Open Access Bunyan al-Ulum. Page 228 Ae 249. Vol. 1 No. DOI : 10. E-ISSN x P-ISSN x https://ejurnal. id/index. php/bunyanal-ulum The Dangers of Magic in The QurAoan (Study of The Interpretation of Verses About The Dangers of Magic in Tafsir SyaAoraw. Bahaya Sihir dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima. Karanganyar. Jawa Tengah. e-mail: muhwisnur. 13@gmail. e-mail: akhmadsulthoni@stiqisykarima. e-mail: ahmadiyah@stiqisykarima. Received: 28 Ae 07 Ae 2024 Accepted: 10 Ae 09 Ae 2024 Published: 31 Ae 01 Ae 2025 Abstract This research examines how the dangers of magic are interpreted in Tafsir Sya'rawi by Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy. This is important because magic is a major sin that is still widespread in society, and can cause someone to become kufr and plunge them into the abyss of destruction. This research focuses its study on the interpretation of verses about the dangers of magic in Tafsir Sya'rawi and how a Muslim attitudes towards the dangers of magic in Tafsir Sya'rawi. This research is included in library research (Library Researc. , so the author refers to the Al-Qur'an Al-Karim, the hadiths of the Prophet Muhammad, and Tafsir Sya'rawi as primary data. Then it is supported by data from literature that is related to this research. After conducting research, the result of this study is the view of Shaykh Mutawalli Asy-Sya`rywy that magic is just imagination & deception, not the ability to change things. He also explained that magic is the science of asking humans for help from demons. He warned us that magic will not bring anything except evil, poverty & the curse of Allah subhanahu wa ta'ala, and will make the person an infidel and make him hell if he does not repent at the end of his life. So the attitude we should take towards the dangers of magic is to believe that the dangers of magic are real, to be careful of shamans/smart people/witches and so on, to know that the dangers of magic are a test for humans, to stay away from it because of its great danger and there is no benefit, and immediately repent if you ever do it. Keywords: Magic. Danger. Tafsir Sya'rawi Abstrak Penelitian ini mengkaji bagaimana penafsiran tentang bahaya sihir dalam Tafsir SyaAorawi karya Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy. Hal ini penting karena sihir merupakan perbuatan 228 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A 2024 Some rights reserved Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ dosa besar yang masih menyebar di tengah-tengah masyarakat, dan dapat mengakibatkan seseorang menjadi kufur serta menjerumuskannya ke jurang kebinasaan. Penelitian ini memfokuskan kajiannya mengenai penafsiran ayat-ayat tentang bahaya sihir dalam Tafsir SyaAorawi dan bagaimana sikap seorang muslim terhadap bahaya sihir dalam Tafsir SyaAorawi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian perpustakaan (Library Reseac. , maka penulis merujuk kepada Al-QurAoan Al-Karim, hadis-hadis Rasulullah Saw, dan Tafsir SyaAorawi sebagai data primer. Kemudian didukung oleh data dari literatur yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Setelah dilakukan penelitian maka sebagai hasil dari kajian ini adalah pandangan Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy bahwa sihir hanyalah khayalan dan tipuan saja bukan kemampuan untuk merubah sesuatu. Beliau pun menjelaskan bahwa sihir adalah ilmu meminta pertolongan oleh manusia kepada setan. Beliau memperingatkan kita bahwa sihir tidak akan mendatangkan apapun kecuali keburukan, kefakiran & laknat Allah subhanahu wa taAoala, serta menjadikan orang tersebut kafir dan baginya neraka bila tidak bertobat diakhir hidupnya. Maka sikap yang semestinya kita ambil terhadap bahaya sihir ini yaitu mempercayai bahwa bahaya sihir ini memang benar adanya, berhati-hati dari para dukun/orang pintar/penyihir dan sebagainya, mengetahui bahwa bahaya sihir ini adalah ujian buat manusia, menjauhinya karna bahayanya yang besar dan tidak ada manfaat, serta segera bertaubat bila pernah Kata Kunci: Sihir. Bahaya. Tafsir SyaAorawi Pendahuluan Pada era media sosial yang berkembang pesat pada zaman ini banyak triktrik dukun palsu yang terbongkar dan menjadi viral di masyarakat. Selama ini banyak dukun-dukun palsu yang berkedok orang pintar, alim, ustadz. Gus. Habaib, serta orang sakti yang mengaku mempunyai karomah & kesaktian. Di bulan Juli 2022 publik Indonesia digegerkan dengan perseteruan antara Pesulap Merah & Gus Samsudin. Perseteruan keduanya bermula dari konten video Pesulap Merah di YouTube yang berusaha membongkar trik-trik perdukunan, yang diduga digunakan oleh Gus Samsudin. Perseteruan tersebut disebabkan pengobatan alternatif milik Gus Samsudin yang disebut palsu. Banyak trik-trik perdukunan yang dipakai oleh Gus Samsudin dibongkar oleh pesulap merah di YouTube seperti keris listrik, dan kelapa isi paku. Dengan lantang Pesulap Merah menyebut yang dilakukan oleh Gus Samsuddin hanya sebuah tipuan. Bahkan Pesulap Merah juga mengatakan bahwa praktik yang dilakukan Gus Samsuddin sebagai pembodohan. Hingga kemudian Gus Samsudin membalas beberapa konten Pesulap Merah. Bahkan Pesulap Merah datang ke Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin untuk pembuktian. 