Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Benedikstus Igo Lamak 1*. Dorothea Donge Hinga 1. Krisjayanti Walen Nitit1. Maria Elisabeth Wesan Raring1. Prichilia Pega Kalang1. Yohana Antonia Nini Lebao1. Yohanes Maria Vianey Benolo Wathun1 Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka. Indonesia bennylamak@gmail. Received: 09/03/2025 Revised: 01/04/2025 Accepted: 02/04/2025 CopyrightA2025 by authors, all rights reserved. Authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution License 4. 0 International License Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Paroki St. Fransisikus Asisi Lamahora dilaksanakan untuk membangun partisipasi umat dalam kehidupan menggereja terutama dalam kegiatan BKSN. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi umat dalam kegiatan BKSN serta meningkatkan kualitas hidup umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora. Metode yang digunakan dalam kegiatan KKN di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora adalah pendekatan live in yang menekankan pada partisipasi aktif umat dalam setiap kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa kegiatan yang dilakasanakan di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora berhasil meningkatkan partisipasi umat dalam kegiatan bergereja terutama dalam kegiatan BKSN. Kata kunci: Kegiatan BKSN dan Partisipasi Umat Abstract Community Service (PKM) activities at St. Francis of Assisi Lamahora Parish were carried out to build congregational participation in church life, especially in BKSN The purpose of this activity is to increase awareness and participation of the congregation in BKSN activities and to improve the quality of life of the congregation at St. Francis of Assisi Lamahora Parish. The method used in the KKN activities at St. Francis of Assisi Lamahora Parish is the live-in approach which emphasizes the active participation of the congregation in every activity. The results of this activity show that the activities carried out at St. Francis of Assisi Lamahora Parish have succeeded in increasing congregational participation in church activities, especially in BKSN activities. Keywords: BKSN Activities and Community Participation Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 80 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Pendahuluan Kualiah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian kepada msayarakat yang melibatkan mahasiswa untuk berkonribusi langsung dalam pembangunan dan pemberdayaan Salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan mahasiswa KKN di Paroki St. Fransisikus Asisi Lamahora adalah dengan mendukung kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). BKSN merupakan kegiatan rohani yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan umat terhadap Kitab Suci. Partisipasi umat dalam kegiatan BKSN merupakan unsur penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Namun, di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora, partisipasi umat dalam kegiatan BKSN masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan partisipasi umat dalam kegiatan keagamaan. Melalui pogram KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka yang berjumlah tujuh orang berusia 20-23 tahun dibawah bimbingan dosen pembimbing lapangan dan juga pastor paroki St Frasnsisikus Asisi lamahora berperan sebagai fasilitator dan motivator dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di paroki. Kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa diintegrasikan dengan PkM untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Salah satu Tridharma perguruan tinggi adalah pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini dilakukan sebagai suatu bentuk karya bakti mahasiswa dalam membangun dan sebagai suatu sarana belajar dalam mengimplementasikannya di tengah masyarakat, (Sogen et al. 2023:82-. Kegiatan PkM bukan hanya dilaksanakan di lingkungan masyarakat melainkan mahasiswa melakukan nya juga di tingkat paroki. Kegiatan PkM ini memiliki hubungan yang sangat erat antara masyarakat dan gereja. Kegiatan ini juga sama halnya dengan kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa STP Reinha Larantuka di Paroki ST. Fransisikus Asisi Lamahora. Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu (Fatmawati et al. 2021:97-. Sedangkan menurut Syardiansah . 9:57-. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan intrakulikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Paputungan Ferzi . 3:1012-2. mengemukakan pendapatnya bahwa KKN sejatinya merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian. Namun KKN juga menjadi peluang implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bentuk lainnya yakni pengajaran dan penelitian, mahasiswa dituntut memiliki kreativitas dan perilaku inovatif guna memenuhi ketiga hal tersebut Melalui kegiatan KKN yang dilaksanakan di Proki St. Fransiskus Asisi lamahora pada bulan Agustus sampai bulan Oktober mahasiswa mengadakan berbagai kegiatan yang dapat memberdayakan atau mendorong partisipasi atau keterlibatan umat dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Paroki. Pada Bulan Kitab Suci Nasional, di berbagai keuskupan diadakan berbagai kegiatan, baik kegiatan yang berbentuk pertandingan maupun perlombaan, namun di antara semua kegiatan tersebut Sharing Kitab Suci merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh seluruh umat dengan harapan agar umat semakin mendekatkan diri pada Kitab Suci yang adalah sumber iman umat Katolik. Tema BKSN yang diangkat oleh LBI dapat digunakan sebagai bahan sharing bagi umat Katolik di setiap kelompok umat (Abatan dan Dorince. 