JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 INTERNAL AUDIT ACTIVITY BASED MANAGEMENT UNTUK MENILAI EFESIENSI DAN EFEKTIFITAS PADA DEPARTEMEN PRODUKSI CV. HERBA BAGOES MALANG KOTA Amelia Kusniawati1 dan Tri Ratnawati2 Alumni Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya triratnawati@untag-sby. ABSTRACT In the market competition, many UKM . mall and medium sized busines. as the manufacturers of Herbal medicine, better known as IKOT (Traditional Medicine Small Industrie. have not been able to expand its business due to the lack of capital to meet consumer demand and yet to adopt reporting systems accounting effectively and efficiently. It was thus making the IKOT have not been able to minimize the cost of production. It is therefore needed an necessary training in preparing the accounting reports that can be used to support cost savings. So, we need an application of proper accounting system in the form of the system of Activity Based Management. Activity Based Management is an integrated approach that uses cost of activities efficienciently and effectively, and thus can provide added value for customers and increasing profits as well. The purpose of this study was to Assess the Role of Internal Audit in the Implementation of Activity Based Management and evaluate how efective and effecient the implementation of Activity Based Management . This research is conducting by using qualitative techniques, mathematical techniques and analytical techniques that consists some stages of identifying the activity, analyzing segregation, analyzing the cost drivers, analyzing the activity charges, as well as the analyzing of the performance measurement activities. Then, the results were classified by the conditions, criterias, causes, consequences to provide some recommendations on the raised issues. The survey results revealed that CV. Herba Bagoes has not been implementing Activity Based Management but has been using a system of Activity Based Costing. By implementing Activity Based Management. It can minimize the cost of up to Activities that are non value-added to the CV. Herba Bagoes are sortaging, washing . and storaging. Storaging can be removed, while the purification activity can be replaced with immersion and storage activities can be minimalized. To overcome the problems occurred. CV. Herba Bagoes need to implement Activity Based Management. Keywords: Internal Audit. Efficiency and Effectiveness. Activity Based Management Pendahuluan Di Indonesia penggunaan obat tradisional telah dilakukan oleh nenek moyang kita sejak berabad-abad yang lalu, dan telah diturunkan dari generasi ke Berdasarkan penelitian yang JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 dilakukan oleh Bagus Wicaksena dan Tradisiona. bertempat di daerah Jawa Nugroho A. Subekti . , terdapat dua khususnya Jawa Timur. Dalam persaingan pasar. IKOT belum bisa Indonesia mengkonsumsi jamu, yaitu ada- mengembangkan usahanya dikeranakan nya kebutuhan untuk menjaga kesehatan permintaan konsumen. Tidak hanya modal Indonesia. Jumlah masyarakat Indonesia yang menjadi permasalahannya namun IKOT berdasarkan data GP Jamu dan BPOM menerapkan sistem pelaporan akuntansi pada tahun 2007 bahwa nilai penjualan dengan efektif dan efisien, sehingga produk jamu di Indonesia mencapai membuat perusahaan IKOT belum bisa meminimalisir biaya manajemen dalam triliun rupiah sedangkan diketahui bahwa nilai penjualan produk hal ini Activity Based Management. jamu di Indonesia mencapai 7,2 triliun Menurut rupiah dengan daerah konsumen terbesar di pulau Jawa mencapai 60 % dan telah menciptakan lapangan kerja bagi sekitar Mowen . Activity Based Management tiga juta orang. Hansen yang membuat perhatian manajemen berpusat pada aktivitas yang Melihat perkembangan konsumen pada jamu yang sangat signifikan dari 5 meningkatkan nilai pelanggan dan laba tahun terakhir membuat para produsen yang diperoleh karena memberikan nilai UKM (Usaha Kecil Dengan Activity Menenga. mengaplikasikan produk jamu Based Management selain dapat digu- dalam bentuk yang beraneka ragam. nakan