Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Sistem Informasi Laporan Kinerja Guru AuSDN Kupang KrajanAy Berbasis Web Nikodimus Aprilian Christanto1,*. Shofiya Syidada2 1,2 Program Studi Informatika. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Email: 1nikopetemon1@gmail. com, 2shofiya@uwks. *Penulis Koresponden Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web guna memudahkan proses monitoring dan pelaporan kinerja guru di SDN Kupang Krajan. Sistem ini dirancang untuk menggantikan metode manual berbasis kertas yang dinilai tidak efisien, serta untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas dalam proses evaluasi guru. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berhasil meningkatkan efisiensi kerja guru dan kepala sekolah, terutama dalam penginputan dan penilaian kreativitas serta laporan kinerja. Pengujian menunjukkan seluruh fitur berfungsi dengan valid, termasuk login, pengunggahan laporan, dan navigasi menu. Sistem ini memberikan visualisasi laporan yang informatif dan membantu pengambilan keputusan berbasis data. Dengan adanya sistem ini, pengelolaan kinerja guru menjadi lebih terstruktur dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kata kunci: sistem informasi, laporan kinerja guru, web-based, evaluasi guru. SDN Kupang Krajan Abstract This study aims to develop a web-based information system to facilitate the monitoring and reporting of teacher performance at SDN Kupang Krajan. The system is designed to replace the inefficient paper-based method and to improve transparency and effectiveness in teacher evaluations. The development method used is the Waterfall model, which includes requirement analysis, system design, implementation, and testing. The results show that the system successfully enhances the efficiency of both teachers and the principal, particularly in submitting and assessing creativity and performance reports. Testing confirmed that all features functioned as expected, including login, report submission, and menu navigation. The system provides informative visualizations to support data-driven decisionmaking. Overall, the implementation of this system results in a more structured teacher performance management process, contributing to the improvement of education quality in elementary schools. Keywords: information system, teacher performance report, web-based, teacher evaluation. SDN Kupang Krajan PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah memberikan dampak besar pada berbagai bidang, termasuk pendidikan. Dalam dunia pendidikan modern, penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah menjadi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas Salah satu aspek yang membutuhkan perhatian khusus adalah proses monitoring kinerja guru, yang menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pengajaran dan pencapaian akademis. Di era digital saat ini, metode manual tersebut dirasa kurang memadai dikarenakan masih menggunakan full paper dalam memantau dan me-memonitoring kinerja guru dalam 1 bulan secara berkala sehingga terjadinya minimnya pemahaman tentang teknologi informasi pada era saat ini untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem informasi berbasis web yang dapat membantu sekolah dalam memonitor kinerja guru secara terpusat dan efisien. Sistem informasi berbasis web memungkinkan seluruh data terkait kinerja guru, seperti nilai, kehadiran, dan laporan evaluasi, diintegrasikan dalam satu platform yang mudah diakses. Dengan adanya sistem ini, proses pemantauan kinerja menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan. Monitoring mempunyai beberapa point yang menjadi dasar untuk memantau kinerja guru seperti berikut. Pertama, perencanaan kinerja dilakukan pada awal bulan setiap semester dengan tujuan agar guru dapat dengan mudah berdiskusi dengan kepala sekolah terkait evaluasi dan penyesuaian. Kedua, perencanaan kinerja memiliki lima tahap, yaitu praktik kinerja/praktik pembelajaran, pengembangan Halaman - 231 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 kompetensi, tugas tambahan, perilaku kerja, dan rangkuman. Ketiga, pada praktik