Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 DOI: https://doi. org/10. 70285/749fyk37 Analisis Rasio Profitabilitas dan Rasio Likuiditas untuk Mengukur Kinerja Keuangan pada PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Rico Minio1. Hestu Nugroho Warasto2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis,. Universitas Pamulang1,2 ricominio788@gmail. com1 , dosen01848@unpam. Received 5 Juli 2025 | Revised 25 Juli 2025 | Accepted 31 Juli 2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk selama periode 2015Ae2024 melalui pendekatan rasio profitabilitas dan rasio likuiditas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan Rasio profitabilitas yang dianalisis meliputi Return on Assets. Return on Equity, dan Gross Profit Margin, sedangkan rasio likuiditas mencakup Current Ratio. Quick Ratio, dan Cash Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan dari sisi profitabilitas tergolong AuKurang SehatAy karena nilai rata-rata Return on Assets sebesar 4,79% dan Return on Equity sebesar 7,43% berada di bawah standar industri menurut Kasmir . , sementara Gross Profit Margin menunjukkan kinerja yang AuSehatAy dengan nilai rata-rata sebesar 42,17%. Dari sisi likuiditas, kinerja perusahaan juga tergolong AuKurang SehatAy karena nilai Current Ratio sebesar 171,75%. Quick Ratio sebesar 102,91%, dan Cash Ratio sebesar 16,79% tidak memenuhi standar minimal industri. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan sempat mengalami kerugian pada masa pandemi COVID-19, terdapat tanda-tanda pemulihan pasca pandemi, meskipun belum mencapai stabilitas penuh. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan perusahaan dalam satu dekade terakhir serta dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan strategis. Kata Kunci: Kinerja Keuangan. Rasio Profitabilitas. Rasio Likuiditas. Analisis Keuangan. Abstract This study aims to analyze the financial performance of PT Agung Podomoro Land Tbk during the 2015Ae 2024 period using profitability and liquidity ratio analysis. The research method applied is descriptive quantitative, utilizing secondary data derived from the companyAos annual financial statements. The analyzed profitability ratios include Return on Assets. Return on Equity, and Gross Profit Margin, while the liquidity ratios consist of Current Ratio. Quick Ratio, and Cash Ratio. The findings indicate that the companyAos financial performance in terms of profitability is considered AuLess Healthy,Ay as the average Return on Assets . 79%) and Return on Equity . 43%) fall below the industry standards set by Kasmir . , while the Gross Profit Margin shows AuHealthyAy performance with an average of 42. terms of liquidity, the company also shows AuLess HealthyAy performance, with a Current Ratio of 75%. Quick Ratio of 102. 91%, and Cash Ratio of 16. 79%, all below standard benchmarks. These results suggest that although the company experienced losses during the COVID-19 pandemic, it has shown signs of recovery in recent years, albeit without achieving full financial stability. This study provides a comprehensive overview of the companyAos financial condition over the last decade and may serve as a useful reference for management and investors in making strategic decisions. Keywords: Financial Performance. Profitability Ratio. Liquidity Ratio. Financial Analysis. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 PENDAHULUAN Perkembangan sektor properti di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Industri ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta mendorong pertumbuhan sektor-sektor pendukung seperti konstruksi, bahan bangunan, dan jasa Meskipun demikian, kinerja sektor properti sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, antara lain suku bunga, inflasi, kebijakan fiskal dan moneter pemerintah, serta daya beli Dalam kurun waktu satu dekade terakhir . 