sebagai pengukur kinerja keuangan Dengan beraneka ragam bentuk jamu pada maupun non keuangan, perusahaan akan zaman modern ini membuat produk jamu dapat melakukan efisiensi biaya-biaya lebih dikenal dengan obat herbal. Banyak yang terjadi dalam operasi perusahaan UKM (Usaha Kecil Menenga. untuk dengan cara mengeliminasikan aktivitas produsen Obat Herbal atau yang lebih di tidak bernilai tambah. kenal dengan IKOT (Industri Kecil Obat JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Dalam penerapan Activity Based Volume 1. Nomer 1. April 2016 dalian aktivitas yaitu analisis aktivitas Pertama, perusahaan yaitu aktivitas yang bernilai tambah . alue dengan aktivitas yang bernilai tambah. dan aktivitas yang tidak bernilai Kedua, perusahaan akan mengeliminasi tambah . on value adde. aktivitas tersebut. Pemaparan di atas Adde. Manajemen memusatkan pada pengen- Aktivitas bernilai tambah (Value akan mengganti menunjukkan bahwa pengendalian ABM (Activity Based Managemen. berpengaruh penting pada nilai suatu produk dan jika aktivitas ini dihilangkan keunggulan kompetitif perusa- haan. akan mengurangi nilai suatu produk. Dalam penelitian yang dilakukan Aktivitas tidak bernilai tambah (Non Andhika Tejo H yang berjudul Peranan Value Adde. adalah suatu aktivitas yang Activity tidak menambah nilai produk dan jika Peningkatan Efisiensi Biaya Produksi, aktivitas ini di kuarangin atau dihilangkan beranggapan bahwa aktivitas adalah titik tidak akan mengurangi nilai produk pada tekan utama sebuah organisasi dalam Aktivitas tidak bernilai tambah memenuhi kepuasan pelanggan. Untuk tersebut akan menambah biaya yang tidak membuat produk, diperlukan berbagai Aktivitas bernilai tambah dan aktivitas, dan setiap aktivitas tersebut aktivitas tidak bernilai tambah akan memerlukan sumber daya untuk melak- sanakan aktivitas tersebut. Aktivitas inilah biaya-biaya. Klasifikasi biaya yang bernilai tambah dan tidak mengefesiensikan biaya. Based Management penyebab timbulnya biaya. Penelitian ini berangkat dengan anggapan bahwa sumber daya yang tidak Keunggulan lain ABM adalah langsung menyediakan kemampuan untuk kemampuannya untuk membantu produksi melaksanakan aktivitas, bukan sekedar secara tepat waktu. Produk dianggap menyebabkan biaya yang harus dialo- mengonsumsi aktivitas. Dalam deteksi Alokasi biaya berdasar aktivitas ditemukan aktivitas yang tidak bernilai produk yang akurat. Selain itu, secara internal pemanfaatan ABM mendorong Apabila JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 efektivitas pengendalian internal. Peng- memiliki peran yang sangat besar dalam anggaran biaya produk akan lebih tepat dikarenakan perusahaan mampu mende- manajemen organisasi dan pemeriksa teksi adanya pemborosan sehingga peng- Bila Internal Audit terlaksanakan anggaran yang berlebihan . ver budge. dengan efektif dan efisien akan membuat dapat dihindari lebih dini. Kemampuan perusahaan menjadi kuat secara keuangan untuk menghindari pemborosan ini men- dan system perusahan serta pengendalian dorong perusahaan untuk menghasilkan Internal produk yang lebih berkua- litas. Managemen. ABM (Activity Based Gambaran awal ini menunjukkan Dengan demikian peneliti meng- bahwa pengendalian internal atas ABM anggap perlu untuk melakukan audit atas (Activity Activity Based Management pada IKOT semakin mendorong perusahaan lebih yang ada di pasaran khususnya di Jawa efisien dalam menghasilkan dan membuat Timur tepatnya di daerah Malang Kota perusahaan lebih efektif dalam melaksa- yaitu Perusahaan CV. Herba Bagoes, nakan aktivitas-aktivitas. Apabila pengen- dengan judul Internal Audit Activity dalian internal dapat dilakukan secara Based benar. ABM (Activity Based Manage- Efesiensi dan Efektifitas pada Departemen men. dapat menjadi alat manajemen yang Produksi. CV. Herbal Bogoes di Kota efektif untuk mencapai tujuan perusahaan. Malang. Based Managemen. Management Menilai Tinjauan Pustaka Menilai pentingnya pengendalian internal atas ABM (Activity Based Managemen. maka perlunya internal audit untuk menunjang keberhasilan pengendalian Internal atas ABM (Activity