kinerja/pembelajaran, guru memilih satu sub indikator rekomendasi sesuai rapor pendidikan masing-masing satuan pendidikan atau memilih yang lain sesuai yang ingin ditingkatkan. II. METODE PENELITIAN Metode pembahasan pada laporan ini menggunakan metode Waterfall. Metode Waterfall merupakan metode pengembangan perangkat lunak tertua sebab sifatnya yang natural. Metode ini mempunyai beberapa tahapan penelitian seperti berikut : Gambar 1 Tahapan Penelitian Metode Waterfall Tahapan yang dilakukan dengan metode waterfall sebagai berikut : Analisis Kebutuhan Sistem. Tahap awal ini melibatkan identifikasi dari masalah yang terjadi pada SDN Kupang Krajan yaitu kurangnya pemahaman tentang pentingnya teknologi informasi demi menunjang kerja sekolah untuk memantau kinerja guru di sekolah dan merubah sistem pemantau dari full paper menjadi paperless. Tujuan utamanya adalah mengumpulkan persyaratan fungsional dan non-fungsional yang akan menjadi dasar dari pengembangan software. Desain. Pada tahap ini, persyaratan yang telah dikumpulkan diterjemahkan menjadi desain perangkat lunak yang spesifik. Tujuannya adalah menciptakan panduan yang jelas bagi tim pengembang dalam mengimplementasikan software. Pelaksanaan. Tahap ini melibatkan proses implementasi aktual dari software berdasarkan desain yang telah ditentukan sebelumnya. Tim developer menggunakan bahasa pemrograman dan alat pengembangan untuk menghasilkan software yang sesuai dengan spesifikasi desain. Pengujian Setelah implementasi pemograman dilakukan, software akan diuji untuk memastikan bahwa itu berfungsi sesuai dengan yang di inginkan untuk memunculkan kinerja guru di sistem yang sudah di buat. Pengujian meliputi pengujian fungsionalitas, pengujian integrasi, dan pengujian kinerja. Tujuannya adalah untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan yang mungkin ada sebelum perangkat lunak diperkenalkan kepada pengguna akhir. Analisis Kebutuhan Sistem Tahapan Analisa kebutuhan merupakan proses yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan pemahaman terhadap informasi mengenai guru di sebuah sekolah. Informasi tersebut digunakan untuk merencanakan pemenuhan kebutuhan di masa depan . Pada penelitian ini dapat dilakukan setelah melakukan identifikasi masalah seperti berikut : Sekolah SDN Kupang Krajan masih menggunakan kertas dalam melaporkan hasil monitoring kinerja Sekolah SDN Kupang Krajan belum memliki website monitoring kinerja guru. Halaman - 232 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Pihak sekolah masih awam mengenai sistem informasi monitoring kinerja. Setelah tahapan identifikasi masalah, tahap Analisa kebutuhan dapat dirangkai sesuai identifikasi yang tertera. Analisa kebutuhan dilakukan untuk memahami kebutuhan pengguna secara lebih jelas dan detail, dan juga dapat membantu dalam mendefinisikan spesifikasi sistem secara jelas. Terdapat dua kebutuhan yang didefinisikan pada analisa kebutuhan, yakni Kebutuhan Fungsional dan Kebutuhan Non Fungsional. Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional adalah kebutuhan yang berdasarkan proses yang mampu disediakan oleh sistem dan mencangkup kebutuhan dasar pengguna tersebut berupa fitur, layanan dan fungsi untuk menunjang poin kinerja guru, ada beberapa poin kinerja guru yaitu keaktifan dan kreatifitas Pada point keaktifan guru dapat di jabarkan sebagai berikut : Keterlibatan dalam Proses Belajar Mengajar Guru aktif memberikan materi secara interaktif, memotivasi siswa untuk berpartisipasi, dan menggunakan metode pembelajaran yang variatif seperti diskusi, simulasi, atau studi kasus. Pemanfaatan Teknologi dan Sumber Belajar Guru aktif menggunakan teknologi seperti proyektor, perangkat lunak pendidikan, atau platform elearning untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Keterlibatan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Guru mendukung pengembangan bakat dan minat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler, seperti olahraga, seni, atau kegiatan organisasi siswa. Adapun juga point kreatifitas guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk menunjang kinerja guru sebagai berikut : Pengembangan Metode Pembelajaran yang Menarik Guru kreatif mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa sekolah dasar, seperti pembelajaran berbasis proyek, bermain sambil belajar, bercerita, atau simulasi sederhana yang melibatkan partisipasi siswa secara aktif. Pemanfaatan Media Pembelajaran yang Beragam Guru menggunakan media pembelajaran inovatif, baik tradisional seperti alat peraga . ambar, kartu, bonek. , maupun teknologi modern seperti video edukasi, aplikasi interaktif, atau perangkat digital Inovasi dalam Pengelolaan Kelas Guru menciptakan cara-cara kreatif untuk mengelola kelas, seperti menggunakan sistem poin atau penghargaan untuk memotivasi siswa, atau membagi siswa dalam kelompok kerja yang bervariasi untuk melatih kerja sama dan tanggung jawab. Penciptaan Suasana Kelas yang Menyenangkan Guru sekolah dasar kreatif menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan dengan menambahkan elemen-elemen menarik, seperti dekorasi tematik, permainan edukatif, atau penggunaan lagu untuk meningkatkan semangat belajar siswa. Berdasarkan point yang dapat menunjang kinerja guru dan identifikasi masalah tersebut, kebutuhan fungsional dari sistem ini adalah : Sistem dapat memberikan perintah log-in dan log-out. Sistem dapat menampilkan menu Guru untuk laporan. Sistem dapat menampilkan halaman kreatifitas guru Sistem dapat menampilkan informasi kegiatan ekstra sekolah Sistem dapat menampilkan rekap laporan hasil kinerja guru. Sistem dapat menampilkan status lapor dan belum lapor. Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan non fungsional merupakan sekumpulan batasan, karakteristik, dan properti pada sistem, baik dalam pengembangan maupun operasional. Berikut ini adalah kebutuhan non-fungsional pada laporan diatas : Kecepatan Akses: Sistem harus mampu memuat halaman reservasi dalam waktu kurang dari 3 detik untuk koneksi internet standar . Mbp. Halaman - 233 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Keamanan: Data transaksi harus dienkripsi menggunakan protokol HTTPS untuk melindungi informasi pengguna. Kompatibilitas: Sistem harus mendukung penggunaan pada perangkat desktop dan mobile dengan resolusi layar minimal 720p. Kapasitas Sistem: Sistem harus mampu menangani hingga 50 pengguna secara bersamaan tanpa penurunan performa. Desain Setelah kebutuhan sistem diidentifikasi, tahap desain dimulai. Pada tahap ini, tim pengembang merancang arsitektur sistem, flow diagram, struktur database, dan komponen-komponen lain yang diperlukan. Desain Use Case Diagram. Use Case Diagram adalah proses penggambaran yang dilakukan untuk menunjukkan hubungan antara pengguna dengan sistem yang dirancang. Hasil representasi dari skema tersebut dibuat secara sederhana dan bertujuan untuk memudahkan user dalam membaca informasi yang diberikan. Berikut adalah desain dari use case diagram, yang pertama adalah user dari guru seperti Gambar 2 Use Case Diagram Sistem Setelah tahap Use Case Diagram digambarkan, selanjutnya ada tahap Activity Diagram yang menggambarkan aktivitas setiap user terhadap sistem. Activity Diagram sendiri adalah diagram yang menyajikan urutan aktivitas dalam suatu sistem dan membentuk suatu alur atau aliran data. Bentuk visual dari activity diagram ini biasanya ditampilkan secara vertikal untuk pemodelan proses bisnis. Pada user Guru pada activity diagram akan melakukan input laporan dari hasil pengerjaan dari kegiatan kretivitas yang dilakukan dengan siswa, langkah Ae langkah yang dilakukan adalah pertama melakukan login, kedua membuka menu laporan guru, ketiga menginput laporan hasil kegiatan kreativitas, keempat mengedit hasil laporan yang telah dikirim untuk mengecek apakah sudah valid atau belum, yang terakhir melakukan logout karena sudah melakukan langkah Ae langkah tersebut. Selanjutnya ada activity diagram dari user lain yaitu guru untuk menampilkan proses bisnis pada sistem dari guru ke website untuk memantau dan melilhat hasil penugasan yang dikumpulkan oleh siswa. Langkah yang di ambil oleh guru untuk memantau hasil penugasaan dari siswa, pertama guru melakukan log-in pada website untuk mengakses tugas yang diberikan, kedua guru membuka menu penugasan siswa