Excellent Midwifery Journal Volume 8 No. Oktober 2025 P-ISSN: 2620-8237 E-ISSN: 26209829 EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO AuVEE-CAREAy TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG VULVA HYGIENE Raudhatul Munawarah 1. Nur Fitri Ayu Pertiwi2. Endah Dian Marlina3. Mutiara Bilqis4 1-4Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta i Email: raudhatulmunawarah1907@gmail. DOI: https://doi. org/10. 55541/emj. ABSTRAK Di Indonesia, sekitar 75% perempuan akan mengalami keputihan setidaknya sekali seumur hidup, dan sebagian besar remaja perempuan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk mengatasi kondisi ini secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video "Vee-Care" terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai vulva hygiene di MI Terpadu Fatahillah. Dengan menggunakan desain pre-eksperimental dan pendekatan one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan responden setelah intervensi, dengan nilai p < 0,001. Kesimpulannya, media video "Vee- Care" efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva Media video "Vee-Care" terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene. Oleh karena itu, video ini dapat digunakan sebagai alat bantu edukasi di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ genitalia sebagai bagian dari kesehatan reproduksi . Kata Kunci: Vulva Hygiene. Remaja Putri. Media Video. Vee-Care. Reproduksi ABSTRACT Background: In Indonesia, about 75% of women will experience vaginal discharge at least once in their lifetime, and most adolescent girls do not have enough knowledge to manage this condition effectively. Aims: This study aims to determine the effectiveness of the "Vee-Care" video media in increasing adolescent girls understanding of vulva hygiene at MI Terpadu Fatahillah. Method: Using a pre-experimental design and a one-group pretest-posttest design, this study involved 30 respondents selected through purposive sampling. Result: The results showed a significant increase in respondents knowledge after the intervention, with a p< value Conclusion: The video "Vee-Care" is effective at increasing adolescent girls understanding of vulva hygiene. The "Vee-Care" video media is effective in growing adolescent girls knowledge of vulva hygiene. Therefore, this video can be used as an educational tool in schools to increase the awareness of young women about the importance of maintaining the cleanliness of the genital organs as part of reproductive health Keywords: Vulva Hygiene. Adolescent Girls. Video Media. Vee-Care. Reproduction LATAR BELAKANG kondisi ini dapat berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius, seperti infeksi saluran kemih (ISK), vulvovaginitis, atau bahkan peningkatan risiko kanker serviks . Di Indonesia, sekitar 75% perempuan akan mengalami seumur hidup, dan sebagian besar remaja perempuan tidak memiliki Keputihan masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri, namun sering kali kurang dengan baik. Penyebab utama keputihan patologis pada remaja pengetahuan mengenai perawatan kebersihan vulva yang benar. Jika tidak ditangani dengan baik, mengatasi efektif. Salah satu faktor yang memperburuk masalah ini adalah stigma dan norma sosial yang menganggap pembahasan tentang organ reproduksi, khususnya vulva hygiene, sebagai topik yang tabu. Ketidaknyamanan mendiskusikan masalah ini di lingkungan keluarga atau sekolah menyebabkan banyak remaja putri tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai cara merawat organ genital mereka dengan baik. Oleh karena itu, upaya untuk mendidik remaja putri mengenai pentingnya vulva hygiene melalui pendekatan yang lebih inklusif dan diperlukan. Mengajarkan remaja putri tentang cara-cara perawatan vulva hygiene yang benar sejak dini sangat penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang dapat terjadi di kemudian hari. Dengan langkahlangkah sederhana seperti mencuci berbahaya, serta menjaga area genital tetap kering, remaja putri dapat mencegah berbagai masalah kesehatan yang berpotensi terjadi akibat kebersihan yang buruk. Mengingat bahwa banyak remaja putri di Indonesia masih kekurangan pengetahuan tentang vulva hygiene, pendekatan edukasi yang menarik dan mudah dipahami sangat penting. Media video "VeeCare" hadir sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi kekurangan Video ini menggabungkan elemen visual dan audio yang menarik, sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens muda yang cenderung lebih responsif terhadap media audiovisual . Penelitian sebelumnya juga audiovisual memiliki dampak yang lebih besar dalam menyampaikan pesan kesehatan dibandingkan dengan media cetak atau lisan semata. Video "Vee- Care" didesain dengan konten yang interaktif dan mudah diikuti, memungkinkan remaja putri untuk memahami dengan jelas cara merawat vulva mereka. Melalui gambar yang jelas dan animasi yang menarik, materi edukasi mengenai pentingnya menjaga dengan cara yang tidak hanya informatif, tetapi juga menghibur. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan one-group Sampel terdiri dari 30 remaja putri berusia 10-14 tahun di MI Terpadu Fatahillah, yang Sebelum diberikan intervensi, pengetahuan responden mengenai vulva hygiene diukur melalui kuesioner . Setelah intervensi menggunakan "Vee-Care", . Data yang diperoleh Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. HASIL PENELITIAN Penelitian untuk menguji efektivitas media "Vee-Care" meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene. Setelah melakukan pretest dan posttest pada 30 remaja putri yang menjadi responden, data menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan mereka. Sebelum responden menunjukkan tingkat mengenai vulva hygiene. Hanya sedikit yang dapat menjelaskan dengan benar mengenai tujuan, manfaat, dan cara perawatan vulva yang baik. Setelah diberikan intervensi melalui media video "Vee-Care", menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki peningkatan pengetahuan yang substansial. Hasil menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p < 0,001, yang menunjukkan bahwa perubahan pengetahuan sebelum dan setelah intervensi sangat Tabel 1. Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Vulva Hygiene di MI Terpadu Fatahillah Ties P-Value Pengetahuan Jumlah Positive Negatif Ranks Ranks Pretest dan <001 Posttest PEMBAHASAN Efektivitas Media Video AuVeeCareAy Peningkatan bahwa media video "Vee-Care" informasi tentang vulva hygiene. Video sebagai bentuk media audiovisual memiliki kelebihan dalam meningkatkan pemahaman, karena menggabungkan elemen visual dan suara yang bekerja Penelitian audiovisual dapat lebih efektif lainnya, seperti leaflet atau buku, dalam meningkatkan pengetahuan . Dengan menampilkan gambar yang jelas dan animasi yang menarik, video "Vee-Care" mampu menarik perhatian remaja putri dan membuat mereka lebih mudah disampaikan. Salah satu alasan mengapa video ini efektif adalah karena media ini menyajikan informasi secara interaktif dan menarik. Penelitian oleh Yuniza dkk . juga menunjukkan bahwa penggunaan memberikan dampak positif dalam perubahan sikap dan peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja Penggunaan video juga membantu mengatasi kendala yang dihadapi oleh media lainnya, seperti pembatasan ruang dan waktu, serta secara langsung. Peningkatan Pengetahuan Reponden Sebelum intervensi, banyak sepenuhnya memahami konsep dasar vulva hygiene, seperti cara membersihkan dengan benar, serta pemahaman mengenai hubungan antara vulva hygiene dan kesehatan reproduksi mereka. Keputusan menggunakan media audiovisual sangat tepat, karena remaja putri cenderung lebih tertarik dengan informasi yang disampaikan secara visual dan interaktif. Penggunaan video tidak hanya memberikan memberikan gambaran praktis tentang cara merawat vulva dengan benar. Namun, peningkatan pengetahuan yang signifikan, penelitian ini juga menunjukkan bahwa masih ada Beberapa responden menyatakan bahwa mereka merasa canggung membicarakan topik tentang organ genitalia. , yang menjadi tantangan. Di Indonesia, pembahasan mengenai topik ini sering dianggap tabu, sehingga upaya untuk memfasilitasi diskusi yang terbuka dan edukatif sangat program pendidikan kesehatan seperti ini. Pentingnya Pendidikan Kesehatan Reproduksi Kalangan Remaja Peningkatan yang dicapai dalam penelitian ini pendidikan kesehatan reproduksi yang diterima sejak usia dini. Pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi, terutama vulva hygiene, dapat menjadi langkah preventif yang efektif kesehatan genitalia, seperti infeksi dan keputihan. Hal ini juga sejalan dengan temuan dalam penelitian . , yang menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan yang efektif kualitas hidup remaja putri KESIMPULAN Media "Vee-Care" meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene. Oleh karena itu, video ini dapat digunakan sebagai alat bantu . edukasi di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran remaja menjaga kebersihan organ genitalia sebagai bagian dari kesehatan SARAN Media video VEE-CARE disarankan untuk digunakan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi guna meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene, baik di Tenaga diharapkan dapat memanfaatkan pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Remaja putri diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam menjaga kebersihan vulva secara Penelitian disarankan mengembangkan media yang lebih interaktif serta meneliti pengaruhnya terhadap sikap dan responden yang lebih luas. UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah penelitian ini. Ucapan terima kasih disampaikan kepada pimpinan tenaga pendidik, serta pihak sekolah dan responden remaja putri yang telah berpartisipasi Semoga penelitian ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi dalam pengembangan edukasi kesehatan reproduksi remaja. pdf?sequence=12&isAllow ed=yhttp://dx. org/10. 1016/j. 05https://w. net/publication/305320484_ SISTEM_PEMBETUNGAN_TER PUSAT_STRATEGI_MELESTARI Pengabdian J. Kebidanan M. 2 , 3 123. :39Ae44. 2025Ae2034. Penelitian M. Pengertian D. Tahapan. :459Ae70. Solehati Kosasih CE, Padjajaran WomenAos knowledge and attitude toward reproductive health after an 1. :1Ae7. BPS Indonesia. Catalog Stat Indones 2020 [Interne. 1101001:790. Available https://w. id/publica tion/2020/04/29/e9011b3155 d45d70823c141f/statistikindonesia-2020. Widiawati S. Merdekawati D. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan The Influence of Health Education on Female Knowledge Vulva Hygiene. :247Ae52. Eksterna Smkn DI, Boyolali B. PENGETAHUAN SISWI TENTANG KEBERSIHAN ORGAN GENETALIA EKSTERNA SMKN BANYUDONO BOYOLALI Students. :114Ae22. Nomor V. Pada M. Putri R. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 6:2539Ae44. Kesdam A. Diponegoro I V. PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KEPUTIHAN DI SMP KRISTEN GERGAJI PENGUNGKAPAN KONFLIK KEPENTINGAN DAN SUMBER DANA neliti menyatakan bahwa dalam pelaksanaan penelitian ini tidak terdapat konflik kepentingan, baik memengaruhi hasil dan interpretasi Penelitian dilaksanakan secara independen dan objektif. Seluruh pendanaan penelitian berasal dari dana pribadi peneliti dan tidak menerima dukungan finansial dari pihak atau lembaga mana pun. REFERENSI