JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI Vol. No. Juni-November 2024, pp. P- ISSN: 2657-0637. E-ISSN: 2656-5668 Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko Hipertensi Pada Ibu Hamil Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara Education About Risk Factors Hypertension For Pregnant Woman in Aek Haruaya Village North Padang Lawas Regency 1,2,3 Riska Yanti1. Dewi Wulan Sundari2. Zelly Okta Taren3 Diploma i of Midwifery Study Program. STIKES Paluta Husada. Padang City. Indonesia Article Info ABSTRACT Article history: Hypertension is an increment in systolic and diastolic blood weight over typical In Indonesia, the predominance of hypertension based on estimation comes about within the youthful to elderly populace is 34. 1% to 55. Variables that cause hypertension comprise of essential hypertension and auxiliary hypertension. This investigate points to decide the hazard variables for hypertension that happen within the community in Aek Haruaya Town. North Padang Lawas Rule. Portibi Locale in 2024. The sort of inquire about utilized is quantitative using descriptive expository strategies for pregnant ladies and employing a cross sectional approach. Taking Respondents Utilizing Purposive Testing Method, 64 Respondents Age Extend 18 A long time and Over. Factual Tests in Analyzing This Investigate Data Use the Chi-Square Strategy. The comes about of this ponder appear that there's a relationship between pregnant ladies, age (P-Value=0. , smoking history (P-Value=0. , and Body Mass List (BMI) (P-Value=0. with the rate of hypertension in pregnant ladies. Aek Haruaya Town. North Padang Lawas Rule. Portibi Locale in 2024. It is trusted that individuals can halt smoking and decrease their body mass, so that individuals can decrease the frequency of hypertension and make strides the level of open wellbeing. Received Agustus, 2024 Accepted Oktober, 2024 Published November, 2024 Corresponding Author: Riska Yanti Dewi Wulan Sundari ***) Zelly Okta Taren Diploma i of Mydwifery Study Program. STIKES Paluta Husada. Padang City. North Sumatera. Indonesia Email: **) dewiwulansundari@gmail. ***) zelioktataren@gmail. **) ABSTRAK Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik di atas nilai Di Indonesia, prevalensi hipertensi berkisar antara 34,1% hingga 55,2% berdasarkan pengukuran penduduk dari usia muda hingga lanjut usia. Penyebab tekanan darah tinggi antara lain hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko hipertensi yang terjadi pada masyarakat Desa Aku Halaya Kabupaten Padang Lawas Utara Kecamatan Portibi pada tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analitis dan pendekatan cross sectional pada ibu hamil. responden dikumpulkan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan total 64 responden berada pada kelompok usia 18 tahun ke atas. Uji statistik untuk menganalisis data survei ini menggunakan metode chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ibu hamil, umur (P value = 0,. , riwayat merokok (P value = 0,. , indeks massa tubuh (BMI) (P value = 0,. dengan kejadian hipertensi. sedang tampil. Diharapkan masyarakat berhenti merokok dan menurunkan berat badan akan mengurangi kejadian tekanan darah tinggi dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan Keywords: Keyword 1. Keyrword 2. Keyword 3 This is an open-access article under the CC BY 4. 0 license. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSIM/index Yanti. Riska. , et al. Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko HipertensiAA. JSIM. Vol. No. Juni-November 2024, pp 32-37 PENDAHULUAN Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko penyakit kardiovaskuler dan termasuk dalam penyebab masalah kesehatan dan penyakit (Iturzaeta & Tejeira, 2. Hipertensi ini ditandai dengan meningkatnya tekanan darah di atas normal (Oktovin et al. , 2. ,dimana systole lebih dari 140 mmHg dan diastolic leboh dari 90 mmHg (Maratning et al. , 2. Hipertensi bahkan disebut sebagai AuSilent KillerAy karena dianggap sebagai masalah kesehatan yang gejalanya jarang dirasakan oleh penderita, tetapi dapat menyebabkan berbagai macam masalah yang cukup serius seperti kerusakan pembuluh darah, gagal ginjal, serangan jantung dan gagal jantung (Unja et al. , 2. Bahkan hipertensi pada kehamilan dianggap sebagai penyebab utama mordibitas dan mortalitas pada ibu dan perinatal di seluruh dunia (Laksono & Masrie. Angka kejadian hipertensi pada kehamilan perlu menjadi perhatian. Hal ini dikarenakan angka kejadian dan kematian akibat hipertensi pada wanita hamil terus mengalami peningkatan setiap Hipertensi pada wanita hamil terjadi sekitar 10% dari kehamilan diseluruh dunia. Salah satu dari jenis hipertensi yang insidennya meningkat adalah preeklamsia (Setyawati et , 2. Banyak faktor pencetus