Based Managemen. Internal Audit merupakan bagian dari suatu organisasi yang integral. Menurut Hiro Tugiman . , internal auditing atau pemeriksaan internal adalah suatu fungsi penilaian yang independen dalam suatu organisasi untuk menguji dan mengevaluasi kegiatan organisasi yang dilaksanakan. yang menjalankan fungsinya berdasarkan Menurut Mulyadi . , audit kebijakan yang telah ditetapkan dan intern adalah auditor yang bekerja dalam JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 perusahaan . erusahaan negara maupun pemeriksaan yang ditulis secara sistematis perusahaan swast. yang tugas pokoknya adalah menentukan apakah kebijakan dan secara efisien dan efektif. Selain itu prosedur yang ditetapkan. oleh manajemen berfungsi sebagai alat perencanaan yang puncak telah dipatuhi, menentukan baik juga penting untuk mengatur pembagian Memonitor kekayaan organisasi, menentukan efisiensi Menelaah pekerjaan yang Menurut Mulyadi organisasi, serta menentukan keandalan . , program audit merupakan informasi yang dihasilkan oleh berbagai daftar prosedur audit untuk seluruh audit bagian organisasi. unsur tertentu, sedangkan prosedur audit adalah instruksi rinci untuk menentukan sebagai alat bantu bagi manajemen untuk tipe bukti audit tertentu yang harus diperoleh pada saat tertentu dalam audit. Fungsi pelaksanaan struktur pengendalian intern Pelaksanaan audit menurut Kon- perusahaan, kemudian memberikan hasil sersium Organisasi Profesi Audit Internal . , dalam melaksanakan audit, memberi nilai tambah bagi manajemen auditor internal harus mengiden-tifikasi yang akan dijadikan landasan mengambil informasi, menganalisis, mengevaluasi, keputusan atau tindak selanjutnya. dan mendoku- mentasikan informasi yang Menurut Konsersium Organisasi Profesi Audit Seperti yang dikemukakan penanggungjawab fungsi audit internal oleh The Institute of Internal auditors harus mengelola fungsi audit internal (IIA) yang dikutip oleh Boynton et al Internal . AuAudit work should include planning the tersebut memberikan nilai tambah bagi audit, examining and evaluating infor- mation performance of audit work should Program audit internal merupakan peren- Planning the audit teknik-teknik JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 Examining and evaluation information Audit internal terhadap fungsi produksi atau sering disebut dengan audit Communicating result produksi merupakan suatu bentuk audit Following upAy yang dilaksanakan perusahaan dengan Menurut Akmal . Proses tujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi produksi dapat diartikan sebagai cara Selain kegunaan suatu barang atau jasa dengan berfungsi untuk mengukur seberapa baik manajemen menjalankan fungsi peren- sumber-sumber . enaga kerja, mesin-mesin, dan sebagainy. yang Produksi, sebagai suatu istilah, diartikan sebagai semua kegiatan atau seberapa efektifkah manajemen dalam kejadian dimana, bahan-bahan dikombi- membuat keputusan yang tepat untuk nasikan atau di modifikasikan menurut mencapai tujuan produksi yang telah cara tertentu dengan menggunakan sarana dan peralatan yang sesuai. Ruang lingkup proses produksi ini sering pula disebut sebagai proses pabrikasi. audit produksi melakukan penilaian secara produksi dan operasi untuk menentukan apakah fungsi ini telah berjalan dengan wujudnya terbagi menjadi proses kimiawi. Menurut Bayangkara . , berbagai segi. Proses produksi dilihat dari komprehensif terhadap keseluruhan fungsi Jenis-jenis proses produksi ada assembling, proses transportasi dan proses penciptaan jasa-jasa adminstrasi (Ahyari. Proses produksi dilihat dari arus atau flow bahan mentah sampai menjadi produk akhir, terbagi menjadi dua yaitu proses produksi terus-menerus (Continous processe. dan proses produksi terputusputus (Intermettent processe. Menurut Hansen Mowen . Activity Based Management yang membuat perhatian manajemen berpusat pada aktivitas yang meningkatkan nilai pelanggan dan laba yang diperoleh karena memberikan nilai Activity Based Management JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 menurut Supriyono . adalah Activity suatu