Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 169-180 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. GAMBARAN TENTANG BERETIKA DAN BERPENDIDIKAN YANG DIKAITAN DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI ERA MILENIAL DALAM BUDAYA KEARIFAN LOKAL Imelda Martinelli1. Maria Franciska2. Ayi Meidyna Sany3 & Grace Avianti4 Fakultas Hukum. Universitas Tarumanagara Email : imeldam@fh. Fakultas Hukum. Universitas Tarumanagara Email :grace. 205220083@stu. Fakultas Hukum. Universitas Tarumanagara Email :maria. 205220081@stu. Fakultas Hukum. Universitas Tarumanagara Email : Ayi. 205220072@stu. ABSTRACT This research is motivated by the importance of education in building a character and creating a future in this millennial era. Education is something to learn about ethics and knowledge for a smarter society. With increasingly sophisticated technological advances in the millennial era, it makes it easier for people to find all the information needed and with the progress of globalization in Indonesia, which adopts innovations that adapt to local values in Indonesian culture. This study aims to provide an overview for stakeholders regarding the views of the millennial generation on cultural values and local wisdom amidst the onslaught of technological advances in general, information technology in particular to prevent a priori or stereotype attitudes that the millennial generation is the same as a generation that is ignorant of culture and local wisdom. In addition, this research is shown to increase a level of enthusiasm in the millennial generation for culture and local wisdom with a high level of culture and local wisdom presented in a format that is relevant to them. This study uses qualitative research where this research is carried out by observing data that has been obtained or obtained from the community. The integration of a local wisdom in education indirectly forms a character that begins to experience a decline in maintaining local wisdom or culture that is owned by the homeland itself. Keywords: student, education, culture, local wisdom, millennial era ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan dalam membangun suatu karakter dan mewujudkan suatu masa depan dalam era milenial ini. Pendidikan merupakan suatu hal untuk mempelajari tentang beretika dan berpengetahuan untuk masyarakat yang lebih cerdas. Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih di era milenial memudahkan masyarakat dalam mencari segala informasi yang diperlukan dan dengan kemajuan globalisasi yang ada di Indonesia yang mengadopsi inovasi yang beradaptasi dengan nilai-nilai lokal dalam budaya yang ada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberi suatu gambaran bagi para pemangku kepentingan perihal pandangan generasi milenial terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah gempuran kemajuan teknologi umumnya, teknologi informasi khususnya untuk mencegah adanya sikap apriori maupun stereotipe bahwa generasi milenial sama dengan generasi yang abai terhadap budaya dan kearifan lokal. Selain itu juga, penelitian ini ditunjukkan untuk meningkatkan suatu tingkat antusiasme dalam generasi milenial terhadap budaya dan kearifan lokal dengan tingginya suatu budaya dan kearifan lokal yang disajikan dalam format yang mengena bagi mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana penelitian ini dilakukan dengan mengobservasi data yang telah diperoleh atau didapatkan dari masyarakat. Integritasi suatu kearifan lokal dalam pendidikan secara tidak langsung membentuk suatu karakter yang dimulai mengalami penurunan dalam memelihara kearifan lokal atau budaya yang dimiliki oleh tanah air sendiri. Kata kunci : Mahasiswa, pendidikan, budaya, kearifan lokal, era milenial PENDAHULUAN Negara iIndonesia iadalah inegara iyang iberagam ibermacam imacam isuku idan ibudaya yang imenggunakan isemboyan iBhinneka iTunggal iIka iyaitu iberbeda ibeda itetapi https://doi. org/10. 24912/jssh. Gambaran Tentang Beretika dan Berpendidikan yang Dikaitkan dengan Perkembangan Teknologi di Era Milenial dalam Budaya Kearifan Lokal Martinelli et al. itetap isatu ijua. iSelain iitu ijuga i iBangsa iIndonesia imempunyai ikearifan ilokal iyang imempunyai itujuan iuntuk imenjaga isuatu ibudaya idan inilai itradisi idalam isebuah iPasal i1 iayat i. iUndang-Undang iNomor i32 itahun i2009 iyang imenyatakan ibahwa ikearifan ilokal iadalah inilai-nilai iluhur iyang iberlaku idalam itata ikehidupan imasyarakat iuntuk iantara ilain imelindungi idan imengelola ilingkungan ihidup isecara ilestari. iPemerintah idan iMasyarakat iIndonesia iberupaya iuntuk imenjaga isuatu inilai inilai ibudaya iyang itelah iturun itemurun iyang iada idi iNegara iIndonesiaijj Penelitian ini bertujuan untuk memberi suatu gambaran bagi para pemangku kepentingan perihal pandangan generasi milenial terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal ditengah gempuran kemajuan teknologi umumnya, teknologi informasi khususnya untuk mencegah adanya sikap apriori maupun stereotipe bahwa generasi milenial sama dengan generasi yang abai terhadap budaya dan kearifan lokal. Selain itu juga, penelitian ini ditunjukkan untuk meningkatkan suatu tingkat antusiasme dalam generasi milenial terhadap budaya dan kearifan lokal dengan tingginya suatu budaya dan kearifan lokal yang disajikan dalam format yang mengena bagi mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana penelitian ini dilakukan dengan mengobservasi data yang telah diperoleh atau didapatkan dari masyarakat. Integritasi suatu kearifan lokal dalam pendidikan secara tidak langsung membentuk suatu karakter yang dimulai mengalami penurunan dalam memelihara kearifan lokal atau budaya yang dimiliki oleh tanah air sendiri. Pendidikan isangat ilah ipenting iuntuk imembangun ikarakter iseseorang iterutama idi iera imilenial iini, ipendidikan iadalah ilangkah ipertama iuntuk imencapai ikeberhasilan iseseorang ipendidikan idapat idipandang isebagai isuatu iproses iyang iterjadi isecara itidak iterencana iatau iyang iterjadi isecara ispontan iatau itidak ispontan. iMenurut iUndang-Undang iNomor i20 iTahun i2003 itentang iPendidikan idiselenggarakan isecara idemokratis idan iberkeadilan iserta itidak idiskriminatif idengan imenjunjung itinggi ihak iasasi imanusia, inilai ikeagamaan, inilai ikultural, idan ikemajemukan ibangsa. iPendidikan idiselenggarakan isebagai isatu ikesatuan iyang isistemik idengan isistem iterbuka idan imultimakna. iOleh ikarena iitu, itentunya ipendidikan iadalah itentang ibelajar imengenal ilingkungannya, ibelajar idi ilingkungannya iyang ibergerak idan iberubah isesuai idengan itingkat ikesulitan imanusia, idan ikemampuan imanusia iuntuk imenarik ijawaban idari isudut ipandangnya isendiri. iHal iini ididasarkan ipada ipembelajaran iyaitu idengan imenarik ikesimpulan idan imengumpulkan ipengetahuan idari iakumulasi ipengalaman. iKedua, ipendidikan idipandang isebagai iproses iyang idisengaja, idirancang idan idirencanakan iberdasarkan iaturan iyang itelah iditetapkan. iPendidikan, idi isisi ilain, idiartikan isebagai iproses ibisnis iyang idilakukan iindividu iatau isiswa iuntuk imencapai ipotensi ipenuh imereka, itermasuk ikemampuan iuntuk imemelihara ipikiran, ijiwa, iselera, iniat, idan itubuh imereka iuntuk imembentuk igenerasi iindividualitas iyang idapat idilakukan. iSelain iberpendidikan, iberetika ijuga ipenting ikarena ietika iadalah imoral