ANALISA PERAMALAN PENJUALAN PRODUK SUSU KENTAL MANIS CARNATION PADA CV PANGAN MAKMUR IRJA SORONG Menik Wijayanti. SE,M. Akuntansi Keuangan Publik Program Studi Diploma IV Akuntansi Politeknik Katolik Saint Paul Sorong Email: menikwijayanti29@yahoo. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan anggaran penjualan yang di buat perusahaan dengan anggaran penjualan berdasarkan metode jumlah kuadrat terkecil. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan jumlah penjualan produk susu kental manis carnation lebih meningkat sebesar 56. 756 karton dari perhitungan penjualan yang di buat oleh manajemen perusahaan yaitu sebesar 55. 611 karton. Berdasarkan hasil analisis korelasi menunjukkan adanya pengaruh yang sangat kuat dari penjualan produk susu kental manis carnation dengan menggunakan metode kuadrat terkecil karena nilai korelasi (R) = 0,915 atau 92% dengan pernyataan koefisien korelasi jika nilai korelasi >0,70 maka hubungan korelasi tersebut sangat Manajemen perusahaan perlu menggunakan metode kuadrat terkecil dalam membuat ramalan penjualan karena metode ini sangat teliti mendeskripsikan angka-angka dalam perhitungan dan dapat mencegah adanya kesalahan dalam pengisian data, membuat data semakin akurat serta dapat mempersingkat waktu untuk menghitung trend penjualan yang sudah ditentukan. Kata kunci : Peramalan penjualan. Metode jumlah kuadrat terkecil. PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Anggaran manajemen untuk keperluan perencanaan dan pengendalian, dengan asumsi bahwa langkah-langkah positif akan diambil oleh pelaksana anggaran untuk merealisasikan rencana yang telah disusun. Anggaran penjualan merupakan langkah awal dalam menyiapkan anggaran induk karena volume penjualan yang diestimasi mempengaruhi hampir semua item-item lainnya dalam anggaran induk (J. Shim & J. Siegel, 2000: . Anggaran penjualan merupakan dasar penyusunan anggaran lainnya dan pada umumnya anggaran penjualan disusun terlebih dahulu sebelum menyusun anggaran lainnya. Karena itu anggaran penjualan disebut anggaran kunci (M. Nafarin, 2004:. Tujuan utama pendirian perusahaan pada umumnya adalah untuk mendapatkan laba yang maximal dengan pengeluaran biaya yang minimal. Setiap perusahaan, baik itu perusahaan manufaktur maupun perusahaan perdagangan haruslah menjaga persediaan yang cukup agar kegiatan operasi perusahaannya dapat berjalan dengan lancar. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahan baku yang dibutuhkan hendaknya cukup tersedia sehingga dapat menjamin kelancaran produksi. Penting mengadakan perencanaan atas persediaan, penggunaan dalam persediaan. Persediaan bila ditentukan terlalu besar akan menghadapi berbagai resiko seperti besarnya beban bunga yang harus penyimpanan dan pemeliharaan di gudang, karena kerusakan dan turunnya kualitas sehingga semua ini memperkecil keuntungan yang akan didapat Demikian pula sebaliknya, bila persediaan terlalu kecil akan mempunyai efek yang menekan keuntungan, karena kemungkinan kekurangan bahan baku mengakibatkan perusahaan tidak bisa bekerja dengan luas produksi yang optimal (Sutrisno, 2003:. Pengantisipasian permasalahan tersebut dilakukan prediksi terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya penurunan atau kenaikan penjualan pada periode yang akan datang dengan diperolehnya informasi yang akurat sehingga perusahaan dapat mempersiapkan strategi-strategi yang akan ditempuh menghadapi kondisi tersebut (Rangkuti, 2007:. Peramalan tidak hanya dilakukan untuk menentukan jumlah produk yang akan diproduksi dan dijual tetapi bermanfaat pula untuk perencanaan persediaan barang jadi. Ketersediaan barang jadi menjadi penting, sebagai salah satu alat untuk mengantisipasi keadaan pasar sehingga produk senantiasa tersedia dan dapat memenuhi permintaan konsumen. CV. Pangan Makmur IRJA, sebagai salah satu distributor Nestle yang berkedudukan di kota sorong yang berfokus Nestle melakukan ekspansi untuk memperluas daerah pemasarannya. Dalam menentukan menggunakan metode kualitatif, yaitu berdasarkan survey dan pendapat dari staf yang berkaitan langsung dengan kegiatan Saat ini CV Pangan Makmur IRJA telah memiliki empat daerah pemasaran yaitu wilayah Kota Sorong. Kabupaten Sorong. Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat. Berdasarkan hal tersebut di atas penelitian di CV. Pangan Makmur IRJA terkait dengan ramalan penjualan Susu kental manis Carnation, dengan judul : Au ANALISA PERAMALAN PENJUALAN PRODUK SUSU KENTAL MANIS CARNATION TAHUN 2015Ay. Batasan Masalah Dalam penelitian ini penulis hanya masalah pada penjualan produk susu kental manis Carnation sebagai produk terlaris di pasaran dari CV. Pangan Makmur IRJA dari tahun 2010 Ae 2014 untuk meramal penjualan tahun 2015. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah penulis uraikan di atas, maka yang menjadi pokok permasalahan dalam penulisan penelitian ini adalah AuBagaimana ramalan penjualan produk Susu Kental Manis Carnation pada CV. Pangan Makmur IRJA Sorong ?Ay Rumusan Masalah Masalah adalah suatu penyimpangan dari ketidakseimbangan antara apa yang diinginkan dan yang seharusnya terjadi dengan yang sebenarnya terjadi. Rumusan masalah yang terjadi pada CV. Pangan Makmur IRJA Sorong adalah sebagai Penjualan produk Susu Kental Manis Carnation pada CV. Pangan Makmur IRJA belum mencapai target. Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan Penelitian Berdasarkan masalah dikemukakan, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : Membandingkan anggaran penjualan yang di buat perusahaan dengan anggaran penjualan berdasarkan metode (The LeastSquareAos Metho. Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai Manfaat Teoritis Memperluas pengetahuan penulis mengenai tren penjualan pada produk susu kental Carnation Dapat melakukan perbandingan antara teori yang penulis peroleh dari buku maupun perkuliahan CV. Pangan Makmur IRJA Sorong tempat penulis melakukan Menjadi penelitian-penelitian berikutnya yang relevan. Manfaat Praktis Hasil penelitian ini diharapkan mempunyai manfaat praktis bagi: Penulis Hasil penelitian ini merupakan tambahan pengetahuan mengenai penjualan produk susu kental manis Carnation pada CV. Pangan Makmur IRJA Sorong. CV. Pangan Makmur IRJA Hasil penelitian ini dijadikan pedoman atau referensi untuk meramal . atau memperkirakan jumlah penjualan produk susu kental Carnation di tahun yang akan datang dengan menggunakan metode yang tepat. Masyarakat. Memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam memilih dan membeli produk terjangkau serta sesuai dengan TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Anggaran Anggaran manajemen untuk keperluan perencanaan dan pengendalian, dengan asumsi bahwa langkah-langkah positif akan diambil oleh pelaksana anggaran untuk merealisasikan rencana yang telah disusun. Pengertian anggaran seperti yang dikemukakan oleh Horngren dkk. yaitu: AuA budget is a quantitative expression for a set time period of proposed future plan of action by managamentAy. Dari pengertian di atas, dapat pernyataan kuantitatif untuk jangka waktu tertentu dari rencana tindakan dan suatu alat mengimplementasikan rencana ini. Pengertian lain dari anggaran seperti yang dinyatakan oleh M. Munandar . , adalah: AuBusiness budget atau budget . ialah suatu rencana yang disusun secara sistematis, yang meliputi dinyatakan dalam unit . moneter dan berlaku untuk jangka waktu . tertentu yang akan datangAy. Dari pengertian tersebut nampaklah bahwa anggaran mempunyai 5 unsur, yaitu: Rencana, ialah suatu penentuan terlebih dahulu tentang aktivitas atau kegiatan yang akan dilakukan di waktu yang akan Anggaran juga merupakan suatu rencana, karena anggaran merupakan penentuan terlebih dahulu tentang kegiatan-kegiatan perusahaan di waktu yang akan datang. Meliputi seluruh kegiatan perusahaan, yaitu mencakup semua