BENEFIT: Journal Of Business. Economics. And Finance Volume 1 Issue 1 2023 Page 14-24 DOI:https://doi. org/10/37985/benefit. Penerapan Metode Peer Teaching Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang Dan Manufaktur Pada Siswa Kelas XI AKL 3 SMKN 1 Dumai Tahun 2022 Misra SMK NEGERI 1 DUMAI israspd2323@gmail. Abstract This study aims to improve the learning outcomes of Service. Trade and Manufacturing Companies Accounting Practicum with the Peer Teaching learning method. The formulation of the problem that has been compiled by the researchers is: "Is using the Peer Teaching method able to improve learning outcomes for Service. Trade and Manufacturing Company Accounting Practicum for Class XI AKL 3 students at SMK Negeri 1 Dumai. This research is carried out in the form of classroom action research in 2022, in odd semesters. The subjects of this study were 35 students of Class XI AKL 3. Data analysis used descriptive qualitative analysis. Research determines the aspects observed in each indicator of learning outcomes. The results of the research in the chapters that have been discussed can be concluded that using the Peer teaching method can improve student learning outcomes of Class XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai, the subject of Accounting for Service Companies. Trade and Manufacturing on the subject of Practicum Accounting for Service Companies. Trade and Manufacture. After taking action in the first cycle, students' cognitive learning outcomes increased student learning outcomes. the basic score with an average of 68. Copyright @ Misra increased in the first daily test to 82. 05 with a completeness level of 97. In Daily Deuteronomy II it increased to 90. 18 with a 100% completeness level. Then obtained an increase in learning outcomes from repetition I and repetition II which is very significant. Keywords: Learning Outcomes. Peer Teaching Learning Methods. Accounting Practicum for Service Companies. Trade and Manufacturing. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur metode pembelajaran Peer Teaching. Adapun rumusan masalah yang telah disusun oleh peneliti adalah : AuApakah dengan menggunakan metode Peer Teaching dapat meningkatkan hasil belajar Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur siswa Kelas XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai. Penelitian ini dilaksanakan berupa penelitian tindakan kelas adalah tahun 2022, pada semester ganjil. Yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI AKL 3 sebanyak 35 orang siswa. Analisis data mengunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menentukan aspek-aspek yang diamati pada masing-masing indicator hasil belajar. Hasil penelitian pada bab-bab yang telah dibahas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Peer teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai, mata pelajaran Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur pada pokok bahasan Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur. Setelah dilakukan tidakan pada siklus I hasil belajar kognitif siswa meningkat hasil belajar siswa. skor dasar dengan rata-rata 68,71 meningkat pada Ulangan Harian I menjadi 82,05 dengan tingkat ketuntasan 97,14%. Pada Ulangan Harian II meningkat menjadi 90,18 dengan tingkat ketuntasan 100%. Maka diperoleh kenaikan hasil belajar dari ulangan I dan ulangan II yang sangat signifikan. Kata Kunci: Hasil belajar. Metode Pembelajaran Peer Teaching. Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufakur Article info: Received 09 Maret 2023. Accepted 09 Maret 2023. Published 10 Maret 2023 Copyright @ Misra PENDAHULUAN Pendidikan merupakan upaya manusia untuk memperluas cakrawala pengetahuan dalam rangka membentuk nilai, sikap, dan perilaku. Pendidikan merupakan sebuah pondasi . suatu bangsa untuk bisa tetap berdiri kokoh dalam melakukan pembangunan disegala bidang. Maju atau tidaknya suatu bangsa dapat diukur dengan kualitas pendidikan yang dimiliki oleh bangsa tersebut. Sebagaimana pemerintah Indonesia menyelenggarakan suatu sistem pendidikan dan pengajaran nasional yang diatur dengan undang-undang. Terkait dengan itu, maka telah diterapkan UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjelaskan bahwa pendidikan nasional berfungi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang kreatif, mandiri, serta mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional serta tanggung jawab (Depdiknas, 2003:. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai salah satu bentuk satuan pendidikan kejuruan bertujuan menyiapkan lulusannya menjadi manusia yang produktif, mampu bekerja mandiri, siap memasuki dunia kerja sesuai kompetensinya dan dapat mengembangkan sikap profesionalisme. Oleh karena itu SMK memuat mata pelajaran Muatan Peminatan Kejuruan (C) teridiri dari C1 Mapel Dasar Bidang Keahlian. C2 Mapel Dasar Bidang Keahlian dan C3 Mapel Kompetensi keahlian, yang berfungsi membekali siswa agar memiliki kompetensi atau kemampuan pada suatu pekerjaan atau keahlian tertentu yang relevan dengan tuntutan dan permintaan pasar kerja. Program kejuruan berbasis kompetensi yang menekankan pada pembekalan penguasaan kompetensi kepada siswa yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan tata nilai secara tuntas dan utuh. Program Studi Keahlian pada Kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) yaitu pada mata pelajaran kelompok C3 pada Kompetensi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga di kelas XI dan kelas XII. Kompetensi ini harus dikuasai oleh peserta didik yang bersekolah di SMK Program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, karena untuk menyelesaikan studinya harus mengikuti uji kompetensi yang materi ujinya ada dalam mata pelajaran Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur. Kompetensi ini di ajarkan secara teori dan praktik agar peserta didik menguasai pengetahuan dan keterampilan tentang praktik akuntansi/pembukuan yang di mulai dari Menganalisis dokumen sumber dan pendukung sampai pada penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan,Sehingga pada saat mereka tamat nanti sudah memiliki kompetensi dasar sesuai standar SKKNI untuk level SMK. METODE Penelitian ini merupakan penelitian tindakan . ction researc. , karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian saintifik, sebab Copyright @ Misra bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, menggunakan metode peer teaching dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Selanjutnya penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Dumai Tahun Pelajaran 2022. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI AKL3. Penilaian per siklus digunakan untuk mengukur variabel yang digunakan dalam penelitian meningkatkan hasil belajar HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data format Observasi dan data Praktik yang dilakukan pada siklus I, maka diperoleh data sebagai berikut : Tabel 1 : Data Observasi Pada Siklus I Nama Siswa Indikator Aspek Penilaian Skor rata- Katagori Ajeng Putri Mei Diana Bintang Permana Christy Theona Dea Sharani Desy Diva Nadia Eko Winarto Enjel Fifi Delfia Herdy Oktafiendi Jassen Agustian Chandra Julianti Kenzie Ferdinand Kevin Helditra Wu Lutfia Tiara Diva Meri Susanti Mia Riyanti Nabila Putri Andriani Noviana Haviza Nurlaili Syarifah Punda Rika Sari Putri Maharani Refi Marisna Sari Reni Permata Sari Copyright @ Misra Sammy Thelia Santri Destiara Silvia Indriani Stevhanie Joycelin Suci Yunaita Sari Susilowati Supiandi Thesa Oktaviani Tria Meiza Ananda Veronica Chen Vivy Claudia Ramadhani Yolanda Sarita Skor rata-rata Dari kesimpulan data yang diperoleh maka interaksi tutor dalam membimbing dan memotivasi kepada temannya untuk mengerjakan latihan berupa tugas yang diberikan guru yaitu mencatat transansi ke dalam buku pembantu iutang dagang, ini dibuktikan dengan data rata-rata adalah 3,5 Baik. Selanjutnya melaksanakan praktikum akuntansi dagang, jasa dan manufaktur dengan mengerjakan soal latihan mencatat trasanksi ke dalam bukunpembantu piutang pada siklus I adalah sebagai berikut : Tabel 2: Data Penilaian Praktik Pada Siklus I Nama Aspek yang dinilai Rerata Jlh Ajeng Putri Mei Diana Bintang Permana 86,25 Christy Theona Dea Sharani Desy Diva Nadia Eko Winarto Enjel 86,25 Fifi Delfia Herdy Oktafiendi 87,25 Jassen Agustian Chandra 86,25 Julianti 86,25 Kenzie Ferdinand 86,25 Kevin Helditra Wu 86,25 Lutfia Tiara Diva Meri Susanti Copyright @ Misra Mia Riyanti Nabila Putri Andriani Noviana Haviza 86,25 Nurlaili Syarifah 61,25 Punda Rika Sari Putri Maharani Refi Marisna Sari 86,25 Reni Permata Sari 81,25 Sammy Thelia 86,25 Santri Destiara Silvia Indriani 86,25 Stevhanie Joycelin 78,75 Suci Yunaita Sari 86,25 Susilowati Supiandi Thesa Oktaviani Tria Meiza Ananda Veronica Chen Vivy Claudia Ramadhani 86,25 Yolanda Sarita 86,25 Nilai Rata-rata 82,05 Setelah melakukan penelitian melalui observasi dan penilaian praktik pada siklus I dan telah mendapatkan hasilnya, maka dilanjutkan dengan siklus ke II dengan sistem yang sama, khususnya dalam format observasi, tetapi kegiatan yang dilakukan berbeda dan melanjutnya pratikum berikutnya yaitu Membuat macam-macam buku besar pembantu . uku besar pembantu utang dagan. Mencatat transaksi pembelian kredit . urnal pembelia. Mencatat transaksi retur pembelian . urnal umu. dan Mencatat transaksi pelunasan utang . urnal pengeluaran ka. Berdasarkan data format Observasi dan data Praktik yang dilakukan pada siklus II, maka diperoleh data sebagai berikut : Copyright @ Misra Tabel 4: Data Observasi Pada Siklus II Nama Siswa Indikator Aspek Penilaian Skor rata- Katagori Ajeng Putri Mei Diana Bintang Permana Christy Theona Dea Sharani Desy Diva Nadia Eko Winarto Enjel Fifi Delfia Herdy Oktafiendi Jassen Agustian Chandra Julianti Kenzie Ferdinand Kevin Helditra Wu Lutfia Tiara Diva Meri Susanti Mia Riyanti Nabila Putri Andriani Noviana Haviza Nurlaili Syarifah Punda Rika Sari Putri Maharani Refi Marisna Sari Reni Permata Sari Sammy Thelia BSS Santri Destiara Silvia Indriani Stevhanie Joycelin Suci Yunaita Sari Susilowati Supiandi Thesa Oktaviani Tria Meiza Ananda Veronica Chen Copyright @ Misra Vivy Claudia Ramadhani Yolanda Sarita Skor rata-rata Tabel 5. Penilaian Hasil Belajar pada Siklus II Nama Aspek yang dinilai Jml Rerata Ajeng Putri Mei Diana Bintang Permana 86,25 Christy Theona Dea Sharani Desy Diva Nadia Eko Winarto Enjel Fifi Delfia Herdy Oktafiendi Jassen Agustian Chandra Julianti 88,75 Kenzie Ferdinand Kevin Helditra Wu Lutfia Tiara Diva Meri Susanti Mia Riyanti Nabila Putri Andriani Noviana Haviza Nurlaili Syarifah Punda Rika Sari Putri Maharani Refi Marisna Sari Reni Permata Sari Sammy Thelia Santri Destiara Silvia Indriani Stevhanie Joycelin Suci Yunaita Sari Susilowati Supiandi Copyright @ Misra Thesa Oktaviani 86,25 Tria Meiza Ananda Veronica Chen Vivy Claudia Ramadhani Yolanda Sarita Nilai Tertinggi Nilai Terendah Rerata 90,18 Hasil belajar siswa pada Siklus I dan Siklus II akan diakumulasikan dan kemudian dibandingkan dengan nilai dasar sebelum diberi tindakan, untuk mengukur kenaikan hasil belajar siswa dengan diterapkannya metode peer teaching dalam belajar akuntansi di kelas XI AKL 3 SMKN 1 Dumai. Setelah diberi tindakan dengan menerapkan metode peer taching dalam belajar akuntansi maka untuk melihat tingkat keberhasilan hasil belajar siswa kelas XI AKL 3, penulis bandingkakan dengan skor dasar yaitu nilai sebelum