ibagi isemua iorang. Bangsa iIndonesia imemiliki ikeberagaman ibudaya i, isuku i, ibahasa idan iagama iyang iturut imendukung iterhadap iterjadinya ipergeseran inilai ibudaya itersebut i, itatkala ibangsa iindonesia idihadapkan ipada iderasnya ibudaya iasing iyang imasuk ikedalam itatanan ihidup ibangsa iIndonesia isaat iini i, iuntuk imengatasi ipermasalahan isosial ikemasyarakatan itersebut idiperlukan ikerja ikeras idan iusaha i i Dengan imenggunakan isemua ialat idan ijuga imelibatkan iberbagai ipihak ibaik imasyarakat iatau ipemerintahnya iitu isendiri iagar iperbedaan i- iperbedaan iyang imembangun iIndonesia itersebut itidak imenjadi ihalangan iuntuk imencapai itujuan https://doi. org/10. 24912/jssh. Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 169-180 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. iberdirinya iIndonesia iini i. iDi iEra iMilenial iini imasa idepan idapat idilihat idari iberkembangnya iglobalisasi iyang iditandai idengan iadanya iteknologi iyang isemakin imaju iyang imenyebabkan ibanyaknya iinformasi iyang idiperoleh isecara idigital, isudah ibanyak icara iuntuk ikita imencari iinformasi idengan iwaktu isingkat itanpa ievaluasi ilangsung, icontohnya imencari iinfo imelalui igoogle, iinstagram, ifacebook idan isocial imedia ilainnya iyang isiapa isaja ibisa imengaksesnya itanpa iada ibatas iusia. iTak hanya iuntuk imencari iinformasi isocial imedia ijuga ibisa idipakai iuntuk isegala imacam ikepentingan isalah isatu icontohnya iuntuk iberkomunikasi idengan iorang iyang iada ididekat ikita imaupun iyang iberada isangat ijauh idengan ikita. 1 iTetapi iterkadang ikarena ikecanggihan iteknologi iini imasih ibanyak iorang iyang imenyalahgunakan iteknologi idigital icontohnya iseperti imelakukan icyberbullying, i imasih ibanyak iorang iorang iyang imenghina isatu isama ilain idengan ikataAeikata iyang itidak ipantas iuntuk idilontarkan idi depan ipublik, icyberbullying idi media isocial iini idirasakan ibanyak iorang, ibeberapa idari iorang iyang imendapat ikalimat ihinaan iseperti iitu ibanyak iyang imengalami idepresi. iTak ihanya icyberbullying iterkadang iorang imenggunakan isocial imedia iuntuk imenyebar ihoax iatau iberita iyang ipalsu i( iberita iyang isebenarnya itidak iada/ itidak ivalid . iMasih ibanyak iorang iyang ibelum ibisa iberpikir ikritis idan imudah imempercayai iinformasi ibaru itanpa imencari itau iinformasi iyang Undang-Undang iInformasi idan iTransaksi iElektronik i(UU iITE), iharus imampu imelindungi iberbagai ikepentingan ihukum iuntuk ibias imelindungi ikebebasan iberbicara, imenyatakan ipendapat isecara ilisan idan itertulis. iSelain iitu, itentang ikepentingan ihukum idalam imelindungi ikebebasan iberkomunikasi idan iakses iinformasi isebagai ihak isipil ikonstitusional i(Constitutional iRight. iwarga inegara isebagaimana iditetapkan idalam iPasal i28F iUUD iNegara iRepublik iIndonesia iTahun i1945, idan ihak idasar ibasic irights iakan iperlindungan iterhadap iharkat, imartabat, idan inama ibaik iorang ilain iyang idilindungi iberdasarkan iPasal i28G iayat i. iUUD iNegara iRepublik iIndonesia iTahun i1945. iInstrumen ihukum iyang imengatur iteknologi iinformasi iadalah iUndang-Undang iNomor i11 iTahun i2008 itentang iInformasi idan iTransaksi iElektronik i iUndang-Undang iNomor i19 iTahun i2016 i(UU iITE) imenjadi icyber ilaw ipertama idi iIndonesia. iUndang-Undang iInformasi idan iTransaksi iElektronik imerupakan iundang-undang iyang imengatur itentang iInformasi iElektronik idan iTransaksi iElektronik. Dipengaruhi ioleh iglobalisasi, iIndonesia iharus imengadopsi iinovasi idari inegara iinegara imaju idan iberadaptasi ikedalam inilai-nilai ilokal i, imengambil ihasil ikajian inegara