kegiatan yang akan dilakukan oleh semua bagianbagian yang ada dalam perusahaan. Dinyatakan dalam unit moneter, yaitu unit . yang dapat diterapkan pada berbagai kegiatan perusahaan yang aneka ragam. Adapun unit moneter yang berlaku di Indonesia ialah unit AurupiahAy. Jangka waktu tertentu yang akan datang, yang menunjukkan bahwa anggaran berlakunya untuk masa yang akan Ini berarti bahwa apa yang dimuat di dalam anggaran adalah taksiran-taksiran . tentang apa yang akan terjadi serta apa yang akan dilakukan di waktu yang akan datang. Ellen Christina AuAnggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan jangka waktu . tertentu di masa yang akan datangAy. Ruang Lingkup Anggaran Dari sudut ruang lingkup ataupun intensitas penyusunan anggaran perusahan, ada 2 jenis anggaran perusahaan, yakni: Anggaran perusahaan yang bersifat comprehensive budget, adalah anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang mencakup seluruh aktivitas perusahaan, baik di bidang pemasaran, produksi. Anggaran perusahaan yang bersifat parsial atau disebut partial budget, adalah anggaran perusahaan yang disusun dengan ruang lingkup yang terbatas yang hanya mencakup sebagian dari kegiatan perusahaan, misal terbatas pada kegiatan pemasaran saja, atau produksi saja, atau keuangan saja. Karakteristik Anggaran Adapun anggaran adalah: Dinyatakan dalam satuan keuangan dan satuan selain keuangan. Umumnya mencakup jangka waktu satu Berisi komitmen atau kesanggupan manajemen yang berarti bahwa para manajer setuju menerima tanggung jawab untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam anggaran. Usulan anggaran ditelaah dan disetujui oleh pihak yang berwenang lebih tinggi dari penyusun anggaran Sekali disetujui, anggaran hanya dapat diubah di bawah kondisi tertentu. Secara berkala, kinerja keuangan sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran dan selisihnya dianalisis dan Penggolongan Anggaran Fungsi Suatu anggaran yang baik harus mencakup seluruh kegiatan perusahaan, sehingga fungsi-fungsi anggaran dapat berjalan baik pula. Anggaran yang menyeluruh semacam itu sering dinamakan comprehensive budget. Adapun komponen . comprehensive budget adalah sebagai Subtantive Plan, meliputi: Tujuan umum perusahaan Tujuan khusus perusahaan Strategi perusahaan Penentuan asumsi dasar yang akan dipakai seterusnya oleh perusahaan. Financial Plan, terdiri dari: Anggaran Jangka Panjang, meliputi: Penjualan, biaya dan laba. Penentuan besarnya modal Penentuan tambahan modal Perkiraan aliran dana Perkiraan kebutuhan tenaga kerja. Anggaran Tahunan, terdiri dari: Anggaran operasional, meliputi: Anggaran proyeksi laba-rugi Anggaran pembantu laporan laba-rugi, terdiri dari: Anggaran Penjualan Anggaran Produksi Anggaran biaya produksi Anggaran biaya umum dan Anggaran type appropriasi. Anggaran iklan dan Anggaran penelitian Anggaran pemeliharaan dan lain-lain . Anggaran finansial, meliputi: Anggaran neraca Anggaran pembantu neraca, terdiri dari: Anggaran kas Anggaran piutang Anggaran Anggaran aktiva tetap . Anggaran Variabel . Data Statistik Pembantu, terdiri: Analisis analisis cost-profit-volume. Biaya standar . Laporan Intern, meliputi: Laporan statistik Laporan khusus. Laporan hasil pelaksanaan. Dalam kaitannya dengan masalah jangka waktu . dikenal dengan dua macam anggaran, yaitu: Anggaran Strategis (Strategic budge. , ialah anggaran yang berlaku untuk jangka panjang, yaitu jangka waktu yang satu periode akuntansi . elebihi satu tahu. Anggaran Taktis (Tactical budge. , ialah anggaran yang berlaku untuk jangka pendek, yaitu satu periode akuntansi atau kurang. Anggaran mempunyai beberapa macam fungsi, antara lain: Fungsi Perencanaan, . Fungsi Koordinasi, . Fungsi Komunikasi. Fungsi Motivasi,. Fungsi Pengawasan dan Evaluasi, . Fungsi Pendidikan. Langkah-langkah Anggaran Penyusunan Langkah-langkah anggaran secara luas dapat dikelompokkan ke dalam . tahap, yaitu sebagai berikut: Perencanaan. Prakiraan Penyesuaian Implementasi. Penilaian (Evaluas. 6 Prosedur Penyusunan Anggaran Pada mempersiapkan dan menyusun anggaran ini dapat didelegasikan kepada: Bagian Administrasi, bagi perusahaan Panitia Anggaran, bagi perusahaan harga pokoknya. Titik kritis penyusunan anggaran penjualan adalah membuat prakiraan penjualan, karena anggaran penjualan didasarkan pada prakiraan Fungsi Dasar Penjualan Anggaran Anggaran penjualan terdiri atas dua fungsi dasar, yaitu: Sebagai alat perencanaan Sebagai alat pengawasan Kegunaan Penjualan Anggaran Anggaran disusun mempunyai kegunaan sebagai Secara Umum Secara Khusus Pengertian Anggaran Penjualan Pengertian Munandar mengemukakan bahwa: AuAnggaran penjualan . ales budge. ialah anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang penjualan perusahaan selama periode yang akan datang, yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis . barang yang akan dijual, jumlah . barang yang akan dijual, waktu . penjualannyaAy. Tujuan penjualan adalah: Untuk tentang pendapatan di masa yang akan Untuk memasukkan kebijaksanaan dan keputusan manajemen ke dalam proses perencanaan . isalnya dalam rencana Untuk memberikan informasi penting bagi pembentukan elemen lain dari rencana laba yang menyeluruh. Untuk manajemen atas kegiatan penjualan yang Tujuan utama perusahaan adalah memperoleh keuntungan. Keuntungan akan diperoleh apabila perusahaan menjual barang/jasa dengan harga yang lebih dari Konsep Anggaran Penjualan Penyusunan konsep anggaran penjualan dapat dikatakan mencakup segala kegiatan di bidang penjualan. Komponen-komponen pokok konsep anggaran penjualan sebagai berikut: Dasar-dasar penyusunan anggaran. Menyusun anggaran penjualan. Dalam melakukannya perlu Karakteristik pasar yang dihadapi Kemampuan Finansial Keadaan Personalia. Dimensi Waktu Faktor-faktor Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Penjualan Suatu anggaran dapat berfungsi dengan baik bilamana taksiran-taksiran yang termuat di dalamnya cukup akurat, sehingga tidak jauh berbeda dengan Untuk bisa melakukan prakiraan secara lebih akurat, diperlukan pengalaman, yang merupakan faktorfaktor yang harus dipertimbangkan di dalam menyusun anggaran penjualan, secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua kelompok, ialah: Faktor-faktor intern,yaitu informasi dan pengalaman yang terdapat di dalam perusahaan sendiri. Faktor-faktor Ekstern, yaitu data, informasi dan pengalaman yang terdapat di luar perusahaan, tetapi di sana mempunyai pengaruh terhadap anggaran penjualan perusahaan. Langkah-langkah Penyusunan Anggaran Penjualan Dalam menyusun anggaran penjualan, langkah-langkah yang perlu dilakukan meliputi: Penentuan dasar-dasar anggaran Penyusunan rencana penjualan Analisis ekonomi. Melakukan analisis industri Melakukan penjualan yang lain Analisis prestasi penjualan yang akan datang Pengertian (Forecastin. Peramalan Menurut Freddy Rangkuti . 8: . Peramalan (Forecastin. merupakan alat yang sangat penting dalam membuat estimasi berapa besarnya permintaan . Menurut Hidayat Wiweko . Forecast . erkiraan/ramala. merupakan perkiraan penjualan pada suatu waktu yang akan datang dalam keadaan tertentu dan dibuat berdasarkan data-data yang pernah terjadi atau mungkin akan terjadi. Sedangkan menurut Gunawan Adisaputro dan Marwan Asri . Peramalan penjualan adalah proyeksi teknis daripada permintaan langganan potensial untuk suatu waktu tertentu dengan berbagai asumsi. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Peramalan penjualan adalah perkiraan penjualan pada waktu yang akan datang dalam keadaan tertentu dan dibuat berdasarkan data-data yang pernah terjadi pada waktu . Hasil dari suatu . lebih merupakan pernyataan atau penilaian yang kuantitatif terhadap permintaan konsumen potensial untuk jangka waktu tertentu. Meskipun demikian hasil perkiraan yang diperoleh mungkin saja tidak sama dengan Hal ini disebabkan karena: Peramalan pernyataan atau penelitian yang kuantitatif terhadap kondisi masa depan mengenai subjek tertentu, misalnya penjualan. Peramalan penjualan merupakan proyeksi teknis dari permintaan konsumen potensial untuk jangka waktu tertentu dengan menyebutkan asumsi yang mendasarinya. Peramalan dipandang sebagai bahan masukan untuk mengembangkan suatu rencana Manajemen dapat menerima atau menolak hasil suatu peramalan. Pada umumnya hasil dari suatu penjualan dengan memperhitungkan berbagai hal berikut: Pendapat. Strategi-strategiyang Keterikatan/komitmen sumber daya. Ketetapan manajemen dalam Dalam menjalankan usahanya, perusahaan dapat menganut salah satu dari dua pendekatan, yaitu: Pendekatan Speculative, dimana perusahaan tidak memperhitungkan resiko yang diakibatkan oleh ketidakpastian faktor-faktor intern dan ekstern. Pendekatan Calculated Risk, dimana perusahaan secara aktif melakukan estimasi terhadap resiko yang diakibatkan oleh ketidakpastian faktor-faktor ekstern dan intern. Jenis-jenis Peramalan Secara umum teknik peramalan yang diterapkan untuk memperoleh peramalan penjualan dapat dikelompokkan Peramalan Pendapat . Biasanya digunakan untuk menyusun peramalan penjualan maupun peramalan kondisi bisnis pada umumnya Sumber pendapat-pendapat yang dipakai sebagai dasar melakukan peramalan . Pendapat Salesman Para salesman diminta untuk mengukur apakah ada kemajuan atau kemunduran segala penjualan pada daerah mereka masing-masing. Kemudian mereka diminta untuk mengestimasi tentang tingkat penjualandi daerah masingmasing di waktu mendatang. Pendapat Sales Manajer Perkiraan yang dikemukakan oleh para salesman pelu diperbandingkan dengan perkiraan yang dibuat oleh kepala bagian penjualan. Seorang kepala bagian penjualan tentu pandangan yang lebih luas meliputi seluruh daerah penjualan. Pada umumnya perkiraan kepala bagian penjualan dapat lebih obyektif karena mempertimbangkan banyak faktor. Pendapat Para Ahli Kadang-kadang dibuat oleh salesman dan kepala bagian penjualan sangat bertentangan satu sama lain, sehingga perusahaan menganggap perlu untuk meminta pertimbangan kepada orang yang dianggap ahli. Mereka ini disebut . Survey Konsumen Apabila ketiga pendapat di atas terhadap konsumen. Peramalan berdasarkan Analisis Statistika . Apabila perhitungan berdasarkan data historis dari satu variabel saja, maka digunakan cara: Metode Bebas (Free HandAos Metho. Metode menggambarkan garis tren berupa garis lurus yang terletak di antara titik-titik data Dapat dikatakan bahwa penerapan garis tren secara bebas merupakan suatu cara penerapan garis tren tanpa . Metode Semi Rata-rata (Semi AverageAos Metho. Dengan menggunakan metode ini data dibagi 2 bagian yang sama, masing-masing dicari nilai rataratanya. Dari 2 titik ini dapat digambarkan garis trennya. Metode Rata-rata Bergerak (Moving averageAos Metho. Dengan metode ini, maka pengaruh gerak musim dan faktor-faktor lainnya dapat dihilangkan sehingga tren dapat dihitung. Metode jumlah Kuadrat Terkecil (The Least SquareAos Metho. Jumlah kuadrat terkecil adalah . nilai data terhadap garis tren minimal atau terkecil. Apabila syarat ini dipenuhi, maka garis tren tersebut akan terletak di tengahtengah data asli. Apabila perhitungan berdasarkan data historis dari satu variabel yang akan dihubungkan dengan data historis lain yang mempunyai hubungan kuat terhadap perkembangan variabel yang akan ditaksir, maka digunakan . Metode Korelasi Korelasi hubungan sebab akibat. Pada korelasi dijelaskan besarnya tingkat hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Metode Regresi Regresi menunjukkan hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain. Sifat hubungan ini juga dapat dijelaskan antara variabel sedangkan yang lain sebagai akibat, independen dan variabel yang . Peramalan berdasarkan Metode Khusus . Analisis Industri Dalam analisis ini lebih ditekankan Aumarket shareAy yang dimiliki Analisis menghubungkan potensi penjualan perusahaan dengan industri pada umumnya . olume, posisi dalam Tahap dalam pemakaian analisis industri: Membuat proyeksi penjualan prospek perkembangan penjualan tahun-tahun . Menilai posisi perusahaan dalam Market Share = Ea . Proyeksi posisi perusahaan pada masa mendatang atau perhitungan Expected Market Share . Analisis Product Line Umumnya analisis product line digunakan pada perusahaan yang menghasilkan beberapa macam dan tidak mempunyai kesamaan sehingga dalam membuat ramalannya harus terpisah . Analisis Penggunaan Akhir Analisis ini digunakan pada perusahaanperusahaan yang memproduksi barangbarang yang tidak langsung dapat memerlukan proses lebih lanjut untuk menjadi produk akhir. Dapat ramalanpenjualan tidak hanya bisa diidentifikasi dari data kuantitatif atau statistik saja. Namun, juga dapat Pendapat . , analisis statistika dan metode khusus sesuai dengan jenis barang yang Jika satu metode dirasa kurang akurat dalam memperkirakan penjualan, misalnya dari pendapat salesman atau manajer penjualan maka digunakan metode analisis statistika guna mendukung data yang ada sehingga manajemen dapat meramal penjualan yang akan datang secara tepat dengan upaya-upaya meningkatkan penjualan tersebut. Pengertian Metode Kuadrat Terkecil Squar. Jumlah (Least Metode jumlah kuadrat terkecil atau metode least square . east squareAos penyimpangan . nilai data terhadap garis tren minimum atau terkecil (Noegroho Boedijoewono, 2007:. Ciri dari metode ini, yaitu dalam menentukan parameter X. Setelah parameter X terbentuk dan dijumlah, jumlahnya harus 0, walaupun dalam data historis berjumlah ganjil maupun data historis berjumlah genap. Cara Menghitung Dalam hal ini terhadap data dilakukan pembagian menjadi dua untuk data yang jumlahnya: Genap, maka skor nilai-X-nya -5,-3,-1,1,3,5 . Ganjil, maka skor nilai X-nya -2,-1,0,1,2 Bentuk persamaan Tren Tren penjualan adalah suatu garis naik atau turun yang menunjukkan tingkat Persamaan tren dapat mempunyai berbagai bentuk, yaitu: Bentuk persamaan garis lurus YAo = a bX YAo = Nilai variabel dependen X = Nilai variabel independen dalam analisis tren . = Intercept Y, yakni nilai Y apabila X = 0 b = Lereng garis tren Persamaan ini menunjukkan garis lurus atau linier. Umumnya digunakan untuk data penjualan lebih dari 6 tahun, misal 10 tahun terakhir . ata gena. dan 11 tahun terakhir . ata ganji. Bentuk YAo = a bX cXA Persamaan ini menunjukkan garis yang melengkung atau naik turun setengah lingkaran dan bersifat fleksibel atau fluktuasi. Umumnya digunakan untuk menghitung data 5 . tahun terakhir. Bentuk persamaan pangkat 3. YAo = a bX cXA dXA Persamaan ini jarang digunakan karena dalam meramal cukup menggunakan dua persamaan saja. Sedangkan, membutuhkan 3 persamaan untuk menetukan nilai d. Bentuk YAo = ab x Persamaan ini juga jarang digunakan untuk meramal. Bentuk Pearl Reed, dirumuskan: YAo = a bcx Bentuk persamaan ini jarang digunakan untuk meramal karena komponen- komponennya. Dari beberapa bentuk tren yang mudah digunakan dalam metode least square yaitu bisa menggunakan bentuk linear dan parabola. Namun, karena data yang digunakan adalah penjualan 5 . tahun terakhir maka bentuk tren yang mudah digunakan adalah bentuk parabola yang menunjukkan naik turunnya Bentuk linear digunakan untuk data yang lebih banyak, misal 10 tahun terakhir . dan 11 tahun terakhir . atau data lebih dari 6 . Perhitungan Persamaan Tren Oc Y = Na bOcX II. OcXY = aOcX bOcX 2 Keterangan: YAo = Tren X = Nilai independen variabel dalam analisis tren adalah waktu . Y = Jumlah penjualan N = Jumlah data a, b = Konstanta Karena OcX = 0 . ahun di tengah = . , maka persamaan di atas menjadi: OcY = Na OcXY = b OcXA . Perhitungan tren berbentuk parabola OcY = Na cOcXA II. OcXA Y = aOcXA cOcX4 maka. YAo = a bX cXA (Noegroho Boedijoewono, 2007: Contoh1. Bentuk Persamaan Garis Lurus . Contoh Kasus Data Ganjil Tabel 1. Volume Penjualan Buku AuXAy . alam ribuan uni. Tahun 1995 Ae 2003 Untuk mencari nilai a dan b adalah sebagai a = 2. 