Volume 5 No. 1 September 2025 http://jurnal. PENGARUH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FAST MOVING CONSUMER GOODS UNILEVER Viska Yundira1 Destiana Kumala2 Novingky Ferdinand3 Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah Bina Mandiri Cileungsi Bogor123 viskayundiravv@gmail. ABSTRAK Unilever mengalami tantangan terkait reputasi perusahaan karena berafiliasi dengan negara konflik serta brand audit menyebutkan bahwa Unilever masih menjadi bagian dari pencemar lingkungan, berpotensi menurunkan minat konsumen. Melalui pendekatan kuantitatif dengan variabel green marketing dan islamic advertising sebagai dasar riset, diharapkan dapat membantu stakeholder internal dalam mengembangkan strategi pemasaran untuk menarik konsumen agar tetap memutuskan pembelian berulang. Penentuan sampel diperoleh 68 responden berdasarkan formula Lemeshow dengan teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner dan parameter skala likert 4. Uji prasyarat dan uji hipotesis diolah dengan program SPSS versi 22. Dugaan yang diajukan terbukti, green marketing dan islamic advertising berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian secara parsial maupun simultan. Konsep dalam keputusan pembelian dapat diukur dengan green marketing dan islamic advertising dengan nilai 60,6%, sementara 39,4% dipengaruhi oleh aspek lain yang belum ada dalam riset ini. Islamic advertising merupakan variabel paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk fast-moving consumer goods Unilever di Kabupaten Bogor. Kata kunci: Pemasaran hijau. Iklan islami. Keputusan Pembelian ABSTRACT Unilever is facing reputation challenges due to its association with conflict countries and its involvement in environmental pollution. This has led to a decrease in consumer interest. In order to address these issues and develop effective marketing strategies, a study was conducted using a quantitative approach, focusing on green marketing and Islamic advertising. The research included 68 respondents who completed questionnaires using Likert scales. The results, analyzed using the SPSS program, showed that both green marketing and Islamic advertising have a significant and positive impact on purchasing decisions, both individually and together. The study found that 60. 6% of purchasing decisions can be attributed to green marketing and Islamic advertising, while the remaining 39. 4% is influenced by other factors not examined in this research. Furthermore. Islamic advertising was identified as the most influential variable on purchasing decisions for Unilever's fast-moving consumer goods products in the Bogor Regency Keywords: Green Marketing. Islamic Advertising. Purchase Decision PENDAHULUAN Islam mengatur segala perilaku manusia termasuk etika dalam menjaga lingkungan, sebagaimana dalam surah Al-Qashas ayat 77 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman AuDan, carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu . negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah . epada orang lai. sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakanAy. Manusia Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. boleh saja mengerjakan segala upaya untuk mencukupi bagiannya di dunia seperti memulai suatu bisnis, tetapi jangan sampai merusak serta terlena dengan kemudharatan duniawi. Ayat tersebut sejalan dengan Unilever yang berkomitmen dalam mengurangi penggunaan plastik serta meluncurkan program Easy Green sebagai upaya dalam menciptakan keberlanjutan lingkungan. Gambar 1. Program Easy Green Unilever Sumber : Unilever Indonesia . Akan tetapi di tengah meningkatnya lalu lintas perekonomian serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan, masih belum menyelesaikan permasalahan terkait pencemaran lingkungan karena berdasarkan laporan Audit Merek 2023 (Brand Audi. , mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir Unilever konsisten masuk ke dalam daftar pencemar lingkungan, di tingkat nasional maupun global (Break Free From Plastic, 2. Selain itu pasca isu boikot. Benjie Yap Direktur Utama Unilever Indonesia dalam liputan berita CNN Indonesia dengan judul AuPernyataan Lengkap Bos Unilever soal Dampak Boikot Produk Israel di RIAy pada