229 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ Permasalahan mereka semakin membesar hingga menyebabkan padepokan milik Gus Samsudin harus ditutup sementara. Kasus terbongkarnya dukun palsu yang menggunakan trik tadi adalah contoh nyata keterkaitan ilmu sihir yang terjadi dimasyarakat, di Indonesia sendiri ternyata masih terdapat orang orang yang mengamalkan sihir dalam kehidupan sehari-hari . ukun asl. Seperti halnya kasus yang terjadi di Temanggung Jawa Tengah, seorang bocah 7 tahun yang di temukan empat hari setelah meninggal Mayatnya di temukan dalam keadaan kering dan hanya tertinggal kulit serta Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa anak tersebut telah menjadi korban ritual perdukunan orangtuanya. Jika ditinjau dari pandangan agama Islam, sihir merupakan termasuk ke dalam kategori perbuatan dosa yang besar. Bahkan praktek sihir dapat juga dipandang sebagai dosa yang paling besar. Dosa sihir menurut Nabi Muhammad salallahu Aoalaihi wasallym sama seperti dosa menyekutukan Allah subhanahu wa taAoala . dan dosa durhaka terhadap kedua orang tua. 3 Oleh karena itu. Allah subhanahu wa taAoala mengingatkan setiap hamba-Nya agar senantiasa tidak melakukan sesuatu pekerjaan yang ada hubungannya dengan campur tangan setan, seperti halnya perbuatan sihir. Dalam Al-QurAoan Allah subhanahu wa taAoala ca aN aI EaOa aOa aN aI a eOaa aN aI A ca AO aIa eO a aI aE Oa eAaIa Iac aE aIA a aAEeO aI aE aIee a ea a aa aOOe aE eI caI aI Ee aIac OaeI aa aeI aN aI EA AEO aeO aI aeOEaOaa EaEac aOe aI aE Oa eaIIa eO aIA ca A aE aa aeOaca aN eI aac a a eEIaA a AOa O aE eI aN aO aOCaaeO Ea aI eI aeOA AuHai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah Farah Nabilla. AuKronologi Perseteruan Gus Samsudin dan Pesulap Merah. Berujung Demo WargaAy, https://w. com/entertainment/2022/08/03/205219/kronologi-perseteruangus-samsudin-dan-pesulap-merah-berujung-demo-warga, diakses tanggal 9 Agustus 2022 Muhammad Yasin. AuRitual Gaib dan Delik Santet Dalam Perkembangan Hukum Pidana di Indonesia,Ay https://w. com/stories/article/lt60be045d393ff/ritualgaib-dan-deliksantet-dalam-perkembangan-hukum-pidana-di-indonesia, diakses tanggal 9 Agustus 2022 Abdul Kholiq al-Athar. Menolak dan Membentangi Diri dari Sihir (Bandung: Pustaka Hidayah, 1. , hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak Ay (QS. Al-AAoraf: . 4 Maraknya praktik sihir yang terjadi di Indonesia, mengakibatkan diciptakannya RKUHP (Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidan. pada tahun 2019, yang tertulis bahwa Ausetiap orang yang menyatakan dirinya memiliki kekuatan gaib, memberitahukan, memberi harapan, menawarkan, atau memberi bantuan jasa ke orang lain hingga menimbulkan penyakit, kematian, atau penderitaan mental atau fisik dapat dipidana tiga tahun penjara atau pidana denda paling banyak kategori IV. Ay5 Berdasarkan pemaparan diatas, penelitian ini akan memusatkan pada dua hal utama: pertama. Bagaiamana penafsiran ayat-ayat tentang bahaya sihir dalam Tafsir SyaAorawi. Kedua. Bagaimana sikap seorang muslim terhadap sihir dalam Tafsir SyaAorawi. Setelah melakukan penelusuran literatur yang mendalam, penulis berhasil mengidentifikasi beberapa karya ilmiah yang memiliki keterkaitan signifikan dengan tema penelitian ini. Di antara karya-karya tersebut diantaranya: . Jurnal tentang Penafsiran Lafadz Ifk dalam Tafsir Syarawi karya Syahidah . Jurnal tentang Sihir dalam Pandangan Al-QurAoan karya Hurmain . Jurnal tentang Sihir Dalam Al-QurAoan: Kajian Tafsir Tematik karya Malihah . Jurnal tentang Tindak Pidana Sihir Menurut Perpspektif Hukum Islam karya Saleh, . Jurnal tentang Pengaruh Sihir Terhadap Akidah Muslim Dalam Tafsir Al-Mishbah Karya Muhammad Quraish Sihab Karya Farhan . Berdasarkan tinjauan penelitian terdahulu, sejauh ini belum ada penulis menemukan penelitian mengenai Studi Penafsiran Ayat-ayat Tentang Bahaya Sihir dalam tafsir SyaAorawi sehingga penulis merasa perlu untuk menelitinya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bahaya sihir dalam konteks tafsir AlQur'an, khususnya melalui sudut pandang Tafsir SyaAorawi. Al-QurAoan Cordoba Terjemahan dan Tajwid Berwarna, (Bandung: Cordoba Press, 2. CNN Indonesia. AuRKUHP: Dukun Santet Bisa Dipidana 3 Tahun Penjara,Ay https://w. com/nasional/20190918121048-12-431527/rkuhp-dukun-santetbisadipidana-3-tahun-penjara, diakses tanggal 7 Agustus 2021 231 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ Metode Penelitian Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kepustakaan (Library Reaserc. , yang dimaksud dengan penelitian kepustakaan yaitu semua dibutuhkan penelitian ini berasal dari kepustakaan/perpustakaan baik itu berupa buku, ensklopedia, kamus, jurnal, dokumen, majalah dan lain sebagainya. 