disiplin . ystem yang luas dan menjamin bahwa pembuatan keputusan, perencanaan, dan pengendalian didasarkan memusatkan perhatian manajemen pada pada isu-isu bisnis dari luar dan tidak aktivitas-aktivitas dengan tujuan untuk semata-mata meningkatkan nilai yang diterima oleh keuangan usaha perbaikan secara terus- konsumen dan laba yang diperoleh dari menerus dengan cara penerapan system penyediaan tersebut. manajemen biaya yang baru ke dalam Tujuan Activity Based Mana- Based Management suatu organisasi tidak secara otomatis bisa gement menurut Supriyono . adalah meningkatkan nilai produk atau Karyawan dari organisasi tersebut umum- jasa yang diserahkan pada konsumen, dan nya cenderung untuk menolak perubahan oleh karena itu, dapat digunakan untuk yang terjadi, karena perubahan dapat mencapai laba ekstra dengan menyediakan nilai tambah bagi konsumennya. Menurut Mulyadi Menurut . Hansen Mowen Faktor-faktor tujuan Activity Based Management adalah . , untuk improvement secara berkelanjutan terhadap customer value dan meng- activity based management dalam suatu hilangkan pemborosan. Activity Based organisasi adalah sebagai berikut: Management memiliki banyak manfaat Budaya organisasi mencerminkan bagi suatu perusahaan. Manfaat utama kerangka berpikir dari karyawan termasuk Activity Based perilaku, nilai, keyakinan yang dianut oleh Based Budaya organisasi menunjuk- Management Management Activity maupun non keuangan, perusahaan akan Budaya organisasi sangatlah dapat melakukan efisiensi biaya-biaya mendukung keberhasilan dari penerapan yang terjadi dalam operasi perusahaan ABM di suatu organisasi. dengan cara mengeliminasikan aktivitas tidak bernilai tambah. Di samping itu. JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 Top management support and Penerapan suatu system meningkatkan profitabilitas (Hansen dan manajemen biaya yang baru seperti ABM Mowen, 1997:. Pengukuran kinerja adalah mengidentifikasi indikator peker- sumber daya, oleh karena itu dukungan jaan yang telah dilakukan dan hasil yang dan peran serta top manajer sangatlah dicapai oleh aktivitas, proses, atau unit organisasi (Blocher, 2000:. ABC Penerapan teori Activity Based Change process Management diarahkan untuk mengen- Perubahan bisa terjadi apabila diterap- dalikan aktivitas-aktivitas yang terjadi di kannya suatu proses yang sudah dirancang untuk menghasilkan perubahan tersebut. aktivitas, sehingga dapat diidentifikasi Perbaikan dari proses yang sudah ada mana yang merupakan aktivitas yang sangat mendukung keberhasilan pene- Elemen-elemen dari proses merupakan aktivitas yang tidak bernilai diantaranya adalah daftar dari aktivitas. Karena meningkatnya persaingan, sekumpulan tujuan, dan tindakan lanjutan. banyak perusahaan berusaha menghapus aktivitas-aktivitas yang tidak menambah Continuing education nilai karena mereka menambah biaya Memberikan kesempatan kepada karya- yang tidak perlu. wan untuk mengikuti pelatihan serta meningkatkan keahlian mereka terhadap lingkungan kerja yang cepat sangatlah Keberhasilan penerapan dari program manajemen biaya yang baru membutuhkan keahlian, peran serta dan kerja sama dari karyawan suatu organisasi. Sistem akuntansi suatu perusahaan harus membedakan antara biaya yang menambah nilai dan tidak menambah Pelaporan menambah nilai secara terpisah memotivasi para manajer untuk menempatkan lebih banyak tekanan pada pengkontrolan biaya-biaya yang tidak bernilai tambah Pengukuran sehingga menyebabkan hilangnya pembo- penilaian seberapa baik aktivitas dan rosan-pemborosan biaya, sehingga pada proses dilakukan, yang akan menjadi akhirnya akan tercapai efisiensi biaya JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 produksi (Hansen dan Mowen, 2000:. Dari definisi Efesien dan Activity Based membuat rekomendasi. Management dapat kita tarik kesimpulan kesimpulan-kesimpulan Lokasi penelitian adalah tempat untuk penerapan Activity Based Mana- . keadaan sebenarnya dari objek yang Menganalisis kegiatan value added yang Penulis memilih lokasi penelitian Menilai pada CV. Herbal Bagoes yang berlokasi di perusahaan dalam