Fitri Jurnal Studi Tindakan Edukatif Volume 1. Number 2, 2025 Open Access: https://ojs. id/jste/ Penerapan Teknik Sketchnote Digital dalam Meningkatkan Pemahaman dan Kreativitas Siswa pada Materi Perubahan Wujud Benda kelas V MIS Miftahul Jannah Nurjariah 1 1 MIS Miftahul Jannah Correspondence: nurjariah. caca@gmail. Article Info Article history: Received 02 Jan 2025 Revised 02 Feb 2025 Accepted 31 Mar 2025 Keyword: Digital Sketchnote. Creativity. Understanding. Matter Change. Fifth-Grade Students. MIS Miftahul Jannah. ABSTRACT This study examines the application of digital sketchnote techniques to enhance students' understanding and creativity on the topic of matter change . erubahan wujud bend. in fifth-grade students at MIS Miftahul Jannah. The research aimed to assess whether using digital sketchnotes could help students visualize and better understand the concept of matter changing states, such as from solid to liquid or gas. Students were tasked with creating digital sketchnotes to illustrate the different phases of matter and their characteristics. The results showed a significant improvement in studentsAo ability to explain the processes of matter change, as they were able to visually represent the stages and concepts involved. Additionally, students demonstrated increased creativity in presenting their ideas through digital tools, allowing them to express their understanding in a more personalized and engaging way. This study concludes that digital sketchnote techniques are an effective method for enhancing both comprehension and creativity, helping students engage with complex scientific concepts in a more interactive and enjoyable way. A 2025 The Authors. Published by PT SYABAN MANDIRI BERKARYA. This is an open access article under the CC BY NC license . ttps://creativecommons. org/licenses/by/4. INTRODUCTION Pendidikan sains di sekolah dasar di Indonesia merupakan bagian penting dalam kurikulum yang harus diberikan kepada siswa untuk membekali mereka dengan pengetahuan dasar yang terkait dengan lingkungan dan fenomena alam. Salah satu materi yang sering diajarkan pada tingkat sekolah dasar adalah tentang perubahan wujud benda, yang mencakup konsep-konsep ilmiah seperti perubahan dari padat ke cair, cair ke gas, atau sebaliknya. Meskipun materi ini sering kali menjadi bagian dari kurikulum, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini karena sifatnya yang abstrak dan tidak mudah divisualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami dan mengingat konsep-konsep tersebut. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami konsep perubahan wujud benda adalah dengan menggunakan teknik visualisasi, seperti sketchnote. Sketchnote adalah teknik mencatat atau menggambar yang menggabungkan teks dan gambar untuk memperjelas pemahaman siswa terhadap suatu materi. Dengan menggunakan gambar, diagram, dan simbol, sketchnote dapat membantu siswa mengingat konsep-konsep yang sulit dipahami secara verbal. Dalam beberapa tahun terakhir, sketchnote telah menjadi metode yang populer, terutama dengan kemajuan teknologi yang memungkinkan pembuatan sketchnote secara digital menggunakan aplikasi khusus. Sketchnote digital memberikan siswa peluang untuk menggabungkan kreativitas mereka dengan pembelajaran, yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar. Teknik sketchnote digital menawarkan berbagai keuntungan bagi siswa, salah satunya adalah kemampuan untuk mengorganisasi informasi secara visual. Dalam konteks materi perubahan wujud benda, sketchnote digital memungkinkan siswa untuk menggambarkan tahapan perubahan benda secara Nurjariyah . Jurnal Studi Tindakan Edukatif Vol. 1 No 2 2025 jelas dan sistematis. Misalnya, siswa dapat menggambarkan bagaimana air yang awalnya berupa es . dapat mencair menjadi air . , lalu menguap menjadi uap . Dengan menggunakan teknik sketchnote, siswa dapat melihat hubungan antara konsep-konsep tersebut dalam bentuk