Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 P-ISSN: 2963-8755, E-ISSN: 2963-2684 JUMANDIK, Vol. 3, No. 2, Januarti-April 2025 (103-113) ©2022 Lembaga Pendidikan, Penelitian dan PengabdianPutra Bangsa (LP4B) Tangerang Selatan Pengaruh Komunikasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Xpress Print Kota Tangerang Kurniawan Aryanto Putra1 Zackharia Rialmi2* Kurniawanaryanto20@gmail.com1, zac_rialmi@upnvj.ac.id2* Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang1 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta2* Received| Revised| Accepted *Korespondensi Penulis Kata Kunci: Komunikasi; Disiplin Kerja; Kinerja Karyawan Abstrak, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Xpress Print Kota Tangerang. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan, teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan kusioner atau angket, populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Xpress Print Kota Tangerang yaitu sebanyak 150 orang karyawan, teknik penentuan jumlah sampel yang diambil sebagai responden pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan rumus Slovin, Hasil dari perhitungan rumus Slovin didapatkan jumlah 60 karyawan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif, uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, serta uji t dan uji F dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara Komunikasi (X1) terhadap Kinerja Karyawan (Y) di Xpress Print Kota Tangerang, hal ini dilihat dari hasil uji t dengan nilai thitung > ttabel (12,743 > 2,00), hal ini juga dibuktikan dengan signifikansi 0,000 < 0,5. Dengan demikian maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, kemudian juga terdapat pengaruh antara Disiplin Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) di Xpress Print Kota Tangerang, hal ini dilihat dari hasil uji t dengan nilai thitung > ttabel (13,652 > 2,00), hal itu juga dibuktikan dengan signifikansi 0,000 < 0,05, dengan demikian maka Ho2 ditolak dan Ha2 diterima, serta yang ketiga terdapat pengaruh antara Komunikasi (X1) dan Disiplin Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) di Xpress Print Kota Tangerang, hal ini dilihat dari hasil uji F dengan nilai Fhitung > Ftabel atau (123,039 > 3,15), hal ini juga diperkuat dengan Sig < 0,05 atau (0,000 < 0,05), dengan demikian maka Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Keywords: Communication; Work Discipline; Employee Performance Abstract, The purpose of this research is to determine the effect of communication and work discipline on employee performance at Xpress Print Tangerang City. This type of research is a type of quantitative research using data collection techniques using observation, interviews, and questionnaires. The population in this research is Xpress Print employees in Tangerang City, namely 150 employees. The technique for determining the number of samples 103 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 taken as respondents in the research This is by using the Slovin formula. The results of the Slovin formula calculation show a total of 60 employees. The data analysis techniques in this research are descriptive analysis, research instrument test, classical assumption test, multiple linear regression test, correlation coefficient test, coefficient of determination test, as well as t test and F test using SPSS version 26 tools. The results of this study show that There is an influence between Communication (X1) on Employee Performance (Y) at Xpress Print Tangerang City, this can be seen from the results of the t test with a value of tcount > ttable (12.743 > 2.00), this is also proven by the significance of 0.000 < 0.5 . Thus, Ho1 is rejected and Ha1 is accepted, then there is also an influence between Work Discipline (X2) on Employee Performance (Y) at Xpress Print Tangerang City, this can be seen from the results of the t test with a value of tcount > ttable (13.652 > 2.00) , this is also proven by the significance of 0.000 < 0.05, thus Ho2 is rejected and Ha2 is accepted, and thirdly there is an influence between Communication (X1) and Work Discipline (X2) on Employee Performance (Y) at Xpress Print Tangerang City, This can be seen from the results of the F test with a value of Fcount > Ftable or (123.039 > 3.15), this is also confirmed by Sig < 0.05 or (0.000 < 0.05), thus Ho3 is rejected and Ha3 is accepted. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang sudah modern di saat ini membuat dunia perusahaan mengalami persaingan yang tinggi dan ketat. Oleh karena itu, perusahaan yang memiliki kualitas daya saing yang kuat mampu mengembangkan segala pencapaian yang ditargetkan di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Setiap perusahaan harus mampu mengelola sumber daya yang dimiliki oleh setiap perusahaan agar lebih baik dalam menghadapi tantangan yang menentang serta mempertahankan aktivitas perusahaan agar tetap berjalan dengan baik. Dalam suatu organisasi atau perusahaan sumber daya manusia merupakan pendukung utama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sumber daya manusia yang berkualitas akan turut memajukan organisasi sebagai wadah untuk meningkatkan kinerja yang baik. Setiap perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawan demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu memerlukan karyawan yang memiliki kinerja yang baik. Saat ini masalah yang sering terjadi di perusahaan dalam hal kinerja karyawan adalah kinerja tersebut belum optimal dan belum sesuai dengan yang diinginkan perusahaan dimana karyawan belum bisa melaksanakan tugas nya karena komunikasi yang dilaksanakan selama ini antara pimpinan dan karyawan belum terjalin dengan baik dan optimal. Pimpinan memberikan arahan kepada karyawan masih kurang jelas, tidak adanya umpan balik yang spesifik antara pimpinan dan karyawan yang membuat tujuan ataupun penyelesaian akhir pekerjaan tidak dapat tercapai dengan baik. Oleh karena itu, untuk mencapai kinerja yang baik diperlukan komunikasi yang jelas dan efektif dalam perusahaan. Komunikasi yang terjalin dengan baik akan memberikan dampak yang baik dalam melakukan pekerjaan dan mempercepat pekerjaan tersebut selesai jika atasan dan karyawan dapat berkomunikasi dengan baik dan jelas. Xpress Print adalah perusahaan percetakan yang mempunyai konsep "One Stop Printing" di Kota Tangerang No.1-6, Ruko Modernland Blok AR, Jl. Jenderal Sudirman, RT.004/RW.007, Babakan, Kota Tangerang dan sudah menjadi partner bisnis yang terpercaya. Kami adalah percetakan yang bergerak di bidang DIGITAL PRINTING dan juga OFFSET PRINTING. Kinerja karyawan menurut Mangkunegara (2016:9) adalah “kinerja karyawan merupakan hasil kerja seseorang secara kualitas maupun kuantitas yang telah di capai oleh karyawan dalam menjalankan tugas 104 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 sesuai tanggung jawab yang diberikan organisasi”. Berikut merupakan data kinerja karyawan Xpress Print Kota Tangerang: Tabel 1: Data Kinerja Karyawan Xpress Print Tahun 2020 - 2022 No Indikator Pertanyaan Karyawan dalam menjalakan suatu pekerjaan dengan 1 Kualitas Kerja baik Seberapa lama karyawan menjalankan suatu pekerjaan 2 Kuantitas Kerja dalam 1 hari Seberapa jauh karyawan mampumelakukan pekerjaannya 3 Pelaksanaan Tugas dengan fokus tanpa di awasi oleh pimpinan Kewajiban karyawan untuk 4 Tanggung Jawab melaksanakan pekerjaan yang diberikan perusahaan Sumber : Data Kinerja Karyawan Xpress Print 2020 - 2022 Berdasarkan tabel 1 di atas dalam hasil pra survey penilaian data kinerja karyawan terdapat 2 indikator yang mengalami penurunan pada indikator kuantitas kerja karyawan yang mendapatkan presentase 80% pada tahun 2020, 77% pada tahun 2021 dan 75% pada tahun 2022 dan indikator tanggung jawab yang mendapatkan persentase 