Jurnal Social Library, 1 . November . ISSN 2776-1592 (Onlin. DOI: https://doi. org/10. 51849/sl. Jurnal Social Library Available online https://penelitimuda. com/index. php/SL/index Coping Stress Mahasiswa Tingkat Akhir Dalam Menyelesaikan Skripsi Coping Stress for Final Year Students in Completing Thesis Yara Andita Anastasya* Fakultas Kedokteran. Universitas Malikussaleh. Indonesia *Corresponding author: yara. andita@unima. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengentahui bagaimana coping stress mahasiswa tingkat dalam menyelesaikan skripsi. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan model studi kasus. pengambilan sampel adalah metode purposive sampling yang memilih subjek sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu mahasiswa tingkat akhir dan dan sedang menyelesaikan skripsi. Subyek yang berpartisipasi dalam penelitian ini terdiri dari tiga mahasiswa tingkat akhir. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini berupa triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa mahasiswa tingkat akhir mengatasi stres dalam bentuk emotional-focused coping kemudian dilanjutkan dengan problem-focused coping. Hal ini agar mereka dapat fokus terlebih dahulu untuk mengendalikan pikiran dan emosi yang disebabkan oleh stres dan kemudian pada pemecahan masalah yang dihadapi. Kata Kunci: Coping Stresst. Mahasiswa Tingkat Akir. Skripsi. Abstract The purpose of this study was to find out how students cope with stress in completing their thesis. This research method is qualitative with a case study model. The sampling technique is a purposive sampling method which selects subjects according to the research objectives, namely final year students and currently completing their thesis. The subjects who participated in this study consisted of three final year Data collection techniques used in the form of semi-structured interviews. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and verification. The validity of the data used in this study is in the form of time triangulation. Based on the results of the study, it was found that final year students coped with stress in the form of emotional-focused coping and then continued with problemfocused coping. This is so that they can focus first on controlling the thoughts and emotions caused by stress and then on solving the problems at hand. Keywords: Coping Stress. Final Level Students. Thesis. How to Cite: Anastasya. Yara Anidita. , 2021. Coping Stress Mahasiswa Tingkat Akhir Dalam Menyelsaikan Skripsi. Jurnal Social Library, 1 . : 113-115. ISSN 2776-1592 (Onlin. PENDAHULUAN Stres adalah hubungan antara individu dengan lingkungan yang dinilai sebagai tuntutan atau ketidakmampuan untuk mengatasi situasi yang membahayakan atau mengancam kesehatan individu. (Lazarus dan Folkman 1. Stres adalah suatu kadaan atau kondisi dimana seseorang merasa tertekan karena eksternal yang harus dipenuhi. Stres bisa menimpa siapa saja. Karena setiap orang tidak pernah lepas dari keadaan tertentu, termasuk mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa tingkat akhir adalah mahasiswa yang hampir menyelesaikan semua mata kuliah dan sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi (Pratiwi & Lailatulshifah, 2. Meraih gelar merupakan dambaan setiap mahasiswa, namun untuk mendapatkan gelar membutuhkan perjuanagn dalam menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program sarjana pada akhir semester berdasarkan hasil penelitian, tinjauan pustaka, atau pengembangan suatu masalah yang dilakuka secara seksama (Darmono & Hasan, 2. Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk menggambarkan suatu karya ilmiah berupa paparan hasil penelitian sarjana yang membahas suatu masalah atau fenomena dalam bidang keilmuan tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Seorang mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu menggabungkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berkaitan dengan bidang ilmu yang dipelajarinya (Andarini & Fatma, 2. Mahasiswa yang menulis skripsi lebih https://penelitimuda. com/index. php/SL/index cenderung mengalami stres saat menulis skripsi, seperti kesulitan memilih judul, kesulitan mencari sumber atau referensi, kesulitan merumuskan masalah, kesulitan menulis hasil dalam format esai ilmiah, takut bertemu dosen pembimbing, kekurangan dana, dan terkadang penelitiannya tidak sesuai dengan bidangnya. Stress yang dirasakan mahasiswa akhir berasal dari berbagai masalah dan strategi yang berbeda juga. Strategi seorang untuk mengatasi suatu masalah disebut coping. Coping adalah upaya kognitif dan perilaku yang selalu berubah untuk mengelola kebutuhan eksternal dan internal tertentu yang membebani atau melebihi sumber daya individu dan membahayakan keberadaan dan kesejahteraannya (Lazarus, 1. Coping terdiri dari dua jenis: emotion focused coping dan problem focused coping (Lazarus, 1. Emotion-focused coping adalah suatu bentuk coping yang mengurangi stres emosional dengan upaya atau strategi seperti meminimalkan kejadian negatif, menjaga jarak, dan menemukan nilai-nilai positif (Lazarus & Folkman, 1. Problem-focused coping merupakan strategi coping yang berfokus pada masalah seperti mencari informasi tentang suatu masalah, mengumpulkan solusi alternatif, menjalankan alternatif yang telah dipilih (Lazarus & Folkman, 1. METODE Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan model studi kasus. Creswell . menyatakan bahwa studi kasus adalah model yang menekankan secara rinci eksplorasi sistem yang terbatas pada satu atau beberapa kasus, bersama dengan penggalian data yang mendalam ISSN 2776-1592 (Onlin. yang melibatkan berbagai sumber informasi yang kaya konteks. Teknik pengambilan sampel adalah metode purposive sampling yang memilih subjek sesuai dengan tujuan penelitian (Herdiansyah, 2. , yaitu mahasiswa tingkat akhir dan dan sedang menyelesaikan skripsi. Subyek yang berpartisipasi dalam penelitian ini terdiri dari tiga mahasiswa tingkat akhir. Teknik digunakan berupa wawancara semi Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi (Miles & Huberman. Keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini berupa triangulasi waktu menurut Sugiyono . HASIL DAN PEMBAHASAN Semua subjek pertama kali melakukan emotion focused coping, diikuti oleh problem focused coping (Lazarus & Folkman, 1. Subjek 1 melakukan emotional-focused coping berupa jalanjalan di pantai menonton drama favorit. Subjek 2 melakukan emotion focused coping berupa menonton konser melalui YouTube, bermain dengan gadget, dan membicarakan masalah kepada orang tua dan teman dekat. Subjek 3 melakukan emotion focused coping, seperti menonton drama favorit, makan makanan favorit, istirahat, dan membicarakan masalah dengan teman dekat. Setelah emotion focused coping, semua subjek melakukan problem focused Subjek 1 berfokus pada masalah berupa koreksi kesalahan dalam skripsi sesuai dengan masukan dari pembimbing. Subjek 2 melakukan problem focused coping berupa mencari kesalahan terlebih dahulu, mengoreksinya, dan mencari solusi terkait masalah tersebut. Subjek 3 https://penelitimuda. com/index. php/SL/index mengambil problem focused coping dengan bertanya kepada teman yang berpengalaman tentang kesalahan yang telah dia buat. SIMPULAN Berdasarkan penelitian sebelumnya, mahasiswa tingkat alhir mengatasi stres dalam bentuk emotional-focused coping kemudian dilanjutkan dengan problemfocused coping. Hal ini agar mereka dapat mengendalikan pikiran dan emosi yang disebabkan oleh stres dan kemudian pada pemecahan masalah yang dihadapi. DAFTAR PUSTAKA