Transekonomika Ae Akuntansi Bisnis dan Keuangan Vol 1 No 2. Maret 2021 Pengaruh Kecerdasan Intelektual Terhadap Efektifitas Kerja Pegawai Randuk Efendi Siregar, 2Yohana Kartika, 3Yuslia Daulay, 4Rijon Hamonangan Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara Article history Received: 12 Jan 2021 Revised: 21 Feb 2021 Accepted: 07 Mar 2021 *Corresponding Author: Randuk Efendi Siregar. Program Studi Magister Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Islam Sumatera Utara Email: randukefendisiregar@gma Abstrak: Kecerdasan intelektual (IQ) merupakan kemampuan individu untuk memberikan respon yang tepat terhadap stimulus yang diterimanya. Bagaimana seseorang itu mampu beranalogi secara baik, serta mampu berimajinasi serta memiliki kreasi dan inovasi yang baik. Pengumpulan data dengan pendekatan Penelitian ini dilakukan dengan memberikan angket kepada 53 orang responden setiap responden menjawab 10 pertanyaan. Kemudian dilakukan beberapa pengujian, dari hasil penelitian menunjukkan Variabel kecerdasan intelektual secara parsial ada pengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dalam bekerja di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan. Kata Kunci : Pengaruh. Kecerdasan Intelektual. Efektifitas Kerja. Pegawai. PENDAHULUAN Kelangsungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan tidak hanya dapat ditentukan dan dinilai dari keberhasilan dalam pengelolaan keuangan, pemasaran serta produknya, tetapi juga dapat ditentukan dari pengelolaan sumber daya manusia. Agar dapat bersaing dalam persaingan bisnis, sumber daya terpenting bagi suatu perusahaan atau organisasi adalah sumber daya manusia yaitu orang yang telah memberikan tenaga, bakat, kreativitas dan usaha mereka pada organisasi (Handoko, 2. IQ (Intelligence Quotien. adalah tolok ukur dari kepintaran seseorang. IQ bukan merupakan satu-satunya indikator kesuksesan seseorang (Armansyah, 2002 ). IQ hanya memberikan sedikit indikasi mengenai taraf kecerdasan seseorang dan tidak mengambarkan kecerdasaan seseorang secara Seseorang yang ber-IQ tinggi, belum tentu mutlak akan berhasil memecahkan permasalahan-permasalahan di dalam dunia kerja yang kompleks, tetapi perlu adanya sisi cerdas lain dari pegawai tersebut. Sejumlah penelitian mengatakan bahwa kecerdasan intelektual merupakan variabel yang dapat memengaruhi efektivitas kerja pegawai secara langsung. Hasil kedua penelitian ini menyatakan bahwa kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan (Ayu, 2018 . Muttaqiyathun, 2. Oleh karena itu, penulis merasa tertarik untuk menguji kembali tentang kinerja dan efektivitas kerja yang dipengaruhi oleh kecerdasan intelektual. Fenomena yang terjadi di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan diantaranya masih relatif lambatnya kemampuan pegawai dalam penyelesaian pekerjaan, dan masih belum sesuainya pekerjaan yang dikerjakan pegawai terhadap apa yang diperintahkan atasan. Maka tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis Pengaruh kecerdasan intelektual terhadap efektivitas kerja pegawai di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan. Randuk Efendi Siregar et al, 2021 METODE PENELITIAN Pendekatan kuantitatif ini berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian (Sugiyono. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai di Balai Pendidikan. Dengan teknik penarikan sampel secara total sampling, maka sampel dalam penelitian ini adalah 53 orang pegawai di Balai Pendidikan dan Pelatihan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat . orang pimpinan tertingg. Dalam analisa data ini, peneliti akan menganalisis data penelitian secara deskriptif, baik itu data primer maupun data sekunder. HASIL DAN PEMBAHASAN Skor Angket Variabel Kecerdasan Intelektual (X. Tabel 1. Skor Angket Variabel Kecerdasan Intelektual ALTERNATIVE JAWABAN No. Jumlah Dari angket yang diberikan kepada 53 orang responden, setiap responden menjawab 10 pertanyaan. Maka penulis mentabulasi hasil jawaban angket untuk variabel kecerdasan intelektual, dengan rincian skor pada Tabel 1 diatas. Uji Validitas Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel (X. Nomor Soal r-hitung r-tabel Keterangan 0,568 Valid 0,513 0,271 0,271 0,748 0,271 Valid 0,656 0,271 Valid 0,630 0,656 0,663 0,271 0,271 0,271 Valid Valid Valid 0,711 0,271 Valid Valid Randuk Efendi Siregar et al, 2021 Nomor Soal r-hitung r-tabel Keterangan 0,675 0,271 Valid 0,641 0,271 Valid Pengujian validitas instrumen menggunakan Analyst Correlate Bivariate untuk mencari correlation coefficient dari Product Moment Pearson dengan SPSS. Kemudian dibandingkan dengan nilai r-tabel untuk = 0. 