ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Telang dan Pucuk Merah Untuk Pencegahan PTM di Desa Serang Kabupaten Tasikmalaya Susanti*. Richa Mardianingrum. Lina Rahmawati Rizkuloh. Citra Rahayu Febianti Program Studi Farmasi. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Perjuangan Tasikmalaya. Jl. Peta No. Kota Tasikmalaya. Jawa Barat 46115 e-mail co Author: *susanti@unper. ABSTRAK Kondisi pasca pandemi covid 19 membutuhkan pembenahan di masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, menyebabkan sebagian besar masyarakat dihadapkan pada kondisi yang masih sulit termasuk dalam aspek kesehatan dan ekonomi. Meski pandemi covid 19 telah berakhir dan telah ditetapkan sebagai endemic, namun masyarakat tetap harus waspada akan Penyakit Tidak Menular atau yang biasa disebut PTM seperti penyakit degeneratif. Salah satu penyebab dari peningkatan kejadian PTM (Penyakit Tidak Menula. adalah diet atau pola makan yang tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi lemak. Konsumsi makanan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar serum Low Density Lipopotein (LDL), sehingga menyebabkan oksidasi serum LDL yang akan membentuk senyawa radikal bebas. Untuk mencegah terjadinya proses oksidasi lemak dan melindungi sel dari kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi antioksidan. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari penyuluhan kepada masyarakat Desa Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya mengenai potensi dan manfaat tanaman berpigmen warna terang seperti bunga telang dan daun pucuk merah yang kaya akan antioksidan. Kata Kunci : Telang. Pucuk Merah. PTM, antioksidan PENDAHULUAN Meski pandemik covid 19 telah berakhir dan telah ditetapkan sebagai endemik, namun masyarakat tetap harus waspada akan Penyakit Tidak Menular atau yang biasa disebut PTM seperti penyakit degeneratif. Menurut World Health Organization . , sebesar 71% penyebab kematian di dunia adalah PTM. Menilik dari data Riskesdas tahun 2018, prevalensi PTM mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Riskesdas 2013, antara lain prevalensi penyakit kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%, stroke naik dari 7% menjadi 10,9%, ginjal kronik naik dari 2% menjadi 3,8%, diabetes melitus naik dari 6,9% menjadi 8,5%, dan hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1% (Kemenkes RI, 2. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Hasil penelusuran pra kegiatan menunjukkan bahwa Desa Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak sekali tanaman-tanaman yang memiliki khasiat pengobatan seperti daun pucuk merah dan bunga telang. Daun pucuk merah (Syzigium myrtifoliu. dan bunga telang (Clitoria ternate. adalah dua jenis tanaman yang diketahui memiliki antosianin tinggi dan berkhasiat sebagai antioksidan (Ahmad et al. , 2022. Jeyaraj et al. , 2. Antosianin bertanggungjawab dalam memberikan warna orange, merah, dan ungu pada tumbuhan. Antosianin pada tumbuhan dapat digunakan sebagai pewarna alami pada makanan, dimana menurut Armanzah and Hedrawati, . , warna merupakan faktor kualitas yang penting bagi makanan. Selain sebagai pewarna antosianin merupakan antioksidan yang baik bagi tubuh diantaranya dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit degenaratif, seperti kanker, dan jantung (Djaeni et al. , 2. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PTM (Penyakit Tidak Menula. dan tanaman-tanaman di sekitar yang dapat berpotensi untuk pencegahan PTM serta Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat, khususnya di Desa Serang dapat memahami dan mengaplikasikan cara pencegahan PTM dengan memanfaatkan tanaman-tanaman di sekitar desa METODE Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu kader PKK Desa Serang. Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dari persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi hasil Tahap Pra Kegiatan Pada tahap persiapan, dilakukan audiensi dan sosialisasi dengan Kepala Desa Serang dan Ketua PKK Desa Serang perangkatnya mengenai rencana kegiatan, maksud dan tujuan Pengabdian kepada Masyarakat. Selain itu dilakukan juga persiapan materi penyuluhan, yaitu materi tentang pemanfaatan tanaman bunga telang dan daun pucuk merah sebagai sumber antioksidan yang dapat digunakan untuk pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM). Tahap Pelaksanaan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan tepatnya di Kampung Kadupandak RT 06 RW 02 Desa Serang Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya dengan peserta Ibu-ibu PKK. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari penyampaian materi tentang Penyakit Tidak Menular (PTM), penyebab terjadinya PTM dan potensi tanaman bunga telang dan daun pucuk merah dalam pencegahan PTM. Evaluasi hasil kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan post test berupa pertanyaan-pertanyaan terkait materi penyuluhan. Evaluasi Kegiatan Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mewawancarai peserta pengabdian satu bulan setelah kegiatan penyuluhan dilaksanakan. Wawancara dilakukan kepada ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 ketua ibu PKK dan satu peserta yang telah mengaplikasikan materi penyuluhan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Serang. Kecamatan Kawalu. Kabupaten Tasikmalaya dihadiri oleh 20 orang yang merupakan kader-kader ibu PKK di desa tersebut. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintahan desa dengan adanya kehadiran Kepala Desa Serang pada saat pembukaan acara Kepala Desa hadir untuk memberi sambutan dan membuka acara. Materi yang diberikan meliputi pendahuluan mengenai Penyakit Tidak Menular. Sekitar 70 persen penyebab kematian di dunia pada tahun 2016 adalah penyakit tidak menular (PTM) yang membunuh jutaan jiwa per tahun. Sekitar 80 persen kematian tersebut terjadi di negara berpenghasilan menengah dan rendah yang disebabkan karena penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit kanker, penyakit pernapasan kronis, diabetes, dan disebabkan oleh PTM lainnya . ata WHO. Peningkatan angka kejadian PTM sejalan dengan meningkatnya faktor risiko yang meliputi meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan merokok serta alkohol. Gambar 1. Sesi penyampaian materi Materi selanjutnya mengenai potensi tanaman di sekitar masyarakat yang merupakan sumber antioksidan dalam upaya pencegahan PTM, diantaranya adalah bunga telang dan daun pucuk merah. Kedua tanaman ini memiliki senyawa aktif antosianin yang selain mempunyai aktivitas antioksidan juga bertanggungjawab dalam memberikan warna orange, merah, dan ungu pada tumbuhan. Oleh karena itu, bunga telang dan daun pucuk merah dapat dimanfaatkan dalam olahan makanan atau minuman, karena selain memberikan warna yang menarik, juga memiliki efek antioksidan yang baik bagi tubuh diantaranya dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit degenaratif, seperti kanker, dan jantung yang termasuk PTM. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Pemanfaatan bunga telang dan daun pucuk merah dapat diaplikasikan ke dalam makanan sebagai pewarna alami yang aman untuk olahan kue, nasi, minuman dan sediaan lainnya. Selain meningkatkan derajat kesehatan, pemanfaatan ini dapat juga meningkatkan ekonomi masyarakat dengan menghasilkan produk makanan dan minuman yang mempunyai nilai estetika dan memiliki khasiat untuk kesehatan, terutama pencegahan PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar dan mendapat respon yang baik dari para peserta. Peserta banyak menyampaikan pertanyaanpertanyaan terkait materi yang disampaikan, sehingga dapat dikatakan peserta cukup antusias dalam mengikuti kegiatan. Ketika postest dilakukan, peserta dapat menjawab pertanyaan seputar materi penyuluhan dengan tepat. Pada saat pre-test dan post test dilakukan, pertanyaan yang disampaikan terkait pengetahuan peserta mengenai PTM dan tanaman yang mempunyai khasiat mencegah PTM. Hasil pre test menunjukkan 17% jawaban benar, namun setelah penyuluhan dilakukan, terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 83% yang ditunjukkan dengan nilai postest mencapai 100%. Gambar 2. Salah satu peserta pengabdian menunjukkan produk makanan hasil kreasi dengan bunga telang dan daun pucuk merah Monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan dengan jeda 1 bulan dari waktu pelaksanaan kegiatan. Hasil monitoring kepada peserta pengabdian menunjukkan adanya pengaplikasian materi penyuluhan menjadi suatu usaha produk olahan makanan yaitu es yoghurt yang ditambahkan dengan pewarna alami dari bunga telang dan daun pucuk merah. Peserta tersebut mengaku tertarik untuk menjual es yoghurt dengan menggunakan rebusan kedua tanaman tersebut, karena selain menyehatkan juga menjadikan produk tersebut lebih menarik. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Gambar 3. Produk es yoghurt hasil kreasi peserta pengabdian dengan bunga telang dan daun pucuk merah KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik pemanfaatan bunga telang dan daun pucuk merah sebagai upaya pencegahan PTM berhasil dilaksanakan. Hasil positif ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 83% dan adaya produk hasil pengabdian kepada masyarakat yang menyehatkan dan juga bernilai ekonomis sehingga dapat menjadi peningkat ekonomi masyarakat. SARAN Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat berikutnya perlu disosialisasikan dan demonstrasi tata cara ekstraksi tanaman yang baik sehingga senyawa aktif yang terkandung tidak mudah rusak. Selain itu, untuk semakin mempromosikan produk masyarakat hasil pengabdian, perlu juga disosialisasikan cara pengemasan produk yang baik. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Perjuangan Tasikmalaya yang telah mendanai kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA