantiasa Proses belajar mengajar juga memberikan fasilitas dan kemudahan sangat didukung oleh kemampuan atau dalam proses pembelajaran, sedangkan keahlian guru dalam menyiapkan bahan Pendidik untuk memiliki pengembangan kegiatan belajar peserta kompetense-kompetensi tersebut dengan baik, serta memiliki pengalaman yang Pendidik kaya di bidangnya (Kunandar, 2. mendinamiskan potensi, aktivitas, dan memiliki beberapa jenis yaitu. dinamika di dalam proses pembelajaran cetak, media audio, media visual, media (Sanjaya,W, 2. Belajar merupakan proses aktif siswa dalam membangun dan memahami konsep Ae konsep yang pembelajaran yang menjadi titik pusat dikembangkan dalam kegiatan belajar mengajar baik secara individual maupun selebaran, media cetak merupakan alat kelompok, mandiri maupun dibimbing (Arifin, dkk, 2. diperoleh dan ditemukan dimana dan Bahan Media atau bahan pembelajaran Media kapan saja. media atau bahan cetak bisa merupakan kreatifitas seorang pendidik berupa buku, brosur, leaflet, modul, lembar kerja siswa, dan handout. Media atau bahan ajar cetak yang menjadi pusat penelitian adalah bahan ajar leaflet. Bahan pembelajaran maka dari itu bahan ajar Menurut Syamsuriana. Sudirman 2016:. 2 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. alam Belajar mengajar sebagai aktivitas utama di perusahaan, produk, organisasi dan jasa sekolah meliputi tiga unsure, yaitu atau ide untuk diketahui oleh umum. tujuan pengajaran, pengalaman belajar Leaflet adalah selebaran yang serupa mengajar dan hasil belajar. Bahan ajar dengan kertas, kebanyakan format leaflet merupakan materi yang akan dijelaskan berukuran kecil dibanding pamphlet pada proses pembelajaran. Jika bukan (Wijayanti, 2. Suatu alternatif bahan karena bahan ajar proses pembelajaran tidak berjalan sesuai rencana. Karena itu, siswa tidak bosan, guru yang akan mendidik harus punya meningkatkan aktivitas siswa dalam dan memahami betul bahan ajar yang belajar yang dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. (Djamarah, 2. sekaligus dapat Bahan ajar yang diduga efektif adalah Penggunaan bahan pembelajaran bahan ajar leaflet. Leaflet bagaikan atau media saat proses belajar mengajar bahan pelajaran berbentuk cetak yang Peran Belawati, . Materi melingkupi fungsi guru terhadap siswa dapat diambil dari berbagai sumber saat proses belajar mengajar besar, materi baik buku maupun internet yang dijadikan satu dalam bentuk leaflet ini. didapatkan pengetahuan yang tambah Leaflet terlihat menarik apabila dibuat jelas akan dijelaskan secara berurut yaitu: Manfaat bagi guru antara lain: ilustrasi/gambar-gambar dan memakai media pembelajaran untuk mempunyai bahasa yang gampang, tidak bertele-tele Mengurangi dan mudah dipahami. Leaflet . Mengganti fungsi guru referensi dan bahan diskusi pada proses sebagai pengajar selaku penyedia. pembelajaran (Ameliawati, 2. Selain Membuat itu Isi pesan atau informasi pada leaflet berpotensi tambah berhasil dan aktif. Leaflet merupakan salah satu bahan ajar berupa selebaran yang berisi harus dapat dipahami dengan baik oleh yang membacanya (Jalaluddin, 2. Penelitian 3 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. bahan METODE PENELITIAN Menurut Sugiyono penelitian eksperimen adalah metode penguasaan materi pokok ekosistem (Hamid. A, 2. mencari pengaruh perlakuan tertentu Menurut Ahmad & Maulana. dalam kondisi yang terkendalikan. Jenis . dan Akhmad. untuk itu perlu adanya terobosan baru dalam penelitian kuantitatif dengan metode memvariasikan bahan ajar yang menarik Quasy sebagai media bantu bagi guru. Sumber membandingkan dua kelas yang diberi belajar sebagai acuan siswa dengan perlakuan dengan menggunakan bahan ajar leaflet dan metode konvensional, kemudian membandingkan hasil dari kemampuan untuk membaca sumber- kedua perlakuan yang berbeda. Hal ini sumber belajar