untuk melihat tugas siswa, ketiga guru membuka tugas siswa pada menu tersebut, keempat guru dapat mengedit tugas siswa pada halaman siswa, di halaman tugas siswa tersebut terdapat beberapa halaman tugas dari tugas pertama sampai yang terakhir, kelima guru melakukan input penugasan untuk siswa pada halaman itu juga, terakhir guru melakukan log-out untuk keluar dari halaman website. Selanjutnya adalah activity diagram dari user kepala sekolah untuk menampilkan bisnis proses dari kepala ke website. Kepala Sekolah sendiri mempunyai proses bisnis pada sistem untuk memantau kinerja guru dan siswa dan dapat menampilkan kinerja guru dalam laporan kreativitas dan penugasan siswa Halaman - 234 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 dalam tugas yang telah diberikan oleh guru. Pada user kepala sekolah sendiri mempunyai langkah Ae Pertama kepala sekolah melakukan log-in, kedua pada kepala sekolah terdapat pada 2 menu yaitu menu guru dan siswa, di menu guru sendiri terdapat berbagai laporan hasil kerja dan kreativitas guru, sedangkan pada menu siswa terdapat tugas Ae tugas siswa yang telah diberikan oleh guru yang dapat dilihat oleh kepala sekolah sendiri, ketiga kepala sekolah dapat memilih halaman menu guru atau siswa, setelah membuka salah satu menu tersebut kepala sekolah dapat mengecek atau melihat hasil kinerja keempat kepala sekolah dapat mengunduh laporan yang di inginkan, setelah langkah Ae langkah sebelumnya dilakukan terakhir adalah kepala sekolah dapat keluar dari halaman website atau log-out. Setelah user Kepala Sekolah, pada user Admin akan melakukan pengelolahan terhadap sistem website yang telah di buat untuk mengatur jalannya sistem pada website, kepentingan sekola dalam memasukan sebuah laporan guru dan sebagainya. Pelaksanaan Setelah tahap melakukan perancangan desain Use Case Diagram, selanjutnya ada tahap pemograman atau pengimplementasian. Pada tahapan ini biasanya disebut sebagai tahap pengkodean atau implementasi dari metode yang di buat. Pada penelitian ini, di tahap pemograman atau pengimplementasian akan dibangun menggunakan perangkat lunak seperti Visual Studio Code sebagai IDE yang dignakan untuk merangkai sebuah kode progam pada komputer. Pembuatan website Monitoring Kinerja Guru pada SDN Kupang Krajan ini menggunakan bahasa pemograman html dan dibantu beberapa bahasa pemograman untuk framework seperti CSS Tailwand dan Laravel agar memudahkan pengerjaan dalam segi pengembangan website. Untuk basis datanya sendiri menggunakan MySql dan dibantu dengan XAMPP dalam proses running program kode html. Software yang digunakan untuk mengelola database dari sistem yang dibuat memakai PhpMyAdmin. Pengujian Setelah tahapan pemograman atau implementasi dilakukan, selanjutnya adalah tahapan testing. Testing sendiri adalah tahapan untuk melakukan uji coba sistem yang telah dibuat guna mengecek berhasil tidaknya sistem yang telah dibuat. Pada penelitian ini untuk melakukan tahap testing atau uji coba menggunakan metode blackbox testing. Metode blacbox testing dipilih karena blacbox testing berguna untuk memastikan software yang diuji layak digunakan dan semua fitur yang disediakan telah memenuhi kebutuhan dari pengguna dan juga telah memenuhi kebutuhan fungsional. HASIL DAN PEMBAHASAN Aktivitas Sistem Pada proses aktivitas sistem yang terdapat dalam sistem Monitoring Kinerja pada guru dibawah ini dapat dilihat pada sistem use case pada guru untuk pelaporan kinerja. Use Case Diagram Berikut use case pelaporan kinerja guru : Gambar 3 Use Case Diagram Guru Laporan Guru Halaman - 235 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Adapun sistem guru juga untuk melaporkan hasil kreativitas guru tersebut, pada sistem ini pada menu kreativitas sendiri guru dapat menginputkan kreativitas Ae kreativitas yang guru dapatkan atau hasilkan yang pada nantinya adanya implementasi dari guru itu sendiri. Berikut adalah use case diagram guru pada saat akan melaporkan kreativitasnya : Gambar 4 Use Case Diagram Kreativitas Guru Perancangan User Interface Halaman Login Guru Perancangan user interface halaman login user guru menciptakan antarmuka yang intuitif, menarik, dan mudah