AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 Adaptasi Teknologi Untuk Mendukung Penguatan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Melalui Aplikasi AKM-Kelas Berbasis Desktop dan Android Rafika Sari1,*. Ajif Yunizar Pratama Yusuf1. Khairunnisa Fadhilla Ramdhania1. Muhammad Ganang Martyana2. Illa NurAoaini3. Syifa Rahmadhani4. Renilda Filiandini5. Reghita Suryani Putri6 1Ilmu Komputer. Informatika. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Kota Bekasi. Indonesia 2Pendidikan Seni Musik. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung. Indonesia 3Pendidikan Agama Islam. Universitas Singaperbangsa. Karawang. Indonesia 4Pendidikan Bahasa Inggris. Universitas Indraprasta PGRI. Jakarta. Indonesia 5Ilmu Hukum. Universitas Singaperbangsa. Karawang. Indonesia 6Ilmu Pemerintahan. Singaperbangsa. Karawang. Indonesia Email: 1rafika. sari@dsn. id*, 2ajif. yunizar@dsn. fadhilla@dsn. id, illanuraini2702@gmail. AbstrakOeAsesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang perlukan oleh semua siswa agar mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Tujuan AKM yaitu untuk mengukur kompetensi ditingkat individu siswa yang diharapkan semua siswa mencapai level kompetensi cakap atau mahir. Penilaian kompetensi mendasar sejak tahun 2021 dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi AKM-Kelas yang disediakan oleh pihak Pusmenjar Kemdikbud. Tantangan yang kemudian muncul untuk menerapkan assesmen ini adalah kemampuan sivitas sekolah dalam mengoperasikan aplikasi tersebut, selain sarana dan prasarana yang sebagian sekolah belum memiliki fasilitas laboratorium komputer. Berdasarkan hal ini maka program Kampus Mengajar (KM) dari Kemdikbud akan bersinergi untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan penggunaan aplikasi AKM-Kelas. Sejalan dengan hal ini, maka para peserta program Kampus Mengajar di SDN 02 Jatireja mendesain program pendampingan penggunaan aplikasi AKM-Kelas berkolaborasi dengan program pengabdian kepada masyarakat (PkM) dari dosen prodi Informatika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Melalui program pendampingan ini, guru-guru dan siswa kelas 5 SD menjadi target utama sebagai peserta pelatihan. Fokus utama dalam pelatihan ini adalah cara instalasi aplikasi berbasis desktop untuk guru sebagai proctor dan instalasi aplikasi berbasis android untuk siswa sebagai peserta AKM. Program pelatihan ini dilakukan secara bertahap selama tiga bulan berturut-turut. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan kompetensi yang harus dimiliki oleh guru dan siswa pada aspek: pengetahuan AKM, literasi, numerasi. Kata Kunci: pelatihan. AKM Kelas, aplikasi, literasi, numerasi. AbstractOe The Minimum Competency Assessment (AKM) is an assessment of the basic competencies that all students need in order to be able to develop their own capacity and participate positively in society. The aim of AKM is to measure competency at the individual student level, which is expected for all students to reach a proficient or proficient level of competence. The minimum competency assessment since 2021 has been carried out online using the AKM-Kelas application provided by the Pusmenjar Kemdikbud. The challenge that later arises in implementing this is the ability of the school community to operate the application, apart from facilities and infrastructure, some schools do not yet have computer laboratory facilities. Based on this, the Kampus Mengajar (KM) program from the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) will work together to socialize and assist in using the AKM-Class application. In line with this, the participants in the Kampus Mengajar Batch 4 (KM-. program at SDN 02 Jatireja designed a mentoring program for using the AKM-Kelas application in collaboration with the community service program (Pengabdian kepada Masyarakat - PkM) from Informatics lecturers at Bhayangkara University Jakarta Raya. Through this mentoring program, teachers and grade 5 elementary school students are the