Abdi Bhara Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Laman jurnal: http://ejurnal. id/index. php/abdibhara/index Edukasi Peraturan Perundangan Ketenagakerjaan dan Pengembangan Karakter pada Siswa SMK Walisongo Jakarta Selatan Dwi Atmoko *1. Noviriska2. Sugeng3. Jantarda Mauli Hutagalung4. Otih Handayani5. Esther Masri6. Adhalia Septia Saputri7 Fakultas Hukum. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Indonesia Email : dwi. atmoko@dsn. id,*1 noviriska@dsn. sugeng@dsn. id,3 jm. hutagalung@dsn. handayani@dsn. id,5 esther. masri@dsn. septia@dsn. Info Artikel: Diterima 28 Oktober 2025 Direvisi 10 Desember 2025 Disetujui 30 Desember 2025 Dipublikasi 30 Desember Kata kunci: Edukasi. Peraturan Ketenagajerjaan. Pengembangan Karraker Abstract: The world of work is currently increasingly competitive in Indonesia. Knowledge of employment regulations is essential for prospective workers, especially vocational high school (SMK) students, as they are designed to prepare them for the workplace. With the influx of investors into Indonesia, various types of jobs are entering the country. Moral education and character values are crucial because they aim to educate the nation and shape the character of the Indonesian people. Education is not enough to simply make children intelligent. it must also foster noble values or national character. Therefore, instilling noble values or character must begin at an early age so that they can become proud citizens of the nation. Facing the problem of moral decline or character in children at school, innovations are needed to shape children's character and mitigate various moral crises. Based on its definition, it is clear that character education is values education, character education, moral education, and character education, aimed at developing the abilities of all members of the school community. Character formation in students at school can be implemented through school activities and the role of teachers. School activities can be implemented through various routine and spontaneous activities to shape children's positive or good behavioral values. Meanwhile, the role of teachers can be achieved through learning activities and role models. Abstrak: Dunia kerja saat ini demakin kompetetif di Indonesia. Pengetahuan tentang peraturan ketenagakerjaan bagi calon tenaga kerja terutama yang berasal dari siswa SMK diperlukan karena di design untuk siap dalam bekerja. Seiring dengan masuknya investor ke Indonesia berbagai bidang jenis pekerjaan masuk ke Indonesia. Pendidikan moral dan nilai-nilai karakter sangat penting karena bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan berfungsi untuk membentuk watak atau karakter Abdi Bhara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4. Nomor 2. Desember 2025, pp. DOI : https://doi. org/10. 31599/abdibhara. ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. June 2025 bangsa Indonesia yang baik. Pendidikan tak cukup hanya untuk membuat anak pandai, tetapi harus mampu menciptakan nilainilai luhur atau karakter bangsa. Oleh karena itu, penanaman nilai luhur atau karakter harus dimulai sejak dini sehingga nantinya mampu menjadi anak bangsa yang membanggakan. Menghadapi permasalahan penurunan moral atau karaker pada anak di sekolah, diperlukan inovasi-inovasi untuk membentuk karakter pada diri anak agar mengurangi berbagai krisis moral. Ditinjau dari pengertiannya diketahui bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah. Pembentukan karakter siswa di sekolah, dapat dilaksanakan melalui kegiatan di sekolah dan peran guru. Kegiatan di sekolah dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan rutin dan spontan guna membentuk anak melakukan nilai-nilai perilaku yang positif atau baik. Sedangkan melalui peran guru dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran dan Selanjutnya dapat disarankan bagi sekolah, kegiatan rutin dan spontan dibutuhkan kepedulian dan kerja sama yang baik antara pihak sekolah, komite sekolah, dan orang tua. A 2020 The Authors. Published by Faculty of Law. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. PENDAHULUAN Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan maka kebutuhan manusia juga terus berubah termasuk dalam hal pendidikan. Pendidikan dan ilmu pengetahuan selalu mengalami perubahan dan perbaikan sesuai dengan perkembangan setiap kehidupan. Perubahan dan perbaikan dalam dunia pendidikan mencakup banyak komponen berbeda yang terlibat. Baik itu pelaksanaan pendidikan dilapanganyang meliputi kapasitas guru dan mutu tenaga pengajar, mutu pendidikan, alat pengajaran, sarana dan prasarana, mutu Manajemen pendidikan meliputi perubahan metode dan rangkaian pembelajaran yang lebih inovatif. Upaya perubahan dan perbaikan pendidikan bertujuan untuk mewujudkan kualitas pendidikan Indonesia yang lebih baik guna mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka dari itu kurikulum sebagai hal yang paling penting dalam pendidikan juga perlu dikembangkan mengikuti perkembangan yang terjadi Pendidikan adalah proses penyampaian pengetahuan dan pengalaman yang membentuk sikap masyarakat dalam menghadapi kemajuan pesat ilmu Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi sekarang ini menebabkan persaingan ketat dalam dunia kerja. Pendidikan kejuruan yaitu SMK merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan mengembangkan siswanya agar memiliki keterampilan dan keahlian yang mandiri. Pendidikan di SMK memfokuskan dalam usaha mempersiapkan siswa untuk dapat bekerja sesuai dengan bidangnya Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan kejuruan tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan partisipasi siswa dalam dunia usaha atau industri terkait. Dengan demikian, siswa akan mendapakan pengalaman praktis yang relevan dengan bidang kejuruan yang Dwi Atmoko, dkk ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. Desember 2025 dipelajarinya, sekaligus mengembangkan betrampling yang diperlukankan di masa yang akan datang. Pembelajaran dan pelatihan praktik di SMK memiliki peran yang krusial untuk membekali siswa agar mampu beradaptasi dengan dunia kerja. Melalui serangkaian pembelajaran dan pelatihan praktik yang menyerupai situasi di lapangan kerja, siswa dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Keberhasilan pendidikan SMK diukur berdasarkan tingkat mutu dan relevansinya, seperti jumlah lulusannya yang terserap di dunia kerja dan kesesuaian antara bidang pekerjaan dengan keahlian yang ditekuni oleh mereka. Selanjutnya diakrenakan siswa SMK ini disiapak untuk terjun langsung ke duania industry atau dunia kerja maka dierlukan pengetahuan terkaiit peraturan tentang ketenagakerjaan , yang diaman didalamnya juga memuat tentang perjanjian kerja dan pengetahuan tentang aturan di dalam suatu dunia kerja. Dengan kombinasi pengetahuan tentang peraturan perundangan ketenaga kerjaan dan pengetahuan tentan pengembangan karakter yang baik dan positif bisa menjada modal bagi siswa SMK, khususnya SMK Walisongo Jakarta Selatan menjadi modal awal dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif ke depannya. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Setiap tahapan dirancang secara sistematis untuk memastikan program dapat berjalan dengan efektif dan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan pengembangan karakter siswa dalam memehami pengetahuan tentang peraturan perundangan ketenagakerjaan dan pengembangan karakter siswa. Setelah kebutuhan teridentifikasi, tim pengabdian menyusun rencana kerja yang mencakup jadwal kegiatan, pembagian tugas, dan pengalokasian sumber daya. Koordinasi dengan pihak mitra juga dilakukan untuk membangun kesepahaman dan komitmen bersama terhadap program yang akan diimplementasikan. ANALISIS SITUASI Dunia kerja saat ini menawarkan banyak peluang bagi lulusan SMK, mulai dari menjadi staf akuntan hingga pekerja teknis, dengan fokus pada keahlian teknis dan soft Kesempatan kerja tidak hanya terbatas di dalam negeri, tetapi juga terbuka di pasar global, yang memerlukan persiapan diri yang matang melalui praktik kerja industri (Prakeri. dan pengembangan keterampilan digital yang relevan. Selain itu terlebuh dengan masuknya para investor luar negeri yang menanamkan sahamnya di Indonesia dan ,membuka indutri baru yang tentunya membutuhkan tenaga kerja yang siap untuk bekerja dan handal. Dengan adanya hal hal tersebut maka dibutuhkan penunjang pengetahuan terkait peraturan ketenagakerjaan serta seluk beluknya dan pengembangan karakter yang baik dalam menunjang dan bersaing nantinya di dunia Edukasi Peraturan Perundang-undangan Ketenagakerjaan dan Pengembangan Karakter Pada Siswa SMK Walisongo Jakarta Selatan ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. June 2025 SOLUSI DAN LUARAN Pentingnya pengetahuan peraturan perundangan ketenagakerjaan dan pegembangan karakter bagi siswa SMK Walisongo Jakarta Selatan Lembaga pendidikan khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki tujuan yaitu menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam bidang tertentu sesuai dengan penjelasan Au pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentuAy. Keterampilan tersebut dapat dijadikan sebagai bekal dalam mengembangkan kinerja apabila nanti terjun ke dunia kerja. Hal tersebut dilakukan agar para lulusannya kelak dapat memasuki dunia kerja dan menjadi tenaga kerja yang