PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Ontologi Filsafat Pendidikan Islam: Studi di Pondok Pesantren Daar El Qolam Chandra Nuruliana 1. Ahmad Fauzi 2. Subhan 3. Machdum Bachtiar 4 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten nurulianachandra@gmail. com, fauziahmad621@gmail. com, subhan@uinbanten. bachtiar@uinbaten. Abstract: This research uses a qualitative approach with a library research method. The purpose of this research is to understand, analyse, and examine the understanding of the ontology of Islamic education based on existing theories and literature. This study reviews in depth the ontology of Islamic education philosophy, which is a branch of philosophy that discusses the nature of existence and reality in the context of Islamic education. This research highlights the ontological basis of Islamic education which is rooted in the Qur'an and Hadith as the main source. Islamic education is seen as an effort to form humans who have faith, morals, and have a balance between intellectual, spiritual, and social In this context, pesantren as one of the Islamic education institutions, such as Daar El Qolam Islamic Boarding School, becomes the object of study in the implementation of the ontology of Islamic education philosophy. The results showed that the philosophy of Islamic education is not only oriented towards the transfer of knowledge, but also aims to form humans with character and be able to answer the challenges of the times. Therefore. Islamic education must maintain basic principles such as diversity, skills, justice, and balance in order to continue to be relevant in the development of the modern world. Keywords: Ontology. Philosophy of Islamic Education. Islamic Boarding School Abstrak: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka . ibrary Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami, menganalisis, dan mengkaji pemahaman ontologi pendidikan Islam berdasarkan teori dan literatur yang telah ada. Kajian ini mengulas secara mendalam ontologi filsafat pendidikan Islam, yang merupakan cabang filsafat yang membahas hakikat keberadaan dan realitas dalam konteks pendidikan Islam. penelitian ini menyoroti dasar ontologi pendidikan Islam yang berakar pada Al-Qur'an dan Hadis sebagai sumber utama. Pendidikan Islam dipandang sebagai usaha untuk membentuk manusia yang beriman, berakhlak, dan memiliki keseimbangan antara aspek intelektual, spiritual, dan sosial. Dalam konteks ini, pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam, seperti Pondok Pesantren Daar El Qolam, menjadi objek kajian dalam implementasi ontologi filsafat pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga bertujuan membentuk manusia yang berkarakter serta mampu menjawab tantangan zaman. Oleh karena itu, pendidikan Islam harus mempertahankan prinsip-prinsip dasar seperti keberagaman, keterampilan, keadilan, dan keseimbangan agar dapat terus relevan dalam perkembangan dunia modern. Kata Kunci: Ontologi. Filsafat Pendidikan Islam. Pondok Pesantren. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Pendahuluan Pendidikan islam merupakan bagian yang dianggap penting dari pendidikan dalam membina kehidupan beragama umat Pedidikan islam merupakn pondasi perkembangan individu dan masarakat pendidikan islam haruslah selalu di perbaharui agar dapat meneysuiakan zaman dan dapat menjawab tanantangan pada Maka pada kontek ini, ontologi filsafat dalam pendidikan khususnya pendididkan islam sangatlah penting untuk di pahami dan di pelajari. Ilmu instrumen pembantu dalam menjelaskan isi kandungan Al-QurAoan memperoleh tempat yang fundamental. Hal ini membuat agama Islam menjadi agama yang selalu mendorong umatnya untuk menjadi manusia yang berpengetahuan, kemudian Al- QurAoan sudah melihat dengan jelas bahwa pendidikan merupakan masalah memperbaiki keadaan hidup umat manusia di bumi yang kita pijak ini. Pendidikan Islam dengan titik tekanan yang berbeda dari pendidikan umum lainnya, dalam memahami konsepnya