1097 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT PERAGA EDUKATIF UNTUK GURU POS PAUD ASPARAGA Oleh Elok Nur Hamdana1. Meyti Eka Apriyani2. Agung Nugroho Pramudhita3. Ekojono4. Rawansyah5. Imam Fahrur Rozi6 1,2,3,4,5,6Teknologi Informasi. Politeknik Neger Malang E-mail: 1elok@polinema. Article History: Received: 14-09-2023 Revised: 03-10-2023 Accepted: 24-10-2023 Keywords: Pendidikan Anak Usia Dini. APE. Pendampingan Abstract: Judul kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) AuPendampingan Pembuatan Alat Peraga Edukatif untuk Guru Pos PAUD AsparagaAy. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut semakin berkembangnya media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam mengajar sehariAehari. Selain itu guru juga dituntut dapat melakukan perubahan terhadap media pembelajaran di kelasnya sendiri untuk melihat bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Kegiatan dalam pendampingan ini adalah guruAeguru dari Pos PAUD Asparaga akan diberikan pelatihan dan pendampingan dalam kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan/pemahaman mereka mengenai cara pembuatan alat permainan edukatif (APE). Sehingga dapat meningkatkan imajinasi guru tersebut dalam mengembangkan segala aspek dan kecerdasan yang ada pada diri siswanya. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan nantinya masing-masing guru memiliki mediaAemedia pembelajaran yang edukatif dan juga kreatif yang memiliki nilai pembelajaran yang baik. PENDAHULUAN Peserta didik anak usia dini adalah anak yang berusia 0-6 tahun. Peserta didik anak usia dini ditinjau dari aspek-aspek perkembangannya merupakan perentang perkembangan manusia secara keseluruhan. Bermain merupakan aktivitas rutin anak usia dini (AUD). Sebagian besar waktu dalam sehari digunakan oleh AUD untuk AUD menganggap bermain, apapun jenis permainannya, sebagai kegiatan yang serius dan menyenangkan sehingga sebagai seorang guru PAUD hendaknya memaksimalkan potensi kemampuan bermain AUD dengan baik. Salah satu langkah memaksimalkan potensi tersebut adalah dengan mendesain lingkungan permainan yang tepat. Media bermain AUD menurut konteks pembelajaran dinamakan sebagai alat permainan edukatif (APE). APE dirancang untuk anak usia dini digunakan saat bermain. Penggunaan APE ini diharapkan dapat berkembang baik pada aspek fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional maupun seni dari kegiatan bermain. Alat yang tepat untuk http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 digunakan sebagai sarana permainan adalah APE yang bersifat edukatif dan bisa mengembangkan berbagai kemampuan anak (Kemendikbud Ditjen PAUD, 2. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dimaksudkan untuk melatih pembuatan dan pemilihan APE PAUD bagi para guru Pos PAUD Asparaga di Kelurahan Merjosari. Lowokwaru Malang. Program pendampingan dan pelatihan ini dilaksanakan dengan total guru PAUD sebanyak 5 Orang. Dari segi kualifikasi akademik, terdapat 1 orang yang berkualifikasi akademik S1 PG-PAUD, terdapat 2 orang yang berkualifikasi S1 Non Kependidikan, terdapat 1 orang yang berkualifikasi D1 Non Kependidikan, dan sisanya berkualifikasi akademik SMA/sederajat sebanyak 1 orang. Hasil analisis situasi menunjukkan bahwa kemampuan guru PAUD peserta PKM ini dalam mendesain pembelajaran dengan menggunakan APE hanya 20%. Kemampuan tersebut hanya dimiliki para guru yang berkualifikasi akademik S1/D4 atau yang mempunyai pengalaman kerja lebih dari 10 tahun meskipun sebagian dari mereka berkualifikasi akademik Sarjana non-PAUD. Hal tersebut menunjukkan pengalaman kerja membantu guru untuk mengembangkan kompetensi di bidang PAUD. Gambar 1 Pos PAUD Asparaga Analisis situasi ini menunjukkan bahwa salah satu kebutuhan Pos PAUD Asparaga adalah pengembangan kompetensi di bidang media pembelajaran, yaitu pembuatan dan penggunaan APE. Hal tersebut menjadi dorongan bagi tim pengabdian ini untuk melakukan PKM dalam bentuk pelatihan pembuatan APE. Melalui kegiatan PKM ini, para guru PAUD dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan membuat dan menggunakan APE dalam menstimulasi perkembangan AUD. METODE Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah latihan. Dasar pertimbangan penggunaan metode tersebut yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru untuk membuat dan menggunakan APE dalam pembelajaran PAUD. Langkah-langkah yang digunakan dalam metode ini adalah sebagai berikut. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Pengukuran Kemampuan Pengenalan Konsep APE Perkenalan APE yang akan dibuat Pembuatan APE Simulasi Penggunaan APE Evaluasi Gambar 2. Kerangka Kegiatan PKM Pertama, pengukuran kemampuan awal peserta kegiatan PKM tentang pengetahuan dan keterampilan menggunakan APE. Kedua, pengenalan konsep APE. Pada tahap ini, tim menjelaskan tentang konsep dasar APE yang mencakup pengertian APE, ciri-ciri APE, macam-macam APE, manfaat APE, dan pertimbangan-pertimbangan dalam memilih dan menggunakan APE. Pengetahuan dasar ini membantu guru PAUD untuk mengenal konsep APE yang pada gilirannya membuka wawasan mereka akan pentingnya APE dalam pembelajaran di PAUD. Ketiga, perkenalan APE yang akan dibuat, mencakup nama APE, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat APE, langkah-langkah membuat APE, dan cara menggunakan APE yang telah dibuat. Keempat, pembuatan APE. Pada tahap ini, peserta PKM membuat APE sesuai dengan petunjuk yang dijelaskan pada langkah ketiga. Tahap demi tahap, peserta PKM membuat APE sampai APE tersebut siap untuk digunakan. Kelima, simulasi penggunaan APE. Pada tahap ini, peserta PKM menstimulasi penggunaan APE yang telah dikembangkannya. Sebelum stimulasi, peserta mendapat arahan tentang tema, subtema, dan tahapan pembelajaran dengan menggunakan APE yang telah Simulasi ini dibuat berulang kali sambil dinilai dan diberi catatan oleh tim PKM. Keenam, evaluasi keseluruhan tahap yang sudah dilaksanakan. Pada tahap ini, tim PKM menilai kemampuan peserta PKM. Objek penilaiannya adalah kemampuan peserta dalam memahami konsep APE, membuat APE, dan menggunakan APE dalam pembelajaran. Teknik penilaian yang digunakan adalah observasi. Selain observasi, penilaian juga dilakukan dengan refleksi diri peserta PKM. Fokus refleksi diri adalah pemahaman konsep APE, kemampuan membuat APE, penggunaan APE, kesulitan yang dialami dalam membuat dan menggunakan APE untuk pembelajaran di PAUD. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 HASIL Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa guru Pos PAUD Asparaga diperoleh data bahwa kegiatan pembelajaran untuk anak Paud disini sudah sangat baik, tetapi alangkah baiknya di berikan pelatihan terhadap guru-guru untuk menambah skill terkait dengan alat peraga yang lebih bervariasi dan ramah lingkungan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Pos PAUD Asparaga. Jl. Joyo Tamansari 1 RT 05 RW 06 Merjosari. Lowokwaru. Malang. Jarak tempuh dari Politeknik Negeri Malang ke Pos PAUD Asparaga sekitar 4,5 Km. Dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2023. Pendampingan tersebut diikuti oleh 5 peserta yang meliputi guru yang sekaligus merangkap sebagai staff. Secara garis besar kegiatan pelatihan ini berjalan dengan lancar sehingga tujuan dari kegiatan pelatihan ini dapat tercapai yaitu guru memperoleh pemahaman pengetahuan lebih mendalam terkait APE dan menjadi lebih kreatif dalam pembuatan APE dengan tema-tema selain tema pelatihan untuk pembelajaran yang ada di Pos PAUD Asparaga. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta. Waktu pelaksanaan dan lamanya waktu kegiatan dirasa sudah cukup meskipun hanya setengah hari saja pelaksanaannya. Apabila terlalu lama, justru pelatihan akan menjenuhkan. Durasi yang cepat juga didukung oleh beberapa sebab dimana salah satunya adalah pada saat pelaksaan, sebagian tahap pembuatan sudah dipersiapkan terlebih dahulu oleh Tim PKM. Gambar 3. Kegiatan PKM Materi yang disampaikan oleh tim terkait dengan media pembelajaran dan APE. Media pembelajaran ialah segala sesuatu yang bertujuan untuk menyampaikan informasi/pesan sehingga memberikan motivasi dan dorongan belajar pada peserta didik. APE merupakan segala macam peralatan permainan yang dirancang khusus untuk proses pembelajaran Anak Usia Dini. Dalam pembuatan APE harus memiliki tiga hal, yaitu adanya unsur edukatif, unsur teknis dan unsur estetika. Sementara aspek perkembangan yang harus diperhatikan dalam pembuatan APE yaitu ada tujuh: aspek koginitif, sosial-emosional, fisik- motorik, bahasanseni, dan moral spiritual. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Gambar 4 Kegiatan PKM DISKUSI