5Ae2. , industri properti di Indonesia mengalami dinamika yang cukup kompleks. Periode 2015 hingga 2019 mencerminkan kondisi pertumbuhan yang relatif stabil di sektor properti, ditunjukkan oleh meningkatnya kebutuhan hunian dan proyek komersial di wilayah perkotaan, serta belum adanya tekanan signifikan dari sisi eksternal maupun internal Namun, mulai tahun 2020 hingga 2021, sektor ini mengalami tekanan berat akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan perlambatan ekonomi, penurunan daya beli, dan terbatasnya mobilitas Dampaknya sangat terasa pada subsektor residensial, pusat perbelanjaan, dan perhotelan. Setelah pandemi mereda, tren pemulihan mulai terlihat pada tahun 2022 dan 2023, meskipun masih diiringi tantangan struktural seperti naiknya biaya pinjaman, ketatnya persaingan, dan fluktuasi permintaan pasar. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) merupakan salah satu pengembang properti nasional terkemuka yang memiliki berbagai proyek terintegrasi di kota-kota besar Indonesia, seperti Podomoro City. Podomoro Park, dan Podomoro Golf View. Sebagai emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, kinerja keuangannya menjadi perhatian penting bagi berbagai pihak, termasuk investor, kreditor, akademisi, dan regulator. Berdasarkan laporan keuangan periode 2015Ae2024 yang ditampilkan pada Tabel 1, diketahui bahwa APLN mengalami fluktuasi signifikan dalam hal pendapatan, laba bersih, dan komponen keuangan lainnya. Pada periode sebelum pandemi . 5Ae2. , perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih secara bertahap, dengan puncaknya di tahun 2017 sebesar Rp 1,88 triliun. Namun sejak tahun 2018 hingga 2021, laba bersih mengalami penurunan drastis, bahkan mencatatkan rugi bersih pada tahun 2021 sebesar Rp 485,2 miliar. Setelah memasuki tahun 2022, perusahaan mulai membukukan pemulihan dengan laba bersih tertinggi sebesar Rp 2,26 triliun, sebelum kembali menurun pada dua tahun terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan mengalami tekanan yang cukup signifikan selama pandemi dan belum sepenuhnya pulih secara konsisten. Perubahan laba bersih, besarnya utang lancar, serta fluktuasi nilai kas dan aset menjadi indikator penting dalam mengevaluasi kondisi finansial perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan analisis menyeluruh terhadap kinerja keuangan APLN melalui rasio-rasio keuangan yang relevan. Rasio profitabilitas seperti Return on Assets. Return on Equity, dan Gross Profit Margin dapat menggambarkan sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba dari aktivitas usahanya. Sementara itu, rasio likuiditas seperti Current Ratio. Quick Ratio, dan Cash Ratio berfungsi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya secara tepat waktu. Penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi mengingat masih terbatasnya studi yang membahas performa keuangan APLN secara menyeluruh dalam jangka waktu yang panjang, terutama yang mencakup masa sebelum, selama, dan sesudah pandemi COVID-19. Melalui pendekatan analisis rasio profitabilitas dan likuiditas selama satu dekade penuh . 5Ae2. , penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai ketahanan dan efisiensi keuangan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Pada Tabel 1. 1 di dalamnya terdapat laporan keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk periode tahun 2015-2024 yang akan membantu menginterpretasikan berbagai hubungan serta kecenderungan yang dapat memberikan dasar pertimbangan mengenai prediksi masa depan sebagai bahan acuan yang akan dilakukan penelitian pada perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk dengan menggunakan batasan waktu dari tahun 2015 sampai dengan 2024. Berikut laporan keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk pada tahun 2015 sampai dengan 2024: Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis e-ISSN 3109-421X Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Tabel 1: Akun-Akun Terkait Variabel Rasio Profitabilitas dan Rasio Likuiditas PT Agung Podomoro Land Tbk Tahun 2015-2024 (Disajikan alam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lai. Tahun Penjualan Persediaan Laba Kotor Laba Bersih Kas (-485. Sumber: Laporan Keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk periode 2015-2024 . iolah oleh penulis 2. Tahun Aset Lancar Total Aset Utang Lancar Total Ekuitas Sumber: Laporan Keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk periode 2015-2024 . iolah oleh penulis 2. Berdasarkan data di atas, laba yang diperoleh PT Agung Podomoro Land Tbk menunjukkan fluktuasi dan cenderung menurun, terutama pada periode 2018-2021. Pada tahun 2021. PT Agung Podomoro Land Tbk mengalami kerugian. Kondisi ini dapat berdampak pada rasio profitabilitas, karena profitabilitas yang tinggi menunjukkan kekuatan dan daya saing perusahaan. Dalam penelitian ini, profitabilitas akan dinilai menggunakan Return on Assets. Return on Equity dan Gross Profit Margin. Return on Assets. Return on Equity dan Gross Profit Margin digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba dan tingkat pengembalian investasi pemilik. Penelitian ini juga akan memanfaatkan rasio likuiditas. Rasio likuiditas mengukur seberapa mampu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Studi ini menggunakan Current Ratio. Quick Ratio, dan Cash Ratio dalam menghitung likuiditas. Current Ratio menunjukkan seberapa banyak kewajiban lancar dapat dibayar oleh aktiva lancar. Quick Ratio menunjukkan jumlah kewajiban lancar yang dapat dilunasi oleh aktiva lancar, tetapi mengesampingkan persediaan. Cash Ratio dirancang untuk mengukur likuiditas dengan membandingkan jumlah kas yang tersedia dengan utang Prediksi menunjukkan bahwa tingkat likuiditas perusahaan mungkin rendah karena laba yang Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Rasio-rasio ini melibatkan alat perhitungan laba untuk menilai bagaimana perusahaan dapat mempertahankan operasionalnya. METODE Menurut (Sugiyono, 2. metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Jenis atau sifat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Menurut (Sugiyono, 2. Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Keseluruhan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen perusahaan dan laporan-laporan lain yang ada relevansinya dengan penelitian ini yang meliputi data laporan keuangan pada PT Agung Podomoro Land Tbk tahun 2015-2024. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan rumus rasio profitabilitas dan rasio likuiditas dengan berlandaskan pada rata-rata industri perusahaan menurut Kasmir. Analisis rasio profitabilitas dan rasio likuiditas yang digunakan pada penelitian ini dihitung menggunakan rumus sebagai berikut: Rasio Profitabilitas Menurut (Kasmir, 2. Rasio profitabilitas adalah alat untuk mengukur seberapa efisien sebuah perusahaan menghasilkan laba dibandingkan pendapatan, aset, atau modalnya. Dengan kata lain, rasio ini menunjukkan seberapa baik perusahaan mengubah penjualan atau investasi menjadi Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari Rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh kaba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi. Intinya adalah penggunaan rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan. Sedangkan menurut (Hery, 2. rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktivitas normal bisnisnya. Return on Assets Return on Assets adalah rasio profitabilitas yang mengukur seberapa efektif suatu perusahaan memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan laba. Return on Assets yang tinggi mengindikasikan efisiensi manajemen dalam mengoptimalkan aset untuk menghasilkan pendapatan, sementara Return on Assets rendah dapat mencerminkan ketidakefisienan atau kurangnya produktivitas aset. Dilakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut: Sumber: (Kasmir, 2. Return Returnon onAssets Equity= yaycaycayca ycIyceycyceycoycaEa ycEycaycycayco yaycyceyc Return on EquityycNycuycycayco indikator penting untuk menilai seberapa besar laba yang dihasilkan perusahaan dari modal yang ditanamkan oleh pemegang saham. Return on Equity yang tinggi mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola ekuitas secara optimal, sedangkan Return on Equity yang rendah dapat menjadi sinyal adanya inefisiensi dalam penggunaan