Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. SOSIALISASI PENCEGAHAN TINDAKAN BULLIYING DI SD NEGERI 001 RAMBAH HILIR Hardianto1. Welven Aida2. Cicilia Melinda3 1,2,3Universitas Pasir Pengaraian E-mail: hardiantocally@gmail. Article History: Received: 30 September 2024 Revised: 10 Oktober 2024 Accepted: 17 Oktober 2024 Keywords: Sosialisasi. Tindakan. Bulliying Abstract: Sosialisasi mengenai bulliying dilaksanakan di SDN 001 Rambah Hilir. Sekolah ini beralamat di Desa Rambah Hilir. Kec. Rambah Hilir. Kab. Rokan Hulu. Riau. Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan dengan mitra, kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan bulliying yang terjadi di lingkungan sekolah. Bullying sendiri sangat rentan bagi psikologi seseorang terutama anak-anak. Dampak yang ditimbulkan pun sangat mengkhawatirkan, sehingga mengancam diri si korban. Kelompok tim pengabdian Universitas Pasir Pengaraian memberikan sosialisasi kepada siswa SDN 001 Rambah Hilir tentang apa itu bulliying, dampak dan cara pencegahanya serta memberikan motivasi kepada siswa untuk tidak melakukan bullying kepada temannya atau orang lain. Salah satu cara yang dilakukan t i m pengabdian adalah dengan kegiatan sosialisasi dan melakukan kegiatan bersama siswa yang bersifat kerja sama tim dan mengajarkan sikap toleransi yang saling koordinasi terhadap setiap teman-teman mereka. Kegiatan yang dilakukan merupakan sebuah permainan yang dapat membentuk karakter siswa untuk bekerja sama, sportif dan saling menghargai satu sama lain. Dengan kegiatan ini diharapkan nantinya terbentuklah karakter siswa yang baik, sportif dan saling menghargai satu sama lain sehingga tidak ada siswa yang melakukan bulliying, tidak ada siswa yang menjadi korban bulliying serta tidak ada kasus bulliying ditemui disekolah. Pendahuluan Anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Agar kelak mampu bertanggung jawab dalam keberlangsungan bangsa dan negara, setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial. Untuk itu, perlu dilakukan upaya perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa perlakuan diskriminatif. ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. Bullying adalah suatu tindakan agresif yang dilakukan secara berulang yang dilakukan oleh satu kelompok pada satu individu tertentu. Bullying biasanya ditujukan untuk individu yang dinilai lebih lemah atau berbeda di antara kebanyakan individu Tindakan bullying ini sudah banyak dilakukan oleh anak-anak dan remajaremaja di lingkungan sekolah. Bullying ini dilakukan seseorang atau kelompok tertentu untuk menyakiti seseorang melalui fisik atau psikologis dan membuat korban trauma dan tertekan (Sejiwa, 2. Remaja atau anak-anak yang melakukan tindakan ini tidak mengenal jenis kelamin atau umur. Bulliying dapat dibagi dalam beberapa jenis diantaranya adalah bullying fisik misalnya menonjok, mendorong, memukul, menendang dan menggigit. Bullying verbal antara lain menyoraki, menyindir, mengolok-olok, menghina dan mengancam. Bullying tidak langsung antara lain berbentuk mengabaikan, tidak mengikutsertakan, menyebarkan rumor/gosip dan meminta orang lain untuk menyakiti. Korban bullying banyak yang mengalami masalah kesehatan termasuk gangguan fisik atau mental. Resiko lain yang dikhawatirkan dan sangat merugikan remaja atau anak yaitu masalah mental yang meliputi masalah depresi, kesehatan fisik . etegangan otot, sakit perut dan lain-lai. , kegelisahan yang selalu menghantui, serta rasa tidak nyaman ketika ke seoklah atau tempat umum dan akan mempengaruhi prestasi disekolah dan perilaku mereka di masyarakat. Banyak kita lihat dan diberitakan di media massa kasus bulliying yang dilakukan oleh anak sekolah baik yang terjadi di Rokan Hulu sendiri maupun didaerah lainya. Contoh kasus korban bullying adalah seorang anak sekolah yang dibulli temanya