perlu mengambil perspektif yang berbeda. Maka dengan itu sepenuhnya dapat dipahami, terutama oleh semua guru, tenaga kependidikan dan Pendidikan umum tertuju pada rasionalitas dan kepraktisan dalam berfikir, sedangkan pendidikan islam tertuju pada keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai sang Maha pencipta. Ontologi merupakan analisis tentang objek materi dari ilmu pengetahuan. Berisi mengenai hal-hal yang bersifat empiris, serta mempelajari mengenai apa yang ingin diketahui manusia dan objek apa saja yang Dasar ontologi pendidikan adalah objek materi pendidikan yaitu sisi yang mengatur seluruh kegiatan pendidikan. Dengan kata lain, ontologi membahas tentang apa yang ingin diketahui mengenai teori tentang AuadaAy dengan perkataan lain bagaimana hakikat obyek yang ditelaah sehingga membuahkan pengetahuan. Rumusan Masalah Bagaimana konsep pendidikan islam di pondok pesantren Daar El Qolam di tinjau dari ontologi?. Tujuan Penelitian Untuk memahami, menganalisis, dan mengkaji tentang konsep pendidikan islam di pondok pesantren Daar El Qolam di tinjau dari ontologi?. Metode Penelitian Penelitian penelitian library research . enelitian Metodologi ini dipilih karena fokus penelitian berorientasi pada kajian teks-teks pendidikan dan filsafat dan juga literatur yang terkait dengan ontologi pendidikan islam. Penelitian ini memilki tujuan guna mencari tahu, menganalisis dan mengkaji pemahaman yang ada terhadap pemahaman ontologi pendidikan islam berdasarkan litaeratur dan teori yang sudah Pembahasan dan Hasil Penelitian Ontologi Filsafat Pendidikan Islam Menurut bahasa, kata ontologi berasal dari Bahasa Yunani yang mana asal katanya yaitu AuOntosAy dan AuLogosAy. Kata Ontos memiliki arti Auyang adaAy sedangkan Logos yang artinya AuilmuAy. Singkatnya, ontologi merupakan ilmu yang membahas tentang yang ada. Sedangkan secara istilah, ontologi adalah cabang dari ilmu filsafat yang berhubungan dengan hakikat hidup tentang suatu keberadaan yang meliputi keberadaan segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Mahfud Mahfud. AuMengenal Ontologi. Epistemologi. Aksiologi Dalam Pendidikan Islam,Ay CENDEKIA : Jurnal Studi Keislaman 4. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Ontologi adalah cabang filsafat yang mempelajari tentang sifat dan hubungan antara entitas yang ada di alam semesta, termasuk konsep abstrak seperti waktu, ruang, keberadaan, dan substansi. Ontologi merupakan salah satu teori tentang makna dari suatu objek, ciri-ciri dari suatu objek dan hubungan objek-objek tersebut yang dapat terjadi di dalam bidang pengetahuan. Secara umum, ontologi adalah studi tentang sesuatu yang ada dan hakekat kenyataan atau realitas. Ontologi merupakan salah satu cabang filsafat yang mana ingin mencari dan menemukan intisari atau dasar dari sesuatu yang ada. Sesuatu yang ada itu dicari oleh manusia agar ia dapat mencari dan menemukan hakikat kenyataan yang bermacam-macam yang pada akhirnya nanti akan memberikan makna pada kehidupan manusia itu sendiri. Dari paparan di atas dapat didisimpulkan bahwa ontologi merupakan cabang atau istilah filsafat yang mana segala Ontologi memahami apa yang benar-benar ada di dunia, bagaimana sesuatu itu ada, serta hubungan antara entitas yang ada. Sesuatu ynag Nampak nyata sehingga dapat diterima mnausia lain. Teori Ontologi Realisme Teori ini mengatakan bahwa realitas itu benar-benar ada di luar pemikiran 1 . , https://doi. org/10. 37348/cendekia. 2 Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi. Putri Yasmin, and Laylatul Mubarok. AuOntologi Filsafat Pendidikan Islam (Studi Kasus: Bahan Ajar Penerapan Literasi Pada Peserta Didi. ,Ay JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 6, no. : 6614Ae24, https://doi. org/10. 