digunakan. Desain yang sederhana memudahkan para guru untuk melakukan login dengan nip sebagi id user dan password untuk melengkapi persyaratan login. Adapun desain juga bertemakan Pendidikan dengan unsur warna yang tidak terlalu tajam dan nyaman ketika user akan melakukan login. Berikut adalah rancangan UI halaman login : Gambar 5 User Interface Halaman Login Menu Utama Guru Perancangan user interface pada menu utama untuk guru menciptakan antar muka yang menarik dan memudahkan untuk guru dalam memilih menu yang akan di masuki, pada menu ini ada beberapa sub Ae menu untuk guru berupa absensi, laporan hingga informasi terkait kegiatan esktrakulikuler. Desain pada Halaman - 236 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 menu ini cukup sederhana sehingga dapat memudahkan guru untuk mengakses beberapa menu untuk keperluan laporan guru. Berikut adalah perancangan user interface menu utama pada guru : Gambar 6 User Interface Menu Utama Guru Menu Laporan Guru Perancangan user interface pada menu laporan guru menciptakan interaksi antar muka yang menarik dan mudah untuk guru dalam menginput laporan guru, pada aktivitas ini guru setelah masuk pada menu utama lanjut masuk ke menu laporan guru untuk melaporkan hasil kinerjanya pada website yang nantinya akan di nilai oleh kepala sekolah. Desain pada user interface ini menampilkan interaksi antar muka yang simple dan tidak menyusahkan user guru dan terdapat tabel yang nantinya sebagai informasi ketika guru tersebut sudah melaporkan hasil kinerjanya. Berikut adalah perancangan user interface menu laporan Gambar 7 User Interface Menu Laporan Guru Menu Kreativitas Guru Perancangan user interface menu kreativita guru ini menciptakan interaksi antar muka yang menarik dan simple untuk guru sehingga guru dapat menginput kreativitas guru itu sendiri. Pada menu ini memiliki desain yang sederhana namun menarik dan memudahkan guru untuk menginput kreativitas mereka sendiri dan dapat di nilai oleh kepala sekolah untuk memantau kinerja para guru. Berikut adalah desain perancangan user interface menu kreativitas guru : Halaman - 237 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Gambar 8 User Interface Kreativitas Guru Keseluruhan perancangan desain user interface atau interaksi antar muka ini diatur sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman kepada guru dari halaman login hingga melakukan beberapa aktivitas seperti melaporkan hasil kinerja dan kreativitas guru itu sendiri. Implementasi User Interface Halaman login pada guru Halaman login ini user mencakup beberapa elemen penting guna memastikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Pada halaman ini, pengguna akan disuguhkan dengan beberapa kolom input yang harus diisi, yaitu kolom NIP dan kata sandi. Selain kolom tersebut adapun juga kolom untuk mengsubmit form login yang sudah di isi. Jika pengguna melakukan kesalahan pada login seperti salah memasukkan kata sandi maka ada arahan dari sistem untuk mengkonfirmasi kepada admin untuk melakukan penggantian password pengguna. Berikut adalah implementasi user interface halaman login : Gambar 9 Implementasi Halaman Login Halaman menu utama Halaman utama pada guru ini mencakup beberapa guna memastikan kemudahan dan pengalaman dari pengguna itu sendiri. Pada halaman ini terdapat beberapa sub-menu seperti laporan dan kreativitas, pada aktivitas guru itu sendiri dapat mengakses 2 menu seperti laporan dan kreativitas guna untuk melaporkan setiap hasil kinerja dan kreativitas yang dimiliki guru sehingga nantinya akan di nilai oleh kepala sekolah sebagai poin dari pemantauan kinerja guru itu sendiri. Berikut adalah implementasi halaman utama dari guru : Halaman - 238 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Gambar 10 Halaman Menu Utama Halaman menu laporan guru Pada halaman laporan guru ini mencakup beberapa kegunaan untuk memastikan guru dapat menginput hasil kinerjanya, untuk desain antar mukanya sendiri tergolong simple dan dapat memudahkan penggunanya itu sendiri. Pada aktivitas ini guru di minta untuk menginputkan hasil kinerja berupa laporan yang akan di input di halaman laporan guru sehingga laporan dari