DAMPAK FAHAM KEAGAMAAN JAMAAoAH TABLIG TERHADAP PERUBAHAN SISTEM PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN AL FATAH DESA TEMBORO KECAMATAN LIRBOYO KEDIRI KARAS KABUPATEN MAGETAN Muhammad Luthvi Al Hasyimi Program Pascasarjana Institute Agama Islam Tribakti Kediri Abstrak JamaAoah Tabligh menjadi wacana tersendiri dalam khazanah dunia Islam Indonesia. Perkembangannya yang terhitung pesat dinegri ini, ditambah dengan minimnya informasi tentang faham keagamaan ini menjadi menarik untuk diteliti Pondok Pesantren Al Fatah adalah salah satu basis utama pendukung tersebarnya jamaAoah Tabligh. Pondok pesantren yang dulu berfaham Nahdiyyin ini saat ini berkembang begitu pesat dengan santri-santrinya mencapai lebih dari 10. 000 dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Dengan Berubahnya Al Fatah dari NU menjadi JamaAoah Tabligh, tentu ada perubahan sistem pendidikannya. Fokus Penelitian ini adalah 1. Bagaimana faham keagamaan JamaAoah tabligh yang telah merubah istem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro? Bagaimana sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro sebelum masuknya faham keagamaan JamaAoah tabligh? 3. Apa dampak faham keagamaan JamaAoah tabligh terhadap perubahan sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro?. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivis, pendekatan kualitatif, sifat penelitian deskriptif, teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, dokumentasi. Dari hasil penelitian terungkap bahwa 1. JamaAoah Tabligh tidak berbeda dengan Ahlus sunnah wal JamaAoah, yang menjadi berbeda hanya metode dakwahnya saja dimana hal ini menyebabkan pakaiannya berbeda dengan masyarakat Indonesia secara umum. Namun secara DTLGDK GDQ PDG]KDE ATLK VDPD 6LVWHP SHQGLGLNDQ GL 3RQGRN 3HVDQWUHQ$O )DWDK VHEHOXP berpaham JamaAoah Tabligh adalah seperti mayoritas pesantren salaf lainnya. Kurikulumnya mulai dari ibtidaiyah, tsanawiyah dan diniyah, metode pembelajarannya dengan metode sorogan dan wethonan, sistem evaluasi dan kebijakannya hanya berpusat pada sang kyai. Banyak perubahan dalam sistem pendidikan di Al fatah setelah berfaham JamaAoah Tabligh, diantaranya ideologinya berubah, dari sebelumnya ASWAJA-NU menjadi ASWAJA-JamaAoah Tabligh, kurikulumnya ditambah dengan kitab-kitab refrensi utama JamaAoah Tabligh seperti kitab fadhilah amal, muntakhob ahadist, hayyatus shohabah. , metode pendidikannya bertambah dari sebelumnya hanya metode wethonan, sorogan, hafalan dan metode pembelajaran lain yang biasa diterapkan di pondok pesantren, ada tambahan metode muhasabah, yaitu waktu khusus untuk intropeksi diri peningkatan amal apa yang terjadi pada hari ini dibanding hari kemarin. Kata Kunci: JamaAoah Tabligh-Sistem Pendidikan-Pondok Pesantren Konteks Penelitian JamaAoah Tabligh adalah gerakan yang di proklamirkan oleh Maulana Muhammad Ilyas . yang masuk ke Indonesia sekitar tiga dekade yang lalu dan masuk wilayah Jawa Timur pada sekitar pertengahahan tahun 1989, yang sebelumnya kegiatan mereka terpusat di masjid Kebun Jeruk Jakarta. dari tahun itulah jamaAoah ini berkembang di Jawa Timur dan sampai sekarang ini telah memiliki tiga Pusat kegiatan yaitu di komplek Pondok Pesantren Al Fatah Temboro. Kecamatan Karas. Kabupaten Magetan. Masjid Nurul Hidayah jln Ikan Gurame V/13 Perak Barat Surabaya dan Masjid | Vol. No. Mei 2017 : 99 - 108 An Nur. Keranjingan Timur. Gladak. Parem. Jember. Dalam perkembangannya setelah gerakan jamaAoah ini menyebar keluar Deoband dan pada gilirannya merupakan gerakan yang menggelobal disetiap Negara yang berpenduduk sunni, termasuk