Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 176-181 Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Fasilitas Sekolah Ahmad Jacky Fakultas Ilmu Komputer. Program Studi Tekhnik Informatika. Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Indonesia E-mail: aazackyabiyyan@gmail. Abstrak - Sistem dapat didefinisikan sebagai elemen-elemen yang berkaitan satu sama lain untuk menjalankan satu tujuan yang sama. Selanjutnya, dalam mengembangkan sebuah sistem dibutuhkan keterlibatan empat komponen yakni masukan, pengolahan, keluaran, dan balikan atau control Perkembangan teknologi ini sangat bermanfaat dalam memecahkan permasalahan- permasalahan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan tak terkecuali pada sekolah menengah pertama. Mulai dari tinjauan dan pengamatan langsung ke SMPN 2 Airmadidi. Peneliti berminat untuk melakukan perubahan terhadap sistem informasi yang dimiliki oleh sekolah dimana sistem ini belum terkomputerisasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan terstruktur yakni Data Flow Diagram (DFD). Kata Kunci: Sistem Informasi. Analisa. Perancangan. Data Flow Diagram Abstract - System can be defined as interconnected elements in order to complete a task. Moreover, there are four components that are need to be involved to develop a system. These four elements are input, process, output and control. With the development of technologynowadays, it gives significant benefits in problem solving fields including problems in educational fields in this case junior high school. Based on our observation and interview with the stakeholders of SMP Negeri 2 Airmadidi, we decided to design an information system that covers the schoolAos facilities which are the library and the schoolAos medication unit. The current system is not computerized. Therefore, using structured analysis which is the Data Flow Diagram this study aim to develop a system that can be implemented in the future. Keywords: Information System. Analysis. Design. Data Flow Diagram. PENDAHULUAN Sistem dapat didefinisikan sebagai elemen-elemen yang berkaitan satu sama lain untuk menjalankan satu tujuan yang sama. Selanjutnya, dalam mengembangkan sebuah sistem dibutuhkan keterlibatan empat komponen yakni masukan, pengolahan, keluaran, dan balikan atau control . Keempat komponen tersebut digabungkan ke dalam tahapan-tahapan pengembangan sistem (System Development Life Cycl. Siklus ini merupakan suatu pendekatanbertahap untuk menganalisa dan merancang suatu sistem yang lebih spesifik terhadap kegiatan pengguna . Adapun tahapan umum dalam mengembangkan sistem mencakup tahap perencanaan sistem . ystem plannin. , analisis sistem . ystem desig. , implementasi sistem . ystem implementatio. , dan penggunaan sistem . ystem utilizatio. Perkembangan teknologi ini sangat bermanfaat dalam memecahkan permasalahanpermasalahan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang pendidikan tak terkecuali pada sekolah menengah pertama. Mulai dari tinjauan dan pengamatan langsung ke SMPN 2 Airmadidi. Peneliti berminat untuk melakukan perubahan terhadap sistem informasi yang juga terdapat alur data yang digambarkan dengan anak panah dari dan ke sistem untuk masing-masing terminator. ANALISA SISTEM Metode yang digunakan dalam merancang sistem informasi fasilitas sekolah ini adalah Data Flow Diagram (DFD). DFD sendiri juga dikenal dengan diagram alur kerja dimana metodeini adalah salah satu alat atau perangkat yang digunakan untuk mengembangkan sistem ataupun perangkat lunak yang terstruktur untuk menggambarkan sistem menjadi jaringan alur data yang menunjukan proses fungsional ataupun proses bisnis yang ada . , . Untuk menggambarkan alur dari proses sistem yang akan peneliti buat, peneliti menggambar data flow diagram hingga level 1. Ahmad Jacky | https://journal. id/index. php/manekin | Page 176 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 176-181 Context-level DFD Diagram ini merupakan level yang paling tinggi dari DFD yang mendeskripsikan asosiasi sistem dengan lingkungan eksternalnya. Diagram konteks dari penelitian ini digambarkan pada Gambar 1. Context Level DFD Berdasarkan gambar 1 dapat dilihat nama dari sistem yang akan dikembangkan adalah sistem informasi fasilitas SMP Negeri 2 Airmadidi. Terdapat empat terminator atau entitas luar yang berkomunikasi dengan sistem yakni usaha kesehatan sekolah, perpustakaan, administrator, dan pengguna yang terdiri atas staff, guru, ataupun siswa. Selain keempat terminator tersebut DFD Level 0 Diagram ini merupakan diagram dekomposisi dari Context Level DFD yang telah dipaparkan pada bagian sebelumnya. Adapun detil proses dan alur data dari DFD Level 0 diberikan pada gambar Terdapat empat proses utama yang digambarkan oleh DFD Level 0 ini yakni proses daftar, pemeriksaan, pengembalian, dan peminjaman dengan masing-masing alur data dari dan ke masingmasing terminator atau entitas. Penomoran pada masing-masing proses pada diagram bertujuan untuk menguraikan proses yang lebih detil yang nantinya akan digambarkan