Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Available online at: http://ojs. id/index. php/efektor-e DOI: https://doi. org/10. Analisis Validasi dan Kepraktisan Pengembangan Media Pembelajaran Papan Pecahan pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Kecamatan SemenAU Analysis of Validation and Practicality of Fraction Board Learning Media Development for Grade 2 Elementary School Students in Semen District Ambaria1. Mumun Nurmilawati2. Farida Nurlaila Zunaidah3 ambaria007@gmail. com1, mumunnurmila68@gmail. com2 , farida@unpkdr. Program Studi PGSD Universitas Nusantara PGRI Kediri Abstract Learning media is really needed in the learning process, especially for elementary school students, because media will make it easier to understand concepts, especially mathematics subjects. This research aims to determine the validation criteria and practicality of developing fraction board learning media for grade 2 elementary school students in Semen District. The research method used is descriptive research method. The data analysis technique used is quantitative qualitative. Based on the results of the data obtained, according to media experts, it shows that the level of validation for the development of fraction board learning media for grade 2 elementary school students in Semen District is included in the very valid criteria with information that is very good for use with a percentage of 87. 27%, while according to material experts it shows that the level of validation for the development of fraction board learning materials for grade 2 elementary school students in Semen District is included in the very valid criteria with information that is very good for use with a percentage of 100%. Meanwhile, the teacher response questionnaire got a score of 87%, while the student response questionnaire got a score of 92. 85%, which shows that the fraction board learning media is very practical and can be used without revision. Keywords: validation, fractional board. Abstrak Media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran apalagi bagi siswa-siswa SD, karena media akan mempermudah pemahaman konsep terutama mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria validasi dan kepraktisan pengembangan media pembelajaran papan pecahan pada siswa kelas 2 sekolah dasar Kecamatan Semen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif kualitatif. Berdasarkan hasil data yang diperoleh menurut ahli media menunjukkan bahwa tingkat validasi pengembangan media pembelajaran papan pecahan pada siswa kelas 2 sekolah dasar Kecamatan Semen masuk dalam kriteria sangat valid dengan keterangan sangat baik untuk digunakan dengan perolehan persentase sebesar 87,27%, sedangkan menurut ahli materi menunjukkan bahwa tingkat validasi pengembangan materi pembelajaran papan pecahan pada siswa kelas 2 sekolah dasar Kecamatan Semen masuk dalam kriteria sangat valid dengan keterangan sangat baik untuk digunakan dengan perolehan persentase sebesar 100%. Sedangkan angket respon guru mendapat skor 87%, sedangkan angket respon siswa mendapat skor 92,85% yang menunjukkan bahwa media pembelajaran papan pecahan sangat praktis dapat digunakan tanpa revisi. Kata Kunci: validasi, papan pecahan. Corespondensi Author : Ambaria PENDAHULUAN Pendidikan adalah usaha yang sudah direncanakan guna menciptakan proses pembelajaran secara aktif untuk mengembangkan potensi diri pernyataan tersebut dinyatakan dalam UUSPN No. tahun 2003 . alam Sabaruddin, 2. Dalam dunia pendidikan guru memiliki peranan yang sangat penting salah satunya yaitu dituntut untuk memiliki kreativitas dalam pembelajaran untuk bisa Peer reviewed under responsibility of Universitas Nusantara PGRI Kediri. A 2019 Universitas Nusantara PGRI Kediri. All right reserved. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttps://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah memotivasi siswa (Jainiyah dkk. , 2. , sedangkan menurut Winataputra. hakikatnya pembelajaran adalah kegiatan yang digunakan untuk menjadikan, menfasilitasi dan meningkatkan kualitas belajar siswa, sehingga untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dan kreatif perlu peran siswa dan guru yang seimbang. Berdasarkan hasil observasi dua sekolah SDK Yohanes Gabriel Puhsarang dan SDN Kanyoran 03, melalui wawancara, penyebaran kuesioner, studi dokumen, dan pre-test terdapat permasalahan yang dihadapi guru dan siswa, antara lain . siswa kesulitan dalam memahami konsep matematika pecahan kesulitan siswa dengan matematika pecahan, . kurangnya pengembangan media yang membantu siswa dalam memahami konsep pecahan, . guru masih menggunakan metode ceramah dan penugasan sehingga membuat siswa menjadi pasif, kurang bervariasinya metode dan model pembelajaran yang digunakan oleh guru, . guru hanya menggunakan media gambar dan media konkret . uah-buaha. serta papan tulis tetapi tidak dijelaskan antara pembilang dan penyebut, sehingga membuat siswa bingung, . nilai anak-anak tidak memenuhi KKM, dan . guru kurang memahami kemampuan belajar anak dapat dibuktikan dengan guru menggunakan suara yang keras saat mengajar dan mengharapkan agar siswa selalu memahami materi yang disampaikan (Ambaria , 2. Berdasarkan paparan di atas, upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah mengembangkan suatu media, pengertian media menurut Hingide, dkk. yaitu sesuatu yang membangkitkan perhatian dan perasaan pada siswa. Segala sesuatu yang dapat digunakan dalam menyalurkan pesan merupakan define media pembelajaran menurut Munadi . alam Sunardi dkk. Seperti yang ditunjukkan oleh (Novita dkk. , 2. adanya media tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran dan keterampilan yang akan dikembangkan selama pembelajaran. Media pembelajaran yang akan dilihat validitas dan kepraktisannya adalah media papan Hal ini sejalan dengan penelitian Taufikurrahman . 1:) bahwa media papan pecahan dapat meningkatkan konsep pemahaman materi pecahan. Selain itu menurut Gesty . bahwa hasil belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan papan pecahan temple. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media papan pecahan dapat membantu belajar siswa. Dengan melakukan pengembangan media pembelajaran papan pecahan, diharapkan mampu memberikan inovasi baru dalam perkembangan media pembelajaran terutama dalam membangkitkan minat belajar siswa terhadap materi pecahan pada siswa kelas II sekolah dasar Kecamatan Semen. Kelebihan dari media ini yaitu . sebagai alat peraga atau media yang memperjelas materi bilangan pecahan sehingga siswa lebih paham dan aktif, . memberikan inovasi terhadap pembelajaran dan membuat siswa tidak bosan, . diberikan contoh yang sederhana dengan menggunakan gambar menarik sehingga menambah semangat siswa untuk belajar, . contoh soal yang dijelaskan dengan pecahan bergerak . sehingga lebih menarik, . menyediakan fasilitas siswa untuk mencoba praktik sehingga siswa akan Keunggulan lain dari pengembangan media papan pecahan ini yaitu media dilengkapi dengan papan putar dimana media dapat diputar sesuai soal yang diinginkan sedangkan peneliti terdahulu media tidak dapat diputar. Media papan pecahan ini dilengkapi dengan dua komponen . apan putar dan stik pecaha. sedangkan peneliti terdahulu hanya satu komponen. Sedangkan kelemahan media papan pecahan ini yaitu . hanya tersedia beberapa bentuk pecahan saja, . tidak ada suaranya, dan . mudah rusak jika terkena air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria validasi dan kepraktisan pengembangan media pembelajaran papan pecahan pada siswa kelas II sekolah dasar Kecamatan Semen. Dengan harapan pengembangan media papan pecahan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran METODE PENELITIAN http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE terdiri dari lima fase yang meliputi Analisis. Desain. Deployment. Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli media, ahli materi, dan lembar respon guru dan siswa. Dari dua ahli yaitu ahli media dan ahli materi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus Akbar . sebagai berikut: ycNycyce Validitas Ahli = ycNycEa - -x 100%=. Keterangan: Tse = total skor empirik yang dicapai . erdasarkan penilaian ahl. Tsh = Total skor maksimal Presentasi Tabel 1. Kriteria Kevalidan Kategori Validitas Keterangan 00 Ae 40. Tidak Valid Tidak boleh digunakan 00 Ae 55. Kurang Valid Tidak boleh digunakan 00 Ae 70. Cukup Valid Boleh digunakan setelah direvisi besar 00 Ae 85. Valid Boleh digunakan setelah direvisi besar 00 Ae 100. Sangat Valid Sangat Sumber modifikasi: Akbar . AU Uji kepraktisan dengan mengadaptasi dari Akbar . dengan keterangan seperti yang ditunjukkan di bawah ini. ycNycyce Validitas Audience= ycNycEa - -x 100%=. Tabel 2. Kriteria Kepraktisan Kategori Kriteria 00 % - 100. Sangat praktis Dapat tanpa revisi 00 % - 80. Praktis Dapat dengan revisi kecil 00 % - 60. Cukup praktis Disarankan tidak dipergunakan http://ojs. id/index. php/efektor-e Keterangan Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah 00 % - 40. Tidak praktis Tidak 00 % - 20. Sangat tidak praktis Tidak Sumber modifikasi: Akbar . HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil AU Kevalidan Berikut adalah hasil validasi media sebagai validatornya adalah Sutrisno Sahari. Pd. Sebelum ahli media memberikan penilaian dan kesimpulan terhadap media yang dibuat oleh peneliti. Ahli media memberikan komentar terlebih dahulu guna untuk perbaikan dari media papan pecahan dengan mendapat masukan dari ahli media. Gambar 1. Komentar Awal Media oleh Ahli Media AU Perspektif ahli terhadap media yang peneliti kembangkan merupakan hasil dari validasi ini. Teknik persetujuan di mana ahli media diminta untuk membahas dan menilai semua komponen dari media yang dibuat. Tabel 3 menunjukkan hasil validasi ahli media Tabel 3. Data Kevalidan oleh Ahli Media No. Aspek Indikator Desain Media Keaslian tampilan media Kemenarikan tampilan media Media aman untuk digunakan Media mudah untuk digunakan Media tidak mudah rusak Media mudah untuk dipindahkan Warna Media Petunjuk Penggunaan Warna media menarik untuk dilihat Kombinasi warna media sesuai Petunjuk penggunaan media mudah dipahami Media mudah untuk dioperasikan http://ojs. id/index. php/efektor-e Skor 2 3 4 Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Grafis Pemilihan jenis huruf mendukung media menjadi lebih menarik Total skor Skor maksimal Persentase skor 87,27% Gambar 2. Komentar Akhir setelah Revisi Media Gambar 3. Kesimpulan Kevalidan Media oleh Ahli Media Persentase yang ditemukan pada analisis data validasi ahli media sebesar 87,27%. Menurut Akbar . jika angkanya 86,00% - 100% maka dikategorikan media sangat valid dan sangat baik untuk digunakan yang ditampilkan pada tabel 1. Tabel 4. Perbedaan Sebelum dan Sesudah Validasi Media Sebelum Validasi Sesudah Validasi Keterangan http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Plastik putar diganti yang lebih tebal. Gelas orange diberi petunjuk . ebagai Gelas biru diberi petunjuk . ebagai Pada kalimat petunjuk bagian gelas ditambah kalimatnya sesuai dengan petunjuk gelas yang sesuai http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Berikut adalah hasil validasi materi, sebagai validatornya adalah Dr. Suryo Widodo. Pd. Materi yang telah dibuat dengan hasil sebagai berikut. No. Aspek Kurikulum Tabel 5. Data Kevalidan oleh Ahli Materi Indikator Skor 2 3 4 Materi pada media sudah sesuai dengan Kompetensi Dasar dan Indikator Media sesuai dengan materi yang harus Pada materi terdapat tujuan dan manfaat ui ui ui Isi materi Isi materi sesuai dengan Kompetensi Inti Isi materi mudah dipahami Isi materi sesuai dengan jenjang pendidikan ( kelas 2 SD) ui ui ui Aspek Penyajian Penyajian materi mendukung siswa untuk aktif dalam menggunakan media Bentuk tulisan menarik dan proporsional ui Materi pada media bisa digunakan untuk individu dan kelompok. Total skor Skor maksimal Persentase skor ui Pembelajaran ui Berdasarkan tabel 5 menunjukkan tingkat keberhasilan 100%. Jika angkanya 86,00% - 100% maka dikategorikan sangat baik digunakan (Akbar,2. Berikut hasil kesimpulan dari validasi materi. http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah AU AU Kevalidan Materi oleh Gambar 4. Kesimpulan Ahli Materi AU Kepraktisan Data dari guru dan respon guru AU Uji Coba