6 Data primer bersumber dari kitab Tafsir Asy-SyaAorawi karya Syekh Muhammad Mutawalli, khususnya terkait pandangan beliau mengenai bahaya sihir. Sementara itu, data sekunder mencakup berbagai referensi pendukung seperti hadist, jurnal ilmiah, artikel, tulisan ilmiah, dan buku-buku yang berkaitan dengan topik Sihir. Peneliti dalam hal ini mengumpulkan data penelitian yang terdapat dalam kitab tafsir SyaAorawi karya Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy tentang bahaya sihir dalam Al-QurAoan kemudian menganalisis dengan pendekatan tafsir tematik. Agar diperoleh hasil yang obyektif dalam penelitian ini, maka diperlukan langkahlangkah yang baik. Teknik analisa data merujuk pada teori Al-Hayy al-Farmawi dalam kitab Al-Bidayah Fii Tafsir Al-MaudhuAoi. Dirosah Manhajiyyah MaudhuAoiyya dan Musthofa Muslim dalam kitab Mabahits fii at-Tafsir alMaudhuAoI7, dengan penyesuian. Langkah pertama, menentukan topik masalah yang akan dikaji . alam hal ini ayat-ayat yang berkaitan dengan bahaya sihir, menjelaskan makna dan artiny. Kedua, menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan tema tersebut . enulis merujuk pada al-MuAojam al-MaudhuAoi Li Ayati alQurAoan al-Karim karya Shubhi Abd ar-RaAouf Asha. Ketiga, memaparkan penafsiran Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy atas ayat-ayat tentang bahaya sihir. Keempat, analisa atas penafsiran Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy, dan menyusun pembahasan dalam kerangka yang sempurna. Kelima, mencatat unsur-unsur Nursapia Harahap. Penelitian Kepustakaan, jurnal iqraA. Vol. 08 No. Mei 2014, hal. Lihat: Abdul Hayy al-Farmawi, 2002. Au Metode Tafsir MaudhuAoi Dan Cara PenerapannyaAy, penerjemah: Rosihon Anwar, (Bandung: Pustaka Seti. , cet. 1, hal 51, dan Musthafa Muslim, 2000. AuMabahits Fi at-Tafsir Al-MaudhuAoiAy, (Damaskus: Dyr al-Qola. , cet. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ penting yang terdapat pada hasil analisa. Keenam, mengambil kesimpulan dari hasil penelitian terhadap tafsir ayat-ayat tersebut. Hasil dan Pembahasan Biografi Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy Nama lengkap beliau adalah Muhammad Mutawalli Asy-Sya`rywy. Beliau adalah seorang tokoh kenamaan yang lahir di tanah Mesir yang menjadi daerah tempat tinggalnya para ulama pembaharu Islam . seperti alThanthawi. Jamyluddyn al-Afghyni. Muhammad `Abdur Rasyyd Ridhy dan lainlain. Asy-Sya`rywy yang dikenal sebagai seorang pemikir yang populer saat itu juga termasuk salah seorang ahli tafsir kontemporer yang telah melahirkan beberapa karya tafsir. Muhammad Mutawalli Asy-Sya`rywy dilahirkan pada hari Ahad tanggal 17 Rabi`ul Akhir 1329 H atau bertepatan dengan tanggal 16 April 1911 M di Daqadus, salah satu kota kecil yang terletak tidak jauh dari kota Mayyit Ghamr, ibukota provinsi al-Daqhaliyyat. Mesir. Daerah tersebut terletak di tengah delta sungai Nil. Beliau wafat pada tanggal 22 Safar 1419 H yang bertepatan dengan 17 Juni 1998 M dan dimakamkan di daerah Daqadus. Ayahnya memberi gelar AuAminAy dan gelar ini dikenal masyarakat di daerahnya. Beliau adalah ayah dari tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan yang bernama Sami `Abdur-Rahym. Ahmad. Fythimah dan Shylihah. Berkaitan dengan nasab . Asy-SyaAorywi , dalam sebuah kitab berjudul Any min Sulylat Ahl al-Bait. Asy-SyaAorywi menyebutkan bahwa beliau merupakan keturunan dari cucu Nabi salallahu Aoalaihi wasallym yaitu Hasan dan Husain. Ia dibesarkan di lingkungan keluarga terhormat yang punya pertalian dengan para ulama serta para wali. Ayahnya adalah seorang petani sederhana yang mengolah tanah milik orang lain. Walaupun demikian, ayah Asy-SyaAorywi mempunyai kecintaan terhadap ilmu dan sering mendatangi majelis-mejelis untuk mendengarkan Sa`yd Aby al-`Ainain, al-Sya`rywi Any min Sulylat Ahl al-Bait, (Kairo: Akhbyr al-Yaum, 1. , hal. 233 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ taushiyah-taushiyah para ulama. Ia mempunyai hasrat dan keinginan yang besar untuk mengarahkan anaknya menjadi seorang ilmuwan. Untuk merealisasikan cita-citanya ini, ia selalu memantau Asy- SyaAorywi kecil ketika sedang belajar. Ia ingin kelak Asy-SyaAorywi masuk ke Universitas al-Azhar. Asy-SyaAorywi sendiri mengakui besarnya peranan sang ayah dalam membentuk Diibaratkan kalau dari gurunya Asy-SyaAorywi mengambil 10% maka yang 90% diperoleh dari ayahnya. Daerah Daqadus dipenuhi dengan nuansa keagamaan yang kental. Kesibukan hari-hari besar keagamaan sepanjang tahun mewarnai kota ini. Di kota ini terdapat lima orang Syekh pemimpin tarekat bersama dengan pengikut-pengikutnya masing-masing memeriahkan suasana perayaan hari-hari besar keagamaan yang berlangsung setiap bulan tersebut. sedangkan provinsi al-Daqhiliyyat sendiri merupakan sebuah provinsi produktif yang melahirkan generasi bangsa yang jenius yang banyak memberikan kontribusi berharga bagi negara Mesir. Metode dan Corak Tafsir Asy-SyaAorywi Secara umum, dengan konsep metode tafsir yang dicetuskan oleh alFarmawi, maka tafsir al-SyaAorawi ini termasuk tafsir yang menggunakan metode tahlili. Karena dari segi sisi tafsir ini berusaha menjelaskan kandungan ayat-ayat al-QurAoan dari