main targets as training participants. The main focus of this training is how to install desktop-based applications for teachers as proctors and install Android-based applications for students as AKM participants. This training program is carried out in stages over three consecutive months. The results of this training show an increase in competence that must be owned by teachers and students in the aspects of: AKM knowledge, literacy, numeracy. Keywords: training. AKM Kelas, application, literacy, numeracy. PENDAHULUAN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memutuskan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) akan berakhir tahun 2020. UN diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1283 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 (AKM) dan survei karakter yang akan diimplementasikan pada tahun 2021. Guna merealisasikan kebijakan AKM ini. Pengembangan AKM didasarkan padan kombinasi antara Programme for International Student Assessment (PISA) dengan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS). Selanjutnya Kemendikbud merancang suatu prototype metode asesmen yang dinamakan AKSI (Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia . Ada hal yang baru terkait dengan evalusi pendidikan bagi siswa. Direncanakan siswa dari SD sampai SMA dan yang sederajat akan menghadapi Asesmen Nasional yang di dalamnya terdapat: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter serta survei lingkungan belajar . Asesmen ini dipakai sebagai pemetaan untuk mengetahui kekurangan yang ada, untuk selanjutnya dilakukan perbaikan-perbaikan yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan dan pengembangan skill dan kecakapan hidup hakiki yang dapat dijadikan sebagai bekal hidup, membangun manusia seutuhnya. Membekali siswa Indonesia untuk dapat menyelesaikan masalah sebagai individu, warga Indonesia dan dunia . Konsep AKM merupakan asesmen untuk mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan Materi dinilai meliputi literasi, numerasi, dan penguatan pendidikan karakter . Literasi adalah kemampuan bernalar menggunakan bahasa. Literasi itu bukan hanya kemampuan membaca, literasi adalah kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan numerasi ialah kemampuan menganalisis dengan menggunakan angkaangka. Ini adalah hal yang akan menyederhanakan asesmen kompetensi mulai 2021 . Kegiatan pelatihan AKM ini diharapan dapat memberikan manfaat bagi guru dan siswa berupa: . memiliki kemampuan dalam proses instalasi aplikasi AKM-Kelas berbasis desktop dan Android, . memahami berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi AKM-Kelas baik sebagai proctor . maupun sebagai peserta . , . mempu menggunakan dan menoperasikan berbagai assesmen yang tersedia pada aplikasi AKM-Kelas baik kemampuan literasi maupun numerasi bagi guru dan siswa . Berdasarkan hal ini maka program Kampus Mengajar (KM) dari Kemdikbud akan bersinergi untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan penggunaan aplikasi AKM-Kelas. Sejalan dengan hal ini, maka para peserta program Kampus Mengajar di SDN 02 Jatireja mendesain program pendampingan penggunaan aplikasi AKM-Kelas berkolaborasi dengan program pengabdian kepada masyarakat (PkM) dari dosen prodi Informatika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Sebelum melakukan workshop untuk guru di SDN 02 Jatireja, tim dosen sebagai instruktur pelatihan melakukan survey terlebih dahulu untuk mengetahui apakah para peserta sudah pernah mengikuti acara sosialisasi terkait aplikasi AKM-Kelas sebelumnya. Hasil survey terhadap guru akan berhubungan dengan tingkat pengetahuan siswa terhadap aplikasi AKM-Kelas. Dengan hipotesa bahwa apabila guru disekolah tersebut belum pernah mendapatkan informasi atau pelatihan terkait aplikasi AKM-Kelas maka otomatis siswa pun belum mengenal aplikasi tersebut. Hasil survey awal menggunakan aplikasi Mentimeter . diperlihatkan oleh gambar 1. Terlihat bahwa Sebagian besar guru belum pernah mendapatkan informasi dan pelatihan mengenai penggunaan