Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MI NU YAPIKA Hikmatul Munasiroh. Nginayatul Khasanah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen E-mail: munahikmatul1406@gmail. Abstract The purpose of this research is: . to find out the teacherAos efforts to improve student learning outcomes in class i learning Arabic at MI NU YAPIKA, . to find out student learning outcomes in class i learning arabic at MI NU YAPIKA. This research is a qualitative research with an experimental research design taking the MI NU YAPIKA background. Data collection is done by observation, interviews, documentation, and action. The subjects in this study were Emi faiqoh. Pd. I as the Head of Madrasah MI NU YAPIKA. Helizah as the Arabic language teacher, and the thirdgrade students. Then analyzed through data reduction, data presentation and conclusions. Based on the result of the study it can be concluded that: . the teacherAos efforts to improve student learning outcomes are by applying the singing method and mufrodat cards in the Arabic learning . the singing method is proven to be able to improve student learning at MI NU YAPIKA. This is shown from before the application of the singing method there were still 6 out of 11 students who had not achieved learing mastery. Then after the application of the singing method students who had not achieved mastery learning were recuded to 2 students. Keywords: Effort. Learning Outcomes. Arabic Abstrak Tujuan penelitian ini adalah: . untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa arab kelas i di MI NU YAPIKA, . untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa arab kelas i di MI NU YAPIKA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian eksperimen dengan mengambil latar MI NU YAPIKA. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan Subjek dalam penelitian ini adalah Emi Faiqoh. Pd. I selaku Kepala Madrasah MI NU YAPIKA. Helizah selaku guru Bahasa arab, dan siswa-siswi kelas i. Kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: . upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan diterapkannya metode bernyanyi dan kartu mufrodat dalam proses pembelajaran Bahasa arab. metode bernyanyi terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa arab kelas i di MI NU YAPIKA. Hal ini ditunjukkan dari sebelum diterapkannya metode bernyanyi masih terdapat 6 dari 11 siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar. Kemudian setelah diterapkannya metode Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. bernyanyi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar berkurang menjadi 2 siswa. Kata Kunci: Upaya. Hasil Belajar. Bahasa Arab PENDAHULUAN Bahasa arab, meskipun diakui sebagai Bahasa kitab suci, tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sikap belajar siswa dan hasil belajarnya. 1Hasil belajar siswa merupakan salah satu tujuan dari proses kegiatan pembelajaran di sekolah / madrasah, maka dari itu seorang guru perlu bahkan harus mengetahui beberapa metode mengajar, kemudian dipraktikkan di saat mengajar di dalam kelas. Untuk menghasilkan prestasi . belajar siswa yang sesuai dengan apa yang diharapkan guru, maka guru dituntut untuk mendidik dan mengajar siswa dengan menggunakan metode atau media pembelajaran yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran di Kedudukan metode dan media adalah sebagai alat motivasi ekstrinsik, sebagai strategi pengajaran dan juga sebagai alat untuk mencapai tujuan. Hasil belajar merupakan prestasi yang di hasilkan dari siswa setelah melakukan Ketika proses belajar telah terjadi, hasil belajar bisa di golongkan ke dalam dua kriteria, yakni pengetahuan dan keterampilan. Dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah, peserta didik diharuskan mencapai ketuntasan hasil belajar yang dinyatakan dengan hasil belajar. Prestasi belajar yang dicapai secara individu merupakan hasil dari interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dalam diri . aktor interna. maupun dari luar diri . aktor eksterna. Faktor internal, meliputi faktor jasmani . eperti kondisi fisik siswa, kesehatan dan cacat tubu. dan faktor psikologis . eperti perhatian, inteligasi, kecerdasan siswa, motivasi, minat, kematangan, kesiapan, sikap dan baka. Faktor eksternal, meliputi faktor lingkungan keluarga . ara orang tua mendidik dan suasana ruma. , faktor lingkungan sekolah . etode belajar dan keadaan sarana prasarana yang ada di sekola. , faktor lingkungan masyarakat . egiatan siswa dalam masyarakat dan teman bergau. Fahrurozi. Aziz. Pembelajaran bahasa arab: Problematika dan solusinya. (Jakarta: UIN Syarif Hidayatulloh, 2014, 2 Nasution. Penggunaan Metode Pembelajaran dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa, (Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 11. , 2. , 9. Eliza Herijulianti, dkk. Pendidikan Kesehatan Gigi, (Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2. , 1924. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah metode dan juga media . pembelajaran yang efektif dan juga kreatif. Dalam hal ini seorang guru dituntut untuk lebih kreatif dalam memilih ataupun menggunakan metode dan media pembelajaran yang mampu membangkitkan minat dan semangat belajar siswa. 