berbagai aspeknya. Tafsir ini menjelaskan kosa kata, lafadz, arti yang dikehendaki, sasaran yang dituju oleh ayat tersebut, keindahan susunan kalimat, iAojaz, balyghah, tata bahasa, menjelaskan pengambilan hukum . dari ayat tersebut, serta mengemukan korelasi antar ayat dan surat, bahkan juga mencantumkan riwayat-riwayat dari Rasulullah, sahabat, dan tabiAoin. Dalam penafsirannya, corak yang menonjol adalah Adabi IjtimaAoi. melalui penafsirannya ini SyaAorawi mengemukakan pemikirannya tentang pendidikan, perhatiannya terhadap problematika masyarakat muslim juga Sa`yd Aby al-`Ainain, al-Sya`rywi Any min Sulylat Ahl al-Bait, hal 7. Gamal al-Banna. Evolusi Tafsir : Dari Jaman Klasik Hingga Jaman Modern, terj. Novriantoni. I (Jakarta Timur : Qisthi Press, 2. , hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ problematika pemerintahan. Meskipun ada juga yang mengatakan corak penafsiran kitab tafsir asy-SyaAorawi ini adalah at-Tarbawy al-Ishlahi . Tafsir ini dikategorikan sebagai tafsir bi al-raAyi. Walaupun terdapat riwayat hadits Nabi dalam kitabnya, namun ia lebih dominan menggunkan pemikiran dan perenunggannya dalam memahami ayat al-QurAoan. Karena, bisa kita lihat langsung ketika al-SyaAorawi menjelaskan ayat dengan hasil pemikirannya, lalu menggabungkan dengan ayat lain yang satu kaitan, serta menjalaskan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Ini membuktikan bahwa tafsir ini merupakan corak tafsir bi ar-raAyi. Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir Asy-SyaAorawi Ayat-ayat mengenai sihir sebenarnya ada banyak dalam Al Quran yaitu sebanyak 46 ayat yang tersebar di berbagai surat. Kumpulan ayat-ayat tersebut peneliti ambil dari kitab AuMuAojamul AAolam Wal MaudhuAoat Fil Quranil KarimAy karya Dr. Abdusshabur Marzuki. Penulis telah membatasi pembahasan dan memilih judul Bahaya Sihir Dalam Tafsir Asy-SyaAorawi merujuk kepada Dr. Abdusshabur Marzuki yang menyebutkan sihir dalam Al Quran terbagi dalam beberapa tema, penulis fokus pada tema Bahaya Sihir dan Akibat Buruk Dari Penyihir agar pembahasan tidak meluas kemana - mana. Dimana dalam tema tersebut menjelaskan ayat-ayat tentang bahaya sihir sebanyak 4 ayat, yaitu ayatayat mengenai Bahaya Sihir pada data primer Tafsir Asy-SyaAorawi yaitu surat Al-Baqarah ayat 102. Yunus ayat 77 dan 81. Taha ayat 69. Al Baqarah Ayat 102 Badruzzaman M. Yunus. Tafsir al-SyaArawi : Tinjauan Terhadap Sumber. Metode, dan Ittijah, (Disertasi: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2. , hal. Muhammad Ali Ayyzy. Mufassirun Hayatuhum wa Manhajuhum, (Teheran : MuAoassasah at-TabaAoah wa an-Nasyr, 1373 H), hal. Marzuki. al-S. MuAojam al-AAolam wa al-MaudhuAoat fi al-QurAoan al-Karim. (Kairo: Dar al-Syuruq, 1. 235 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ a ca AE EaO II o OI aE aA EaO II OE aE acIA a AEO aA a AacA ca AaOaaca a eO aI aae EaOA a AEOA a a e a a a a a e a eAeO aEO aIEA a AeO aE aA aeO Oa aEca aI eO aI EIA a e AE e OaIee aace aaE aEaO EeIEa aEA A aOaI Oa aEcaa I aI aI eI a a s a cac Oaa eOae aaca aea aIA a A aOaI aeOA a AeO a aE aN aeOA a a ac a Aa a A A caaOe aI a aI eI a a sA a AeO Ee aI e aOaeO aOaI aN eI A a e ae IaU aE aa eE aA e AaOa a aEac aI eO aI IeI aN aI aI Oa aAcaaCa eO aI a A acaE aa aI a A e AacaN eI aOaE OaeI aA a aN eI aOEa e aEa aI eO Ea aI aI ea O a aI Ea a AaE a aI eIA a aAEE aOOaa aEac aI eO aI aI OA ac e a As A AaeO a ace aA a aN eI Ea eO aEaca eO Oa eEa aI eO aIA a A aIA a aEC aOEaeA AuDan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan. AuSesungguhnya kami hanyalah cobaan . , sebab itu janganlah kafir. Ay Maka mereka mempelajari dari keduanya . alaikat it. apa yang . memisahkan antara seorang . dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli . enggunakan sihi. itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu. Ay14 Pada awal ayat ini Syeikh SyaAorawi menerangkan bahwa Allah subhanahu wa taAoala memberitahukan bahwa ada segolongan dari kaum yahudi yang berpaling dari kitab Allah dan mengikuti apa yang diajarkan oleh setan. (A)Oaaca a eOA a bermakna mencontoh dan menjadikan jalan untuk mencari petunjuk yaitu dengan apa-apa yang diajarkan oleh setan pada zaman kerajaan nabi Sulaiman. Dengan ayat ini Allah subhanahu wa taAoala menginginkan kita untuk paham bahwa peristiwa tersebut terus berlanjut hingga zaman sekarang. Pada zaman ini ada sebagian orang yahudi yang masih melakukan kegiatan tersebut yaitu melakukan apa yang diajarkan setan pada zaman nabi Sulaiman dan mereka menganggap bahwa ini adalah perbuatan yang patut ditiru dari para pendahulu mereka. Beliau juga menjelaskan bahwa para setan telah selesai dan Al QurAoan Tajwid & Terjemah, 2010, (Bandung: Syaamil Qura. cet-1, hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ berhenti mengajarkannya. Perbuatan mereka . rang yahud. yang mengikuti apa yang diajarkan setan itu adalah tanda bahwa mereka beriman dan Kemudian beliau menjelaskan tentang jin dengan mengutip Surat al Jin ayat 11 dan 14, yang intinya jin itu ada yang beriman ada yang kafir, adapun mereka yang beriman