Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Analisis Faktor yang Memengaruhi Harga Aluminium dan Kaca Sebagai Bahan Baku Produksi pada Perusahaan Sari Mulia Abadi Kaca Ni Made Yudhit Kristanti1. Ni Putu Erviani Astari1 Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis. Pariwisata. Pendidikan, dan Humaniora. Universitas Dhyana Pura. Jl. Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara. Bali. Indonesia *Corresponding Author: 22111501032@undhirabali. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengajuan harga aluminium dan kaca. Analisis dilakukan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi harga kedua material tersebut, seperti permintaan pasar, biaya produksi, dan kebijakan pemerintah terkait impor. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa harga aluminium dan kaca bervariasi tergantung pada kualitas dan ukuran produk. Penetapan harga yang kompetitif dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar. Selain itu, strategi promosi yang efektif diperlukan untuk menarik konsumen dan meningkatkan penjualan, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi usaha kecil di sektor ini. Selain itu, ditemukan bahwa fluktuasi nilai tukar mata uang juga berperan penting dalam menentukan harga kedua material ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pelaku industri konstruksi dalam merencanakan anggaran dan pengadaan material yang lebih efisien. Kata kunci: aluminium, kaca, harga material, analisis pasar, biaya produksi Pendahuluan Dalam era pembangunan yang terus berkembang, kebutuhan akan bahan bangunan berkualitas tinggi seperti aluminium dan kaca semakin meningkat. Kedua material ini tidak hanya dikenal karena daya tahan dan kekuatannya, tetapi juga karena estetika yang ditawarkan, menjadikannya pilihan utama dalam berbagai proyek konstruksi dan desain interior. Bali merupakan salah tempat wisata yang banyak sekali di kunjungi oleh masyarakat lokal maupun masyarakat mancanegara. Saat berwisata, para wisatawan sering kali mencari tempat penginapan untuk liburan mereka. Glamping, villa dan hotel merupakan penginapan yang sangat sering digunakan oleh wisatawan. Dengan banyaknya wisatawan yang sering menyewa penginapan, maka semakin banyak kontraktor yang berlomba-lomba untuk membuat penginapan bagi para Perusahaan Sari Mulia Abadi Kaca mengalami perkembangan yang pesat, hal tersebut ditandai dengan banyaknya bangunan yang terbuat dari aluminium dan kaca. Pesatnya perkembangan industri aluminium dan kaca disebabkan oleh beberapa faktor seperti bahan bahan dari kayu yang terbatas dan cukup sulit untuk ditemukan, meningkatnya pembangunan pemukiman maupun tempat usaha penduduk, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap barang-barang yang terbuat dari aluminium serta kemajuan tren-tren bangunan yang selalu berkembang di setiap tahunnya. Di Bali, usaha ini memiliki peluang yang sangat bagus, hal tersebut disebabkan karena Bali sudah sangat terkenal dengan banyaknya destinasi wisatanya, sehingga para wisatawan banyak yang berlibur serta menginap di Bali. Usaha ini berkembang pesat di Bali, hal ini bisa dilihat dari banyaknya usaha sejenis yang bermunculan. Selain itu juga disebabkan karena tingginya permintaan dari konsumen baik untuk kebutuhan pribadi maupun untuk kebutuhan lainya, hal ini membuat Perusahaan Aluminium dan Kaca ini semakin diminati dan semakin banyak dibutuhkan. Keberhasilan dalam menekuni industri alumunium dan kaca ini sangat dipengaruhi oleh faktor teknologi yang diiringi dengan Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 peran pemerintah dan masyarakat setempat, selain itu dalam melakukan pengelolaan terhadap uasaha tersebut penting adanya manajemen dan perencanaan strategi pemasaran yang tepat. Dengan manajemen dan perencanaan dalam strategi pemasaran yang tepat, maka pemilik usaha aluminium tersebut berkemungkinan akan dapat mengatasi setiap kendala yang muncul baik dalam proses produksi maupun dalam pemasaran sehingga