iluar itanpa imengintegrasikan ikearifan ilokal ibudaya isendiri idalam ipendidikan idapat imenyebabkan itercabutnya igenerasi ikita idari iakar ibudayanya. iMenggali idan imenanamkan ikembali ikearifal ilokal imelalui ipendidikan imerupakan igerakan ikembali ipada ibasis inilai ibudaya isendiri isebagai ibagian iupaya imembangun iidentitas ibangsa idan isebagai isemacam ifilter idalam imenyeleksi ipengaruh ibudaya ilain iyang idemikian iderasnya imenyerbu ikedalam isemua isendi ikehidupan imasyarakat. iIntegrasi ikearifan ilokal idalam ipendidikan isecara itidak ilangsung iturut imembentuk ikarakter isiswa iyang imulai imengalami ipenurunan idalam imemelihara ikearifan ilokal iatau ibudaya iyang idimiliki ioleh itanah iair isendiri. https://doi. org/10. 24912/jssh. Gambaran Tentang Beretika dan Berpendidikan yang Dikaitkan dengan Perkembangan Teknologi di Era Milenial dalam Budaya Kearifan Lokal Martinelli et al. Rumusan Masalah sebagai berikut: . Bagaimana icara imasyarakat idalam imembangun idan imenjaga ikearifan ibudaya ilokal?. Apakah imasyarakat iIndonesia isudah imenerapkan iBhinneka iTunggal iIka idalam ikehidupan isehari-hari?. Apakah iteknologi imodern imembantu imasyarakat idalam imencari isuatu iinformasi? METODE PENELITIAN Penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif dalam penulisan ini. Penelitian kuantitatif adalah ipenelitian iyang idilakukan idengan imengobservasi idata iberdasarkan idata iyang telah idiperoleh idan idata iyang itelah idikaji. Penulis iakan imengumpulkan idata idan melakukan ipenlitian iberdasarkan idata ikuesioner iyang idiperoleh dari jawaban para Penulis dalam menyusun penelitian ini berangkat dari suatu kerangka teori, dan selanjutnya pemahaman Penulis berdasarkan pengalaman, kemudian dikembangkan menjadi permasalahanpermasalahan beserta kemungkinan solusi yang diajukan untuk memperoleh pembenaran . Penulis iberharap ihasil ipenelitian idapat imemberi igambaran ibagi ipara ipemangku ikepentingan iperihal ipandangan igenerasi imilenial iterhadap inilai-nilai ibudaya idan ikearifan ilokal iditengah igempuran ikemajuan iteknologi iumumnya, iteknologi iinformasi iHal iini ibisa imencegah isikap iapriori imaupun istereotipe ibahwa igenerasi imilenial isama idengan igenerasi iyang iabai iterhadap ibudaya idan ikearifan ilokal. iHasil ipenelitian imenunjukkan itingkat iantusiasme igenerasi imilenial iterhadap ibudaya idan ikearifan ilokal itinggi inamun ihanya ikalau ibudaya idan ikearifan ilokal idisajikan idalam iformat iyang imengena ibagi imereka. iJadi iformat idan icara ipenyajian ibisa imenjadi ikunci iabai inya igenerasi imilenial iterhadap ibudaya idan ikearifan ilokal. Penulis memilih jenis penelitian melalui pemberian kuesioner karena cara ini kami anggap paling memadai dalam mengumpulkan pendapat dari para responden atas pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan yang merupakan perumusan terhadap permasalahan-permasalahan yang Penulis ajukan di atas. Dalam penelitian ini populasi yang dituju Penulis adalah mahasiswa dan masyarakat umum yang umumnya tinggal di Jakarta. Jakarta diambil sebagai lokasi mayoritas populasi penelitian karena kemudahan akses Peneliti dan fakta bahwa Jakarta menjadi tempat tinggal dari berbagai elemen masyarakat yang beragam. Oleh karena itu pemilihan populasi yang mayoritas tinggal di Jakarta dapat memberikan keragaman yang diperlukan dalam penelitian. Menurut data dari Biro Pusat Statistik pada tahun 2021 jumlah mahasiswa di DKI Jakarta adalah 221 orang dari 10. 