MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 ARTIKEL PENELITIAN GAMBARAN KISTA ODONTOGENIK RONGGA MULUT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA PERIODE TAHUN 2017-2022 Nur Fithriaha. Cristiani Nadya Pramasarib. Danialc Nur Fithriah: Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Laboratorium Ilmu Anatomi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Email: nurfithriah2@gmail. Abstrak Pendahuluan: Kista odontogenik telah lama dikenal sebagai masalah klinis pada rongga mulut dan sering ditemukan dalam praktik kedokteran gigi hingga masa kini. Kista odontogenik yaitu kista yang berasal dari jaringan odontogenik dan sebagian besar dilapisi oleh epitel yang berasal dari epitel odontogenik. Gambaran klinis yang paling umum ditemukan adalah pembengkakan namun dengan rasa sakit yang kurang, kecuali kista menjadi terinfeksi atau terkait dengan gigi non-vital. WHO . , mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua yaitu, kista perkembangan . evelopmental cys. dan kista inflamasi . nflammatory cys. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kista odontogenik rongga mulut di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan desain penelitian observasional deskriptif, dan data yang dikumpulkan merupakan data sekunder berupa rekam medis pasien yang menderita kista odontogenik Hasil: Dijumpai 46 pasien dengan diagnosis kista odontogenik, 39% menderita kista dentigerous, 52% kista radikular,7% keratokista odontogenik dan 2% kista glandular Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada remaja 35% dan dewasa 35%. Berdasarkan jenis kelamin, dijumpai pada perempuan sebanyak 54% dan laki laki 46%. Berdasarkan lokasi anatomis, dijumpai pada mandibula sebanyak 52% dan maksila 48%. Kesimpulan: Kista odontogenik yang paling banyak ditemukan adalah kista radikular. Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada remaja dan dewasa. Kista odontogenik lebih banyak dijumpai pada perempuan dibanding laki laki, dan lebih banyak dijumpai pada mandibula dibanding maksila. Kata kunci: Kista Odontogenik. Gambaran. Klasifikasi Abstract Introduction: Odontogenic cysts have long been recognized as a clinical problem in the oral cavity, and they are still commonly seen in dental practice today. Odontogenic cysts are cysts that develop from odontogenic tissue and are mostly covered by odontogenic epithelium. Unless the cyst becomes infected or is associated with a non-vital tooth, the most common clinical presentation is swelling with little pain. According to WHO . , odontogenic cysts are divided into two types: developmental cysts and inflammatory cysts. The aim of this research was to characterize odontogenic cysts of the oral cavity at the Regional General Hospital Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda based on classification, age group, gender, and anatomical location. Method: This MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 study used a descriptive observational research design, and the data collected were secondary data in the form of medical records and pathological examination results of patients with odontogenic cysts. Results: Odontogenic cysts were found in 46 patients, of whom 39% had dentigerous cysts, 52% had radicular cysts, 7% had keratocysts, and 2% had glandular cysts. Depending on the gender, up to 54% of women and 46% of males can be found. It was discovered in 52% of the mandible and 48% of the maxilla based on anatomical locations. Conclusion: The radicular cyst is the most typical odontogenic cyst. Adolescents and adults are the age group when it occurs most frequently. Odontogenic cysts are more common in the mandible than the maxilla and are more common in women than in men. Keywords: Odontogenic Cyst. Description. Classification kecuali kista menjadi terinfeksi atau PENDAHULUAN Kista terkait dengan gigi non-vital. dikenal sebagai masalah klinis pada rongga Kista sering dikaitkan dengan gigi mulut dan sering ditemukan dalam praktik yang belum erupsi, terutama gigi molar kedokteran gigi hingga masa kini. Kista WHO didefinisikan sebagai rongga patologis . , yang mengandung cairan, semi-cair, atau kista odontogenik menjadi dua yaitu, kista Kista dilapisi oleh jaringan epitel, perkembangan . evelopmental cys. dan jaringan fibrosa, atau bahkan jaringan kista inflamasi . nflammatory cys. Kista Kista odontogenik yaitu kista perkembangan yaitu: kista dentigerous, yang berasal dari jaringan odontogenik dan sebagian besar dilapisi oleh epitel periodontal lateral dan kista botryoid yang berasal dari epitel odontogenik. odontogenik, kista gingiva, kista glandular Etiologi kista odontogenik hingga saat ini tidak diketahui dan hanya Kista pada rahang dapat membesar tanpa tanda dan gejala untuk waktu yang lama, dimana sepertiga kasus Gambaran namundengan rasa sakit yang kurang, odontogenik, kista kalsifikasi odontogenic, dan kista orthokeratinisasi odontogenik. Kista inflamasi yaitu kista radikular dan kista kolateral inflamasi. Kista odontogenik umumnya terjadi dekade kedua hingga keempat kehidupan. Berdasarkan odontogenik tiga kali lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Berdasarkan lokasinya, kista dapat pasien di Rumah Sakit Umum Daerah terjadi pada maksila maupun mandibula. Abdoel namun jarang terjadi pada daerah kondilus Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dan prosesus koronoid. Kista odontogenik mengetahui gambaran kista odontogenik di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel bantalan gigi pada rahang. Tatalaksana proses pengambilan jaringan kista secara menyeluruh tanpa ruptur. Marsupialisasi dengan membuat jendela bedah pada dinding kista, dan mengambil isi kista, antara kista dan rongga mulut, sinus Berdasarkan uraian latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk mengambil Samarinda. METODE Penelitian Observasional Deskriptif mendeskripsikan atau menggambarkan berdasarkan klasifikasi, usia, jenis kelamin, dan lokasi anatomisnya di RSUD A. Sjahranie Samarinda. Data dikumpulkan merupakan data sekunder maksilaris dan rongga nasal. Sjahranie Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2017- Enukleasi merupakan suatu Wahab odontogenik berdasarkan klasifikasi, usia, jenis kelamin, dan lokasi anatomis pada slide/blok paraffin pada Laboratorium Patologi Anatomi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. HASIL DAN DISKUSI Berdasarkan Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda periode tahun 2017-2022, maka diperoleh odontogenik di Rumah Sakit Umum ditunjukkan pada tabel 1. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Kista kejadian pada kista radicular dikaitkan dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut ditemukan adalah kista radikular yaitu yang buruk dan kurangnya kesadaran sebanyak 52%, dan diikuti oleh kista Hasil penelitian ini menunjukkan kista radikular perkembangan karies gigi yang dapat merupakan kista odontogenik yang paling berkembang menjadi nekrosis pulpa dan pembentukan lesi inflamasi Tabel 1. Gambaran Kista Odontogenik Berdasarkan Klasifikasi Klasifikasi Frekuensi . Persentase (%) Kista Dentigerous Kista Radikular Keratokista Odontogenik Kista Glandular Odontogenik Total periapikal yaitu kista radikular. Kista menyebabkan kista dentigerous dapat dentigerous merupakan kista odontogenik Penelitian yang dilakukan kedua yang paling banyak ditemukan, hal oleh Shoaee dkk. , menunjukkan bahwa ini dikaitkan dengan tingginya angka terdapat hubungan antara gigi impaksi kejadian impaksi gigi molar ketiga yang Tabel 2. Gambaran Kista Odontogenik Berdasarkan Usia Klasifikasi Frekuensi . Persentase (%) Anak-anak . -11 tahu. Remaja . -25 tahu. Dewasa . -45 tahu. Lansia (>45 tahu. Total MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Kista odontogenik berdasarkan kelompok dan kebiasaan seiring bertambahnya usia. usia seperti yang ditunjukkan pada tabel Hasil 2,paling banyak ditemukan pada kelompok pertumbuhan gigi molar ketiga yang usia remaja yaitu sebanyak 35% dan diasumsikan sebagai faktor terjadinya kelompok usia dewasa sebanyak 35%. kista odontogenik. Hal ini diperkuat dari Kecenderungan ini menunjukkan bahwa manusia akan mengalami perubahan fisik Tabel 3. Gambaran Kista Odontogenik Berdasarkan Jenis Kelamin No. Jenis Kelamin Frekuensi . Persentase (%) Laki-laki Perempuan Total erupsi gigi molar ketiga dimulai pada usia sering mendapatkan konsultasi kesehatan 20 tahun, dan kista odontogenik dapat dengan faktor budaya dimana perempuan berkembang selama proses tersebut. Kista konsultasi kesehatan dengan professional jenis kelamin seperti yang ditunjukkan daripada laki laki. Berdasarkan Riskesdas pada tabel 3, paling banyak ditemukan Indonesia . , menunjukkan bahwa pada perempuan yaitu sebanyak 54% frekuensi berkunjung ke dokter gigi lebih sedangkan laki laki ditemukan sebanyak dominan pada perempuan dibandingkan Kista odontogenik cenderung lebih laki laki. Hal ini menjadi alasan kista banyak ditemukan pada perempuan, hal odontogenik lebih banyak ditemukan pada ini dapat dikaitkan dengan faktor budaya jenis kelamin perempuan dibanding laki laki pada penelitian ini. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Tabel 4. Gambaran Kista Odontogenik Berdasarkan Lokasi Anatomis Kista No. Lokasi Anatomis Frekuensi . Persentase (%) Maksila Mandibula Total pembentukan kista odontogenik. Hal ini lokasi anatomis seperti yang ditunjukkan dapat dikaitkan dengan gigi impaksi yang pada tabel 4, paling banyak ditemukan biasa terjadi pada gigi molar ketiga bawah, pada mandibula yaitu sebanyak 52%, dan dapat memicu pembentukan kista sedangkan maksila ditemukan sebanyak Shoaee dkk. , menyatakan Pada penelitian ini menunjukkan bahwa sisa embrio odontogenik yang bahwa kista odontogenik lebih banyak terletak di folikel dental sekitar gigi ditemukan pada mandibula dibandingkan Hal ini dapat dikaitkan dengan berkembang menjadi lesi odontogenik, gigi impaksi yang biasa terjadi pada gigi namun membutuhkan faktor predisposisi molar ketiga bawah, dan dapat memicu SIMPULAN Kista odontogenik yang paling banyak ditemukan adalah kista radikular. Dengan kelompok usia paling banyak terjadi pada lebih banyak dijumpai pada perempuan laki laki, dan lebih banyak remaja dan dewasa. Kista odontogenik DAFTAR PUSTAKA