Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini ISSN . : 2715-7032. ISSN (Prin. : 2715-7024 Vol. No. 1, (Mei, 2. , pp. http://ejournal. id/index. php/Juraliansi PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA BERBASIS UNPLUGGED CODING TERHADAP KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI DI TK AL-HAFIZ KOTA PADANG Putri Nadiah Irfan1*,Dadan Suryana 2 Universitas Negeri Padang. Indonesia putrinadiahirfan0603@gmail. com, suryana@fip. Article Info ABSTRACT Article History Accepted : Abstract: The development of the snakes and ladders game based on unplugged coding has a game concept without using technology. Researchers use the snakes and ladders game by collaborating with children's mathematics learning. The purpose of the study was to determine the effect of the snakes and ladders game based on unplugged coding on the logic-mathematical intelligence of 5-6 year olds at Al-Hafiz Kindergarten Padang. The study used a quantitative approach (One Group Pretest-Posttest desig. The research sample consisted of 12 children in the Safa group as purposive sampling. The results of the research and discussion show statistical test data, including the normality test reaching 1. 586 with a significant value of 0. 117, the homogeneity test reaching 0. 975, and the paired sample t-test reaching -7. 167 with the highest value of -6. Based on the data analysis, the snakes and ladders game based on unplugged coding has an influence on children's mathematical logic abilities with aspects of number recognition, game strategy, counting, patterning, and problem solving in the game. The purposive sampling test on the average pretest value variance of 20. 5% increased to 26. 5% in the posttest technique. The results of the paired sample t-test showed a significant value of the data in the snakes and ladders game. This can be concluded that the snakes and ladders game has a moral meaning full of challenges. Participants can design a systematic game strategy in completing the game mission. Based on the data, the snakes and ladders game based on unplugged coding has a significant influence on children's logic-mathematical abilities. Abstrak: Perkembangan permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki konsep permainan tanpa menggunakan teknologi. Peneliti menggunakan permainan ular tangga dengan mengkolaborasikan pada pembelajaran matematika anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan ular tangga berbasis unplugged coding terhadap kecerdasan logikamatematika usia 5-6 tahun di TK Al-Hafiz Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif (Desain One Group Pretest-Posttes. Sampel penelitian terdiri dari 12 anak yang berada di kelompok Safa sebagai purposive sampling. Hasil penelitian dan pembahasan menujukan data uji statistik, meliputi uji normalitas mencapai 1,586 dengan nilai signifikan 0,117, uji homogenitas mencapai 0,967-0,975, dan uji paired sample t-test mencapai -7. dengan nilai tertinggi-6. Berdasarkan analisis data permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki pengaruh terhadap kemampuan logika matematika anak dengan aspek pengenalan angka, strategi permainan, berhitung, menyusun pola, dan pemecahan masalah dalam permainan. Uji purposive sampling pada varian nilai rata-rata pretest sebesar 20,5% naik menjadi 26,5% pada teknik posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi data dalam permainan ular tangga. Hal ini dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga memiliki makna moral yang penuh dengan tantangan. Peserta dapat merancang strategi permainan bersifat sistematis dalam menyelesaikan misi permainan. Jika berdasarkan data permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki pengaruh besar dalam kemampuan logika-matematik anak 9 Mei 2026 Approved : 13 Mei 2026 Keywords: Permainan ular tangga. Unplugged coding. Kecerdasan logikamatematika anak Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 157 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana PENDAHULUAN Pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam kehidupan anak karena pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan sangat pesat. Masa tersebut dikenal sebagai AuGolden AgeAy, periode ketika anak sangat mudah menerima berbagai stimulus dari lingkungan sehingga