dan akhirnya berdampak bertujuan untuk mengetahui perbedaan untuk meningkatkan hasil belajar siswa hasil belajar siswa setelah diadakannya salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Experiment. Desain Penelitian dengan penggunaan bahan ajar bentuk menggunakan Non-equivalent Control Hasil belajar menurut Sudjana Grup Design, desain ini hampir sama . adalah kemampuan-kemampuan dengan Pretest-posttest control group design, hanya pada desain ini kelas eksperimen maupun kelas kontrol tidak diperoleh di di jenjang pendidikan. Agar dipilih secara random. Secara rinci terlihat menarik leaflet di desain dengan Nonequivalent Control Group Desain teliti, cermat dan dilengkapi gambar (Sugiyono, 2. , dapat dilihat pada serta menggunakan kosa kata atau tabel berikut ini: bahasa yang gampang atau mudah di Tabel 1: desain penelitian Keterangan: : Pretest kelas eksperimen 4 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. O2 : Posttes kelas eksperimen Teknik pengumpulan data berupa : Pretest kelas kontrol : Posttes kelas kontrol : Perlakuan dengan penggunaan bahan ajar leaflet Populasi adalah sekumpulan dari Observasi individu dengan kualitas serta ciri-ciri yang ditetapkan (Subana,2. Populasi digunakan untuk memperoleh data hasil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa belajar siswa kelas X MIA 3 dan X MIA kelas X MIA SMAS Angkasa Maros 4 semester dua melalui pemberian yang berjumlah 181 orang siswa. Sampel Pretest . es awa. dan Posttest . es akhi. pada kelas X MIA 3 . elas Eksperime. sebanyak dua kelas. Dalam pengambilan dan pada kelas X MIA 4 . elas Kontro. kelas eksperimen dan kontrol, teknik melalui pembelajaran daring. Metode sampling yang digunakan adalah teknik Purposive mendapatkan data mengenai bahan ajar digunakan karena pertimbangan bahwa leaflet yang di gunakan wawancara dilakukan secara Terknik Metode Tes Tujuannya untuk mengetahui respon siswa dengan Penulis meminta kepada pihak digunakannya bahan ajar leaflet ini sekolah sebagai guru mata pelajaran apakah sangat membantu atau malah biologi yang memahami karakteristik rata-rata App. Whats Dokumentasi merupakan mencari menentukan kelas yang akan dijadikan data mengenai hal-hal atau variabel yang Populasi dalam penelitian ini berupa catatan, buku, dokumen sekolah, adalah seluruh siswa kelas X MIA peraturan-peraturan dan sebagainya. SMAS Angkasa Maros berjumlah 5 Data yang diperoleh kemudian kelas sebanyak 181 orang siswa, sampel dianalisis yaitu analisis deskriptif dan dalam penelitian ini adalah Kelas X MIA Statistik deskriptif digunakan 3 terdiri dari 37 orang sebagai kelas eksperimen dan Kelas X MIA 4 terdiri responden antara lain berupa rata-rata, dari 36 orang sebagai kelas kontrol. min, max, variasi dan standar deviasi 5 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. responden pada kelas eksperimen dan maka digunakan gain ternormalisasi. kelas kontol. Analisis inferensial terdiri Analisis gain ternormalisasi digunakan dari uji prasyarat yakni Uji normalitas untuk mengetahui kriteria normalisasi gain yang dihasilkan. Semakin besar nila program SPSS versi 25. N Gain yang diperoleh mahasiswa. Data yang telah dikumpulkan, semakin besar pula perubahan yang telah selanjutnya dianalisis secara kuantitatif. dialami oleh mahasiswa. Hal ini berarti Data yang diperoleh dari hasil validasi semakin besar pula pengaruh model menjelaskan kevalidan instrument media kepada mahasiswa laboratorium virtual berbasis android Adapun data hasil ujicoba yaitu HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan observasi keterlaksanaan media tersebut telah dilakukan di SMA Angkasa Maros dengan menggunakan bahan ajar leaflet kepraktisan penggunaan media. Berikut untuk mengetahui pengaruhnya terhadap ini dikemukakan tentang analisis data hasil belajar biologi kelas X pada