05 dengan derajat kebebasan . k = n-. sehingga didapat r-tabel. Untuk butir pernyataan dengan nilai koefisien korelasi r-hitung > rtabel maka butir pernyataan tersebut dinyatakan valid. Karena jumlah responden yang digunakan untuk uji validitas sebanyak 53 orang, maka nilai r-tabel dapat ditentukan dari: dk = n-2 = 53-2 = 51. Nilai r-tabel dengan dk = 51 adalah 0,271. Jadi, jika r-hitung > 0,271 maka item pertanyaan dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Pada penelitian ini, uji reliabilitas menggunakan metode Cronbach Alpha. Reliabilitas diukur dengan menguji tingkat konsistensi hasil pengukuran. Nilai koefisien Cronbach Alpha yang mendekati 1 menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh semakin konsisten sehingga dikatakan mempunyai reliabilitas yang tinggi. Suatu data dikatakan akurat jika nilai koefisien Cronbach Alpha minimum adalah 0,60. Uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan program SPSS. Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Variable Cronbach's Alpha 0,845 0,859 0,895 0,838 N of Items Reliabilitas Status Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Sumber: Output SPSS Data Diolah 2020 Berdasarkan tabel 3. diatas terlihat bahwa nilai Cronbach Alpha seluruh variabel berkisar antara 0 sampai 1 dan lebih cenderung mendekati angka 1, dengan demikian keseluruhan item dalam instrumen pengukuran dapat kategorikan sangat reliabel. Uji Normalitas Pada output SPSS seperti Gambar 1. dibawah diketahui bagian normal P-P Plot of Regresion Standardized Residual, dapat dijelaskan bahwa data-data . itik-titi. cenderung lurus mengikuti garis diagonal sehingga data dalam penelitian ini cenderung berdistribusi Randuk Efendi Siregar et al, 2021 Gambar 1. Normalitas Data Uji Multikolinearitas Menurut Santoso . , pada umumnya jika VIF lebih besar dari 5, maka variabel bebas tersebut mempunyai persoalan multikolinearitas dengan variabel bebas Pada ouput SPSS bagian tabel Coefficient diatas, semua angka VIF berada diatas 5, hal ini menunjukan tidak terjadi multikolinearitas. Tabel 4. Uji Multikolinearitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Model Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Constan. 8,409 3,801 Kec_Intelektual ,298 ,098 ,306 Fas_Kerja ,055 ,096 ,058 Bud_Organisasi ,444 ,085 ,572 Dependent Variable: Efektivitas_Kerja Sig. 2,212 3,025 ,568 5,231 ,032 ,004 ,572 ,000 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,627 ,614 ,537 1,594 1,630 1,863 Uji Heteroskedastisitas Pola Scatterplot seperti pada gambar dibawah, terlihat titk-titik menyebar secara acak, tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas, serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak dipakai. Randuk Efendi Siregar et al, 2021 Gambar 2. Uji Heteroskedastitas Analisis Regresi Liniear Berganda Untuk mempermudah dalam evaluasi data ini, maka penulis mencari nilai-nilai yang dibutuhkan dengan menggunakan perangkat lunak komputer yaitu program SPSS maka diperoleh hasil sebagai berikut: Y = 8,409 0,298 X1 0,055 X2 0,444 X3 A Persamaan diatas dijelaskan bahwa koefesien X1 (Kecerdasan Intelektua. mempunyai nilai positif yaitu 0,298, hal ini menunjukan bahwa variabel Kecerdasan Intelektual mempunyai pengaruh positif terhadap Efektivitas Kerja di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan. Pengujian Simultan (Uji F) Pada tabel 5. dibawah terlihat bahwa nilai F-hitung adalah 35,572 dan nilai signifikansi 0,000. Dengan derajat bebasnya yaitu df1 = k Ae 1 = 4 Ae 1 = 3 dan df2 = N Ae k = 53 Ae 4 = 49, maka nilai F-tabel dengan tingkat kepercayaan 95% ( : 0,. adalah 2,79. Tabel 5. Tabel Anova ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression 392,213 130,738 Residual 180,089 3,675 Total 572,302 Dependent Variable: Efektivitas_Kerja Predictors: (Constan. Bud_Organisasi. Kec_Intelektual. Fas_Kerja Sig. 35,572 ,000b Sehingga nilai F-hitung > F-tabel . ,572 > 2,. dan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak berarti hipotesis dalam penelitian ini yaitu bahwa Kecerdasan Intelektual secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai dalam bekerja di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan. Pengujian Parsial (Uji . Tabel 6. Hasil Uji Parsial Kecerdasan Intelektual Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Randuk Efendi Siregar et al, 2021 Coefficientsa Model Kec_Intelektual Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta ,298 ,098 ,306 Collinearity Statistics Sig. Tolerance 3,025 ,004 ,627 VIF 1,594 Dependent Variable: Efektivitas_Kerja Untuk mengetahui secara parsial pengaruh Kecerdasan Intelektual terhadap Efektivitas Kerjadalam bekerja dapat dilihat pada tabel 6 dibawah. Berdasarkan tabel tersebut diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,025. Dengan derajat bebas pengujian . adalah N-k = 53 Ae 4 = 49. Maka nilai t-tabel pada tingkat kepercayaan 95% ( : 0,. adalah 2,009. KESIMPULAN Adapun yang menjadi kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Variabel kecerdasan intelektual secara parsial ada pengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai dalam bekerja di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan. Nilai Adjusted R Square adalah 0,666 atau 66,6% yang artinya efektivitas kerja pegawai di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan dapat dijelaskan oleh variabel kecerdasan intelektual sedangkan sisanya sebesar 33,4% tidak dilakukan dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA