Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang e-ISSN: 2775-9768 p-ISSN: 2777-0974 Vol. No. Oktober 2024 Pengaruh Kualitas Laporan Keuangan Terhadap Efisiensi Investasi Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2022 Sri Yuli Ayu Putri1*. Rina Asmeri2 Universitas Bina Insani. Bekasi. Indonesia Universitas Ekasakti. Padang. Indonesia Corresponding Author: yuli@binainsani. Info Artikel Direvisi, 15/09/2024 Diterima, 29/11/2024 Dipublikasi, 05/12/2024 Kata Kunci: Efisiensi Investasi. Kualitas Laporan Keuangan Keywords: Investment Efficiency. Financial Statement Quality Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Laporan Keuangan terhadap Efisiensi Investasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2022. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 31 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2020-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Laporan Keuangan secara parsial berpengaruh signifikan positif terhadap Efisiensi Investasi. Abstract This study aims to analyze the effect of Financial Report Quality on Investment Efficiency in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020-2022. The method in this study is quantitative with multiple linear regression analysis. The sample selection technique used purposive The population and samples in this study were 31 mining sector companies listed on the IDX in 2020-2022. The results showed that the Quality of Financial Statements partially had a significant positive effect on Investment Efficiency. PENDAHULUAN Perekonomian global saat ini mengalami pertumbuhan yang pesat setiap tahunnya, terutama dalam domain pasar modal. Pasar modal berperan dalam memfasilitasi perpindahan dana dan penggalangan dana. Efisiensi pasar modal selalu terkait erat dengan ketersediaan informasi, karena pasar modal yang efisien adalah pasar di mana harga sekuritas mencerminkan semua informasi yang relevan mengenai sekuritas tersebut. Pasar modal sering dikaitkan dengan aktivitas investasi, yang digunakan baik oleh perusahaan maupun investor untuk menjaga kelangsungan bisnis dan mencapai target keuntungan yang diharapkan. Investasi adalah tindakan yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu dengan tujuan mendapatkan pengembalian yang diharapkan. Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengungkapkan bahwa di Indonesia, efisiensi investasi semakin memburuk (Putra & Damayanthi, 2. Hal ini disebabkan oleh biaya tinggi dalam berinvestasi di dalam negeri, sementara daya saing negara dalam menarik investasi dan mengelolanya di tingkat output rendah. Efisiensi investasi adalah ketika suatu investasi sesuai dengan ekspektasi perusahaan (Nathaniel, 2. Investasi dianggap efisien jika tingkat investasi yang diharapkan oleh perusahaan sesuai dengan tingkat investasi yang telah ditetapkan dalam jangka waktu yang DOI: https://doi. org/10. 31933/pgyv4005 This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Page 231 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 telah ditentukan, sehingga mencapai Nilai Sekarang Bersih (Net Present Value atau NPV) atau nilai yang sesuai dengan target perusahaan. Agar investasi menjadi efisien, maka perusahaan harus terhindar dari masalah overinvestment maupun masalah underinvestment. Underinvestment situasi perusahaan tidak memanfaatkan peluang investasi dengan Net Present Value positif. Apabila perusahaan tetap melakukan investasi pada saat Net Present Value negatif, maka perusahaan akan mengalami overinvestment (Sutikno, 2. Kualitas laporan keuangan adalah informasi yang akurat mengenai kinerja operasional perusahaan, yang merupakan sumber utama informasi bagi manajer dan investor. Laporan keuangan yang disusun dengan baik memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi investasi dan mengurangi asimetri informasi, yang dapat menghindari terjadinya overinvestment atau Laporan keuangan berkualitas tinggi juga dapat menarik minat investor