materi dari penelitian ini. Untuk mengetahui pokok perubahan lingkungan, limbah nilai yang diperoleh mahasiswa, maka dan daur ulang, maka didapatkan hasil skor diubah ke nilai (Arikunto, 2. penelitian yang terdiri atas: data hasil Uji-t Dalam belajar dan tanggapan siswa terhadap digunakan analisis statistik uji-t sampel independent dua pihak dengan taraf Untuk mengetahui kategori hasil signifikan () = 0,05 yang kaidah belajar kelas eksperimen (X MIA . pengujiannya sebagai berikut : Jika dengan cara memberikan tes kepada thitung> ttabel maka H0 ditolak dan H1 Kemudian pertemuan dilakukan diterima Jika thitung O ttabel maka H0 sebanyak 2 kali, pemberian pre-test diterima H1 ditolak. Menguji hipotesis dilakukan pada pertemuan pertama dan post-test Meltzer Hasil analisis deskriptif sebagai peningkatan dari pretest ke posttest 6 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. Tabel 2. Nilai Statistik Deskriptif pada pretest kelas Eksperimen dan Range Minimum Maximum Mean Std. Deviasi Kelas Eksperimen 79,67 2,976 Kelas Kontrol 79,06 2,609 Tabel 3. Nilai Statistik Deskriptif pada Posttest kelas eksperimen dan Range Minimum Maximum Mean Std. Deviation Kelas Eksperimen 90,15 3,365 Kelas Kontrol 85,91 3,485 Tabel 4. Distribusi dan Frekuensi Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Skor Frekuensi Hasil Kategori Titik Belajar Teng Biologi ah Eksp. Kont Siswa 78 Ae 81 Sangat Rendah 82 Ae 85 Rendah 83,5 86 Ae 89 Sedang 90 Ae 93 Tinggi 94 Ae 97 Sangat Tinggi Tabel 5. Distribusi Tingkat Ketuntasan Hasil Belajar No. Kategori Ketuntasan A 75 A 75 Keterangan Tuntas Tidak Tuntas Tabel 6. Hasil Uji Normalitas KolmogorovSmirnova Shapiro-Wilk Sta Sta Sig tist Kelas ic Df . ic Df Sig. Pretest Kelas ,10 33 ,20 ,95 33 ,15 Eksperimen Posttest ,12 33 ,20 ,95 33 ,15 Kelas Eksperimen Pretest Kelas ,11 33 ,20 ,95 33 ,13 Kontrol Posttest ,15 33 ,04 ,95 33 ,23 Kelas Kontrol Tabel 7. Hasil uji Homogentitas Sta Hasil Based on Mean ,16 Based on Median ,19 Based on Median ,19 and with adjusted Based on ,11 trimmed mean Sig 64 ,68 64 ,65 63,8 ,65 64 ,73 Tabel 8. Hasil Uji Hipotesis Equal Std. Confidence Mea Err Interval of Sig. - Diff Diff Difference taile eren eren Low Sig. er Upper ,165 ,686 5,03 64 ,000 4,24 ,843 2,558 5 Equal s not 5,03 Hasil 63,9 ,000 4,24 ,843 2,558 5 penelitian, dapat di peroleh tingkat 7 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. signifikan dari pengujian ini sebesar 5% memberikan tes yang berupa soal essay . Dasar pengambilan keputusan sebanyak 10 butir yang akan peneliti terhadap hipotesis yang diajukan adalah olah datanya yang diperoleh dari hasil nilai sig. A 0. 05 maka H0 tes tersebut yang digunakan sebagai tes Dapat dilihat dari tabel nilai sig kemampuan untuk mengetahui hasil . -taile. 0,000 A 0,05 dimana nilai ini belajar siswa dengan bantuan bahan ajar lebih kecil dari 0,05 maka H0 di tolak leaflet, kemudian peneliti melakukan pengujian analisis statistik deskriptif. Pada pemberian pre-test diperoleh nilai Maka terendah yaitu 65 dan nilai tertinggi 85 dengan rata-rata 79,67 dan standar biologi siswa. Sementara pada t tabel deviasi 2,976. Kemudian pada post test 1,66901 diperoleh nilai terendah 80 dan nilai tertinggi 96 dengan rata-rata 90,15 dan menunjukkan 5,031. Dengan demikian standar deviasi 3,365. thitung A ttabel atau 5,031 A 1,66901 yang Dari pengolahan data berarti H0 ditolak dan H1 yang berarti diatas dapat disimpulkan bahwa hasil ada pengaruh yang signifikan terhadap belajar biologi siswa kelas X MIA 3 penggunaan bahan ajar leaflet terhadap hasil belajar biologi siswa. pembelajarannya menggunakan bahan ajar leaflet baik dalam peningkatan hasil dilakukan pada kelas X MIA 3 yang belajar siswa. Peningkatan yang terjadi pembelajarannya menggunakan bahan pada hasil belajar siswa karena bantuan ajar leaflet selama 2. kali pertemuan bahan ajar leaflet yang membuat siswa Berdasarkan masing-masing memiliki alokasi waktu 3 C 45 menit dengan materi perubahan lingkungan, mereka dalam bekerja sama terhadap limbah dan daur ulang. Bahan ajar leaflet dilakukan dengan tahap yaitu pembagian menyampaikan segala bentuk idenya kesimpulan setiap kelompok melalui via baik dalam kelompok maupun diluar Pada penelitian ini, peneliti ide-ide Berdasarkan 8 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. wawancara yang telah dilakukan peneliti tes kemampuan untuk mengetahui hasil terhadap kelas eksperimen (X MIA . pembelajaran menggunakan bahan ajar penguasaan materi siswa, maka peneliti leaflet ini sangat membantu, kebanyakan melakukan pengujian analisis statistik siswa lebih suka dengan mennggunakan Pada hasil pre-test diperoleh bahan ajar leaflet ini, siswa lebih nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 84 memahami materi yang di bagikan guru dengan rata-rata 79,06 dan standar melalui bahan ajar ini. Pembelajaran deviasi 2,609. Kemudian pada post test dengan bahan ajar leaflet ini menurut diperoleh nilai terendah 78 dan nilai siswa tidak membosankan dan membuat tertinggi 93 dengan rata-rata 85,91 dan siswa lebih bersemangat dan melatih standar deviasi 3,485. Dari pengolahan data bekerjasama dalam berkelompok. Hal ini diatas dapat disimpulkan bahwa hasil yang menyatakan bahwa pembelajaran belajar biologi siswa pada kelas X MIA dengan menggunakan bahan ajar leaflet pembelajaran konvensional kurang baik terampil dalam berargumen baik di peserta didik disebabkan karena guru kelompok sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan dilakukan pada kelas X MIA 4 yang pembelajarannya menggunakan model membosankan bagi siswa. masing-masing 2. Selama alokasi waktu 3 C 45 menit dengan bahan ajar leaflet pada kelas eksperimen Pada penelitian ini, peneliti memberikan soal Berdasarkan essay sebanyak 10 butir yang akan didapatkan dengan menggunakan uji peneliti olah datanya yang diperoleh dari independent sampel test didapatkan nilai hasil tes tersebut yang digunakan sebagai thitung A ttabel atau 5,031 A 1,66901 yang 9 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. berarti H0 ditolak dan H1 yang berarti memberikan tes yang berupa soal essay ada pengaruh yang signifikan terhadap sebanyak 10 butir yang akan peneliti penggunaan bahan ajar leaflet terhadap olah datanya yang diperoleh dari hasil hasil belajar biologi siswa. Berdasrkan tes tersebut yang digunakan sebagai tes perolehan pengkategorian nilai post test kemampuan untuk mengetahui hasil kelas eksperimen hasil belajar yang belajar siswa dengan bantuan bahan ajar leaflet, kemudian peneliti melakukan Dengan demikian penggunaan bahan pengujian analisis statistik deskriptif. ajar leaflet terhadap hasil belajar siswa Pada pemberian pre-test diperoleh nilai terdapat pengaruh. Namun di dalam terendah yaitu 65 dan nilai tertinggi 85 penelitian ini keseluruhan sampel yang dengan rata-rata 79,67 dan standar digunakan untuk masing-masing kelas deviasi 2,976. Kemudian pada post test kontrol dan kelas eksperimen 33 siswa diperoleh nilai terendah 80 dan nilai atau 66 sampel disebabkan karena tertinggi 96 dengan rata-rata 90,15 dan ketidakhadiran 6 siswa dalam mengikuti standar deviasi 3,365. pembelajaran pada saat penelitian. Hasil Dari Belajar Biologi Siswa Kelas Eksperimen diatas dapat disimpulkan bahwa hasil (X MIA . SMAS Angkasa Maros yang belajar biologi siswa kelas X MIA 3 pembelajarannya Menggunakan Bahan Ajar Leaflet. pembelajarannya menggunakan bahan Berdasarkan ajar leaflet baik dalam peningkatan hasil dilakukan pada kelas X MIA 3 yang belajar siswa. Peningkatan yang terjadi pembelajarannya menggunakan bahan pada hasil belajar siswa karena bantuan ajar leaflet selama 2. kali pertemuan bahan ajar leaflet yang