4 Ketika seorang guru mampu meningkatkan minat dan semangat belajar siswa, maka hasil belajar siswa pun dapat meningkat seiring meningkatnya semangat dan minat belajar pada siswa. Bahasa dan manusia bagaikan dua sisi mata uang yang apa bila hilang salah satunya, maka kehidupan ini tidak banyak memberi makna bagi dirinya dan orang lain. 6 Sehingga amatlah besar besar peran Bahasa bagi kelangsungan hidup manusia. Bahasa sebagai alat komunikasi sangat diperlukan terlebih di era digital ini dimana koneksi pergaulan yang tak mengenal jarak dan batas. Karena di zaman yang modern ini setiap manusia mampu berkomunikasi tanpa mengenal ruang dan waktu. Apabila ditinjau dari segi tata Bahasa. Bahasa arab tata bahasanya dalam pembagian kata kerja maupun kata benda relative lebih banyak dan lebih rangkap, hal itu menyebabkan waktu yang dipakai mempelajari lebih lama. 8 Sehingga guru harus lebih kreatif dalam mempersiapkan proses pembelajaran, agar pembelajaran Bahasa arab dapat berjalan dengan waktu yang tidak terlalu lama dan tidak membuat anak bosan dengan pembelajaran Bahasa arab tersebut. Dalam konteks pemerolehan dan pembelajaran bahasa kedua . , salah satu faktor yang diyakini membangun motivasi itu adalah sikap terhadap bahasa dan budaya dari masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut. Berdasarkan observasi di berbagai madrasah menunjukkan hasil bahwa siswa dalam proses Wulandari. Amalia. Saputra. Syah. Asiyah. , & Fatimah. Peran Media Pembelajaran Intraktif dalam Mendorong Motivasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 7A SMP Ar-Roudloh Karangtanjung Alian Kebumen. In Social. Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. No. Sajida. Fauziyah. Pusparini. Adikusuma. , & Fatimah. Implementasi Joyfull Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PAI Kelas IV di SD Sains Nusantara. In Social. Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. No. Nginayatul Khasanah. Pembelajaran Bahasa Arab sebagai Bahasa Kedua (Urgensi Bahasa Arab dan Pembelajarannya di Indonesi. , (Kebumen: An-Nidzam Volume 03. No. Juli-Desember 2. ,1. Nginayatul Khasanah. Strategi Mencapai Kebermaknaan Pembelajaran Bahasa Arab Pada Anak Usia Dini, (Ulumudin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislama. Vol. No. Juni 2021, 101. Wa Muna. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab, (Yogyakarta: Teras, 2. ,55. Kolid. Idham. Motivasi dalam pembelajaran bahasa asing. English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris, 2017, 10. 1: 61-71. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. pembelajaran bahasa Arab masih mengalami kesulitan dalam pemahaman materi dan penguasaan kosakata bahasa Arab. Hal tersebut juga terjadi di MI NU YAPIKA Tanjungsari Petanahan, dimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Arab masih cukup rendah. Dengan latar belakang MI NU YAPIKA yang berbasis pondok pesantren . ergabung dalam satu yayasan pondok pesantre. , yaitu Yayasan Pendidikan Al-Istiqomah Karya Guna (YAPIKA) yang didalamnya bahasa Arab termasuk bahasa yang dijumpai setiap harinya oleh siswa/santri, dan juga lokasinya yang berada di Kampung Arab Kebumen mengharuskan guru bahasa Arab berupaya keras untuk mampu meningkatkan hasil belajar siswa di MI NU YAPIKA. Siswa akan belajar dengan cepat apabila yang dipelajarinya memiliki arti bagi dirinya. Belajar bermakna bersifat meresap, ia akan mengubah secara cepat perilaku, sikap, bahkan kepribadian siswa. 11Sampai saat ini metode pengajaran bahasa arab kurang atau bahkan tidak 12 Dari masalah tersebut, maka guru harus mampu menerapkan media pembelajaran yang menarik, efektif dan inovatif serta tidak membosankan. Sehingga diharapkan dapat menunjang ketertinggalan prestasi siswa pada mata pelajaran bahasa Arab. Oleh karena itu, berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas penulis terdorong untuk melakukan penelitian tentang AuUpaya Peningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Arab di MI NU YAPIKA Tahun Ajaran 2022/2023Ay, dengan fokus penelitian pada bagaimana upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab kelas 3 di MI NU YAPIKA dan bagaimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Arab kelas 3 di MI NU YAPIKA? METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 dengan jumlah siswa 13 anak, yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 2 siswa Farah Dina Insani. Teori Belajar Humanistik Abraham Maslow Dan Carl Rogers Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan 8, no. (Desember 27, 2. : 209Ae230. Erni Murniarti. Pengertian. Prinsip. Bentuk Metode Dan Aplikasinya Dari Teori Belajar Dari Pendekatan Konstruktivisme Dan Teori Belajar Person-Centered Carl Rogers (Jakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Kristen Indonesia Jakarta, 2. Ibid, 64 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Dilihat dari sumber datanya, pengumpulan data dapat menggunakan sumber primer dan juga sumber sekunder. Sumber primer adalah sumber data yang memberikan data secara langsung kepada pengumpul data, sedangkan sumber sekunder adalah sumber data yang tidak memberikan data secara langsung kepada pengumpul data, seperti melalui orang lain maupun melalui dokumen. 13 Teknik pengumpulan data yang digunakan lebih dominan menggunakan observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan penulis guna mengetaui presentase ketuntasan hasil belajar siswa setelah melewati proses pembelajaran pada setiap siklusnya, peneliti melakukannya dengan cara mengevaluasi berupa tes pada setiap akhir putaran siklus. Analisis tersebut dihitung dengan menggunakan cara analisis sederhana yaitu: untuk menilai ulangan atau tes formatif peneliti menjumlahan seluruh nilai yang diperoleh oleh siswa, kemudian dibagi dengan jumlah siswa yang ada di kelas tersebut. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN MI NU YAPIKA adalah madrasah yang beralamat di desa Tanjungsari. RT 04/ RW 02, kecamatan Petanahan, kabupaten Kebumen. MI NU YAPIKA merupakan madrasah tingkat dasar yang belum lama berdiri, karena MI NU YAPIKA baru berdiri pada tahun 2019. 