460 / 9 = 273,33 b = 775 / 60 = 12,92 Persamaan garis liniernya adalah : Y = 273,33 12,92 X Dengan menggunakan persamaan tersebut, dapat diramalkan penjualanpada tahun 2010 adalah : Untuk tahun 2010 nilai X adalah 11 Y = 273,33 12,92 . sehingga : Y = 273,33 142,12 = 415,45 Artinya penjualan barang AuXAy pada tahun 2010 diperkirakan sebesar 415. 450 unit. Contoh Kasus Data Genap Tabel 2. Volume Penjualan Buku AuXAy . alamribuan uni. Tahun 1995-2002 = 22,7 = 5a 10c x 2 = 10a 34c x 1 = 10a 20c = 10a 34c = -14c = 5,07 subtitusi ke persamaan I = 5a 10c = 5a 10 . = 5a 50,7 = 196,3 = 39,3 YAo = a bX cX 2 YAo = 39,3 22,7X 5,07X 2 Untuk mencari nilai a dan b adalah sebagai a = 2. 150 / 8 = 268,75 b = 1. 220 / 168 = 7,26 Persamaan garis liniernya adalah : Y = 268,75 7,26 X Dengan menggunakan persamaan tersebut, dapat diramalkan penjualan pada tahun 2008 Untuk tahun 2008 nilai X adalah 19 Y = 268,75 7,26 . sehingga : Y = 268,75 137,94 = 406,69 Artinya penjualan barang AuXAy pada tahun 2008 diperkirakan sebesar406,69 atau 406. 690 unit. Bentuk Persamaan Parabola Tabel 3. Penjualan Komputer Tahun Misal untuk ramalan penjualan tahun 2008 Nilai X diganti 6 maka: YAo = 39,3 22,7X 5,07X 2 YAo = 39,3 22,7 . 5,07 . 2 YAo = 39,3 136,2 182,52 = 358,02 Peramalan penjualan tahun 2008 = 358,02 unit atau 358 unit. METODE PENELITIAN 1 Tempat dan Objek Penelitian Tempat penelitian : CV. Pangan Makmur Irja Jl. Misool No. 22 Kel. Klabala Distrik Sorong Barat Bergerak perdagangan makanan dan minuman dari PT. Nestle Indonesia. Objek penelitian Produk Susu Kental Manis Carnation sebagai produk terlaris dari tersebut di atas. Metode Pengumpulan Data : Penyelesaian: OcY II. OcX 2 Y Na cOcX 2 aOcX 2 cOcX 4 OcXY/OcX 2 Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Penelitian Kepustakaan, penelitian yang dilakukan dengan bahan-bahan kepustakaan, dan literatur-literatur yang ada kaitannya dengan penulisan skripsi ini. Penelitian Lapangan, penelitian yang dilakukan dengan Observasi, pengamatan secara langsung mendapatkan data-data yang pembahasan penelitian yang Wawancara, yaitu teknik dengan mengadakan wawancara atau tanya-jawab dengan pihak perusahaan yang ditunjuk atau pejabat berwenang yang ada hubungannya dengan data-data penjualan yang dibahas dalam penelitian ini. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif, yaitu suatu metode yang bersifat penjelasan dan keterangan dalam bentuk angka-angka dan tabel yang mendeskripsikan kembali apa yang diperoleh di lapangan dalam bentuk paparan statistik, sehingga penulis hanya menggambarkan seluruh peristiwa yang terjadi di lapangan dalam bentuk kuantitatif . saja dengan cara menghitung garis tren penjualan yang terjadi untuk 5 tahun terakhir untuk mengambil kesimpulan. Adapun metode yang digunakan untuk menghitung yaitu dengan metode jumlah kuadrat terkecil (The Least SquareAos Metho. Data Sekunder, yaitu data yang dperoleh dengan jalan mengumpulkan dokumen-dokumen serta arsip-arsip perusahaan yang ada kaitannya dengan penulisan ini. PEMBAHASAN Data Penjualan Produk Kental Manis Carnation Susu Data penjualan produk Susu Kental Manis Carnation pada CV. Pangan Makmur IRJA Sorong tahun 2010-2014 adalah sebagai berikut: Jenis-jenis Data Dalam Penelitian menggunakan data : Data Kualitatuf yaitu, data yang diperoleh dari dalam perusahaan yang bukan dalam bentuk angka-angka tetapi dalam bentuk lisan maupun tertulis seperti gambaran umum perusahaan, struktur organisasi serta produk-produk yang dijual. Data Kuantitatif, yaitu data atau informasi yang diperoleh dari perusahaan dalam bentuk angka-angka, yaitu data penjualan produk susu kental manis carnationselama 5 tahun dari tahun 2010-2014 dan data penjualan tahun 2015. Sedangkan Sumber data sekunder yang digunakan penulis adalah: Data Primer, yaitu data yang diperoleh dengan mengadakan pengamatan secara langsung pada perusahaan serta dengan pihak yang berkaitan langsung dengan penelitian ini. Metode Analisis Data Tabel. 