aplikasi AKM-Kelas sebelumnya. Gambar 1. Hasil survey awal sebelum pelaksanaan workshop penggunaan aplikasi AKM-Kelas Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1284 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 METODE PELAKSANAAN Program pelatihan yang dilakukan merupakan kolaborasi antara program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen program studi Informatika Universitas Bahyangkara Jakarta Raya dengan program Kampus Mengajar Angkatan 4 (KM-. di sekolah penempatan SDN 02 Jatireja. Cikarang Timur. Jawa Barat . Program Kampus mengajar merupakan salah satu skema dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggrakan oleh Kemdikbud RI di setiap semesternya . Peserta dari Kampus Mengajar adalah gabungan dari beberapa mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang berbeda. Mahasiswa yang lolos mengikuti program Kampus Mengajar akan ditugasi untuk membantu pihak sekolah penempatan untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi para peserta didik. Selain itu program yang juga menjadi fokus Kampus Mengajar adalah adaptasi teknologi para sivitas sekolah . uru, siswa dan staf sekola. dan membantu dalam administrasi sekolah. Dosen dan mahasiswa KM berkolaborasi dalam melaksanakan program pelatihan adaptasi teknologi ini . Adapun tahapan dalam proses pendampingan dan sosialisasi siswa terhadap aplikasi AKM-Kelas yang telah disediakan oleh pihak Pusmenjar Kemdikbud disajikan pada gambar 2. Gambar 2. Tahapan proses pelatihan penggunaan aplikasi AKM-Kelas di SDN 02 Jatireja Keseluruhan proses pelatihan dan pendampingan pada gambar 2 dilaksanakan dalam kurun waktu tiga bulan dengan target siswa yang mengikuti kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi AKMKelas adalah siswa kelas 5 SD, hal ini sesuai dengan arahan dari Kemdikbud RI bahwa hanya siswa kelas 5 SD yang melaksanakan AKM-Kelas. Lokasi pelaksanaan program PkM ini yaitu di SDN 02 Jatireja. Cikarang Timur. Jawa Barat dengan peta lokasi disajikan pada gambar 3. Sumber: Google Maps . Gambar 3. Lokasi Pelaksanaan PkM di SDN 02 Jatireja Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1285 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 HASIL DAN PEMBAHASAN Tata Cara Penggunaan Aplikasi AKM Kelas Aplikasi AKM-Kelas berbasis desktop hanya dapat di install pada perangkat laptop atau PC komputer dengan sistem operasi Windows. Tata cara penggunaan aplikasi AKM-Kelas untuk baik sebagai proctor . ataupun sebagai peserta . dari tahap mendownload sampai dengan proses installasi disajikan pada gambar 3-10. Langkah pertama adalah membuka laman pusmendik. id/akmkelas yang diperlihatkan oleh gambar 4. Gambar 4. Tampilan halaman awal dari laman pusmendik. id/akmkelas . Pilih menu AuunduhAy untuk mengunduh aplikasi yang akan digunakan. Setelah menekan menu AuunduhAy, selanjutnya tekan menu Auunduh aplikasiAy seperti pada gambar 5. Gambar 5. Tampilan menu Unduh Aplikasi pada laman pusmendik. id/akmkelas . Setelah memilih menu Auunduh aplikasiAy, kita akan diarahkan ke halaman yang berisi sejumlah sepuluh link untuk mendownload aplikasi AKM Kelas. Kita boleh memilih link yang mana saja dari link pertama hingga sepuluh tersebut, diperlihatkan oleh gambar 6. Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1286 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 Gambar 6. Tampilan pilihan link download aplikasi AKM-Kelas Pada daftar link tersebut terdapat tiga buah aplikasi. Apabila kita hendak melaksanakan test menggunakan laptop atau komputer maka kita cukup mendownload aplikasi motivasi saja. Sementara untuk dua aplikasi lainnya tidak perlu didownload. Pilihan jenis aplikasi AKMKelas disajikan pada gambar 7. Gambar 7. Tampilan file pilihan jenis aplikasi AKM-Kelas Dikarenakan ukuran dari aplikasi motivasi yang hampir sebesar 600MB, maka selama proses download harus dipastikan bahwa jaringan yang dimiliki harus stabil atau kuota paket data yang cukup hingga dapat mendownload dan menyimpan aplikasi pada perangkat yang digunakan. Nama aplikasi