Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara (PCN) 2 . 28-34 e-ISSN 2988-2907. p-ISSN 2988-4667 Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara (PCN) Journal homepage: https://w. id/index. php/pcn Edukasi & Coaching Clinic Kewirausahaan Usaha Kuliner Rumahan Bagi Siswa SMA Ulul Ilmi Cendekia Batam Education & Coaching Clinic On Entrepreneurship For Home Culinary Small Businesses For Ulul Ilmi Cendekia Batam High School Students Eva Amalia1,*. Rosnendya Wisnu Wardhana2. Wahjoe Pangestoeti3. Tito Pratama4 Email: eva@btp. id , rosnendya@btp. id, wahjoepangestoeti@umrah. 1,2,4 Politeknik Pariwisata Batam. Batam. Indonesia 3Universitas Maritim Raja Ali Haji. Tanjung Pinang. Indonesia *) coresponding author Keywords Abstract Education. Coaching Clinic. Entrepreneurship. Home Culinary Entrepreneurship is currently receiving enormous attention from various groups such as the government, private sector, universities, schools and society. The government believes that entrepreneurship can be a way to increase the nation's power and make the people prosperous. Therefore, currently the government through many ministries has made entrepreneurship one of its key Culinary home industry business in one of the applicable program which not only easy to convey but also adaptable for implementation on senior high schoolAos environment. The message to be conveyed in this Community Service includes, among others, that the role of education is not only to provide intellectual education, but also an understanding of culinary business entrepreneurship which can be used as potential income. Apart from that, the coaching clinic also provides education to increase understanding and knowledge regarding business development management and working capital which is useful for financial management Kata Kunci Abstrak Edukasi. Coaching Clinic. Kewirausahaan . Usaha Kuliner Rumahan Kewirausahaan saat ini mendapat perhatian yang sangat besar dari berbagai kalangan seperti pemerintah, swasta, perguruan tinggi, sekolah dan Pemerintah meyakini kewirausahaan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan bangsa dan mensejahterakan masyarakat. Oleh karena itu, saat ini pemerintah melalui banyak kementerian menjadikan kewirausahaan sebagai salah satu program andalan. Usaha home industri kuliner merupakan salah satu program aplikatif yang tidak hanya mudah disampaikan namun juga adaptif untuk diterapkan di lingkungan SMA. Pesan yang ingin disampaikan dalam Pengabdian Masyarakat ini antara lain peran pendidikan tidak hanya memberikan pendidikan intelektual saja, namun juga pemahaman tentang kewirausahaan bisnis kuliner yang dapat dijadikan potensi pendapatan. Selain itu, coaching Clinic juga memberikan edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai manajemen pengembangan usaha dan pengelolaan modal kerja. yang berguna untuk pengelolaan keuangan Amalia et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 2 . , 2024, pp. Pendahuluan Penumbuhan nilai-nilai kewirausahaan dan minat berwirausaha terutama bagi siswa yang tergolong sebagai generasi muda menjadi suatu tantangan saat ini dimana upaya tersebut tidak hanya melalui transfer pengetahuan yang bersifat teoritis, namun pembelajaran yang bersifat learning by doing melalui proyek kewirausahaan. solusi yang dapat dilakukan untuk mengimplementasikan Pendidikan Kewirausahaan di jenjang SMA adalah kegiatan ko-kurikuler berupa proyek kewirausahaan. Pelaksanaan kegiatan ko-kurikuler dilaksanakan di luar jam pelajaran dengan kolaborasi antar mata pelajaran. Dengan adanya kolaborasi antar mata pelajaran, siswa dapat mempelajari dan memperdalam kompetensi dari berbagai sudut Bentuk proyek kokurikuler dapat melatihkan siswa bagaimana bekerja sama, menghargai pendapat teman, menemukan ide-ide kreatif sebagai salah satu strategi . Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan coaching clinic kepada siswa SMA Swasta Ulul Ilmi Cendekia Batam merupakan inisiatif yang penting dan Berikut adalah beberapa latar belakang yang mendasari kegiatan tersebut: Pesan yang ingin disampaikan pada Pengabdian Masyarakat ini antara lain bahwa peran edukasi tidak hanya memberikan pendidikan intelektual, namun juga memberikan manfaat-manfaat, yaitu antara lain Membangun Keterampilan Kewirausahaan Sejak Dini: Anak-anak SMA merupakan generasi muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha di masa depan. Memberikan edukasi tentang strategi pemasaran kepada mereka dapat membantu membangun keterampilan kewirausahaan sejak dini, mempersiapkan mereka untuk menjadi pengusaha yang sukses di masa depan. Meningkatkan Kesadaran Berwirausaha: Melalui edukasi tentang strategi pemasaran, siswa SMA dapat memahami pentingnya berwirausaha dalam menciptakan lapangan kerja dan membangun perekonomian. Hal ini dapat meningkatkan kesadaran mereka akan potensi karir sebagai pengusaha dan mendorong minat mereka untuk menjalani karir di bidang tersebut. Menyediakan Alternatif Karir: Tidak semua siswa SMA akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memilih jalur karir konvensional. Memberikan edukasi tentang strategi pemasaran dapat memberikan mereka pemahaman dan keterampilan yang diperlukan untuk memulai bisnis mereka sendiri sebagai alternatif karir yang berpotensi. Menghadapi Tantangan Pasar Global: Dalam era globalisasi, pemahaman tentang strategi pemasaran yang efektif sangat penting bagi para wirausaha muda untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Dengan memberikan edukasi kepada siswa SMA untuk dapat mulai memahami konsep-konsep dasar dalam pemasaran yang akan membantu mereka menghadapi tantangan pasar global di masa depan . Memberdayakan Potensi Lokal: Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dapat dibangun kesadaran akan potensi ekonomi lokal dan pentingnya mendukung pengembangan bisnis lokal. Dengan demikian, siswa SMA dapat menjadi agen perubahan dalam memajukan ekonomi lokal melalui kewirausahaan dan pemasaran produk lokal. Edukasi juga menyasar para guru dapat mengajak orangtua siswa dan komite untuk turut mendukung program kewirausahaan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan mandiri dengan memanfaatkan teknologi dan informasi di jaman serba digital seperti saat ini. Untuk mencapai efektifitas suatu pembelajaran, tentunya dibutuhkan seorang guru profesional yang betul-betul memahami tentang bagaimana melaksanakan suatu pembelajaran dengan baik, serta memiliki ketrampilan . dasar mengajar yang baik sebelum melaksankan tugas sebagai seorang pendidik atau guru . Profil mitra kegiatan pengabdian yakni SMA Swasta ULUL ILMI CENDIKIA adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SMA di Tanjung Pinggir. Kec. Sekupang. Kota Batam. Kepulauan Riau. Dalam menjalankan kegiatannya. SMAS ULUL ILMI CENDIKIA berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan NPSN69988820. Beralamat di Jl. Ir. Sutami. RT 02 RW 05 Batam 29428 Kelurahan Tanjung Pinggir dan Kecamatan Sekupang. Amalia et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 2 . , 2024, pp. Ulul Ilmi Cendekia (UIC) merupakan salah satu sekolah swasta di Kota Batam, terpilih menjadi sekolah penggerak dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudriste. Dengan menyesuaikan pembelajaran tersebut, sesuai dengan kemampuan anak didik. Diketahui, sekolah penggerak ini merupakan sekolah yang menerapkan suatu kurikulum yang meliputi berbagai aspek esensial dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa. Setiap aspek tersebut, berhubungan dengan kemampuan serta kepribadian para siswa-siswi termasuk salah satunya adalah bagaimana membentuk karakter mandiri melalui sosialisasi dan coaching clinic kewirausahaan. Pengabdian pada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang merupakan kewajiban dari dosen, selain pengajaran dan penelitian. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para guru-guru, siswa dengan metode pembelajaran yang interaktif dan atraktif. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1. hari yaitu pada hari Jumat, 8 Maret 2024 dari 00 WIB. Pelaksanan kegiatan PKM ini dilakukan oleh 3 . iga ) orang tim pengabdi terdiri dari 3 . orang dari Politeknik Pariwisata Batam dengan pembagian tugas 1. orang bertanggungjawab terhadap persiapan administrasi perijinan, koordinasi dengan PUSLITABMAS dan pihak sekolah serta pelaporan selanjutnya 1. orang bertanggungjawab terhadap kegiatan praktek pembuatan produk , 1. orang bertanggungjawab terhadap materi tentang kewirausahaan an 1. orang dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mengisi materi teori tentang produk-produk kewirausahaan berbasis home industry. Dibantu oleh 2. orang mahasiswa Prodi Manajemen Kuliner sebagai pendamping kegiatan. Sebelum melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, telah dilakukan rangkaian komunikasi dengan pihak SMA Ulul Ilmi Cendekia Batam melalui Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan. Dalam proses tersebut, diperoleh sejumlah masukan terkait kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat, antara lain: Para siswa belum memiliki kesempatan untuk meningkatkan dan mengembangkan wawasannya secara khusus terkait materi tentang kewirausahaan. Hal ini dapat diatasi dengan menyelaraskan materi pengajaran dengan persiapan khusus, seperti menyediakan bahan pembelajaran dan referensi terkait kewirausahaan dan usaha kuliner yang mudah dipahami dan dapat diaplikasikan dengan praktis dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sehingga dapat diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran di kelas. Keterbatasan peluang serta ketersediaan sumber daya seperti tenaga pengajar yang memahami materi kewirausahaan dengan metode pembelajaran yang atraktif sehingga mudah dipahami oleh siswa , selain itu keterbatasan alat praktek dan modal usaha di bidang kuliner juga menjadi kendala dalam menyampaikan materi kewirausahaan termasuk referensi yang kurang di bidang branding terhadap produk usaha kuliner yang akan dibangun untuk meningkatkan usaha di kalangan siswa . Kendala-Kendala yang dihadapi pada kegiatan edukasi dan sosialisasi ini selain harus dilakukan secara berkelanjutan juga harus melibatkan tidak saja siswa namun juga guru. Hal ini menuntut kemampuan guru untuk membuat proses pembelajaran lebih interaktif dengan pola peninjauan langsung ke masing-masing kantin dan diskusi lapangan. Dengan memperhatikan latar belakang tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada kegiatan Edukasi & Coaching Clinic Kewirausahaan Usaha Kuliner Rumahan di SMA Swasta Ulul Ilmi Cendekia Batam yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam persiapan generasi muda untuk menghadapi tantangan dan peluang di dunia bisnis yang terus berkembang dengan memanfaatkan potensi usaha kuliner rumahan yang saat ini menjadi sektor unggulan dalam wira usaha. Amalia et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 2 . , 2024, pp. Metode Pelaksanaan Pelaksanaan pengabdian diawali dengan survey dan observasi tim melakukan survey dan observasi ke SMA Ulil Insan Cendekia dengan beragam pertimbangan dan situasi serta kondisi yang ada. Selain itu Tim mengkaji pertimbangan jumlah siswa dan alternatif sample produk sample usaha kuliner yang simple dan mudah diaplikasikan serta melalukan sinkronisasi terhadap jadwal dan kegiatan sekolah serta lahan praktek bisnis yang dimiliki dan disedikaan oleh sekolah sehingga dipilihlah 2. produk yaitu pisang gulung keju dan pisang gulung Produk kuliner tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif jajanan sehat yang aman dan bergizi . Pengolahan jajanan tersebut juga termasuk mudah dan murah dengan bahan dasar pisang yang mudah diperoleh Pelaksanaan kegiatan mulai dari opening ceremony, sharing session dan pemberian ceramah dan motivasi. Selanjutnya Tim Pengabdi melakukan penyusunan materi, kelengkapan, kelengkapan sarana, dan fasilitas yang disediakan guna menunjang pelaksanaan kegiatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan sebagai