terjadinya hipertensi pada kehamilan. Setyawati, et al . dalam penelitiannya mengungkapkan berdasarkan analisis dari Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013, determinan kondisi hipertensi pada wanita hamil di Indonesia adalah yang berdomisili di luar Kawasan pulau Jawa dan Bali, usia wanita hamil >35 tahun, pendidikan wanita hamil dibawah SMP, memiliki riwayat Hipertensi, kebiasan mengkonsumsi makanan asin, lingkar lengan atas (LILA) >30. Gambaran situasi ini sesuai dengan kondisi yang ada di Desa Aek Haruaya Kabupaten Padang Lawas Utara. Desa Aek Haruaya merupakan salah satu desa terpencil yang terletak di kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara. Desa ini merupakan desa kampung KB yang dikelola oleh BKKBN Provinsi Sumatera Utara. Jumlah KK di desa Aek Haruaya sekitar 48 KK, dengan jumlah jiwa 201 jiwa, dimana jumlah laki-laki 107 jiwa dan perempuan 94 jiwa, sedangkan jumlah Pasangan Usia Subur ada 29. Berdasarkan temuan penelitian sebelumnya dimana sekitar 41,7% wanita hamil di Desa Aek Haruaya berusia >35 tahun, dengan Tingkat pendidikan SD 33,3%, mayoritas pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan 66,7% pada kategori kurang, dan 69,4% memiliki sikap negative terhadap tanda bahaya kehamilan (Harahap & Rambe, 2. Temuan ini menunjukan bahwa wanita hamil di Desa Aek Haruaya memiliki resiko mengalami Hipertensi yang perlu diperhatikan. Maka dari itu, hipertensi terutama pada ibu hamil perlu dicegah karena akan mengancam kehidupan ibu dan anak yang di dalam kandungan. Salah satunya adalah menyampaikan informasi kepada kelompok ibu hamil di Desa Aek Haruaya terkait Faktor Resiko Hipertensi pada Ibu Hamil. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada Kelompok ibu Hamil Desa Aek Haruaya tentang faktor resiko Hipertensi pada kehamilan. Sehingga diharapkan kedepannya akan menjadi dasar bagi kelompok ibu hamil untuk mengontrol faktor resiko Hipertensi. Penyampaian informasi ini dilaksanakan melalui pelaksanaan pengabdian Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSIM/index Yanti. Riska. , et al. Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko HipertensiAA. JSIM. Vol. No. Juni-November 2024, pp 32-37 kepada masyarakat oleh Tim Pengabdi dan Mahasiswa Diploma i Kebidanan. STIKes Paluta Husada. METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan yang diterapkan oleh Tim Pengabdi dan Mahasiswa dari Program Studi Diploma i Kebidanan STIKes Paluta Husada adalah dengan melaksanakan promosi Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk memberikan informasi kesehatan pada masyarakat agar mau dan mampu memelihara kesehatan. Promosi kesehatan merupakan tahapan pertama dan utama dalam upaya pencegahan penyakit (Rachmawati, 2. Upaya pencegahan yang ditargetkan oelh Tim Pengabdi adalah menurunnya kejadian hipertensi pada ibu hamil. Target sasaran kegiatan promosi kesehatan ini adalah kelompok ibu hamil di Desa Aek Haruaya yang menjadi sasaran primer. Tujuanya agar informasi yang ingin disampaikan langsung diterima oleh target kelompok sasaran. Sehingga tujuan pengabdian dapat tercapai sesuai dengan target. Kegiatan promosi kesehatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan yang diawali dengan tahap persiapan. Pada tahap persiapan tim pengabdi menyusun rencana kegiatan dan mempersiapkan alat dan bahan penunjang kegiatan. Tim pengabdi juga mempersiapkan seluruh ibu hamil di Desa Aek Haruaya untuk dapat berhadir pada kegiatan pelaksanaan. Selanjutnya tahap implementasi, yaitu dimana tim pengabdi dan mahasiswa dari Program Studi Di Kebidanan STIKes Paluta Husada melaksanakan kegiatan dengan metode ceramah. Adapun materi ceramah yang disampaikan adalah terkait hipertensi pada ibu hamil, faktor penyebab hipertensi pada ibu hamil dan cara mencegah dan mengontrol hipertensi selama kehamilan dan post partum. Penyebaran leaflet juga dilakukan sebagai upaya memaksimalkan penyampaian informasi kepada setiap peserta dalam bentuk tulisan. Kegiatan penyuluhan kesehatan dilaksanakan pada hari Kamis, 02 Mei 2024 di Balai Desa Aek Haruaya yang dihadiri oleh 20 Ibu Hamil. Tahap terakhir dari kegiatan pengabdian ini adalah tahap evaluasi. Evaluasi kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pertanyaan kepada kelompok sasaran terkait materi yang disampaikan sebelumnya. Gambar 1. 1 Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Dosen dan Mahasiswa Program Studi Di Kebidanan. STIKes Paluta Husada Sumber : Data Primer, 2024 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSIM/index Yanti. Riska. , et al. Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko HipertensiAA. JSIM. Vol. No. Juni-November 2024, pp 32-37 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari kegiatan pengabdian ini didapatkan pada data skrining hipertensi dengan mengukur tekanan darah ibu hamil menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop didapatkan seluruh ibu hamil . %) yang mengikuti kegiatan memiliki tekanan darah normal. Pengukuran tekanan darah ini dilakukan sebagai pemeriksaan awal kesehatan ibu hamil. Salah satu tujuannya adalah untuk mendeteksi resiko pre eklamsia pada ibu hamil (Fadhilah Gani, 2. Seperti yang diketahui Hipertensi merupakan suatu masalah kesehatan yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah di atas normal (Oktovin et al. , 2. , dimana systole lebih dari 140 mmHg dan diastolic leboh dari 90 mmHg (Maratning et al. , 2. Walaupun hasil skrening hipertensi menunjukan seluruh ibu hamil memiliki tekanan darah normal, upaya pencegahan tetap harus dilakukan. Hal ini dikarenakan hipertensi pada kehamilan dapat terjadi selama kehamilan ataupun 12 minggu setelah melahirkan (Braunthal & Brateanu, 2. Terutama pada wanita hamil yang memiliki riwayat hipertensi sebelum kehamilan ataupun wanita hamil yang memiliki pola hidup yang tidak sehat. Maka dari itu, penyampaian informasi terkait hipertensi pada kehamilan dan cara mengontrol hipertensi perlu Tujuannya adalah untuk membentuk perilaku yang lebih sehat dalam mencegah terjadinya Hipertensi. Penyampaian informasi terkait hipertensi melalui promosi kesehatan sangat diperlukan oleh kelompok ibu hamil. Seperti yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian ini. Hal ini dikarenakan promosi kesehatan dapat mempengaruhi peningkatan pengetahuan ibu hamil. Pengetahuan ibu hamil tentang penyakit hipertensi ini juga menjadi faktor yang relevan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Dimana gaya hidup sehat menjadi salah satu rekomendasi yang tepat untuk manajemen hipertensi pada wanita hamil (Rivera-Romero et al. , 2. Hal ini dikarenakan kebanyakan dari kasus hipertensi pada wanita hamil terjadi karena pola gaya hidup yang tidak sehat. Tidak hanya itu stress yang dirasakan ibu hamil juga menjadi salah satu faktor pencetus. Akan tetapi pada dukungan dari orang sekitar dianggap mampu menjadi proteksi (Masjoudi et al. , 2. Hasil dari kegiatan pengabdian ini didapatkan sebagian besar dari peserta yang merupakan ibu hamil di Desa Aek Haruaya sudah memahami dengan baik terkait Hipertensi pada kehamilan, faktor penyebab dan cara mengatasinya. Hal ini dilihat dari hasil umpan balik dari peserta yang mampu dengan baik menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pemateri. Selama kegiatan penyuluhan juga keaktifan dari peserta untuk bertanya. Hal ini menunjukan kegiatan promosi kesehatan dengan metode ceramah mampu menarik perhatian dari peserta. Peserta dianggap mampu menerima informasi dengan baik. Temuan ini sejalan dengan beberapa penelitian sebelumnya, dimana edukasi dengan metode ceramah untuk mencegah hipertensi pada kelompok ibu hamil mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil terutama mengenai pola makan untuk mencegah hipertensi (Munir et al. , 2. Edukasi kesehatan memiliki peranan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang hipertensi pada kehamilan. Hal ini terlihat dari adanya perubahan Tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (Rahayu et al. , 2. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSIM/index Yanti. Riska. , et al. Peningkatan Kualitas Pengetahuan Tentang Resiko HipertensiAA. JSIM. Vol. No. Juni-November 2024, pp 32-37 KESIMPULAN Kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa upaya penyebaran informasi terkait hipertensi pada kehamilan bagi kelompok ibu hamil di Desa Aek Haruaya memiliki dampak positif. Salah satunya adalah peningkatan pengetahuan pada kelompok tersebut. Hal ini menunjukan bahwa promosi kesehatan mampu di terapkan sebagai tahap pertama dalam upaya pencegahan Salah satu metode dalam promosi kesehatan yang dapat diterapkan adalah metode ceramah dan penyebaran leaflet kepada kelompok sasaran. Akan tetapi, upaya untuk mencegah terjadinya hipertensi pada ibu hamil dan post partum tidak cukup dengan edukasi. Pemantauan berkala tekanan darah dan perubahan perilaku untuk lebih sehat perlu dilakukan oleh kelompok Dukungan dari keluarga terutama suami sebagai support system juga mampu ditingkatkan. Maka dari itu, diharapkan promosi kesehatan ke beberapa kelompok target lainnya serta program lainnya perlu direncanakan dan dijalankan. Agar kesehatan masyarakat lebih dapat diperhatikan dan dikelola dengan baik. Acknowledgment Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan adanya dukungan dari STIKes Paluta Husada yang telah memberikan ijin dan membantu dalam memfasilitasi berjalannya kegiatan pengabdian ini. Terutama Program Studi Diploma i Kebidanan yang dengan segala pengertiannya memberikan ijin terlibatnya mahasiswa dalam kegiatan pengabdian ini. Daftar Pustaka