tanggal 25 April 2024, menyampaikan Au. Sangat penting untuk kami terus menjaga reputasi serta integritas kepada umat Islam dan masyarakat (Indonesi. Ay (CNN Indonesia, 2. Fenomena ini menunjukkan bahwa Unilever menyadari jika persepsi masyarakat sangat penting terhadap reputasi perusahaan, sehingga memerlukan strategi pemasaran yang tepat dan spesifik dalam upaya mempertahankan pasar Indonesia. Tabel 1. Laporan Penjualan dan Laba Bersih PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2020-2024 Nama Data Penjualan Laba 42,972 7,164 39,546 5,758 41,219 5,365 38,611 4,801 35,001 3,004 Sumber: Unilever Indonesia . Pada Tabel 1. Laporan Penjualan dan Laba Bersih PT Unilever Indonesia Tbk dalam jumlah triliun, mencatatkan terjadi penurunan yang cukup signifikan pada periode 2023 Di mana pada periode tersebut sedang terjadi fenomena yang memengaruhi Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. reputasi perusahaan, seperti isu boikot dan diterbitkannya catatan merah Unilever oleh brand audit. Penurunan tersebut memerlukan analisis lebih lanjut untuk memahami faktor yang memengaruhi, serta pertimbangan Unilever dalam perubahan strategi bisnis. Hubungan green marketing dan islamic advertising dengan keputusan pembelian berdasarkan Model Henry Assael yaitu pilihan konsumen untuk menentukan pembelian barang atau jasa dapat dipengaruhi oleh faktor tertentu, seperti . konsumen individual, . lingkungan konsumen dan . implementasi strategi pemasaran (Firmansyah, 2. Pilihan merek pada konsumen individual dipengaruhi oleh persepsi atas karakteristik merek, kebutuhan konsumen, serta sikap konsumen ke arah pilihan yang diinginkan. Lingkungan konsumen turut memengaruhi proses penentuan pembelian, seperti lingkungan budaya, grup tata muka, kelas sosial, dan faktor lingkungan sangat situasional juga memungkinkan konsumen untuk melakukan transaksi pembelian berdasarkan situasi yang dihadapi. Strategi pemasaran terdiri dari beberapa komponen seperti barang, harga, periklanan dan distribusi (Ningsih, 2. Dengan merujuk pada beberapa faktor tersebut, implementasi strategi promosi yang tepat dan spesifik seperti strategi pemasaran green marketing dan islamic advertising, berpotensi membentuk persepsi positif atas karakteristik merek sehingga memengaruhi keputusan konsumen. Masalah utama dalam penelitian ini terletak pada fenomena empiris yang terjadi, seperti tindakan pencemaran lingkungan dan afiliasi Unilever dengan negara konflik, sehingga Unilever mengalami krisis Titik kritisnya apakah konsumen muslim di Kabupaten Bogor dapat terpengaruh secara objektif melalui nilai-nilai positif yang dibawa oleh green marketing dan islamic advertising dalam memutuskan pembelian produk Unilever, sehingga kedua variabel tersebut mampu menjadi strategi solutif di tengah fenomena-fenomena yang sedang terjadi. Kebaharuan dalam penelitian ini adalah mengambil langkah lebih lanjut terkait variabel Green marketing dari penelitian jenis kuantitatif terdahulu oleh Ginting et al. berjudul AuPengaruh Green Marketing. Inovasi Produk dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus: PT Unilever Indonesia Tb. Ay yang menyebutkan bahwa green marketing tidak memberikan dampak signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu, hasil riset Alrizki & Kusuma Dewi. AuPengaruh Green Marketing Terhadap Green Buying Behavior Melalui Environmental Knowledge: Studi Pada UnileverAy menjelaskan bahwa strategi green branding dalam proses pemasaran berhasil mendorong perilaku konsumen untuk melakukan pembelian produk hijau. Dalam dua penelitian tersebut, ditemukan perbedaan dari hasil uji pada variabel green marketing, sehingga terdapat kemungkinan bahwa variabel lain mampu memengaruhi variabel dependen pada subjek penelitian produk Unilever. Oleh sebab itu, maka penelitian ini membuat perluasan variabel bebas dengan menggunakan islamic advertising sebagai X2, dengan berfokus pada keseluruhan produk Unilever sehingga menjangkau sampel konsumen Unilever secara luas. Serta untuk mengisi literatur yang belum banyak mengkaji mengenai imbas green marketing dan islamic advertising di Kabupaten Bogor terhadap keputusan pembelian produk Unilever. Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. METODE PENELITIAN Riset dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 - Februari 2025 di Kabupaten Bogor. Data primer didapatkan melalui penyebaran angket kepada subyek peneliti sesuai kriteria yang peneliti butuhkan, dengan skala likert 1-4 dimana angka 1 berarti AuTidak SetujuAy TS dan angka 4 berarti AuSangat SetujuAy SS di dalam pengukurannya. (Priyono, 2. menyatakan bahwa AuSkala Likert berisi pernyataan yang sistematis untuk menunjukkan sikap seorang responden terhadap pernyataan itu, indeks ini mengasumsikan bahwa masing-masing kategori jawaban ini memiliki intensitas yang samaAy. Angket berisi 18 pernyataan, 5 pernyataan mengenai green marketing, 7 pernyataan mengenai islamic advertising dan 6 pernyataan mengenai keputusan pembelian. Berdasarkan riset yang dilakukan mengenai jumlah konsumen yang mengonsumi, memakai dan membeli produk Unilever di Kabupaten Bogor tidak dapat dipastikan jumlahnya, oleh karena itu, ditentukan jumlah sampel minimum berlandaskan formula Lemeshow. Dari hasil perhitungan sampel maka dalam penelitian ini dibutuhkan 68 Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel Variabel bebas tersebut adalah green marketing (X. dan variabel islamic advertising (X. , serta variabel terikat keputusan pembelian (Y). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif yang merupakan metode ilmiah scientific yang memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit/empiris, obyektif, terukur, rasional, dan sistematis (Sugiyono, 2. Data yang diperoleh akan diolah menggunakan program SPSS Versi 22 dan dianalisis berdasarkan teknik statistik yang di dalamnya terdapat uji pretest, prasyarat serta analisis regresi berganda. Tabel 2. Operasional Variabel Variabel Keputusan Pembelian Green Marketing Islamic Advertising Konsep Variabel Tindakan pembelian yang dilakukan konsumen berdasarkan prinsip individu Indikator Sesuai kebutuhan Mempunyai manfaat Ketepatan produk Pembelian berulang Strategi pemasaran yang di dalamnya terdapat bauran yang berfokus terhadap keberlanjutan Strategi pemasaran yang menggunakan iklan dengan terkandung prinsip-prinsip syariah di dalam nya Green product Green price Green promotion Green place Pernyataan tepat Transparan Persuasif Iklan tidak menggunakan elemen yang dilarang dalam islam Sumber (Thompson, (Wahab, 2. (Islam & Alam. HASIL DAN PEMBAHASAN Green Marketing Polonsky. menjelaskan green marketing sebagai kegiatan yang di dalamnya memfasilitasi dan memenuhi keinginan maupun kebutuhan konsumen sehingga Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. menimbulkan kepuasan, namun dari proses pemenuhan kepuasan tersebut harus memperhatikan faktor khusus agar dampak buruk yang ditimbulkan berintensitas minim terhadap lingkungan. Green marketing salah satu strategi pemasaran yang diketahui sebagai pemasaran berkelanjutan, strategi ini muncul sebagai upaya yang efektif untuk memengaruhi niat pembelian konsumen . e Oliveira Lima et al. , 2. Green marketing mengarah pada keinginan, kebutuhan yang terpuaskan, serta hasrat konsumen yang berhubungan dengan pelestarian maupun pemeliharaan pada lingkungan hidup, kemudian eco-brand, eco-label, dan iklan yang berisi edukasi lingkungan merupakan bagian dari perangkat green marketing yang dapat membentuk persepsi konsumen, lebih memudahkan serta dalam meningkatkan pemahaman atau kesadaran mengenai fitur dan komponen produk yang ramah terhadap lingkungan (Anggoro & Riorini, 2. Sehingga, konsumen yang memiliki wawasan dan kepedulian lingkungan, dengan kesadaran diri mau membayar harga lebih tinggi dibandingkan harga produk standar (Baker, 2. Konsumen yang bersedia mengeluarkan lebih banyak uang untuk produk yang berorientasi pada keberlanjutan, mempercayai perusahaan untuk menjalankan tanggung jawab sosialnya terhadap lingkungan (Laroche et al. , 2. Indikator green marketing menurut Singh. dalam (Wahab, 2. yaitu: Augreen product, green price, green promotion dan green placeAy. Islamic Advertising Islamic advertising ethic, merupakan media promosi yang dilakukan oleh penjual untuk menginformasikan terkait keunikan dan keunggulan dari produk yang akan dijual, dilandasi dengan etika periklanan Islam di dalamnya (Mustafidah, 2. Etika periklanan