berikut: Sosialisasi melalui Sharing Session Materi sosialiasai adalah pemahaman tentang dunia perhotelan dan pariwisata serta kesempatan kerja yang Tujuan penyuluhan ini adalah memberikan ilmu dan wawasan Disamping itu juga diberikan materi tentang pentingnya pembentukan character building sebagai inti daripada pembentukan jiwa wira usaha mengacu kepada minat siswa-siswi . , yang disampaikan dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Simulasi & Praktek Demo Pelatihan tersebut disampaikan dalam bentuk simulasi langsung dan tanya jawab tentang wira usaha di bidang kuliner dengan memaparkan pencapaian dan keberhasilan alumni manajemen kuliner Politeknik Pariwisata Batam yang memulai usaha kuliner dari nol hingga saat ini memiliki. Praktek demo dilakukan mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan bahan hingga pembuatan produk kuliner rumahan dan inovasi filling . maupun topping . dari produk kuliner yang sudah diolah tersebut dilakukan oleh 2. mahasiswa Prodi Manajemen Kuliner. Selain itu inspirasi diberikan oleh dosen forlap untuk dapat mengambil pelajaran berharga yang dapat menjadi pemicu semangat dengan mengenalkan potensi bidang wirausaha di bidang kuliner rumahan, sehingga diharapkan siswa dan siswi terbuka wawasannya. Monitoring & Evaluasi Evaluasi permasalahan yakni solusi dan tips yang akan diberikan oleh tim pelaksana pengabdian masyarakat berdasarkan diskusi dan rembuk bersama dengan guru bidang studi dan siswa-siswi. Kegiatan-kegiatan kewirausahaan dan kurikulum yang selama ini terlaksana di sekolah sebenarnya cukup banyak membantu siswa dalam menjalankan kegiatan manajemen wirausaha terutama mengelola produk walau dalam skala Perlunya praktek dan fokus dalam pengembangan usaha ke depan serta proses eksekusi dari praktisi yang lebih ekspert. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan evaluasi pelaksanaan dan hasil kegiatan yang telah dilakukan pada kegiatan ini dapat diidentifikasi terdapat beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Adapun secara umum faktor pendukung dan penghambat tersebut diantaranya: Faktor Pendukung Antusiasme dan minat siswa maupun guru dan pendidik yang sangat tinggi dan komitmen waktu serta keterlibatan aktif mulai dari pra-perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan Komitmen pihak sekolah, dukungan dan asistensi terhadap pelaksanaan kegiatan serta antusiasme untuk menindaklanjuti lanjutan kegiatan untuk lebih mendalami praktek Amalia et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 2 . , 2024, pp. keterampilan bidang kuliner rumahan melalui pelatihan dan training khusus di bidang kewirausaahaan khusus siswa-siswi maupun generasi muda yang diselenggarakan baik oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau sebagai leading sector SMA/SMK se Provinsi Kepulauan Riau maupun maupun instansi /Lembaga pelatihan lainnya Adanya asistensi dan fasilitasi kesediaan baik dari Prodi Manajemen Kuliner dan PUSLITABMAS Politeknik Pariwisiata Batam mendukung dan ikut berpartisipasi dalam program pelatihan lanjutan yang berkaitan dengan tema kewirausahaan Faktor Penghambat Jumlah peserta pelatihan atau audience yang dibatasi yakni hanya kelas XII dikarenakan keterbatasan fasilitas praktek. Keterbatasan waktu dalam pelaksanakan kegiatan pelatihan terutama pada kegiatan praktek hanya sebatas uji coba pembuatan jajanan piscok tersebut. Seyognya perlu juga dimasukkan materi tentang packaging produk sebagai bagian dari proses wirausaha. Keterbatasan referensi dan literasi tentang kewirausahaan juga menjadi kendala sehingga beberapa cakupan materi kurang optimal dalam penyampainnya. Diperlukan literasi yang cukup untuk memahami konsep dasar wirausaha dalam pembentukan karakter entrepreneur siswa dan literasi digital mengantisipasi perkembangan zaman . Jarak sekolah yang cukup jauh sehingga memakan waktu jarak tempuh yang cukup lama sehingga waktu pemaparan edukasi dan kegiatan praktek menjadi terbatas. Gambar 1. Kegiatan Pengabdian Dari hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan implementasi wira usaha merupakan fondasi yang esensial bagi siswa dan siswi agar terbentuk fondasi yang cukup kuat tentang wirausaha. Kegiatan edukasi, coaching clinic, sharing maupun trial / demo produk adalah bagian dari pelatihan, dan pendampingan. Amalia et al Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara, 2 . , 2024, pp. guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi siswa-siswi di tingkat SMA terutama dalam penguatan karakter peserta didik . Simpulan Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini secara garis esar mencakup beberapa komponen sebagai beriku yakni keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian tujuan pelatihan dan target materi yang telah direncanakan dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi . Sementara itu pada segi ketercapaian tujuan secara umum sudah baik, namun keterbatasan waktu yang disediakan mengakibatkan tidak semua materi terutama dalam praktek pembuatan produk kuliner rumahan tidak disampaikan secara detil. Kemampuan peserta dilihat dari penguasaan materi masih kurang dikarenakan waktu yang singkat dalam penyampaian materi dan kemampuan para peserta. Pembentukan karakter atau character building merupakan komponen yang penting dalam membentuk pola pikir seseorang sehingga diperlukan upaya yang berkesinambungan dan terintegrasi sebagai bagian dari penyiapan SDM terutama di bidang kewirausahaan. Pelaksanaan kegiatan ini juga telah membuka wawasan siswa-siswi terhadap upaya pembentukan jiwa wirausaha dimana ini merupakan salah satu upaya tepat dalam upaya peningkatan dan optimalisasi di bidang pendidikan. Dari pelaksanaam pelatihan pembuatan produk rumahan pisang coklat dan pisang keju yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa melakukan demo cooking langsung sangat mudah dipahami karena langsung memperoleh pengalaman praktek dengan cara dan metode yang tepat. Para pendidik khususnya di SMA Ulil Ilmi Cendekia Batam pada umumnya belum mendapat kesempatan untuk menambah dan mengembangkan wawasan pada bidang-bidang ketrampilan tertentu yang aplikatif sehingga adanya keterbatasan referensi pengetahuan dalam proses belajar mengajar yang interaktif dan atraktif. Pelatihan pembuatan produk kuliner rumahan sebagai bagian dari pendidikan kewirausahaan ini sangat membantu bagi pendidik yang ingin memberikan suatu variasi dalam pembelajaran praktek karena cukup mudah dilakukan. Saran Perlu dilakukan tindak lanjut terhadap kegiatan pengabdian masyarakat dengan menitikberatkan pada kegiatan yang memotivasi siswa-siswi untuk berwirausaha menumbuhkan semangat kemandirian, kerja keras dan pantang menyerah dengan melakukan aneka kegiatan edukatif di bidang wirausaha yang bersifat fun dan attractive sambil belajar dengan keterlibatan lebih intens. Para pendidik yang umumnya belum mendapat kesempatan untuk menambah dan mengembangkan wawasan pada bidang-bidang ketrampilan tertentu yang aplikatif sehingga adanya keterbatasan referensi pengetahuan dalam proses belajar mengajar yang interaktif dan atraktif walaupun. Edukasi dan coaching clinic ini sangat membantu bagi pendidik yang ingin memberikan suatu variasi dalam pembelajaran praktek karena cukup mudah dilakukan. Perlu dilakukan koordinasi lebih intens dengan berbagai pihak baik itu di tingkat kota Batam maupun tingkat Provinsi untuk membuat suatu kebijakan positif yang bersifat menunjang kependidikan ketrampilan dan keahlian tertentu terutama di bidang kewirausahaan. Ucapan Terima Kasih Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Sekolah. Wakil Kepala Sekolah dan guru pengampu mata pelajaran kewirausahaan di SMA Swasta Ulul Ilmi Cendekia Batam serta prodi manajemen kuliner yang telah mengirimkan 2 . mahasiswa sebagai pendamping kegiatan serta PUSLITABMAS Politeknik Pariwisata Batam atas fasilitasi, kerjasama, dukungan dan partisipasi selama pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM ) di SMA Swasta Ulul Ilmi Cendekia. Batam Referensi