TEKNIMEDIA - Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 269 Ae 274 PERANCANGAN PROTOTYPE MONITORING DAN KONTROL UNTUK DETEKSI KUALITAS TELUR AYAM PADA PETERNAKAN FADILLAH JAYA SUMBAWA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) (DESIGN PROTOTYPE MONITORING AND CONTROL FOR THE QUALITY OF CHICKEN EGGS ON A FADILLAH JAYA SUMBAWA FARM BASED INTERNET OF THINGS (IOT)) Ekastini. * Sedri S Jumeni. Nora D Sofya. Prodi Informatika. Universitas Teknologi Sumbawa Prodi Informatika. Universitas Teknologi Sumbawa Jalan Raya Olat Maras. Batu Alang. Moyo Hulu. Kabupaten Sumbawa-NTB e-mail: ekastini@uts. , sedrisella0603@gmail. , nora. sofya@uts. ABSTRAK Pemeriksaan kualitas telur sebelum distribusi sangat penting untuk memastikan kelayakan konsumsi dan menghindari keluhan dari pengecer atau distributor. Peternakan Ayam Fadillah Jaya Sumbawa (FJS) mengaplikasikan metode manual dalam proses penyortiran, memakan waktu yang lama dan dapat berisiko terjadinya kesalahan pendataan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype monitoring dan kontrol berbasis Internet of Things (IoT) dalam mendeteksi kualitas telur. Sistem ini menggunakan sensor cahaya atau sensor LDR untuk menganalisis intensitas cahaya yang menembus cangkang,telur dengan kualitas baik memiliki intensitas cahaya lebih tinggi dari >600 sedangkan untuk telur dengan intensitas cahaya dibawah <600 telur dapat dikategorikan dalam kualitas baik. Hal tersebut juga dapat dilihat dari warna atau cahaya lampu yang menerangi cangkang telur. Data yang di dapatkan oleh Sensor LDR kemudian dikirim ke platform IoT untuk dipantau dengan lebih mudah. Selain itu, mekanisme kontrol lampu atau LED melalui smartphone ditambahkan guna mendukung proses pemeriksaan agar lebih fleksibel. Metode penelitian menggunakan metode SDLC dengan model prototype. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype yang dirancang dapat membantu peternakan dalam mengurangi kesalahan pendataan dan meminimalkan keluhan dari pengecer atau distributor. Kata kunci : Internet of Things (IoT). Kontrol. Monitoring. Prototype. Sensor LDR. ABSTRACT Egg quality checks before distribution are crucial to ensure they are safe for consumption and to avoid complaints from retailers or distributors. Fadillah Jaya Sumbawa (FJS) Chicken Farm applies a manual method for the sorting process, which is time-consuming and can lead to data entry errors. This research aims to design an Internet of Things (IoT)-based monitoring and control prototype for detecting egg quality. This system uses a light sensor or LDR sensor to analyze the intensity of light passing thru the shell . Eggs of good quality have a light intensity greater than 600, while eggs with a light intensity below 600 can be categorized as good quality. This can also be seen from the color or light of the lamps illuminating the eggshell. The data obtained by the LDR sensor is then sent to the IoT platform for easier monitoring. Additionally, a mechanism for controlling lights or LEDs via smartphone was added to support the inspection process and make it more flexible. The research method uses the SDLC method with the prototype model. The research results show that the designed prototype can help farms reduce data entry errors and minimize complaints from retailers or distributors. Keywords : Internet of Things (IoT). Contro1. Monitoring. Prototype. LDR Sensor. PENDAHULUAN emajuan teknologi sekarang semakin memudahkan aktivitas dan bahkan mampu menggantikan peran manusia dalam beberapa fungsi tertentu. Di bidang peternakan, teknologi sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai kegiatan. Salah satu produk peternakan yang bermanfaat bagi masyarakat adalah telur, yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi. Proses penyortiran telur juga tidak boleh di Ekastini. Jumaeni dan Sofya Ai Perancangan Prototype Monitoring Dan Kontrol Untuk Deteksi Kualitas Telur Ayam Pada Peternakan Fadillah Jaya Sumbawa Berbasis Internet Of Things (Io. lakukan secara sembarangan, dikarenakan kualitas dari telur yang akan di perjual belikan harus Maka didistribusikan, peternak melakukan pengecekan kualitas untuk memastikan bahwa telur yang akan dikirim layak konsumsi. Peternakan Ayam Fadillah Jaya Sumbawa (FJS) merupakan salah satu peternakan ayam petelur yang cukup terkenal di Sumbawa. Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dengan manager FJS. Saat ini, proses pemeriksaan kualitas telur di FJS masih dilakukan secara manual menggunakan metode tradisional, seperti perendaman dalam air dan penerawangan menggunakan cahaya matahari. Proses ini memakan waktu yang cukup lama hampir seharian dengan jumlah pegawai empat orang selain itu juga terdapat potensi kesalahan dalam mendeteksi kualitas telur. Apalagi jumlah telur yang dihasilkan perhari di peternakan mencapai 6000 butir/hari. Teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi inovatif dalam proses monitoring dan kontrol kualitas telur. IoT memungkinkan koneksi antarperangkat melalui jaringan internet. Adanya prototype ini diharapkan dapat membantu dalam proses penyortiran kualitas telur ayam sebelum di distribusikan. II. STUDI PUSTAKA Adapun beberapa penelitian terdahulu yang relavan adalah sebagai berikut: Penelitian pertama yang dilakukan oleh Wijayanti. Aji, dan Sumardiono . dengan judul AuImplementasi Sensor Ldr dan Aplikasi Android Untuk Deteksi Kebusukan TelurAy berhasil membuat alat untuk deteksi kebusukan telur dengan rata-rata nilai ADC untuk telur baik dan buruk. Sedangkan untuk perbedaan dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis terletak pada pengintrgrasian sensor ldr menggunakan ESP32 serta dapat melakukan kontrol lanjut sekaligus akses data secara langsuing melalui tampilan LCD sedingga telur dapat di monitor secara realtime. Penelitain lainnya oleh Mehaz dan Hendrawati . dengan judul AuPerancangan Alat Sortir Telur Ayam Ras Berbasis Internet of Things (IoT)Ay penelitian ini berhasil membuat alat yang mampu mendeteksi warna kerabang telur untuk mengklasifikasikan telur dengan menerapakan Internet of Things (IoT) dengan mengklasifikasikan telur. Perbedaan dengan penelitian ini yaitu pada jenis sensor yang digunakan yaitu sensor cahaya dan penggunaan aplikasi blynk untuk melakukan kontrol dari jarak jauh. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan pada penelitain ini adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model prototype meliputi Identifikasi perancangan prototype, implementasi atau pembuatan prototype, pengujian dan perbaikan. Adapun tahapannya sebagai berikut. Identifikasi Masalah . Observasi Observasi mengetahui proses pengecekan kualitas telur di Peternakan Fadillah Jaya Sumbawa (FJS). Observasi ini juga bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi di peternakan ayam Fadillah Jaya Sumbawa dalam proses pengecekan kualitas telur yang akan di . Wawancara Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasih secara langsung dari manager peternakan terkait proses pengecekan kualitas telur ayam. Studi literatur Studi literatur dilakukan untuk memperoleh berbagai Informasi dari sumber yang relevan, seperti dari artikel, jurnal, tesis, skripsi atau sumber- sumber tulisan lain yang pernah dibuat Analisis Kebutuhan . Analisis Kebutuhan Fungsional Sistem Monitoring Real-Time Pengkontrolan Perangkat Akses Data Analisis Kebutuhan Perangkat Keras (Hardwar. Adapun kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah Sensor LDR Mikrokontroler ESP32 LED HPL Adaptor Solid State Relay LCD 16x2 Resistor 10ohm Box Plastik PCB DOT Matrix TEKNIMEDIA - Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 269 Ae 274 Kabel Smartphone USB Micro . Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (Softwar. Berikut ini Software yang akan dibutuhkan pada penelitian ini : Aplikasi Blynk Arduino IDE Fritzing Draw. Perancangan Prototype Tahap perancangan dibagi menjadi dua tahapan yaitu : Blok diagram Blok menggambarkan struktur utama dari setiap mikrokontroler ESP32, sensor LDR. LED HPL. LCD yang terkoneksi dengan aplikasi Blynk. pengaplikasian perangkat lunak sesuai dengan desain yang telah dibuat untuk desain diagram dapat dilihat pada Gambar 1. Desain protototype Desain prototype ini dibuat untuk memberikan gambaran awal mengenai bagaimana prototype monitoring dan kontrol untuk deteksi kualitas telur ayam. Desain ini menjadi acuan dalam perancangan fisik prototype sebelum dibangun. Gambar 3. Tampilan Tampak Depan Gambar 1. Blok Diagram . Desain Sistem Kontrol Desain sistem kontrol merupakan desain secara detail perangkat keras yang dibutuhkan sebagai acuan dalam proses pembuatan Prototype. Gambar 4. Tampilan Tampak Belakang Gambar 5. Tampilan Samping Kanan Gambar 2. Desain Sistem Kontrol IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi Tahapan implementasi dapat dikatakan sebagai proses perakitan perakat keras maupun Ekastini. Jumaeni dan Sofya Ai Perancangan Prototype Monitoring Dan Kontrol Untuk Deteksi Kualitas Telur Ayam Pada Peternakan Fadillah Jaya Sumbawa Berbasis Internet Of Things (Io. memungkinkan komunikasi dan interaksi antara perangkat keras. Gambar 6. Tampilan Keseluruhan . Implementasi design prototype Tahap ini dimulai dengan perakitan komponen-komponen mikrokontroler ESP32, sensor LDR. LED HPL. LCD dan Relay. Berikut proses perakitan dan hasil yang di peroleh: Gambar 9. Implementasi Kodingan Gambar 10. Tampilan pada Aplikasi Blynk Gambar 7. Implementasi Design Prototype Pengujian . Pengujian pada LED HPL Pengujian pada LED HPL dilakukan untuk mengetahui apakah fungsi kontrol LED dari Aplikasi Blynk dapat berfungsi ataupun berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Tabel 1. Pengujian pada LED HPL Gambar 8. Implementasi Design Prototype dengan . Implementasi Koding Pengkodingan di Aplikasi Arduino IDE ditulis menggunakan bahasa C . Kodingan memiliki peran penting dalam mengendalikan berbagai komponen elektronik yang ada, seperti mikrokontroler, sensor. LCD dan LED. Kode ini bekerja sebagai otak dari sistem, yang LED HPL Ke- Jarak Perintah LED 1 Hidup Berhasil LED 2 Mati Berhasil LED 3 Hidup Berhasil LED 4 Mati Berhasil Hasil . Pengujian pada Sensor LDR Proses ini dilakukan untuk mengukur respons sensor terhadap berbagai intensitas cahaya, untuk memastikan bahwa sensor mampu mendeteksi perubahan cahaya. Tabel 2. Hasil Pengujian Respon Sensor LDR TEKNIMEDIA - Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 269 Ae 274 Intensitas Cahaya . Hasil Empat belas Bagus Berhasil Lima belas Bagus Berhasil Enam belas Bagus Berhasil Tujuh belas Bagus Berhasil Bagus Tidak Bagus Bagus . Pengujian pada LCD Pengujian pada LCD dilakukan untuk mengetahui apakah tampilan intensitas cahaya pada LCD sama dengan tampilan intensitas cahaya pada aplikasi Blynk Delapa Sembilan Dua puluh Dua satu Bagus Dua dua Bagus Dua tiga Bagus Dua empat Bagus Tabel 3. Pengujian Tampilan LCD dengan Aplikasi Blynk Dua lima Bagus Dua enam Bagus Intensitas Cahaya Dua tujuh Bagus Dua delapan Bagus Dua Tiga puluh Bagus Bagus Telur Ke- Hasil Satu Tampilan LCD Tampilan Blynk Sesuai Dua Sesuai Tiga Sesuai Empat Sesuai . Pengujian Kualitas telur berdasarkan intensitas cahaya Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prototype mampu mendeteksi kualitas dari setiap telur ayam yang akan diuji. Adapun Standar Intensitas Cahaya untuk telur bagus dengan LDR < 600 . ebih keci. dapat dikategorikan bagus adapun telur dengan nilai LDR > 600 . ebih besa. dapat dikategorikan dalam kondisi buruk. Tabel 4. Hasil Pengujian Kualitas telur Telur Ke- Satu Intensitas . Kualitas Dua Bagus Tiga Bagus Empat Bagus Lima Bagus Enam Bagus Tujuh Bagus Delapan Bagus Sembilan Bagus Sepuluh Bagus Bagus Sebelas Bagus Dua belas Bagus Tiga belas Tidak Bagus KESIMPULAN Berdasarkan tujuan awal dari penelitian ini adalah merancang sebuah prototype monitoring dan kontrol berbasis IoT untuk deteksi kualitas telur ayam pada Peternakan Fadillah Jaya Sumbawa berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor LDR dan juga aplikasi Blynk. Penelitian ini diawali dengan identifikasi masalah yang kerap terjadi di peternakan terkait proses pengecekan kualitas telur ayam yang di produksi Dengan demikian, tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang sebuah prototype yang dapat memonitor kualitas telur memalui aplikasi blynk ,mampu melakukan pengontrolan alat melalui aplikasi blynk, dan menampilkan data kualitas telur ayam secara akurat. Sensor LDR yang digunakan dalam penelitian ini cukup menunjukan akurasi yang tinggi dalam menampilkan intensitas cahaya pada telur ayam, yang dimana telur dengan intensitas cahaya yang tinggi > dari 600 dinyatakan kurang bagus dan telur dengan intensitas cahaya < 600 dapat dikategiorikan bagus. Pengujian terhadap LED juga menunjukan hasil yang memuaskan, dimana LED juga dapat dikontrol AuON/OFFAy melalui aplikasi blynk dengan respon yang cepat, baik itu dari jarak dekat maupun dari jarak jauh, ansalkan jaringannya internet tetap stabil dan terjaga dengan Ekastini. Jumaeni dan Sofya Ai Perancangan Prototype Monitoring Dan Kontrol Untuk Deteksi Kualitas Telur Ayam Pada Peternakan Fadillah Jaya Sumbawa Berbasis Internet Of Things (Io. DAFTAR PUSTAKA