Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 9 No. 2 Maret 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 61 - 67 PENGARUH PROMOSI DAN KESADARAN MEREK TERHADAP MINAT BELI PADA KEDAI KOPI KALA SENJA KOPI GALUH MAS KARAWANG Oleh : Andryan Lukman Zuchri. Fakultas Ekonomi. Universitas Singaperbangsa Karawang Email : andryanlukmanzuchri@gmail. Nelly Martini. Fakultas Ekonomi. Universitas Singaperbangsa Karawang Email : nelly. martini@fe. Abstract Articel Info Article History : Received 24 February - 2022 Accepted 24 March - 2022 Available Online 30 March - 2022 This study aims to determine and explain the level of Buying Interest at Kala Senja Kopi coffeeshop based on. Promotion and Brand Awareness at Kala Senja Kopi coffeeshop. This research was conducted through a statistical technique approach using SPSS 16, data collection using the incidental sampling technique on 314 respondents with research subjects are customers of Kala Senja Kopi coffeeshop. Prior to the Hypothesis test, this study conducted a data validity test. The data analysis technique used is the scale range analysis technique and path analysis The results of this study reveal that the Promotion of Kala Senja Kopi coffeeshop is in the agreed criteria, that means the Promotion of Kala Senja Kopi coffeeshop are acceptable by consumers. Furthermore. Brand Awareness of Kala Senja Kopi coffeeshop is on agreed criteria, meaning that the Brand Awareness of Kala Senja Kopi coffeeshop could be acceptable by consumers. Then, the Buying Interest of Kala Senja Kopi coffeeshop is on the agreed criteria, that means the Buying Interest of Limasan Cafe are acceptable by consumers. There is a very strong and unidirectional positive correlation between Promotion and Brand Awareness. Partially Promotion had a positive and significant effect on Buying Interest. while brand Awareness also had a positive and significant effect on Buying Interest. The Promotion and Brand Awareness had a positive and significant effect on Buying Interest of Kala Senja Kopi coffeeshop. Keywords : Promotion. Brand Awareness. Buying Interest. PENDAHULUAN Pada era modern kopi sering diasumsikan sebagai minuman berkelas dan banyak dijumpai di berbagai kedai kopi seperti cafe hingga geraiyang menjual kopiyang dikemasmenjadi produkminuman kopi yang bernuansa modern dan lebih kekinian. Para penikmat kopi yang semakin meningkat membuat minuman kopi semakin populer dan digemari terutama generasi muda saat ini sehingga membuat kedai kopi semakin menjamur di berbagai kota seluruh Indonesia. Semakin meningkatnya tren minum kopi oleh kalangan muda, berpotensi besar meningkatkan jumlah konsumsi kopi di Indonesia. Hal tersebut didukung oleh data yang bersumber dari Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pertanian konsumsi kopi nasional pada tahun 2016mencapai sekitar 250 ribu ton dan tumbuh 10,54% menjadi 276 ribu ton. Konsumsi kopi Indonesia sepanjang periode rata-rata 8,22%/tahun. Pada 2021, pasokan kopi diprediksi mencapai 795 ribu ton dengan konsumsi 370 ribu ton, sehingga terjadi surplus 425 ribu ton. Sebagai salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat. Karawang memiliki banyak kedai kopi yang tak kalah dengan kota-kota besar di Indonesia. Seringkali terlihat kalangan remaja hingga dewasa yang menghabiskan waktu untuk nongkrong di kedai kopi bersama teman, sahabat, dan orang orangorang terdekat terutama pada saat akhir pekan. Arteri Galuh Mas. Sirnabaya. Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang. Dalam studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada variable Minat beli Konsumen menunjukkan bahwa minat beli konsumen pada kedai Kala Senja Kopi Galuh MasKarawang cenderung memberikan jawaban cukup setuju. Hal ini memberikan gambaran awal bahwa pihak pemilik kedai kopi Kala Senja Kopi, perlu melakukan evaluasi baik terhadap produk, pelayanan, harga, maupun faktor lainya, untuk menumbuhkan daya tarik konsumen berkunjung dan mengkonsumsi produk Kala Senja Kopi. Kemudian hasil penelitian awal untuk promosi yang dilakukan pada kedai kopi Kala Senja Kopi, mayoritas responden cenderung memberikan jawaban cukup setuju, yang berarti promosi yang dilakukan kedai kopi Kala Senja Kopi belum optimal. Hal ini menjadi bahan evaluasi agar kedai kopi Kala Senja Kopi dapat meningkatkan promosi yang lebih baik lagi agar dapat menarik dan mempengaruhi dan meningkatkan minat beli konsumen. Selain merupakan salah satu daerah yang terkenal di Jawa Barat. Karawang merupakan kota industri dengan upah minimum terbesar di Indonesia. Akibatnya, banyak orang-orang dari luar daerah Karawang yang tertarik untuk merantau ke kota ini dan menetap sehingga menjadikan Karawang sebagai daerah yang cukup padat penduduknya dan berpeluang mendatangkan konsumen. Selanjutnya hasil penelitian awal untuk kesadaran merek yang dilakukan pada kedai kopi Kala Senja Kopi, mayoritas responden cenderung memberikan jawaban cukup setuju, yang berarti tanggapan responden terhadap keberadaan merek Kala Senja Kopi masih belum dikenal atau familiar di masyarakat KAJIAN PUSTAKA Promosi Menurut Buchari Alma . bahwa promosi adalah sejenis komunikasi yang memberi penjelasan yang meyakinkan para calon konsumen tentang barang dan jasa. Bauran promosi menurut Kotler dan Amstrong yaitu:Periklanan . Promosi . ales promotio. Hubungan masyarakat . ublic Penjualan . ersonal sellin. dan Pemasaran . irect Kesadaran Merek Menurut Rossiter dan Percy dalam Ahmad Rifqi Husni . konsep Brand Awareness yaitu kemampuan pembeli untuk mengenal suatu merek baru, dan kesadaran itu Dari banyaknya kedai kopi yang ada di Karawang, membuat masyarakat generasi muda dihadapkan dengan berbagai pilihan kedai kopi yang akan mendasari keinginan mereka untuk mengunjungi kedai mana yang akan dipilih, sehingga dalam hal ini pemilik bisnis kedai kopi di Karawang menyadari betul akan tingginya persaingan dengan kedai kopi lain yang menjamur di Karawang. Salah satukedai kopi yang menjadi pilihan untuk dikunjungi adalah Kala Senja Kopi. Selain memiliki suasana kedai yang bagus dan nyaman untuk dikunjungi, rute menuju kedai ini juga tak membutuhkan waktu yang lama dari pusat kota Karawang karena berlokasi di Jl. sendiri akan menghasilkan keinginan untuk membeli, kemudian setelah itu suatu merek akan mendapatkan jalan untuk mencapai tujuannya yang diinginkan. Kesadaran merek didefinisikan dalam kemampuan yang dimiliki konsumen dalam mengasosiasikan suatu merek dengan kategori produknya. Menurut David Aaker dalam Ujang Sumawan . : Brand Recognition (Pengenalan Bran. Brand Recall (Pengingatan Kembali Mere. Top of Mind (Puncak Pikira. dan Dominant Brand (Satu-Satunya Merek yang Diinga. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif yang dilaksanakan melalui pengumpulan data di lapangan menggunakan alat bantu Spps 16. Variabel Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. sebagai variable bebas. Variabel Minat Beli (Y) sebagai variabel terikat. Jenis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Populasi pada penelitian ini yaitu konsumen di kedai kopi Kala Senja Kopi Galuh Mas Karawang sebanyak 1446. Dengan sampel sebanyak 400, sehingga penelitian ini menggunakan teknik sampling Insidental. Adapun analisis yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysi. Minat Beli Menurut Kotler dan Keller . mengatakan bahwa minat beli adalah perilaku pelanggan yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan pelanggan untuk melakukan pembelian. Menurut Augusty Ferdinand . minat beli dapat didentifikasi melalui empat dimensi yaitu: Minat Transaksional. Minat Referensial, dan Minat Eksploratif. Hipotesis Penelitian Korelasi antara Promosi dan Kesadaran Merek Ho : Ax2x1 = 0 Tidak terdapat korelasi antara Promosi dan Kesadaran Merek H1 : Ax2x1 O 0 Terdapat korelasi antara Promosi dan Kesadaran Merek Pengaruh Parsial Promosi dan Kesadaran Merek terhadap Minat Beli . Ho : Ayx1. Ayx2 = 0 Tidak terdapat pengaruh parsial antara Promosi dan Kesadaran Merek terhadap Minat Beli di Kedai Kala Senja Kopi H1 : Ayx1. Ayx2 O 0 Terdapat parsial antara Promosi dan