eksternal untuk menyediakan pendanaan kepada perusahaan, sehingga membantu mengurangi dampak terjadinya underinvestment (Suaidah & Sebrina, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Ardana & Sujana . menunjukkan bahwa masalah adverse selection, yang seringkali muncul dalam teori agensi, dapat dikurangi dengan membuat laporan keuangan yang berkualitas tinggi, sehingga tercipta keseimbangan informasi antara manajer dan investor. Perusahaan dengan kualitas akrual yang lebih tinggi, yang mengindikasikan laporan keuangan yang lebih berkualitas, cenderung memiliki tingkat efisiensi investasi yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan argumen bahwa laporan keuangan yang berkualitas dapat mengurangi asimetri informasi dan masalah agensi, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya investasi dengan lebih efisien. Efisiensi investasi yang terjadi di Indonesia masih tergolong tidak efisien karena angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) masih tinggi. Nilai ICOR Indonesia pada tahun 2020 yaitu sebesar -15,12, dan kembali meningkat tajam sebesar 8,94 pada tahun 2021, sedangkan kembali menurun sebasar 6,25 pada tahun 2022. Semakin tinggi angka ICOR maka investasi semakin tidak efisien untuk menghasilkan output (Anggini Asmara, 2. Dalam studi yang dilakukan oleh Putra & Damayanthi . , dinyatakan bahwa kualitas laporan keuangan berpotensi mempengaruhi efisiensi investasi, yang tercermin dalam mencegah terjadinya overinvestment atau underinvestment. Ketika laporan keuangan memiliki kualitas yang baik, investor cenderung meningkatkan peran pemantauan mereka ketika berinvestasi, dan salah satu faktor lain yang memengaruhi efisiensi investasi adalah pemilihan sumber pendanaan yang sesuai dengan jangka waktu tertentu, yaitu Debt Maturity (Saputra & Wicaksono, 2. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, perbedaan antara penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya dan fenomena yang telah dijelaskan di atas, maka peneliti merasa tertarik untuk merumuskan judul penelitian AuPengaruh Kualitas Laporan Keuangan dan Tingkat Jatuh Tempo Utang terhadap Efisiensi InvestasiAy. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kualitas laporan keuangan berpengaruh secara parsial terhadap efisiensi investasi? Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kualitas laporan keuangan terhadap efisiensi investasi. Page 232 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 METODE PENELITIAN Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan adalah library research . tudy kepustakaa. yaitu Membaca dan mempelajari buku-buku serta sumber bacaan yang menurut teori berhubungan dengan informasi bagi masalah yang sedang dibahas dan melalui website. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan situs internet. Data yang digunakan adalah data sekunder yang menggambarkan kegiatan atau keadaan di dalam perusahaan dan menggunakan data kuantatif. Data dikumpulkan dan diperoleh dari laporan keuangan Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di Bei Periode 2020-2022 yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) di situs resminya w. Jenis dan Sumber Data Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang menunjukkan angka yang pasti yang tergantung pada waktu pengumpulannya. Data ini termasuk tipe Data Time Series, yaitu data yang diambil dalam jangka waktu tertentu dan data yang dikumpulkan secara urut dalam waktu lebih dari satu tahun. Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari pihak lain atau sumber lain yang telah ada. Dalam penelitian ini sumber data yang diperoleh berasal dari laporan keuangan tahunan perusahaan pertambangan pada periode 2020-2022 yang dirilis resmi oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI). Data dikumpulkan dengan cara mengunduhnya dari situs web Bursa Efek Indonesia. Populasi dan sampel Penelitian Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambagan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020-2022. Populasi pada penelitian ini berjumlah 56 perusahaan di sector pertambangan. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memenuhi kriteria sebanyak 31 perusahan selama 3 tahun. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling, yaitu pemilihan sampel yang didasarkan atas kriteria- kriteria atau ciri-ciri tertentu yang dimiliki oleh sampel Perusahaan Sektor Pertambang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 20202022 Perusahaan Sektor Pertambangan yang menyajikan laporan keuangan lengkap berturut-turut selama tahun 2020-2022 Perusahaan Sektor Pertambangan yang tidak menyajikan laporan keuangan lengkap berturut-turut selama tahun 2020-2022 Page 233 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 Tabel 1. Sampel Penelitian Nama Perusahaan Adaro Energy Tbk Atlas Resources Tbk Borneo Olah Sarana Sukses Tbk. Bumi Resources Minerals Tbk Baramulti Suksessarana Tbk Bumi Resources Tbk Bayan Resources Tbk Golden Energy Mines Tbk Garda Tujuh Buana Tbk Harum Energy Tbk Indo Tambangraya Megah Tbk Resource Alam Indonesia Tbk Mitrabara Adiperdana Tbk Tambang Batubara Bukit Asam (Perser. Tbk Golden Eagle Energy Tbk Toba Bara Sejahtra Tbk Energi Mega Persada Tbk Medco Energi International Tbk Super Energy Tbk. Aneka Tambang (Perser. Tbk Cita Mineral Investindo Tbk Cakra Mineral Tbk Central Omega Resources Tbk Ifishdeco Tbk. Vale Indonesia Tbk Merdeka Copper Gold Tbk J Resources Asia Pasific Tbk SMR Utama Tbk Timah (Perser. Tbk Kapuas Prima Coal Tbk Citatah Tbk Sumber: w. id, 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada penelitian ini meneliti 2 variabel independen yaitu kualitas laporan keuangan dan Efisiensi Investasi. Hipotesisnya apakah kualitas laporan keuangan berpengaruh terhadap efisiensi investasi. Secara statistik dilakukan dengan pengujian baik secara parsial dengan model regresi dan menggunakan software SPSS 22. Metode Analisis Data Uji Statistik Deskriptif Tabel 2. Uji Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Minimum Maximum Kualitas Laporan Keuangan Efisiensi Invesitasi Valid N . Mean Std. Deviation -1,41 1,13 0,2372 0,28567 -,58 1,62 -0,0074 0,23872 Sumber : Hasil Pengolahan data SPSS 22, diolah oleh peneliti . Page 234 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif data penelitian pada tabel di atas, diketahui bahwa variabel Efisiensi Investasi (Y), memiliki nilai minimum sebesar -0,58 dan nilai maksimum sebesar 1,62. Nilai rata-rata . dari variabel ini adalah -0,0074, dengan nilai standar deviasi sebesar 0,23872. Untuk variabel Kualitas Laporan Keuangan (X. , memiliki nilai minimum sebesar -1,41 dan nilai maksimum sebesar 1,13. Nilai rata-rata . dari variabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 3. Uji Normalitas Unstandardized Residual Normal Parameters Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic 0,0000000 1,36489662 0,111 0,111 -0,109 0,111 Asymp. Sig. -taile. 0,200d Sumber : Hasil Pengolahan data SPSS 22, diolah oleh peneliti 2024 Hasil uji Normalitas dalam penelitian ini menggunakan one sample Kolmogrov Smirnov tabel menunjukkan bahwa besarnya nilai Asymp Sig. -taile. adalah sebesar 0,200 yang menunjukkan bahwa Asymp Sig. -taile. 0,200 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan data telah terdistribusi secara normal. Uji Heterokedastisitas Model (Constan. Tabel 4. Uji Heterokedastisitas (Glejse. Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta 30,216 12,770 Kualitas Laporan 0,086 Keuangan Dependent Variable: ABSRes 0,387 Sig. 2,366 0,055 0,222 Sumber : Hasil Pengolahan data SPSS 22, diolah oleh peneliti . Dari hasil analisis uji heteroskedastisitas di atas, pada tabel diatas nilai signifikansi setiap variabel > 0,05. Jadi dapat disimpulkan model regresi tidak mengandung adanya Page 235 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 Uji Autokorelasi Tabel 5. Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square 0,334a Adjusted R Square Std. Error of the Estimate DurbinWatson 0,065 1,40035 1,938 0,111 Sumber : Hasil Pengolahan data SPSS 22, diolah oleh peneliti . Tabel 6. Tabel Durbin Watson K=2 1,618 Sumber : Tabel Durbin Watson 1,706 Berdasarkan tabel di atas, dihasilkan durbin Watson sebesar 1,938. Nilai ini akan dibandingkan dengan DW tabel dengan jumlah sampel 93,tingkat kepercayaan 5% di dapat nilai batas bawah . = 1, 618 dan batas atas . = 1,706. Oleh karena nilai DW 1,938 berada di antara batas atas . = 1,706 dan . - d. = 2,294 atau 1,706 < 1,938 < 2,294 maka dapat disimpulkan tidak terjadi autokorelasi. Analisis Regresi Linear Sederhana Tabel 7. Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana Unstandardized Coefficients Std. Error Model (Constan. 30,216 12,770 Kualitas Laporan Keuangan 0,086 0,387 Standardized Coefficients Beta 0,055 Sig. 2,366 0,031 0,222 0,827 Dependent Variable: Kinerja keuangan Sumber : Hasil Pengolahan data SPSS 22, diolah oleh peneliti . Hasil regresi linear berganda yaitu sebagai berikut : Y= 30,216 12,770 e Dari hasil model persamaan regresi dan tabel diatas, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut: Nilai konstanta (Nilai mutla. apabila kualitas laporan keuangan= 0, maka Efisiensi Investasi sebesar 30,216. Koefisien regresi kualitas laporan keuangan sebesar 0,086 yang artinya terdapat pengaruh positif antara Kualitas Laporan Keuangan dengan Efisiensi Investasi. Apabila Kualitas Laporan Keuangan naik sebesar satu satuan, maka efisiensi investasi akan menyebabkan peningkatan sebesar 0,086 satuan, bila variabel lainnya konstan. Page 236 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 Uji Koefesiensi Determinasi (Adjusted RA) Tabel 8. Uji Koefisien Determinasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,334a 0,111 0,065 Sumber : Hasil Pengolahan data spss 22, diolah oleh peneliti . 1,40035 Metode Pengujian Hipotesis Uji Signifikan Dengan Uji t . Tabel 9. Hasil Uji t Model Unstandardized Coefficients 1 (Constan. 30,216 Std. Error Standardized Coefficients Sig. Beta 12,770 Kualitas Laporan 0,086 0,387 0,055 Keuangan Sumber : Hasil Pengolahan data spss 22, diolah oleh peneliti . 2,366 0,031 0,222 0,827 Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan regresi dapat dilihat pada tabel 4. diketahui hasil pengujian signifikansi variabel independen secara parsial sebagai berikut: syarat Uji Hipotesis atau uji t adalah Ha diterima apabila thitung>ttabel atau sig 0,05. Hasil uji hipotesis variabel Kualitas Laporan Keuangan (X. menunjukkan bahwa nilai t-hitung 0,222 < t-tabel 1,66140 dengan signifikan 0,827 > 0,05 maka jawaban hipotesis yaitu Ha ditolak yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh Kualitas Laporan Keuangan terhadap Efisiensi Investasi pada perusahaan pertambangan. Pembahasan Pengaruh tingkat suku bunga kredit secara parsial terhadap kinerja keuangan Berdasarkan hasil uji hipotesis Kualitas Laporan Keuangan (X. menunjukkan bahwa nilai signifikan 0,827 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,222 < t-tabel 1,66140 maka dapat disimpulkan hipotesis yaitu Ha ditolak yang menyatakan bahwa kualitas laporan keuangan, yang diukur dengan menggunakan arus kas operasi akrual, berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap efisiensi investasi pada perusahaan pertambangan di Bursa Efek Indonesia periode KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Kualitas Laporan Keuangan (X. secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Efisiensi Investasi pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2020-2022. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,827 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,222 < t-tabel 1,66140, yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kualitas Laporan Keuangan dengan Efisiensi Investasi. Oleh karena itu, hipotesis (H. Page 237 Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN: 2775-9768 | p-ISSN: 2777-0974 REFERENSI