BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 ANALISIS PENGARUH HARGA. PROMOSI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN (STUDI KASUS TOKO ARSADA DI BERGAS) Fitalia Kiranti Sukma1. Nurmiyati2. Arif Rakhman3 fitalia_16@yahoo. com, zeus. ramses@yahoo. com, arifundaris@gmail. Abtrak Toko Arsada merupakan salah satu usaha dagang didaerah Bergas yang bergerak dibidang usaha pakaian. Perkembangan Toko Arsada yang mengalami fluktuasi atau kenaikan dan penurunan diduga dikarenakan oleh harga yang kurang terjangkau, promosi yang jarang dilakukan dan kualitas pelayanan yang kurang memuaskan kosumen, sehingga berpengaruh terhadap volume penjualan di Toko Arsada. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel diperoleh sebanyak 96 responden merujuk pada rumus alternative formula Lesmeshow. Berdasarkan analisa perhitungan yang telah dilakukan, variabel harga memiliki t hitung . > t tabel . dengan tingkat signifikansi 0. 007 < 0,050 yang artinya terdapat pengaruh signifikan antara variabel harga terhadap volume penjualan. Variabel promosi memiliki t hitung . > t tabel . dengan tingkat signifikansi 0. 000 < 0,050 yang artinya terdapat pengaruh signifikanantara variabel promosi terhadap volume penjualan. Variabel kualitas pelayanan memiliki t hitung. t tabel . dengan tingkat signifikansi 0. 000 < 0,050 yang artinya terdapat pengaruh signifikan antara variabel kualitas pelayanan terhadap volume penjualan. Hasil statistik uji F diperoleh nilai F hitung 203,077 > 2,70 yang artinya terdapat pengaruh simultan antara variabel harga, promosi dan kualitas pelayanan terhadap volume. Kata kunci : Harga. Promosi. Kualitas Pelayanan. Volume Penjualan ABTRACT Arsada shop is one of the trading businesses in the Bergas area which is engaged in the clothing business. The development of the Arsada Store, which experienced fluctuations or increases and decreases, was allegedly caused by unaffordable prices, promotions that were rarely carried out and unsatisfactory service quality, which affected the sales volume at the Arsada Store. This study used a quantitative method with a sampling technique using purposive sampling with a total sample obtained of 96 respondents referring to the alternative formula Lesmeshow. Based on the calculation analysis that has been done, the price variable has t count . > t table . with a significance level of 0. 007 <0. 050, which means that there is a significant influence between the price variable on sales volume. The promotion variable has t count . > t table . with a significance level of 0,000 <0. 050, which means that there is a significant influence between the promotion variable on sales volume. The service quality variable has t count BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 32 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 > t table . with a significance level of 0,000 < 0. 050, which means that there is a significant influence between the service quality variable on sales volume. The results of the F teststatistic obtained a calculated F value of 077 > 2. 70, which means that there is a simultaneous effect between the price, promotion and service quality variables on volume. Keywords: Price. Promotion. Service Quality. Sales Volume PENDAHULUAN Toko Arsada merupakan salah satu usaha dagang yang bergerak dibidang usaha pakaian yaitu berupa baju, celana, jaket, hijab dll. Toko Arsada memiliki letak yang sangat strategis yaitu dipinggir jalan raya. Bergas merupakan daerah yang memiliki perusahaan-perusahaan besar dibidang ekspor garment, sehingga memudahkan Toko Arsada untuk memiliki banyak Perkembangan Toko Arsada yang kurang baik diduga disebabkan oleh beberapa faktor sehingga mempengaruhi volume penjualan. Volume penjualan menjadi ukuran yang menunjukkan banyaknya atau besarnya jumlah barang atau jasa yang terjual. Dalam hal ini volume penjualan berperan penting pada suatu usaha, apabila adanya peningkatan volume penjualan maka akan mencapai tujuan perusahaan yaitu untuk mendapatkan laba dan dapat menunjang pertumbuhan perusahaan. Toko Arsada mengalami perkembangan volume penjualan yang kurang baik, hal ini diduga disebabkan oleh harga produk yang kurang terjangkau, kegiatan promosi penjualan yang jarang dilakukan dan kualitas pelayanan yang kurang memuaskan. Toko Arsada selalu berupaya memberikan harga yang murah terhadap produk yang dijual dengan cara memberikan potongan harga atau diskon, akan tetapi konsumen Toko Arsada banyak berpendapat bahwa harga produk di Toko Arsada dinilai relative lebih mahal dibandingkan dengan para pesaing toko lainnya. Konsumen cenderung mencari produk dengan harga yang murah dengan kualitas yang baik, tetapi Toko Arsada hanya dapat memberikan produk dengan harga murah dengan kualitas rendah dan harga mahal dengan kualitas yang baik. Selain itu konsumen Toko Arsada terkadang mementingkan harga yang murah namun mengesampingkan manfaat dari produk tersebut. Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh peniliti, pandemi covid-19 berdampak pada daya beli konsumen Toko Arsada yang menurun dikarenakan mereka menganggap bahwa harga produk Toko Arsada kini tidak dapat mereka jangkau. Sehingga harga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi menurunnya volume penjualan Toko Arsada selama beberapa tahun terakhir. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 33 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Toko Arsada sempat melakukan promosi produk dengan menggunakan media sosial jenis instagram dan telah memiliki 103 postingan produk dengan jumlah pengikut . mencapai 251 akun. Penggunaan promosi pada instagram masih terbilang manual tanpa pembuatan jasa periklanan yang mana jasa periklanan ini membutuhkan biaya agar produk dapat ditampilkan secara lebih luas oleh instagram ads. Selain itu, pengelolaan akun promosi instagaram juga kurang menarik, hal ini dapat dilihat dari tampilan postingan atau desain feed yang dioperasikan oleh admin Toko Arsada, sehingga tidak banyak pengguna akun instagram yang tertarik pada produk yang dipasarkan. Hal inilah yang menyebabkan penggunaan promosi instagram tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap promosi atau volume penjualan produk sehingga pada tahun 2020 Toko Arsada memutuskan untuk berhenti menggunakan instagram sebagai media promosi. Kurangnya kegiatan promosi yang dilakukan oleh Toko Arsada juga dapat dilihat dengan membandingkannya pada toko kempetitor lainnya yang telah memanfatkan media marketplace seperti contohnya yaitu Shoppe. Lazada. Bukalapak dll. Hal ini menjadikan promosi sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi volume penjualan di Toko Arsada. Kualitas pelayanan bisa membuat pelanggan merasa puas dengan layanan atau jasa yang diberikan dan akan mempengaruhi pelanggan untuk membeli kembali produk tersebut. Dalam hal ini kualitas pelayanan yang ada di Toko Arsada masih banyak kekurangan dan tidak memuaskan Selain itu Toko Arsada juga seringkali melakukan kegiatan penjualan produk yang dijalankan oleh SPG (Sales Promotion Gir. , yang mana SPG ini masih menjalani proses pelatihan . , sehingga kemampuan para SPG masih banyak memiliki kekurangan dalam memasarkan produk dan pelayanan terhadap konsumen. Biasanya para SPG yang masih menjalani proses pelatihan belum dapat menggunakan bahasa yang jelas saat menerangkan atau menjelaskan sebuah produk pada konsumen. Dikarenakan tidak memiliki pengalaman kerja sebelumnya menjadikan para SPG kurang professional saat bekerja melayani para konsumen di Toko Arsada. Hal ini menyebabkan konsumen Toko Arsada kurang antusias atau tidak beminat karena pelayanan karyawan dan SPG disana kurang efektif dan efisien bagi konsumen sehingga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi Kualitas pelayanan Toko Arsada. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuANALISIS PENGARUH HARGA. PROMOSI. DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP VOLUME PENJUALAN (STUDI KASUS TOKO ARSADA DI BERGAS)Ay BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 34 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 KAJIAN PUSTAKA Volume Penjualan Menurut Swasta . volume penjualan adalah jumlah unit yang terjual dari unit produksi yang terjadi suatu pemindahan dari pihak produksi ke pihak konsumen, dan tetap pada suatu periode tertentu. Sedangkan Menurut Kotler . volume penjualan adalah barang yang terjual dalam bentuk uang untuk jangka waktu tertentu dan didalamnya mempunyai strategi pelayanan yang baik. Sedangkan pengertian volume penjualan menurut Philip Kotler . AuVolume penjualan adalah barang yang terjual dalam bentuk uang untuk jangka waktu tertentu di dalamnya mempunyai strategi pelayanan yang baikAy. Indikator Volume Penjualan Menurut Swasta . indikator penjualan adalah: Menjajakan produk dengan sedemikian rupa sehingga konsumen melihatnya. Menempatkan dan pengaturan yang teratur sehingga produk tersebut akan menarik perhatian konsumen. Mengadakan analisa pasar . Menentukan calon pembeli atau konsumen yang potensial. Harga Menurut Kotler . harga merupakan sejumlah uang yang dibebankan pada suatu produk tertentu. Harga merupakan suatu moneter atau ukuran lainnya yang ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa. Dan harga merupakan unsur satu-satunya dari bauran pemasaran yang memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan di bilang unsur bauran pemasaran lainnya