dana pemilik. Dilakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut: Sumber: (Kasmir, 2. Gross Profit Marginyaycaycayca ycIyceycyceycoycaEa ycEycaycycayco ReturnGross on Equity Profit=Margin ycNycuycycayco adalah yaycoycycnycycaycindikator penting untuk menilai seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari penjualannya. Gross Profit Margin menunjukkan persentase pendapatan yang tersisa setelah dikurangi harga pokok penjualan (HPP), sebelum memperhitungkan biaya operasional, pajak, dan beban lainnya. Dilakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut: Gross Profit Margin = yaycaycayca yaycuycycuyc ycEyceycuycycycaycoycaycu yaAyceycycycnEa Sumber: (Kasmir, 2. Rasio Likuiditas Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Rasio likuiditas adalah alat untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Dengan kata lain, rasio ini menunjukkan seberapa baik perusahaan dalam menjaga kecukupan kas atau aset lancar lainnya untuk membayar utang yang segera jatuh tempo, serta mencerminkan tingkat keamanan keuangan jangka pendek suatu entitas. Rasio likuiditas merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban . jangka pendek. Artinya, apabila perusahaan ditagih, maka akan mampu untuk memenuhi utang . tersebut terutama utang yang sudah jatuh tempo (Kasmir, 2. Sedangkan menurut (Hery, 2. rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya. Current Ratio Current Ratio adalah indikator penting untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya menggunakan aset lancar yang dimiliki. Current Ratio menunjukkan seberapa besar proporsi aset lancar perusahaan dibandingkan dengan liabilitas lancarnya, sehingga mencerminkan tingkat likuiditas dan kestabilan keuangan jangka pendek suatu entitas. Dilakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut: Current Ratio = yaycoycycnycyca yaycaycuycaycayc ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc Sumber: (Kasmir, 2. Quick Ratio Quick Ratio adalah indikator penting dalam analisis likuiditas yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar yang paling likuid, seperti kas, setara kas, piutang, dan surat berharga, tanpa memperhitungkan Rasio ini memberikan gambaran yang lebih konservatif tentang posisi likuiditas perusahaan karena hanya mempertimbangkan aset yang dapat segera dikonversi menjadi kas untuk menutup liabilitas lancar. Dilakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut: Quick Ratio = yaycoycycnycyca yaycaycuycaycaycOeycEyceycycyceyccycnycaycaycu ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc Sumber: (Kasmir, 2. Cash Ratio Cash Ratio adalah indikator penting dalam analisis likuiditas yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset yang paling likuid, yaitu kas dan setara kas. Rasio ini memberikan gambaran yang paling konservatif tentang posisi likuiditas perusahaan karena hanya mempertimbangkan dana tunai yang benar-benar tersedia untuk segera melunasi liabilitas lancar. Cash Ratio = yaycayc yccycaycu ycIyceycycaycyca yaycayc ycOycycaycuyci yaycaycuycaycayc Sumber: (Kasmir, 2. Di bawah ini standar rata-rata industri rasio keuangan menurut (Kasmir, 2. adalah sebagai Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Tabel 2: Standar Industri Rasio Profitabilitas Jenis Rasio Standar Industri Return on Assets Return on Equity Gross Profit Margin Keterangan <30% dikatakan tidak sehat, >30% dikatakan sehat >40% dikatakan tidak sehat, >40% dikatakan sehat <30% dikatakan tidak sehat, >30% dikatakan sehat Tabel 3: Standar Industri Rasio Likuiditas Jenis Rasio Standar Industri Current Ratio Quick Ratio Cash Ratio Keterangan <200% dikatakan tidak sehat, >200% dikatakan sehat <150% dikatakan tidak sehat, >150% dikatakan sehat <50% dikatakan tidak sehat, >50% dikatakan sehat Dalam mengevaluasi kinerja keuangan suatu perusahaan, acuan terhadap Standar Industri yang dikemukakan oleh (Kasmir, 2. menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan. Hal ini dikarenakan standar tersebut menyajikan parameter yang tidak hanya relevan, tetapi juga telah teruji secara empiris dalam konteks pasar dan industri di Indonesia. Dengan adanya tolok ukur ini, hasil analisis dapat dibandingkan secara objektif antar perusahaan dalam sektor industri yang sama. Perbandingan ini sangat penting untuk menjamin bahwa interpretasi terhadap data keuangan tidak bersifat subjektif, melainkan berdasar pada ukuran yang baku dan umum digunakan. Oleh karena itu, penggunaan standar industri dari Kasmir dalam analisis kinerja keuangan tidak hanya meningkatkan akurasi penilaian, tetapi juga memperkuat validitas dan kredibilitas hasil penelitian secara keseluruhan. HASIL dan PEMBAHASAN HASIL Rasio Profitabilitas Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Gambar 1 Grafik Return on Assets PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Berdasarkan grafik di atas selama periode 2015Ae2024. Return on Assets PT Agung Podomoro Land Tbk konsisten berada jauh di bawah standar industri sehat (>30%), dengan rata-rata hanya 3,14% atau setara laba bersih Rp 0,0314 per Rp1,00 aset. Gambar 2 Grafik Return on Equity PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Berdasarkan grafik di atas selama periode 2015Ae2024. Return on Equity PT Agung Podomoro Land Tbk selalu berada jauh di bawah standar industri sehat (>40%), dengan rata-rata hanya 7% atau setara laba bersih Rp 0,07 per Rp1,00 modal pemegang saham. Gambar 3 Grafik Gross Profit Margin PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Berdasarkan grafik di atas selama periode 2015Ae2024. Gross Profit Margin PT Agung Podomoro Land Tbk rata-rata sebesar 47%, berada di atas standar industri dan mencerminkan laba kotor Rp 0,47 per Rp1,00 penjualan. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Rasio Likuiditas Gambar 4 Grafik Current Ratio PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Berdasarkan grafik di atas selama periode 2015Ae2024. Current Ratio PT Agung Podomoro Land Tbk rata-rata sebesar 157%, menunjukkan ketersediaan aset lancar Rp 1,57 untuk setiap Rp 1,00 kewajiban lancar, namun umumnya berada di bawah standar industri 200% selama sembilan tahun berturut-turut. Gambar 5 Grafik Quick Ratio PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Berdasarkan grafik di atas selama periode 2015Ae2024. Quick Ratio PT Agung Podomoro Land Tbk rata-rata sebesar 68%, menunjukkan ketersediaan aset lancar tanpa persediaan senilai Rp 0,68 untuk setiap Rp 1,00 kewajiban lancar, jauh di bawah standar industri 150%, sehingga seluruh periode dikategorikan Autidak sehatAy dari sisi likuiditas cepat. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 Gambar 5 Grafik Cash Ratio PT Agung Podomoro Land Tbk Periode 2015-2024 Berdasarkan grafik di atas selama periode 2015Ae2024. Cash Ratio PT Agung Podomoro Land Tbk rata-rata sebesar 19%, menunjukkan ketersediaan kas dan setara kas senilai Rp 0,19 untuk setiap Rp 1,00 kewajiban lancar, jauh di bawah standar industri 50%, sehingga seluruh periode tergolong Autidak sehatAy dari sisi likuiditas kas. PEMBAHASAN Rasio Profitabilitas Return on Assets Nilai tertinggi dicapai pada 2022 sebesar 8%, sementara titik terendah terjadi pada 2021 sebesar -2% yang mencerminkan kerugian bersih terhadap total aset. Penurunan tajam terjadi dari 7% pada 2017 menjadi 1% pada 2018, diikuti pelemahan hingga 2021, kemudian naik signifikan pada 2022 namun kembali menurun menjadi 4% pada 2023 dan 3% pada 2024. Kondisi ini menunjukkan efisiensi penggunaan aset untuk menghasilkan laba masih sangat rendah, sehingga perusahaan perlu meningkatkan produktivitas aset secara signifikan. Return on Equity Nilai tertinggi dicapai pada 2022 sebesar 18% setelah sebelumnya stagnan atau menurun, sementara puncak sebelumnya adalah 16% pada 2017. Kondisi terburuk terjadi pada 2021 dengan Return on Equity -5% akibat kerugian bersih, mencerminkan ketidakefisienan penggunaan ekuitas dan dampak negatif pada nilai perusahaan. Meskipun ada perbaikan pada 2022, tingkat pengembalian tetap rendah dan menunjukkan efisiensi pengelolaan modal yang masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Gross Profit Margin Gross Profit Margin mengalami fluktuasi signifikan, terutama pada 2020 dan 2021 yang turun menjadi masing-masing 44% dan 34% akibat dampak pandemi COVID-19. Kondisi membaik pada 2022 dengan lonjakan ke 56% sebagai nilai tertinggi, didorong pemulihan penjualan dan efisiensi biaya, namun kembali menurun ke 42% pada 2023 karena melemahnya segmen apartemen serta penurunan penjualan dan pendapatan usaha. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun efisiensi operasional terjaga, perusahaan menghadapi tantangan dalam mempertahankan margin kotor di tengah perubahan permintaan pasar properti. Rasio Likuiditas Current Ratio Rasio tertinggi tercapai pada 2024 sebesar 243%, satu-satunya tahun yang melampaui standar industri, mencerminkan perbaikan signifikan dalam pengelolaan aset lancar dan pengurangan utang Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 jangka pendek. Sebaliknya, titik terendah terjadi pada 2018 sebesar 106%, menandakan risiko likuiditas Fluktuasi rasio sepanjang periode ini mengindikasikan tantangan dalam menjaga stabilitas likuiditas, dengan peningkatan pada beberapa tahun seperti 2019, 2020, dan 2022, namun penurunan kembali di 2023 menjadi 130% sebelum melonjak tajam pada 2024. Quick Ratio Rasio tertinggi tercapai pada 2019 sebesar 91%, namun tetap di bawah standar industri, sedangkan titik terendah terjadi pada 2023 sebesar 43%, menandakan risiko likuiditas cepat yang sangat Peningkatan menjadi 87% pada 2024 menunjukkan perbaikan setelah penurunan tajam tahun sebelumnya, kemungkinan akibat peningkatan aset likuid atau penurunan persediaan. Fluktuasi rasio sepanjang periode ini mengindikasikan perlunya strategi pengelolaan kas dan piutang yang lebih efektif agar likuiditas cepat perusahaan dapat mencapai kondisi sehat sesuai standar industri. Cash Ratio Rasio tertinggi tercapai pada 2015 sebesar 41%, sedangkan titik terendah terjadi pada 2023 sebesar 9%, menandakan kemampuan kas yang sangat terbatas dalam memenuhi kewajiban jangka Peningkatan menjadi 22% pada 2024 menunjukkan perbaikan dibanding tahun sebelumnya, namun masih jauh dari ambang batas kesehatan likuiditas. Fluktuasi rasio sepanjang periode ini mengindikasikan keterbatasan kas dan setara kas yang dapat memicu tekanan likuiditas apabila perusahaan menghadapi situasi darurat. SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis rasio profitabilitas dan likuiditas PT Agung Podomoro Land Tbk periode 2015Ae2024, dapat dirangkum bahwa: Dari sisi profitabilitas, kinerja keuangan belum stabil dengan rata-rata Return on Assets 3,14% dan Return on Equity 7%, jauh di bawah standar industri masing-masing 30% dan 40%. Sementara itu. Gross Profit Margin rata-rata 47,10% melampaui standar industri 30%, menandakan efisiensi pengelolaan harga pokok penjualan yang baik, meski belum diikuti efektivitas penggunaan aset dan ekuitas untuk menghasilkan laba bersih. Dari sisi likuiditas, perusahaan belum mencapai kondisi sehat dengan Current Ratio rata-rata 157,10%. Quick Ratio 67,90%, dan Cash Ratio 19,50%, semuanya di bawah standar industri . %, 150%, dan 50%). Hal ini mencerminkan keterbatasan aset lancar yang benar-benar likuid untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan masih lemah dalam efisiensi aset, pengembalian modal, dan kesiapan likuiditas jika dibandingkan diukur dengan standar industri menurut Kasmir, meskipun tingginya Gross Profit Margin memberi sinyal potensi efisiensi operasional yang PENGHARGAAN Penulis menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing atas arahan dan bimbingan yang telah diberikan selama proses penyusunan penelitian ini. Saran yang membangun serta dorongan yang diberikan menjadi landasan penting dalam menyelesaikan penelitian dengan hasil yang memuaskan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyediaan data dan informasi yang akurat, sehingga penelitian ini dapat terselesaikan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis Periode Terbit : April - Juli 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume : 01. Nomor : 01 . Tahun 2025 DAFTAR PUSTAKA