Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENGEMBANGAN LKPD MATEMATIKA BERBASIS KONTEKSTUAL Rizky Agustian1. Asep Amam2 dan Adang Effendi3 1, 2, 3 Universitas Galuh. Ciamis. Indonesia Email: rizky_agustian@student. ABSTRAK Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan bahan ajar yang dapat membantu peserta didik memahami konsep matematika melalui kegiatan belajar yang terarah dan sistematis. Pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual penting dilakukan karena mampu mengaitkan materi dengan situasi nyata sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil penelitian mengenai pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian dilakukan dengan menelaah artikel ilmiah dan jurnal yang relevan. Sumber data diperoleh dari publikasi tahun 2020-2025 sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahap identifikasi, seleksi, klasifikasi, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual umumnya menggunakan model R&D. ADDIE, 4D, dan Borg & Gall. LKPD yang dikembangkan memiliki karakteristik mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari, dunia kerja, budaya lokal, dan perkembangan Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa LKPD dinyatakan layak digunakan serta memperoleh respon positif dari peserta didik. Selain itu, penggunaan LKPD berpotensi meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, dan keaktifan peserta didik. Berdasarkan hasil kajian. LKPD matematika berbasis kontekstual merupakan inovasi bahan ajar yang relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang Kata kunci: LKPD, matematika, kontekstual, systematic literature review Dikirim: Mei 2026. Diterima: Juni 2026. Dipublikasikan: Juni 2026 Cara sitasi: Agustian. Amam. Effendi. Systematic Literature Review: Pengembangan LKPD Matematika Berbasis Kontekstual. Proceeding Galuh Mathematics National Conference, 6. , 170-178. Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 PENDAHULUAN Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis, dan analitis peserta didik. Kemampuan tersebut sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, dunia kerja, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, pembelajaran matematika tidak hanya berorientasi pada penguasaan prosedur, tetapi juga harus mampu membangun pemahaman konsep yang bermakna (Kilpatrick. Swafford, & Findell, 2. Namun demikian, pembelajaran matematika di sekolah masih menghadapi berbagai Banyak peserta didik menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit, abstrak, dan kurang berkaitan dengan kehidupan nyata. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa kemampuan matematika peserta didik Indonesia masih berada di bawah rata-rata internasional, terutama dalam aspek penalaran dan pemecahan masalah (OECD, 2. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi dalam pembelajaran matematika agar peserta didik lebih mudah memahami konsep dan mampu menerapkannya dalam konteks nyata. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penggunaan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu bahan ajar yang dapat membantu peserta didik belajar secara aktif melalui kegiatan yang terarah dan LKPD berisi petunjuk, materi singkat, serta tugas yang dirancang untuk membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran (Prastowo, 2. Penggunaan LKPD juga dapat membantu guru dalam mengelola pembelajaran agar lebih efektif dan terstruktur. Dalam perkembangannya, pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual menjadi salah satu alternatif yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendekatan kontekstual menekankan keterkaitan antara materi pelajaran dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna (Johnson, 2. Melalui pendekatan ini, peserta didik diharapkan mampu memahami manfaat konsep matematika dan menerapkannya dalam berbagai permasalahan sehari-hari. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa LKPD matematika berbasis kontekstual memiliki dampak positif terhadap proses dan hasil pembelajaran. Penelitian Utamy et al. menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian Anggraini . juga menyatakan bahwa LKPD kontekstual mampu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Teorema menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis dan pemecahan masalah peserta didik (Amam, 2017. Nurhayati et al. , 2. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan LKPD berbasis kontekstual merupakan langkah yang potensial untuk mendukung pembelajaran matematika. Meskipun demikian, hasil-hasil penelitian mengenai pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual masih tersebar di berbagai sumber dan belum banyak dikaji secara Padahal, kajian menyeluruh diperlukan untuk mengetahui tren penelitian, model pengembangan yang digunakan, karakteristik LKPD yang dihasilkan, serta manfaatnya terhadap pembelajaran matematika. Berdasarkan uraian tersebut, perlu dilakukan penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) mengenai pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hasil-hasil penelitian terdahulu sehingga diperoleh gambaran komprehensif mengenai pengembangan LKPD matematika berbasis Hasil kajian diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru, peneliti, dan pengembang bahan ajar dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih inovatif dan bermakna. Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), yaitu metode penelitian yang dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap berbagai hasil penelitian yang relevan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai suatu topik penelitian (Kitchenham, 2. Proses seleksi artikel dalam penelitian ini mengacu pada pedoman PRISMA 2020 (Page et al. , 2. Penggunaan metode SLR bertujuan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) matematika berbasis kontekstual berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan . ibrary researc. dengan sumber data berupa artikel ilmiah dan jurnal nasional yang diperoleh melalui database akademik seperti Google Scholar dan Garuda. Artikel yang digunakan merupakan hasil penelitian yang membahas pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual dan dipublikasikan pada rentang tahun 2020 sampai 2025. Pemilihan artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kriteria inklusi meliputi artikel yang membahas pengembangan LKPD matematika, menggunakan pendekatan kontekstual atau berbasis konteks nyata, dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional, terbit pada tahun 2020Ae2025, serta dapat diakses secara penuh . ull tex. Adapun kriteria eksklusi meliputi artikel yang tidak berkaitan dengan LKPD matematika, berupa skripsi, tesis, atau prosiding yang tidak terpublikasi dalam jurnal, tidak dapat diakses secara lengkap, serta merupakan artikel duplikat dari database lain. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel menggunakan kata kunci LKPD matematika. LKPD berbasis kontekstual, pengembangan LKPD matematika, dan contextual worksheet mathematics. Artikel yang ditemukan kemudian diseleksi berdasarkan judul, abstrak, isi artikel, serta kesesuaiannya dengan kriteria penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan identifikasi artikel yang relevan, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, klasifikasi artikel berdasarkan tahun terbit, model pengembangan, materi yang dikaji, dan hasil penelitian, kemudian dilanjutkan dengan sintesis untuk menemukan pola, kecenderungan, dan temuan utama, serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Tahapan penelitian dimulai dari penentuan topik kajian, penyusunan pertanyaan penelitian, penelusuran artikel, seleksi artikel sesuai kriteria, analisis isi artikel terpilih, penyusunan hasil kajian dan pembahasan, hingga penarikan kesimpulan. Melalui tahapan tersebut, diharapkan diperoleh gambaran yang sistematis mengenai pengembangan LKPD matematika berbasis kontekstual berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 IDENTIFIKASI Artikel duplikat yang dihapus: 5 artikel Artikel setelah duplikat dihapus: 38 artikel Artikel diseleksi berdasarkan judul dan abstrak: 38 artikel Artikel yang dikeluarkan: 18 artikel Tidak sesuai topik = 10 Bukan LKPD matematika = 5 Tidak berbasis kontekstual = 3 Artikel diseleksi berdasarkan Tidak sesuai topik = 10 Bukan LKPD matematika = 5 dikeluarkan: = 3 TidakArtikel KELAYAKAN Artikel ditemukan melalui database: Google Scholar = 32 artikel Garuda = 11 artikel Total Artikel l = 43 artikel PENYARINGAN Gambar 2. 1 Diagram PRISMA Alur Seleksi Artikel Artikel full text 38 artikel 5 artikel Tidak tersedia full text = 2 Data tidak lengkap = 3 INKLUSI Tidak tersedia full text = 2 Artikel akhir yang dianalisis: 15 artikel Data tidak lengkap = 3 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kajian Berdasarkan hasil penelusuran literatur melalui database Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci LKPD matematika. LKPD kontekstual, pengembangan LKPD matematika, dan contextual worksheet mathematics, diperoleh 43 artikel. Setelah melalui proses seleksi menggunakan metode PRISMA, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan Kelima belas artikel tersebut kemudian dianalisis berdasarkan tahun terbit, model pengembangan, materi yang dikaji, serta temuan utama dari masing-masing penelitian. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecenderungan model pengembangan yang digunakan, variasi materi matematika yang dikembangkan, serta efektivitas LKPD matematika berbasis kontekstual dalam mendukung proses pembelajaran. Tabel 3. 1 Hasil Kajian Artikel Terpilih Penulis Utamy. Ananda. Andhany Model Pengembangan Tahun Judul Penelitian Pengembangan LKPD Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Materi SPLDV Temuan Utama LKPD matematis siswa. Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 Sari. , & Rahmawati. Farhana. Setyorini. & Saefudin. Fitriah. Djamilah. , & Nurmeidina. Ali. Nurhanurawati, & Noer Sagita. Sutiarso. Asmiati Izzah. , & Auliya. Ulfa. Annisa. , & Yerizon Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Matematika Berbasis Kontekstual Materi Himpunan Pengembangan LKPD Berbasis Masalah Kontekstual Materi Perbandingan Kelas VII SMP/MTs Pengembangan LKS Materi Pola Bilangan dengan Pendekatan Scientific Memfasilitasi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pengembangan LKPD Kurikulum Merdeka Berbasis Pendekatan Kontekstual Materi Perbandingan Pengembangan LKPD Berbasis PBL dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pengembangan LKPD pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pengembangan ELKPD Berbasis Pendekatan Kontekstual Menggunakan Liveworksheets pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Pengembangan LKPD Berbasis Pendekatan Kontekstual Materi Segiempat dan Segitiga Pengembangan ELKPD Materi Himpunan LKPD dinyatakan valid dan sangat digunakan dalam Perbandingan Produk Pola Bilangan LKS dinyatakan valid, praktis, dan matematis siswa. Perbandingan LKPD sangat valid dan sangat Program Linier LKPD layak dan efektif digunakan dalam Pemahaman Konsep Matematis LKPD dinyatakan valid, praktis, dan matematis siswa Bangun Ruang Sisi Datar E-LKPD digunakan dan ADDIE Segiempat dan Segitiga LKPD dinyatakan valid dan praktis digunakan dalam Aritmetika Sosial E-LKPD Borg & Gall R&D R&D R&D Borg & Gall R&D ADDIE Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 Fathimah. Ansori. , & Noorbaiti. Antari. Muslimin. Rukmala Anggraini. Nurhanurawati, & Caswita Sari. Yanfauni. Putra. , & Fadila. Shalahuddin. Hayuhantika. Aritmetika Sosial Berbasis Pendekatan Kontekstual Pengembangan LKPD Interaktif Berbasis Google Sites pada Materi Statistika untuk SMP Kelas Vi Pengembangan LKPD Berbasis Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Konten Nilai Islam Materi Himpunan Pengembangan LKPD Berbasis Kontekstual dengan Model Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pengembangan LKPD Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik pada Materi Trigonometri Pengembangan ELKPD Berbasis Kontekstual dengan Media Liveworksheets pada Materi Lingkaran di Kelas Vi sangat valid dan sangat praktis ADDIE R&D Borg & Gall ADDIE Statistika LKPD dinyatakan sangat praktis, dan sangat efektif Himpunan LKPD dinyatakan valid, praktis, dan terhadap hasil belajar peserta Pemecahan Masalah Matematis LKPD dinyatakan valid, praktis, dan matematis siswa. Trigonometri LKPD dinyatakan efektif digunakan Lingkaran E-LKPD dinyatakan valid digunakan untuk konsep peserta Berdasarkan lima belas artikel yang dianalisis, model pengembangan yang paling dominan digunakan adalah R&D sebanyak lima artikel. Selanjutnya, model ADDIE digunakan pada empat artikel, model Borg & Gall pada tiga artikel, dan model 4D pada tiga artikel. Pembahasan Berdasarkan hasil kajian literatur, penggunaan LKPD berbasis pendekatan kontekstual cenderung memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis Penelitian Utamy dkk. menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan menggunakan model 4D pada materi SPLDV dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil serupa juga ditemukan oleh Sagita dkk. yang menyatakan bahwa LKPD pada model pembelajaran kooperatif tipe TTW mampu Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik. Selain itu, penelitian Sari dkk. menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis kontekstual pada materi trigonometri efektif meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Model R&D banyak digunakan karena memiliki tahapan pengembangan yang sistematis, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan produk, uji coba, revisi, hingga produk akhir. Sementara itu, model Borg & Gall juga banyak digunakan karena menekankan validasi dan revisi produk secara bertahap, sedangkan model ADDIE dan 4D dipilih karena prosedurnya relatif sederhana, praktis, dan mudah diterapkan dalam penelitian pendidikan (Farhana dkk. , 2022. Shalahuddin & Hayuhantika, 2. Materi matematika yang dikembangkan dalam LKPD berbasis kontekstual menunjukkan variasi yang cukup luas. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakteristik materi matematika maupun kebutuhan peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan (Antari dkk. , 2022. Ulfa, 2. Berdasarkan hasil kajian, materi yang dikembangkan meliputi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV), perbandingan, pola bilangan, program linier, bangun ruang sisi datar, segiempat dan segitiga, aritmetika sosial, statistika, himpunan, fungsi, trigonometri, dan peluang. Keragaman ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dapat diterapkan pada hampir seluruh materi matematika. Misalnya, materi matematika dapat dikaitkan dengan situasi nyata seperti jual beli, skala, resep, maupun optimasi keuntungan usaha sehingga konsep lebih mudah dipahami peserta didik. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa sebagian besar LKPD yang dikembangkan memperoleh kategori valid, praktis, dan efektif. Validitas LKPD umumnya diperoleh melalui penilaian ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diukur melalui respon peserta didik dan guru setelah penggunaan LKPD dalam pembelajaran (Farhana dkk. , 2022. Ali dkk. , 2. Aspek valid menunjukkan bahwa isi materi, kebahasaan, penyajian, dan tampilan LKPD telah sesuai berdasarkan penilaian para ahli. Aspek praktis menunjukkan bahwa LKPD mudah digunakan oleh guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Sementara itu, aspek efektif menunjukkan bahwa penggunaan LKPD mampu meningkatkan hasil belajar atau kemampuan tertentu yang menjadi sasaran pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis kontekstual tidak hanya layak secara teoritis, tetapi juga dapat diterapkan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Selain dinyatakan layak digunakan. LKPD matematika berbasis kontekstual juga memberikan dampak positif terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu, penggunaan LKPD ini mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik karena materi yang disajikan berkaitan dengan kehidupan nyata. Kondisi ini terjadi karena pendekatan kontekstual menghubungkan materi matematika dengan situasi nyata sehingga peserta didik lebih mudah memahami konsep dan lebih aktif dalam proses pembelajaran (Farhana dkk. , 2022. Utamy dkk. LKPD juga membantu meningkatkan pemahaman konsep matematis melalui penyajian contoh konkret dan aktivitas yang terstruktur. Di samping itu, kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik meningkat karena mereka dilatih untuk menyelesaikan permasalahan Hasil tersebut sejalan dengan penelitian Ali dkk. dan Anggraini dkk. yang menunjukkan bahwa LKPD berbasis kontekstual mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui penyajian masalah nyata dan aktivitas pemecahan masalah secara bertahap. Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran juga cenderung meningkat karena kegiatan belajar menjadi lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Hasil kajian ini memiliki implikasi penting bagi guru dan peneliti. Guru matematika dapat memanfaatkan LKPD berbasis kontekstual sebagai alternatif bahan ajar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai kebutuhan peserta didik. Selain itu, pengembangan LKPD berbasis kontekstual juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keterlibatan peserta Proceeding Galuh Mathematics National Conference Vol. 6 No. 1 2026 | Hal 170-178 | ISSN: 3032-2588 https://jurnal. id/GAMMA-NC/article/view/24434 didik dalam pembelajaran matematika yang selama ini cenderung bersifat abstrak dan berpusat pada guru (Sagita dkk. , 2020. Farhana dkk. , 2. Bagi peneliti selanjutnya, hasil kajian ini dapat dijadikan landasan untuk mengembangkan LKPD pada materi dan jenjang pendidikan yang berbeda, serta untuk menguji efektivitasnya melalui penelitian eksperimen. KESIMPULAN Berdasarkan hasil kajian literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) matematika berbasis kontekstual merupakan salah satu inovasi bahan ajar yang relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa LKPD matematika berbasis kontekstual dikembangkan menggunakan model R&D. ADDIE, 4D, dan Borg & Gall. Produk yang dihasilkan pada umumnya dinyatakan layak digunakan berdasarkan validasi ahli dan memperoleh respon positif dari peserta didik. Penggunaan LKPD berbasis kontekstual juga memberikan dampak positif terhadap pembelajaran, seperti meningkatkan motivasi belajar, keaktifan peserta didik, pemahaman konsep, serta kemampuan pemecahan masalah matematis. Dengan demikian. LKPD matematika berbasis kontekstual memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai bahan ajar inovatif sesuai karakteristik peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. Penelitian ini terbatas pada artikel nasional periode 2020Ae2025 sehingga hasil kajian belum mencakup penelitian internasional secara luas. REKOMENDASI Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, guru matematika hendaknya mengembangkan dan menggunakan LKPD berbasis kontekstual dalam proses pembelajaran agar materi matematika lebih mudah dipahami serta lebih dekat dengan kehidupan nyata peserta didik. Guru juga diharapkan menyesuaikan konteks pembelajaran dengan lingkungan sekitar agar pembelajaran lebih bermakna. Selain itu, sekolah perlu menyediakan sarana pendukung seperti media pembelajaran dan fasilitas teknologi untuk menunjang penggunaan LKPD secara optimal. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas LKPD matematika berbasis kontekstual pada materi dan jenjang pendidikan yang berbeda. UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua atas doa dan dukungan yang selalu diberikan. Peneliti juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan motivasi sehingga artikel ini dapat terselesaikan dengan baik. DAFTAR PUSTAKA