Indikator Harga Menurut Kotler . , indikator harga yaitu sebagai berikut: Keterjangkauan harga . Kesesuaian harga dengan kualitas produk . Daya saing harga . Kesesuaian harga dengan manfaat Promosi BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 35 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Menurut Moniharapon . mendeskripsikan promosi adalah suatu aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan menurut Menurut Tjiptono . promosi merupakan elemen bauran pemasaran yang berfokus pada upaya menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan kembali konsumen akan merek dan produk perusahaan. Indikator Promosi Menurut Moniharapon . , adapun indikator yang digunakan pada promosi yaitu: Frekuensi promosi . Kualitas promosi . Kuantitas promosi . Waktu promosi . Ketepatan atau kesesuaian sasaran Kualitas Pelayanan Menurut Tjiptono . kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen serta ketepatan penyampaiannya dalam mengimbangi harapan konsumen. Sedangkan menurut Kasmir . kualitas pelayanan di definisikan sebagai tindakan atau perbuatan seorang atau organisasi bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan ataupun karyawan. Sedangkan menurut Aria dan Atik . kualitas pelayanan merupakan komponen penting yang harus diperhatikan dalam memberikan kualitas pelayanan prima. Indikator Kualitas Pelayanan Menurut Tjiptono . mengemukakan lima indikator Kualitas Pelayanan yaitu : Bukti fisik . Reliabilitas . Daya tanggap . Jaminan . Empati . BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 36 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 HIPOTESIS Berdasarkan rumusan masalah penelitian, maka hipotesis dalam penelitian ini dapat dinyatakan sebagai berikut: Ha1: Ada pengaruh antara harga (X. terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ho1: Tidak ada pengaruh antara kualitas produk, (X. terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ha2: Ada pengaruh antara promosi (X. terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ho2: Tidak ada pengaruh antara promosi (X. terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ha3: Ada pengaruh antara kualitas pelayanan (X. terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ho3: Tidak ada pengaruh antara kualitas pelayanan (X. terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ha4: Ada pengaruh secara simultan antara harga, promosi, dan kualitas pelayanan Terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas Ho4: Tidak ada pengaruh secara simultan antara harga, promosi, dan kualitas pelayanan Terhadap volume penjualan Toko Arsada di Bergas METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan menggunakan data berupa angka sebagai alat yang digunakan untuk menganalilis keterangan mengenai apa yang ingin Lokasi Penelitian Lokasi yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu Toko Arsada yang beralamatkan di Jl. Jimbaran Tegal-Panas Desa Jatijajar Kecamatan Bergas. Semarang Jawa Tengah. Populasi. Sample dan Teknik Sampling Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung di Toko Arsada yang melakukan Teknik menentukan ukuran sampel menggunakan alternative formula Lemeshow sehingga jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah berjumlah 96 Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah sampel acak . robability BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 37 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Teknik probability sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu teknik purposive sampling. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Korelasi Sederhana Tabel 1. Uji Korelasi Sederhana Correlations BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 38 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Harga Promosi Kualitas Pelayanan Volume Penjualan Pearson Correlation Sig. -taile. Promosi Pearson Correlation Sig. -taile. Kualitas Pelayanan Pearson Correlation Sig. -taile. Volume Penjualan Pearson Correlation Sig. -taile. Harga **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Uji korelasi antara variabel harga (X. terhadap volume penjualan (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,888, artinya hubungan variabel harga terhadap volume penjualan berada dalam kategori Ausangat kuatAy. Uji korelasi antara variabel promosi (X. terhadap volume penjualan (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,898, artinya hubungan variabel harga terhadap volume penjualan berada dalam kategori Ausangat kuatAy. Uji korelasi antara variabel kualitas pelayanan (X. terhadap volume penjualan (Y) dengan nilai koefisien sebesar 0,892, artinya hubungan variabel harga terhadap volume penjualan berada dalam kategori Ausangat kuatAy. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 39 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Uji Korelasi Berganda Tabel 1. Uji Korelasi Berganda Model Summary Change Statistics Mode Adjusted R Square Square Std. Error of the Estimate R Square Change Change Sig. Change Predictors: (Constan. Kualitas Pelayanan . Promosi. Harga Nilai koefisien korelasi ( R ) sebesar 0,932 sehingga hubungan variabel harga (X. , promosi (X. , kualitas pelayanan (X. terhadap volume penjualan berada dalam kategori Ausangat kuatAy. Uji Regresi Sederhana X1 Terhadap Y Tabel 1. Uji Regresi Sederhana X1 Terhadap Y Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Harga Dependent Variable: Volume Penjualan Standardized Coefficients Beta Sig. Nilai harga (X. sebesar 0,918 artinya jika harga mengalami kenaikan satu kesatuan, maka volume penjualan akan meningkat sebesar 0,918. Uji Regresi Sederhana X2 Terhadap Y Tabel 1. Uji Regresi Sederhana X2 Terhadap Y Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Promosi Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Volume Penjualan BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 40 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Nilai promosi (X. 0,833 artinya jika promosi mengalami kenaikan satu kesatuan, maka volume penjualan akan meningkat sebesar 0,833. Uji Regresi Sederhana X3 Terhadap Y Tabel 1. Uji Regresi Sederhana X3 Terhadap Y Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Kualitas Pelayanan Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Volume Penjualan Nilai kualitas pelayanan (X. 0,890 artinya jika kualitas pelayanan mengalami kenaikan satu kesatuan, maka volume penjualan akan meningkat sebesar 0,890. Uji Regresi Berganda Tabel 1. Uji Regresi Berganda Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Harga Promosi Kualitas Pelayanan Dependent Variable: Volume Penjualan Standardized Coefficients Beta Sig. Nilai koefisien regresi variabel harga (X. sebesar 0,264, maka variabel volume penjualan (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,264. Nilai koefisien regresi variabel promosi (X. sebesar 0,350, maka variabel volume penjualan (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,350. Nilai koefisien regresi variabel kualitas pelayanan (X. sebesar 0,338, maka variabel volume penjualan (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,338. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 41 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Uji Koefisien Determinasi Tabel 1. Uji Koefisisen Determinasi Model Summary Mode Std. Error of the Estimate Adjusted R Square Square Change Statistics R Square Change Change Sig. Change Predictors: (Constan. Kualitas Pelayanan . Promosi. Harga Nilai koefisien determinasi atau nilai Adjusted R Square adalah 0,865 atau 86,5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini . arga, promosi, kualitas pelayana. mampu menjelaskan variabel terikat . olume penjuala. sebesar 86,5%, sedangkan sisanya sebesar . % - 86,5%) = 13,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Uji T Tabel 1. Uji T Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Harga Promosi Kualitas Pelayanan Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Volume Penjualan Uji hipotesis harga (X. terhadap volume penjualan (Y) mempunyai nilai t hitung sebesar 2. yang memiliki nilai lebih besar dari t tabel dengan t tabel sebesar 1. 745 > 1. dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,007. Uji variabel promosi (X. terhadap volume penjualan (Y) mempunyai nilai t hitung sebesar 270 yang memiliki nilai lebih besar dari t tabel dengan t tabel sebesar 1. dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 Uji variabel kualitas pelayanan (X. terhadap volume penjualan (Y) mempunyai nilai t hitung 881 yang memiliki nilai lebih besar dari t tabel dengan t tabel sebesar 1. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 42 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 > 1. dan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000. Uji F Tabel 1. Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Volume Penjualan Predictors: (Constan. Kualitas Pelayanan . Promosi. Harga Nilai F hitung sebesar 203,077 yang lebih besar dari F tabel yang memiliki nilai 2,70 dan memiliki nilai signifikansi 0,00 yang lebih kecil dari 0. dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis 0 (H. ditolak dan hipotesis alternative (H. KESIMPULAN Berdasarkan pada hasil penelitian mengenai Anilisis Pengaruh Harga. Promosi. Kualitas Pelayanan Terhadap Volume Penjualan Toko Arsada di Bergas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Harga (X. mempunyai hubungan terhadap volume penjualan (Y) dengan nilai koefisien korelasi sederhana sebesar 0. 