melakukan riset arus Jl. Letjen Sutoyo 65. Kota Malang. Jawa . ) Menilai aktivitas value Timur. Sumber data yang digunakan . ) Menilai penerapan activity . based management dalam pengurangan aktivitas non value added. ) Menilai Data Internal Data . ) Menganalisis kegiatan non menggambarkan situasi dan kondisi pada value added. ) Menganalisis proses suatu organisasi secara internal. Data internal didapatkan dari data internal dilakukan dan melakukan perbaikan. struktur organisasi, jenis pekerjaan. Menganalisas innovasi yang dilakukan . ) Menilai sistem persediaan Data Eksternal dengan efesien Data menggambarkan situasi serta kondisi yang Metode Penelitian ada diluar organisasi. Data eksternal ini Dalam melaksanakan penelitian ini didapatkan dari data supplier, dan harga penulis menggunakan pendekatan studi produk dipasaran. kasus dengan metode deskritif analisa Proses pengumpulan data data sebagai manyadikan data, serta menganalisis data Prosedur audit internal sehingga memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti untuk Perencanaan audit. ) Menguji dan . JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Mengkomuni- Volume 1. Nomer 1. April 2016 . inefisiensi dan inefektivitas berdasarkan Menindaklanjuti penerapan Activity Based Management Kriteria-kriteria Activity Based Mana gement secara efektif dan efesien. dibandingkan dengan kriteria sehingga Faktor yang Mendukung Activity Based akan diketahui apakah kriteria telah Management. ditetapkan oleh perusahaan sebelumnya . Komponen Semua mendukung Activity Based Management. ) Efesiensi dan Efektifitas Activity Based Management. ) Produktifitas dan Akibat Nilai tambah. Akibat merupakan hasil pengukuran atau Analisa data pada penelitian ini perbandingan antara penyebab dengan dilakukan secara kualitatif dan deskriptif Akibat dapat bersifat: dengan cara mengolah data-data yang Positif, yaitu yang bersifat ekonomis, terkumpul yang selanjutnya dikelompok- efektif dan efisien. kan menurut kriteria, penyebab, akibat dan kemudian memberikan rekomendasi atas kelemahan dan kekurangan dari Negatif, yaitu akibat yang bersifat pemborosan, inefektif dan inefisien. Rekomendasi Rekomendasi adalah pernyataan peme- Kriteria riksa tentang apa yang seharusnya suatu Merupakan standar bagaimana seharusnya perusahaan dapat menerapkan teori yang ada dengan kondisi lapangan perusahaan. Kriteria digunakan sebagai tolak ukur atau bahan banding. Dengan kriteria, penulis dapat menetapkan apakah suatu kondisi fungsi yang diperiksa dengan tujuan perbaikan kinerja perusahaan dimasa yang akan datang agar lebih efisien dan efektif. Rekomendasi yang diutarakan merupakan langkah-langkah yang dialami dengan harapan perusahaan dapat mengatasi inefisiensi dan inefek- itu menyimpang atau tidak. tivitas serta langkah-langkah apa yang Penyebab Merupakan dilakukan untuk mempertahankan prestasi yang digunakan serta fungsi dalam perusahaan. JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 Teknik Analisis Data Presentase = Jumlah Jawaban AuYaAy x Teknik Pengumpulan Data Jumlah Jawaban Kusioner Untuk keperluan interprestasi hasil perhitungan Analisis Deskriptif Kualitatfif presentase, penulis akan menggunakan Penulis melakukan analisis mengenai Champion, wawancara maupun observasi. Analisis ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana audit internal dalam penerapan activity efektif dan efesien. klarifikasi sebagai berikut: AuThe following crude guide may be used to asses the general strength of association coefficient: . 0,00Ae0,25: no association or low association . eak associatio. 0,26Ae0,50 :moderately low association . oderately weak associatio. 0,51Ae Analisis Matematis 0,75: Pengujian analisis merupakan suatu cara . oderately strong associatio. 