82% pada tahun 2020, 80% pada tahun 2021, dan 78% pada tahun 2022. Hal ini dapat dilihat bahwa perusahaan harus lebih memperhatikan dan meningkatkan kuantitas kerja karyawan dan tanggung jawab karyawan nya. Sedangkan terdapat 2 indikator penilaian pra survey kinerja karyawan yang meningkat dan stabil yaitu kualitas kerja karyawan yang mendapatkan presentase nya 80% pada tahun 2020, 82% pada tahun 2021 dan 80% pada tahun 2022 dan indikator Presentase 2020 2021 2022 80% 82% 70% 80% 77% 75% 86% 88% 86% 82% 80% 78% pelaksanaan tugas yang mendapatkan presentase 86% pada tahun 2020, 88% pad tahun 2021, dan 86% pada tahun 2022. Hal ini bisa dilihat bahwa penilaian kinerja karyawan belum terlalu baik, maka dari itu perlu dimaksimalkan kembali agar perusahaan bisa berjalan lebih baik lagi. Menurut Yosal Iriantara (2014 : 44), komunikasi merupakan suatu proses penyampaian pesan berupa informasi, gagasan, pikiran, pendapat, pengetahuan, ungkapan perasaan untuk tujuan tertentu. Pemindahan informasi atau gagasan dari seseorang ke orang lain, dapat berlangsung secara lisan maupun tulisan, dan dapat dilakukan oleh dua orang atau lebih. Kurangnya komunikasi akan menjadi kendala yang berpengaruh bagi kelancaran aktivitas perusahaan. Tabel 2: Pra Survey Mengenai Komunikasi pada Karyawan Xpress Print Kota Tangerang Total Jawaban Responden No. Pertanyaan Presentase Presentase Ya Tidak (%) (%) Apakah pemimpin dapat bersikap 1. 23 43,33% 27 56,67% 50 ramah kepada anda. Apakah pimpinan anda mampu 2. menunjukan kepedulian terhadap 15 25,00% 35 75,00% 50 karyawan. Apakah perusahaan memberikan 3. penghargaan kepada karyawan yang 22 40,00% 28 60,00% 50 melakukan pekerjaan dengan baik. Apakah pimpinan anda selalu 4. memberikan kepercayaan kepada 25 50,00% 25 50,00% 50 karyawan. Sumber : Hasil survey yang sudah di olah oleh peneliti, 2023 . Berdasarkan tabel 2 diatas, diketahui jika komunikasi yang dimiliki oleh karyawan dan pimpinan pada xpress print masih terbilang kurang baik. Berdasarkan pra survey dan pengamatan peneliti lakukan. Sikap keramahan dan kepedulian pimpinan mayoritas dijawab 105 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 dengan kata tidak oleh karyawan yang menjadi responden pada survey awal, begitu juga dengan pertanyaan terkait dengan penghargaan karyawan yang melakukan pekerjaan dengan baik mayoritas dijawab dengan kata tidak dengan pertanyaan tersebut. Hasibuan (2013:193), disiplin kerja dapat diartikan kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati peraturan perusahaan atau organisasi dan norma-norma sosial yang berlaku, dimana karyawan selalu datang dan pulang tepat waku dan mengerjakan semua pekerjaannya dengan baik. Menurut Siswanto (2013:291) menyatakan bahwasannya “disiplin kerja merupakan suatu sikap menghormati, menghargai, patuh dan taat terhadap peraturanperaturan yang berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak menerima sanksisanksi apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya”. Tabel 1: Data Absensi Xpress Print Tahun 2020 - 2022 Bulan Jumlah Pegawai Januari 2020 2021 2022 Presentase (%) I S A I S A I S A 2020 2021 2022 150 10 6 2 5 6 2 7 10 3 9% 5% 12% Februari 150 7 5 2 4 5 3 10 6 4 6% 4% 12% Maret 150 12 6 5 6 5 4 7 13 6 13% 10% 15% April 150 7 11 4 10 7 5 8 15 5 14% 15% 17% Mei 150 20 10 6 8 6 6 11 9 7 20% 16% 18% Juni 150 12 4 2 10 9 8 15 6 4 16% 14% 18% Juli 150 6 7 3 8 5 7 7 18 5 9% 6% 12% Agustus 150 13 5 2 5 14 3 5 13 8 11% 15% 17% September 150 9 5 1 7 6 5 12 7 2 13% 11% 14% Oktober 150 10 2 2 5 2 3 21 10 8 9% 4% 21% November 150 7 3 3 6 4 1 8 17 5 8% 6% 19% Desember 150 14 10 4 15 Sumber: Data Absensi Xpress Print 2020 - 2022 5 3 7 19 7 17% 16% 23% Dari tabel 3 diatas terlihat bahwa tingkat disiplin dilihat dari kehadiran karyawan pada tahun 2020 mengalami kenaikan, pada tahun 2021 mengalami penuruan dan pada tahun 2022 kembali mengalami kenaikan, hal