kompeten di bidangnya. Namun, pada kenyatannya kompetensi yang dimiliki para lulusan seringkali tidak sesuai dengan bidang pekerjaan yang tersedia. Hal tersebut mengakibatkan banyaknya lulusan yang masih mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan. Pendidikan merupakan salah satu tonggak penting dalam memperbaiki dan membangun negara karena dapat merubah perilaku individu menjadi terarah dan lebih baik melalui proses pembelajaran. Pendidikan mempunyai peran yang sangat besar dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mengolah sumber daya alam yang ada guna mempertahankan kelangsungan hidup serta meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Kondisi negara kesatuan 257epublic Indonesia secara ekonomi saat ini sedang menuju negara maju. Maka, sesuai dengan tujuan konstitusi dalam konteks pembangunan nasional adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan Pancasila1. Salah satu faktor penting dalam pembangunan nasional adalah tenaga kerja yang merupakan subjek dan juga pihak yang ikut dalam menikmati hasil Dalam perspektif ketenagakerjaan faktor globalisasi dan perbaikan iklim investasi menjadi penting dalam proses kerjasama di bidang ketenagakerjaan. Kompetisi, persaingan ekonomi global membuka peluang kepada masing-masing negara untuk menerapkan kebijakan tertentu agar tercapainya tujuan bersama2. Pekerjaan adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat. Upah yang adil dan layak merupakan salah satu hak dasar pekerja yang harus dipenuhi. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat masalah terkait pemenuhan upah layak bagi pekerja di dalam hubungan industrial. Konsep hubungan industrial yang dibangun dalam sistem ketenagakerjan di Indonesia menempatkan negara sebagai salah satu subyek strategis dalam pola Hubungan Industrial Pancasila Selain itu pengenalan terhadap UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Warassih. Esmi. "Peran Politik Hukum Dalam Pembangunan NasionalAy. Gema Keadilan 1 . , hlm. Soleh. Ahmad. "Masalah ketenagakerjaan dan pengangguran di IndonesiaAy. Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos 6. , hlm. Dwi Atmoko, dkk ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. Desember 2025 Undang-Undang dan beberapa sejarah Paraturan Perundangan Ketenagakerjaan di Indonesia dan jenis-jenis perjanjian kerja ketika bekerja di perusahaan dan sejenisnya. Berisi tentang pembahasan mengenai hasil pengabdian, dikaitkan dengan hasil penelitian-penelitian/pengabdian sebelumnya. Di bagian ini juga dijelaskan proses serta hasil pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan tersebut dianalisis berdasarkan persepsi pelaksana PKM bukan sebatas menguraikan fakta yang terjadi namun harus dibarengi dengan analisis dampak yang dihasilkan sebagai luaran dari pelaksanaan PKM. Di akhir bagian perlu dijelaskan solusi yang diberikan/ditawarkan pelaksana PKM untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra. Sistem politik dan pemerintahan secara langsung dan tidak langsung berkorelasi dengan peran negara sebagai subyek dalam kebijakan ketenagakerjaan. Para calon tenaga kerja seringkali dihadapkan pada kondisi yang kurang menguntungkan, terutama terkait dengan upah yang diterima. Pada banyak kasus, pekerja sering kali mendapatkan upah yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang Hal ini dapat menyebabkan kesulitan finansial, ketidakstabilan ekonomi, dan berdampak negatif pada kesejahteraan mereka dan keluarga. Oleh karena itu, penting untuk mengatur penetapan upah minimum yang adil dan layak bagi calon pekerja, yang notabene nantinya banyak muncul dari lulusan SMK. Dinamika tenaga kerja sangat menarik untuk dikaji dan diteliti lebih mendalam karena sebagian besar penduduk Indonesia ini sudah beralih, yang dulunya bermata pencaharian sebagai petani tetapi sekarang lebih banyak yang bekerja di sektor industri yang sering kali menimbulkan banyak masalah yang tidak ada ujungnya3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuntut siswanya memiliki tiga ranah kompetensi yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kognitif yang berarti siswa Mulyadi S. Ekonomi Sumber Daya Manusia dalam Perspektif Pembangunan, (Jakarta: PTRaja Grafindo Persada, 2. , hlm 45 Edukasi Peraturan Perundang-undangan Ketenagakerjaan dan Pengembangan Karakter Pada Siswa SMK Walisongo Jakarta Selatan ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. June 2025 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus memiliki aspek intelektual seperti pemahaman dan keterampilan berpikir terutama di bidang yang telah diambil. Afektif yang berarti siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengetahui perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi misalnya terhadap cara penyesuaian diri. Sedangkan psikomotorik yang berarti siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki keterampilan dalam suatu pekerjaan seperti mengoperasikan Komputer atau Teknik Komputer Jaringan (TKJ) atau ketrampilan lainnya yang berhubungan dengan administrasi perkantoran. Salah satu program studi terbaik adalah di SMK Walisongo Jakarta yang mengedepankan kemajuan dan kemampuan teknologi dan pengembangan karakter yang positif serta adaptif di dalam sekolah tersebut. Efektitas pengembangan karakter bagi siswa SMK di dalam dunia kerja Dunia industri sebagai pengguna dari lulusan pendidikan kejuruan akan selalu melihat dan menaruh perhatian yang amat besar pada kompetensi sumber daya manusia itu. Seorang siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus menanamkan sikap professional dalam bekerja seperti kepedulian terhadap mutu, bekerja dengan cepat dan tepat, disiplin dalam bekerja, efisien dalam bekerja, dan dapat bertanggung jawab dalam bekerja. Hal tersebut akan berpengaruh pada cara Perusahaan memandang kualitas dan produktivitas kerja pada diri seorang siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tentunya berperan dalam hal menyiapkan kualitas dan produktivitas lulusan yang akan bersaing dalam dunia kerja. Efektifitas dalam suatu pembelajara dan pengembangan karakter pada pendidikan kejuruan secara spesifik harus bisa menanamkan kualitas kerja SDM yang telah ditetapkan oleh industri agar tidak terjadi ketidakcocokan antara kualitas lulusan dengan kebutuhan industri. SDM yang dibutuhkan saat ini oleh dunia usaha/industri dan produksi adalah tenaga kerja yang dapat menghadapi tantangan perubahan teknologi, karena perkembangan teknologi industri menuntut peningkatan penguasaan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan sumberdaya manusianya. Hal tersebut menunjukkan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perlu membangun hubungan dengan dunia industri seperti contoh menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan industri baik lokal maupun nasional yang bergerak pada bidang tertentu. Dengan menjalin hubungan dengan berbagai perusahaan industri baik lokal maupun nasional diharapkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakeri. yang merupakan salah satu program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dimana siswa melakukan Praktik kerja . di perusahaan atau industri yang merupakan bagian dari proses pendidikan dan pelatihan di SMK. Bahwa pembangunan karakter bangsa merupakan kebutuhan dasar dalam proses berbangsa dan bernegara, hal ini sesuai yang ditegaskan dalam kebijakan Semenjak semula kemerdekaan negara Indonesia telah bermaksud menjadikan pembinaan dan pembangunan karakter bangsa sebagai bahan penting serta tidak bisa dipisahkan dari pembangunan nasional. Seseorang yang berkarakter baik adalah orang yang dapat membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusannya. Karakter dimaknai sebagai cara berpikir dan Dwi Atmoko, dkk ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. Desember 2025 berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkungan keluarga,masyarakat,bangsa,dan negara4. Dalam membangun insan cerdas, berkarakter dan disiplin dimulai dari pendidikannya yang ber kualitas dan para pengajarnya yang profesinal dalam Pentingnya kedisiplinan yang harus di terapkan pada setiap institusi pendidikan dan individu agar nantinya setiap pelajar memiliki rasa tanggung jawab besar sebagai pelajar. Memang semua itu tidak bisa di terapkan pada semua institusi dan individu dalam hal ini siswa, tergantung pada ketaatan dan ke rajinan para siswa Kedisiplinan mutlak adanya, karena dengan kedisiplinan mereka akan terbiasa dengan beban yang di emban sebagai pelajar yaitu menjadi pelajar yang cerdas, berakhlaq dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kedisiplinan adalah modal utama untuk meraih keberhasilan, dengan disiplin seseorang akan terbiasa dengan halhal yang membuat dirinya bisa berkembang, mengerjakan sesutau tepat pada waktunya dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Kedisiplinan mutlak adanya, karena dengan kedisiplinan mereka akan terbiasa dengan beban yang di emban sebagai pelajar yaitu menjadi pelajar yang cerdas, berakhlaq dan bersaing dengan bangsabangsa lain. Kedisiplinan adalah modal utama untuk meraih keberhasilan, dengan disiplin seseorang akan terbiasa dengan hal-hal yang membuat dirinya bisa berkembang, mengerjakan sesutau tepat pada waktunya dan mengembangkan potensi yang ada pada Pengembangan karakter amat perlu bila mengingat makin marak dan meningkatnya tawuran antar-anak didik, serta bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya terutama di kota-kota besar, pemerasan/ kekerasan . , kecenderungan dominasi senior terhadap yunior, penggunaan narkoba, dan penyakit masyarakat Karakter merupakan hal sangat esensial, hilangnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus bangsa. Karakter berperan sebagai AukemudiAy dan kekuatan sehingga bangsa ini tidak terombang ambing. Untuk menjadi bangsa yang bermartabat, karakter tidak datang dengan sendirinya,tetapi harus dibangun dan dibentuk5. Fenomena yang berkembang saat ini dalam dunia Pendidikan di indonesia,seperti: cabut, membully, mengganggu teman dalam belajar,kurang disiplin dalam bidang kehadiran,tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) dan lain-lain. Maka diperlukan berbagai macam inovasi dan kreatifitas seorang pendidik dalam melakukan proses pembelajaran sehingga menimbulkan motivasi dan daya tarik bagi peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendidik merupakan ujung tombak dalam melakukan proses pemebelajaran didalam kelas karna baik buruknya pendidikan secara nasional ditentukan oleh guru sebagai pelaku pendidikan. Pendidikan pengembangan karakter diartikan sebagai usaha kita secara sengaja dari seluruh dimensi kehidupan sekolah untuk membantu mengembangkan karakter dengan optimal. Hal ini berarti bahwa untuk mendukung perkembangan karakter peserta didik harus melibatkan seluruh komponen disekolah Muchlas Samani. Konsep dan Model Pendidikan Karakter, (Bandung: PTRemaja Rosdakarya, 2. , hlm. Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter, (Jakarta: Kencana PrenadaMediaGroup, 2. , hlm. Edukasi Peraturan Perundang-undangan Ketenagakerjaan dan Pengembangan Karakter Pada Siswa SMK Walisongo Jakarta Selatan ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. June 2025 baik dari aspek isi kurikulum, proses pembelajaran, kualitas hubungan, penanganan mata pelajaran, pelaksanaan aktivitas ko-kurikuler, serta etos seluruh lingkungan Selanjutnya disamping siswa berkarakter juga harus disiplin, untuk itu kedisipinan yang harus diterapkan pada setiap institusi pendidikan dan individu agar nantinya setiap pelajar memiliki rasa tanggung jawab besar sebagai pelajar. Namun semua itu tidak bisa diterapkan pada semua institusi dan individu dalam hal ini pelajar, tergantung pada ketaatan dan kerajinan para pelajar. Karena dengan kedisiplinan mereka akan terbiasa dengan beban yang diemban sebagai pelajar yaitu menjadi pelajar yang cerdas, berakhlak dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain serta memberikan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. Kedesiplinan adalah modal utama untuk meraih keberhasilan, dengan displin seseorang akan terbiasa dengan hal-hal yang membuat dirinya bisa berkembang, mengerjakan sesuatu tepat pada waktunya dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Siswa yang berdisiplin diri memiliki keteraturan diri berdasarkan nilai agama, nilai budaya, aturan-aturan pergaulan, pandangan hidup, dan sikap hidup yang bermakna bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. KESIMPULAN Bahwa pentingnya pengetahuan tentang peraturan perundangan ketenagakerjaan dan pengembangan karakter bagi siswa SMK terutama bagi para siswa SMK Walisongo Jakarta Selatan adalah sangat wajar. Hal ini dikarenakan siswa pada tingkatan SMK adalah jenjang yang lulusannya adalah siap untuk bekerja pada bidang jasa atau industri. Pememenuhan ketrampilan dalam bekerja dan mempunyai karakter yang baik merupakan modal utama dalam mencari pekerjan. Pemenuhan dua hal tersebut diharapkan menjadi perpaduan yang menghasilkan efektifitas yang mumpuni, baik dari segi pengetahuan siswa tersebut maupun karakter dan akhlak yang sempurna baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun di tempat kerja. UCAPAN TERIMA KASIH (Optiona. Ucapan terima kasih dari Tim Pelaksana pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan. Adapun kegiatan ini ditujukan kepada Bapak Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan juga kepada Bapak Dekan. Wakil Dekan. Kepala Prodi. Sekretaris Prodi serta Staff Fakultas Hukum sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik dan juga tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah. Wakil Kepala Sekolah ,Staf, guru-guru dan para siswa-siswi SMK Walisongo Jakarta Selatan yang telah menerima kedatangan Tim Pelaksana dan mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan lancar. Sjarkawi. Pembentukan Kepribadian Anak, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2. , hlm. Dwi Atmoko, dkk ABDI BHARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Volume 4 Issue 2. Desember 2025 DAFTAR PUSTAKA