ARTIKEL Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembentukan Karakter SDM Milenial Yang Unggul di SMKN 6 Kota Tangerang Selatan Pri Utami Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang. Indonesia Email: pri. utami@unis. Abstrak Pancasila adalah cerminan diri bangsa sehingga sudah sepatutnya warga Indonesia menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan, salah satu jalan utamanya yakni melalui dunia pendidikan. Namun realita yang terjadi saat ini, bangsa Indonesia mengalami krisis akhlak akibat minimnya cara berpikir yang cerdas, salah satunya di lingkungan sekolah. Permasalahan yang seringkali terjadi di lingkungan sekolah seperti perlakuan kekerasan antara siswa dengan siswa lain . , bolos sekolah, adanya pergaulan bebas, ketidakjujuran yang membudaya, menurunnya rasa hormat kepada orang tua, guru dan hal lainnya. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam menganalisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan metode kepustakaan/library research yaitu pengumpulan data penelitian mengenai teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang dibahas di dalam penelitian ini, sumber data. Pelaksanaan kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini dikemas dalam bentuk Pelatihan dalam Impelementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembentukan Karakter SDM Milenial Yang Unggul. Ciri utama pendidikan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila ini adalah pendidikan berbasis karakter dan moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pemerintah harus lebih memaksimalkan kembali pendidikan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila disetiap sekolah sejak sekolah dasar, sekolah menengah, dan bahkan perguruan tinggi. Kata Kunci: Pancasila. Implementasi. Karakter. Abstract Pancasila is a reflection of the nation's self, so it is fitting for Indonesian citizens to apply Pancasila values in life, one of the main ways is through education. However, the current reality is that the Indonesian nation is experiencing a moral crisis due to the lack of intelligent thinking, one of which is in the school environment. Problems that often occur in the school environment include violence between students and other students . , truancy from school, promiscuity, entrenched dishonesty, decreased respect for parents, teachers and other The research method in this study uses a qualitative approach. Analyzing the data was carried out using descriptive analysis with the library research method, namely collecting research data regarding theories related to the problems discussed in this research, data The implementation of community service activities is packaged in the form of training in the implementation of Pancasila values in the formation of superior millennial human resource characters. The main characteristic of national character education based on Pancasila is character and moral-based education that is in accordance with Pancasila values. The government must further maximize national character education based on Pancasila in every school from elementary school, middle school and even tertiary institutions. Keywords: Pancasila. Implementation. Character. Jurnal Abdimas Peradaban: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 ARTIKEL PENDAHULUAN Pancasila yang menjadi dasar ideologi bangsa Indonesia sudah sepantasnya dilestarikan dan dikembangkan oleh semua kalangan masyarakat di tanah air. Dalam pembentukan karakter anak bangsa, nilai-nilai dalam pancasila berpengaruh besar terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Kondisi Indonesia yang hari ini minim akan karakter anak bangsa yang mencerminkan nilai-nilai pancasila memberika kekhawatiran bagi keberlangsungan pancasila sendiri di Indonesia. Sikap dan perilaku anak bangsa khususnya kalangan milenial yang hari ini sudah tercampur dengan budaya barat perlu adanya di suarakan kembali agar pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia tidak hilang dalam perkembangan zaman yang lebih maju. Nilai-nilai Pancasila sendiri terbentuk dari kepribadian masyarakat Indonesia, dalam setiap butir Pancasila mengandung makna yang mewakili setiap aspek, golongan, dan adat istiadat setiap bangsanya. Sehingga dalam konteks pembentukan karakter ini. Pancasila sebagai pedoman dan sumber utama dalam pembangunan bangsa harus mendapatkan perhatian secara serius mengingat. Pancasila adalah cerminan diri bangsa sehingga sudah sepatutnya warga Indonesia menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan, salah satu jalan utamanya yakni melalui dunia Pendidikan mempunyai peran penting dalam mencerdaskan anak bangsa, kecerdasan yang dimaksud adalah kecerdasan yang tidak hanya berpaku pada kecerdasan intelektual melainkan kecerdasan yang menyeluruh yang mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan nasional di Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu, dalam rumusan tujuan pendidikan nasional tercakup pula karakter berakhlak mulia sebagai bukti bahwa Indonesia mengharapkan jati diri bangsanya