1 Data Penjualan Sumber data: CV. Pangan Makmur IRJA Data penjualan tahun 2015 adalah data yang akan diramalkan dengan menggunakan metode jumlah kuadrat terkecil (The Least SquareAos Metho. Data Anggaran Penjualan Tabel. 2 Data Anggaran Penjualan Tahun Unit yang Harga / Karton (Rp. Total Anggaran Penjualan (Rp. 3 Data Hasil Penjualan Produk pada beberapa Daerah Pemasaran Kota Sorong Kab. Sorong Kab. SorSel Kab. Raja Ampat 4 Data Realisasi Penjualan Produk Tabel. 3 Data Realisasi Penjualan Unit Harga / Karton Tahun (Rp. Sumber: Data diolah Total Penjualan (Rp. Perhitungan Penjualan Produk dengan Metode Jumlah Kuadrat Terkecil(The Least SquareAos Metho. Tabel. 4 Perhitungan dengan Metode Jumlah Kuadrat Terkecil (The Least SquareAos Metho. = 5a 10c x 2 = 10a 34c x 1 = 10a 20c = 10a 34c = -14c = 1. 543,642 subtitusi ke persamaan I = 5a 10c = 5a 10 . = 5a 15. 436,42 = 206. 341 Ae 15. 436,42 = 190. 904,58 = 190. 904,58/5 = 38. 180,916 jadi trennya adalah YAo = a bx cx 2 YAo = 38. 180,916 4. 130,4X 1. 543,642X2 Dari hasil perhitungan tren menggunakan metode jumlah kuadrat terkecil (The Least SquareAos Metho. maka dapat dihitung perkiraan atau peramalan penjualan produk Susu Kental Manis Carnation pada CV. Pangan Makmur IRJA Sorong yaitu: Jarak antara tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 = 3 tahun, jadi nilai X diganti dengan 3. Perhitungannya adalah: YAo = a bX cX 2 YAo = 38. 180,916 1. 561X 1. 543,642X2 YAo = 38. 180,916 1. 543,642 . YAo = 38. 180,916 4. 892,778 YAo = 56. 756,694 Data Perhitungan Trend Penjualan Tabel. Perhitungan Trend Penjualan Sumber : Data diolah Perhitungan tren Penyelesaian dengan rumus berikut: OcY = Na cOcX 2 II. OcX 2 Y = aOcX 2 cOcX 4 = OcXY/OcX 2 = 15. = 1. Tahun Penjualan Oc=206. Oc=15. Oc=10 268 1. Y 2010 = 40. 561 (-. = 37. Y 2011 = 41. 561 (-. = 40. Y 2012 = 34. 561 ( . = 36. Y 2013 = 41. 561 ( . = 42. Y 2014 = 48. 561 ( . = 51. Gambar 4. Grafik Trend Penjualan dengan Metode Jumlah Kuadrat Terkecil (The Least SquareAos Metho. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan mengenai peramalan penjualan produk susu kental manis Carnation pada CV. Pangan Makmur IRJA tahun 2015 adalah : Hasil peramalan yang diberikan oleh metode least square dalam data kenaikan jumlah penjualan sebesar 756 karton lebih besar dari perhitungan yang digunakan oleh berdasarkan judgement 611 karton, ini menunjukkan bahwa metode least square merupakan metode yang lebih tepat digunakan karena metode ini sangat teliti dalam menghitung data berkala, dapat mencegah adanya kesalahan dalam pengsisian data dan membuat data akan semakin akurat serta dapat mempersingkat waktu untuk menghitung trend penjualan yang sudah Hasil analisa korelasi menunjukkan adanya hubungan saling mempengaruhi dan sangat kuat antara hasil penjualan susu kental manis carnation berdasarkan perhitungan penjualan berdasarkan metode least square karena korelasi tersebut mendekati 1 atau 92. Saran Berdasarkan hasil kesimpulan penelitian ini maka penulis memberikan saran sebagai berikut: Pada perhitungan dengan metode least square sangat diperlukan ketelitian dan kecermatan agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan. Manajemen perlu menggunakan metode kuadrat terkecil dalam . penjualan karena metode ini sangat teliti dalam mendeskripisikan angkaangka dalam perhitungan dan dapat mencegah adanya kesalahan dalam pengisian data, membuat data menghitung trend penjualan yang sudah ditentukan. Melakukan kerjasama yang baik antara tim penjualan dan manajemen terkait agar pencapaian target terpenuhi setiap bulannya. Manajemen tetap berupaya untuk menjaga citra perusahaan dan produk dengan cara melakukan kegiatan yang menarik minat pelanggan dalam menjaga kepercayaan serta kepuasan DAFTAR PUSTAKA