guru tersebut dapat disimpan dan dinilai oleh kepala sekolah sebagai bentuk pemantauan kinerja guru. Berikut adalah implementasi dari halaman laporan guru : Gambar 11 Menu Laporan Guru Halaman kreativitas guru Adapun juga halaman kreativitas guru yang mencakup beberapa guna memudahkan dan mendapatkan pengalaman dari penggunannya itu sendiri. Pada halaman kreativitas ini guru dapat menginputkan kreativitas dirinya untuk melakukan kegiatan atau hasil laporan kegiatannya sendiri dalam menjunjung kreativitas guru terhadap siswanya. Pada halaman ini sendiri terdapat beberapa kolom inputan yang penggunanya itu sendiri dapat mengisi judul kreativitas, deskripsi kreativitas, dan file laporan dari kreativitas itu sendiri, dengan adanya kolom tersebut guru dapat dengan mudah menginput hasil laporanya supaya nanti dinilai oleh kepala sekolah sebagai bentuk dari pemantauan kinerja guru. Berikut adalah implementasi dari halaman kreativitas guru : Halaman - 239 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Gambar 12 Halaman Kreativitas Guru Hasil Uji Coba Halaman login guru Tabel 1 Login Guru Hasil Yang Diharapkan Skenario Pengujian Menekan Tombol Login tanpa mengisi Email dan Password Menekan Tombol Login dengan mengisi Email dan Password Menekan Tombol Login dengan mengisi Email dan Password Tidak bisa masuk ke sistem di menu utama dan mendapat pemberitahuan password salah Tidak bisa masuk ke sistem di menu utama dan mendapat pemberitahuan password salah Berhasil login ke menu Kesimpulan Valid Valid Valid Halaman utama guru Tabel 2 Halaman Utama Guru Skenario Pengujian Hasil yang diharapkan Muncul beberapa sub-menu Menampilkan menu Ae menu yang berada di menu utama Menekan menu Kreativitas Menampilkan menu kreativitas yang berisi beberapa kolom Menekan menu Laporan Menampilkan menu laporan guru yang berisi beberapa kolom input Menekan tombol profile di Keluar dari halaman utama kanan atas terus logout kembali ke halaman login Kesimpulan Valid Valid Valid Halaman laporan guru Tabel 3 Halaman Laporan Guru Skenario Pengujian Hasil Yang Diharapkan Kesimpulan Halaman - 240 Prosiding Seminar Nasional KARSA NUSANTARA Kolaborasi Rekayasa dan Sains Nasional untuk Teknologi. Riset, dan Kecerdasan Buatan Muncul menu kreativitas dengan kolom inputan Mengisi kolom inputan kosong dengan laporan Meng-input file laporan pada kolom yang disediakan Menekan tombol unggah Menekan tombol kembali ke Fakultas Teknik. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ISSN 3090-1154 (Media Onlin. Volume 2. Tahun 2025 Menampilkan kolom inputan Valid Kolom inputan berhasil di isi oleh laporan Kolom file berhasil terisi oleh file pilihan Laporan berhasil di unggah dan muncul pada table di menu laporan Menampilkan menu utama guru dan berhasil kembali ke menu utama Valid Valid Valid Valid Halaman kreativitas guru Tabel 4 Kreativitas Guru Skenario Pengujian Hasil Yang Diharapkan Muncul menu kreativitas Menampilkan kolom inputan dengan kolom inputan Mengisi kolom inputan Kolom inputan berhasil di isi kosong dengan laporan oleh laporan Meng-input file laporan pada Kolom file berhasil terisi oleh kolom yang disediakan file pilihan Menekan tombol unggah Laporan berhasil di unggah dan muncul pada table di menu laporan Menekan tombol kembali ke Menampilkan menu utama guru dan berhasil kembali ke menu utama Kesimpulan Valid Valid Valid Valid Valid IV. KESIMPULAN Kesimpulan yang bisa di dapat dari perancangan AuSistem Informasi Laporan Kinerja Guru AuSDN KUPANG KRAJANAy Berbasis WebAy untuk meningkatkan kinerja guru dalam kegiatan belajar mengajar di SDN Kupang Krajan Surabaya. Menggunakan metode waterfall, sistem informasi ini dirancang dengan fitur laporan dan kreativitas guru guna pelakasnaan kegiatan belajar mengajat untuk memastikan desain memenuhi kebutuhan pengguna. UCAPAN TERIMAKASIH Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam penulisan artikel ini. Terima kasih khusus saya sampaikan kepada pihak SDN Kupang Krajan yang telah menyediakan data dan informasi yang diperlukan, serta semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, namun telah berperan dalam terselesaikannya artikel ini. REFERENSI