Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. p-ISSN: 2302-0261, e-ISSN: 2303-3363 Sistem Jemuran Pakaian Cerdas Berbasis Internet Of Things (IoT) Rifan Budi Resmana. Hermawaty. Teknik Elektro. Teknik Informatika. STT Mandala rifanbudi45@gmail. Emmasantoso1973@gmail. INFORMASI ARTIKEL Histori artikel: Naskah masuk, 4 Juni 2025 Direvisi, 25 Juli 2025 Diiterima, 31 Juli 2025 Kata Kunci: Jemuran_otomatis. Arduino_Uno. Bluetooth HC-05. IoT ABSTRAK Abstract This study develops an automatic clothes drying system based on the Internet of Things (IoT) to protect laundry from unexpected rain when users are away from home. The system integrates Arduino UNO, light and rain sensors, a DC motor, and the Bluetooth HC-05 module. Experimental results show that the system successfully extends the clothesline during clear weather and retracts it during rain. Additionally, manual control via a smartphone is available as a backup when sensors malfunction. The main contribution of this research is the integration of automatic and manual controls in a low-power system, offering practical, reliable, and remotely accessible laundry management for daily use. Abstrak Penelitian ini mengembangkan sistem jemuran pakaian otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk melindungi pakaian dari hujan saat pemilik tidak berada di rumah. Sistem dirancang menggunakan Arduino UNO, sensor cahaya (LDR), sensor hujan, motor DC, dan modul Bluetooth HC-05. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu secara otomatis menggerakkan jemuran keluar saat cuaca cerah dan menariknya kembali saat hujan. Selain itu, sistem dapat dikendalikan secara manual melalui smartphone sebagai solusi saat sensor tidak berfungsi. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah integrasi kontrol otomatis dan manual dalam satu sistem hemat energi yang dapat diakses jarak jauh, memberikan kemudahan dan keandalan bagi pengguna dalam mengelola jemuran pakaian sehari-hari Copyright A 2025 LPPM - STMIK IKMI Cirebon This is an open access article under the CC-BY license Penulis Korespondensi: Hermawaty Program Studi Teknik Informatika STT Mandala Jl. Soekarno-Hatta no 597 Bandung. Indonesia Email: emmasantoso1973@gmail. Pendahuluan Berdasarkan Prioritas Riset Nasional tentang tema pengembangan jaringan sensor berbasis IoT dan juga mengacu kepada Renstra STT Mandala tentang riset bidang TIK. Di era revolusi 4. seperti sekarang perkembangan teknologi semakin Hal ini membuat peneliti berlomba-lomba untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat dimata masyarakat setempat, agar bisa untuk mempermudah suatu pekerjaan. Dengan melihat permasalahan dikehidupan masyarakat sehari-hari terutama pada musim penghujan ini yang https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi berkaitan dengan masalah jemuran pakaian, masalah akan muncul apabila ada orang sedang berpergian dan tidak ada orang dirumah maka tidak mungkin mengurus jemuran yang ada dirumah saat cuaca yang sedang berubah-rubah. Berdasarkan hal tersebut maka dibuatlah sebuah memanfaatkan mikrokontroller Arduino, raindrop sensor, motor servo dan teknologi Internet of Things (IoT). Mikrokontroller akan mengolah informasi data yang diterima dari sensor lalu mengirimkannya ke cloud computing thingspeak Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. serta diwaktu yang bersamaan juga memberikan instruksi pada motor driver untuk berputar dan bergerak kekiri atau kekanan sehingga atap pelindung jemuran dapat aktif dan melindungi jemuran dari hujan. Informasi mengenai data dan kondisi realtime pada sistem dapat diakses oleh user menggunakan perangkat mobile pada aplikasi Pada penelitian ini untuk memecahkan masalah yang ada di masyarakat adalah merancang dan mengembangkan prototype alat jemuran otomatis berbasis IoT, yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan bepergian atau ada pekerjaan lain sehingga tidak usah kuatir dengan jemuran yang kehujanan. Pada