akan memudahkan pemilik dalam mengelola usaha dan mendapatkan keutungan yang diinginkan. Penentuan harga pokok produksi merupakan hal yang sangat penting mengingat manfaat informasi harga pokok produksi adalah menentukan harga jual produk serta penentuan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang akan disajikan dalam neraca. Di dalam penentuan harga pokok produksi, informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan adalah informasi mengenai biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. Ketiga jenis kegiatan ini harus ditentukan secara cermat baik dalam pencatatan maupun penggolongannya. Sehingga informasi harga pokok produksi yang dihasilkan dapat diandalkan baik untuk penentuan harga jual produk maupun untuk perhitungan laba rugi periodik. Harga pokok produksi sangat berpengaruh dalam perhitungan laba rugi perusahaan, apabila perusahaan kurang teliti atau salah dalam penetuan harga pokok produksi, mengakibatkan kesalahan dalam penetuan laba rugi yang diperoleh perusahaan. Mengingat arti pentingnya harga pokok produksi yang memerlukan ketelitian dan Dalam persaingan yang tajam saat ini memacu perusahaan yang satu bersaing dengan perusahaan yang lain dalam menghasilkan produk yang sejenis maupun produk yang substansi. Karena itu diperlukan informasi biaya maupun informasi harga pokok produksi untuk pengambilan keputusan. Dalam upaya menetapkan harga jual yang tidak terlalu tinggi atau rendah, agar harga jual yang dihasilkan dapat bersaing dengan perusahaan sejenis serta memberikan laba yang sesuai dengan yang diharapkan dari produk yang dihasilkan, maka perhitungan komponen-komponen harga harus dilakukan dengan cermat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis menganalisis komponen harga kaca dan aluminium yang merupakan bahan baku produksi. Adapun judul yang penelitian ini yaitu AuAnalisis Faktor yang Memengaruhi Harga Aluminium dan Kaca Sebagai Bahan Baku Produksi Pada Perusahaan Sari Mulia Abadi KacaAy. Metode Adapun metode pengumpulan data yang diambil yaitu menggunakan metode observasi . Observasi ialah salah satu teknik pengumpulan data yang bersifat spesifik dibandingkan teknik pengumpulan data lainnya. Metode dokumentasi adalah teknik pengumpulan data dengan cara mencatat, menyimpan dan mengelola informasi yang berasal dari berbagai sumber dokumen, baik yang bersifat tertulis, foto, rekaman audio, video maupun digital. Metode ini digunakan untuk memperoleh data historis, administratif, atau operasional yang mendukung analisis dan pengambilan Dalam penelitian, metode dokumentasi sering melibatkan pengumpulan data sekunder, seperti arsip, laporan tahunan, catatan transaksi, jurnal atau artikel yang dapat digunakan untuk meninjau fakta-fakta atau pola yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil dan Pembahasan Perusahaan Sari Mulia Abadi Kaca merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Khususnya dalam bidang yang menggeluti penjualan dan pemasangan Perusahaan ini tidak melakukan pendistribusian aluminium dan kaca, tetapi hanya melakukan penjualan dan juga pemasangan saja. Perusahaan Sari Mulia Abadi Kaca selalu mengambil kaca dari distributor lain yang berada di luar Bali. Distributor kaca itu bernama PT. Aquamate Indonesia Industries. Sedangkan untuk di aluminium mengambil dari distrubutor yang bernama PT. Alumina. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan penulis selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di Perusahaan Sari Mulia Abadi Kaca, penulis menyadari bahwa terdapat banyak faktor yang mempengaruhi harga aluminium dan kaca. Baik itu dari harga bahan baku maupun bentuk dan desain dari aluminium dan kaca tersebut, biaya pengiriman karena perusahaan tidak memproduksi langsung aluminium dan kaca. Berikut merupakan beberapa invoice di bulan oktober yang membuktikan faktor harga aluminium dan kaca. Gambar 1. Invoice Kaca Bulan Oktober 2024 PT. Aquamate Indonesia Industries Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Gambar 