turut memengaruhi perilaku konsumen secara signifikan dalam membentuk persepsi terhadap merek maupun produk (Saputra et al. , 2. Dengan demikian implementasi etika dalam bisnis Islam serta strategi pemasaran tidak hanya akan menciptakan hubungan yang lebih baik antara konsumen dan perusahaan, tetapi juga mampu berperan dan berkontribusi positif terhadap masyarakat luas (Zulfa et al. , 2. Beberapa nilai syariah yang harus dimiliki oleh seorang pemasar dalam mengiklankan produk dapat mengambil dan mempelajari konsep dari keteladanan Rasulullah Sallallahu 'Alayhi Wasallam, yaitu: shiddiq, amanah, fathanah, tabligh, dan istiqomah (Aspalinda, 2. Indikator-indikator Islamic Advertising menurut Alam. yaitu: Aupernyataan tepat, transparan, iklan tidak menggunakan elemen yang dilarang dalam Islam, persuasif, serta pemeran wanita dalam iklan menggunakan pakaian yang sopan dan menutup auratAy. Keputusan Pembelian Pada tahap keputusan pembelian, konsumen akhirnya melakukan transaksi. Namun, sebelum keputusan diambil, niat pembelian masih dapat berubah akibat berbagai faktor yang memengaruhinya, seperti evaluasi terkait produk atau merek. Kotler & Keller. berpendapat bahwa keputusan pembelian pada tahap evaluasi konsumen, membentuk preferensi di antara berbagai merek terhadap kumpulan pilihan yang di dalamnya terdapat berbagai merek yang disukai. Keputusan pembelian terhadap suatu merek juga ditentukan dari keterjangkauan periklanan karena hal tersebut berkaitan Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. dengan daya beli konsumen yang akan digunakannya secara berkelanjutan (Nurfadillah. Menurut Thompson. terdapat 4 parameter dalam keputusan pembelian yaitu: AuSesuai kebutuhan, bermanfaat, ketepatan dalam membeli produk, pembelian berulangAy. Ketika produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan barang tersebut mudah dicari dalam peredaran, memiliki manfaat yang sangat berarti, harga juga setara dengan kualitas dan keinginan konsumen, maka memungkinkan konsumen untuk melakukan transaksi kembali di masa depan. Pengembangan Hipotesis Dalam menyusun hipotesis, peneliti melakukan analisis komparatif dengan cara menganalisis dan membandingkan antar teori serta hasil penelitian yang terdahulu untuk memperkuat sintesa antar variabel, sehingga menghasilkan komponen kerangka pemikiran untuk susunan hipotesis. H1: AuGreen marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelianAy Green marketing merupakan strategi yang berorientasi pada lingkungan, yang mencakup elemen bauran pemasaran seperti produk, promosi, harga, dan distribusi, di mana salah satunya dapat memengaruhi penentuan keputusan pembelian konsumen. Praktik green marketing akan berkontribusi pada pembentukan citra merek yang positif di dalam pikiran konsumen sehingga persepsi positif ini kemudian dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen, di mana mereka lebih cenderung memilih produk atau layanan dari merek yang peduli terhadap lingkungan (Zewudie & Desta, 2. Selain itu penelitian yang telah dilakukan oleh Rahmawati & Soliha. mengenai AuPengaruh Green Product. Green Advertising Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Keputusan Pembelian Produk PT. Unilever Indonesia. TbkAy menunjukkan bahwa indikator dari green marketing memiliki pengaruh baik secara individual maupun bersama-sama terhadap keputusan konsumen untuk membeli produk Unilever. H2: AuIslamic advertising berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelianAy Islamic advertising berperan penting dalam memengaruhi keputusan pembelian di kalangan konsumen Muslim. Dengan memanfaatkan nilai-nilai Islam dalam iklan, strategi tersebut berpotensi dalam menarik perhatian dan membangun loyalitas konsumen di Kabupaten Bogor yang mayoritasnya beragama Islam. Penelitian oleh Primadana & Sudaryanto. yang berjudul AuPengaruh Periklanan Bercitra Religius (Agama Isla. Dalam Menentukan Keputusan Pembelian Produk Sunsilk Hijab Refresh Dengan Minat Beli Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Mahasiswi Universitas Diponegoro Semaran. Ay menunjukan bahwa menambahkan citra religius agama Islam terhadap iklan produk Unilever berjenis AuShampo Sunsilk Hijab RefreshAy dapat membangun minat beli konsumen melalui citra religius secara positif dan signifikan. Penelitian oleh Nurfadillah. AuPengaruh Islamic Branding dan Islamic Advertising Terhadap Minat Beli Masyarakat Pada Produk Pepsodent Siwak di Kecamatan Belawa Kabupaten WajoAy menyimpulkan bahwa Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. islamic advertising terhadap minat beli masyarakat pada produk Unilever berjenis AuPepsodent SiwakAy mampu terpengaruh secara positif dan signifikan. Ketika tingginya intensitas minat beli, konsumen cenderung merasa lebih percaya diri dan cepat dalam memutuskan transaksi pembelian, karena jika sudah dipengaruhi minat maka akan lebih termotivasi dan minim keraguan (Maulana & Ali, 2. Berlandaskan pada teori dan penelitian terdahulu maka hipotesis ketiga yang diajukan. H3: AuGreen marketing dan islamic advertising berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelianAy Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, maka kerangka pemikiran dapat disusun sebagai berikut: AuGreen MarketingAy (X. AuIslamic AuKeputusan PembelianAy (Y) AdvertisingAy (X. Gambar 2. Kerangka Pemikiran Profil Responden Data yang diperoleh dari 68 sampel, menunjukkan banyaknya responden berjenis kelamin perempuan 53 orang . ,9%) dan laki-laki 15 orang . ,1%). Dengan 14 orang . ,6%) bekerja sebagai pegawai swasta, pelajar / mahasiswa 51 orang . %), wiraswasta 2 orang . ,9%), dan ASN / PNS 1 orang . ,5%). Pendapatan < 1. 000 25 orang . 8%), 000 s. 000 32 orang . 1%), 5. 000 s. 000 10 orang . 7%) dan > 10. 000 1 orang . 5%). Pendidikan Tinggi (Diploma/S1/S2/S. 25 orang . dan SMA/MA/SMK/Sederajat 43 orang . 2%). Melalui pengolahan data dengan program SPSS versi 22 diperoleh hasil keterangan sebagai berikut: Uji Statistik Deskriptif Tabel 3. Statistik Deskriptif Y Keputusan Pembelian Descriptive Statistics Indikator Min Max Mean Std. Deviation Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Valid N . Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Hasil uji pada Tabel 3. Statistik Deskriptif Y Keputusan Pembelian menunjukan bahwa seluruh indikator dinyatakan cukup baik dan sudah mampu menjelaskan keseluruhan data, karena standar deviasi yang dihasilkan lebih kecil dari nilai rata-ratanya. Tabel 4. Statistik Deskriptif X1 Green Marketing Descriptive Statistics Indikator Min Max Mean Std. Deviation X1. X1. X1. X1. X1. Valid N . Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Hasil uji pada Tabel 4. Statistik Deskriptif X1 Green Marketing nilai dari nilai rataratanya lebih besar dari standar deviasi mengindikasikan hasil yang cukup baik. Tabel 5. Statistik Deskriptif X2 Islamic Advertising Descriptive Statistics Indikator Min Max X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. Valid N . Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Mean Std. Deviation Hasil uji pada Tabel 5. Statistik Deskriptif X2 Islamic Advertising menunjukan nilai penyimpangan yang rendah sehingga penyebaran menunjukkan hasil yang normal. Uji Validitas Setiap variabel yang menunjukan perhitungan r hitung > r tabel menunjukkan validitas baik. Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Tabel 6. Hasil Uji Validitas No. Instrumen R Tabel R Hitung Keterangan R table>R hitung R table>R hitung R table>R hitung R table>R hitung R table>R hitung R table>R hitung X1. R table>R hitung X1. R table>R hitung X1. R table>R hitung X1. R table>R hitung X1. R table>R hitung X2. R table>R hitung X2. R table>R hitung X2. R table>R hitung X2. R table>R hitung X2. R table>R hitung X2. R table>R hitung X2. R table>R hitung Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Kesimpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan hasil pengujian, seluruh pernyataan kuesioner adalah valid karena nilai R hitung > R tabel, sehingga seluruh instrumen layak digunakan. Uji Reliabilitas Perhitungan reliabilitas untuk melihat koefisien reliabilitas CronbachAos alpha >0,6. Tabel 7. Hasil Uji Reliabilitas Reliability Statistics Variabel Cronbach'sAlpha X1 (Green Marketin. X2 (Islamic Advertisin. Y (Keputusan Pembelia. Sumber: Data primer yang diolah, 2025 N of Items Berdasarkan tabel di atas, seluruh variabel nilai CronbachAos alpha >0,6, maka data dinyatakan reliabel. Uji Multikolinearitas Pengujian multikolonieritas untuk mengetahui ada tidaknya multikolonieritas dengan mengacu pada nilai VIF <10 dan nilai tolerance >0,1. Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Tabel 8. Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance X1 (Green Marketin. X2 (Islamic Adversitin. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Data primer yang diolah, 2025 SPSS 22, 2025 VIF Hasil yang didapatkan dari pengujian di atas, nilai tolerance 0,635>0,1 dan VIF 1,575<10, maka tidak terjadi multikolonieritas. Uji Normalitas Pengujian normalitas menggunakan uji statistik Kolmogorov-Smirnov dan variabel dikatakan berdistribusi normal apabila nilai signifikansi >0,05. Tabel 9. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Tes Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Berdasarkan hasil pengujian, dapat diketahui nilai signifikansi asymp-sig . -taile. diperoleh sebesar 0,200 menunjukkan data terdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Uji yang dilakukan berlandaskan metode uji Glejser untuk membuktikan homoskedastisitas artinya tidak ada masalah masalah heteroskedastisitas. Apabila >0,05 maka dapat dinyatakan tidak terjadi masalah heterokedastisitas dan begitu sebaliknya. Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Tabel 10. Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Model (Constan. X1 (Green Marketin. X2 (Islamic Adversitin. Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Beta Sig. Tabel 10. Hasil Uji Heteroskedastisitas menunjukkan sebesar 0,472 pada variabel Green Marketing sedangkan pada islamic advertising sebesar 0,585. Menunjukan nilai signifikansi >0,05, maka model regresi dinyatakan baik. Uji Linieritas Uji linearitas untuk pembuktian bahwa analisis kolerasi atau regresi linear terdapat hubungan yang linier signfikan. Tabel 11. Uji Linearitas X1 ANOVA Table Sum of Mean Squares df Square Sig. Between (Combine. Groups Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Diperoleh nilai deviasi 0,470>0,05 dan F hitung 0,975<3,138 maka terdapat hubungan linier signifikan antar variabel X1 dan Y. Tabel 12. Uji Linearitas X2 ANOVA Table Sum of Squares (Combine. Mean Square Sig. Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Between Groups Linearity Deviation from Linearity Within Groups Total Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Diperoleh nilai deviasi 0,891>0,05 dan F hitung 0,505<3,138 maka terdapat hubungan linier signifikan antar variabel X2 dan Y. Analisis Regresi Linear Berganda Pengujian regresi linear berganda pada seluruh variabel untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh green marketing dan islamic adversiting terhadap variabel keputusan Tabel 13. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Keterangan Nilai Koefisien Konstanta X1 (Green Marketin. X2 (Islamic Advertisin. Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Hasil pengujian, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar -2,074 artinya apabila green marketing dan islamic advertising nilainya sama dengan 0 maka tingkat keputusan pembelian cenderung rendah atau negatif sebesar -2,074. Koefisien regresi X1 nilainya 0,294 maka besaran dari pengaruh X1 terhadap dependen searah . maka apabila terdapat peningkatan 1 satuan pada variabel X1, maka keputusan pembelian meningkat sebesar 0,294 satuan. Koefisien regresi X2 nilainya 0,744 maka besaran pengaruh X2 terhadap dependen searah . maka apabila terjadi peningkatan 1 satuan pada variabel X2, maka keputusan pembelian meningkat sebesar 0, 744 satuan. Persamaan Y= -2,074 0,294X1 0,744X2 e dapat disimpulkan bahwa variabel paling berkontribusi akan pengaruhnya pada keputusan pembelian adalah islamic Koefisien Determinasi Koefisien determinasi dilakukan guna mengetahui berapa persen Green Marketing dan Islamic Advertising. Tabel 14. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summary Std. Error of the Model R Square Adjusted R Square Estimate Predictors: (Constan. Islamic Advertising. Green Marketing Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Menurut Tabel 14. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. , nilai R Square sebesar 0,606 artinya 60,6% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan melalui kedua variabel yaitu green marketing dan islamic advertising. dan sisanya sebesar 39,4% dipengaruhi faktor Uji Parsial (Uji T) Pengujian dilakukan untuk membuktikan pengaruh parsial dari variabel X terhadap Y dengan parameter nilai t hitung > t tabel, atau nilai probabilitas . < alpha . % = 0,. Tabel 15. Hasil Uji T Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Sig Error Beta (Constan. X1 (Green Marketin. X2 (Islamic Advertisin. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Hasil perhitungan Uji T menunjukkan bahwa green marketing memiliki pengaruh signifikan sebesar 2,244 > 1,669 dan 0,028 < 0,05 terhadap keputusan pembelian. Hasil pengujian Islamic Advertising sebesar 6,400 > 1,669 dan 0,000 < 0,05, maka islamic advertising dapat dikatakan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan Uji Simultan (Uji F) Tabel 16. Hasil Uji F ANOVAa Mean Square Model Sum of Squares Regression Residual Total Dependent Variable: Keputusan Pembelian Predictors: (Constan. Islamic Advertising. Green Marketing Sumber: Data primer yang diolah, 2025 Sig. Uji F digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh secara bersama-sama antar variabel X terhadap variabel Y dengan acuan parameter nilai F hitung > F tabel atau nilai signifikansi < 0,05. Nilai F hitung yang didapatkan sebesar 49,901 > 3,138 dan 0,000 < 0,005. Sehingga dari pengujian kedua variabel yaitu green marketing dan islamic advertising memberikan pengaruh akan keputusan pembelian secara bersamaan. Ad- Diwan: Journal of Islamic Economics Creative Commons Attribution 4. 0 International License. SIMPULAN Berdasarkan uraian hasil riset yang telah dipaparkan, green marketing berpengaruh signifikan dan positif secara parsial akan keputusan pembelian dengan nilai t hitung 2,244 > 1,669 serta nilai signifikansi 0,028 < 0,05. Temuan ini sesuai dengan penelitian Rahmawati & Soliha. dengan memasukan indikator green marketing pada strategi pemasaran mampu memengaruhi keputusan pembelian produk dari Unilever Indonesia. Begitu pula, islamic advertising berpengaruh signifikan dengan t hitung 6,400 > 1,669 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini sejalan dengan temuan Nurfadillah. yang menyimpulkan bahwa islamic advertising berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli masyarakat pada produk Unilever. Berdasarkan penelitian sebelumnya, green marketing dan islamic advertising berpengaruh secara parsial, setelah menggabungkan kedua variabel tersebut terdapat kebaharuan yang Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan, kedua variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai F hitung sebesar 49,901 > 3,138 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, berdasarkan uji koefisien determinasi (RA), ditemukan bahwa 60,6% variasi dalam keputusan pembelian dapat diwakili oleh green marketing dan islamic advertising, sementara 39,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam pengujian ini. Dengan demikian, hasil penelitian ini mendukung dugaan yang diajukan bahwa green marketing dan islamic advertising memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dilengkapi, karena jumlah responden yang kurang representatif serta hanya terbatas dalam beberapa variabel Meskipun demikian, hal tersebut dapat dijadikan pembuka jalan untuk penelitian dengan menggunakan dimensi yang valid, melalui ukuran sampel yang lebih besar di masa Bagi Unilever Indonesia, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam mengimplementasikan pendekatan yang memiliki potensi dalam meningkatkan keputusan pembelian produk Unilever khususnya di daerah Kabupaten Bogor. Menggunakan strategi islamic advertising yang terdapat prinsip-prinsip syariah di dalamnya, akan lebih menjangkau konsumen muslim secara luas. Dengan meningkatnya kepedulian terhadap etika bisnis, maka penelitian ini dapat menjadi upaya untuk membawa Etika Islam ke dalam praktik periklanan yang etis dan menghapus kemudharatan dari periklanan kontemporer. Selain itu, dengan meningkatkan strategi green marketing diharapkan dapat membangun persepsi positif di kalangan masyarakat sehingga mampu menangani tantangan terkait reputasi perusahaan di tengah fenomena-fenomena yang terjadi. DAFTAR PUSTAKA