54371/jiip. Realitas ini tetap ada meskipun manusia tidak menyadarinya. Realisme dibagi menjadi dua jenis, yaitu realisme naif yang memandang bahwa realitas itu seperti yang dilihat dan dirasakan, dan realisme kritis yang memandang bahwa realitas itu memang ada tetapi tidak dapat dikenali Idealisme Teori ini mengatakan bahwa realitas sebenarnya hanya ada dalam pikiran Realitas ini adalah hasil dari konstruksi pikiran manusia dan tidak memiliki keberadaan yang independen. Idealisme dibagi menjadi dua jenis, memandang bahwa realitas hanya terbentuk di dalam pikiran individu, memandang bahwa realitas hanya terbentuk di dalam pikiran kolektif Fenomenologi Teori ini mengatakan bahwa realitas harus dilihat dari sudut pandang yang lebih netral dan objektif, tanpa disertai dengan asumsi atau prasangka yang mungkin dimiliki oleh manusia. Fenomenologi memandang bahwa manusia harus melihat realitas sebagaimana adanya tanpa menambahkan penafsiran apapun. Konstruktivisme Teori ini mengatakan bahwa realitas hanya terbentuk melalui konstruksi sosial dan budaya. Realitas ini terbentuk melalui interpretasi manusia Konstruktivisme memandang bahwa realitas tidak dapat dipisahkan dari konstruksi manusia. Nominalisme Teori ini mengatakan bahwa realitas tidak memiliki keberadaan yang Realitas hanya sekedar konsep atau nama yang diciptakan PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 oleh manusia untuk membantu dalam pengorganisasian dunia. Nominalisme memandang bahwa realitas hanya terbentuk melalui persepsi manusia. Aliran-aliran Ontologi Monisme Aliran monoisme atau monisme adalah sebuah pandangan filosofis yang memiliki pandangan bahwa pada akhirnya berdasar pada satu prinsip atau substansi yang mendasar. Dalam konteks agama, mono- isme sering diartikan sebagai keyakinan bahwa Tuhan adalah satu-satunya entitas yang Dualisme Aliran dualisme adalah sebuah pandangan filosofis yang menyatakan bahwa ada dua substansi atau prinsip dasar yang berbeda dan terpisah yang menjadi dasar segala hal di alam Dalam dualisme sering diartikan sebagai keyakinan bahwa ada dua kekuatan yang bertentangan di alam semesta, seperti kekuatan kebaikan dan juga kekuatan kejahatan. Materialisme Aliran materialisme merupakan sebuah wawasan filosofis yang mengutarakan bahwa dunia fisik dan materi adalah substansi dasar dari segala sesuatu di alam semesta. Dalam pandangan ini, keyakinan bahwa segala sesuatu dapat dijelaskan melalui materi dan proses materialis menjadi hal yang sangat Naturalisme Aliran naturalisme adalah sebuah pandangan filosofis yang menyatakan bahwa alam semesta dan semua fenomena di dalamnya dapat dijelaskan secara alami dan teratur, tanpa kehadiran atau campur tangan dari entitas supernatural seperti Tuhan atau dewa-dewi Idealisme Aliran idealisme adalah sebuah pandangan filosofis yang menekankan bahwa kenyataan sebenarnya terletak pada gagasan atau konsep-konsep, bukan pada benda atau hal-hal fisik. Pandangan ini dianut oleh banyak filosof terkenal seperti Plato. Immanuel Kant, dan Georg Wilhelm Friedrich Hegel. Dalam pandangan idea- listik, segala sesuatu yang ada di dunia fisik hanyalah manifestasi atau refleksi dari gagasan-gagasan atau konsep yang terletak dalam setiap gagasan pemikiran atau alam pikiran universal Filsafat Pendidikan islam Sebelum kita membahas tentang filsafat ilmu Pendidikan, kita ketahui bahwa kalimat filsafat Pendidikan Islam terdiri dalam 3 . komponen kata, diantaranya yaitu, filsafat. Pendidikan dan juga Islam. Oleh karena itu, kita harus mendalami pengertian dari setiap komponennya tersebut yang mana terdapat kerangka berfikir sebagai berikut: Filsafat Pendidikan Islam Kata filsafat berasal dari dua patah kata bahasa Yunani, yaitu philos dan Secara etimologis. Philos yang berartikan cinta . oving dalam bahasa Inggri. , sedang sophia memiliki arti kebijaksanaan . isdom dalam bahasa Inggri. , atau kepahaman yang mendalam. Pengertian filsafat menurut bahasa aslinya 3 El-Yunusi. Yasmin, and Mubarok. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 adalah cinta terhadap kebijaksanaan. Selanjutnya Ahmad Marimba mengemukanan pendapatnya yang mana bahwa Filsafat pendidikan adalah suatu pemikiran yang mendalam dan sistematis tentang masalah masalah pendidikan5. dalam pedoman umat Islam terdapat bukti bukti ynag sudah ternaktub jelas dan terddahulu dalam Al QurAoan surat al Anam ayat 96 yang berbunyi AAEIaA AyA eaAeEO e ECaOIe OacACa aNOIA ca aACae AA Artinya AuSungguh. Kami telah memerinci tanda-tanda . ekuasaan Kam. kepada kaum yang memahamiAy. Dan juga dalam surat Al Imron ayat 190 yang berbunyi eA acIe AOe aECe EacI Oe aOeEaA Artinya AuSesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda . ebesaran Alla. bagi orang yang berakalAy Dari dua ayat tersebut dapat dijadikan landasan untuk berfilsafat . erfikir secara keseluruhan, luas dan mendala. atau dijadikan landasan untuk menggai pengetahuan yang lebih dalam dengan menggunakan pemikiran serta mengisyartakan betapa dalamnya persoalan yang ada yang dapat disangkut pautkan dengan keberadaannya di dunia ini. Kajian dan telaah filsafat sangat luas, oleh karena itu setidaknya ada 2 hal pokok yang kita pahami dari istilah filsat, pertama aktifitas berfikir seornag manusi secara meluas, mendalam dan menyeluruh terhadap ketuhanan, alam semesta maupun manusia itu sendiri yang mana tujuannya untuk mencari dan mendapatkan jawaban hakikat sesuatu. Yang kedua, ilmu pengetahuan yang mengkaji hatikat yang ketuhanan, alam semesta maupun manusia itu sendiri untuk meneukan hakikat sesuatu Buku Perguruan Tinggi. Penulis : Asrori, n. itu yang akhirnya menjadi suatu ilmu Didalam Filsafat meliputi usaha guna mencari konsepkonsep yang mengarahkan manusia di antara berbagai gejala yang tentunya mempunyai perbedaan satu sama lain, pendidikan dalam rancangan yang integral dan terpadu. Di samping itu mengandung juga usaha menjelaskan berbagai makna Filsafat juga mengemukakan beberapa macam pokok yang menjadi dasar konsep-konsep pendidikan dan menunjukkan hubungan pendidikan dengan bidang-bidang yang menjadi tumpuan perhatian manusia Jadi pendidikan merupakan pemikiran yang bergejolak teguh pada filsafat pendidikan atau bahkan sebalinya, implementasi filsafat diterapkan dalam berbagai usaha pemikiran dan pememcahan masalah pendidikan. Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan orang dewasa untuk mendewasakan peserta diidknya dengan proses yang terjadi di dalamnya yang mana tujuannya untuk menjadikan peserta didik dapat bersifat mandiri, bertanggung jawab, berakhlak mulia baik terhadap dirinya sendiri, orang lain maupun lingkungan Kalimat usaha mendewasakan disini bisa diartikan dengan mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan. Pada pasal 1 ayat Undang-Undang RI Nomor 2 tahun 1989 yang membahasa tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan diartikan didalamnya sebagai usaha sadar untuk menyiapkan peserta pengajaran atau latihan bagi perannya dimasa yang akan datang. 5 Rizal Alfa Rizih. AuFilsafat Pendidikan Islam,Ay Inspiratif Pendidikan, no. June . : 1Ae4. 6 Rizih. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Dalam pengertian lain mengatakan bahwa pendidikan yaitu usaha sadar kepribadiaan dan ketrampilan baik di dalam sekolah maupun diluar sekolah. Sedangkan menurut Harun Nasution . mengatakan bahwa Islam adalah ajaran ajaran agama yang diwahyukan Tuhannya melalui nabi Nabi Muhammad kepada manusia. Di dalam Islam ada Al quran dan hadis yang dijadikan dasar pijakan dalam menjalankan ajaran ajaran agamnya untuk mengatur dan menuntun kehidupan manusia dengan manusia maupun sekitarnya. Sedangkan pengertiann Pendidikan adalah upaya untuk membantu manusia memperoleh kehidupan yang bermakna, sehingga diperoleh suatu kebahagiaan hidup baik secara individu maupun Pendidikan merupakan upaya sengaja, yang melali suatu rancangan dan juga proses suatu kegiatan serta memiliki landasan dasar yang kokoh, dan arah yang jelas sebagai tujuan yang hendak dicapai. Jadi pendidikan merupakan pemikiran yang bergejolak, berpegang teguh pada filsafat implementasi filsafat diterapkan dalam berbagai usaha pemikiran dan pememcahan masalah dalam pendidikan. Maka dari itu, ringkasnya Filsafat Pendidikan Islam dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mengali secara mendalam kandungan makna dan nilai-nilai yang tersirat di dalam Al-Qur'an dan juga al-Hadis yang mana dapat merumuskan konsep dasar dalam membimbing peserta didik agar menjadi manusia dewasa yang sesuai dengan ajaran agama Islam yang mana tujuannya untuk menjadikan manusia tersebut bertaqwa kepada Tuhannya. 