0,76Ae dalam analisis matematis untuk menilai 1,00: high association . trong associatio. data yang tersaji secara keseluruhan up to perfect association. Ay Dari definisi di atas, perhitungan hasil Matematis mengenai prosentase penguku- presentase dapat diklasifikasikan sebagai ran dari hasil penelitian analisis. berikut: . ) 0%-25%: Audit Internal tidak Langkah-langkah yang ditempuh adalah berperan secara efektif dan efisien dalam sebagai berikut: . Memisahkan tiap-tiap Activity Based Manajement. ) 26%- jawaban responden sesuai jawaban yang diberikan yaitu AuYaAy dan AuTidakAy. secara efektif dan efisien dalam Activity Menjumlah berapa banyak jawaban AuYaAy Based Manajement. ) 56%-75%: Audit dan AuTidakAy. Dari semua jawaban Internal cukup berperan secara efektif dan AuYaAy dibagi semua jawaban kuisoner efisien dalam Activity Based Manajement. kemudian dikalikan 100 % . ) 76%-100%: Audi Internal sangat Untuk menghitung presentase digunakan perhitungan berikut: Audit Internal kurang berperan berperan secara efektif dan efisien dalam Activity Based Manajement JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 Teknik Analisis Teknik bebanan biaya produksi pada masing- masing aktivitas Merupakan kegiatan masing-masing Analisis data digunakan untuk mengelolah aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan data mentah agar lebih bermakna dalam selama memproduksi gula, yaitu dengan penyajiannya sehingga dapat memberikan dilakukannya penelusuran ke tiap-tiap . ) Analisis aktivitas merupakan penelitian yang dilakukan, sedangkan kunci untuk mencapai tujuan pengurangan tujuan dari analisis data adalah untuk Hal ini dapat dilakukan dengan menyederhanakan data dalam bentuk yang empat cara: . memfokuskan pada aktivitas tidak bernilai . Eliminasi Aktivitas Pemilihan merupakan pemilihan diantara berbagai Data yang telah dikumpulkan oleh sehingga menjadi suatu informasi yang Adapun langkah-langkah analisis data dalam penelitian adalah sebagai . Mengidentifikasikan Didalam tahap ini dilakukan aktivitas-aktivitas yang terjadi selama proses produksi. Menganalisa Pemisahan. Menganalisa aktivitas-aktivitas jenis aktivitas yang berasal dari strategi Strategi yang berbeda akan menghasilkan aktivtas dan biaya yang berbeda pula. ) Pengurangan Aktivitas memfokuskan pada penurunan waktu dan . Pembagian Aktivitas memfo- kuskan pada peningkatan efisiensi dari aktivitas yang diperlukan dengan menggu- nakan skala ekonomis. Pengukuran perusahaan menjadi dua golongan yaitu penilaian seberapa baik aktivitas yang bernilai tambah dan tidak bernilai tambah. telah dilakukan merupakan hal yang . ) Menganalisa Pemicu Biaya. Dengan mendasar bagi usaha manajemen dalam menganalisis pemicu biaya akan dapat meningkatkan profi- tabilitas. diketahui cost driver apa saja yang . ) Menganalisa pembeban12 JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 Hasil Penelitian Dan Pembahasan Analisis Perencanaan dan Pengendalian Audit Pendahuluan Produksi Tenaga Kerja CV. Herbal Bagoes adalah Perusahaan Industri di bidang OT Tradisiona. (Obat Seiring permintaan akan produk Obat Herbal Tradisional yang lebih praktis untuk dikonsumsi, dibuatlah berbagai produk herbal dalam berbagai macam bentuk yaitu jus, kapsul, manisan, minyak oles. dengan berbagai macam bentuk tersebut mengkonsumsi Obat Herbal Tradisional dikembangkan lebih dari 20 macam CV Herbal Bagoes memiliki seperti Nearness To Materials. Nearness To Market. Water Power. Supply Of Labour. Favourable Climate. Karyawan CV. Herba Bagoes melakukan aktivitas kerja mulai hari senin hingga Didalam pemberian upah dan gaji pada karyawan, perusahaan memiliki sistem pengajian yang berlaku untuk seluruh karyawan. Dan untuk upah lembur diberikan sebesar 1,5 kali gaji upah perjam karyawan Bahan Baku Bahan baku yang digunakan dalam proses produksi adalah berbagai jenis tanaman herbal yaitu daun-daunan dan umbiumbian. Bahan baku tersebut di dapatkan dari kebun milik perusahaan, petani sekitar, serta pada pedagang. penerimaan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi adalah bahan baku dengan stadart bahan baku berkualitas. Biaya Produksi Terdiri dari tiga bagian produksi pada CV. Herba Bagoes yaitu Biaya Bahan Baku. Biaya Tenaga Kerja Langsung dan Biaya Analisis Struktur Organisasi Overhead Pabrik CV. Herba Bagoes memiliki struktur pemimpin perusahaan sebagai pemimpin tertinggi dalam perusahaan yang akan Pelaporan Aktivitas aktivitas yang tidak bernilai tambah harus dikurangi dan dieliminasi dalam menjalankan perusahaan. JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 merendam sehingga tidak menyebabkan Simplisia Daun pemborosan biaya dan waktu sehingga Pencucian Alasan : Aktivitas ini merupakan aktivitas proses produksi bisa mencapai efesien dan yang tidak bernilai tambah,Aktivitas ini C Penyimpanan merendam sehingga tidak menyebabkan Alasan : Aktivitas ini tidak bernilai pemborosan biaya dan waktu sehingga tambah dikarenakan aktivitas ini tidak proses produksi bisa mencapai efesien dan menimbulkan perubahan yang mendukung proses produksi serta kualitas produk. Untuk Penyimpanan Alasan : Aktivitas ini tidak bernilai tambah dikarenakan aktivitas ini tidak pemasaran, sehingga hasil proses produksi menimbulkan perubahan yang mendukung yaitu bahan baku setengah jadi dapat proses produksi serta kualitas produk. segera diproses menjadi produk jadi. Untuk VCO Penyotiran pemasaran, sehingga hasil proses produksi Alasan : Aktivitas ini tidak bernilai yaitu bahan baku setengah jadi dapat tambah karena bahan baku yang ada sudah segera diproses menjadi produk jadi. Simplisia Umbi Aktivitas ini dapat dieliminasi dengan C Penyortiran Alasan : Aktivitas ini tidak bernilai aktivitas pencucian sehingga lebih efektif tambah karena bahan baku yang ada sudah dan efisien. terseleksi dari bag. Kebun. Aktivitas ini C Pencucian dapat dieliminasi dengan dilakukan secara Alasan : Aktivitas ini merupakan aktivitas bersamaan dengan aktivitas pencucian sehingga lebih efektif dan efisien. Aktivitasini merupakan aktivitas yang C tidak bernilai tambah. Aktivitas ini dapat Pencucian Alasan : Aktivitas ini merupakan aktivitas digantikan dengan aktivitas merendam yang tidak bernilai tambah. Aktivitas ini sehingga tidak menyebabkan pemborosan JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 biaya dan waktu sehingga proses produksi bisa mencapai efesien dan efektif. Tabel 1 LAPORAN VALUE ADDED COST DAN NON VALUE ADDED COST Volume 1. Nomer 1. April 2016 Tabel 2 BIAYA OVERHEAD PABRIK SETIAP AKTIVITAS SETELAH ELIMINASI AKTIVITAS TIDAK BERNILAI TAMBAH Dari tabel diatas diketahui bahwa biaya overhead pabrik telah mengalami eliminasi dari aktivitas yang tidak bernilai tambah yang benar-benar dapat dihilangkan Pengukuran Kinerja perubahan aktivitas yang terjadi terhadap biaya overhead pada CV. Herba Bagoes JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 sebelum dan sesudah aplikasi Activity manajemn harus lebih menambah wawa- Based Manajement (ABM) san akan jenis-jenis investasi yang dapat C Biaya Overhead sebelum Aplikasi ABM = Rp 473. Biaya Overhead sesudah Aplikasi Efesiensi dan Efektivitas Activity ABM = Rp 466. Based Management Biaya Tidak Bernilai Tambah = Rp Perusahaan sebaiknya menciptakan suatu sistem yaitu Activity Based Management Efisiensi biaya perolehan = Rp 134,- 100%Rp 473. biaya produksi sehingga dapat menurun- = 1,30 % kan nilai jual atau menaikan laba perusa- Dengan dieliminasi aktivitas yang tidak ernilai tambah dapat meminimalisirbiaya produksi sebesar1,30 % dari total biaya Produktifitas dan Nilai Tambah C Standar Minimal Perusahaan dapat menggunakan sistem Rekomendasi Pendukung ABM kerja borongan, sehingga pembiayaan (Activity Based Managemen. tenaga kerja langsung sesuai dengan hasil Investment Management yang diperoleh. Hal ini juga dapat Pihak pentingnya dan cara penerapan Activity menekan biaya tenaga kerja langsung. Penghargaan Perusahaan harus memberikan penghar- manajemen perlu membentuk team audit gaan kepada karyawan yang memiliki Based Management Namun, dilaksanakan secara bekesinambungan. persyaratan untuk pemberian penghargaan Costumer Value Analysis dapat disosialisasikan agar tidak terjadi Pihak manajemen harus dapat belajar kecemburuan sosial. Penilaian ABM secara Efektif dan Efisien Selain Berdasarkan dengan mengajukan serangkaian daftar JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 yaitu pertanyaan tenatang bahwa Audit Internal yang dilaksanakan peranan internal audit terhadap activity CV. Herbal