14 Sehingga pada tahun ajaran 2022/2023 MI NU YAPIKA baru sampai pada kelas i. Sampai saat ini MI NU YAPIKA masih belum melakukan akreditasi madrasah. Bangunan yang ditempati untuk kegiatan belajar mengajar oleh MI NU YAPIKA adalah bangunan milik yayasan dan masih satu atap dengan yayasan tersebut. 15 Yayasan tersebut adalah Yayasan Pendidikan Al-Istiqomah Karya Guna atau sering disebut dengan YAPIKA yang dikenal juga dengan Kampung Arab Kebumen. Tenaga guru di MI NU YAPIKA Tanjungsari Petanahan Kebumen tahun pelajaran 2022/2023 terdiri dari 9 orang. Tenaga guru yang ada hanya terdiri dari guru swasta/wiyata 16 Kualifikasi akademik guru di MI NU YAPIKA Tanjungsari Petanahan Kebumen mayoritas sudah sarjana/S1, ada pula guru yang sudah berpendidikan S2. Beberapa guru ada yang Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif. Dan R&D (Bandung: CV. ALFABETA, 2. , 245 Dokumentasi. Profil MI NU YAPIKA, dikutip tanggal 04 April 2023 Dokumentasi. Profil MI NU YAPIKA, dikutip tanggal 04 April 2023 Dokumentasi. Profil MI NU YAPIKA, dikutip tanggal 04 April 2023 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya, namun diusahakan ada salah satu guru yang belum linear bisa untuk menyusaikan jurusan yang sesuai dengan mapel yang Guru Bahasa arab di MI NU YAPIKA adalah seorang santri pondok pesantren AlIstiqomah dan juga mahasiswa yang perturuan tingginya berada di bawah naungan yayasan Pendidikan Al-Istiqomah Karya Guna (YAPIKA) yang juga bekerja sama dengan perguruan tinggi UNSIQ Wonosobo. Selain itu, guru Bahasa arab di MI NU YAPIKA juga berlatar belakang atau pernah mengikuti pelatihan Bahasa arab di Kampung Arab Kebumen atau juga sering disebut KAK. Kampung Arab Kebumen ini juga masih berada di bawah naungan yayasan, sehingga guru Bahasa arab sudah berkompeten di bidang Bahasa khusunya Bahasa arab. Keadaan siswa MI NU YAPIKA Tanjungsari Petanahan Kebumen tercatat pada tahun 2022/2023 keseluruhan berjumlah 65 siswa, dari kelas I sampai dengan IV. Dengan catatan kelas IV yang berjumlah 22 siswa adalah siswa yang diatas namakan MIFU atau MI Fathul Ulum Kwarasan, karena pada saat itu MI NU YAPIKA belum mendapatkan IJOP atau Ijin Operasional Madrasah. 17 Sehingga kelas tertinggi yang ada di MI NU YAPIKA tahun ajaran 2022/2023 adalah kelas i dengan jumlah siswa dari kelas I sampai i adalah 43 siswa. Dari sekian banyak faktor yang mampu mendukung keberhasilan dalam proses belajar, salah satu faktor pendukung keberhasilan dalam proses belajar mengajar yaitu tersedianya sarana dan prasarana atau fasilitas yang memadai. Untuk sarana dan prasarana di MI NU YAPIKA sudah cukup memadai18, dibuktikan dengan salah satunya adalah MI NU YAPIKA berbasis pesantren dan berada di bawah naungan yayasan pondok pesantren sehingga fasilitas sarana dan prasarana yang ada bisa digunakan juga oleh MI NU YAPIKA. Selain itu juga MI NU YAPIKA memiliki fasilitas sarana dan prasarana sendiri seperti ruang guru, ruang tamu, ruang dapur, kamar mandi guru dan juga kamar mandi siswa. 19 Sehingga dengan sarana dan prasarana yang ada di MI NU YAPIKA sudah cukup untuk menjunjang kefektifitasan kegiatan belajar di madrasah. Adapun perlengkapan madrasah yang dimiliki MI NU YAPIKA sebagai pendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar di MI NU Emi Faiqoh. Pd. di Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA tanggal 04 April 2023 Dokumentasi. Profil MI NU YAPIKA, dikutip tanggal 04 April 2023 Dokumentasi. Profil MI NU YAPIKA, dikutip tanggal 04 April 2023 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. YAPIKA sudah termasuk ke dalam kategori cukup. Meskipun tidak sempurna dalam penyediaan perlengkapan madrasah namun untuk MI NU YAPIKA sudah cukup memadai. Perlengkapan madrasah yang dimiliki MI NU YAPIKA diantaranya ada perlengkapan untuk di dalam ruangan dan juga di luar ruangan. Perlengkapan untuk di dalam ruangan seperti almari kantor, etalase kaca, loker, jam dinding, printer, meja guru, kursi guru, meja siswa, kursi siswa, laptop, papan tulis dan masih banyak lainnya sudah mencukupi. Perlengkapan untuk di luar ruangan seperti rak sepatu, tempat sampah dan sound system. Di lihat dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwasannya fasilitas sarana dan prasarana di MI NU YAPIKA sudah cukup memadai. Tercukupinya sarana dan prasarana di MI NU YAPIKA membuat kegiatan belajar mengajar di MI NU YAPIKA mampu berjalan dengan Selain itu, sarana dan prasarana yang tercukupi akan menambah motivasi dan semangat belajar siswa. Bertambanya semangat dan minat belajar siswa mampu membantu meningkatan hasil belajar siswa terkhusus pada pembelajaran Bahasa arab, karena pembelajaran Bahasa arab termasuk kategori sulit bagi siswa. Sehingga mengharuskan guru untuk terus berinovasi menjaga semangat belajar siswa dan membuat suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan melalui beberapa upaya seperti memilih metode dan media pembelajaran yang tepat. Upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pemebelajaran bahasa arab di MI NU YAPIKA Untuk mengetahui apakah hasil belajar yang dicapai oleh peserta didik sudah sesuai dengan tujuan yang dikehendaki atau belum, dapat diketahui melalui jalur evaluasi. Seperti yang dikemukakan oleh Mustaqim dan Abdul Wahib, bahwa evaluasi merupakan proses pengukuran dalam lapangan Pendidikan untuk mengetahui hasil perbuatan yang dianggap pencerminan daripada kecerdasan. Peningkatan prestasi siswa tidak hanya diukur dari tingkat penguasaan materi, namun juga diukur dari segi sikap dan keterampilan. Dalam penelitian ini, peneliti melihat guru Bahasa arab sudah melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan hasil belajar pada pelajaran Bahasa arab di kelas i. Salah satu upaya Dokumentasi. Profil