gambar yang lebih mudah dipahami daripada hanya sekadar membaca teks. Hal ini sangat penting untuk membantu siswa menghubungkan informasi secara logis dan mengingat konsep-konsep yang telah diajarkan. Di MI Miftahul Jannah, penerapan sketchnote digital diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai perubahan wujud benda. Sekolah ini memiliki jumlah siswa yang relatif kecil, yaitu 20 siswa di kelas V, yang memungkinkan untuk pembelajaran yang lebih personal dan interaktif. Dengan jumlah siswa yang terbatas, guru dapat lebih fokus untuk membimbing setiap siswa dalam menggunakan teknik sketchnote digital untuk menggambarkan konsep-konsep ilmiah. Selain itu, penggunaan teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan membuat mereka lebih tertarik pada pelajaran sains, yang kadang dianggap sulit dan membosankan. Penggunaan sketchnote digital dalam pembelajaran sains juga berpotensi meningkatkan kreativitas Ketika siswa diminta untuk menggambarkan proses perubahan wujud benda dengan sketchnote, mereka tidak hanya belajar konsep-konsep ilmiah, tetapi juga dilatih untuk berpikir kreatif. Mereka dapat mengkreasikan gambar dan diagram yang menggambarkan konsep ilmiah dengan cara yang unik dan menarik. Kreativitas ini dapat memperkaya pengalaman belajar mereka dan meningkatkan daya ingat mereka terhadap materi yang dipelajari. Di sisi lain, penerapan teknologi dalam pembelajaran juga dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan digital yang semakin penting di dunia yang semakin bergantung pada teknologi. Namun, meskipun penggunaan sketchnote digital memiliki banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam penerapannya, terutama di sekolah-sekolah dengan fasilitas yang terbatas. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan perangkat teknologi yang tersedia. Meskipun MI Miftahul Jannah memiliki beberapa perangkat, tidak semua siswa memiliki akses yang sama terhadap teknologi yang diperlukan untuk membuat sketchnote digital. Hal ini dapat menghambat keberhasilan penerapan teknik ini, terutama jika siswa harus berbagi perangkat atau jika perangkat yang tersedia tidak mendukung aplikasi sketchnote digital yang dibutuhkan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa semua siswa memiliki akses yang cukup terhadap perangkat dan aplikasi yang Tantangan lainnya adalah keterampilan teknis siswa dalam menggunakan aplikasi sketchnote digital. Meskipun aplikasi sketchnote digital mudah digunakan, tidak semua siswa memiliki keterampilan yang cukup dalam menggunakan perangkat lunak atau aplikasi tersebut. Guru perlu meluangkan waktu untuk mengajarkan siswa cara menggunakan aplikasi dengan efektif agar mereka dapat membuat sketchnote yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Selain itu, guru juga harus dapat memberikan bimbingan selama proses pembuatan sketchnote untuk memastikan bahwa siswa memahami konsep yang mereka gambarkan dalam sketchnote tersebut. Walaupun ada tantangan terkait keterbatasan perangkat dan keterampilan siswa, penerapan sketchnote digital dalam pembelajaran perubahan wujud benda dapat memberikan dampak yang sangat positif. Siswa yang terlibat dalam pembuatan sketchnote digital lebih mudah memahami tahapan-tahapan dalam proses perubahan wujud benda karena mereka dapat melihatnya dalam bentuk visual yang jelas dan menarik. Dengan menggambarkan perubahan dari padat ke cair atau dari cair ke gas, siswa dapat lebih mudah mengingat dan menghubungkan konsep-konsep ini dengan pengalaman sehari-hari. Selain itu, penggunaan sketchnote digital juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, karena mereka diminta untuk memikirkan bagaimana cara terbaik untuk menggambarkan konsep ilmiah tersebut. Di MI Miftahul Jannah, penerapan teknik sketchnote digital dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baru, seperti kreativitas, keterampilan teknologi, dan komunikasi visual. Dengan menggunakan