Excellent Midwifery Journal Volume 6 No. Oktober 2024 P-ISSN: 2620-8237 E-ISSN: 26209829 EFEKTIVITAS KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DI PUSTU LENTONG KECAMATAN KOTA BAHARU KABUPATEN ACEH SINGKIL PROVINSI ACEH TAHUN 2024 Dewi Sartika Hutabarat1. Maraini 2. Ayu Panjaitan3. Devica4. Cristoboy Vasius Bakara5. Retno Wahyuni6 STIKes Mitra Huasada Medan Email: dewisartika2226@gmail. ABSTRAK Pada calon ibu kehamilan pertama kali merupakan suatu perjalanan baru yang ditandai dengan perubahan-perubahan fisik dan psikis sehingga timbul berbagai masalah psikologis Salah satu dari aspek psikologis yang sangat berpengaruh pada kehamilan adalah kecemasan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi. Sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik total sampling yaitu sebanyak 32 orang ibu primigravida di Pustu Lentong Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok kontrol, rata-rata tingkat kecemasan ibu hamil dengan skor 29,89. Setelah dilakukan hipnosis, terjadi sedikit peningkatan rata-rata yakni 30,33 dengan p value 398 > 0,05. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kontrol. Kata Kunci: Kelas Ibu Hamil. Primigravida. Kecemasan. stress dapat meningkatkan risiko terjadinya pertumbuhan janin, kelahiran premature dan keterlambatan perkembangan postnatal serta menurunkan respon imun ibu. Faktor-faktor kecemasan pada ibu hamil diantaranya adalah kurangnya informasi mengenai penyakit, dukungan keluarga, kecukupan keuangan, stres dari lingkungan, frekuensi mual dan muntah yang tinggi . aktor kesehatan fisik ibu hami. , sikap terhadap kehamilan dan kemampuan penguasaan kehamilan, proses penyesuaian diri terhadap kehamilan baik secara fisik maupun pengalaman persalinan yang menakutkan (Andriana, 2. Program kelas ibu hamil di Indonesia dimulai sejak tahun 2010 dan pelaksanaan pertama kali di Puskesmas Pegajahan pada Salah satu hasil yang diharapkan dari pelaksanaan kelas ibu hamil adalah adanya pemahaman, perubahan sikap, dan perilaku ibu hamil sehingga ibu hamil dapat menjalani kehamilannya dengan tenang dan LATAR BELAKANG Dalam peningkatan derajat kesehatan dimana kemudahan dalam pelayanan yang mana dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan kehidupan masyarakat. Peningkatan kualitas hidup manusia ini perlu dimulai sejak dini yaitu sejak manusia berada dalam kandungan. Pada calon ibu kehamilan pertama kali merupakan suatu perjalanan baru yang ditandai dengan perubahan-perubahan fisik dan psikis sehingga timbul berbagai masalah psikologis Salah satu dari aspek psikologis yang sangat berpengaruh pada kehamilan adalah kecemasan. Selain itu pada ibu hamil dipengaruhi oleh perubahanperubahan fisik yang terjadi yaitu dengan abdomen yang semakin membesar dan berat Badan yang cenderung meningkat atau bertambah gemuk (Utami, 2. Dengan Gangguan emosi pada ibu yang sedang hamil akan berpengaruh pada perilaku menjaga kesehatan selama kehamilan, seperti menjadi malas makan, malas mandi, gangguan tidur dan kelelahan (Andriana, 2. Penelitian Aprilia . juga membuktikan bahwa efek nyaman terhindar dari penyakit fisik dan jiwa serta persalinannya dapat berlangsung dengan normal yang pada akhirnya berkontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu. desaign with control group, hanya pada desain ini kelompok eksperimen maupun kelompok control tidak dipilih secara random. Sampel adalah sebagian dari populasi yang macam ciri-cirinya di selidiki atau di ukur (Malik,2. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik total sampling yaitu sebanyak 32 orang ibu primigravida di Pustu Lentong Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh Tahun 2024. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif yaitu karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis Penelitian menggunakan desain eksperimen kuasi . uasi experimental desig. dengan pendekatan non equivalent control group design yaitu desain ini hampir sama dengan pre-test post-test HASIL Tabel 4. 1 Distribusi Karakteristik Responden Ibu Primigravida Trimester i Karekteristik Usia ibu <20 tahun dan >35 tahun 20 tahun sd 35 tahun Dasar Menengah Tinggi Bekerja Tidak Bekerja Pendidikan Pekerjaan Tabel 4. 1 diatas dari 36 responden dilihat . %). Pada dari karakteristik usia ibu hamil lebih banyak yaitu usia 20 tahun sampai dengan 35 tahun sebanyak 25 orang . ,4%). Karakteristik sebanyak 32 orang . ,9%) dan lebih sedikit pekerjaan ibu hamil sebagian besar tidak usia <20 tahun dan >35 tahun sebanyak 4 bekerja sebanyak 21 orang . ,3%). Tabel 4. Perbedaan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Sebelum dan Sesudah dilakukan efektivitas kelas ibu Kegiatan Mean Std dev Srd error P-valeu Pre test 34,83 14,378 3,389 Post test 18,11 2,968 16,722 12,428 2,929 Perbedaan Tabel 4. Menunjukkan rata-rata tingat kecemasan ibu hamil sebelum dilakukan efektivitas kelas ibu pada kelompok perlakuan dengan skor 34,83. erada pada kategori cemas sedang yakni 27 Ae. Sebaliknya, setelah 0,000 dilakukan efektivitas kelas ibu terjadi penurunan tingkat kecemasan menjadi skor18,11 . ategori tidak cemas yakni 0 Ae. Diperoleh hasil p value 0,000 < 0,05, maka ada perbedaan rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok Tabel 4. Perbedaan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Antara Kelompok Perlakuan dan Kelompok Kontrol Sebelum Dilakukan efektivitas kelaspada ibu hamil Kegiatan Mean Std dev Std error Delta P-value Kel peralakuan 32,39 8,596 2,026 2,500 0,289 Kel kontrol 29,89 4,788 1,129 Tabel diatas menunjukkan mean atau rerata perbedaan sebelum dilakukan efektivitas pada tiap kelompok. Pada kelompok perlakuan nilai mean 32,39 lebih tinggi dari kelompok kontrol sebesar 29,89. PEMBAHASAN Perbedaan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Sebelum dan Sesudah dilakukan Efektivitas pada kelas ibu hamil Pada Kelompok Kontro Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok kontrol, rata-rata tingkat kecemasan ibu hamil dengan skor 29,89. Setelah dilakukan hipnosis, terjadi sedikit peningkatan rata-rata yakni 30,33 dengan p value 0. 0,05. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kontrol. Peningkatan nilai rata-rata pada kelompok kontrol ini tidak berdampak pada interpretasi inti dari penelitian ini. Situasi ini bisa disebabkan oleh kelemahan dalam penelitian berupa keterbatasan dalam kontrol ketat memungkinkan adanya faktor-faktor lain di luar intervensi hipnosis yang memengaruhi tingkat kecemasan. Sebelumnya, kelompok kontrol dan kelompok perlakuan mungkin telah memiliki perbedaan dalam faktor-faktor yang tidak diketahui atau tidak terkontrol yang mempengaruhi hasil ini. Peningkatan nilai rata-rata di kelompok kontrol setelah hipnosis bisa juga disebabkan oleh efek placebo atau efek psikologis dari harapan atau persepsi para peserta terhadap intervensi. Meskipun kelompok kontrol tidak menerima intervensi langsung, kesadaran akan adanya intervensi pada kelompok perlakuan dapat kecemasan secara psikologis. Hal ini dapat menyebabkan sedikitperubahan dalam skor Peningkatan nilai rata-rata pada kelompok kontrol juga bisa disebabkan oleh variasi dalam respons alami subjek terhadap situasi atau perubahan kecil yang terjadi pada kondisi lingkungan atau faktor lain yang tidak Selain itu ukuran sampel yang kecil mungkin tidak cukup sensitif untuk mendeteksi perubahan kecil dalam tingkat kecemasan. Perbedaan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Antara Kelompok Perlakuan Kelompok Kontrol Sebelum Dilakukan Efektivitas pada kelas ibu hamil Hasil penelitian menunjukkan rerata perbedaan sebelum dilakukan hipnosis pada tiap kelompok. Pada kelompok perlakuan nilai mean 32,39 lebih tinggi dari kelompok kontrol sebesar 29,89. Besarnya perbedaan mean kedua kelompok ditunjukkan pada kolom delta meanyang bernilai positif yaitu 2,5 maka berarti kelompok perlakuan memiliki mean yang sama dengan kelompok kontrol. Didapatkan nilai p value sebesar 0,289 dimana > 0,05, maka tidak ada perbedaan bermakna secara statistik. Temuan ini menunjukkan tidak ada perbedaan tingkat kecemasan ibu hamil sebelum dilakukan kelas ibu hamil pada kelompok perlakuan dan kontrol. Sebelum intervensi dilakukan, kesamaan nilai mean menunjukkan bahwa kesamaan dalam variabel yang sedang Nilai delta mean yang bernilai positif menunjukkan bahwa pada tahap awal sebelum intervensi, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dalam hal tingkat Hal ini mengindikasikan bahwa sebelum perlakuan diberikan, kedua kelompok memiliki karakteristik yang sama dengan yang serupa sehingga memungkinkan untuk membandingkan efek intervensi terhadap tingkat kecemasan antara kedua kelompok dengan lebih akurat. DAFTAR PUSTAKA