memerlukan rangsangan yang tepat untuk mendukung seluruh aspek perkembangannya (Suryana, 2. Pendidikan anak usia dini sebagai penguatan pendidikan untuk anak dalam upaya membangun proses tumbuh kembang dan karakteristik anak. Salah satu aspek yang memiliki peran penting dalam membentuk karakteristik anak menekankan pada perkembangan kognitif, perkembangan yang bertujuan untuk mengasah anak dalam memecahkan masalah melalui aktivitas pembelajaran matematika anak usia dini. Pemecahan masalah matematika akan di lakukan dalam bentuk permainan ular tangga. Strategi permainan diciptakan oleh anak tentu akan ada menang dan kalah, kebutuhan secara emosional yang dapat dikendalikan menyelesaikan permainan dalam proses belajar matematika melalui media ular tangga (Suryana & Latifa. ,2. Pembelajaran matematika pada anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan pengenalan angka, atau pengenalan simbol. Tetapi konsep pembelajaran yang dalam mengembangkan kecerdasan logika-matematik yang bersifat rasional dan sistematis. Sistem pembelajaran yang akan dilakukan melalui teknik bermain serayanya belajar sebagai metode yang sesuai dengan karakteristik gaya belajar anak (Misrawati & Suryana. ,2. Permainan yang digunakan dalam menunjang pembelajaran anak usia dini disebut permainan ular tangga. Peneliti menggunakan permainan ular tangga bertujuan untuk mengenalkan konsep permainan ular tangga dan permainan ini menjadi salah satu fokus pada bentuk permainan tradisional. Permainan tradisional ular tangga yang berasal dari AuIndia KunoAy sejak abad ke-2 sebelum masehi. Permainan ini awalnya dikenal sebagai Mokshapat atau Moksha Patamu dan digunakan untuk mengajarkan pelajaran moral. kemudian dikenalkan di Indonesia pada abad ke-19 dan telah diabodsi secara luas oleh Indonesia pada masa kolonial. Setelah itu, permainan ular tangga telah popular sejak tahun 1900-an. Pada dasarkan permainan ular tangga memiliki desain yang berbentuk kotak berwarna diikuti dengan aneka gambar, tangga, dan ular. Teknik bermain dilakukan dua orang atau lebih dengan menggunakan dadu. Aturan permainan, melalui pemutaran dadu hingga mengeluarkan angka. Kemudian, pemain akan berjalan dengan mengikuti jumlah angka pada dadu yang telah diputar. Selain itu, aturan jika bertemu tangga, maka pemain akan di minta untuk naik tangga dan akan berhenti sesuai diangka yang sesuai posisi tangga pada gambar tersebut. Sebaliknya, ketika pemain saat memutar dadu dan bertemu ekor ular, maka diharapkan pemain untuk segera turun dan mengikuti alur tubuh ular. Kemudian, akan berhenti diangka yang sesuai dengan kepala ular Makna permainan ular tangga menggambarkan tentang pembelajaran moral melalui bentuk analogi jika tangga mewakili perbuatan baik . , sementara ular mewakili perbuatan buruk . (Fadila. ,2. Permainan ular tangga memiliki keunggulan yang bersifat modern sebagai media edukasi yang menenangkan, mengasah kemampuan numerasi tentang berhitung mengenal angka, melatih kesabaran, dan mengembangkan keterampilan sosial melalui interaksi (Imamah & Harmiasih. Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 158 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana Maulidya,dkk. ,2. Menurut Rahmawati & Agustin. , . menjelaskan tentang inovasi bentuk permainan kini telah termodifikasi secara modern melalui Board Game atau Unplugged Coding. Hal tersebut, permainan ular tangga yang memiliki identitas sebagai permainan tradisional dengan pembaharuan yang diciptakan dalam bentuk permainan yang bersifat modern. Fokus peneliti dalam permainan ular tangga bersifat unplugged coding untuk anak usia dini. Permainan ular tangga bersifat tradisional tetapi memiliki aturan permainan secara terstruktur hingga anak diharapkan memiliki kemampuan mendengar dan memahami dalam aturan permainan (Cendana & Suryana. ,2. Unplugged Coding merupakan metode pembelajaran yang memanfaatkan aktivitas fisik, permainan, kartu gambar, atau benda sehari-hari untuk mengenalkan algoritma dalam memecahkan masalah bersifat logis (Kempirmase&Firman. ,2. Permainan ini tertuang dalam bentuk media unplugged dengan yang memiliki nuansa belajar seperti bermain ular tangga secara sederhana dan unik. Sehingga, permainan ular tangga bersifat unplugged coding dapat bermanfaat untuk pendidik anak usia dini yang memiliki keterbatasan