Bagoes terhadap Penerapan Activity Based Manajement berperan penting. activity based management. Langkah- Hasil Efesiensi dan Efektifitas Activity langkah pengujian dalam penelitian ini Based Management seperti yang dikemukakan sebelumnya. Jumlah Jawaban AuYaAy : 147 Interprestasi hasil pengujian mengguna- Jumlah Jawaban Seluruhnya : 160 kan kreteria yang dikemukankan oleh Presentase = 147 x 100 % = 91,86 % Champion. Berikut hasil pengujian yang setelah hasil perhitungan diperoleh dan dihubungkan dengan kriteria yang telah Hasil Faktor yang Mendukung Activity penulis tentukan, maka dapat disimpulkan Based Manajement Jumlah Jawaban AuYaAy : 90 menerapkan Activity Based Manajemen Jumlah Jawaban Seluruh Pertanyaan : 90 secara tidak langsung. Presentase = 90 x 100 % = 100 % asil Produktifitas dan Nilai Tambah CV. Herbal Bagoes Setelah hasil perhitungan diperoleh dan Jumlah Jawaban AuYaAy : 89 dihubungkan dengan kriteria yang telah Jumlah Jawaban Seluruhnya: 110 penulis tentukan, maka dapat disimpulkan Presentase = 89 x 100 % = 80,91 % bahwa Audit Internal yang dilaksanakan Setelah hasil perhitungan diperoleh dan CV. Herbal Bagoes terhadap Penerapan dihubungkan dengan kriteria yang telah Activity penulis tentukan, maka dapat disimpulkan Based Manajement berperan penting. CV. Herbal Bagoes Hasil Komponen yang Mendukung menerapkan Activity Based Manajemen Activity Based Manajement secara tidak langsung. Jumlah Jawaban AuYaAy : 199 Jumlah Jawaban Seluruhnya : 210 Simpulan Presentase = 199/210 x 100 % = 94,76 % Berdasarkan analisis data, didapatkan Setelah hasil perhitungan diperoleh dan kesimpulan sebagai berikut : dihubungkan dengan kriteria yang telah CV. Herba Bagoes belum menerapkan penulis tentukan, maka dapat disimpulkan Activity Based Management namun JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Activity Volume 1. Nomer 1. April 2016 Based Costing. Audit Internal Herbal Bagoes CV. Setelah dilakukan analisis aktivitas- terhadap Penerapan Activity Based aktivitas pada CV. Herba Bagoes masih Manajement sangat berperan penting. memiliki aktivitas yang tidak bernilai . tambah (Non Value Adde. Aktivitas Activity Based Management mendapat- yang tidak bernilai kan hasil presentase sebesar 94,76%. Pencucian. Penyotiran. Penyimpanan. maka dapat disimpulkan bahwa Audit Aktivitas-aktivitas yang tidak bernilai Internal yang dilaksanakan CV. Herbal Komponen Bagoes terhadap Penerapan Activity dihilangkan pada CV. Herba Bagoes Based Manajement sangat berperan sebesar Rp 6. 134,- dari total biaya . Efektif dan Efesiensi Overhead Rp 473. 523,-. Dengan Activity eliminasinya biaya tersebut, maka CV. mendapatkan hasil presentase sebesar Herba Bagoes dapat meminimalisir 91,86 %, maka dapat disimpulkan 1,30%. Berdasarkan CV. Herbal aktivitas yang tidak bernilai tambah hanya 1,30% itu membuktikan bahwa Based Manajement Bagoes Activity Based Manajemen secara efektif dan efesien. Produktivitas Nilai Tambah internal audit pada CV. Herba Bagoes mendapatkan hasil presentase 80,91 % dapat disimpulkan bahwa CV. Based Mana Herbal Bagoes telah menerapkan Actyvity Activity Based Manajemen secara Berdasarkan hasil penelitian pada CV. efektif dan efesien. Herba Bagoes pada tingkat efesiensi Activity Saran Based Manajemen dapat dilihat dalam CV. Herba Bagoes dapat menerapkan presentase berikut: . ) Faktor yang Activity Based Management agar mendukung Activity Based Manage- ment mendapatkan hasil presentase setiap aktivitas yang terjadi dalam setiap aktivitas proses porduksi. JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 1-20 Volume 1. Nomer 1. April 2016 Aktivitas Penyotiran Aktifitas Pencucian. Sedangkan untuk akivitas Pencucian Perendaman Penyimpanan mempelancar pemasaran pada arus Sehingga perusahaan dapat mengefektifitas biaya produksi. CV. Herba Bagoes mengeliminasi aktivitas yang tidak bernilai tambah dan mengembangkan Activity Based Costing Activity Based Management agar produksi sehingga dapat menaikan laba perusahaan. CV. Herba Bagoes perlu membuat Based Activity Management diterapkan secara berkesinambungan. Daftar Pustaka