MI NU YAPIKA, dikutip tanggal 04 April 2023 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. yang sudah dilakukan oleh guru Bahasa arab adalah dengan cara membuat metode pengajaran menggunakan kartu pembelajaran yang berisi mufrodat dengan gambar-gambar yang menarik untuk bisa dipelajari. Sebagaimana yang diungkapkan oleh ibu Helizah kepada peserta didik bahwa: AuBahasa arab penting dipelajari karena Bahasa arab adalah bahasa Al-QurAoan dan itu adalah bahasa Selain itu juga Bahasa arab adalah bahasa surga. Ay21 Seperti yang sudah diungkapkan oleh guru Bahasa arab di MI NU YAPIKA yang dalam hal ini sudah memotivasi peserta didik untuk terus semangat dalam mempelajari Bahasa arab sebagaimana mereka mempelajari pelajaran-pelajaran lain yang peserta didik sukai. Motivasi merupakan dorongan kepada seseorang dalam melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Motivasi yang paling baik adalah motivasi yang datang dari dalam diri seseorang itu sendiri, namun terkadang sulit bagi seseorang terutama untuk peserta didik yang masih berusia dini untuk membangkitkan motivasi untuk dirinya sendiri. Salah satu peran guru yaitu membantu membangkitkan motivasi untuk tetap semangat belajar. Karena kegiatan belajar tanpa adanya semangat belajar itu tidak akan berjalan dengan baik. Motivasi belajar juga bisa sebagai jembatan komunikasi antara guru dan peserta didik, yang akan membantu mencapai keberhasilan pembelajaran. Keberhasilan seorang guru bergantung pada upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran Bahasa arab. Besar kecilnya motivasi semangat siswa akan menentukan tinggi rendahnya prestasi belajar yang diperoleh oleh peserta didik. Peneliti masih melihat minimnya keseriusan peserta didik saat mengikuti mata pelajaran Bahasa arab. Sebagian peserta didik tidak merespon gurunya meskipun gurunya sudah menggunakan suara yang besar. Namun tidak ada respon balik dari peserta didik. Ibu Emi Faiqoh. Pd mengatakan bahwa: AuDalam mendidik siswa, guru harus lebih sabar saat menyikapi perilaku siswa, karena setiap siswa memliki karakter yang berbeda-beda. Sebuah kesabaran guru sangat penting karena tanpa disadari apa yang dilakukan guru terkadang tidak disukai siswa yang bisa berimbas membuat siswa tidak menyukai pelajaran yang diampu guru Helizah, di Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA tanggal 04 April 2023 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. tersebutAy. 22 Selanjutnya pada wawancara dengan ibu Helizah selaku guru Bahasa arab bahwa: AuUntuk mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa arab kami menyiapkan alat peraga atau media pembelajaran sedemikian mungkin untuk meningkatkan semangat belajar peserta didik dan juga membuat suasana belajar yang tidak membosankan, misal diselingi dengan permainan atau tebak-tebakkan kosa kataAy. Beberapa upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan hasil belajar pelajaran Bahasa arab, yaitu antara lain: . Guru menyediakan materi dengan cara membuat sebuah lagu dengan nada lagu anak dari mufordat-mufrodat yang terkait dengan materi. Guru menyanyikan bersama peserta didik lagu yang berisi mufrodat yang sesuai materi kemudian menghafal bersama. Guru menyediakan media gambar dan kartu mufrodat yang sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. Guru memberikan motivasi belajar karena itu merupakan faktor penting dalam proses belajar mengajar. Melakukan strategi belajar yang sesuai dengan materi yang dipelajari, agar guru lebih terampil dalam membantu peserta didik memahami materi yang disampaikan. Melakukan pembiasaan menghafal kosakata di pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Melakukan permainan tanya jawab mufrodat ketika sudah waktunya pulang. Guru kembali melihat perencanaan awal sebelum kembali dalam proses pembelajaran. Kembali memperhatikan metode yang sudah diterapkan sebelumnya, agar mengetahui apakah metode tersebut masih bisa digunakan di pertemuan selanjutnya atau perlu diganti dengan metode baru yang lebih efektif dalam pembelajaran Bahasa arab. Adapun upaya lain yang ditempuh oleh guru Bahasa arab yakni dengan menanyakan kepada masing-masing peserta didik terkait kendala dan kemauan siswa terhadap pembelajaran Bahasa arab. Sehingga guru dapat menerapkan pembelajaran Bahasa arab yang baik yang sesuai dengan kemauan siswa dan berjalan dengan lancar sesuai prsedur yang ada. Dalam hal ini permasalahan lain yang muncul dalam proses pembelajaran Bahasa arab yaitu peserta didik juga disibukkan dengan penugasan dari mata pelajaran lain. 24 Situasi seperti ini Emi Faiqoh. Pd. di Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA tanggal 04 April 2023. Helizah. Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA tanggal 04 April 2023. Helizah. Wawancara, di Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA tanggal 04 April 2023 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. yang menambah ketidakefektifan dalam sebuah proses pembelajaran. Isnadi, dkk . menyatakan bahwa pembelajaran bahasa arab menggunakan metode bernyanyi sangat membantu siswa pemula untuk menghafal kosakata-kosakata dalam bahasa arab, dapat dilihat dari hafalnya nyanyian yang mana lirik lagunya suda diganti dengan kosakata Bahasa arab. 25 Ridwan, dkk . menyatakan bahwa dengan menggunakan metode bernyanyi dalam pembelajaran Bahasa arab dan kelas sebagai solusi alternatif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa arab pada anak usia dini karena pada dasarnya anak-anak suka bernyanyi sehingga alangkah lebih baiknya jika dalam pembelajaran diterapkan belajar sambal bernyanyi atau bernyanyi sambal belajar. Faktor Penghambat dan Pendorong dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas i di MI NU YAPIKA Ada bebebarapa faktor penghambat dan pendorong dalam meningkatkan hasil belajar Faktor penghambat dalam proses pembelajaran yaitu kurang efektif karena keterbatasan waktu. MI NU YAPIKA merupakan sekolah berbasis Islam namun sama halnya dengan sekolah lain karena banyaknya pelajaran yang diberikan maka guru tidak punya waktu yang cukup untuk memahamkan siswa. Terlebih juga Bahasa arab bukan merupakan bahasa lokal yang dijumpai oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari sehingga memerlukan waktu lebih banyak untuk memahamkan siswa, meskipun MI NU YAPIKA berlatar belakang terletak di wilayah yang terkenal dengan Kampung Arab Kebumen. Namun sebagian besar peserta didik adalah siswa laju atau tidak menetap di pondok pesantren yang satu yayasan dengan MI NU YAPIKA. Kemudian adapun faktor pendorong dalam proses pembelajaran Bahasa arab yang pertama yaitu, peran guru sebagai teladan dan panutan karena guru bisa memberikan energi positif terhadap peserta didiknya. Faktor pendorong yang kedua yaitu fasilitas yang disediakan Isnadi. Anom, et al. Upaya Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Dengan Metode Bernyanyi Di Kelas VII MTs Yapi Pakem Sleman Yogyakarta Tahun 2015/2016. PhD Thesis. UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. Ridwan. Ridwan. Awaludin. Fajar. AyPenerapan Metode Bernyanyi Dalam Meningkatkan Penguasaan Mufradat Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Di Raodhatul Athfal. Ay Didaktika: Jurnal Kependidikan, 2019, 13. 1: 5667. Emi Faiqoh. Pd. I, di Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA, tanggal 04 April 2023. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. oleh madrasah cukup baik sehingga mampu memberikan kesan yang baik bagi peserta didik dan yang ketiga ada doronga dari keluarga yang selalu memberikan perhatian kepada anaknya agar lebih giat lagi dalam belajar. Ibu Emi Faiqoh. Pd. I kembali mengatakan bahwa: AuDalam mendidik peserta didik kita sebagai pendidik itu jangan mudah marah, karena kemarahan guru dapat menjatuhkan peran akal kita sebagai pendidik. Ay28 Sebagai seorang guru yang professional memerlukan kemampuan khusus dalam menjalankan proses pembelajaran. Guru memiliki keahlian khusus dalam mendidik dan kompetensi guru seperti keterampilan, memiliki perilaku yang baik yang bisa menjadi tauladan bagi peserta didik. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa guru Bahasa Arab di MI NU YAPIKA sudah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa sebagaiman sudah dijelaskan sebelumnya. Indah Lestari . , menyatakan bahwa waktu memang berpengaruh terhadap keberhasilan belajar seseorang seorang siswa akan dapat mencapai keberhasilan dalam belajar, jika ia memiliki waktu yang tepat untuk belajar dan bisa mengatur waktu tersebut agar lebih efisien sehingga proses pembelajaran lebih efektif. 29 Mardiah Kalsum Nasution . , menyatakan bahwa peningkatan prestasi belajar siswa dapat dilakukan dengan adanya penggunaan metode pembelajaran yang baik, guru hendaknya mampu untuk merencanakan kegiatan belajar yang baik dengan cara memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan kepada siswa. 30 Dalam pemilihan metode, guru harus mengkaji kesesuaian antara perilaku yang diharapkan dengan tujuan metode pembelajaran. Metode dipakai sesuai dengan tujuan, kondisi, jenis dan fungsinya, waktu dan tempat serta anak didik dengan berbagai tingkat kematangannya saat dilaksanakannya kegiatan. Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Arab di kelas i MI NU YAPIKA Sebelum melakukan penelitian, peneliti mengamati kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru seperti biasanya. Pada saat melakukan proses pembelajaran ternyata Emi Faiqoh. Pd. di Ruang Tamu Kantor MI NU YAPIKA tanggal 04 April 2023 Indah Lestari. Pengaruh waktu belajar dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika, (Formatif: jurnal ilmiah pendidikan MIPA 3 . , 2. , 123-124 Mardiah K. Penggunaan Metode Pembelajaran Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa, (Studi Didakta: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 2. Vol. No. 1, 14 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. masih banyak siswa yang tidak memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru. 31 Tidak sedikit siswa yang bermain dengan temannya saat pembelajaran berlangsung. Ketika menyampaikan materi sesekali guru memberikan pertanyaan kepada siswa guna untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai materi yang diajarkan. Tetapi hanya sedikit yang bisa menjawab pertanyaan tersebut. Dari sini dapat dilihat bahwa rendahnya hasil belajar Selanjutnya dilakukan evaluasi dengan memberikan soal awal atau pretest yang harus dikerjakan oleh siswa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap pelajaran sebelum melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil dari pretest yang telah dilakukan oleh peneliti pada tanggal 08 April 2023 di kelas i yaitu terdapat 7 siswa yang baru mencapai ketuntasan belajar dan 6 siswa yang belum tuntas dalam mencapai ketuntasan belajar dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh madrasah yaitu 70 untuk mata pelajaran Bahasa arab. 32 Dari hasil pretest tersebut peneliti melihat bahwa siswa yang masih kesulitan mengikuti pelajaran Bahasa arab perlu diberikan bimbingan lebih lanjut. Tindakan penelitian dilakukan 2 kali pertemuan dalam 1 KD. Dimulai pada tanggal pertemuan pertama tanggal 10 April 2023. Adapun kondisi pada pertemuan 1 yaitu33 perencanaan. Peneliti dan guru Bahasa arab mempersiapkan perangkat penelitian berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang meliputi