ini disebabkan kurangnya kesadaran karyawan dalam menegakan kedisiplinan, sehingga berkurangnya tanggung jawab karyawan, maka perlu adanya peran dari Xpress Print dalam memberikan sanksi bagi karyawan yang tidak hadir tanpa keterangan, karena dengan kedisiplinan akan meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian Dessy Shinta dan Mauli Siagian (2020) yang berjudul “ Pengaruh Komunikasi, Disiplin Kerja, dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Citra Mandiri Distribusindo ” diperoleh hasil bahwa menunjukkan variabel komunikasi, disiplin kerja dan insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Citra Mandiri Distribusindo. Penelitian Ni Luh Sri Wildani (2018) yang berjudul “ Pengaruh Kompensasi dan Komunikasi Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada Hotel Puri Dajuma Resort ” diperoleh hasil bahwa penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja. Kerangka Berpikir berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang penting”. Kerangka berpikir penelitian ini seperti ditunjukan pada gambar. Menurut Sugiyono (2013:60 “Kerangka berpikir yaitu kerangka berpikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori 106 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Komunikasi (X1) Indikator: 1. Pemahaman 2. Kesenangan 3. Pengaruh Pada Sikap 4. Hubungan Yang Makin Baik 5. Tindakan Sutardji (2016: 10-11) H1 H3 Disiplin Kerja (X2) Indikator: 1. Frekuensi Kehadiran 2. Tingkat Kewaspadaan 3. Ketaatan Pada Standar Kerja 4. Ketaatan Pada Aturan Kerja 5. Etika Sihombing (2016:12) Kinerja Karyawan (Y) Indikator: 1.Kualitas kerja 2.Kuantitas Kerja 3.Pelaksanaan Tugas 4.Tanggung Jawab Mangkunegara (2018:75) H2 Gambar 1: Kerangka Berfikir Ha2 : Diduga terdapat pengaruh secara parsial antara Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Xpress Print. Ho3 : Diduga tidak terdapat pengaruh secara simultan antara Komunikasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Xpress Print. Ha3 : Diduga terdapat pengaruh secara simultan antara Komunikasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Xpress Print. Hipotesis Hipotesis yang akan dibuktikan dalam penelitian ini: Ho1 : Diduga tidak terdapat pengaruh secara parsial antara Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Pada Xpress Print. Ha1 : Diduga terdapat pengaruh secara parsial antara Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Pada Xpress Print. Ho2 : Diduga tidak terdapat pengaruh secara parsial antara Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada Xpress Print. menganalisa data kuantitatif data-data yang bersifat angka. Populasi penelitian ini adalah laporan data kinerja karyawan Xpress Print Kota Tangerang tahun 2023, sedangkan sampel yang digunakan adalah data tabel hasil observasi dan kuisioner. METODE Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survey dengan pendekatan teknik deskriptif kuantitatif, yang artinya memberikan suatu gambaran yang teratur tentang suatu peristiwa akan dibahas dalam HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Normalitas Hasil output uji normalitas dengan metode kolmogorov-smirnov sebagai berikut: Tabel 4: Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 60 a,b Normal Parameters Mean .0000000 Std. Deviation 3.18530353 Most Extreme Differences Absolute .134 Positive .123 107 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Negative Test Statistic Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. c. Lilliefors Significance Correction. Berdasarkan pengujian di atas, diperoleh nilai signifikasinya dengan kolmogorovsmirnov test adalah α = 0,09 dimana nilai -.134 .134 .009c tersebut > 0,05. Hal tersebut membuktikan bahwa data berdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Sumber: Output SPSS 26, 2023 Gambar 2: Hasil Uji Heteroskedastisitas Pola Gambar Scatterplot Berdasarkan hasil pengujian pada gambar di atas, dapat