membuat siswa masing-masing memiliki alokasi waktu 3 C 45 menit dengan materi perubahan lingkungan, mereka dalam bekerja sama terhadap limbah dan daur ulang. Bahan ajar leaflet dilakukan dengan tahap yaitu pembagian menyampaikan segala bentuk idenya kesimpulan setiap kelompok melalui via baik dalam kelompok maupun diluar Pada penelitian ini, peneliti ide-ide Berdasarkan 10 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. wawancara yang telah dilakukan peneliti penelitian ini, peneliti memberikan soal terhadap kelas eksperimen (X MIA . essay sebanyak 10 butir yang akan pembelajaran menggunakan bahan ajar peneliti olah datanya yang diperoleh dari leaflet ini sangat membantu, kebanyakan hasil tes tersebut yang digunakan sebagai siswa lebih suka dengan mennggunakan tes kemampuan untuk mengetahui hasil bahan ajar leaflet ini, siswa lebih memahami materi yang di bagikan guru penguasaan materi siswa, maka peneliti melalui bahan ajar ini. Pembelajaran melakukan pengujian analisis statistik dengan bahan ajar leaflet ini menurut Pada hasil pre-test diperoleh siswa tidak membosankan dan membuat nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 84 siswa lebih bersemangat dan melatih dengan rata-rata 79,06 dan standar deviasi 2,609. Kemudian pada post test bekerjasama dalam berkelompok. Hal ini diperoleh nilai terendah 78 dan nilai yang menyatakan bahwa pembelajaran tertinggi 93 dengan rata-rata 85,91 dan dengan menggunakan bahan ajar leaflet standar deviasi 3,485. Dari terampil dalam berargumen baik di diatas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar biologi siswa pada kelas X MIA kelompok sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Hasil pembelajaran konvensional kurang baik Belajar Biologi Siswa Kelas Kontrol (X MIA . SMA Angkasa Maros dengan peserta didik disebabkan karena guru Menggunakan Model Pembelajaran Komvensional. Berdasarkan dilakukan pada kelas X MIA 4 yang pembelajarannya menggunakan model membosankan bagi siswa. masing-masing 2. Pengaruh Penggunaan Bahan alokasi waktu 3 C 45 menit dengan Ajar Leaflet Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Pada Materi Selama Pada 11 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. menggunakan bahan ajar leaflet pada aktif bertanya dan menjawab pertanyaan kelas eksperimen berlangsung dengan peneliti, serta mampu mengembangkan Berdasarkan hasil hipotesis pola pikirnya melalui diskusi kelompok. yang didapatkan dengan menggunakan (Suprijono. uji independent sampel test didapatkan Selain itu, media leaflet mampu nilai thitung A ttabel atau 5,031 A 1,66901 meningkatkan hasil belajar siswa dalam yang berarti H0 ditolak dan H1 yang Berbeda ada pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan bahan ajar leaflet sebelumnya yang cenderung membuat terhadap hasil belajar biologi siswa. suasana pembelajaran menjadi monoton Berdasrkan perolehan pengkategorian nilai post test kelas eksperimen hasil belajar yang diperoleh siswa berkategori Akibatnya siswa menjadi bosan Dengan demikian penggunaan bahan ajar leaflet terhadap hasil belajar kebosanan tersebut, siswa melakukan siswa terdapat pengaruh. Namun di kegiatan yang tidak berkaitan dengan dalam penelitian ini keseluruhan sampel pembelajaran seperti mengajak teman yang digunakan untuk masing-masing sebangku untuk mengobrol, dan jika kelas kontrol dan kelas eksperimen 33 siswa atau 66 sampel disebabkan karena mengikuti pembelajaran, dia memilih ketidakhadiran 6 siswa dalam mengikuti untuk tidur saat proses pembelajaran pembelajaran pada saat penelitian. Meningkatnya hasil belajar siswa setelah pembelajaran eksperimen kelemaham media leaflet pada saat disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut: siswa sangat tertarik pada media Kelebihan: Kelebihan leaflet ini karena sebelumnya bahan ajar leaflet ini