776 orang jumlah penduduk DKI Jakarta secara keseluruhan. Dalam penelitian ini Penulis menyebarkan kuesioner kepada 81 orang responden yang terdiri dari 51% mahasiswa dan 49% umum. Walaupun sample mahasiswa yang diambil kurang dari 0,5 persen dari seluruh mahasiswa di DKI Jakarta namun Penulis beranggapan keberagaman populasi di DKI Jakarta tidak akan jauh berbeda dengan sample yang dijadikan responden oleh Penulis kah ipendidikan idan ietika idi iera imilenial iini idianggap ipenting ioleh imasyarakat iIndonesia? https://doi. org/10. 24912/jssh. Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 169-180 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam idunia ipendidikan, itentu isaja isemua iorang iyang iberada idalam ilingkungan ipendidikan itertentu iharus iterlebih idahulu imemiliki ietika. iJika ipendidikan iyang idimaksudkan idi iinstitusi isecara iformal, imaka iguru, isiswa, idan isemua ipersonil ilainnya iharus imemiliki ietika iyang ibaik idalam ibertingkah ilaku isehari-hari. iContohcontoh iperilaku iyang inyata isangat imempengaruhi isuasana idi ilingkungan isekolah. iBagaimana iseorang ianak imenyapa iguru, iguru imenegur isiswa, ibagaimana iseorang ianak iyang isatu iberkomunikasi idengan ianak ilainnya, isemua iharus isesuai idengan inorma iyang iberlaku. iJika isemua itingkah ilaku iyang iterjadi isudah ilari idari ietika, imaka ibermunculanlah iberbagai imacam ipersoalan. ibelajar iberetika iberawal idari ididikan iorang itua idan ilingkungan isekitar itetapi ihal itersebut itidak imenjadi iacuan iseseorang imemiliki ietika iyang ibaik. iKarena itak isedikit igenerasi imilenial iyang imemiliki inilai iakademik iyang isangat ibaik itetapi imemiliki ietika iyang iburuk imaka idari iitu imemiliki ietika iyang ibaik ijuga iharus idi ikembangkan idengan ikemauan idiri isendiri ikarena iberetika isangatlah ipenting idan idipandang ikapan isaja idan idimana isaja. i iDi iera imilenial iini iberpendidikan isangat ipenting ibaik isecara iakademik imaupun inon iakademik. ipendidikan inon iakademik icontohnya imelukis, idance, iolahraga idan ilainnya ijuga ibanyak idiminati ianak-anak isehingga ianak-anak ibisa ijuga imengembangkan ipotensinya idengan icara iterus imengembangkan ihobi nya idengan isungguh-sungguh. iKami isudah imenyebar ikuisioner ikepada iorang-orang isekitar idan i100% ianggapan imereka ibahwa ipendidikan idan iberetika isangat ilah ipenting idi iera imilenial. Dalam survey yang Penulis lakukan terdapat 81 responden yang 59% nya merupakan mahasiswa dan 41% sisanya adalah masyarakat umum namun telah lulus S1. Tabel 1 Demografi Sampel Mahasiswa Umum Jumlah 48 . %) 33 . %) 81 . %) Tabel 2 Pertanyaan Pertama: Apakah Pendidikan dan Etika Penting Setuju Pendidikan dan Etika Penting Tidak Setuju Pendidikan dan Etika Penting 78 . %) 3 . %) Pada gambar hasil kuisioner diatas terdapat 81 responden yang menjawab. Sebagian besar responden menjawab sangat penting. Berdasarkan idata idi iatas ibisa idisimpulkan ibahwa imemang ipendidikan idan ietika isangat ipenting iwalaupun iperkembangan izaman iyang https://doi. org/10. 24912/jssh. Gambaran Tentang Beretika dan Berpendidikan yang Dikaitkan dengan Perkembangan Teknologi di Era Milenial dalam Budaya Kearifan Lokal Martinelli et al. isemakin imaju itidak imenjadikan imasyarakat imenjadi itidak imementingkan ipendidikan iterutama idi iera imilenial iini iyang imenjadikan imasyarakat imenjadi isemakin imaju. Kearifan ilokal imerupakan isuatu ibagian idari isebuah ibudaya iyang iada ididalam suatu imasyarakat iyang itidak idapat idijauhkan idari imasyarakat iitu isendiri, ikearifan ilokal idapat idikatakan isebagai isuatu inilai-nilai ikearifan ilokal iyang iada idi iIndonesia isudah iterbukti imengikuti iuntuk imenentukan iatau iberperan idalam isuatu ikemajuan ipada imasyarakat. iMenurut iSibarani i. alam iDania. iLocal iWisdom iadalah isuatu ibentuk ipemahaman