fasilitas dalam bidang Hasil survei yang dilakukan dilokasi TK AL Hafiz Padang, memaparkan hasil tentang ditemukan 12 dari 22 peserta didik mengalami kemampuan logika matematika yang dapat dikategorikan belum berkembang secara maksimal. Hasil temuan menunjukkan anak masih mengalami kesulitan dalam mengenali pola, mengurutkan angka, dan memahami instruksi Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih menggunakan metode drilling, seperti penggunaan lembar kerja dan latihan yang dilakukan secara terus-menerus. Sehingga, anak mudah merasa bosan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Sistem pembelajaran yang belum menarik dan terkesan kaku, hal tersebut membuat anak kesulitan memahami konsep matematika yang bersifat abstrak. Sehingga, peneliti mencoba merancang pembelajaran matematika dalam bentuk permainan ular tangga bersifat unplugged Pembelajaran matematika anak usia dini memiliki keluasan materi terkait pengenalan aritmatika dasar, geometri, berhitung, pola dan hubungan, pengukuran, dan klasifikasi sesuai dengan tingkat kesulitan dasar (Aprianti & Rachman. ,2. Peneliti merancang pembelajaran matematika terfokus pada mengenal angka, berhitung, penjumlahan, dan penguarangan yang akan di kemas melalui permainan ular tangga bersifat unplugged coding. Kemampuan berhitung anak usia dini dalam mengasah daya ingat dalam mengeksplorasi penyusunan pola hitung secara urut dan tepat, serta fokus anak lebih diutamakan saat melakukan menghitung angka (Jefriadi & Suryana. ,2. Permainan ini di buat secara natural tanpa menggunakan teknologi secara detail. Strategi pembelajaran bersifat individu dan dapat dilakukan secara berkelompok untuk menguji kemampuan logika-matematik anak dalam aspek pemahaman materinya. Pembelajaran matematika bersifat individu, maka peserta diharapkan memiliki rancangan strategi dalam menyelesaikan tantangan permainan. Berbeda, jika digunakan secara berkelompok maka peserta diharapkan untuk bekerjasama dalam memikirkan strategi permainan saat menyelesaikan tantangan permainan ular tangga, walaupun sistematika digunakan secara bergiliran. Pembelajaran matematika mengasah kemampuan logika matematika melalui strategi pendalaman daya berfikir Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 159 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana anak dalam mencari penyelesaian masalah secara lebih nyata. Diperkuat dengan gagasan penelitian yang dilakukan oleh Ubaidillah,dkk. menjelaskan tentang kreatifitas bentuk permainan ular tangga dengan variasi model dapat bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan kognitif dalam aspek berhitung angka. Dimana, peserta didik tidak hanya mendalami materi matematika. Melainkan, bertugas untuk merancang strategi permainan jika bentuk makanisme permainan di buat secara individu maupun berkelompok. Permainan ular tangga bersifat unplugged coding sangat mudah dipahami, tapi memiliki tingkat kesulitan dalam merencanakan strategi dari aturan permainannya (Kuncoro. ,2. Kecerdasan logika-matematika merupakan kemampuan untuk melatih anak terkait penalaran logis, menganalisis nilai benar dan salah . , dan menarik kesimpulan dalam konsep matematika (Siregar,dkk. ,2023. Anggraini & Sari. ,2. Strategi permainan ular tangga maka anak dapat melatih kemampuan berfikir rasional dan memperkuat gagasan dalam mengambil langkah permainan secara sistematis (Aprilia,dkk. , 2. Tantangan permainan meliputi memutar dadu, memiliki kartu pertanyaan bersifat matematika, teknik pembelajaran dalam bentuk tanya Tantangan terbesar melakukan pilihan untuk menjawab dan tinggal di angka yang sama dengan dua kali putaran oleh pemain lainnya. Kemudian, pilih aksi artinya jika pemain mendapati angka tepat maka bertemu dengan gambar tangga tandanya pemain dapat naik. Namun sebaliknya, jika saat memutar dadu dan mendapat angka yang tidak tepat maka akan bertemu ekor ular. Pemain di minta untuk turun sesuai panjang ular dalam gambar tersebut. Makna logika, anak menyelesaikan misi tanya jawab bersifat matematika dengan benar. Sedangkan, makna matematika, berhitung dengan memutar dadu dan mengenal angka. Penggunaan permainan ular tangga berbasis unplugged coding dilakukan secara menyenangkan dalam konsep dasar pembelajaran matematika (Nurramadani & Ichsan. ,2. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan permainan ular tangga berbasis unplugged coding terhadap kemampuan logika matematika anak usia dini dan mengetahui pengaruh permainan ular tangga berbasis unplugged coding terhadap kemampuan logika matematika anak usia dini di TK AL Hafiz Padang. Manfaat pemainan ini dapat menjadi alternatif sebagai media yang menarik tanpa menggunakan teknologi dalam pembelajaran METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest dalam satu Desain ini digunakan untuk mengetahui pengaruh permainan ular tangga berbasis unplugged coding. Permainan tanpa teknologi terhadap kecerdasan logis-matematika anak di TK AL Hafiz Padang. Penelitian kuantitatif merupakan metodologi dengan teknik menyelidiki suatu populasi atau sampel dalam mengumpulkan data melalui instrumen penelitian dan analisis data statistik saat menguji hipotesis yang telah dilakukan. Tahap penelitian ini, memberikan pretest untuk memahami kemampuan logika matematika dasar pada awal pembelajaran dalam bentuk test lembar kerja anak. Berlanjut, dengan posttest dalam test pembelajara matematika dengan menggunakan permainan ular tangga berbasis unplugged coding, dan analisis data untuk melihat kemampuan logis-matematik setelah uji posttest dilakukan dalam bentuk test permainan. Populasi penelitian menggunakan sampling sebanyak 22 peserta didik dengan kategori usia 5-6 tahun di TK Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 160 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana AL Hafiz Padang. TK tersebut memiliki dua kelas terbagi kelas safa berjumlah 12 anak dan kelas marwa berjumlah 10 anak. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive Menurut Lenaini. , . menjelaskan tentang pengambilan purposive sampling adalah teknik memilih subjek penelitian berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu sesuai tujuan Berdasarkan teknik itu, sampel penelitian di pilih dengan sengaja, yaitu seluruh anak kelas safa yang berjumlah 12 orang berdasarkan data anak ada yang masih merasa kesulitan dalam memahami angka, memahami arah, dan menyusun pola sederhana. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan data survei, data wawancara, instrumen pretest-posttest, dan data dokumentasi. Data survei bertujuan untuk mengetahui cara pemahaman anak secara terorganisir dengan menggunakan formulir penilaian dalam melihat kemajuan kemampuan logika-matematika anak saat proses belajar berlangsung. Indikator yang diamati, meliputi aritmatika bilangan dasar, berhitung, memahami arah, menyusun pola, mengikuti perintah, serta menyelesaikan masalah yang sederhana. Selain itu, data observasi peneliti juga disertai dengan bentuk wawancara dengan guru kelas. Tujuan untuk mendapatkan informasi tentang sejauh mana perkembangan anak saat mengikuti pembelajaran di kelas dengan menggunakan media pembelajaran. Uji realibilitas akan di analisa melalui data pretest dan posttest. Lalu, akan diperkuat dengan data dokumentasi berupa foto kegiatan belajar, dan progres hasil belajar peserta didik untuk memperkuat hasil temuan penelitian kuantitatif. Menurut Arikunto. menjelaskan bahwa instrumen penelitian adalah alat atau sarana yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Sehingga, proses penelitian menjadi lebih mudah dan hasil yang di peroleh lebih terstruktur. Penilaian dalam penelitian ini menggunakan empat kategori, yaitu belum muncul, mulai muncul, cakap, dan mahir dengan skala penilaian yang telah di rancang. Teknik analisis data menggunakan statistik kuantitatif. Data pretest dan posttest akan di uji realibilitasnya dengan beberapa tahap, yaitu uji normalitas, homogenitas, serta hipotesis menggunakan metode paired sample t-test. Uji normalitas dilakukan agar data penelitian memiliki distribusi normal, sedangkan uji homogenitas digunakan untuk memeriksa varians data penelitian cenderung memiliki perbedaan atau tetap sama. Setelah data memenuhi syarat untuk analisis parametrik, dilakukan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan kemampuan logika matematika anak sebelum dan sesudah penggunaan permainan ular tangga yang berbasis unplugged coding. Menurut Hardani,dkk,. menjelaskan tentang uji t digunakan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara uji data dua kelompok. Hasil temuan analisis akan dilakukan penarikan kesimpulan terhadap adanya pengaruh media ular tangga berbasis unplugged coding melalui pembelajaran matematika pada kemampuan logis matematika untuk anak usia dini. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pengamatan awal. TK Al-Hafiz Padang memiliki 22 peserta didik yang telah Kelas dibagi menjadi dua, meliputi kelas safa 12 anak. Sedangkan, kelas marwa 10 anak. Fokus peneliti terhadap kelas safa, hasil pengamatan awal mengidentifikasi bahwa terdapat 6 anak yang menunjukkan kemampuan logika matematika masih rendah. Beberapa anak tersebut masih Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 161 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana merasa kesulitan dalam memahami pembelajaran matematika terutama pada pengenalan angka tinggi, memahami strategi permainan, menghitung angka, dan memecahkan masalah sederhana. Situasi pembelajaran yang monoton dan hanya menggunakan lembar kerja akan menjadi salah satu kendala dalam perkembangan anak saat menerima materi matematika. Materi matematika bersifat abstrak jika tidak dikembangkan dengan media pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti berinisiatif mengembangkan permainan ular tangga berbasis unplugged coding lebih menarik dalam membangun gaya belajar anak. Media yang dikembangkan berupa permainan ular tangga yang menggunakan unplugged coding dan diintegrasikan dengan kartu arah. Permainan ini di buat agar anak bisa belajar memahami arah, memahami urutan, melatih kemampuan berpikir logis, dan memecahkan masalah sederhana melalui aktivitas bermain tanpa menggunakan perangkat digital. Media permainan ular tangga yang menggunakan unplugged coding salah satu konsep permainan yang tidak dikembangkan dengan teknologi dalam segi pengaplikasian. Strategi permainan tidak bersifat kompleks, namun memiliki langkah permainan bersifat terstruktur. Permainan ular tangga menjadi jenis permainan tradisional, hingga seiring perkembangan zaman permainan tersebut di rubah menjadi permainan modern. Kreativitas desain permainan yang dapat memberikan nuansa permainan secara modern. Jika dapat dilihat setiap permainan ular tangga memiliki ciri khas terutama pada gambar angka, ular dan tangga. Ciri khas tersebut memberikan pola yang berbeda salah satunya terletak pada bagian-bagian pola kota dapat ditambahkan desain gambar yang diinginkan dengan penuh warna. Bahkan dadu yang digunakan dalam permainan, dapat di buat dengan ukuran yang jauh lebih besar. Walaupun desain permainan bersifat modern, tidak menghilangkan identitas strategi permainan yang masih bersifat sama. Permainan ular tangga memiliki tiga aspek tantangan, meliputi seratus angka dalam kotak, gambar ular, dan tangga. Aspek pemecahan masalah permainan ular tangga, seperti menyelesaikan seratus angka dalam kotak dengan memutar dadu, disini rintangannya adalah menghindari ekor ular untuk dapat menuju puncak angka. Oleh karena itu, butuh keterampilan logis-matematik dalam menghitung setiap angka yang keluar dari dadu hingga permainan selesai. Hasil wawancara kepada kepala sekolah tentang permainan ular tangga dalam pembelajaran matematika sangat cocok untuk diterapkan kepada anak usia dini. Memiliki banyak warna yang akan mebuatkan anak lebih antusias dalam belajar. Jika diintregrasikan dalam dunia Pendidikan anak usia dini , dimana konsep belajar dengan bermain. Maka, permainan ular tangga berbasis unplugged coding menjadi solusi utama dalam mengatasi rasa bosan anak saat belajar di dalam kelas. Selain, permainan yang disediakan. Peneliti melakukan uji coba pada kelompok safa dengan jumlah 12 anak dengan teknik pretest-posttest untuk mengetahui tingkat pengaruh permainan dalam pembelajaran matematika terhadap kecerdasan logis-matematika anak usia dini. Langkah pertama peneliti melakukan uji coba pretest untuk mengetahui sejauh mana kemampuan logis-matematik anak usia dini dengan unplugged coding dalam bahan ajar. Langkah kedua peneliti melakukan uji coba posttest dengan menggunakan unplugged coding dalam permainan ular tangga. Peneliti menunjukan pembelajaran matematika dalam ujicoba permainan ular tangga berbasis unplugged coding. Adapun kegiatan permainan ular tangga berbasis unplugged coding Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 162 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana dalam