diberi tindakan dibandingkan dengan nilai dari siklus I,dan siklus II. Hal ini dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 6 : Rekapitulasi Hasil Belajar Siswa dari Skor Dasar Sampai Hasil Siklus I, dan Siklus II Keterangan Jlh Rata- Jlh yang Jlh yang % siswa % siswa Sebelum Tindakan 68,71 37,14% 62,86% Hasil Siklus I 82,05 2,86% 97,14% Hasil Siklus II 90,18 Dari tabel rekapitulasi hasil belajar diatas nampak adanya kenaikan yang signifikan, terlihat bahwa sebelum diberi tindakan yang merupakan skor dasar terlihat dari 35 siswa diperoleh skor rata-rata 68,71, yang tuntas hanya 13 orang atau 37,14% dan yang tidak tuntas 22 orang atau 62,86%. Setelah diberi tindakan pada siklus I masih ada yang belum tuntas sebanyak 1 orang atau 2,86% dan yang tidak tuntas sebanyak 34 orang atau 97,14% dengan nilai rata-raata 82,05. Sedang hasil belajar pada siklus II dari 35 orang siswa, semua siswa tuntas atau 100%, tidak ada siswa yang tidak tuntas 0% dengan nilai rata-rata 90,18. Hal ini menujukkan bahwa ada kenaikan nilai rata-rata dari skor dasar 68,71, pada siklus I rata-rata 82,05 dan pada siklus II nilai rata-rata 90,18 sehingga dilihat adanya kenaikan nilai yang signifikan dan semua iswa sebanayk 35 orang tuntas karena di atas nilai KKM. Sedang hasil observasi proses kegiatan pembelajaran baik pada siklus I dan siklus II juga rata-rata baik, dengan data pada siklus I hasil observasi kegiatan pembelajaran rata-rata 3,5 Baik, dan observasi siklus II observasikegiaataan pembelajaran ratarata 3,8 Baik. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Metode peer teaching dalam Copyright @ Misra pembelajaran Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur di kelas XI AKL 3 SMk Negeri 1 Dumai berhasil dapat meningkatkan hasil belajar siswa. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini (PTK) dan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan dengan penerapan metode peer teaching dalam pembelajaran Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur siswa kelas XI AKL 3 SMK Negeri 1 Dumai. Beberapa peningkatan dapat disimpulkan setelah penerapan metode peer teaching dalam pembelajaran sebagai diberi tindakan yang merupakan skor dasar terlihat dari 35 siswa diperoleh skor rata-rata 68. Mata pelajaran Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur, merupakan mata pelajaran yang sulit karena mata pelajaran ini merupakan suatu siklus yang berkaitan antara satu materi dengan materi lainnya. Maka dibutuhkkan strategi dan metode pengajaran yang digunakan yang sesuai dengan keadaan dalam memberikan pembelajaran kepada siswa. Pada makalah ini penulis memfokuskan pada penerapan metode peer teaching kepada siswa dalam pembelajaran mata pelajaran Pratikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur. Metode peer teaching yaitu bagaimana mengoptimalkan kemampuan siswa yang berprestasi dalam satu kelas untuk mengajarkan atau menularkan kepada teman sebaya mereka yang kurang berprestasi. Sehingga siswa yang kurang berprestasi bisa mengatasi ketertinggalan. adalah metode mengajar dengan mengadakan latihan-latihan secara intensif dan berulang-ulang. Hasil belajar sebelum 71, yang tuntas hanya 13 orang atau 37,14% dan yang tidak tuntas 22 orang atau 62,86%. Setelah diberi tindakan pada siklus I masih ada yang belum tuntas sebanyak 1 orang atau 2,86% dan yang tidak tuntas sebanyak 34 orang atau 97,14% dengan nilai rata-raata 82,05. Sedang hasil belajar pada siklus II dari 35 orang siswa, semua siswa tuntas atau 100%, tidak ada siswa yang tidak tuntas 0% dengan nilai rata-rata 90,18. Dengan menggunakan Metode peer teaching dalam pembelajaran Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang dan Manufaktur di kelas XI AKL 3 SMk Negeri 1 Dumai berhasil dapat meningkatkan hasil belajar siswa. DAFTAR PUSTAKA