kepraktisan diperoleh siswa melalui anget Untuk dan respon siswa dengan Akbar . dibawah ini. Lapangan (Uji Coba Terbata. Media papan pecahan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran setelah ditetapkan valid oleh para ahli baik media maupun materi. Di SDK Yohanes Gabriel Puhsarang Kediri telah dilaksanakan uji coba terbatas dengan subjek penelitian kelas 2 pada tanggal 29 Mei 2023 dan hanya diikuti oleh tujuh siswa. Berikut adalah hasil survei angket guru dan angket siswa terhadap media papan Tabel 6. Hasil Angket Respon Guru Uji Coba Terbatas No. Indikator http://ojs. id/index. php/efektor-e Skor Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Media papan pecahan sangat membantu dalam proses pembelajaran dikelas. Kesesuaian media papan pecahan dengan materi Kesesuaian media papan pecahan dengan perkembangan belajar siswa. Media papan pecahan dapat mendorong rasa ingin tahu Media papan pecahan dapat memotivasi siswa dalam ui ui ui ui ui Kemenarikan media papan pecahan dalam pembelajaran. Media papan pecahan dapat membantu meningkatkan pemahaman belajar siswa. Materi pada media papan pecahan sistematis. ui Media papan pecahan dapat memberikan pengalaman yang bersifat konkrit. ui ui ui Bentuk media papan pecahan dapat menarik perhatian Jumlah skor Skor maksimal Presentasi skor ui Tabel 7. Data Respons Siswa Jumlah Skor AuYaAy Skor Maksimal Skor Persentase 95,7% Analisis data respon guru menunjukkan hasil persentase 86% dan 95,7% siswa. Guru yang menjadi responden adalah guru kelas 2 SD Kecamatan Semen Kabupaten Kediri yang sudah mengajar di sekolah tersebut selama kurang lebih 10 tahun, sedangkan siswa yang menjawab angket adalah siswa kelas 2 SD Kecamatan Semen yang berdasarkan penelitian Ambaria . menunjukkan bahwa siswa kurang memahami materi pecahan dan dari hasil pretest menunjukkan bahwa nilai pada materi tersebut kurang dari KKM. Kriteria kepraktisan oleh Akbar . meliputi persentase 81,00% sampai 100% pada kriteria sangat praktis. Dengan keterangan dapat digunakan tanpa revisi yang ditunjukkan pada AU Uji Coba Lapangan (Uji Coba Lua. http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Di SDN Kanyoran 03 Kediri telah dilaksanakan uji coba luas dengan subjek penelitian kelas 2 pada tanggal 29 Mei 2023 dan diikuti oleh 15 siswa. Berikut adalah hasil survei angket guru dan angket siswa terhadap media papan pecahan. Tabel 8. Data Respon Guru Skor No. Indikator Media papan pecahan sangat membantu dalam proses pembelajaran dikelas. Kesesuaian media papan pecahan dengan materi Kesesuaian media papan pecahan dengan perkembangan belajar siswa. Media papan pecahan dapat mendorong rasa ingin tahu Media papan pecahan dapat memotivasi siswa dalam ui Kemenarikan media papan pecahan dalam pembelajaran. ui Media papan pecahan dapat membantu meningkatkan pemahaman belajar siswa. Materi pada media papan pecahan sistematis. ui ui ui ui ui ui Media papan pecahan dapat memberikan pengalaman yang bersifat konkrit. ui Bentuk media papan pecahan dapat menarik perhatian Jumlah skor Skor maksimal Persentase skor ui Tabel 9. Data Respons Siswa Jumlah Skor AuYaAy Skor Maksimal Skor Persentase AU Berdasarkan tabel 9 menunjukkan bahwa respon siswa adalah 90%, sedangkan persentase respon guru yang menjawab adalah 88%. Kriteria kepraktisan menurut Akbar . pada tingkat http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah 81,00% - 100. 00% mengingat standar yang sangat praktis dengan data yang dapat digunakan tanpa revisi ditampilkan pada tabel 2. Pembahahasan Merujuk pada hasil penelitian pada poin A, bahwa media papan pecahan dinyatakan valid dan praktis, yang dinilai dari segi media dan materi. Media visual berupa papan pecahan ini berisikan materi pecahan untuk siswa sekolah dasar kelas 2. Berdasarkan tabel 3 hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa media papan pecahan dikategorikan sangat valid dengan skor 87,27%, sedangkan untuk materi dapat dilihat pada tabel 5 dengan hasil sangat valid dengan skor 100%. Dengan hasil yang telah diperoleh dari ahli materi dan ahli media maka media papan pecahan dikatakan memiliki kualitas baik dan dapat digunakan sekaligus dapat diuji kepraktisannya. Dalam pengujian kepraktisan dilakukan dengan menyebarkan angket pada guru dan siswa melalui dua tahap yaitu uji cpba terbatas dan uji coba luas. Dari hasil uji coba ini didapatkan hasil rata-rata untuk angket respon guru sebesar 87%, sedangkan rata-rata angket respon siswa mendapat skor 92,85% yang menunjukkan bahwa media pembelajaran papan pecahan sangat praktis dapat Media pembelajaran yang peneliti kembangkan telah teruji kevalidan dan kepraktisanya. Hal ini sejalan dengan penelitian Gesty, dkk . dan Taufikurrahman. , & Nurhaswinda. N, . bahwa media papan pecahan mampu meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 23% yang artinya bahwa media papan pecahan efektif dalam mempengaruhi hasil belajar. Menurut Desrina. I . menyatakan bahwa dengan menggunakan media papan pecahan dapat meningkatkan ketuntasan belajar pada siswa. Dimana kelebihan dari media ini yaitu . sebagai alat peraga atau media yang memperjelas materi bilangan pecahan sehingga siswa lebih paham dan aktif, . memberikan inovasi terhadap pembelajaran dan membuat siswa tidak bosan, . diberikan contoh yang sederhana dengan menggunakan gambar menarik sehingga menambah semangat siswa untuk belajar, . contoh soal yang dijelaskan dengan pecahan bergerak . sehingga lebih menarik, . menyediakan fasilitas siswa untuk mencoba praktik sehingga siswa akan aktif. Keunggulan lain dari pengembangan media papan pecahan ini yaitu media dilengkapi dengan papan putar dimana media dapat diputar sesuai soal yang diinginkan sedangkan peneliti terdahulu media tidak dapat diputar. Media papan pecahan ini dilengkapi dengan dua komponen . apan putar dan stik pecaha. sedangkan peneliti terdahulu hanya satu komponen. Dengan menggunakan media papan pecahan ini maka motivasi belajar siswa akan meningkat, hal ini sesuai dengan Jainiyah, dkk . SIMPULAN Media pembelajaran papan pecahan yang dilakukan di kelas 2 di SDK Yohanes Gabriel Puhsarang dan SDN Kanyoran 3 Kecamatan Semen dapat disimpulkan seperti dibawah ini. AU Media pembelajaran papan pecahan dinyatakan sangat valid oleh ahli media dan ahli materi dan sangat baik digunakan. AU Media pembelajaran papan pecahan dinyatakan sangat praktis dan dapat digunakan tanpa revisi. DAFTAR RUJUKAN Akbar SaAodun. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, hlm. Ambaria. Nurmiawati. , & Zunaidah. Decembe. Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran untuk Siswa SD pada Materi Pecahan. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan. Sains dan Pembelajaran (Vol. No. 1, pp. http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023 Efektor. Volume 10 Issue 2, 2023. Pages 274-284 Ambaria. Mumun Nurmilawati. Farida Nurlaila Zunaidah Gesty. Fedina. , & Hermawati. Pengembangan Alat Peraga Papan Pecahan Dasar untuk Pembelajaran Matematika Kelas IV Di MI Raudhatul Athfal. Himpunan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 2. , 27-40. Hingide. Mewengkang. , & Munaiseche. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Platform Android Pada Mata Pelajaran PPKN SMK. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 1. , 557-566. Jainiyah. Fahrudin. Ismiasih. , & Ulfah. Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2. , 1304-1309. Novita. Sukmanasa. , & Pratama. Penggunaan media pembelajaran video terhadap hasil belajar siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 3. , 64-72. Sabaruddin. Sekolah dengan konsep pendidikan humanis. Humanika. Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. ISSN, 1412-1271. Sunardi. Sahputra. , & Hidayah. Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru SMA MUHAMMADIYAH 4 KOTA BENGKULU. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. , 1. , 29-34. Taufikurrahman. , & Nurhaswinda. Penggunaan Media Pembelajaran Papan Pecahan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 3. , 1-6. Winataputra. Delfi. Pannen. , & Mustafa. Hakikat Belajar dan Pembelajaran. Hakikat Belajar dan Pembelajaran, 4. , 1-46. http://ojs. id/index. php/efektor-e Vol 10 No 2AU Tahun 2023