teknologi, siswa tidak hanya belajar tentang sains, tetapi juga belajar cara menggunakan alat-alat digital untuk mendukung proses pembelajaran mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi siswa dalam memahami materi yang sulit, seperti perubahan wujud benda. Secara keseluruhan, penerapan sketchnote digital dalam pembelajaran perubahan wujud benda di MI Miftahul Jannah dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ilmiah serta kreativitas mereka. Meskipun ada tantangan dalam hal akses teknologi dan keterampilan siswa, manfaat dari penggunaan teknik ini sangat besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu. Nurjariyah . Jurnal Studi Tindakan Edukatif Vol. 1 No 2 2025 penting untuk melanjutkan penggunaan sketchnote digital sebagai metode alternatif dalam pembelajaran sains, karena dapat membantu siswa lebih memahami dan mengingat materi dengan cara yang menyenangkan dan kreatif. RESEARCH METHODS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas V di MI Miftahul Jannah, dengan jumlah siswa 20. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan Pada setiap siklus, siswa diminta untuk membuat sketchnote digital mengenai proses perubahan wujud benda, termasuk dari padat ke cair, cair ke gas, dan sebaliknya. Siswa dibimbing untuk menggambarkan setiap tahapan perubahan wujud secara visual menggunakan aplikasi sketchnote digital yang dapat memperjelas dan mempermudah pemahaman mereka. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap proses pembuatan sketchnote oleh siswa, wawancara dengan siswa dan guru untuk mengidentifikasi peningkatan pemahaman, serta analisis dokumentasi sketchnote yang dibuat oleh siswa. Peneliti juga melakukan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan teknik sketchnote digital. Hasil dari observasi, wawancara, dan tes dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi apakah teknik sketchnote digital dapat meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa dalam mempelajari materi perubahan wujud RESULTS AND DISCUSSION Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik sketchnote digital dalam pembelajaran perubahan wujud benda berhasil meningkatkan pemahaman siswa kelas V di MI Miftahul Jannah. Setelah menggunakan sketchnote digital, siswa dapat menjelaskan dengan lebih baik proses perubahan wujud benda seperti es yang mencair menjadi air dan air yang menguap menjadi uap. Peningkatan ini sejalan dengan temuan sebelumnya yang menunjukkan bahwa visualisasi membantu siswa memahami konsepkonsep ilmiah yang rumit (Fatimah, 2. Selain meningkatkan pemahaman tentang perubahan wujud benda, penggunaan sketchnote digital juga meningkatkan kreativitas siswa. Siswa diberikan kebebasan untuk menggambarkan proses perubahan wujud benda dengan cara yang mereka pilih, seperti menggunakan warna, bentuk, dan simbol. Pembelajaran berbasis kreativitas ini mendorong siswa untuk berpikir lebih terbuka dan menghasilkan karya yang sesuai dengan pemahaman mereka (Mulyani, 2. Dalam proses pembuatan sketchnote, siswa menjadi lebih terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga berperan aktif dalam menggambarkan konsep-konsep yang diajarkan. Proses ini mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa, karena mereka diminta untuk memvisualisasikan langkah-langkah dalam perubahan wujud benda dengan cara yang sistematis dan mudah dimengerti (Suryani, 2. Sketchnote digital juga terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Ketika siswa membuat sketchnote, mereka harus mengomunikasikan ide mereka melalui gambar dan teks. Proses ini membantu siswa untuk menyusun informasi dengan cara yang jelas dan terstruktur, yang juga memperbaiki kemampuan mereka dalam menyampaikan ide secara verbal atau tulisan (Zahra, 2. Selain itu, penerapan sketchnote digital membuat pembelajaran lebih menarik bagi siswa. Sebelum menggunakan teknik ini, sebagian besar siswa merasa bahwa pelajaran sains adalah pelajaran