Indonesia, maka jamaAoah ini memiliki banyak sebutan antara lain : Ada yang menyebut JamaAoah Tabligh. JamaAoah Jaulah. JamaAoah Khuruj. JamaAoah Jenggot. JamaAoah Kompor. JamaAoah Silaturrahmi. JamaAoah Dakwah dan lain sebagainya. Pada generasi kedua pondok pesantren Al Fatah Temboro, yaitu pada akhir-akhir masa kepemimpinan KH. Mahmud Kholid Umar, pondok pesantren Al Fatah Temboro mengenal paham keagaman yang dianggap baru oleh masyarakat Indonesia secara umum, yaitu paham yang masyhur disebut JamaAoah Tabligh. Pondok pesantren yang dulunya menjadi basis pendidikan ormas NU masyarakat Magetan dan sekitarnya inipun lambat laun berubah menjadi pondok pesantren JamaAoah Tabligh terbesar se Indonesia hingga saat ini. Dalam perjalannanya, tentu banyak perubahan yang terjadi di Pondok Pesantren ini diberbagai bidang, termasuk dalam sistem Sebab itulah penulis merasa tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul AuDampak Paham Keagamaan JamaAoah Tabligh Terhadap Perubahan Sistem Pendidikan Di Pondok Pesantren Al Fatah TemboroAy. Tujuan Penelitian . Untuk menjelaskan dan menguraikan paham keagamaan JamaAoah tabligh yang merubah Pondok Pesantren Al fatah Temboro . Untuk menjelaskan dan menguraikan sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro sebelum masuknya paham keagamaan JamaAoah tabligh. Untuk menjelaskan dan menguraikan paham keagamaan JamaAoah tabligh terhadap sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro. Paham Keagamaan di Indonesia Islam merupakan agama samawi terakhir didunia ini. Nabi Muhammad SAW. Sebagai pembawa agama ini begitu luar biasa sehingga Islam menjadi tersebar keseluruh pelosok dunia hingga sampai kenegri kita ini melalui Namun seiring berkembang zaman, mulai banyak paham keagamaan yang muncul belakangan, sehingga perlu kajian-kajian lebih mendalam mengenai paham-paham keagamaan terutama di Indonesia. Paling tidak ada tiga ideologi atau paham keagamaan yang dirangkum oleh Maksum yaitu . Islam Radikal, . Islam Moderat, dan . Islam Liberal. Islam Radikal Fokus Penelitian . Bagaimana paham keagamaan JamaAoah tabligh yang merubah Pondok Pesantren Al fatah Temboro? . Bagaimana sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro sebelum masuknya paham keagamaan JamaAoah . Apa dampak paham keagamaan JamaAoah tabligh terhadap sistem pendidikan di Pondok Pesantren Al fatah Temboro ? Islam radikal dapat diartikan sebagai sebuah gerakan atau organisasi yang berusaha mengubah masyarakat muslim dengan progam dan ideologi berdasarkan teks suci Islam. Islam radikal berkeyakinan akan adanya kesatuan agama dan politik. Atau lebih tepatnya keyakinan tentang subordinasi politik terhadap agama-politik dikelola sesuai dengan norma dan hukum Islam. Mark Tessler menjelaskan lebih rinci tentang karakteristik Islam radikal bahwa hubungan Islam dan politik tidak bisa dipisahkan, dukungan terhadap organisasi Islam, dukungan terhadap kepemimpinan Ibid 165-166 Dampak Keagamaan JamaAoah Tabligh terhadap Perubahan Sistem . (M. Luthvi Al Hasyim. politik para ulamaAo, dan dukungan terhadap pelaksanaan Islam dalam kehidupan sosial politik oleh pemerintah. Islam yang moderat, bukan liberal dan juga bukan fundamentalis atau radikal. Jamhari Jajang Jahroni PHQJLGHQWLANDVLHPSDWNHORPSRN,VODPUDGLNDO kontemporer di Indonesia, yaitu FPI (Front Pembela Isla. pimpinan Habib Muhammad 5L]LHT ELQ XVHLQ 6\LKDE /DVNDU -LKDG /- dengan tokohnya JaAofar Umar Thalib yang telah membubarkan diri. MMI (Majelis Mujahid Indonesi. dengan Amir Abu Bakar BaAoasyir. HTI (Hizbut Tahrir Indonesi. organisasi Islam LQWHUQDVLRQDO \DQJ GLGLULNDQ ROHK 7DTL\XGGLQ al-Nabhani. Islam Liberal Islam Moderat Konsep moderat (Arab: al wasath, pertengaha. sudah banyak dikenal orang. Hakekat moderat adalah adil dan berimbang. Moderat adalah kebenaran diantara dua kebatilan, keadilan diatara dua kezaliman, tengah-tengah diantara ekstremitas, terbaik diantara yang baik baik, terbaik diantara yang buruk buruk, dan terbaik diantara yang baikburuk. Oleh sebab itu moderat adalah sikap ketiga yang baru. Keistimewaannya terletak pada kemamuannya mengombinasikan unsurunsur AusengketaAy menjadi satu keharmonisan yang tidak saling memusuhi. Ia adalah keadilan dan keseimbangan diantara dua kutub, bukan keberpihakan habis-habisan pada salah satu diantara dua eksageritas . erlebihan dan Dalam wacana keberagaman seperti sekarang ini, istilah moderat memiliki konotasi yang positif. Moderat adalah kata yang menghipnotis. Islam moderat misalnya, dimaknai sebagai Islam yang anti kekerasan dan anti terorisme. Islam moderat identik dengan Islam yang bersahabat, tidak ekstrem kanan dan tidak ekstrem kiri. Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah pun dengan tegas mengklaim dirinya sebagai representasi dari Islam liberal, dalam beberapa literatur diartikan sebagai sebuah gerakan Islam yang berupaya menafsirkan Islam secara rasional untuk mengkontekskan Islam dalam merespon perubahan zaman. Islam liberal merupakan gerakan keagamaan yang menekankan pada pemahaman Islam yang terbuka, toleran, inklusif, dan kontekstual. Ada beberapa bentuk gerakan yang menyebarkan paham Islam liberal di Indonesia. Pertama neo-modernisme sejak awal tahun 70 dengan tokoh-tokoh Nurcholis Madjid. Djohan Efendi. Ahmad Wahib, dam Abdurrahman Wahid. Kedua JIL (Jaringan Islam Libera. dengan tokoh-tokoh Ulil Abshar Abdalla. Nong Darol Mahmada. Burhanuddin. Ihsan Ali Fauzi. Hamid Basyaib. Saiful Mujani dan /XWKA $VVDXNDQLH . HWLJD -,00 -DULQJDQ Intelektual Muda Muhammadiya. Teori Perubahan Sosial Pengertian Perubahan Sosial Perubahan merupakan sifat yang melekat pada masyarakat, oleh karena itu kehidupan sosial selalu dilingkupi oleh perubahanperubahan yang tiada henti, apabila perubahan berhenti, maka berhenti pula kehidupan masyarakat, berdasar uraian pendek ini, maka perubahan sosial itu terjadi dimana-mana, setiap waktu dan lokasi. Dengan berbagai tipe, model dan aspeknya, oleh karena itu perubahan antara satu masyarakat berbeda dengan masyarakat lain. 7 Oleh karena demikian, maka para sosiolog berbeda-beda dalam mengajukan NRQVHSGHAQLVLSHUXEDKDQVRVLDO Sebenarnya perubahan sosial berdasar etimologi, dalam bahasa Inggris searti dengan social change, yang menurut para ahli sosiologi Ibid 172 Ibid 166 Ibid 169 Ibid 166-167 Ibid 172 John Scott ( Edito. Sosiologi The Key Concepts,AyterjAy /DEVRV ),6,3 8162(' -DNDUWD 5DMD*UDAQGR 3HUsada, 2. , 31. | Vol. No. Mei 2017 : 99 - 108 bentuk perubahan sosial itu ada dua bentuk Pertama bentuk progress dapat dimaknai sebagai bentuk perubahan sosial yang bertujuan untuk kemajuan, sehingga perubahan itu dapat membawa keuntungan dalam kehidupan sosial bagi warga masyarakat, perubahan progress dapat dibedakan menjadi dua :. planned progress artinya kemajuan yang memang direncanakan seperti modernesasi desa, . unplanned progress yakni kemajuan yang tidak direncanakan, seperti gunung meletus membawa kemajuan dibidang pertanian. Kedua regress merupakan perubahan sosial yang implikasinya kearah kemunduran, sehingga tidak menguntungkan bagi kehidupan sosial, seperti dampak peperangan. Dari pengertian-pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa perubahan sistem