iyang imengatur ikehidupan imasyarakat iatau iyang ibiasa idisebut idengan ikearifan ilokal i. ocal iwisdo. iLocal iwisdom imerupakan isuatu iperangkat ipandangan ihidup, iilmu ipengetahuan, idan istrategi ikehidupan iyang iberwujud isuatu iaktivitas iyang idilakukan ioleh imasyarakat ilokal, iyang imampu imenjawab iberbagai imasalah idalam ikebutuhan imereka. iKearifan ilokal imenjadi ipengetahuan idasar idari ikehidupan imasyarakat iyang ididapatkan idari ipengalaman iataupun ikebenaran ihidup iyang ibisa ibersifat iabstrak iatau ikonkret idengan imenyeimbangkan ialam iserta ikultur i iyang idimiliki ioleh isebuah ikelompok imasyarakat itertentu. iKearifan ilokal ijuga ibisa iditemukan idalam ikelompok imasyarakat imaupun ipada ikelompok iindividu. iMenjaga idan imembangun ikearifan lokal isebenarnya isangat imudah idilakukan imisalnya iseperti imembeli idan imemakai produk idalam inegeri, iselain iitu ijuga i ihal iini ibisa imenjaga ikearifan ilokal i idan juga imembantu iatau imenambahkan ipendapatan inegara. i iSebenarnya iproduk idalam negeri isangat imenarik isalah isatunya iBatik. iBatik isangat iidentik idengan ibudaya Indonesia idan isangat iberagam ikarena ikain iBatik idi isatu idaerah idan idaerah lainnya imereka imemiliki ijenis, imodel, idan iwarna iyang iberbeda isehingga iidentik di tiap-tiap idaerah iyang iberbeda. iBatik isendiri ijuga ibanyak idi iminati ioleh iwarga dunia ikarena idi iluar inegeri ibatik iadalah ikain iyang isangat iindah idan imemiliki nilai ijual iyang itinggi idi inegara imereka. Selain batik, kearifan budaya lokal juga dapat terlihat dalam iklan rokok Djarum Super. Dalam iklan tersebut dijelaskan berbagai ciri khas dari setiap daerah di Indonesia. Contohnya di Sumatera terdapat Taman Nasional Way Kambas. Gunung Krakatau, di Lombok dan Bali dengan keindahan lautnya, di Papua terdapat Bukit Pianemo, dan lain sebagainya. Indonesia memperoleh kepercayaan internasional dan menunjukkan eksistensi pada kancah global melalui peran strategis dalam berbagai forum mancanegara seperti halnya pada forum Presidensi G20 Indonesia. Indonesia tidak hanya berpeluang untuk mempromosikan kepemimpinan dan komitmen Indonesia dalam pembahasan isu global, namun juga untuk memperkenalkan budaya, pariwisata, dan industri kreatif. Momentum Presidensi G20 ini, harus dapat kita manfaatkan untuk mengenalkan budaya dan kearifan lokal kita ke dunia internasional dan melalui acara Festival Kebudayaan Rhapsody of the Archipelago menjadi salah satu upaya kita, untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia kepada masyarakat dunia. Selain itu, festival Kebudayaan Rhapsody of the Archipelago sendiri menyuguhkan beragam pertunjukan musik dan tari yang merepresentasikan budaya Indonesia serta juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik dari Italia dan tari dari India selaku Troika G20. Pemerintah bersama masyarakat perlu memperhatikan hak dan partisipasinya sebagai penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-haknya termasuk permasalahan yang multidimensional dan pemberdayaan bagi masyarakatnya. Hal ini sesuai dengan dasar hukum Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 I ayat . bahwa Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. https://doi. org/10. 24912/jssh. Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 169-180 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. Tabel 3 Apakah Masyarakat Indonesia Harus Memelihara dan Melestarikan Kearifan Lokal Setuju Memelihara Kearifan Lokal Tidak Setuju Memelihara Kearifan Lokal Berdasarkan idata ipada tabel 3 terdapat 81 responden yang menjawab, dimana i99i% iorang isetuju ibahwa ikita isebagai imasyarakat iIndonesia iharus imemelihara idan imelestarikan ikearifan ilokal dan hanya 1% responden menjawab tidak setuju. Cara iorangi-iorang imelestarikan idan imembangun ikearifan ilokal iyang iberbedai-ibeda ikarena ipasti isetiap iorang ipunya icara imasing-masing iuntuk imelestarikan idan imembangun ikearifan ilokal, ikarena ihal iitu iadalah isuatu ikewajiban idan itanggung ijawab ibersama isebagai imasyarakat iIndonesia. iDengan ihanya imemberikan iapresiasi ikepada ihasil ikarya ilokal iitu ijuga isudah imembantu imelestarikan idan imembangun ikearifan ilokal iyang iada idi iIndonesia iini. iGenerasi imuda i imempunyai iperan iyang isangat ipenting iuntuk imenjaga ikearifan ilokal iyang isudah iturun-temurun, idi iera imilenial iini itak isedikit igenerasi imuda iyang isudah imembanggakan iIndonesia idengan ihasil ikaryanya isalah isatu icontohnya idengan imenciptakan ilukisan iyang isangat iindah isehingga ilukisan itersebut imemiliki idaya itarik isendiri idi ikalangan imasyarakat idi idalam inegeri imaupun idiluar inegeri idan imemiliki inilai ijual iyang isangat itinggi, iyang ipasti ihal itersebut isangat imembanggakan iNegara ikita itercinta iyaitu iIndonesia. Di iera imilenial iini iTeknologi isudah isemakin icanggih, isemua ibisa ikita idapatkan idengan iwaktu isingkat. iTeknologi iyang isemakin icanggih iini isudah isangat imembantu iorang iorang ikhususnya imasyarakat iIndonesia idalam ikehidupan isehari ihari, idi iera imilenial iini ibelajar ijuga itidak iberpaku ikepada ibuku idan iguru isaja isekarang ibelajar ijuga ibisa imelalui iinternet isudah ibanyak iaplikasi iyang imenyediakan ibanyak imateri imateri ipembelajaran iyang iberguna iuntuk imembantu ikita imenambah iilmu. iDi iera imilenial iini ikita isudah idapat iberbelanja idirumah isaja itanpa ikeluar irumah ihanya idengan imenggunakan ihandphone, ibahkan isekarang idaya itarik iberbelanja ionline ilebih ibanyak ikarena iselain ikita itidak iharus ikeluar irumah imasyarakat ijuga ibisa imengirit ibiaya iongkos iselain iitu ijuga, imasyarakat ibisa imendapatkan iharga iyang ilebih imurah idari ipada iberbelanja ilangsung idi itoko ikarena ibanyak ie-commers iyang imemberikan ipromo ibesar-besaran iuntuk iTak ihanya iitu idengan iadanya iperkembangan iteknologi iini ikita ijuga idapat iberkomunikasi imelalui itelefon iatau ivideo icall idengan iorang-orang iyang idekat ibahkan ijarak iyang ijauh idari ikita idengan imudah. https://doi. org/10. 24912/jssh. Gambaran Tentang Beretika dan Berpendidikan yang Dikaitkan dengan Perkembangan Teknologi di Era Milenial dalam Budaya Kearifan Lokal Martinelli et al. Gambar 1 Binus Online Learning Perkembangan teknologi modern salah satunya dapat membuat perkuliahan tatap muka menjadi online atau daring. Dengan berjalannya waktu, pembelajaran online mulai diterapkan, yang sebenarnya memiliki banyak kemudahan, salah satunya akan diterapkan oleh universitas BINUS untuk digunakan di masa depan dengan nama Binus online learning. Binus online learning adalah sistem kuliah online Binus University. Sistem ini dirancang bagi para pekerja yang ingin melanjutkan kuliah sekaligus bekerja tanpa mengganggu jam kerja mereka. Di sini kamu juga bisa mengikuti program RPL atau Recognition of Past Learning. RPL ini cocok untuk karyawan, karena dapat bertukar pengalaman kerja berupa mata kuliah untuk perolehan SKS. Tabel 4 Apakah Teknologi Membantu Kehidupan Sehari-hari Setuju Teknologi Membantu Tidak Setuju Teknologi Membantu 80 . %) 1 . %) Pada tabel 4 terdapat 81 responden yang menjawab pertanyaan mengenai seberapa penting teknologi dalam membantu kehidupan sehari-hari. Sebagian besar responden menjawab sangat terbantu oleh teknologi modern khususnya dalam mencari suatu informasi. Dari