adalah jin yang taat. adapun setan mereka adalah jin yang melenceng dari aturan Allah subhanahu wa taAoala, dan setiap yng menyimpang dari jalan Allah dinamakan setan. Kemudian beliau menceritakan tentang setan sebelum diutusnya Rasulullah salallahu Aoalaihi wasallym, dahulu Allah memberikan setan kemampuan untuk mendengar berita-berita langit yang akan terjadi dibumi yang mereka mencuri dengar dari para malaikat kemudian mereka mengestafetkan berita tersebut kepada para pembesar-pembesar kafir dan menambahkan banyak kebohongan dan khurafat mengandung kebenaran akan tetapi sebagian besarnya adalah kebohongan atau kebatilan, beliau mengutip surat . l AnAoam ayat . yang intinya setan-setan itu membisikkan kepada kawan-kawannya. Beliau lanjut bercerita bahwa dahulu para setan sebelum turunnya Al QurAoan dapat mencuri dengar, akan tetapi setelah diutusnya Rasulullah salallahu Aoalaihi wasallym mereka terhalang dari hal tersebut. Kemudian beliau menceritakan tentang nabi Sulaiman ketika datang kepadanya nubuwah minta kepada Allah subhanahu wa taAoala agar diberi kerajaan yang tidak diberikan kepada selainnya dan setelahnya, sebagaimana firman Allah subhanahu wa taAoala pada surat Shad ayat . Demikianlah kata Syeikh SyaAorawi, nabi Sulaiman diberikan kekuasaan atas manusia, jin, dan mahluk-mahluk Allah yang lainnya seperti angin burung dan yang lainnya. Kemudian beliau menceritakan hal lainnya ketika nabi Sulaiman memegang kekuasaan, para setan memenuhi bumi dengan kekufuran, sihir, dan kitab-kitabnya maka nabi Sulaiman mengambil semua kitab sihir dan dikatakan bahwa beliau menguburnya dibawah singgasana nya, dan ketika nabi Sulaiman Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, (Kairo: Daar Akhbarul Yaum, 1. M hal. 237 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ para setan menemukan kitab-kitab tersebut disembunyikan kemudian mereka mengeluarkannya dan menyebarkannya kepada manusia, maka berkata pengikut-pengikut setan dari rahib yahudi Ausesungguhnya kitab-kitab ini adalah kitab sihir yag digunakan nabi Sulaiman untuk menguasai manusia dan jin. Ay itu adalah metode mereka menyebarkan berita bohong diantara manusia. Maka Allah subhanahu wa taAoala menginginkan untuk membebaskan nabi Sulaiman dari tuduhan tersebut yang mengatakan bahwa ia memerintah dengan ilmu sihir dan menyebarkan Selanjutnya beliau menjelaskan mengenai sihir. Apa itu sihir? Kata sihir berasal dari kata sahara sahrun yang artinya ujung waktu malam dan awal terbitnya matahari . ada saat bercampurnya gelapnya malam dan cahaya subuh yang pada saat itu masih terlihat samar-sama. itulah sihir sesuatu yang seakanakan dia nyata padahal ia tidak nyata, yang mana ia terdiri dari dua hal, sihir ain : supaya seseorang melihat sesuatu yg tidak nyata seakan akan itu nyata, akan tetapi hal itu tidak mengubah apapun maka Allah subhanahu wa taAoala berfirman tentang para penyihir firaun. Surat Al AAoraf ayat 116 a AE aEea eO Aa Ea acIee aEe aa eO a a aeO a eOa aI EIA Aa eaNa eOaN eI aO aa eO a a e s a aeO sIA a aACA e Aac a aOA Dia (Mus. AuLemparkanlah . ebih dahul. !Ay Maka setelah mereka melemparkan, mereka menyihir mata orang banyak dan menjadikan orang banyak itu takut, karena mereka memperlihatkan sihir yang hebat . Beliau menjelaskan bahwa penyihir menipu mata orang yang disihir supaya yg disihir itu melihat yang tidak nyata seakan akan nyata, maka mata seorang yang disihir itu tertipu sesuai keinginan si penyihir maka dari itu sihir adalah hanya memberikan tipuan bukan menjadikan kenyataan, beliau megutip Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. Al QurAoan Tajwid & Terjemah, 2010, (Bandung: Syaamil Qura. cet-1, hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ surat (Thaha ayat . yang intinya ketika Allah berfirman a AOacE aEaeOA a aA OAmaka sejatinya ular penyihir tersebut tidak bergerak, maka dari itu sihir hanyalah khayalan, tidak nyata. Kemudian beliau menjelaskan dalilnya firman Allah subhanahu wa taAoala surat Thaha ayat . yang intinya ketika para penyihir melempar tali-tali dan tongkat-tongkat mereka menjadikan hal-hal tersebut seakan-akan ular yang menyerang. Akan tetapi apakah para penyihir juga melihat tongkat tersebut sebagai ular? tentu saja tidak, karena tidak satupun dari mereka matanya tersihir. Maka oleh karna itu tongkat-tongkat dan tali-tali mereka tetap dalam wujud sebenarnya dalam pendangan mereka, ketika nabi Musa melemparkan tongkatnya. Beliau menceritakan sebuah rahasia yang ada pada jin, bahwasanya mereka tidak tetap dalam bentuk-bentuk yang mereka jelmakan kecuali hanya waktu yang sangat singkat, kemudian mereka akan menghilang dalam hitungan detik, kenapa? Karna dia takut dari orang-orang yang melihatnya dalam bentuk jelmaan nya karena takut terbunuh, karena jelmaan dia itu mengakibatkan ia terikat hukum alam dalam jelmaan tersebut, maka dari itu Rasulullah salallahu Aoalaihi wasallym ketika ada jin yang menjelma dalam bentuk manusia beliau aa as a aO aOaaeIaaO uaEaeO a aEEac aE eIA e aa A a eI ea a uaEaO a aOa I eI a aO aO Ee aI e aacOA a a aaeA :A Ca eOaE aaO aEaeO aI aIA a a a aE eA Sesungguhnya aku berkeinginan untuk mengikatnya pada tiang-tiang masjid supaya anak-anak Madinah bisa melihat dan mempermainkannya, akan tetapi aku ingat perkataan saudara ku nabi Sulaiman: a a a ANA Aa s aI eI a e aOA a A EO aI eE UE aE OaeI aO aEA e a ac a "Wahai Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut . oleh seorang pun sesudahku. Ay Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. 