yang terjadi di Rokan Hulu sehingga korban harus di rawat di RSUD Rokan Hulu. Contoh lainya adalah kejadian di Bali dimana anak yang berusia 15 tahun yang dendam dengan temannya yang sering membullinya sehingga dendam terhadap pelaku dan melakukan tindakan nekat yaitu membunuh teman sendiri. Atas perbuatannya itu dijerat Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta KUHP Pasal 340, 338 dan 351, pelaku masih dibawah umur. Untuk itu melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kami berusaha untuk membantu para generasi muda khususnya anakAeanak dan para remaja dengan mengadakan sosialisasi mengenai pencegahan tindakan bullying. Dimana kami memberikan edukasi penggambaran terhadap terkait mengenai bullying, dampak apa saja yang didapat oleh pelaku maupun korban dan bagaimana cara pencegahannya jika terjadi bullying tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 001 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para siswa-siswi dan mengurangi tindakan bullying di lingkungan sekolah. Atas dasar itulah, penulis melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Sosialisasi Bulliying di SDN 001 Rambah Hilir. ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. Metode Pelaksanaan Metode pelaksanaan sosialisasi bulliying di SDN 001 Rambah Hilir dilaksanakan dengan beberapa metode yang mudah dipahami dan diikuti siswa, yaitu: Indentifikasi permasalahan mengenai bulliying ditingkat sekolah dasar Sosialisasi tentang bulliying, diskusi serta tanya jawab, metode ini untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada siswa tentang apa itu bulliying, bagaimana dampak dari bullying, bentuk apa saja yang dikatakan bullying dan cara apa saja untuk mengatasi bullying. Kegiatan permainan tim work, kegiatan yang dilakukan untuk menjalin kerjasama antar siswa, mendukung satu sama lain dan menjunjung tinggi nilai sportifitas. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada mitra mengenai pencegahan bullying di sekolah. Kami memberikan edukasi terkait apa itu bullying, dampak apa saja yang didapat oleh pelaku maupun korban dan bagaimana cara pencegahannya jika terjadi bullying tersebut. Pada akhir ini sering kita jumpai dan mendengar kabar berita tentang bulliying yang dilakukan oleh siswa dan terjadi di lingkungan sekolah. Kemajuan teknologi dan kemudahan mengakses berbagai media yang menyajikan tayangan dan tontonan yang tidak mendidik banyak mempengaruhi prilaku siswa. Lingkungan tempat tinggal dan sekolah siswa juga bisa menjadi faktor pembentukan karakter siswa, sehingga terjadi tindakan Kegiatan sosialisasi anti bulliying ini diadakan untuk mengurangi dan mengantisipasi permasalahan bulliying yang terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 001 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Kegiatan awal yang dilakukan yaitu melakukan diskusi dengan tim dan kepala sekolah SDN 001 Rambah Hilir terkait mengenai tanggal waktu pelaksanaan dan bentuk kegiatan sosialisasi bulliying. Diperoleh kesepakatan sosialisasi mengenai bulliying dilaksanakan pada Hari Kamis tanggal 7 November 2024. Kegiatan dihadiri oleh kepala sekolah, guru, beserta tenaga kependidikan dan siswa SDN 001 Rambah Hilir. Dalam sosialisasi ini yang menjadi narasumber adalah Ibu Welven Aida. Pd. Pd yang juga merupakan ketua program studi pendidikan IPS FKIP UPP. Pemateri memberikan materi mengenai bulliying dan memberikan dorongan dan motivasi keapada siswa untuk tidak melakukan bulliying kepada teman atau kepada orang lain karena bulliying dapat membahayakan diri siswa atau orang lain dan dapat menimbulkan trauma kepada siswa yang mendapat bulliying. Dalam kegiatan ini narasumber memperagakan dampak bulliying dengan memberikan contoh sehelai kertas yang putih dan bersih sebagai perumpamaan . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. seorang siswa. Ketika siswa tersebut dibully dengan perbuatan seperti dicaci, dipukul, dihina kertas tersebut menjadi remuk dan lecet berantakan. Walau setelah kejadian terebut itu yang membully meminta maaf namun kondisi siswa yang dibully tidak akan sama lagi seperti semula. Kertas tetap akan meninggalkan bekas seperti meninggalkan trauma terhadap siswa yang dibully. Oleh sebab itu tindakan bulliying tidak boleh dilakukan karena sangat merugikan diri dan orang lain. Peserta sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi yang diberikan. Hal ini terlihat dari konsentrasi dan keingintahuan mereka untuk bertanya kepada Banyak pertanyaan yang diajukan siswa terkait materi yang disampaikan. Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan menyanyikan lagu anti bulliying secara bersamasama. Kegiata sosialisasi yang dilakukan dapat terlihat dari beberapa gambar berikut: Gambar 1. Foto Bersama Kepala Sekolah SD N 001 Rambah Hilir . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. Gambar 2. Pelaksanaan Sosialisasi oleh Tim Pengabdian Gambar 3. Simulasi Dampak Tindakan Bulliying . ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. Gambar 4. Menyanyikan Lagu Anti Tindakan Bulliying Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan pengabdian sosialisasi anti bulliying di SD Negeri 001 Rambah Hilir berjalan dengan baik dan lancar. Pemateri memberikan materi mengenai bulliying dan memberikan dorongan dan motivasi kepada siswa untuk tidak melakukan bulliying kepada teman atau kepada orang lain. Tindakan bulliying dapat membahayakan diri siswa atau orang lain dan dapat menimbulkan trauma kepada siswa yang mendapat bulliying. Peserta sosialisasi yang hadir sangat antusias dalam pelaksanaan kegiatan ini, terlihat dari konsentrasi dan keingintahuan mereka untuk bertanya kepada narasumber, ikut telibat dalam kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan menyanyikan lagu anti bulliying secara bersama-sama. Selanjutnya disarankan agar kegiatan sosialisasi anti bulliying ini memberikan hasil yang maksimal diharapkan kepada pihak sekolah untuk konsisten melaksanakan program dan kegiatan yang berkaitan dengan anti bulliying. Kegiatan yang dapat dilakukan seperti pembentukan tim anti bulliying di sekolah, mengadakan kegiatan pembangunan karakter peserta didik, komitmen anti bulliying dan kegiatan lainya yang memberikan dampak positif kepada siswa sehingga kasus bulliying dapat dihindari dan dihilangkan di sekolah. Pengakuan/Acknowledgements Ucapan Terima kasih kepada pihak Sekolah Dasar Negeri 001 Rambah Hilir yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ucapan terimakasih terutama kepada kepala sekolah yang telah memberikan izin pelaksanaan kegiatan ini. ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. No. Oktober,2024, pp. Daftar Referensi Dinas Ela Zain Zakiyah. Sahadi Humaedi. Meilanny Budiarti Santoso. Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. FISIP Universitas Padjadjaran. ISSN: 2442- 448X. Vol 4. No. Juli 2017. Yuli Permata Sari. Welhendri Azwar. Fenomena Bullying Siswa: Studi Tentang Motif Perilaku Bullying Siswa di SMP Negeri 01 Painan. Sumatera Barat. Universitas Islam Negeri Imam Bonjol. Padang. November 2017. Kasus bulliying anak di Rokan Hulu. https://w. com/berita/rokanhulu/1590930228-kasus-bullying-anak-terjadi-di-rohul-begini-reaksi-anggotadpr-ri-asal-riau-achmad . Diakses 8 Desember 2023. Komisi Perlindungan Anak Berdasarkan Klaster Indonesia. Rincian Data Perlindungan Anak, 2011-2016 Kasus Rosen. DeOrnellas. , & Scott. Bullying in School: Perspectives from School Staff. Students, and Parents. Texas: Springer. Schott. , & Syndergaard. (Eds. School bullying: New theories in context. Cambridge University Press. Undang-Undang Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak ISSN: x-x (Prin. ISSN: 2829-212X (Online