888 yang berada dalam kategori Ausangat kuatAy. Harga (X. berpengaruh terhadap volume penjualan (Y) yang ditunjukkan dengan nilai regresi sederhana sebesar 0,918 dan mempunyai nilai t hitung sebesar 2. 745 > t tabel . dengan nilai signifikan 0. 007 < 0,05 dan bernilai positif. Artinya harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha Semakin harga terjangkau dan sesuai dengan kualitas produk, maka semakin meningkat pula volume penjualannya. Promosi (X. mempunyai hubungan terhadap volume penjualan (Y) dengan nilai koefisien korelasi sederhana sebesar 0. 898 yang berada dalam kategori Ausangat kuatAy. Promosi (X. berpengaruh terhadap volume penjualan (Y) yang ditunjukkan dengan nilai regresi sebesar 833 dan mempunyai nilai t hitung sebesar 4. 270 > t tabel . dengan nilai signifikan 000 < 0,05 dan bernilai positif. Artinya promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 43 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 Semakin sering promosi yang dilakukan, maka akan semakin meningkat pula volume Kualitas pelayanan (X. mempunyai hubungan terhadap volume penjualan (Y) dengan nilai koefisien korelasi sederhana sebesar 0. 892 yang berada dalam kategori Ausangat kuatAy. Kualitas pelayanan (X. berpengaruh terhadap volume penjualan (Y) yang ditunjukkan dengan nilai regresi sederhana sebesar 0,890 dan mempunyai nilai t hitung sebesar 3. > t tabel . dengan nilai signifikan 0. 000 < 0,05 dan bernilai positif. Artinya kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Semakin baik kualitas pelayanan, maka akan semakin meningkat pula volume penjualannya. Harga, promosi, dan kualitas pelayanan memiliki hubungan terhadap volume penjualan dengan nilai R sebesar 0,932. Berdasarkan interpretasi nilai koefisien korelasi pada tabel 5 halaman 47, hubungan harga, promosi dan kualitas pelayanan terhadap volume penjualan berada dalam kategori Ausangat kuatAy karena terletak pada interval 0,80 Ae 1,000. Hasil dari uji koefisien determinasi (Adj R Squar. menghasilkan nilai Adj R Square sebesar 0,865 atau 86,5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini . arga, promosi, kualitas pelayana. mampu menjelaskan variabel terikat . olume penjuala. sebesar 86,5%, sedangkan sisanya sebesar . % - 86,5%) = 13,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Hasil pengujian secara simultan diperoleh nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel . 077 > 2. dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel harga (X. , promosi (X. , kualitas pelayanan (X. berpengaruh secara simultan terhadap variabel volume penjualan (Y). SARAN Adapun saran yang diberikan peneliti dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Saran bagi pemilik, untuk tetap menjaga citra positif agar terus menarik konsumen yang di harapkan akan memberikan dampak pengalaman yang baik bagi konsumen. Sehingga nantinya konsumen terus berkunjung ke Toko Arsada dan dapat meningkatkan volume penjualan di Toko Arsada. Berdasarkan hasil penelitian, hasil regresi mendapatkan nilai 0,833. Hal ini dapat menjadi BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 44 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 masukan dengan meningkatkan jumlah promosi yang di lakukan agar lebih baik. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 45 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 efektif dan inovatif seperti memanfaatkan media sosial, ikut serta dalam mengadakan event dan menjadi sponsor pada suatu event. Dengan upaya ini diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan. Berdasarkan hasil penelitian, hasil regresi mendapatkan nilai 0,890. Hal ini dapat menjadi masukan dengan memperhatikan pelayanan yang baik dan memuaskan konsumen, menjaga penampilan karyawan yang bersih, wangi dan rapi agar konsumen merasa puas terhadap pelayanan Toko Arsada sehingga dapat meningkatkan volume penjualan. Berdasarkan hasil penelitian, hasil regresi mendapatkan nilai 0,918. Hal ini dapat menjadi masukan dengan memperhatikan harga produk yang di tawarkan oleh Toko Arsada agar lebih terjangkau dan sesuai dengan kualitas produknya sehingga konsumen merasa puas dan dapat meningkatkan volume penjualan. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian lebih dalam dan luas, hal apa saja yang mempengaruhi untuk meningkatkan volume penjualan. Dengan menggunakan metode analisa yang berbeda, serta menambahkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi volume penjualan. BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. | 46 BISECER (Business Economic Entrepreneurshi. Vol. VII No. Bulan Juli Tahun 2024 P-ISSN: 2599-3097 E-ISSN: 2714-9986 DAFTAR PUSTAKA