penelitian ini, sistem yang akan dibangun dengan menghubungkan sensor cahaya (LDR) dan sensor hujan, setelah itu melakukan pengodingan pada Arduino menggunakan bahasa C. Menghubungkan motor DC ke Arduino, dan melakukan pengodingan agar motor DC bisa bergerak, selanjutnya menghubungkan modue Bluetooth low energy dengan android. State of the art (SOTA) penelitian ini peneliti uraikan di bawah ini : Penelitian yang dilakukan oleh Yosef Cafasso Yuwono, dkk. , pada tahun 2018 dengan judul Rancang Bangun system jemuran otomatis Ardiuno Uno. Penelitian menghasilkan perancangan yang telah dibuat terdapat 4 kondisi. Pada kondisi 1,saat sensor cahaya mendeteksi kondisi terang (Lumen=. , sedangkan sensor hujan mendeteksi kondisi cerah,maka atap jemuran akan membuka dalam waktu /- 3 detik. Pada kondisi 2,sensor cahaya mendeteksi kondisi terang (Lumen=. , sedangkan sensor hujan mendeteksi kondisi hujan,maka atap jemuran akan menutup dalam waktu /- 3 detik. Pada kondisi 3,sensor cahaya mendeteksi kondisi gelap (Lumen=. , sedangkan sensor hujan mendeteksi kondisi cerah,maka atap jemuran akan menutup dalam waktu /-3 detik. ada kondisi 4, sensor cahaya mendeteksi kondisi gelap (Lumen=. , sedangkan sensor hujan mendeteksi kondisi hujan,maka atap jemuran akan menutup dalam waktu /- 3 detik. Untuk sensor kelembaban menunjukan indikator 75% menunjukkan pakaian basah,sedangkan saat pakaian sudah kering indikator kelembaban akan turun minimal menjadi 53% dalam waktu 90 menit,maka saklar akan otomatis off. Penelitian yang dilakukan oleh Davis Setiawan. pada tahun 2017 dengan judul Sistem control motor DC menggunakan PWM Arduino berbasis Android Dalam menjelaskan bahwa Arduino Uno adalah papan https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 . evelopment mikrokontroler yang berbasis chip ATmega328P. Fungsi PWM yang terdapat pada Arduino digunakan untuk menentukan 5 kecepatan motor DC yaitu pada kecepatan 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% untuk putaran maju dan putaran Pengendali kecepatan menggunakan handphone . ndroid syste. yang dirancang menggunakan aplikasi MIT App Inventor, dari hasil yang diperoleh fungsi PWM pada arduino dapat bekerja dengan baik, tegangan keluaran PWM Arduino dapat diterjemahkan oleh motor drive menjadi besaran tegangan yang dibutuhkan untuk mengatur kecepatan motor DC. Jarak terjauh kendali menggunakan handphone adalah 40 sampai dengan 50 meter pada ruang tertutup dan 50 sampai dengan 70 meter pada ruang terbuka. Penelitian yang dilakukan oleh Purwono Prasetyawan, dkk. , pada tahun 2018 dengan judul Pengendali lengan robot dengan mikrokontroler Arduino berbasis smartphone. Penelitian ini menggunakan Arduino Uno yang sebagai mikrokontroler pengendali lengan robot dengan kontrol smartphone berbasis android dengan komunikasi antara handphone Smartphone Android ke perangkat hardware menggunakan Bluethooth. Data akan dikirimkan melalui smartphone android menggunakan bluetooth, kemudian bluetooth HC-05 akan menerima data yang selanjutnya diteruskan pada mikrokontroler arduino dan diolah mikrokontroler untuk memberikan perintah kepada motor servo sehingga lengan robot akan bergerak sesuai dengan perintah yang sudah dibuat pada lengan Dari hasil pengujian pada penelitian ini menunjukan rangkaian lengan robot telah berjalan dengan baik jika dilihat dari catu daya, rangkaian pengendali, rangkaian Bluetooth dan rangkaian Akan tetapi pada pengujian rangkaian Bluetooth menunjukan bahwa rangkaian dapat menerima data dari smarthphone maksimal dengan jarak 10 meter tanpa halangan dan 6 meter dengan halangan. Penelitian yang dilakukan oleh Nasrun Marpaung. pada tahun 2017 dengan judul Perancangan prototype jemuran pintar berbasis Arduino Uno R3 menggunakan sensor LDR dan sensor Air pada Dalam penelitian ini sensor yang digunakan pada prototype ini terdiri dari dua buah sensor dan masing masing memiliki fungsi yang Prototype ini dibuat dengan bentuk miniatur jemuran pakaian