7 Nawi Hadad. Ldni Strati Pendidikan (Jakarta: Masagung, 1. 8 Rizih. AuFilsafat Pendidikan Islam. Ay Dasar Ontologi Agama Islam Jika kita bertanya tenang dasar ontology agama Islam, maka jawabannya adalah hakikat ilmu agama Islam. Dasar ontology filsafat Pendidikan islam adalah tentang hakikat dan esensi pendidikan Islam, maka tidak terlepas dari kajian tentang definisi pendidikan Islam itu Pokok inti dari filsafat yaitu berasumsi dengan cara tertib . ecara logik. dan dengan leluansa . ecara beba. yang dimana keduanya tidak ada keterkaitannya dengan tradisi, doktrin maupun agama. Berbagai macam persoalnan filosofis khususnya dalam bidang Pendidikan Islam disandarkan kembali kepada pedomat muslim, yaitu Al-Qur'an dan juga Hadist sebagaimana menjadi sumber utama dalam memecahkan persoalan Filsafat pendidikan Islam yang merupakan konsep teoritis mengenai dunia pendidikan yang berdasar pada ajaran agama Islam. Filsafat Islam menggabungkan antara aspek agama dan pendidikan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, akhlak, dan keimanan siswa. Filsafat pendidikan Islam memiliki beberapa prinsip dasar. Diantaranya ada keberagaman, keterampilan, keadilan, dan Prinsip menganut dengan prinsip toleransi, kita sudah ketahui bahwa Islam mengajarkan perlu adanya toleransi, menghormati Maka dari itu, dalam konteks pendidikan, siswa harus dipersiapkan agar dapat bertahan hidup dan membaur dalam masyarakat yang beragam di lingkungan 9 Harisah. FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM (Prinsip Dan Dasar Pengembanga. , pertama (Jakarta: Cv Budi Utama, 2. 10 El-Yunusi. Yasmin, and Mubarok. AuOntologi Filsafat Pendidikan Islam (Studi Kasus: Bahan Ajar Penerapan Literasi Pada Peserta Didi. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Kemudian, adanya prinsip Pendidikan Islam tidak hanya siswa mempuni dalam melainkan juga pada pengembangan keterampilan praktis yang akan berguna dan bermanfaat bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari dimasa sekarang dan masa depannya kelak. Prinsip lain yang terkait adalah prinsip keadilan dan juga Pada mengedepankan memelihara kesepadanan dalam kehidupan, antara dunia dan akhirat, antara hak-hak individu dan kepentingan Yang mana pendidikan Islam juga mendorong siswa untuk berbuat adil Dalam konteks pendidikan modern, filsafat pendidikan Islam juga termasuk dalam upaya untuk dapat mengantisipasi tantangan dan perubahan Tujuan dari prinsip-prinsip diatasa adalah agar siswa dapat menghadapi tantangan dalam kehidupan modern secara membantu siswa dalam memahami ajaran Islam dan nilai-nilainya secara lebih dalam, dan juga mempersiapkan mereka untuk menjadi anggota masyarakat yang kuat dan tangguh di kehidupan sehari-harinya. Dari pemaparan diatas dapat Pendidikan islam ialah hakikat dan estensi Pendidikan itu sendiri. Persoalan yang ada di dunia pendiikan islam maka harus disandarkan kembalikan Kembali kepada 2 pedoman umat muslim yang mana pengetahuan, akhlak, keimanan dan ketakwaan siswa. Begitu juga denagn prinsip prinsip dasar yang dimiliki filsafat Pendidikan islam yang tujuannya adalah jembatan untuk mmepersiapkan peserta didik menjadi Tangguh dalam menjawab tantangan perubahan zaman. Objek Kajian Filsafat Pendidikan Islam Progressivisme Merupakan perjuangan hidup adalah sebuah Tindakan dan perubahan dalam arti lain seseorang hidup untuk Ketika mengatasi perjuangan, perubahan, dan Tindakan. Dan juga, pada saat belajar agar anak-anak memahami apa yang telah mereka pelajari, mereka harus menerapkan secara langsung. Esensialisme Merupakan suatu ilmu pengetahuan yang berdasarkan pada dasar-dasar nilai- nilai