2. Invoice Aluminium Bulan Oktober 2024 PT. Alumina Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Faktor yang mempengaruhi harga aluminium dan kaca sebagai bahan baku di Perusahaan Sari Mulia Abadi Kaca dari gambar tersebut sangat beragam dan dapat dikategorikan ke dalam beberapa aspek utama. Berikut adalah penjelasan mengenai faktor-faktor tersebut: Faktor yang Mempengaruhi Harga Aluminium Permintaan dan Penawaran: Hubungan antara permintaan dan penawaran di pasar sangat menentukan harga aluminium. Permintaan yang tinggi, terutama akibat urbanisasi dan pembangunan infrastruktur, dapat meningkatkan harga, sedangkan kelebihan pasokan dapat menekan harga. Harga Bahan Baku Kaca: Aluminium diproduksi dari bijih bauksit, dan perubahan harga bauksit secara langsung mempengaruhi biaya produksi Jika harga bauksit meningkat, biaya produksi aluminium juga akan naik, yang dapat menyebabkan kenaikan harga jual aluminium di Situasi Ekonomi Makro: Kondisi ekonomi secara keseluruhan juga mempengaruhi permintaan aluminium. Pada saat ekonomi tumbuh, permintaan biasanya meningkat, sedangkan pada masa resesi, permintaan cenderung menurun. Jenis Aluminium: Terdapat berbagai jenis aluminium dengan spesifikasi berbeda yang mempengaruhi harga, seperti aluminium standar dan Aluminium premium biasanya lebih mahal karena menawarkan ketahanan yang lebih baik. Lokasi Pengiriman: Semakin jauh Lokasi dari tempat distributor, maka akan berpengaruh juga pada biaya pengirimannya. Faktor yang Mempengaruhi Harga Kaca Jenis Kaca: Kualitas dan jenis kaca yang digunakan sangat mempengaruhi Misalnya, kaca laminasi atau kaca tahan pecah biasanya lebih mahal dibandingkan kaca biasa. Kaca dengan lapisan pelindung UV atau isolasi termal juga akan menambah biaya. Harga Bahan Baku Kaca: Kaca biasanya diproduksi dari pasir silika, soda, dan kapur. Perubahan harga bahan-bahan ini akan mempengaruhi biaya produksi kaca. Misalnya, jika harga pasir silika meningkat, produsen kaca harus menyesuaikan harga jual untuk mencerminkan kenaikan biaya. Ukuran dan Dimensi: Ukuran jendela atau pintu yang menggunakan kaca berpengaruh pada harga. semakin besar ukuran, semakin tinggi biaya bahan dan proses fabrikasi yang diperlukan. Permintaan Pasar: Permintaan terhadap produk kaca, terutama dalam sektor konstruksi dan otomotif, juga dapat mempengaruhi harga. Jika permintaan tinggi tetapi pasokan bahan baku terbatas akibat kenaikan harga, maka harga kaca kemungkinan besar akan meningkat. Desain dan Finishing: Desain kustom atau finishing khusus seperti pewarnaan atau tekstur tambahan dapat meningkatkan biaya produk kaca. Pilihan estetika ini sering kali disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Aksesori Tambahan: Aksesori seperti gagang pintu atau sistem kunci juga mempengaruhi total biaya produk kaca. Setiap tambahan ini akan meningkatkan kompleksitas dan biaya keseluruhan. Lokasi Pengiriman: Semakin jauh Lokasi dari tempat distributor, maka akan berpengaruh juga pada biaya pengirimannya. Kesimpulan Berdasarkan analisis diatas, maka dapat disimpulkan bahwa aluminium maupun kaca memiliki dinamika harga yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi, teknis, dan Adapun beberapa faktor yang memengaruhi naik turunnya harga aluminium Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 dan kaca yaitu seperti permintaan dan penawaran dari produsen, harga bahan baku dari kaca maupun aluminium, ukuran dan dimesi kaca, jenis aluminium dan kaca yang akan digunakan, desain ataupun model kaca, aksesoris tambahan, dan juga lokasi pengiriman yang akan dituju. Pemahaman mendalam tentang faktor-faktor ini sangat penting bagi perusahaan untuk mengelola biaya dan strategi pengadaan bahan baku secara efektif dalam menghadapi fluktuasi pasar. Dengan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi aluminium dan kaca dari analisis diatas, maka perusahaan akan dapat lebih memilih distributor yang lebih baik bagi perusahaannya. UCAPAN TERIMA KASIH