pendidikan sebagaimana yang akan dibahas dalam tesis inipun adalah bagian dari perubahan Strategi Perubahan Sosial Setiap perubahan sosial yang direncanakan atau diupayakan membutuhkan strategi tertentu agar perubahan sosial yang diinginkan dapat Para sosiolog mengajukan beberapa konsep yang dapat dijadikan landasan dalam menentukan strategi perubahan sosial antara lain : strategi reedukasi, strategi persuasive, strategi fasilitatif, strategi kekuasaan atau Strategi reedukasi. Strategi reedukasi dapat digunakan untuk mengatasi hambatan-hambatan social budaya yang berkaitan dengan kelemahan pengetahuan atau pendidikan dan keterampilan dalam memanfaatkan suatu inovasi, hambatan itu misalnya . masyarakat setempat menolak terhadap perubahan dan perbaikan serta Abdullah Idi. Sosiologi Pendidikan : Individu. Masyarakat dan Pendidikan, -DNDUWD 5DMDJUDAQGR Persada, 2. , 213 Nanang Martono. Sosiologi Perubahan Sosial, ( Jakarta : 5DMDJUDAQGR3HUVDGD peningkatan Sumber Daya Manusia. Strategi reedukasi dapat dilaksanakan pada usaha-usaha realisasi perubahan melalui program yang terstruktur dan pelatihan untuk kelompokkelompok sasaran, yang potensial dalam menerima perubahan baik langsung atau melalui media. Strategi semacam ini dapat diterapkan dalam hubungannya dengan perubahan yang paling tidak, memiliki dua tujuan yaitu . mempersiapkan rasionalisasi terhadap penerimaan inovasi atau perubahan yang akan mudah diterima individu-individu dalam masyarakat, . mempersiapkan kelompok sasaran untuk memahami pengetahuan baru dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menerima perubahan. Strategi persuasif. Strategi persuasi mengacu kepada usaha untuk melakukan perubahan masyarakat dengan cara mempengaruhi atau membujuk masyarakat untuk mengadakan perubahan. Strategi ini lebih tepat di realisasikan pada suatu masyarakat yang tidak menyadari akan kebutuhannya terhadap perubahan, atau suatu masyarakat yang perhatiannya sangat rendah untuk mengadakan perubahan, dengan melakukan 2 . hal yaitu : Pertama mengumpulkan problemproblem yang dihadapi oleh suatu masyarakat dan mencari solosinya. Kedua menggunakan bujukan dengan melibatkan perasaan dan antisipasi terhadp aspek nonrasional, artinya mempertimbangkan norma-norma dan nilainilai budaya masyarakat setempat. Namun demikian strategi persuasive akan menemui kegagalan apabila : . ada kesalahan dalam pendugaan oleh agen perubahan, . masyarakat yang dituju sangat komplek, . kelompok masyarakat yang dikehendaki kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan, . kelompok yang dikehendaki berubah memiliki materi ekonomi mapan dan cukup. Strategi fasilitatif. Strategi fasilitatif adalah metode perubahan sosial dengan memposisikan agen perubahan, sebagai fasilitator yang Dampak Keagamaan JamaAoah Tabligh terhadap Perubahan Sistem . (M. Luthvi Al Hasyim. menyiapkan berbagai sarana prasarana, sumber daya dan informasi sebagai sarana konsultasi. Strategi ini dapat dipraktekkan apabila ada beberapa kondisi, yaitu : Pertama perubahan sosial membutuhkan adanya keterlibatan dan perubahan pada diri agen perubahan. Kedua kelompok masyarakat yang dikehendaki untuk berubah, bersifat terbuka terhadap bantuan dan perubahan dari luar. Ketiga tujuan perubahan bersifat multidimensi dan memiliki sasaran yang luas, serta menyangkut masa depan warga masyarakat, misalnya masalah pentingnya menjaga dan mempertahankan iman sampai meninggal dunia atau meningkatkan usaha agar masuk surga di tingkat yang tinggi. Keempat perubahan yang diinginkan membutuhkan partisipasi aktif dari barbagai komponen Kelima Perubahan