pengetahuan mengenai kebudayaan yang sudah ada sejak awal peradaban manusia. Perenialisme Memandang Pendidikan perjala- nan Kembali atau proses menjadikan sesuatu seperti semula. Misalnya. di Era kehidupan modern ini banyak krisis di berbagai bidang kehidupan manusia, terutama dalam bidang Pendidikan. Untuk menciptakan Kembali keluar yaitu berupa Kembali ke budaya masa lalu yang dianggap cukup ideal dan telahterbukti penerapannya. Oleh karena itu. Pembentukan budaya mereka, budaya ideal yang telah terbukti Dimensi ontologi filsafat pendidikan Islam Sebelum jauh membahas tentang dimensi ontologi filsafat pendidikan Islam, kita pahami terlebih dahulu pengertian dari dimensi itu sendiri adalah dimensi yaitu sesuatu yang menjelaskan tentang adanya aspek ukur yang memiliki domain yang berbeda dengan aspek lainnya. Dalam hal ini dimensi ontology filsafat Pendidikan islam tidak bisa dipisahkan dari hakikat keberadaan Pendidikan islam itu sendiri. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Pada kajian ini penulis mengkaitkan dimensi ontology filsafat Pendidikan islam dengan implementasi ontology filsafat Pendidikan islam di Pesantren Daar El Qolam, yang bertempat di desa Gintung. Jayanti. Tangerang. Banten. Dikesenpatan kali ini penulis menuliskan Ontologi pendidikan Islam, yang mencakup beberapa aspek utama: Hakikat Pendidikan islam Pendidikan Islam merupakan susatu proses membentuk manusia yang memiliki keseimbangan antara akal, hati, dan tindakan berdasarkan nilainilai Islam. Di Indonesia Pendidikan dibagi menjadi 3 yaitu . ormal, nonformal dan informal. Pondok Pesantren Daar el Qolam menggunakan system Pendidikan formal karena PondokPesantren Daar el Qolam memiliki system Pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri Madrasah Tsanawiyah Madrasah Aliyah, selain Pendidikan formal Pondok Pesantren Daar El Qolam juga meganut system Pendidikan nonformal, hal ini terlihat dari system pembelajaran yang dijajakan, seperti pengajian kitab kuning, tahfidz AlQur'an. Program kepemimpinan dan pembelajaran berbasis asrama dengan sistem kepondokan penuh . oarding Tujuan utama pendidikan Islam secara garis beras yaitu menciptakan insan kamil . anusia sempurn. yang bertakwa kepada Allah SWT. Hal ini selaras dengan visi dan misi Pondok Pesantren Daar el Qolam yang tertuang dalam Panca Jiwa dan Motto Pondok. Panca Jiwa tersebut meliputi: Panca jiwa pondok: Keikhlasan Kesederhanaan Kemandirian Ukhuwah Islamiyah Kebebasan Selain itu, terdapat panca jiwa pondok para santri dan santriwati diharapkan memiliki karakter utama dalam hidup yang tertuang dalam Motto Pondok. Berbudi luhur Berbadan sehat Berpengetahuan luas Berpikiran bebas Pondok Pesantren Daar El Qolam merupakan sarana dan prasarana yang meiliki tujuan agar menciptakan generasi penerus bangsa Indonesia yang tidak hanya uanggul dalam bidang agama akan tetapi mampu menjawab tantangan perubahan Hakikat Manusia Pendidikan Islam Pada hakikatnya manusia sejatinya manusia memiki fungsinya yaitu, bertndak sebagai abdi . uAabbi. , khalifah fi al-ardh, serta dalam hal ini juga immarah fi alardh11. Dilihat dari sisi tersebut. Pendidikan Islam normatif untuk menumbuhkan berbagai potensi yang terkandung pada manusia sehingga bisa memberikan dampak terkait pola perkembangan serta pertumbuhan manusia yang bertindak sebagai khalifah. Dengan berranjak dari melalui proses pendidikan Islam ini manusia bisa mengambil peran sebagai wakil Allah untuk memberikan bumi kemakmuran dan mampu melaksanakan pengembangan atas ketidaktahuan menjadi individu yang Giva Nisa Pangesti Br Tarigan et al. AuHakikat Manusia Dalam Pendidikan Islam,Ay Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 1, no. 99Ae110, https://doi. org/10. 58192/populer. 12 Nisa Pangesti Br Tarigan et al. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 Dari pemaparan diatas, bisa ditarik Kesimpulan adalah manusi . ang dimaksud manusia ialah pendidik beserta pesrta didik yang ada dipondok pesantrent Dar el Qola. , baimana penduduk Daar El Qolam, bisa dan mampu menjalankan tugasnya menjadi manusia yang hakkiki melalui proses pembelajaran tersebut. Hakikat Ilmu dalam Pendidikan Islam Di dalam pondok pesantren Daar El Qolam memnggunakan wahyu (AlQur'an Hadi. landasan agar selalu terlindung dan tetap di dalam kolidor keislaman, selain menggunakan wahyu juga menggunakan akal dan pengalaman manusia sebagai senjata dlam pengetahuan tersebut Terdapat dua kategori ilmu dalam Islam yang dipelajari di pondok pesantren Daar EL Qolam, yaitu: Ilmu Naqliyah . lmu agama seperti tafsir, hadis, fiq. sebagai dasar menjadikan insani yang berbudi luhur, dan ada juga Ilmu Aqliyah . lmu umum seperti sains, matematika, filsafa. sebagai Pelajaran santriwatinya untuk mendaji pribadi yang mampu menjawab tantangan zaman dalm kehidupan sehari Manfaat Ontologi Filsafat Pendidikan Islam Memberikan kerangka yang kuat membimbing pendidikan Islam, manusia yang mempunyai sebuah pemahaman bahwa Allah adalah sumber kebenaran yang obyektif, dan manusia atas dasar fitrah dan mencintai dan berupaya untuk mencari sebuah kebenaran. Mendukung pengembangan literasi kedisiplinan mereka dalam membaca dan berpikir secara luas. Ini pengembangan disiplin penggunaan bahasa dan sastra, yang berkontribusi pada kemajuan literasi di kalangan Membimbing dalam pengembangan kurikulum, metodologi pengajaran, dan tujuan Pendidikan Memperkembangkan konsisten serta berkaitan dengan konteks secara luas Memberi kejelasan tentang arah dan target pencapaian yang diprogramkan dalam sistem pendidikan Islam. Kesimpulan Ontologi filsafat pendidikan Islam membahas hakikat keberadaan pendidikan Islam, mencakup esensi, substansi, dan tujuan pendidikan berdasarkan nilai-nilai Islam. Dalam kajian ini, ontologi menyoroti berbagai teori tentang realitas seperti konstruktivisme, dan nominalisme, serta aliran-aliran filosofis seperti monisme, dualisme, materialisme, naturalisme, dan Filsafat Islam berlandaskan pada ajaran Al-Qur'an dan Hadis, yang menekankan pada pencarian ilmu sebagai bentuk refleksi terhadap kebesaran Allah SWT. Tujuan utama Luthfiyah Luthfiyah and Abdul Lhobir. AuOntologi . Epistimologi Dan Aksiologi Filsafat Pendidikan,Ay Jurnal Basicedu 7, no. 3249Ae54, https://doi. org/10. 31004/basicedu. 14 Nova Liza et al. AuAspek Ontologis Dalam Ilmu Pengetahuan,Ay Journal on Educatio 06, no. : 20252Ae57. PENGELOLA JURNAL ILMIAH NASIONAL MANTHIQ : JURNAL FILSAFAT AGAMA DAN PEMIKIRAN ISLAM Website : https://ejournal. id/index. php/manthiq E-ISSN : 2685-0044 P-ISSN : 2527-3337 Information : 0853-8130-5810 pendidikan Islam adalah membentuk insan kamil, yakni individu yang memiliki keseimbangan antara akal, hati, dan tindakan dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam. Dalam implementasinya, pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek keilmuan dan spiritual, tetapi juga menanamkan keterampilan praktis yang berguna bagi kehidupan peserta didik. Prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam, keadilan, dan keseimbangan, menjadi landasan dalam membangun manusia yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Sebagai contoh. Pondok Pesantren Daar El Qolam mengadopsi sistem pendidikan formal dan nonformal untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga memiliki wawasan luas dan keterampilan hidup. Dengan menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, serta kebebasan berpikir, pendidikan Islam bertujuan menciptakan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan siap menghadapi dinamika perubahan zaman. Hakikat manusia dalam pendidikan Islam mengacu pada peran manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Pendidikan Islam menumbuhkan potensi manusia agar dapat menjalankan perannya dalam menciptakan kehidupan yang sejahtera dan beradab. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam menjadi jembatan bagi peserta didik untuk mendalam tentang ilmu pengetahuan, akhlak, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Daftar Pustaka