AKM-Kelas berbasis desktop adalah AuMotivasiAy. Setelah aplikasi Motivasi sudah terdownload, kita dapat langsung melakukan pemasangan atau installasi aplikasi motivasi tersebut. File yang telah didownload akan berbentuk file rar, sehingga kita harus melakukan extract pada file tersebut. Pada proses extract, kita harus memastikan bahwa folder dari aplikasi Motivasi ini tersimpan pada lokasi yang mudah diakses. Setelah proses extract selesai, akan tterlihat tampilan seperti pada gambar 8. Gambar 8. Tampilan hasil ekstraksi file aplikasi Motivasi yang sudah di download Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1287 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memindahkan kedua file tersebut . ada tampilan gambar . ke tempat penyimpanan Local Disk C atau Local Disk D di perangkat masing-masing, seperti yang diperlihatkan pada gambar 9. Gambar 9. Tampilan tempat penyimpanan Local Disk C Selanjutnya, silahkan membuka folder Motivasi tersebut kemudian membuka aplikasi Motivasi sesuai dengan versi Windows dari perangkat yang digunakan. Gambar 10. Tampilan pilihan aplikasi Motivasi dengan versi Windows dari perangkat yang digunakan Pada folder Motivasi tersebut, aterdapat beberapa file seperti gambar 10. Kemudian kita buka aplikasi motivasi yang sesuai dengan versi Windows yang ada pada perangkat masing-masing. Misalkan apabila perangkat teman-teman menggunakan Windows 10, silahkan buka aplikasi yang bernama Motivasi-Win-10. Begitu juga dengan Windows 7 Apabila menggunakan Windows 11, harap menggunakan aplikasi Motivasi-Win-10. Saat proses membuka aplikasi motivasi ini, perlu kita ketahui bahwa prosesnya ada yang cepat dan ada pula yang lambat, tergantung pada spesifikasi perangkat yang digunakan. Setelah aplikasi berhasil diinstal dan dibuka, akan muncul tampilan seperti gambar 11. Kemudian silahkan memilih menu AuMode AKM KelasAy. Gambar 11. Tampilan menu awal aplikasi AKMKelas berbasis desktop Gambar 12. Tampilan proses pengecekan oleh sistem aplikasi terhadap kemampuan perangkat Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1288 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 Setelah memilih menu AuMode AKM KelasAy, proses pengecekan perangkat oleh sistem aplikasi akan memakan waktu yang tidak sebentar dikarenakan aplikasi harus mengecek kemampuan perangkat mampu menjalankan aplikasi Motivasi. Apabila tampilan yang muncul setelah menunggu beberapa lama adalah seperti gambar 12, dengan keterangan tiga poin tersebut mendapatkan centang warna hijau, maka perangkat tersebut dapat digunakan. Namun apabila salah satu atau beberapa dari tiga poin tersebut diberi tanda silang warna merah, maka perangkat tersebut tidak bisa menggunakan aplikasi Motivasi. Apabila dilaksanakan akan berpengaruh pada kinerja aplikasi, dan dapat mengakibatkan error hingga kerusakan pada perangkat. Setelah tahapan ini selesai maka aplikasi Motivasi sudah berhasil diinstal dan sudah dapat digunakan. Dokumentasi Kegiatan Pelatihan Gambar 13. Dokumentasi pelaksanaan pelatihan penggunaan aplikasi AKM-Kelas di SDN 02 Jatireja Gambar 13 merupakan dokumentasi kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi AKMKelas bagi guru dan siswa di SDN 02 Jatireja. Pelaksanaan sosialisasi aplikasi AKM-Kelas untuk guru dan siswa dilakukan pada waktu yang berbeda. Untuk siswa dilaksanakan selama lima hari berturut-turut pada saat jam pelajaran sekolah disesuaikan dengan jadwal mata pelajaran yang Proses pendampingan dibimbing oleh lima orang mahasiswa program Kampus Mengajar. Untuk guru, acara workshop penggunaan aplikasi AKM-Kelas dilakukan selama satu hari yang didampingi oleh dosen Informatika. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Pelaksanaan pelatihan penggunaan aplikasi AKM-Kelas menggunakan dua macan perangkat yaitu laptop untuk aplikasi berbasis desktop dan smartphone untuk aplikasi berbasis android. Untuk Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1289 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 penggunaan aplikasi desktop, pihak sekolah meyediakan sarana laptop sebanyak 6 buah yang dapat digunakan oleh para guru dan siswa untuk mempraktekan proses installasi aplikasi. Saat pengerjaan soal-soal literasi dan numerasi oleh siswa kelas 5 SD digunakan perangkat smartphone, hal ini dikarenakan proses installasi aplikasi AKM-Kelas lebih mudah pada perangkat smartphone. Perangkat smartphone yang digunakan oleh siswa merupakah perangkat milik mahasiswa KM-4 yang dipinjamkan saat pelaksanaan kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi AKM-Kelas. Sesuai arahan dari Kemdikbud pada program Kampus Mengajar bahwa proses sosialisasi penggunaan aplikasi AKM-Kelas bagi siswa dilaksanakan secara bertahap, yaitu: Bulan Agustus Ae September 2022: Tahap sosialisasi dan ujicoba penggunaan aplikasi AKMKelas bagi siswa dengan mencoba mengerjakan soal-soal literasi dan numerasi yang telah disediakan oleh Pusmenjar Kemdikbud pada laman AKM-Kelas. Bentuk soal yang diujicobakan adalah pilihan ganda. Pada tahap ini siswa bisa mencoba-coba berbagai fitur dan bermacammacam soal yang ada pada aplikasi. Setelah siswa mengerjakan paket soal yang dipilih selanjutnya jawaban siswa akan dikirim ke laman AKM-Kelas untuk dinilai oleh system dan siswa dapat melihat nilai masing-masing setelah beberapa hari kemudian. Karena proses penilaian dari laman AKM-Kelas memerlukan waktu beberapa hari setelah pengiriman jawaban. Bulan November 2022: Pelaksanaan post-test AKM kelas dengan soal-soal yang sudah disediakan oleh pihak Pusmenjar Kemdikbud. Pada tahap ini siswa hanya mengerjakan paket soal baik literasi maupun numerasi yang telah ditentukan oleh pihak Pusmenjar Kemdikbud. Hasil Survey Kepuasan Peserta Pelatihan Gambar 14. Hasil survey kepuasan peserta pelatihan setelah pelaksanaan workshop penggunaan aplikasi AKM-Kelas Evaluasi dari pelaksanaan workshop penggunaan aplikasi AKM-Kelas dilakukan dengan cara mengisi survey menggunakan aplikasi Mentimeter diperlihatkan oleh gambar Sebagai besar peserta merasa terbantukan dengan adanya aplikasi AKM kelas dalam hal: . memudahkan guru dalam memperoleh bank soal dikarenakan sudah ada yang disediakan pada laman AKM-Kelas oleh pihak Pusmenjar Kemdikbud, . memudahkan guru dalam memberikan nilai assesmen kepada siswa karena dilakukan oleh sistem/aplikasi, . proses assesmen yang bersifat paperless sehingga pihak guru atau sekolah tidak perlu menyediakan kertas soal dan jawaban dalam pelaksanaan assesmen. Sementara untuk kekurangan dalam penggunaan aplikasi assesmen ini adalah . sangat tergantung dengan jaringan internet, antara proctor . dan peserta . harus berada pada jaringan yang sama untuk mengakses assesmen pada waktu yang sama sehingga diperlukan kualitas jaringan yang baik dan stabil, . proses installasi yang cukup panjang sehingga sebagain besar guru merasa kesulitan dalam memahami dan mempraktekannya, . adanya perbedaan tampilan aplikasi yang berbasis desktop dengan yang berbasis android sehingga memerlukan waktu yang lama dan berkesinambungan untuk Rafika Sari | https://journal. id/index. php/amma | Page 1290 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 10 November . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1283-1291 KESIMPULAN Adaptasi teknologi yang dilakukan untuk menunjang kemampuan literasi dan numerasi bagi sivitas sekolah . uru dan sisw. di SDN 02 Jatireja berupa pelatihan penggunaan aplikasi AKMKelas telah terlaksana dengan baik dan lancar. Program pelatihan yang dilakukan merupakan kolaborasi antara program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen program studi Informatika Universitas Bahyangkara Jakarta Raya dengan program Kampus Mengajar Angkatan 4 (KM-. yang dilakukan selama A 3 bulan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi dalam menggunakan aplikasi AKM-Kelas baik berbasis desktop maupun berbasis Android. Berdasarkan kebijakan dari Kemdikbud maka kemampuan penggunaan sarana assesmen ini harus dimiliki oleh guru dan siswa dalam rangka meningkatkan aspek pengetahuan AKM, literasi, numerasi berbasis REFERENCES