kompetensi dasar, indicator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, kegiatan pembelajaran dan penilaian. Selanjutnya adalah pelaksanaan meliputi kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Kondisi awal diawali dengan mempersiapkan kondisi peserta didik untuk siap menerima materi yang akan disampaikan. Sebelum pembelajaran dimulai, peneliti memberi salam dan bersama-sama berdoa untuk mengawali pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan mengecek presensi kehadiran siswa. Sebelum masuk ke materi siswa terlebih dahulu diberi motivasi agar siswa semangat dalam belajar dan peneliti melakukan tanya jawab singkat Hikmatul Munasiroh, observasi aktivitas siswa dalam pembelajaran bahasa arab kelas i di MI NU YAPIKA tanggal 08 April 2023. Dokumentasi hasil penelitian ketuntasan belajar siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 08 April 2023 Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 1 Siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 10 April Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. seperti menanyakan kabar dan kesehatan siswa. Apa kabar anak-anak? Bagaiman Kesehatan hari ini? Apakah tadi pagi sudah sarapan? Siapa yang tadi malam sudah belajar? Setelah semua pertanyaan sdah tersampaikan, kemudian peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran, materi, dan media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Pada kegiatan inti, mula-mula peneliti bertanya kepada siswa AuBenda apa saja yang anak-anak ketahui yang ada di kebun?Ay. Setelah itu terjadilah proses tanya jawab antara peneliti dan siswa. Kemudian peneliti memberikan sebuah lagu yang berisi kosa kata arab yang berkaitan dengan materi. Peneliti meminta siswa untuk menghafalkan lagu yang sudah Kemudian peneliti membantu siswa menghafal dengan menutup mata siswa masing-masing. 35 Selanjutnya proses analisis penggunaan metode bernyanyi. Siswa memperhatikan proses tersebut dengan baik, kemudian siswa secara acak diminta melantunkan nyanyian yang berisi kosa kata tentang kebun baik yang sudah hafal ataupun Tetapi pada tahap ini lebih ditekankan pada siswa yang masih kesulitan menghafal kosakata yang dibantu oleh peneliti. Siswa yang mengalami kesulitan menghafal kosakata diberikan kesempatan terlebih dahulu untuk membaca teks yang sudah disediakan. Selanjutnya siswa diminta mengerjakan soal yang berisi kosakata yang diberikan oleh peneliti. Proses analisis tersebut diharapkan dapat membantu siswa yang kesulitan dapat mengalami perkembangan yang jauh lebih baik lagi karena tahap ini juga akan menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar. Kemudian pada akhir kegiatan pembelajaran peneliti memberikan kesimpulan dan memberikan tugas yaitu mengerjakan soal di rumah tentang materi yang sudah diberikan. Setelah selesai peneliti menutup pembelajaran dengan salam. Selama proses pembelajaran berlangsung, guru Bahasa arab bertindak sebagai observer atau mengamati peneliti dan siswa. Dari hasil observasi yang dilakukan guru Bahasa arab, masih terdapat kekurangan pada Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 1 Siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 10 April Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 1 Siswa Kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 10 April Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 1 Siswa Kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 10 April Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. pertemuan 1 yaitu sebagai berikut:37 siswa belum efektif, masih ada yang bermain sendiri, dan membuat kelas gaduh, siswa belum siap dalam belajar di dalam kelas, suasana lingkungan kelas yang kurang kondusif sehingga siswa gaduh dan kurang berminat dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang harus dipaksa terlebih dahulu untuk bernyanyi. Kemudian berkaitan dengan peneliti yaitu perhatian peneliti terhadap siswa belum menyeluruh, dalam pemberian materi peneliti sudah melibatkan siswa akan tetapi belum menyeluruh sehingga keaktifan siswa masih kurang. Berkaitan dengan media sudah menggunakan media sesuai materi, namun belum cukup untuk membantu siswa dalam proses belajar mengajar. Adapun hasil penilaian dari evaluasi pertemuan 1 setelah diterapkannya metode bernyanyi dapat dilihat ketuntasan belajar siswa kelas i belum mengalami perubahan yang signifikan, karena hanya bertambah 1 siswa yang mencapai ketuntasan nilai dari hasil penilaian pretest. Ketuntasan belajar dinilai tuntas ketika siswa mendapatkan nilai 70 - 100, sedangkan yang belum mendapatkan ketuntasan belajar yang mendapatkan nilai 69 ke 38 Guru dan peneliti akan melakukan tindakan selanjutnya pada pertemuan 2 agar ketuntasan belajar siswa kelas i dapat teratasi dengan baik dan agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Pertemuan 2 dilakukan pada tanggal 17 April 2023, maka peneliti dan guru bahasa arab menyiapkan kembali rencana pembelajaran dengan adanya perbaikan dari pertemuan 1 karena pada pertemuan 1 masih belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Adapun perbaikan pada pertemuan 2 yaitu sebagai berikut:39 berkaitan dengan siswa, siswa lebih dikondisikan lagi pada petemuan 2 agar tidak ada yang bermain sendiri dengan cara meminta bantuan kepada observer untuk memperhatikan siswa tersebut dan memberikan arahan kepada siswa jika mengalami kesulitan. Pada pertemuan 2 ini peneliti meminta siswa untuk lebih memperhatikan peneliti. Selanjutnya berkaitan dengan peneliti, peneliti lebih memperhatikan Helizah, observasi pelaksanaan pembelajaran Bahasa arab pertemuan 1 kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 10 April 2023 Dokumentasi hasil tindakan