pembelajaran matematika terhadap kecerdasaran logis-matematik, terlihat pada gambar 4. sebagai berikut : Gambar 4. Permainan Ular Tangga Berbasis Unplugged Coding Pada kegiatan tersebut, anak melempar dadu kemudian menjalankan pion sesuai angka yang diperoleh. Ketika berhenti pada kotak tertentu, anak mengambil kartu arah yang berisi instruksi seperti maju, mundur, belok kanan, atau belok kiri. Anak kemudian menjalankan instruksi sambil menyebutkan arah yang dilakukan. Kegiatan tersebut sangat membantu anak untuk memahami konsep arah, urutan, dan pemecahan masalah sederhana melalui pengalaman Untuk mengetahui perkembangan kemampuan logika matematika anak, peneliti melakukan pretest dan posttest terhadap 12 anak dari kelompok Safa. Adapun hasil data SPPSS Statistic Paired Samples Test (Pretest-Posttes. terhadap kemampuan logis-matematik anak usia 56 tahun di TK AL Hafiz Padang, terlihat pada tabel 4. 1, sebagai berikut : Tabel 4. 1 Hasil Data SPSS Statistic Paired Samples Test (Pretest-Posttes. Berdasarkan tabel 4. 1 di atas, menujukkan rata-rata nilai dua kolompok pretest-posttest 167 anak, data rata-rata pretest menunjukkan 20,5%. Setelah penggunaan ular tangga berbasis unplugged coding dalam pembelajaran matematika melalui teknik data posttest menujukkan perubahan hasil mencapai 26,5%. Proses analisa ditunjukkan pada hasil deviation 642 dari variasi nilai data pretest-posttest. Hasil perbandingan masih mencapai data Artinya variasi nilai rata-rata data pretest-posttest memiliki pengaruh namun sangat tipis dengan data statistic 95% dengan data tertinggi mencapai -6. Adapun data grafik pada hasil pretest dan posttest terhadap kemampuan logis matematika pada anak, terlihat pada gambar 4. sebagai berikut : Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 163 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana Gambar 4. 2 Grafik Pretest-Posttest Kemampuan Logis-Matematika Awal Pada Anak Grafik pada gambar 4. 2, menunjukkan adanya pengaruh pada varian nilai rata-rata Pretest-Posttest terhadap kemampuan logika matematika anak. Setelah, penggunaan media pembelajaran analisis grafik menujukkan pengaruh sebanyak 6%. Anak mulai mampu memahami materi matematika dengan lebih mudah melalui pengenalan urutan angka dan menyusun pola angka sederhana dengan teknik berhitung melalui petunjuk permainan ular tangga. Peneliti melakukan uji data normalitas dan uji data homogenitas pada kelompok pretest-posttest dalam menentukan uji hipotesis secara valid. Jika permainan ular tangga berbasis unplugged coding, memiliki pengaruh besar terhadap kecerdasan logis-matematik untuk anak usia dini. Adapun hasil data SPSS Statistic pada uji normalitas . retest-posttes. , terlihat pada tabel 4. 2,sebagai berikut : Tabel 4. 2 Hasil Data SPSS Statistic pada uji normalitas (Pretest-Posttes. Data penelitian dari uji normalitas . retest-posttes. pada tabel 4. 2, menunjukkan hasil uji normalitas menunjukkan . nilai signifikansi 0,117 yang lebih besar dari 0,05. Sehingga, data tersebut sebagai penelitian yang memiliki . test distribusi normal dan . kakulasi data mencapai 1,586 dengan berbedaan pengaruh melalui data interval antara . ,106 Ae 0,. Analisi Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 164 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana menunjukkan permainan ular tangga unplugged coding menujukkan adanya pengaruh pada kemampuan logis-matematika anak usia 5-6 tahun. Fokus materi berkaitan matematika yang memberikan keterikatan melalui kemampuan pemahaman bersifat logis. Adapun hasil data SPSS Statistic pada uji homogenitas . retest-posttes. , terlihat pada tabel 4. 3,sebagai berikut : Tabel 4. 3 Hasil Data SPSS Statistic pada uji homogenitas (Pretest-Posttes. Hasil uji homogenitas pada tabel 4. 