Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat/index Vol. No. Agustus 2022, pp. PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMASARAN PADA UPPKA DI KELURAHAN KAMPUNG BARU KECAMATAN BUKIT KAPUR Said Mustafa1. Riki Rianto2. Sindy Hariyanti3. Yolanda Indah Sari4 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning1234 Email: saidmustafa@stia-lk-dumai. id1 Agungwibowo@gmail. Novitasari@gmail. Widyaayumaharani@gmail. KEYWORDS Pendampingan. Manajemen Pemasaran. UPPKA. Covid-19 Abstrak Kegiatan PKM ini fokus pada penyelesaian masalah pengelolaan usaha kader UPPKA kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur. Dampak dari kegiatan PKM ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan manajemen dalam mengelola usaha milik kader. Peningkatan kemampuan majemen usaha ini, diharapkan akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya kader UPPKA Kelurahan Kampung Baru. Pendekatan yang dilakukan yaitu memberikan penyuluhan, bimbingan, mentoring, pelatihan, pendampingan dan manajemen usaha. Pendekatan yang dilakukan secara simultan tersebut diharapkan dapat diterima dengan baik oleh kader UPPKA, sehingga transfer ipteks yang diberikan dapat lebih berdaya guna dan lebih berkelanjutan secara mandiri oleh kader. Latar Belakang Pembatasan aktivitas masyarakat dalam COVID-19 menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan secara nasional. Banyak sektor yang terkena dampak selama pandemi COVID-19, diataranya ekonomi, transportasi, pariwisata, perdagangan, kesehatan dan sektor lainnya. Pandemi COVID-19 yang memberikan dampak luar biasa terhadap berbagai sektor, khususnya sektor perekonomian, dimana keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang peranannya memberikan sumbangsih yang cukup besar terhadap laju perekonomian tidak lepas terdampak dari wabah COVID-19. Sektor ekonomi yang paling terpengaruh oleh COVID-19 adalah sektor rumah Dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diperlukan dukungan yang komprehensif dari lembaga keuangan (Hildawati & Suri, 2. Pemerintah mempunyai kewajiban dan tanggung secara hukum, sosial, moral serta etika terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar (H. Hildawati, 2. Usaha kecil termasuk yang paling terpukul oleh krisis COVID-19, banyak yang menutup usaha sementara waktu, dan lebih jauh lagi menghadapi kendala arus. Oleh karena itu sangat penting akan adanya kehadiran pemimpin untuk mengatasi membimbing jalannya UMKM. (R. Variza Aditya, n. UMKM memiliki kontribusi yang besar dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. UMKM juga berkontribusi dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan (D. Hildawati, n. Dalam krisis ekonomi yang pernah melanda Indonesia, banyak usaha berskala besar yang mengalami stagnasi bahkan berhenti beraktivitas, sedangkan sektor UMKM terbukti lebih tangguh dan tetap tumbuh melawan terjangan krisis tersebut. Usaha mengorganisir faktor-faktor produksi untuk tujuan produksi, maka produksi yang dihasilkan harus dapat terjual (N. Hildawati, n. Permasalahan tersebut juga dialami oleh pelaku usaha kecil kader UPPKA di kelurahan Kampung Baru kecamatan Bukit Kapur. Salah satu masalahnya yaitu berkurangnya permintaan dari pelanggan yang mengakibatkan berkurangnya produksi dan penghasilan para kader. Hal ini sangat Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat/index Vol. No. Agustus 2022, pp. berpengaruh terhadap perekonomian rumah tangga kader UPPK. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan kesan dan citra yang baik dalam hal produk maupun pelayanan kepada pembeli (V. Maznah Hijeriah, n. Pelanggan yang puas terhadap produk dan jasa maka akan merasakan senang serta cenderung kembali menggunakan produk atau jasa yang pernah ia gunakan. Pelayanan dalam hal ini diartikan sebagai jasa atau service yang disampaikan oleh pemilik jasa yang berupa kemudahan, kecepatan, hubungan, kemampuan dan keramah tamahan yang ditujukan melalui sikap dan sifat dalammemberikan pelayanan untuk kepuasan konsumen (L. Variza Aditya, n. Kepuasan pelanggan menjadi tolak ukur sebuah pencapaian terhadap pelayanan jasa yang telah diberikan (Y. Variza Aditya, n. Hal ini yang mebuat dosen dan mahasiswa STIA Lancang Kuning melakukan PKM di Kelurahan Kampung Baru. PKM ini bertujuan Menumbuhkembangkan kemampuan kader UPPKA dalam mengelola usaha secara lebih Menumbuhkembangkan administrasi keuangan dan penjualan kader UPPKA. Menumbuhkembangkan pengetahuan dan pemahaman kader UPPKA dalam membuat mengimplementasikannya secara efektif. Menumbuhkembangkan pengetahuan dan keterampilan teknik-teknik pemasaran digital pada kader UPPKA. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader UPPKA dalam merancang strategi persaingan usaha yang efektif Metode Metode yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini adalah Penyuluhan dan Simulasi . ducation approac. Menurut Samsudin . , penyuluhan adalah sistem pendidikan nonformil tanpa paksaan menjadikan seseorang sadar dan yakin bahwa sesuatu yang diajarkan itu akan membawa ke arah perbaikan dari hal-hal yang dikerjakan atau dilaksanakan sebelumnya Teknik penyuluhan yang digunakan adalah teknik komunikasi informatif dan teknik komunikasi persuasive (L. Maznah Hijeriah, n. Teknik komunikasi informatif adalah proses penyampaian pesan yang sifatnya "memberi tahu" atau memberikan penjelasan kepada orang Sasarannya yaitu seluruh pegawai kantor lurah dan perwakilan dari Masyarakat. Sedangkan Teknik komunikasi persuasif merupakan suatu teknik komunikasi yang dilakukan agar orang lain bersedia menerima sustu paham atau keyakinan, melakukan suatu perbuatan atau kegiatan dan lain sebagainya sesuai dengan yang diharapkan (Y. Variza Aditya, n. Melalui pendekatan komunikatif diharapkan terjalin interaksi sosial yang interaktif antara Tim PKM dan Peserta yang kontruktif, kondusif, dan dinamis selama kegiatan. Adapun dilaksanakan, meliputi: . Perkenalan. Penyajian Materi Narasumber/Pemakalah. Penyampaian Informasi Terkini Pembinaan. Interaktif Tanya Jawab. Foto Bersama dan Ramah tamah Hasil dan Pembahasan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai dilaksa/nakan pada hari Selasa tanggal Februari 2021 diikuti oleh 20 . ua pulu. peserta yang terdiri dari kader UPPKA. Pendampingan tahap awal dilakukan melalui pelaksanaan proses partisipatif dimulai dengan rujukan, keterbukaan, pendekatan untuk Kedekatan yang terjalin antara tim pengabdian dan kelompok masyarakat tidak hanya memperkuat proses pelayanan, tetapi juga memperkuat hasil dari keterlibatan dalam dukungan,dan masyarakat dukung Pendekatannya berkisar dari dialog terbuka dengan pengamatan dan wawancara tentang situasi bisnis kelompok. Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at:http://ejournal. stia-lk-dumai. id/index. php/pesat/index Vol. No. Agustus 2022, pp. Foto Pemateri dan Kader UPPKA Susunan Acara Tahapan Waktu Pembukaa 20 Menit Kegiatan Pemberian Sasaran Materi Pembukaan Sambutan Kepala Desa Doa Salam Perkenalan Narasumber Memperkenal kan diri Menjelaskan A Menjawab A Mendengar A Menyimak A Mendengar A Memahami Penyajian Materi 60 Menit Narasumber/ Pemakalah Simulasi 30 Menit Narasumber Peserta Interaktif/ Tanya Jawab 60 Menit Interaktif Berbagi Pengalaman/ Informasi Pemecahan Kasus Penutup 10 Menit Penutupan Foto Bersama Ramah Tamah Simpulan dan Saran A Atraktif Audiens A Tanya Jawab A Berbagi Pengalama A Interaksi A Dokumenta Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini telah memberikan wawasan dan informasi baru kepada kader UPPKA kelurahan Kampung Baru. Sikap kooperatif dan antusius yang penyuluhan/pelatihan selama mengikuti kegiatan interaktif, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang kontruktif kepada kader dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen pengelola usaha, kemampuan kader dalam membuat rencana bisnis dan pemasaran, kemempuan kader dalam menerapkan sistem pemasaran digital dengan memanfaatkan social media marketing dan kemampuan kader dalam admistrasi keuangan usaha secara lebih baik. Disarankan kepada kader UPPKA kelurahan Kampung Baru kecamatan Bukit Kapur lebih mandiri dalam mengelola manajemen pemasaran, mampu membuat admistrasi keuangan usaha secara lebih baik dan mampu membuat dokumen strategi daya saing Daftar Pustaka