digunakan oleh guru sebagai dibandingkan dengan pembelajaran yang pelengkap media lembar kerja siswa, tidak menggunakan media leaflet adalah media leaflet mempu meningkatakan minat baca siswa karena media leaflet kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyajikan materi dengan penggunaan Adapun menarik perhatian siswa, siswa menjadi 12 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. gambar, warna menarik serta bahasan suksesnya tulisan ini terutama kepada yang mudah dipahami oleh pembaca. pembimbing skripsi saya yang telah Menurut Amri. dan I. Ahmadi. bahwa penggunaan membimbing saya hingga tulisan ini bisa media leaflet menjadikan siswa lebih pimpinan Universitas Muslim Maros termotovasi untuk belajar karena siswa yang telah memberikan saya wadah harus menguasai materi agar dapat dalam melakukan penelitian ini. menjawab soal tes yang diberikan Kelemahan: . Kelemahan DAFTAR PUSTAKA Ahmad & Maulana. padamateri sistem sirkulasi kelas XI MAN I Makassar. Alauddin Makassar. Skripsi. Program Sarjana Universitas Islam Negeri (Ui. Alauddin Makassar. http://repositori. id/8440/1/marwah ahmad maulana. pembelajaran dikelas antara lain: Tidak dapat menampilkan gerak dalam media . Biaya percetakan mahal apabila ingin menampilkan ilustrasi, gambar, atau foto yang berwarna. Proses percetakan media sering kali memakan waktu lama KESIMPULAN Setelah dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar leaflet berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X MIA 3 pembelajaran biologi tingkat ketuntasan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. UCAPAN TERIMA KASIH Terima selaku penulis artikel ini kepada seluruh pihak-pihak Akhmad. Model Pembelajaran Inovatif. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran . http://akhmadsudrajat. om/2008/01/19. Ameliawati. D Jalmo,T & Yolida. B Pengaruh penggunaan bahan ajar leaflet terhadap aktivitas dan Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi . http://jurnal. id/index. php/JBT/article/view/4060 Amri. dan I. Ahmadi. Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif dalam Kelas. PT. Jakarta: Prestasi Pustakaraya. Arifin. M, dkk. Strategi Belajar Mengajar. Universitas Negeri Malang. Malang. 13 Jurnal Binomial Volume 4 Nomor 1. Maret 2021 (Evi. Syamsuriana & Kasmawat. Arikunto. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara. Jakarta Basri. S 2016. Meningkatkan hasil belajar fisika melalui strategi learning tournament pada siswa kelas VIIc SMP Negeri 1 Tanralili Kabupaten Maros. Jurnal Ecosystem, 16 . : 7-21 http://ecosystem. id/index. php/eco/article/view/ Belawati. Pengembangan Bahan Ajar . Jakarta. Pusat PenerbitanUT. http://ebookbrowsee. net/programpengayaan-docx-d504180619. Djamarah. B dan A. Zain. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Hamid. Sikumbang. Marpaung. Penggunaan Bahan Ajar Leaflet terhadap Aktivitas Belajar dan Penguasaan Materi Siswa. Jurnal Bioterdidik Wahana Ekspresi Ilmiah, 2 . : 1-13 . https://core. uk/download/pdf/28 Jalaludin. Psikologi Bandung. PT. Remaja Rosdakarya. Kunandar. Guru Profesional. Rajagrafindo Persada. Jakarta. Meltzer. The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible AoAohidden variableAoAo in diagnostic pretest scores American journal physics, . https://pdfs. org/84 e5/e21fa60337453f5dfa9d6a05f53 Murti. W & Anas. Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing (Talking Chip. Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. Jurnal Biotek. http://journal. id/index. php/biotek/art icle/view/16119 Sanjaya. Kurikulum dan Pembelajaran. Kencana Media Group. Jakarta Subana. Statistik Pendidikan. Pustaka Setia. Bandung. Sudjana. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. PT Remaja Rosdakarya. Bandung. Suprijono. Coopertative Learning. Teori dan Aplikasi PIKEM. Jogjakarta. Pustaka