terlihat titik-titik yang menyebar secara acak, tidak membentuk suatu pola tertentu yang jelas, serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 (nol) pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Multikoloniearitas Hasil output uji multikolonieritas sebagai berikut: Tabel 5: Hasil Uji Multikolonieritas Coefficientsa Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Model B Std. Error Beta T Sig. Tolerance VIF 1 (Constant) 3.109 2.523 1.232 .223 Komunikasi .433 .112 .419 3.864 .000 .280 3.567 .492 .103 .518 4.771 .000 .280 3.567 (X1) Disiplin Kerja (X2) a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan(Y) Sumber: Output SPSS 26, 2023 Berdasarkan pada tabel di atas, diketahui bahwa hasil uji multikolonieritas dari variabel komunikasi mempunyai nilai tolerance 0,280 > 0,10 dengan nilai VIF 3,567 < 10.00 dan variabel disiplin kerja mempunyai nilai tolerance 0,280 > 0,10 dengan nilai VIF 3,567 < 10,00, maka dapat disimpulkan tidak terjadi multikoloniearitas antar variabel bebas dalam model regresi. 108 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Uji Autokorelasi Tabel 6: Hasil Uji Autokorelasi Dengan Durbin Watson Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1 .901a .812 .805 3.241 1.574 a. Predictors: (Constant), Disiplin Kerja (X2), Komunikasi (X1) b. Dependent Variable: Kinerja Karyawan(Y) Berdasarkan hasil pengujian pada tabel diatas, model regresi ini tidak ada gangguan autokorelasi, hal ini dibuktikan dengan nilai Durbin-Watson sebesar 1,574 yag berada diantara interval 1,55 – 2,46. Regresi Linear Berganda Tabel 7: Hasil Pengolahan Regresi Berganda Variabel Komunikasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Coefficientsa Unstandardized Coefficients B Std. Error 3.109 2.523 .433 .112 .492 .103 Model 1 (Constant) Komunikasi(X1) Disiplin Kerja(X2) a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan(Y) Standardized Coefficients Beta t Sig. 1.232 .223 .419 3.864 .000 .518 4.771 .000 Sumber: Data diolah dengan SPSS versi 26 2023 Berdasarkan tabel di atas diperoleh persamaan regresi berganda sebagai berikut: Y = 3,109 + 0,433X1 + 0,493X2 + e ketika komunikasi itu meningkat sebesar satu-satuan maka kinerja karyawan akan ikut meningkat sebesar 0,433 dan sebaliknya ketika komunikasi itu menurun sebesar 0,433 maka kinerja karyawan ikut menurun. c. Koefisien regresi variabel X2 sebesar 0,493 dari persamaan ini berarti bahwa ketika disiplin kerja itu meningkat sebesar satu-satuan maka kinerja karyawan akan ikut meningkat sebesar 0,493 dan sebaliknya ketika disiplin kerja itu menurun sebesar 0,493 maka kinerja karyawan ikut menurun. Persamaan regresi tersebut mempunyai makna sebagai berikut: a. Kostanta sebesar 3,109 dari persamaan ini berarti nilai Y bersifat konstan sebesar 3,109 menunjukan nilai yang positif. Jika variabel komunikasi dan variabel disiplin kerja tidak berubah atau bersifat tetap, maka variabel kinerja karyawan juga akan bersifat tetap atau positif. b. Koefisien regresi variabel X1 sebesar 0,433 dari persamaan ini berarti bahwa Koefisien Determinasi Tabel 8: Hasil Analisis Koefisien Determinasi Variabel Komunikasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .901a .812 .805 3.241 a. Predictors: (Constant), Disiplin Kerja(X2), Komunikasi(X1) Sumber : Data diolah dengan SPSS versi 26 2023 109 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Berdasarkan tabel 8, diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,812 maka dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi (X1) dan disiplin kerja (X2) memiliki kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 81,2%. Sedangkan sisanya sebesar 18,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dilakukan penelitian. Uji t (Parsial) Tabel 9: Hasil Uji t Variabel Komunikasi (X1) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model B Std. Error 1 (Constant) 4.945 2.925 Komunikasi(X1) .887 .070 a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan(Y) Standardized Coefficients Beta T Sig. 1.691 .096 .858 12.743 .000 Sumber : Data diolah dengan SPSS versi 26 2023 Berdasarkan Tabel 9 di atas ternyata diperoleh nilai thitung > ttabel (12,743 > 2,00) dari nilai signifikan 0,00 < 0,05, maka dapat disimpulkan H1 diterima atau variabel komunikasi (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Tabel 10: Hasil Uji t Variabel Disiplin Kerja Coefficientsa Unstandardized Coefficients B Std. Error 6.877 2.592 .830 .061 Model 1 (Constant) Disiplin Kerja(X2) a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan(Y) Standardized Coefficients Beta T Sig. 2.653 .010 .873 13.652 .000 Sumber : Data diolah dengan SPSS 26 2023 Berdasarkan tabel 10, ternyata diperoleh nilai thitung > ttabel (13,652 > 2,00) dari nilai signifikan 0,00 < 0,05, maka dapat disimpulkan H2 diterima atau variabel disiplin kerja (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Uji f (Simultan) Tabel 11: Hasil Pengolahan Data Uji F Secara Simultan Komunikasi (X1) dan Disiplin Kerja (X2) Terhadap Kinerja Karyawan (Y) ANOVAa Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. 1 Regression 2584.360 2 1292.180 123.039 .000b Residual 598.623 57 10.502 Total 3182.983 59 a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan(Y) b. Predictors: (Constant), Disiplin Kerja(X2), Komunikasi(X1) Sumber: Hasil Olah Data SPSS Versi 26, 2023 Berdasarkan tabel 11 di atas diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau (123,039 > 3,15), hal ini juga diperkuat dengan Sig < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Dengan demikian maka Ho3 ditolak dan Ha3 diterima, hal ini menunjukan bahwa terdapat pegaruh positif dan signifikan secara simultan antara komunikasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Xpress Print Kota Tangerang. 110 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Pembahasan Pengaruh Komunikasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pengaruh komunikasi (X1) dan disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) berdasarkan hasil penelitian di atas, berdasarkan jawaban responden atas variabel, menggambarkan bahwa kinerja karyawan secara keseluruhan paada Xpress Print dinilai setuju/baik, hal ini dapat terlihat dari rata – rata variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 4,16 termasuk pada interval 3,40 – 4,19 dengan kriteria setuju/baik. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y = 3,109 + 0,433X1 + 0,493X2, koefisien korelasi sebesar 0,901 artinya kedua variabel mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai determinasi atau kontribusi pengaruh sebesar 0,812 atau sebesar 81,2% sedangkan sisanya sebesar 18,8 % dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai fhitung > ftabel atau (123,039 > 3,15). Dengan demikian H03 ditolak dan Ha3 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara komunikasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Xpress Print Kota Tangerang. Pengaruh Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Pengaruh komunikasi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) berdasarkan hasil penelitian di atas, berdasarkan jawaban responden atas variabel, menggambarkan bahwa komunikasi secara keseluruhan paada Xpress Print dinilai setuju/baik, hal ini dapat terlihat dari rata – rata variabel komunikasi (X1) sebesar 4,15 termasuk pada interval 3,40 – 4,19 dengan kriteria setuju/baik. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y = 4,945 + 0,887X1, koefisien korelasi sebesar 0,858 artinya kedua variabel mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai determinasi atau kontribusi pengaruh sebesar 0,737 atau sebesar 73,7% sedangkan sisanya sebesar 26,3 % dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung > ttabel atau (12,462 > 2,00). Dengan demikian Ho1 ditolak dan Ha1 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara komunikasi terhadap kinerja karyawan pada Xpress Print Kota Tangerang. Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pengaruh disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) berdasarkan hasil penelitian di atas, berdasarkan jawaban responden atas variabel, menggambarkan bahwa disiplin kerja secara keseluruhan paada Xpress Print dinilai setuju/baik, hal ini dapat terlihat dari rata – rata variabel disiplin kerja (X2) sebesar 4,19 termasuk pada interval 3,40 – 4,19 dengan kriteria setuju/baik. Berdasarkan hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y = 6,877 + 0,830X2, koefisien korelasi sebesar 0,873 artinya kedua variabel mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai determinasi atau kontribusi pengaruh sebesar 0,763 atau sebesar 76,3% sedangkan sisanya sebesar 23,7 % dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung > ttabel atau (13,652 > 2,00). Dengan demikian Ho2 ditolak dan Ha2 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara disiplin kejra terhadap kinerja karyawan pada Xpress Print Kota Tangerang. SIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan: 1. Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Xpress Print Kota Tangerang dengan persamaan regresi Y = 4,945 + 0,887X1 dan nilai thitung (12,743) > ttabel (2,00) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,5. 2. Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Xpress Print Kota Tangerang dengan persamaan regresi sebesar Y = 6,877 + 0,830X2 dan nilai thitung (13,652) > ttabel (2,00) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. 3. Komunikasi dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Xpress Print Kota Tangerang dengan nilai regresi sebesar Y = 3,109 + 0,433 + 0,493X2 dan nilai Fhitung (123,039) > Ftabel (3,15) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. A.A. Anwar Prabu Mangkunegara. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. DAFTAR PUSTAKA Rujukan Buku: 111 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Amirullah. 2015. Pengantar Manajemen. Jakarta: Mitra Wacana Media. Algifari. (2017). Analisis Regresi Untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: BPFE Arikunto, Suharsimi. 2016. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Bejo Siswanto. 2013. Manajemen Tenaga Kerja Indonesia, Pendekatan Administratif dan Operasional. Jakarta : PT. Bumi Aksara. Bintoro dan Daryanto. 2017. Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan. Cetakan 1. Yogyakarta : Gava Media. Edy Sutrisno, 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetak Ke Enam. Jakarta: Pranada Media Group. Eko, Widodo Suparno. 2015. Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia.Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Fahmi, Irham. 2018. Pengantar Manajemen Keuangan. Bandung: Alfabeta. Feriyanto, A., & Triana, E. S. (2015). Pengantar Manajemen ( 3 in 1 ). Yogyakarta: Media Tera. Ganyang, M. T. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bogor: In Media Ghozali, Imam. 2016. Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Cetakan ke VIII. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Hamali, A. Y. (2018). Pemahaman Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: PT Buku Seru. Hani, T. Handoko. 2014. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta Hasibuan, Malayu S.P. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Husein, Umar. (2013). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Rajawali. Iriantara, Yosal. 2014. Komunikasi Pembelajaran. Bandung: Simbiosa Rekatama Media James L. Gibson, et.al., 2012. Organization:Bbehaviour, Structure, Processes.14th Edition. New York: McGraw-Hill Companies, Inc Liliweri, Alo. 2014. Sosiologi dan Komunikasi Organisasi. Jakarta : PT Bumi Aksara. Mathis, R. L., and J. H. Jackson. 