yang dipasang dengan dua sensor yang berfungsi untuk mendeteksi keadaan cuaca, dengan kondisi terang dan gelap, serta lembab dan kering. Kerja sensor diatur oleh Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 modul program yang sudah dibuat untuk menggerakkan sebuah motor, dimana modul ini dihubungkan langsung ke Arduino Uno R3 sesuai dengan perintah yang didapat dari sensor. Penelitian yang dilakukan oleh Sumarsono. , dkk. pada tahun 2018 dengan judul Pengembangan mikrokontroler sebagai remote control berbasis android pada tahun 2018. Dalam melakukan penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu mengintegrasikan smartphone android, mikrokontroler ATMega 16, dan prototipe gerbang rumah yang dihubungkan dengan motor servo sebagai penggerak utama gerbang. Dari kesimpulan bahwa prototipe ini telah berhasil dirancang dan antar alat dapat berkomunikasi dengan baik sehingga pergerakan pintu gerbang rumah sepenuhnya mampu dikontrol oleh smartphone android. Berdasarkan SOTA di atas maka Kebaruan yang penelitii usung dalam penelitian ini adalah bahwa pada penelitian ini digunakan Bluetooth low energy dengan Iot dimana Bluetooth ini ramah lingkungan dan telah dikembangkan secara khusus untuk memfasilitasi perangkat IoT, selain itu kelebihannya untuk menghemat energi, telah menjadikannya sebagai opsi paling kompatibel untuk IoT. Sebagai penutup dari pendahuluan ini adalah pada penelitan sistem jemuran pakaian cerdas berbasis Internet of Things (IoT) bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem jemuran pakaian otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu merespons perubahan cuaca secara realtime serta menyediakan kontrol manual melalui perangkat smartphone. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah integrasi antara sensor otomatis dan kontrol manual berbasis Bluetooth Low Energy (BLE) dalam satu prototipe yang hemat energi dan mudah dioperasikan. Sistem ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang sering meninggalkan rumah dalam keadaan cuaca tidak menentu, serta menjadi landasan pengembangan lebih lanjut dalam bidang otomasi rumah tangga berbasis IoT. Metode Penelitian Design sampai implementasi sebagaimana Gambar 2. sedangkan keterangannya peneliti uraikan pada Tabel 2. Gambar 2. Metode penelitian Tabel 2. Tahapan Metoda No. Tahapan Requireme nt (A) Pembentuk (B) Menghubu (LDR) dan hujan (C) Menghubu motor DC ke Arduino (D) Deskripsi Pengumpulan alat dan bahan untuk kerangka Pembentukan Melakukan pada Arduino Input Output Melakukan pada Arduino agar motor DC bisa bergerak Data LDR Aplikasi Menghubu Bluetooth android (E) Melakukan pada Arduino agar module Bluetooth bisa berjalan sesuai Pemelihara an jemuran cerdas (F) Mengendalikan sensor dengan motor DC agar terhubung dan gerak motor https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Sensor Apabila kita tekan AuInAy maka masuk dan kita tekan AuOutAy Apabila ada cahaya masuk ke Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 Pengujian Alat (G) Memastikan agar alat bekerja sesuai dengan yang Metoda Evaluasi sistem : Selain tahapan perancangan dan implementasi, penelitian ini juga mencakup metode evaluasi sistem untuk menilai kinerja dan keandalan prototipe yang dikembangkan. Evaluasi dilakukan melalui tiga pendekatan utama: Pengukuran Waktu Respons Sistem Dilakukan dengan mencatat waktu yang dibutuhkan sistem untuk merespons perubahan kondisi cuaca . erah Ie hujan atau sebalikny. , dihitung sejak sensor mendeteksi perubahan hingga motor DC mulai bergerak. Pengukuran ini dilakukan sebanyak 10 kali pada masingmasing kondisi untuk mendapatkan nilai ratarata dan stabilitas respons. Pengujian Akurasi Sensor Sensor cahaya (LDR) dan sensor hujan diuji untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya dan kehadiran air secara berulang, kemudian menggunakan alat ukur referensi . ux meter dan simulasi percikan ai. Tingkat akurasi dihitung berdasarkan kesesuaian hasil deteksi