2023:1209-1. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 81 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Bulan Kitab Suci (BKSN) merupakan momen penting bagi umat Katolik untuk memperdalam pemahaman tentang Kitab Suci dan meningkatkan kehidupan iman dalam Namun, di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora, partisipasi masyarakat dalam kegiatan BKSN seringkali belum optimal. Rendahnya tingkat keterlibatan umat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pemahaman umat tentang makna BKSN, minimnya inovasi dalam kegiatan yang diselenggarakan, serta terbatasnya sumber daya yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Mahasiswa KKN, dengan semangat muda, kreativitas, dan pengetahuan yang dimiliki, memiliki potensi besar untuk membantu gereja dalam meningkatkan partisipasi umat. Melalui keterlibatan aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan BKSN, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang nyata, baik dalam bentuk program inovasi maupun pendekatan yang lebih inklusif kepada berbagai kelompok masyarakat. Pada Bulan Kitab Suci Nasional, diberbagai keuskupan diadakan berbagai kegiatan, baik kegiatan yang berbentuk pertandingan maupun perlombaan, namun diantara semua kegiatan tersebut Sharing Kitab Suci merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh seluruh umat dengan harapan agar umat semakin mendekatkan diri pada Kitab Suci yang adalah sumber iman umat Katolik. Tema BKSN yang diangkat oleh LBI dapat digunakan sebagai bahan sharing bagi umat katolik di setiap kelompok umat basis. Kegiatan PkM ini mempunyai tujuan dan manfaat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi umat dalam kegiatan BKSN serta meningkatkan kualitas hidup umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora. Dengan memahami hubungan ini, diharapkan hasil PkM dapat menjadi acuan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan keterlibatan umat melalui program-program Gereja. Metode Kegiatan Pengabdian kepada Masyarat (PkM) di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora. Keuskupan Larantuka, yang dilakukan oleh mahasiswa KKN STP Reinha Larantuka, dimulai dengan proses observasi lapangan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) berlangsung selama tiga bulan, dari Agustus hingga Oktober 2024. Selama periode ini, peserta PkM berinteraksi langsung dan tinggal bersama umat, sebagai bentuk keterlibatan mereka dalam meningkatkan partisipasi umat dalam kegiatan gerejawi. Pendekatan yang digunakan adalah model partisipatif, di mana peserta PkM tinggal bersama umat dan memberikan edukasi melalui kehadiran, keterlibatan aktif, dan berbagi pengalaman iman. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan motivasi umat, sehingga mereka dapat berpartisipasi dan melayani dalam kehidupan gerejawi dengan lebih optimal. Hasil dan Pembahasan 1 Hasil Kegiatan KKN di paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora yang dilakukan oleh mahasiswa KKN STP Reinha Larantuka juga memilki tujuan penting untuk meningaktakan pelayanan terhadap umat. Tujuan ini diangkat karena pelayanan Gereja di Paroki tersebut belum dilaksanakan secara maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peserta PKM melaksanakan berbagai kegiatan di lapangan. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 82 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Bulan Kitab suci (BKSN) adalah sebuah program atau kegiatan yang diselenggarakan oleh Gereja Katolik di Indonesia untuk mendorong umat Katolik lebih mendalami dan menghayati Kitab Suci (Alkita. dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) merupakan momentum penting untuk memperdalam iman umat Katolik melalui pembacaan, pendalaman, dan refleksi atas Kitab Suci. Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan ini memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan partisipasi umat, terutama dalam komunitas-komunitas kecil seperti Komunitas Basis Gerejani (KBG). Melalui program KKN, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan umat di paroki atau stasi dan mengorganisir kegiatan seperti doa bersama, pembacaan Kitab Suci, diskusi rohani, dan katekese. Kegiatan ini mempererat kebersamaan dalam komunitas dan mengajak umat untuk lebih aktif dalam kehidupan gereja. Keterlibatan mahasiswa KKN dalam BKSN membantu menjawab tantangan zaman, terutama dengan adanya perkembangan teknologi yang membuat umat semakin jarang terlibat dalam kegiatan gereja. Mahasiswa dapat menjadi penghubung efektif untuk menarik perhatian umat, terutama generasi muda, agar lebih aktif dalam kegiatan Dengan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan umat, mahasiswa KKN dapat mengajak mereka untuk lebih mendalami Kitab Suci dan mengaplikasikan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. 