diinginkan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh warga masyarakat. Keenam perubahan tersebut dapat membawa implikasi keuntungan lain di samping tujuan pokoknya. Media Perubahan Sosial Media merupakan alat-alat yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang di sampaikan kepada penerima informasi, agar mereka mengetahui, memahami dan dapat melaksanakan isi dan maksud informasi Kiatannya dengan perubahan sosial, maka secara teoritis tidak mungkin suatu perubahan sosial termasuk dalam hal sistem pendidikan tanpa menggunakan sarana, atau media yang menjadi landasan parubahan sosial tersebut. Adapun media perubahan sosial tersebut diantaranya yaitu : Agama. Secara singkat agama berfungsi. yang memberi nilai terhadap kehidupan individu dan kelompok sosial, juga memberi harapan untuk kelangsungan hidup sesudah mati. Agama dapat menjadi sarana manusia untuk meningkatkan diri dari kehidupan dunia yang penuh dengan penderitaan, ketika mencapai kemandirian spiritual. Agama juga 10 Wina Sanjaya. Media Komunikasi Pembelajaran, ( Jakarta : Kencana Prenada Media, 2. , 57. dapat memiliki peran sebagai pengikat kuat terhadap norma-norma social dan sanksi sosial, juga menjadi dasar kesamaan tujuan serta nilai-nilai yang menjadi dasar terbentuknya Pendidikan Perubahan sosial ternyata sangat membutuhkan individu-individu yang inovatif dan kreatif serta memiliki motivasi kuat dalam menggerakkan suatu perubahan sosial, sehingga perubahan sosial tidak akan terjadi apabila dalam masyarakat tersebut, warganya hanya individu-individu yang memiliki gelar atau Ijazah pendidikan formal yang diperoleh dengan cara jual-beli tanpa proses pendidikan yang benar dan standar mutu yang jelas. Pendidikan dapat dijadikan media untuk merealisasikan perubahan sosial, sebab dengan adanya proses pendidikan, individu-individu yang dibutuhjan untuk mengadakan perubahan sosial, dididik dalam taksonomi kognitif, afektif dan psikomotorik, sehingga dengan pendidikan itu dapat diharapkan tersedianya individuindividu yang kreatif, inovatif dan terus menerus mencari solosi terbaik, serta berusaha keras untuk membawa perubahan-perubahan yang dikehendaki menuju perbaikan kualitas hidup dalam kehidupan masyarakat. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang dimaksud untuk mengungkap gejala secara holistic-kontekstual . ecara menyeluruh dan sesuai dengan konteks atau apa adanya melalui pengumpulan data dari latar alami sebagai sumber langsung dengan instrument kunci penelitian itu sendiri. Menurut Nana Syaodih Sukmadinata, penelitian kualitatif (Qualitative Researc. adalah suatu penelitian yang ditujukan Dadang Kahmad. Sosiologi Agama, ( Bandung. Remaja Rosdakarya, 2. , 119-120 12 H,A,R. Tilaar. Perubahan Sosial dan Pendidikan. A 13 Ahmad Tanzeh. Metode Penelitian Praktis (Yogyakarta. Teras, 2. , 64. | Vol. No. Mei 2017 : 99 - 108 untuk mendeskripkan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual atau kelompok. 14Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis fenomena yang ada, khususnya di Pondok Pesantren Al Fatah Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan desain studi multi situs. Dalam hal ini. Nana Syaodih Sukmadinata menjelaskan bahwa studi kasus . ase stud. merupakan suatu penelitian yang dilakukan terhadap suatu kesatuan system. Kesatuan ini dapat berupa program, kegiatan siswa, atau sekelompok individu yang terikat oleh tempat, waktu atau ikatan tertentu. 