sensor terhadap kondisi lingkungan aktual. Uji Coba Pengguna (User Testin. Dilakukan kepada 5Ae10 responden dari kalangan pengguna rumah tangga untuk fungsionalitas, serta kepuasan terhadap sistem kendali manual melalui aplikasi Android. Pengguna diminta untuk menjalankan simulasi kendali jemuran dan mengisi kuesioner berbasis skala Likert untuk menilai aspek kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan. Hasil dari evaluasi ini akan digunakan untuk menilai sejauh mana sistem memenuhi kebutuhan pengguna dan apakah sistem bekerja secara efektif dalam kondisi yang bervariasi. Hasil dan Pembahasan Diagram block rangkaian digunakan untuk memberikan gambaran secara umum kepada pembaca tentang system yang akan dibangun pada penelitian ini. https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi Gambar 3. 1 Diagram Block Rangkaian Perancangan system terdiri dari satu buah Sensor LDR. Sensor air(Rain Senso. Motor DC. LCD 16x2. Bluetooth HC-05 dan Smartphone/android. Dalam hal ini alat-alat tersebut saling berhubungan menggunakan kabel jumper dengan cara tranfer Pada perancangan ini, sistem sensor LDR berfungsi untuk mendeteksi cahaya apabila cahaya diluar rumah cerah. Sensor air(Rain senso. berfungsi untuk mendeksi air ketika hujan turun. Kedua sensor tersebut akan mengirim data ke Mikrokontroller Arduino UNO, ,kemudian dari Mikrokontroller Arduino UNO mengintruksikan ke LCD dan Motor DC akan bergerak masuk dan keluar. Apabila sensor tidak berfungsi kita dapat mengontrolnya menggunakan Android yang sudah terhubung melalui module Bluetooth HC-05. Komponen Sistem Sebelum melakukan perakitan prototype, siapkan dulu alat dan bahan yang diperlukan untuk mendukung kerja sistem. Berikut adalah alat dan bahan yang diperlukan: Arduino UNO R3 LCD 16x2 Module Sensor LDR Sensor Air (Rain Senso. Motor DC IC L293D Projectboard Module Bluetooth HC-05 Kabel Jumper Perakitan Komponen Setelah komponen yang diperlukan, kemudian langkah selanjutnya adalah perakitan terhadap semua Berikut adalah langkah-langkahnya: Hubungkan kaki module sensor LDR pada Projectboard menggunakan kabel jumper, kaki VCC terhubung pada Projectboard Au Ay . GND pada Au-Au Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. dan kaki DO terhubung pada Arduino tepatnya di pin Analog IN AuA3Ay. Hubungkan kaki module sensor hujan pada Projectboard menggunakan kabel jumper, kaki VCC terhubung pada Projectboard Au Ay . GND pada Au-Au dan kaki AO terhubung pada Arduino tepatnya di pin Analog IN AuA2Ay. Hubungkan Power pada Arduino Au5VAy ke Projectboard Au Ay dan GND ke Projectboard Au-Au. Pasang IC L293D di tengah-tengah Projectboard. Hubungkan pin 4, 5, 12, dan 13 IC yang sudah terhubung pada Breadboard ke GND Au-Au yang ada di Projectboard. Hubungkan pin 8 dan 16 IC ke VCC Au Ay yang ada di Projectboard. Hubungkan pin 2 IC pada pin PWM 3 yang ada di Arduino. Hubungkan pin 7 IC pada pin PWM 6 yang ada di Arduino. Hubungkan pin 1 IC pada pin PWM 10 yang ada di Arduino. Pasangkan Motor DC kaki Au Ay pada pin IC 3 dan kaki Au-Au pada pin IC 6. Hubungkan kaki LCD pada Projectboard menggunakan kabel jumper, kaki VCC terhubung pada Projectboard Au Ay. GND pada Au-Au. SDA pada pin AuA4Ay di Arduino, dan SCL pada pin AuA5Ay di Arduino. Hubungkan kaki Module Bluetooth HC-05 pin VCC terhubung pada Projectboard Au Ay. GND terhubung pada Projectboard Au-Au. TX terhubung pada pin AuRXAy di Arduino, dan RX terhubung pada pin AuTXAy di Arduino. Gambar 3. 2 Komponen Sistem Yang Sudah Terhubung. Sketch Pemrograman Setelah desain jadi, peneliti mulai memprogram Arduino UNO R3 menggunakan software Arduino IDE(Integrated Development Environmen. merupakan lingkungan terintegrasi yang digunakan untuk melakukan Didalam IC mikrokontroller Arduino telah ditanamkan suatu program awal bernama Bootloader yang berfungsi sebagai perantara compiler Arduino dengan mikrokontroller. Arduino IDE sudah dilengkapi dengan liblary C/C yang disebut Wiring yang membuat operasi input dan output menjadi lebih https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 Untuk mendukung kerja alat ini, berikut adalah kode program yang harus dieksekusi ke dalam Arduino UNO R3: Gambar 3. 