pertemuan 1 siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 08 April 2023 Peneliti dan Guru Bahasa Arab MI NU YAPIKA, melakukan perbaikan pertemuan 2, tanggal 10 April Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. siswa secara menyeluruh, peneliti berkeliling agar siswa merasa diperhatikan, peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk maju ke depan menyanyikan lagu yang diberikan. Adapun penjelasan pada pertemuan 2 meliputi perencanaan dan pelaksanaan. Berdasarkan hasil perbaikan dari pertemuan 1, peneliti dengan guru mempersiapkan perangkat penelitian pada pertemuan 2 harus berbeda dengan pertemuan 1 agar tujuan penelitian dapat tercapai dengan hasil yang maksimal dibandingkan pada pertemuan 1. Pada pertemuan 2 dalam proses pembelajaran masih sama seperti pada pertemuan 1 yaitu menggunakan metode bernyanyi akan tetapi pada pertemuan 2 ada tambahan media pembelajaran yaitu menggunakan gambar dan kartu mufrodat. Pertemuan 2 ini peneliti akan lebih memperhatikan siswa yang benar-benar mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran dan memperhatikan siswa yang masih bermain sendiri. Seperti biasa untuk mengawali pembelajaran peneliti memberi salam dan berdoa bersama-sama, kemudian peneliti mengabsen kehadiran siswa dan menanyakan kabar. Tidak lupa peneliti memberikan motivasi dengan memberikan nasehat dan mengingatkan untuk tetap belajar di rumah. AuAssalamuAoalaikum Wr. Wb, apa kabar anak-anak? Siapa yang tadi malam sudah belajar di rumah? Masih ingat pelajaran kemarin? Bahasa apa yang digunakan kelak di akhirat? Bahasa apa yang digunakan dalam kitab suci Al-QurAoan? Apakah anak-anak ingin pandai berbahasa arab? Pada pertemuan 2 ini, siswa lebih semangat dan saling berebut menjawab pertanyaan yang diajukan oleh peneliti. Siswa yang masih kesulitan mengikuti pembelajaran pun lebih percaya diri jika diminta bernyanyi melantunkan lagu yang berisi Kemudian pada kegiatan inti peneliti bertanya kepada siswa AuApa yang akan kalian ucapkan jika kalian di tanya oleh malaikat kelak di akhirat?Ay. Pada saat itu terjadi tanya jawab antara peneliti dan siswa. 42 Kemudian peneliti mengembalikan topik tanya jawab ke materi Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 2 Siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 2 Siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 2 Siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. yang akan diajarkan. Peneliti meminta siswa untuk bernyanyi bersama-sama lagu yang berisi mufrodat yang sudah diberikan pada pertemuan 1. Kemudian peneliti membagikan gambar dan kartu murodat kepada siswa secara acak. Kemudian meminta siswa secara bersama-sama untuk mencari pasangan dari masing-masing gambar dan kartu mufrodat yang mereka dapat. Disitu terjadi proses interkasi satu sama lain guna mencari jawaban dari gambar dan kartu mufrodat yang mereka pegang. Kemudian mereka diminta mengungkapkan kosakata yang mereka pegang beserta arti dari gambar yang ditemukan satu persatu. Setelah mengungkapkan secara bergantian kemudian peneliti memberikan pertanyaan kepada siswa satu persatu secara Selanjutnya proses analisis penggunaan metode bernyanyi. Peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlebih dahulu maju ke depan untuk bernyanyi kemudian menyebutkan kosakata beserta artinya atau sebaliknya sesuai gambar yang diberikan oleh Kemudian bergantian dengan siswa lainnya. Setelah itu, siswa diminta mengerjakan soal yang diberikan oleh guru. 44 Soal tersebut sudah digunakan pada penilaian pretest, pertemuan 1, pertemuan 2, dan penilaian protest untuk evaluasi. Tetapi pada tahap ini lebih ditekankan kepada siswa yang masih kesulitan dibantu oleh peneliti. Proses analisis penggunaan metode ini diharapkan dapat membantu siswa yang kesulitan dapat mengalami perkembangan dari pertemuan 1. Pada akhir pembelajaran, peneliti memberikan kesimpulan dan memberikan tugas soal yang ada di LKS untuk dikerjakan di rumah. Selanjutnya peneliti menutup pembelajaran dengan salam, dilanjutkan dengan tanya jawab seputar kosakata untuk siapa yang bisa menjawab terlebih dahulu maka itu yang pulang terlebih dahulu. Selama proses pembelajaran berlangsung guru juga melakukan pengamatan terhadap peneliti dan siswa guna melakukan evaluasi pada proses pembelajaran tersebut. Adapun hasil dari observer pada pertemuan 2 Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 2 Siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April Hikmatul Munasiroh. Proses Tindakan Pertemuan 2 Siswa Kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. yakni45secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran sudah maksimal, siswa mengikuti pembelajaran dengan baik, sudah banyak yang memperhatikan pelajaran. Siswa sudah lebih percaya diri dan antusias saat peneliti memberikan kesempatan untuk maju ke depan tanpa ada paksaan. Perhatian peneliti sudah menyeluruh terhadap siswa, dalam menyampaikan materi sudah baik dan dalam proses pembelajaran sudah banyak melibatkan siswa sehingga siswa lebih aktif dan semangat. Adapun hasil penilaian pada pertemuan 2 setelah diterapkannya metode bernyanyi dapat dilihat bahwa ketuntasan belajar siswa kelas i pada mata pelajaran Bahasa arab mengalami perubahan lebih baik lagi dari pertemuan 1 yaitu siswa yang mendapat nilai tuntas meningkat menjadi 76,9% atau meningkat menjadi 10 siswa dan siswa yang masih belum mendapat nilai tuntas menurun menjadi 23,1% atau menurun menjadi 3 siswa. Dengan ketentuan ketuntasan belajar sama dengan pertemuan 1 yaitu siswa dianggap tuntas belajar ketika mendapat nilai 70 ke atas, sedangkan untuk yag tidak tuntas ketika mendapat nilai 69 ke bawah. Setelah proses perbaikan