untuk dapat berprilaku baik sesuai dengan normanorma yang berlaku. Karakter cerdas merupakan sebuah landasan berpikir bagi manusia untuk dapat menjalani kehidupannya secara baik, harmonis, sejahtera yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya melainkan juga untuk orang lain. Namun realita yang terjadi saat ini, bangsa Indonesia mengalami krisis akhlak akibat minimnya cara berpikir yang cerdas, salah satunya di lingkungan sekolah. Permasalahan yang seringkali terjadi di lingkungan sekolah seperti perlakuan kekerasan antara siswa dengan siswa lain . , bolos sekolah, adanya pergaulan bebas, ketidakjujuran yang membudaya, menurunnya rasa hormat kepada orang tua, guru dan hal lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa tidak adanya hasil dari apa yang dipelajarinya di sekolah, salah satu akibatnya karena belum maksimalnya pendidikan karakter ataupun bimbingan dari orang tua dan gurunya. Maka dari itu, guru sebagai agen pencerdas bangsa perlu melakukan langkah-langkah yang tepat dalam membentuk karakter anak bangsa yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Karena ketiga karakter tersebut merupakan langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pendidikan karakter berbasis Pancasila yang harus ditanamkan sejak peserta didik duduk di bangku sekolah. Pada anak sekolah, penanaman nilai-nilai Pancasila akan lebih mudah dipahami oleh mereka karena pada tahap ini peserta didik dalam kondisi yang optimal dan sangat potensial untuk mencerna pembelajaran melalui pencontohan yang di lakukan guru. Pentingnya membangun pendidikan karakter, pendidikan karakter adalah sebuah keharusan yang mutlak, karena dalam pendidikan tidak hanya terfokus pada sisi kognitifnya saja melainkan juga pada segi karakter yang diharapkan mampu memiliki sikap yang santun dan sopan, sehingga dalam berkehidupan bermasyarakat dirinya akan menjadi seseorang yang bermakna. Berangkat dari kondisi ini saya berinisiatif melakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembentukan Karakter SDM Milenial Yang Unggul. Pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter SDM milenial yang berlandaskan nilai-nilai pancasila agar nantinya menjadi SDM Jurnal Abdimas Peradaban: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 ARTIKEL yang unggul. Hal ini tentu menjadi solusi untuk dapat kembali membumikan pancasila yang dalam hal ini sebagai ideologi bangsa Indonesia. METODE Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Dalam menganalisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan metode kepustakaan/library research yaitu pengumpulan data penelitian mengenai teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang dibahas di dalam penelitian ini, sumber data yang diperoleh sebagai referensi untuk menunjang penelitian ini bersumber dari beberapa artikel dan jurnal yang relevan dan selaras dengan penelitian terkait Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila. Sedangkan, instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri karena peneliti sendiri yang menentukan dan menetapkan topik pembahasan pada penelitian, mencari dan menganalisis teori yang berkaitan dengan penelitian sampai didapatkan sebuah kesimpulannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini dikemas dalam bentuk Pelatihan dalam Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembentukan Karakter SDM Milenial Yang Unggul. Kegiatan ini berupaya untuk menerapkan nilai-nilai pancasila sebagai bagian dalam pembentukan karakter anak bangsa. Menurut Asmaroini . , implementasi nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik dapat dilaksanakan dengan menumbuhkan sifat nasionalisme pada peserta didik. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam adanya pemebentukan karakter SDM Milenial dengan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila. Sebagai suatu dasar filsafat Negara maka sila-sila Pancasila merupakan suatu sistem nilai, oleh karena itu sila-sila Pancasila itu pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan (Kaelan et al. , 2007:. Pancasila memiliki serangkaian nilai, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila adalah sebagai berikut: Ketuhanan Yang Maha Esa Mempunyai kandungan nilai bahwa Negara yang didirikan adalah sebagai perwujudan tujuan manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa. Oleh karena itu, segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan dan penyelengaraan Negara bahkan moral Negara, moral penyelengara Negara, politik Negara, pemerintahan Negara, hukum dan peraturan perundngundangan Negara, kebebasan dan hak asasi warga Negara harus dijiwai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa (Kaelan, 2007:31-. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Dalam sila kemanusiaan terkandung nilai-nilai bahwa negara harus menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang beradab (Kaelan, 2007, p. Sila kedua Pancasila mengandung nilai suatu kesadaran sikap moral dan tingkah laku manusia yang didasarkan pada norma-norma dan kebudayaan baik terhadap diri sendiri, sesama manusia, maupun terhadap lingkungannya. Persatuan Indonesia Sifat kodrat manusia monodualis yaitu sebagai makhluk individu dan sebagai makhluk Untuk itu manusia memiliki perbedaan individu, suku, ras, kelompok, golongan, maupun agama (Asmaroini, 2. Kerakyatan Dipimpin Hikmat Kebijaksanan Permusyawaratan/Perwakilan rakyat merupakan subjek pendukung pokok Negara (Kaelan, 2007:. Negara merupakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat sehingga rakyat merupakan asal mula kekuasaan Negara. Dalam sila keempat terkandung nilai demokrasi yang harus dilaksanakan dalam kehidupan negara. Jurnal Abdimas Peradaban: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 ARTIKEL Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Konsekuensi nilai keadilan yang harus terwujud adalah: . keadilan distributif . ubungan keadilan antara Negara terhadap warga negarany. , . keadilan legal . eadilan antara warga Negara terhadap negar. , dan . keadilan komutatif . ubungan keadilan antara warga negara satu dengan lainny. Pancasila sebagai dasar Negara, pandanga hidup bangsa Indonesia, dan sebagai ideologi bangsa (Asmaroini, 2. Kegiatan ini melibatkan 1 dosen. Adanya peran dosen ini diharapkan mampu menjadi pembimbing bagi para siswa-siswi agar mampu menerapkan dan lebih memahami pancasila sebagai bagian dalam pembentukan karakter. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 38 peserta dari tingakatan SMK. Materi pertama disampaikan oleh dosen UNIS Tangerang Bpk. Pri Utami. Pd. Si. dengan judul AuImplementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembentukan Karakter SDM Milenial Yang UnggulAy. Hari pelaksanaan Jumat, 31 Maret 2023 dibuka oleh MC, kemudian dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Quran sebagai pembuka, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, keempat sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh ketua pelaksana PKM. Ketua pelaksana PKM Priutami. Pd. Si. mengucapkan antusiasnya dalam melaksanakan pengabdian masyarakat dengan siswa-siswi dari SMKN 6 Kota Tangerang Selatan. Terlebih dengan siswa siswi dari kalangan muda yang diharapkan mampu memahami materi-materi yang disampaikan dengan tujuan utama memberikan pemahaman serta menumbuhkan nilai-nilai pancasila dalam pembentukan karakter SDM unggul. Materi pertama disampaikan oleh Priutami. Pd. Si. selaku dosen UNIS Tangerang sekaligus ketua pelaksana PKM dengan materi yang disampaikan yakni Implementasi NilaiNilai Pancasila Dalam Pembentukan Karakter SDM Milenial Unggul. Dalam semangat dan antusias dari para peserta membuat diskusi berjalan 2 arah, artinya dalam hal ini ada tanya jawab antara pemateri dan narasumber. Penanaman karakter dapat dilakukan dengan pengintegrasian nilai-nilai karakter pada pembelajaran yang akan dilakukan, dengan begitu siswa akan lebih mudah mencerna dan memahami makna dari setiap karakter. Untuk dapat membentuk karakter siswa, perlu adanya pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Dengan melakukanya secara terus menerus maka karakter tersebut akan tertanam dalam sikap siswa. Pembiasaan merupakan kunci utama terwujudnya karakter anak, sehingga diperlukannya penguasaan pengajaran oleh guru ataupun tokoh pembimbing. Guru maupun dosen sebagai pendidik memiliki peranan penting dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik Harus mampu menerapkan strategi ataupun model pembelajaran yang menarik untuk membangun semangat peserta didik dalam belajar. Guru dan dosen harus mampu mengemas proses pembelajaran menjadi inovatif, menyenangkan dan mudah dipahami agar pancasila selalu menjadi landasan dalam pembentukan karakter anak bangsa. KESIMPULAN Pancasila adalah pandangan hidup, dasar Negara, dan ideologi nasional yang berfungsi sebagai salah satu pilar Negara kebangsaan Indonesia. Visi pembangunan nasional di tahun 2005 meletakkan pendidikan karakter sebagai misi pertama dari delapan misi yang Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005Ae2025 (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2. , tercantum bahwa terwujudnya karakter bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, dan bermoral berdasarkan Pancasila, dicirikan dengan watak dan perilaku manusia dan masyarakat Indonesia yang beragam, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, toleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis, dan berorientasi iptek. Pendidikan Pancasila adalah pendidikan nilai-nilai yang bertujuan membentuk sikap dan perilaku positif manusia atau mahasiswa sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Ciri utama pendidikan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila ini adalah, pendidikan berbasis Jurnal Abdimas Peradaban: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 Tahun 2024 ARTIKEL karakter dan moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pemerintah harus lebih memaksimalkan kembali pendidikan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila disetiap sekolah sejak sekolah dasar, sekolah menengah, dan bahkan perguruan tinggi. DAFTAR PUSTAKA