239 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ Itulah sebagian dari rahmat Allah subhanahu wa taAoala kepada kita, bahwa ketika setan sedang menjelma maka hukum jelmaan tersebut berlaku untuk dia, dan jika tidak mereka akan menakut-nakuti kita dan menjadikan hidup kita sengsara, maka Allah subhanahu wa taAoala menjadikan alam semesta ini seimbang supaya tidak ada yang melampaui batas antara yang satu dengan yang lainnya, dengan kata lain jika kita tinggal di sebuah desa dan kita semua tidak memegang senjata maka disitu akan terjadi keseimbangan. Akan tetapi jika salah satu diantara kita mempunyai senjata dan mengaku bahwa dengan senjata tersebut akan melindungi warga desa, kemudian setelah itu dia mempergunakan senjatanya untuk menjajah penduduk desa dan mewajibkan kepada mereka untuk membayar pajak dan selainnya, dan hal seperti itu membuat keseimbangan terganggu dan inilah yang tidak diterima Allah subhanahu wa taAoala. Beliau Sihir ketidakseimbangan dialam semesta karena seorang penyihir meminta tolong dengan kekuatan selain kekuatan manusia, yaitu adalah setan yang tercipta dari api yang tidak banyak berkobar, yang menjadikan ia mampu untuk menjelmakan dirinya pada bentuk yang lain. Dalam ayat ini Syeikh SyaAorawi juga menceritakan tentang dua malaikat yang dikirim ke kota Babillonia yaitu Harut dan Marut untuk mengajarkan manusia ilmu sihir. Beliau menjelaskan telah diriwayatkan tentang dua malaikat ini kisah-kisah yang banyak, akan tetapi Allah subhanahu wa taAoala mengutus mereka berdua untuk mengajarkan manusia ilmu sihir, yang artinya bahwa sihir adalah ilmu meminta pertolongan oleh manusia kepada setan. Kesimpulannya kata beliau, kedua malaikat tersebut mengingatkan manusia bahwa apa yang mereka ajarkan kepada mereka dari ilmu sihir adalah fitnah atau ujian yang mengarahkan pelakunya kepada kekufuran karena hal tersebut tidak akan bermanfaat apapun kecuali dalam keburukan dan memisahkan antara suami dan istri dan jika sihir tersebut berhasil memberikan mudhorot maka hal tersebut tidak terjadi kecuali dengan seizin Allah subhanahu Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ wa taAoala dikarenakan tidak ada kekuatan atau kuasa dialam semesta ini yang keluar dari kehendak Allah subhanahu wa taAoala. Beliau mengingatkan kita bahwa Allah subhanahu wa taAoala telah memberitahukan bahwasanya mempelajari sihir itu membahayakan dan tidak memberi manfaat karana sihir tidak pernah memberikan manfaat bagi siapa yang menyibukkan diri denegan hal tersebut selamanya, maka kita akan mendapatkan orang-orang yang menyibukkan diri dengan sihir menyandarkan rezekinya kepada orang lain yang lebih baik darinya. Karena dia sepanjang hari mencari mausia yang bisa ditipu, bahwasanya dia bisa melakukan sesuatu kemudian orang tersebut percaya dan menggunakan jasanya setelah itu bayar, maka kamu dapati kehidupan mereka tidaklah normal seperti orang pada umumnya dan dia tempat tinggalnya tidak tetap, dan anak-anaknya tersesat dan setiap orang yang bekerja dengan sihir akan mati dalam keadaan fakir tidak punya apapun dan ditimpa penyakit-penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Hal ini menjadi pelajaran diakhir hidupnya. Beliau memperingatkan kita bahwa sihir tidak akan mendatangkan apapun kecuali keburukan kemudian kefakiran kemudian laknat Allah subhanahu wa taAoala diakhir hidup penyihir, dan siapapun yang menyibukkan dengan sihir kemudian dia mati maka dia mati dalam keadaan kafir dan tidak ada baginya kecuali neraka, maka sesungguhnya mereka para penyihir menjual diri mereka dengan hal-hal yang paling buruk seandainya mereka mengetahui itu dikarenakan mereka tidak mengambil sesuatu pun kecuali keburukan dan tidak melakukan apapun, kecuali memecah belah umat manusia dan mereka tidak bisa memberikan keburukan kepada siapapun kecuali atas izin dari Allah subhanahu wa taAoala. Beliau mengingatkan kita bahwa Allah subhanahu wa taAoala sudah menetapkan bahwa sihir itu adalah bagian dari ujian-ujian yang ada didunia ini karna Allah subhanahu wa taAoala telah menetapkan bahwa siapapun yang mengerjakan ilmu sihir adalah orang kafir, maka dari itu tidak wajib bagi Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. 241 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ manusia untuk mempelajari sihir, ataupun membaca sesuatu darinya karena bisa jadi ketika ia mempelajarinya dia mengatakan bahwasanya ia akan melakukannya dalam kebaikan akan tetapi dia melakukannya untuk keburukan sebagaimana kebanyakan para setan yang dimintai pertolongannya oleh penyihir menimpakan kepadanya keburukan dan kepada anak-anaknya maka bacalah firman Allah subhanahu wa taAoala Surat Jin ayat 6. Beliau menegaskan barangsiapa yang meminta tolong kepada jin akan merasakan berbagai macam Yunus Ayat 77 AE a aeO aIA ac AE aI eO eeO a eOEa eO aI EaeE a acaC Ea acI aa aE eI a a eU N a aOaE Oa eAEa aA a aACA Musa berkata. AuPantaskah kamu mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepadamu. Aosihirkah ini?Ao Padahal para pesihir itu tidaklah mendapat Ay23 Pada awal ayat ini Syeikh SyaAorawi menerangkan mengenai istifham inkary atau pertanyaan yang mengandung pengingkaran, hal ini beliau maksudkan untuk menekankan bahwa ini bukan sihir. Penekanan dalam bentuk pertanyaan, karna diyakini bahwa jawaban yang jujur yang akan diberikan adalah: AuSesungguhnya apa yang dibawanya bukanlah sihir. Ay Beliau juga menambahkan contoh lainnya dengan kasus lain agar semakin jelas. Pada akhir ayat beliau menerangkan bahwa Nabi Musa telah memastikan bahwa sihir itu tidaklah berguna. Ayat-ayat yang dibawanya telah mendapat kemenangan. Tongkatnya yang berubah menjadi ular menelan semua tali yang mereka Seluruh perbuatan mereka adalah sihir. Allah ingin menjadikan tongkat Musa sebagai alat mukjizat dari jenis keahlian kaumnya, yaitu dibidang Beliau juga menerangkan bahwa sihir hanyalah khayalan saja bukan kemampuan untuk merubah sesuatu. Musa menantang semua kekuatan. Lalu Firaun mengumumkan kepada khalayak ramai khususnya orang-orang yang Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. Al QurAoan Tajwid & Terjemah, 2010, (Bandung: Syaamil Qura. cet-1, hlm. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ memiliki hubungan dengan sihir. Maka para ahli sihir berkumpul dan melemparkan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka. Musa pun melemparkan Tiba-tiba tongkatnya berubah menjadi ular yang menelan dan menerkam semua sihir yang mereka buat. Yunus Ayat 81 aAoE a acI EE O aEa A a a a ca AAEa a a aI aEA AOA AaEA AEEA AIA a a Ea acIee aEe aa eO CA e a aac e a a aac a e ac aAE aI eO O aI e a eI A AEe aI eA a aOe aIA Setelah mereka melemparkan. Musa berkata. AuApa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan sihir itu. Sungguh. Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan. Ay25 Pada ayat ini Syeikh SyaAorawi menggunakan metode maudhui untuk menerangkan lebih jelas maksud ayat tersebut dengan mengambil ayat lain yang berkaitan yaitu QS al-AAoraf . : 115, kemudian beliau menerangkan bahwa Nabi Musa menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh para penyihir hanyalah takhayul belaka dan tongkat Nabi Musa dirubah Allah menjadi ular yang nyata, di ayat ini juga Syeikh SyaAorawi menerangkan keputusan yang tegas dan tuntas bahwa Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orangorang yang membuat kerusakan. Karna inilah Allah mengutus nabi yang didukung dengan mukjizat. Thaha 69 AOEe aC I a aOaOIaE a eEaA I AI O aaca AI O EO a A A aaOA AOA AEA AEA a AOA AaEA AOA a e a e a aa a e a a ca a a a e a a a a e a a a e e a aa Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, (Kairo: Daar Akhbarul Ya. 1991 M hal. Al QurAoan Tajwid & Terjemah, 2010, (Bandung: Syaamil Qura. cet-1, hal. Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. 243 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ AuDan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir . Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang. Ay27 Pada ayat ini Syeikh SyaAorawi memberikan penjelasan bahwasanya kemukjizatan yang terdapat pada tongkat Nabi Musa memakan dan menelan seluruh hasil sihir para penyihir FirAoaun tersebut. Seluruh ular hasil sihir para penyihir Firaun kalah seluruhnya menghadapi kekuatan ular Nabi Musa as. Analisis Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir Syarawi Berdasarkan data-data yang telah penulis kemukakan di atas, melalui penafsiran- penafsirannya. Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy pada surat Al Baqarah . : 102 di awal penafsiran beliau mengisahkan tentang jin dan setan tentang kemampuan-kemampunnya seperti mengajarkan sihir keorang-orang yahudi, mencuri dengar dilangit kemudian membisikkannya ke manusia, keterkaitan mereka dengan sihir yang mana menjadi tempat meminta tolongnya manusia, dan lain sebagainya. Kemudian beliau juga menjelaskan tentang sihir seperti makna sihir, bagaimana sihir bekerja, dan efek dari digunakannya sihir yaitu mengakibatkan ketidakseimbangan dialam semesta karena seorang penyihir meminta tolong dengan kekuatan setan yang mampu untuk menjelmakan dirinya pada bentuk yang lain. Beliau menceritakan tentang Nabi Sulaiman yang difitnah sebagai penyihir, kemudian cerita Harut dan Marut yang mengajarkan sihir kepada manusia atas perintah Allah dan juga untuk mengingatkan bahwa sihir itu adalah fitnah yang mengarah kepada kekufuran dan mereka berdua telah melakukan tugas tersebut. Pada akhir penafsiran, beliau banyak mengingatkan tentang bahaya sihir: Sihir merupakan fitnah atau ujian yang mengarahkan pelakunya kepada Al QurAoan Tajwid & Terjemah, 2010, (Bandung: Syaamil Qura. cet-1, hal. Muhammad Muthawalli Asy-SyaAorawi. Tafsir Asy-SyaAorowi, hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ Sihir tiak akan mendatangkan apapun kecuali keburukan, kefakiran & laknat Allah subhanahu wa taAoala diakhir hidup penyihir. Siapapun yang menyibukkan dengan sihir kemudian dia mati maka dia mati dalam keadaan kafir dan tidak ada baginya kecuali neraka. Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy pada surat Yunus . : 77. Yunus . Thaha . : 69 beliau menjelaskan bahwa sihir hanyalah khayalan & tipuan saja bukan kemampuan untuk merubah sesuatu. Beliau menceritakan bahwa para penyihir menipu mata orang yang disihir supaya yg disihir itu melihat yang tidak nyata seakan akan nyata, maka mata seseorang yang disihir itu tertipu sesuai keinginan si penyihir, maka dari itu sihir hanya memberikan tipuan bukan Sikap Seorang Muslim Terhadap Bahaya Sihir Jumhur ulama termasuk Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy berpendapat bahwa sihir itu memang ada, berdasarkan surat al-AAoraf ayat 116. Maka kita harus percaya bahwa sihir itu memang benar adanya, dan kita pun harus mengetahui bahwa sihir sesungguhnya mempunyai hakekat dan pengaruh terhadap diri manusia. seperti timbulnya kebencian diantara suami-istri, perpecahan diantara manusia dan keluarganya bahkan hubungannya dengan Allah. Kita harus mengetahui bahwa praktek sihir masih banyak menyebar di tengah-tengah masyarakat, biasanya banyak digunakan untuk meminta sesuatu yang diinginkan seperti mencari jodoh, melihat nasib, dan lain sebagainya. Kadang sihir pun digunakan untuk kejahatan seperti menyantet seseorang, memisahkan suami-istri dan lainnya. Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy membongkar praktik para dukun dan penyihir yang menjadikan sihir ini sumber rezeki, mereka sepanjang hari mencari mausia yang bisa ditipu, bahwasanya dia bisa melakukan sesuatu kemudian orang tersebut percaya dan menggunakan jasanya seperti cek khodam, melihat nasib, menggandakan uang, dan lainnya kemudian bayar. Hal itu semua 245 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Muhammad Wisnu Rahman. Akhmad Sulthoni. Akhmadiyah Saputra Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima __________________________________________________________________ hanyalah tipu daya para dukun & penyihir demi mendapat keuntungan. Dari sini kita mengetahui modus dan cara main mereka, maka jangan sampai kita tertipu. Beliau mengingatkan kita bahwa Allah subhanahu wa taAoala sudah menetapkan bahwa sihir itu adalah bagian dari ujian-ujian yang ada didunia ini. Maka janganlah kita menggunakan sihir atau datang ke dukun walaupun niatnya baik karna itu semua adalah ujian. Beliau memperingatkan kita bahwa sihir tidak akan mendatangkan apapun kecuali keburukan, kefakiran & laknat Allah subhanahu wa taAoala, serta menjadikan orang tersebut kafir dan baginya neraka bila tidak bertobat diakhir hidupnya. Maka jelas sikap yang semestinya kita ambil terhadap sihir jangan sampai kita mendekatinya walaupun kita tau dengan sihir dapat mempengaruhi suatu hal tapi hal tersebut pasti suatu keburukan dan sangat merugikan buat diri kita sendiri. Kesimpulan Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy menjelaskan bahwa sihir hanyalah khayalan dan tipuan saja bukan kemampuan untuk merubah sesuatu. Oleh karena itu bahaya sihir adalah bisa menjadi sarana untuk penipuan yang mengakibatkan orang yang ditipu mendapat kefakiran, seperti kasusnya Gus Syamsudin terhadap pasien-pasiennya. Beliau pun menjelaskan bahwa sihir adalah ilmu meminta pertolongan oleh manusia kepada setan, maka sihir termasuk perbuatan yang syirik dan dilarang. Syaikh Mutawalli Asy-Sya`rywy menghukumi orang yang menggunakan sihir sebagai kafir. Maka dari itu bahaya sihir bukan hanya di dunia namun sampai akhirat karena mereka yang menggunakan sihir tergolong kafir dan mendapat laknat Allah subhanahu wa taAoala, serta mereka bakal masuk neraka bila tidak bertobat diakhir hidupnya. Sikap seorang muslim terhadap bahaya sihir yaitu: . Percaya bahwa bahaya sihir itu memang benar adanya, dan kita pun harus mengetahui bahwa sihir sesungguhnya mempunyai hakekat dan pengaruh terhadap diri manusia. Berhati-hati dari bahaya sihir yaitu para dukun, orang pintar, dan sebagainya yang menawarkan jasanya dengan media sihir untuk mendapat bayaran karena kebanyakan dari mereka adalah penipu dan pendusta. Mengetahui bahwa salah BUNYAN AL-ULUM. Vol. X No. X 2. Bahaya Sihir Dalam Al QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-Ayat Tentang Bahaya Sihir dalam Tafsir SyaAoraw. __________________________________________________________________ satu bahayanya sihir adalah sebagai ujian buat manusia, sehingga tidak menggunakan sihir walaupun niat awalnya baik. Menjauhi sihir karena bahayanya yang sangat besar yaitu kerugian di dunia & akhirat serta tidak ada manfaatnya sama sekali kecuali keburukan. Bertaubat bila pernah menggunakan sihir karena bahayanya sihir ialah menjadikan seseorang tergolong kafir dan masuk neraka bila tidak bertaubat diakhir hidupnya. Daftar Pustaka