yang sulit dan membosankan. Namun, setelah terlibat dalam pembuatan sketchnote digital, siswa menunjukkan peningkatan minat dan antusiasme dalam mengikuti pelajaran. Pembelajaran yang menyenangkan seperti ini dapat memotivasi siswa untuk lebih giat belajar (Zainal, 2. Namun, tantangan yang dihadapi dalam penerapan teknik ini adalah keterbatasan waktu. Proses pembuatan sketchnote digital memerlukan waktu yang cukup lama, terutama bagi siswa yang belum terbiasa dengan aplikasi digital. Hal ini mempengaruhi efektivitas pembelajaran, karena siswa membutuhkan lebih banyak waktu untuk menguasai teknik ini dan menyelesaikan tugas dengan baik. Oleh karena itu, pengaturan waktu yang lebih efisien diperlukan dalam penerapan metode ini (Yuliana. Tantangan lainnya adalah kurangnya keterampilan teknis pada sebagian siswa dalam menggunakan aplikasi sketchnote digital. Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi yang digunakan untuk membuat sketchnote. Hal ini mengindikasikan pentingnya pelatihan awal bagi siswa Nurjariyah . Jurnal Studi Tindakan Edukatif Vol. 1 No 2 2025 dalam menggunakan teknologi pendidikan. Jika keterampilan teknis siswa tidak diasah dengan baik, maka pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tidak akan optimal (Suryani, 2. Meski terdapat tantangan dalam hal waktu dan keterampilan teknis, sebagian besar siswa berhasil membuat sketchnote yang menggambarkan proses perubahan wujud benda dengan jelas. Mereka dapat menunjukkan tahapan perubahan wujud benda, seperti es yang mencair dan air yang menguap, melalui gambar-gambar yang menarik. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun teknik sketchnote digital membutuhkan waktu, manfaat yang diperoleh siswa dalam memahami materi sangat besar (Fatimah. Penerapan sketchnote digital juga mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa. Dalam pembuatan sketchnote, siswa bekerja dalam kelompok untuk berdiskusi dan saling membantu satu sama lain. Kolaborasi ini memperkaya pemahaman mereka terhadap materi, karena mereka saling berbagi ide dan mencari cara terbaik untuk menggambarkan perubahan wujud benda. Keterampilan sosial ini penting untuk perkembangan pribadi siswa (Mulyani, 2. Secara keseluruhan, penerapan teknik sketchnote digital dalam pembelajaran perubahan wujud benda terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, kreativitas, dan keterampilan komunikasi siswa. Meskipun ada beberapa tantangan terkait waktu dan keterampilan teknis, manfaat yang diperoleh dari penggunaan teknik ini sangat besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, metode ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan lebih luas dalam pengajaran sains di sekolah dasar. CONCLUSION Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di MI Miftahul Jannah, penerapan teknik sketchnote digital dalam pembelajaran perubahan wujud benda terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep-konsep ilmiah yang rumit. Penggunaan sketchnote digital membantu siswa menggambarkan proses perubahan wujud benda secara visual, yang memudahkan mereka dalam mengingat dan memahami tahapan-tahapan tersebut. Selain itu, teknik ini juga meningkatkan kreativitas siswa, karena mereka diberi kebebasan untuk menyajikan informasi dalam bentuk yang menarik dan kreatif. Meskipun ada tantangan terkait dengan waktu yang dibutuhkan untuk membuat sketchnote dan keterbatasan keterampilan teknis siswa dalam menggunakan aplikasi digital, manfaat dari penggunaan teknik ini jauh lebih besar. Siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang materi sains, tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi visual, berpikir kritis, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Oleh karena itu, teknik sketchnote digital sangat disarankan untuk diterapkan lebih luas dalam pembelajaran sains di sekolah dasar, sebagai cara untuk membuat pembelajaran lebih interaktif, menarik, dan bermakna. REFERENCES