15Jenis penelitian ini diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna, memperoleh pemahaman dari suatu Suatu kasus dapat terdiri atas satu unit atau lebih dari satu unit, tetapi merupakan satu Kasus dapat satu orang, satu kelas, satu sekolah, beberapa sekolah tetapi dalam satu kantor kecamatan, dsb. Analisis Data Paham Keagamaan JamaAoah Tabligh Telah dibahas sebelumnya bahwa ada tiga ideologi atau paham keagamaan yang dirangkum oleh Maksum yaitu . Islam Radikal, . Islam Moderat, dan . Islam Liberal. Begitu JamaAoah Tabligh menjadi paham resmi Al Fatah, istilah kelas dirubah menjadi kelas 1 sampai 6, tanpa menggunakan istilah ibtidaiyah, tsanawiyah dan aliyah. Setelah santri menyelesaikan kelas 6 diniyah, santri akan masuk kelas daurotul hadist 1 dan daurotul hadist 2 lalu baru kelas WDNKRVXVATLK. Sehingga materi yang ada bisa ditempuh para santri selama 10 tahun. 14 Nana Syaodih Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , 60. Perubahan Metode Metode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara Ini berarti, metode digunakan untuk merealisasikan strategi yang telah digunakan. Dengan demikian, metode dalam rangkaian pembelajaran memegang peran yang sangat Ada beberapa metode pembelajaran yang digunakan di pondok pesantren yang sudah dibahas, yaitu metode sorogan, metode bandongan/wetonan, metode musyawaroh/ bahtsul masail, metode pengajian pasaran, hafalan/muhafadzoh, demonstrasi/prektek ibadah, dan metode muhawaroh/muhadatsah. Santri santri yang buat amalan dalam sehari semalam itu angkat tangan, lalu ketua kamar memberi motivasi agar meningkatkan amalannya untuk hari tersebut, juga memotivasi agar yang kemarin belum amal untuk segera mengikuti amal. Metode muhasabah ini cukup berhasil meningkatkan amalan para santri, tidak hanya praktek ibadah dalam pembelajaran saja, para santri juga dituntut untuk semangat praktek ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan Evaluasi Menurut Suharsimi Arikunto. Evaluasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang cara sesuatu bekerja, selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil keputusan. Evaluasi dalam sistem pendidikan di Pondok Pesantren di Al Fatah sebelum berpaham JamaAoah Tabligh hanya dilakukan oleh Kyai Mahmud saja. Hal ini karena Al Fatah sebagaimana mayoritas pesantren salaf 15 Ibid. A,64. 18 Wina Sanjaya. Strategi Pembelajaran, (Jakarta: kencana Prenada Media Group. 16 Ibid,A,64. 19 Observasi antara tanggal 8-30 Januari 2016 17 Dalam Nakamura DKK. Expressions of Islam, (Yogyakarta. IMPULSE, 2. 165 20 Wawancara dengan ustadz Abdul Ghofur Rozi 6 April 2016 21 Tatang. Ilmu Pendidikan. Dampak Keagamaan JamaAoah Tabligh terhadap Perubahan Sistem . (M. Luthvi Al Hasyim. lainnya, setiap kebijakan selalu berpusat kepada sang kyai dengan sedikit keterlibatan dari para ustadz atau pengurus lainnya. Sehingga saat itu jika Kyai Mahmud memandang perlunya perubahan kurikulum berdasarkan evaluasi pribadi beliau, kebijakan tersebut haruslah terlaksana tanpa ada pertimbangan dari para ustadz. Karena itulah di Al Fatah selalu diadakan musyawaroh pendidikan setiap malam selasa untuk evaluasi pendidikan yang terjadi dalam satu minggu dipimpin oleh Kyai Umar Fathulloh langsung. Kesimpulan Dari paparan yang ada pada bab sebelumnya, peneliti berhasil merangkum beberapa kesimpulan, yaitu : JamaAoah Tabligh yang berhasil merubah Pondok Pesantren Al Fatah Temboro memiliki pemahaman seperti ahlus sunnah wal jamaAoah lainnya, yaitu secara DTLGDK PHQJLNXWL ,PDP $V\ADU\ DWDX 0DWXULG\ VHFDUD ATLK PHQJLNXWL VDODK VDWX GDUL PDG]KDE HPSDW \DLWX 6\DAAL 0DOLNL DPEDOLGDQ DQDAGDQWLGDNDQWL terhadap tarekat. Bahkan pendirinya yaitu Maulana Muhammad Ilyas adalah salah VDWXSHQJDPDOWDUHNDW1DTV\DEDQG\