pada DFD Level 1. Nomor tersebut tidak menunjukkan urutan proses. Gambar 2. DFD Level 0 DFD Level 1 Diagram ini adalah diagram yang diuraikan dari DFD Level 0 yang menggambarkan subproses dari setiap proses utama pada DFD Level 0. Pada analisa sistem ini terdapat empat diagram Ahmad Jacky | https://journal. id/index. php/manekin | Page 177 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 176-181 masing-masing dari proses daftar, peminjaman, dan pengembalian. Gambar 3. DFD Level 1 Untuk Proses Daftar Gambar 4. DFD Level 1 Untuk Proses Peminjaman Gambar 5. DFD Level 1 Untuk Proses Pengembalian Ahmad Jacky | https://journal. id/index. php/manekin | Page 178 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 176-181 Gambar 3, 4, dan 5 adalah gambar dari DFD Level 1 untuk masin-masing proses tersebut. Deskripsi Proses Secara umum deskripsi proses yang berlangsung dalam sistem ini adalah pertama-tama pengguna akan melakukan pendaftaran dengan mengisikan biodata diri. Setelah admin memberikan autorisasi dan pengguna melakukan verifikasi, maka pengguna dapat menggunakan layanan yang ada pada sistem. Data dari pengguna akan tersimpan pada datastore D1. Kemudian pengguna akan memilih antara layanan untuk perpustakaan ataupun usaha kesehatan sekolah. Pada layanan usaha kesehatan sekolah pengguna hanya akan melihat laporan dari pemeriksaan yang dilakukan pada Data laporan kesehatan terdapat pada datastore D2. Sedangkan pada layanan perpustakaan pengguna bisa memilih untuk melakukan peminjaman ataupun pengembalian. Pada peminjaman pengguna dapat mengakses datastore D4 untuk mencari buku yang Lalu melakukan proses peminjaman dan mendapatkan bukti peminjaman yangtersimpan pada datastore D3. Untuk pengembalian pengguna dapat melihat kembali data peminjaman di datastore D3 dan melakukan proses pengembalian buku. PERANCANGAN SISTEM Perancangan sistem adalah tahapan dari siklus pengembangan sistem yang dapat didefinisikan sebagai tahap pendefinisian kebutuhan-kebutuhan fungsional dan menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk. Penggambaran dapat berupa sketsa yang terdiri atas perancangan diagram entitas (Entity Relationship Diagra. juga perancangan antarmuka . Gambar 6. Entity Relationship Digram dari sistem Gambar 6 menunjukkan diagram entitas yang telah dibuat dimana terdapat empat entitas dengan masing-masing atribut yang menjelaskan tiap entitas. Setiap entitas memiliki satu atribut unik untuk membedakan satu entitas dengan entitas lainnya. Ahmad Jacky | https://journal. id/index. php/manekin | Page 179 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 176-181 Gambar 7. Rancangan Antarmuka Untuk Menu Perpustakaan Gambar 8. Rancangan Antarmuka Untuk Pendaftaran Pengguna Baru Gambar 7 dan 8 memberikan gambaran mengenai rancangan antarmuka dari sistemyang akan dikembangkan dimiliki oleh sekolah dimana sistem ini belum terkomputerisasi. Dengan sistem informasi yang baru diharapkan dapat mempermudah dan membantu dalam penyimpanan data dan dalam penggunaan fasilitas sekolah yang ada, terutama fasilitas perpustakaan dan usaha kesehatan sekolah (UKS). Setelah melakukan pengamatan dan wawancara, peneliti melihat kesempatan untuk merancang suatu sistem informasi untuk fasilitas sekolah seperti perpustakaan dan usaha kesehatan Sistem yang akan dirancang berupa sistem yang sudah terkomputerisasi dan terintegrasi untuk meningkatkan pelayanan sekolah untuk para siswa, mengingat kedua fasilitas ini adalah fasilitas yang penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar dan ekstrakurikuler sekolah. Ahmad Jacky | https://journal. id/index. php/manekin | Page 180 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 1. No. Juni Tahun 2023 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 176-181 Sistem ini akan terhubung, sehingga siswa dengan menggunakan user id saja dapat mengakses semua fasilitas tersebut tanpa harus memiliki kartu perpustakaan dan kartu kesehatan yang berbeda. Data siswa tersebut juga akan disimpan ke dalam database untuk mempermudah Sistem sendiri akan dikendalikan oleh admin dan pengguna . taffatau guru dan sisw. KESIMPULAN DAN SARAN Perkembangan teknologi yang begitu pesat dapat diterapkan dalam berbagai bidang. Di saat yang sama, penerapan teknologi melalui pengembangan sistem informasi pada fasilitas sekolah di SMP Negeri 2 Airmadidi ini juga memberikan pengetahuan dini kepada siswa-siswa mengenai penerapan teknologi dalam dunia nyata yang dapat memudahkan dan mendukung aktivitas belajar Peneliti menyadari masih terdapat kekurangan dalam penelitian ini dimana dalam proses analisa masih digunakan metode terstruktur yakni berupa diagram alur kerja atau Data Flow Diagram (DFD). Untuk penelitian lebih lanjut dapat dikembangkan sistem dengan analisis menggunakan pendekatan berorientasi objek (Object Oriented Analysis and Desig. Ucapan Terima Kasih Penulis mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Klabat dan SMP Negeri 2 Airmadidi yang telah memberi dukungan terhadap penelitian ini. Daftar Pustaka