pembelajaran pada pertemuan 2 dan tindakan telah selesai dilakukan, peneliti dan guru mendiskusikan hasil pelaksanaan dan pengamatan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui perubahan dari pertemuan 1 dan pertemuan 2. Hasil dari pertemuan 1 dan pertemuan 2 menunjukkan adanya perubahan bagi siswa yang masih belum mendapatkan hasil belajar secara tuntas. Sebagian siswa kelas i MI NU YAPIKA yang belum mencapai ketuntasan hasil belajar sudah mengalami perubahan setelah diterapkannya metode bernyanyi. Maka dari itu peneliti dan guru memutuskan untuk melakukan penilaian setelah diterapkannya metode bernyanyi atau penilaian posttest pada siswa kelas i MI NU YAPIKA. Penilian tersebut dilakukan pada tanggal 18 April 2023. Adapun hasil penilaian posttest Bahasa arab setelah diterapkannya metode bernyanyi adalah terlihat bahwa ketuntasan belajar pada mata pelajaran Bahasa arab kelas i MI NU YAPIKA dapat teratasi. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siswa kelas i pada kategori Helizah, observasi pelaksanaan pertemuan 2 pembelajaran Bahasa arab kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April 2023 Dokumentasi hasil tindakan pertemuan 2 siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 17 April 2023 Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. tuntas mengalami peningkatan menjadi 84,6% atau sejumlah 11 siswa. Kemudian pada kategori tidak tuntas sudah berkurang menjadi 15,4% atau sejumlah 2 siswa yang belum berhasil mencapai hasil tuntas. Dengan kriteria ketuntasan belajar sama dengan pertemuanpertemuan sebelumnya yaitu siswa dianggap tuntas ketika mendapatkan nilai 70 ke atas, sedangkan anak yang tidak tuntas dalam belajar adalah ketika mendapat nilai 69 ke bawah. Berikut ini adalah hasil perbandingan nilai pretest, pertemuan 1, pertemuan 2 dan posttest yang dilakukan oleh peneliti pada pembelajaran Bahasa arab siswa kelas i di MI NU YAPIKA adalah sebagai berikut:47 . Hasil penilaian yang di dapat dari evaluasi pretest menyatakan bahwa siswa tuntas berjumlah 7 siswa, sedangkan siswa yang tidak tuntas berjumlah 6 siswa. Hasil penilaian yang di dapat dari evaluasi pertemuan 1 menyatakan bahwa siswa tuntas berjumlah 8 siswa, sedangkan siswa yang tidak tuntas berjumlah 5 siswa. Hasil penilaian yang di dapat dari evaluasi pertemuan 2 menyatakan bahwa siswa tuntas berjumlah 10 siswa, sedangkan siswa yang tidak tuntas berjumlah 3 siswa. Hasil penilaian yang di dapat dari evaluasi posttest menyatakan bahwa siswa tuntas berjumlah 11 siswa, sedangkan siswa yang tidak tuntas berjumlah 2 siswa. Hasil data yang didapat dari pretest, pertemuan 1, pertemuan 2 dan posttest setelah diterapkannya metode bernyanyi telah tercapai. Peneliti dan guru Bahasa arab telah melaksanakan tindakan dengan baik dari pertemuan 1 sampai pertemuan 2. Dari hasil yang diperoleh peneliti menyimpulkan bahwa pengunaan metode bernyanyi terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa arab kelas i di MI NU YAPIKA. Asni Furoidah menyatakan bahwa pendampingan pembelajaran Bahasa Arab melalui metode bernyanyi dapat meningkatkan minat, semangat untuk belajar Bahasa Arab, karena metode bernyanyi ini menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan minat belajar bahasa Arab sehingga alangkah baiknya jika dalam pembelajaran diterapkan belajar sambil bernyanyi Dokumentasi hasil penelitian ketuntasan belajar siswa kelas i di MI NU YAPIKA, tanggal 08-17 April Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. atau menyanyi sambil belajar. 48 Siska, dkk . menyatakan bahwa penerapan metode bernyanyi dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena dengan metode tersebut siswa lebih aktif, mudah dalam memahami pembelajaran, dan lebih memperhatikan serta mempunyai semangat belajar yang tinggi, peningkatan hasil belajar siswa tertulis bahwa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 88,91, sedangkan siklus II mendapatkan nilai rata-rata 96,78, walaupun terkesan sedikit tapi jika diteruskan ke siklus berikutnya maka akan dimungkinkan semua siswa akan mendapatkan nilai yang sempurna, peneliti melanjutkan ke siklus II menurut rekomendasi dari guru mitra agar nilai siswa menjadi lebih baik lagi. KESIMPULAN Hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa arab kelas i di MI NU Yapika termasuk ke dalam kategori rendah, dikarenakan pada saat proses pembelajaran bahasa arab terjadi guru belum menerapkan metode dan juga media pembelajaran yang sesuai yang mampu meningkatkan semangat dan minat belajar siswa guna menunjang ketuntasan hasil belajar siswa sehingga sulit bagi guru untuk mengelola suasana belajar yang kondusif. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas i di MI NU Yapika salah satunya adalah dengan memilih metode juga media pembelajaran yang sesuai guna memaksimalkan proses pembelajaran Bahasa arab. Terkait hal tersebut, untuk memaksimalkan proses pembelajaran Bahasa arab dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa peneliti dan guru Bahasa arab memilih menggunakan metode bernyanyi dibantu dengan gambar pendukung materi yang diberikan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Upaya lainnya yang dilakukan yaitu dengan melakukan pembiasaan sebelum dilaksanakannya kegiatan belajar mengajar. Furoidah. Asni,. Pendampingan Belajar Bahasa Arab melalui Metode Bernyanyi di Musholla Hidayatul MutaAoallimat Jember. An-Nuqthah, 2021, 1. 1: 19-24. Khumaidi. Wisnu, et al. Penerapan Metode Bernyanyi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab. Al Mitsali, 2023, 3. 1: 28-40. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 . Tahun 2026: 36-56 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. DAFTAR PUSTAKA