3 menunjukkan nilai signifikasi nilai rata-rata sebesar 0,967-0,975, dengan data pretest-posttest lebih besar mencapai 20,2. Jika dilihat pada ketercapaian variasi nilai rata-rata data pretest-posttest secara keseluruhan dapat disimpulkan permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki pengaruh pada sebanyak 12 anak pada kelompok safa. Hasil analisis hipotesis menunjukkan nilai signifikansi <0,001 yang berarti terdapat perbedaan Dengan demikian, media ular tangga berbasis unplugged coding terbukti memiliki pengaruh terhadap kemampuan logis matematika anak usia dini. Stategi pembelajaran melalui permainan memberikan pengalaman belajar bersifat nyata. Tantangan belajar anak tidak hanya mendengarkan secara konvensional, tetapi keterlibatan peserta didik dalam pemecahan masalah matematika sederhana. Selain itu, petunjukan permainan ular tangga lebih mudah dipahami untuk anak memiliki keberanian dalam mencoba menyelesaikan tantangan permainan secara mandiri. Serta, kemampuan logis matematik memberikan dampak bersifat kolaboratif antar teman sewajat. Perkembangan tahap praoperasional memiliki potensi untuk lebih mudah memahami konsep dasar dalam aktivitas bersifat langsung. Pembelajaran matematika melalui permainan ular tangga berbasis unplugged coding menjadi alternatif dalam memahami materi matematika secara mendalam dan bermakna. Permainan ular tangga berbasis unplugged coding dapat di eksplorasi dengan menggunakan metode pembelajaran yang jauh lebih bermakna. Keluasan materi dapat disesuaikan bukan hanya terfokus pada materi matematika. Serta, dapat dikolaborasikan dalam materi sains secara interaktif . SIMPULAN DAN SARAN Perkembangan permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki konsep permainan tanpa menggunakan teknologi. Peneliti menggunakan permainan ular tangga dengan mengkolaborasikan pada pembelajaran matematika anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan ular tangga berbasis unplugged coding terhadap kecerdasan logikaJuraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 165 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana matematika usia 5-6 tahun di TK Al-Hafiz Padang. Hasil analisis penelitian pada data uji statistik, meliputi uji normalitas mencapai 1,586 dengan nilai signifikan 0,117, uji homogenitas mencapai 0,967-0,975, dan uji paired sample t-test mencapai -7. 167 dengan nilai tertinggi -6. Hal tersebut memberikan gambaran bahwa permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki pengaruh terhadap kemampuan logika matematika anak dengan aspek pengenalan angka, strategi permainan, berhitung, menyusun pola, dan pemecahan masalah dalam permainan. Uji purposive sampling pada varian nilai rata-rata pretest sebesar 20,5% naik menjadi 26,5% pada teknik posttest. Teknik uji coba berfokus pada kelas safa sebanyak 12 anak dari 22 peserta didik. Hasil ketercapaian sangat tipis. Artinya permainan ular tangga memberikan dampak besar dalam pembelajaran matematika untuk mengasah kemampuan logika matematik pada anak usia dini. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi data dalam permainan ular tangga. Hal ini dapat disimpulkan bahwa permainan ular tangga memiliki makna moral yang penuh dengan tantangan. Makna tersebut, permainan ular tangga menggambarkan tentang pembelajaran moral melalui bentuk analogi jika tangga mewakili perbuatan baik . , sementara ular mewakili perbuatan buruk . Peserta dapat merancang strategi permainan bersifat sistematis dalam menyelesaikan misi permainan. Jika berdasarkan data permainan ular tangga berbasis unplugged coding memiliki pengaruh besar dalam kemampuan logika-matematik anak. Simpulan penelitian mengasah potensi kemampuan logika matematika memberikan kontribusi pada daya fikir anak dalam memecahkan masalah bersifat kompleks hingga mudah melalui teknik belajar secara Sehingga, stimulus pembelajaran terbaik dalam mengasah kecerdasan anak melalui teknik belajar serayanya bermain. DAFTAR RUJUKAN Anggraini,V. N & Sari,N. , . Improving Logical And Mathematical Intelligence Through Numeracy Activites in Early Childhood At Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kindergarten. STAI Darussalam Lampung. Armenia. Aulad: Journal on Early Childhood. Vol 8. No 3, (Onlin. https://aulad. org/index. php/aulad/article/view/1067 Arikunto. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Aprianti,B. D & Rachman,S. Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini Melalui Permainan Ular Tangga Pada Kelompok A. Institut Pendidikan Nusantara Global. Jurnal Asimilasi Pendidikan. Vol 3. No. , page. (Onlin. https://asimilasi. org/index. php/ja/article/view/55/54 Aprilia,S. , . Permainan Ular Tangga Edukasi Untuk Meningkatkan Kepercayaan diri Anak Usia Dini. Universitas PGRI Argopuro Jember. Mitra Ash-Shibyan : Jurnal Pendidikan dan Konseling. Vol. No. 2, (Onlin. https://ejournal. stai-tbh. id/mitraash-syibyan/article/view/2158 Cendana,H. & Suryana. , . Pengembangan Permainan Tradisional untuk Mneingkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Universitas Negeri Padang. Jurnal Obsesi : Jurnal Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 166 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 6. No. https://obsesi. id/index. php/obsesi/article/view/1516 (Onlin. Fadila,S. Pengembangan Permainan Ular Tangga dalam Mengembangkan Nilai Agama Anak Usia Dini. UIN Syarif Hidayatullah. JECE : Journal of Early Childhood Education. Vol. No. 1, pp. 13-24, (Onlin. http://dx. org/10. 15408/jece. Hardani. , . Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CV Pustaka Ilmu Group. Imamah & Harmiasih,S. , . Penggunaan Permainan Ular Tangga Sebab Akibat dalam Meningkat Kemampuan Kognitif pada Anak Usia Dini. Universitas Panca Sakti Bekasi. JIIP : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. Vol. No 10, (Onlin. https://w. id/jiip/index. php/JIIP/article/view/6050/4482 Jefriadi & Suryana. , . Pengaruh Permainan Bowling Binatang Terhadap Kemampuan Berhitung di TK Aisyiyah 1 Kota Bukittinggi. Universitas Negeri Padang. Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education. Vol 2. No 3, (Onlin. https://ejournal. yasin-alsys. org/AJECEE/article/view/3145 Kempirmase,S. A & Firman. , . Implementasi Puzzle Coding Blok sebagai Media Edukatif Unplugged Untuk Anak Usia Dini di TK ABA 2 Aimas. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal Pendidikan Unimuda Sorong. Vol 13,No. 2, (Onlin. https://e-journal. id/index. php/jurnalpendidikan/article/view/3863 Kuncoro. , . The Snakes and Ladders Game : Developing the Early ChildhoodsAo Cognitive Ability at Cendraasih II Kindergarten. STAI Putra Galuh Ciamis. Jurnal Corner of Education Linguistics Literature. Vol No. (Onlin. https://journal. com/index. php/jcell/article/view/303 Lenaini. Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. HISTORIS: Jurnal Kajian. Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6. , 33Ae39. (Onlin. https://journal. id/index. php/historis/article/view/4075 Misrawati & Suryana. Bahan Ajar Matematika Berbasis Model Pembelajaran Tematik terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini. Universitas Negeri Padang. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 6. No. (Onlin. https://obsesi. id/index. php/obsesi/article/view/1249 Maulidya,R. , . Media Pembelajaran Inovatif Unplugged Coding Untuk Penguatan Keterampilan Pemecahan Masalah di Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Surabaya. Global : Jurnal Ilmiah Multidisiplin. Vol. No. 1 (Onlin. https://gb. org/index. php/global/article/view/112 Nurramadani,L & Ichsan. , . Implementation of Snakes and Ladders Game to Stimulate Early Childhood Numeracy Development. Sunan Kalijaga State Islamic University. Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 167 Copyright . 2026 Putri Nadiah Irfan. Dadan Suryana Yogyakarta. Southeast Asian Journal of Islamic Education. Vol. No. 2, (Onlin. https://journal. id/index. php/SAJIE/article/view/9240 Rahmawati,I. & Agustin,M. , . Kegiatan Bermain Menggunakan Pendekatan Unplugged Coding dalam Pendidikan Anak Usia Dini : Sebuah Tinjauan Sistematis. Universitas Pendidikan Indonesia. Abna: Journal of Islamic Early Childhood Education. Vol. 5 No. (Onlin. https://ejournal. id/abna/article/view/10010 Siregar,N. , . The Effect Physical Activity on ChildrenAos Logical Mathematical Intelligence. Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 17. No. 1, (Onlin. https://journal. id/unj/index. php/jpud/article/view/34195 Suryana. Pendidikan Anak Usia Dini (Teori dan Praktik Pembelajara. Padang:UNPPress Suryana,D & Latifa,B. , . Inner Child Influence on Early Childhood Emotions. Universitas Negeri Padang. Educational Administration : Theory and Practice. Vol. No. (Onlin. https://kuey. net/index. php/kuey/article/view/693 Ubaidillah,dkk. Pengembangan Permainan Ular Tangga Aktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Kreativitas Anak Usia Dini. Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik. AT-Thufuly : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Vol. No. (Onlin. https://jurnal. id/index. php/at-thufuly/article/view/1512 Juraliansi : Jurnal Lingkup Anak Usia Dini, 7. , 2026 | 168