Kesadaran Merek terhadap Minat Beli di Kedai Kala Senja Kopi Pengaruh Simultan Promosi dan Kesadaran Merek terhadap Minat Beli . ji F) HASIL DAN PEMBAHASAN Analisi Deskriptif Tabel 1 Rekapitulasi Variabel Promosi (X) Dimensi Periklan . dverti Periklan . dverti Ho : Ayx1. Ayx2. Ayx2x1 = 0 Tidak terdapat pengaruh simultan antara Promosi dan Kesadaran Merek terhadap Minat Beli di Kedai Kala Senja Kopi H1 : Ayx1. Ayx2. Ayx2x1 O 0 Terdapat pengaruh simultan antara Promosi dan Kesadaran Merek terhadap Minat Beli di Kedai Kala Senja Kopi Promosi Penjuala n . ales Hubung Masyara . ublic Penjuala Personal . erson Pemasar Langsun g . irect Skor Aktual Kriteria Iklan TV Setuju Iklan Media Cetak Setuju Iklan Radio Setuju Spanduk Setuju Brosur Setuju Diskon Setuju Undian Setuju Kupon Setuju Hadiah Setuju Garansi Setuju Publikasi Events Setuju Setuju Berita Setuju Presentasi Penjualan Cukup Setuju E-Mail Setuju Internet Setuju Indikator Total Skor Rata-Rata Dimensi Indikator Minat Transaksio Kesediaan Penjual Makanan Kesediaan Penjual Minuman Kemudahan Dalam Melakukan Pembayaran Kesediaan Fasilitas ATM Sumber : Data yang diolah peneliti, 2021 Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa variabel Promosi berada pada Kriteria setuju, yang menandakan bahwa promosi pada kedai Kala Senja Kopi sudah baik. responden kedai Kala Senja Kopi salah satu faktornya karena Promosi. Jumlah skor sebesar Tabel 2 Rekapitulasi Variabel Kesadaran Pearson Correlation Sig. -taile. Promosi Pearson Correlation Sig. -taile. Kesadaran Merek ,524** Setuju Setuju Setuju Setuju Total Skor Rata-rata Berdasarkan table diatas menunjukkan bahwa variabel Minat Beli berada pada Kriteria setuju, artinya responden Pengunjung kedai Kala Senja Kopi salah satu faktornya karena Minat Beli. Jumlah skor sebesar 1. ,000 Kesadaran Merek Kriteria Sumber : Data yang diolah peneliti, 2021 Correlations Promosi Skor Aktual ,524** Analisis Verifikatif Tabel 4 Korelasi antara Disiplin Kerja (X. dengan Motivasi Kerja (X. Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS, 2021 Dari hasil analisis diperoleh besaran koefisien korelasi antara variabel bebas yaitu Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. dapat dinilai sebesar 0,52. Dengan demikian Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. memiliki tingkat hubungan yang kuat dan searah karena nilai ,000 Merek (X. Dimensi Indikator Skor Aktual Kriteria Brand Recognizing . engenalan Merek yang Setuju Brand Recall . engingat Setuju Top of Mind . uncak pikira. Setuju Dominant Brand . atu-satunya merek yang Setuju Kekhasan merek yang Kemampua n mengenal logo merek Satusatunya Total Skor Rata-rata Sumber : Data yang diolah peneliti, 2021 Berdasarkan Gambar 4. 14 menunjukkan bahwa variabel Kesadaran Merek berada pada kriteria setuju dan kesadaran merek pada kedai Kala Senja Kopi sudah baik. artinya responden pengunjung kedai Kala Senja Kopi salah satu faktornya adalah karena Kesadaran Merek. Jumlah skor sebesar 1. Tabel 3 Rekapitulasi Variabel Minat Beli (Y) Pengaruh secara Parsial Motivasi Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja Pegawai (Y) yc= Oo1Oe0,522 0,52. yc= Oo1 Oe 0,270 9,18 yc= 0,854 yc = 10,749 Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error -,644 ,629 Promosi ,257 Standard Coeffici ,014 Kesadaran ,048 ,044 Merek Dependent Variable: Minat Beli Beta 1,024 ,766 18,77 ,309 3,098 Besar dibandingkan dengan ttabel pada tingkat kesalahan 5%, db = n - 2 = 314 Ae 2 = 312, maka diperoleh ttabel = 1,967. Dengan demikian diketahui thitung . > ttabel . , maka dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak, artinya ada korelasi yang signifikan antara Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. Hipotesis Pengaruh Variabel Secara Parsial Tabel 7 Pengaruh Parsial Promosi (X. Terhadap Minat Beli (Y) Sumber : Data yang diolah peneliti, 2021 Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai thitung . > ttabel . maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Promosi secara parsial berpengaruh terhadap Minat Beli. Tabel 