3 Sketch program. Program menguploadnya pada Arduino kita cocokkan dulu port arduinonya agar bisa terhubung dengan Arduino seperti gambar dibawah ini. Gambar 3. 4 Menyesuaikan Port pada Arduino. Setelah portnya terhubung dan programnya sudah siap lalu kita jalankan program dengan menguploadnya atau bisa dengan tekan AuCTRL UAy pada keyboard. Jika sudah terupload maka akan seperti gambar dibawah ini. Gambar 3. 5 Done Uploading Program. Perakitan Prototype Untuk mendukung kerja system maka perlu dibuat sebuah miniatur/prototype berupa jemuran Penulis membuat prototype ini menggunakan Styrofoam dan Rel gorden untuk mengeluarkan dan memasukan jemuran. Gambar 3. 6 Prototype Jemuran Pakaian Otomatis Tampak Luar. Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. Gambar 3. merupakan pembentukan prototype jemuran pakaian otomatis yang sudah terpasang semua komponen. p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 Tabel 3. 1 Perbandingan dengan Studi Terdahulu Sensor Kontrol Respons Penelitian Jarak Catatan Sistem Aktuator Jauh Durasi gerak atap /- 3 Tidak detik. Miniatur LDR, Nasrun saja, belum Sensor Tidak Marpaung Otomatis Air, . Motor Fokus pada PWM Davis Manual Arduino Ya . - kecepatan Setiawan ke Motor motor DC, . Android Fokus pada Servo Manual Sumarsono Motor & via dkk . Android Android Yosef Cafasso Yuwono Gambar 3. 7 Prototype Jemuran Pakaian Otomatis Tampak Dalam Hasil Pengujian sistem secara kuantitatif dan perbandingan dengan studi terdahuku Respons Sensor terhadap Kondisi Cuaca: Sensor LDR (Cahaya Teran. : Sistem berhasil mendeteksi cahaya terang dan secara otomatis menggerakkan jemuran keluar menggunakan motor DC. Sensor Air (Kondisi Huja. : Ketika sensor mendeteksi air . , sistem secara otomatis menarik jemuran masuk ke dalam. Tampilan LCD memberikan notifikasi secara real-time seperti: - "Cuaca Cerah Jemuran Keluar" - "Cuaca Hujan Jemuran Masuk" Respons Manual via Bluetooth: Jika sensor tidak bekerja, sistem dapat dikendalikan secara manual menggunakan smartphone via Bluetooth HC-05. Jarak kendali melalui Bluetooth berkisar antara 10 meter tanpa penghalang dan 6 meter dengan penghalang. Keandalan Sistem: Sistem bekerja otomatis dan manual, menunjukkan redundansi fungsi yang A Mikrokontroler perintah dari sensor maupun dari aplikasi Android dengan baik. Efisiensi Program: A Program menggunakan 3150 bytes . %) dari memori program Arduino UNO . aksimum 32256 byte. A Memori dinamis yang digunakan 325 bytes . %), menyisakan 1723 bytes untuk variabel lokal . aksimum 2048 https://ejournal. id/index. php/jict-ikmi LDR. Sensor Hujan. Motor Servo Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa prototype jemuran pakaian cerdas yang dirancang telah berfungsi sesuai tujuan. Sistem ini mampu mendeteksi kondisi cuaca melalui sensor untuk menentukan pergerakan jemuran. Ketika cuaca cerah atau panas, jemuran akan bergerak keluar secara otomatis, sedangkan saat hujan, jemuran akan bergerak masuk. Selain itu, sistem juga dilengkapi dengan menggunakan koneksi Bluetooth, sehingga perintah untuk menggerakkan jemuran tetap dapat dijalankan meskipun salah satu sensor mengalami Mikrokontroler Arduino menerima dan memproses perintah tersebut dengan Dengan demikian, alat ini dapat memberikan kemudahan bagi pengguna, terutama ketika sedang sibuk melakukan aktivitas lain sehingga tidak dapat mengurus jemuran secara langsung. Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol. N0. Juli 2025, pp. p-ISSN: 2302-0261 e-ISSN: 2303-3363 Ucapan Terima kasih Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan terlibat pada penelitian ini, khususnya bapak Purwadi yang telah membantu pemrograman pada aplikasi serta Bapak Rahmad Hidayat membantu memberikan referensi, materi Daftar Pustaka