Ngabdimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNIVERSITAS MADURA p-ISSN 2808-3555, e-ISSN 2808-2907 Langkah Lebih Maju Desa Pademawu Barat Melalui Pembuatan Website Desa Oleh Kkn 20 Universitas Madura Sri Indriati Hasanah 1 Siti Qomariyah2. Anisi Shafi3. Mohammad Amir Mahmud4 Universitas Madura Article history Received : 05-05-2025 Revised : 18-06-2025 Accepted : 19-09-2025 * indriati_math@unira. Abstrak Pembuatan website Desa Pademawu Barat oleh mahasiswa KKN 20 Universitas Madura merupakan langkah strategis untuk membawa desa menuju era digital. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari observasi kebutuhan desa, pengumpulan data dan dokumentasi, perancangan dan pembuatan website, pengisian konten awal, hingga uji coba, sosialisasi, dan pengenalan kepada perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website desa dapat berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses. Selain itu, website juga menjadi media promosi potensi ekonomi, wisata, dan budaya yang dimiliki desa, sekaligus memperkuat identitas Desa Pademawu Barat. Dengan adanya website ini, desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membuka peluang pembangunan yang lebih luas di masa depan. Kata kunci: Website Desa. KKN. Pademawu Barat. Pelayanan Publik. Transparansi Informasi. Abstract The development of Pademawu Barat VillageAos official website by Community Service Program (KKN) Group 20 of Universitas Madura represents a strategic step in advancing the village into the digital era. The program was implemented through several stages, including needs observation, data collection and documentation, website design and development, initial content creation, testing, socialization, and training for village officials. The results indicate that the village website functions as a platform for faster, more transparent, and easily accessible information Furthermore, it serves as a medium to promote the villageAos economic, cultural, and tourism potential while strengthening Pademawu BaratAos identity. The presence of this website is expected to enhance the quality of public services and create broader development opportunities for the village in the future. Keywords: Village Website. Community Service (KKN). Pademawu Barat. Public Services. Information Transparency. A 2025 Some rights reserved A 2025 Segala bentuk plagiarisme dan penyalahgunaan hak kekayaan intelektual akibat diterbitkannya paper pengabdian masyarakat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Sri Indriati Hasanah, dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025: 29-32 PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat memperoleh dan membagikan Saat ini, hampir setiap lini kehidupan terhubung dengan sistem digital, mulai dari layanan administrasi, komunikasi, hingga promosi potensi daerah. Bagi sebuah desa, keberadaan website resmi menjadi langkah penting untuk meningkatkan keterbukaan informasi, mempercepat pelayanan, serta memperkenalkan keunggulan desa kepada dunia luar. Salah satu desa yang masih belum memiliki website resmi hingga pada akhir juli 2025 adalah desa pademawu barat. Desa Pademawu Barat adalah sebuah desa yang terletak di Kabupaten Pamekasan. Desa tersebut belum mempunyai website resmi yang dapat diakses masyarakat sebagai sumber informasi yang terpercaya. Hal tersebut menarik perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 20 Universitas Madura yang saat itu tengah melaksanakan pengabdian di desa tersebut. Menyadari manfaat besar dari teknologi digital, mereka pun berinisiatif menjadikan pembuatan website desa sebagai salah satu program kerja Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dengan temuan penelitian yang dilakukan oleh Tri Sutrisno & Dedi Trisnawarman . yang menyatakan bahwa website desa dapat menjadi sarana promosi, komunikasi, arsip digital, dan koordinasi warga yang efektif. Menurut Yusmiarti. K . , adanya website desa sangat diperlukan agar informasi lebih cepat dan akurat tersampaikan, pelayanan lebih maksimal dan terciptanya transparansi informasi dan data. Andoyo, dkk . mengungkapkan bahwa website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, video atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masingmasing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman . Melalui platform digital ini, warga tidak hanya dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang desa Pademawu Barat, melainkan juga menjadi sarana promosi desa ke khalayak yang lebih luas, sehingga potensi lokal dapat dikenal tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di kancah nasional bahkan Proses pembuatan website dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengumpulan data desa, penyusunan konten, desain tampilan yang ramah pengguna, hingga sosialisasi dan pengenalan kepada perangkat desa untuk mengelola dan memperbarui informasi secara Semua ini dilakukan agar setelah masa KKN berakhir, website tetap dapat berjalan dan berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga berharap dengan adanya website ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi di desa, tetapi juga menjadi alat yang benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat identitas Pademawu Barat di era Dengan inovasi digital yang dibawa oleh KKN 20 Universitas Madura, desa pun mampu melangkah maju, memanfaatkan teknologi sebagai jembatan menuju pelayanan publik yang lebih baik, keterbukaan informasi yang yang lebih luas. Sri Indriati Hasanah, dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025: 29-32 METODE PELAKSANAAN HASIL DAN PEMBAHASAN Program pembuatan website Desa Pademawu Barat yang menjadi salah satu kegiatan utama KKN 20 Universitas Madura dilaksanakan selama masa pengabdian, yaitu sekitar satu bulan. Seluruh kegiatan dijalankan secara bertahap dengan melibatkan perangkat desa serta partisipasi masyarakat setempat agar hasil yang dicapai tidak hanya selesai pada masa KKN, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Adapun tahapan-tahapan pelaksanaan pembuatan website yaitu: Tahap pertama dimulai dengan observasi lapangan dan pertemuan bersama perangkat desa yang diadakan di Balai Desa Pademawu Barat. Pada tahap ini, tim KKN berdialog dengan kepala desa dan staf perangkat desa mengenai kondisi informasi dan pelayanan yang ada. Dari hasil diskusi, diperoleh kesimpulan bahwa desa sangat membutuhkan media digital sebagai sarana resmi penyebaran informasi dan promosi potensi lokal. Hal ini sejalan dengan temuan Asmara . yang menjelaskan bahwa perancangan sistem informasi desa harus didahului dengan analisis kebutuhan agar informasi yang ditampilkan relevan dan bermanfaat. Tahap selanjutnya adalah pengumpulan Tim KKN mendata informasi penting yang terdiri dari: profil desa, sejarah singkat, visi dan misi, struktur organisasi pemerintahan desa, jumlah penduduk, serta potensi ekonomi, wisata, dan budaya. Data pelayanan publik, administrasi kependudukan, hingga kegiatan rutin desa juga dicatat. Selain data tertulis, mahasiswa melakukan dokumentasi lapangan dengan mengambil foto dan video kondisi desa, kantor desa, kegiatan masyarakat, dan potensi unggulan desa. Semua data ini menjadi bahan utama konten website. Menurut Rozi. Metode pelaksanaan program pembuatan website Desa Pademawu Barat oleh mahasiswa KKN 20 Universitas Madura dirancang secara bertahap agar sesuai dengan kebutuhan desa dan dapat dikelola secara berkelanjutan. Tahap pertama dimulai dengan observasi lapangan serta koordinasi bersama perangkat desa untuk mengidentifikasi kebutuhan utama masyarakat terhadap sarana informasi digital. Setelah diperoleh gambaran yang jelas, kegiatan dilanjutkan dengan pengumpulan data desa yang meliputi profil, struktur organisasi pemerintahan, potensi lokal, serta dokumentasi visual berupa foto dan video. Data yang telah dihimpun kemudian digunakan sebagai bahan dalam proses perancangan website. Pada tahap ini, mahasiswa menyiapkan desain website yang sederhana, ramah pengguna, dan responsif sehingga dapat diakses baik melalui komputer maupun perangkat seluler. Selanjutnya, konten website disusun berdasarkan data yang sudah diperoleh sehingga menu yang ditampilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Setelah website dilakukan uji coba bersama perangkat desa untuk memastikan semua fitur berjalan dengan Agar website tetap berfungsi setelah masa KKN menyelenggarakan sosialisasi dan pengenalan bagi perangkat desa, khususnya terkait pengelolaan konten dan pembaruan informasi. Hal ini sejalan Sebagai tahap akhir, program ditutup dengan evaluasi serta serah terima website kepada pihak desa agar dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan. Sri Indriati Hasanah, dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025: 29-32 Listiawan, & Hasyim . , data desa yang terintegrasi dalam sistem informasi berbasis website dapat mempercepat pelayanan sekaligus mempublikasikan potensi desa secara lebih luas. Setelah data terkumpul, tim mulai merancang tampilan website. Desain dibuat sederhana namun informatif, agar mudah digunakan baik oleh perangkat desa maupun Struktur menu website terdiri atas: A Profil Desa . ejarah, visi misi, dan data A Berita Desa . nformasi terkini mengenai kegiatan dan pengumuma. A Layanan Publik . nformasi administrasi dan pelayanan masyaraka. A Potensi Desa . konomi, budaya, dan wisat. A Galeri Dokumentasi . oto dan video kegiatan diserahkan sebagai pegangan agar perangkat desa tidak mengalami kesulitan dalam Gambar 1. Penyampaian website desa di Balai Desa Pademawu Barat. Sebagai penutup kegiatan, dilakukan evaluasi dan serah terima website. Evaluasi bersama perangkat desa menekankan kelebihan website sebagai sarana komunikasi dan promosi, sekaligus membahas tantangan yang mungkin dihadapi, misalnya keterbatasan jaringan internet di beberapa dusun. Setelah evaluasi, website resmi diserahkan sepenuhnya kepada perangkat desa. Dengan demikian, diharapkan keberadaan website ini dapat menjadi jembatan informasi, memperkuat transparansi, serta mendukung kemajuan Desa Pademawu Barat di era digital. Setelah serah terima website selesai, dilanjutkan dengan foto bersama sebagai dokumentasi. Setelah selesai, website mulai diisi dengan konten awal berdasarkan data dan dokumentasi yang telah dihimpun. Tahap berikutnya adalah uji coba bersama anggota kelompok sebelum website diperkenalkan kepada perangkat desa. Pada kesempatan ini, anggota kelompok mencoba secara langsung membuka website, mencoba fitur-fitur yang tersedia, serta memberikan masukan terkait tampilan dan isi. Beberapa saran perbaikan kemudian diterapkan, seperti penyederhanaan bahasa dan penyesuaian tata letak agar lebih mudah dipahami Tim KKN selanjutnya menyelenggarakan sosialisasi sekaligus pelatihan. Perangkat desa diperkenalkan pada fungsi website, cara masuk ke halaman admin, hingga teknik memperbarui konten seperti menulis berita, mengunggah dokumentasi, dan mengedit data pelayanan. Sebuah panduan tertulis sederhana juga Gambar 2. Dokumentasi bersama aparat desa Pademawu Barat. Sri Indriati Hasanah, dkk. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ngabdimas Unira. Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025: 29-32 SIMPULAN Program pembuatan website Desa Pademawu Barat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 20 Universitas Madura telah menjadi sebuah langkah maju bagi desa dalam menghadapi tantangan era digital. Melalui perancangan, pengisian konten, uji coba, serta pelatihan perangkat desa, website ini berhasil diwujudkan sebagai media informasi resmi yang transparan, cepat, dan mudah diakses. Kehadiran memperkuat pelayanan publik dan keterbukaan informasi, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi lokal yang dapat mendorong perkembangan Desa Pademawu Barat di masa Dengan demikian, pembuatan website desa ini membuktikan bahwa inovasi digital mampu menjadi jembatan kemajuan dan identitas baru bagi Desa Pademawu Barat. Rozi. Listiawan. , & Hasyim. Pengembangan website dan sistem informasi desa di kabupaten tulungagung. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Informatik. , 2. Sutrisno. , & Trisnawarman. Pembuatan dan implementasi website Desa Pandowoharjo. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 1. DAFTAR PUSTAKA