8 Pengaruh Parsial Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan(Y) Sig. ,307 ,000 ,000 Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS, 2021 Tabel diatas menunjukkan bahwa Structural Sig. Kesimpulan 0,000 0,05 18,77 1,967 Ho ditolak 0,52Oo314 Oe 2 pengaruh variabel Promosi (X. terhadap Minat Beli (Y) yaitu sebesar 0,766 atau sebesar 76,6 %. Kemudian pengaruh langsung Kesadaran Merek (X. terhadap Minat Beli (Y) adalah sebesar 0,309 ata sebesar 30,9%. Tabel 6 Koefisien Determinasi Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS, 2021 Berdasarkan Tabel diatas menunjukkan bahwa pengaruh langsung (R. sebesar 62,4% variabel Minat Beli (Y) bias diterangkan oleh variabel Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. , atau dapar diartikan bahwa Promosi (X . dan Kesadaran Merek (X. memiliki kontribusi terhadap Minat Beli (Y) sebesar 92,7 % sedangkan sisanya 7,3% merupakan kontribusi variabel lainnya yang tidak di teliti (A). Model Summary Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate ,790a ,927 ,622 1,31602 Predictors: (Constan. Kesadaran Merek. Promosi Structural Sig. Kesimpulan 0,000 0,05 3,09 1,967 Ho ditolak Sumber : Data yang diolah peneliti, 2021 Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai thitung . > ttabel . maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kesadaran Merek secara parsial berpengaruh terhadap Minat Beli. Hipotesis Pengaruh Variabel Secara Simultan Hasil Uji Hipotesis Korelasi Antara Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. Pengujian hipotesis korelasi antara Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. dilakukan dengan menggunakan uji statistic t, yaitu dengan rumus sebagai berikut (Riduwan, 2010 : . yc Ooycu Oe 2 yc= Oo1Oeyc 2 Diketahui : r = 0,52 n = 314 Maka : Structural Sig. Kesimpulan 0,000 0,05 250,012 3,022 Ho ditolak Sumber : Data yang diolah peneliti, 2021 Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai . < . dan fhitung . > ftabel . maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Promosi dan Kesadaran merek secara simultan berpengaruh terhadap Minat Beli. positif sebesar 0,766 atau 76,6%. Demikian juga dengan Kesadaran Merek yang berpengaruh terhadap Minat Beli sebesar 0,705 atau 30,9%. Variabel Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. secara simultan mempunyai pengaruh yang positif terhadap Minat Beli (Y) pada pengunjung kedai Kala Senja Kopi Galuh Mas Karawang 92,7% sedangkan sisanya 55,2% merupakan kontribusi variabel lain yang tidak diteliti (A) KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dijelaskan serta dipaparkan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : Promosi (X. pada konsumen kedai Kala Senja Kopi Galuh Mas Karawang dengan 16 indikator dan 16 pernyataan, berdasarkan hasil kuesioner diperoleh rata-rata skor sebesar 1. 156,8 berada pada kriteria setuju. Adapun skor Presentasi Penjualan dengan skor 946. Artinya, konsumen menyatakan bahwa Promosi pada kedai Kala Senja Kopi sudah baik. Kesadaran Merek (X. pada kedai Kala Senja Kopi Galuh Mas Karawang dengan 4 indikator dan 4 pernyataan, berdasarkan hasil kuesioner diperoleh rata-rata skor sebesar 1. 169 berada pada kriteria setuju. Adapun skor terkecil terdapat pada indikator kekhasan merek yang membuat berbeda dengan skor Artinya, konsumen menyatakan bahwa Kesadaran Merek pada konsumen kedai Kala Senja Kopi sudah baik. Minat Beli (Y) pada konsumen kedai Kala Senja Kopi Galuh Mas Karawang dengan 4 indikator dan 4 pernyataan, berdasarkan hasil kuesioner diperoleh rata-rata skor sebesar 1. 186 berada pada kriteria setuju. Adapun skor terkecil terdapat pada indikator Kesediaan Fasilitas ATM dengan skor 1. Artinya, konsumen menyatakan bahwa Minat Beli pada konsumen kedai Kala Senja Kopi sudah baik. Hubungan antara Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,52 dan mempunyai tingkat hubungan sedang dan searah. Terdapat pengaruh parsial Promosi (X. dan Kesadaran Merek (X. terhadap Minat Beli (Y), dimana Promosi berpengaruh terhadap Minat Beli secara REFERENSI