2016. Human Resource Management. Edisi 10 Jilid 3. Jakarta: Salemba Empat. Priyatno, Duwi. 2016. Belajar Alat Analisis Data Dan Cara Pengolahannya Dengan SPSS. Yogyakarta : Gava Media. Rivai Dan Ella Sagala. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers. Robbins, P. Stephen dan Timothy A Judge. 2012. Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat. Santoso, S. (2015). SPSS20 Pengolahan Data Statistik di Era Informasi. Jakarta: PT. Alex Media Komputindo, Kelompok Gramedia. Sedarmayanti. 2017. Perencanaan dan Pengembangan SDM untuk Meningkatkan Kompetensi, Kinerja dan Produktivitas Kerja. Bandung: PT Refika Aditama. Sinambela, Lijan Poltak. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara. Singarimbun, M., & Effendi, S. (2015). Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES. Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet. Sujarweni, V. Wiratna. 2015. Metodologi Penelitian Bisnis Dan Ekonomi, 33. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. Sutardji.2016. Perencanaan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Edisi Pertama. Yogyakarta; Dee Publish. Veithzal Rivai. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan, Edisi ke 6. Depok: PT. Raja Grafindo Persada. Rujukan Jurnal: Andriani, W., & Widyanti, R. (2020). Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Study Pada Karyawan Rumah Sakit Islam Banjarmasin). Jurnal Komunikasi Bisnis dan Manajemen. Vol. 7, No. 2, Juli 2020. Alam, S. (2014). Pengaruh Komunikasi, Motivasi, dan Disiplin Kerja . e-Jurnal Katalogis, Volume 2 Nomor 1, Januari 2014, 135-145. Hermansyah, & Indarti, S. (2015). Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kepuasan Dan Kinerja Karyawan PT. Peputra Supra Jaya Pekanbaru. Jurnal Tepak Manajemen Bisnis, 7(2), 165– 178. 112 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis Jurnal Manajemen & Pendidikan Vol.3. No. 2 Januari-April 2025: 103-113 Mamesah, A. M. C., Kawet, L., & Lengkong, V. P. K. (2016). Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada LPP RRI Manado. Jurnal EMBA. Vol. 4, No. 3, September 2016, 600 – 611. Mariani, L. M. I., & Sariyathi, N. K. (2017). Pengaruh Motivasi, Komunikasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Warung Mina Peguyangan Di Denpasar. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol 6 No.7. Permatasari, R. J. (2019). Pengaruh Komunikasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan . JENIUS. Vol. 2, No. 3, Mei 2019, 410-418. Rofianti, M., & Dewi, I. G. A. M. (2021). Pengaruh Komunikasi, Disiplin Kerja, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Warung Mak Beng Cabang Ubud. E – Jurnal Manajemen, Vol. 10, No. 1, 2021, 1 – 20. Sahputra, D. (2020). Manajemen Komunikasi Suatu Pendekatan Komunikasi. Jurnal Simbolika: Research and Learning in Communication Study. Vol 6 No. 2, Oktober 2020, 152-162 Sihombing, F. P. (2016). Pengaruh Komunikasi dan Displin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Cafe Kopi Massa Koktong Lim Ming. Jurnal SULTANIST Vol. 5, No. 2, Desember 2016, 11-20. Shinta, D., & Siagian, M. (2020). Pengaruh Komunikasi, Disiplin Kerja, Dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Mandiri Distribundo. E – Jurnal Apresiasi Ekonomi. Vol 8, No. 2, Juli 2020, 338 – 346. Siregar, F. A., & Usriyah, L. (2021). Peranan Komunikasi Organisasi dalam Manajemen Konflik. Idarah (Jurnal Pendidikan Dan Kependidikan), Vol 5 No. 2, 163-174. Udayanto, R. R., Bagia, I. W., Yulianthini, N. N., & SE, M. (2015). Pengaruh komunikasi internal dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Coca-Cola. Jurnal Manajemen Indonesia, Vol 3 No. 1. Widani, N. L. S. (2018). Pengaruh Kompensasi dan Komunikasi Terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada Hotel Puri Dajuma Resort. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, Vol. 10, No. 1, 2018. 113 https://journal.lap4bangsa.org/index.php/jumandik/index Copyright © pada Penulis