2 Pembahasan Peran mahasiswa KKN dalam kegiatan BKSN sangat penting dalam mendorong umat untuk lebih terlibat dalam kehidupan rohani mereka dan memperkuat komitmen mereka terhadap ajaran Gereja. Kegiatan-Kegiatan Pengabdian Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) bertujuan untuk mengaktifkan partisipasi umat dalam kehidupan spiritual gereja. Kegiatan pengabdian yang dilakukan mahasiswa KKN antara lain adalah: Doa rosario Selain melaksanakan katekese BKSN, adapun kegiatan lain yang dilakukan adalah doa Rosario. Peserta PKM, yang merupakan calon guru agama dan katekis, tentunya memiliki pengaruh besar dalam kehidupan menggereja di tengah umat, salah satunya memimpin doa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bulan Oktober secara bergilir di setiap rumah umat. Gambar 1. Doa Rosario bersama umat Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 83 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Katekese Kegiatan katekese ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan agama dan membangun komunitas yang solid dan peduli. Kegiatan sosial seperti penggalangan dana dan pelayanan masyarakat juga dilaksanakan sebagai bagian dari program katekese, yang mengajarkan pentingnya berbagi dan melayani sesama. Proses katekese dimulai dengan doa dan pembacaan teks Kitab Suci, diikuti dengan kesempatan bagi umat untuk berbagi pengalaman hidup yang terkait dengan teks Kitab Suci. Kegiatan ini berjalan lancar, dengan partisipasi aktif umat dalam berbagi pengalaman hidup Kehadiran kami dalam kegiatan katekese ini sangat dihargai oleh umat, karena dianggap dapat mendorong mereka untuk terlibat dalam katekese bersama di KBG. Mereka juga menyadari bahwa kehadiran kami membantu kelancaran proses pelaksanaan katekese. Gambar 2. Sering Kitab Suci Bersama Umat Doa Mingguan Selain kegiatan tersebut, adapula doa mingguan yang dilaksanakan di setiap KBG. Kegiatan doa ini dilaksanakan setiap hari Rabu dalam bulan Agustus dan September secara bergilir di rumah-rumah umat. Gambar 3. Doa mingguan bersama umat Lomba bulan kitab suci Selain kegitan yang dialakukan oleh mahasiswa di setiap KBG, mahasiswa KKN juga ikut berpartispasi dalam kegiatan lomba bulan kitab suci. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 84 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Gambar 4. Lomba BKSN 2 Tantangan/Kendala PkM Dalam pelaksanaan kegiatan BKSN, ada beberapa tantangan dan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa KKN, antara lain: Kurangnya Partisipasi Umat: Beberapa umat mungkin kurang antusias atau sibuk dengan rutinitas harian, sehingga sulit untuk mengajak mereka aktif dalam kegiatan. Perbedaan Usia dan Pemahaman: Kesulitan dalam menyamakan pemahaman dan pendekatan terhadap berbagai kelompok usia yang memiliki kebutuhan spiritual yang Waktu yang Terbatas: Keterbatasan waktu dalam program KKN yang hanya berlangsung 3 bulan, sementara upaya peningkatan partisipasi umat memerlukan waktu yang lebih lama untuk memberikan hasil yang maksimal. 3 Keberhasilan PkM Meskipun menghadapi beberapa tantangan, kegiatan BKSN yang melibatkan mahasiswa KKN berhasil mencapai beberapa tujuan penting: Peningkatan Partisipasi Umat: Banyak umat yang mulai menunjukkan ketertarikan dan kehadiran dalam kegiatan gereja, terutama dalam kegiatan doa bersama dan pembacaan Kitab Suci. Peningkatan Pemahaman Kitab Suci: Umat mulai lebih paham dan tergerak untuk menerapkan ajaran dalam Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kebersamaan yang Diperkuat: Terjadi peningkatan solidaritas dan kebersamaan di antara anggota KBG, yang terlibat aktif dalam kegiatan dan diskusi kelompok. Kesadaran Spiritual yang Meningkat: Umat mulai lebih mendalami spiritualitas mereka dan merasa lebih dekat dengan Tuhan setelah mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan. 4 Refleksi Kritis Kegiatan BKSN yang melibatkan mahasiswa KKN memberikan banyak pelajaran berharga tentang pentingnya penguatan iman umat di tingkat lokal. Refleksi kritis terhadap pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa: Pentingnya Kolaborasi: Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan umat sangat penting untuk menjamin keberlanjutan kegiatan dan mengatasi tantangan yang muncul. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 85 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Keterlibatan Mahasiswa KKN dalam Kegiatan BKSN untuk Meningkatkan Partisipasi Umat di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora Vol. 4 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Perlu Adaptasi: Pendekatan dalam kegiatan BKSN perlu lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan umat, terutama untuk menjangkau generasi muda dan umat dengan latar belakang yang berbeda. Keterlibatan yang Lebih Lama: Agar dampak dari kegiatan ini lebih terasa, keterlibatan yang lebih lama dan berkelanjutan dari mahasiswa KKN atau pihak gereja diperlukan untuk memastikan bahwa partisipasi umat terus meningkat. Kesimpulan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan oleh mahasiswa STP Reinha Larantuka di Paroki St. Fransiskus Asisi Lamahora berhasil meningkatkan partisipasi umat dalam kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN). Meskipun menghadapi tantangan, mahasiswa KKN berhasil mengatasi hambatan tersebut melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Melalui kegiatan seperti doa Rosario, katekese, doa mingguan, dan lomba BKSN, mahasiswa KKN mempererat kebersamaan di antara umat dan mendorong mereka untuk mendalami Kitab Suci dan menerapkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diintegrasikan dengan KKN ini tidak hanya meningkatkan kualitas kehidupan beragama umat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lapangan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, umat, dan gereja untuk mencapai tujuan spiritual yang lebih mendalam. Daftar Pustaka