idata iyang ikami idapatkan isangat ibanyak isekali imasyarakat iyang iterbantu ikarena iadanya iperkembangan iteknologi iyang isangat ipesat iini, iberkembangnya iteknologi imenguntungkan isemua ipihak itanpa iadanya ibatas iusia. iSelain imenguntungkan, iperkembangan iteknologi ijuga imemberikan idampak inegatif ike ibeberapa ipihak, icontohnya iseperti ibanyak ianak ianak iyang ikecanduan ibermain ihandphone isehingga imengabaikan iaktivitas isehari-harinya isalah isatunya ibelajar idan isehingga imengganggu inilainya, itak ihanya iitu ianak ianak idibawah iumur ijuga ibanyak imengunjungi isitus-situs iporno iyang isebenarnya imereka ibelum icukup iumur iuntuk imelihatnya. https://doi. org/10. 24912/jssh. Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 169-180 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. Bangsa iIndonesia iadalah inegara iyang isangat iluas idan imaritim iyang imempunyai ibanyak ilautan idan ijuga ibanyak iprovinsi. iLuasnya iwilayah iIndonesia iini imembuat iberagamnya isuatu iras, isuku, ibudaya, idan iagama, iwalaupun iberbeda-beda inegara iindonesia imempunyai isebuah isemboyan iyaitu iAuBhinneka iTunggal iIkaAy iyang imemiliki iarti iAuwalaupun iberbeda-beda itetapi itetap isatu ijuaAy. iDengan iadanya isemboyan iini ibisa imenjadi ipedoman ibangsa iIndonesia iuntuk imenghargai isesama iatau imempersatukan ibangsa iagar itidak iterpecah ibelah ikarena ibanyaknya iperbedaan iyang inegara ikita imiliki. iKarena itanpa iadanya isemboyan iBhinneka iTunggal iIka iini iakan imenjadikan ibanyak ikonflik iantar idaerah iatau iantar isuku. iSebagai imasyarakat iIndonesia iyang icinta iakan itanah iair, ikita ijuga iharus imenjadikan iBhinneka iTunggal iIka isebagai isuatu ipedoman iyang ikita iterapkan i idalam ikehidupan iseharihari, ikarena ikita ijuga iharus imenghargai iatau imenghormati isesama imanusia iyang iberbeda idengan ikita iuntuk imenghormati inegara ikita itercinta. Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 1951 dan Undang-Undang RI Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera. Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Tabel 5 Apakah Setuju Melaksanakan Bhinneka Tunggal Ika Setuju Melaksanakan Bhinneka Tunggal Ika Tidak Setuju Melaksanakan Bhinneka Tunggal Ika Tabel 5 terdapat 81 responden yang menjawab pertanyaan tentang penerapan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh responden setuju dan sudah menerapkannya seperti saling menghargai dan menghormati suatu perbedaan antar suku, budaya, dan agama. Berdasarkan iData iKuesioner idiatas, idapat ikita ilihat ibahwa ibanyak imasyarakat iIndonesia iyang isudah imenerapkan iBhinneka iTunggal iIka isebagai ipedoman idalam ikehidupan isehari-hari. iSebagai icontoh, imasyarakat iIndonesia idapat imenghormati idan imenghargai isuatu iperbedaan iyang idimiliki iantar imanusia iatau igolongan. iKarena idengan ibisa imenghormati iantar iperbedaan iyang idimiliki iantar idaerah idapat imempersatukan isuatu ikekuatan imasyarakat imultikural iyang idimiliki ioleh ibangsa iIndonesia. Dalam ipembahasan idiatas, isebagai imasyarakat iIndonesia iyang iberada idi iera imilenial iini, iberetika idan iberpendidikan isangatlah ipenting iuntuk imembangun isuatu iKarena idengan ibijak idalam imelakukan ihal itersebut idapat imenjaga idan imelestarikan isuatu ibudaya ilokal iyang itelah iditurunkan idari inenek imoyang ibangsa iIndonesia idan ijuga imeneruskan ipersatuan idan ikesatuan ibangsa iyang itelah idibangun ioleh ipahlawan-pahlawan iyang itelah imerdekakan itanah iair iyang idicintai ioleh imasyarakat iIndonesia. Dari makna pendidikan dalam lingkup yang sangat luas, menujukkan bahwa Pendidikan merupakan kebutuhan manusia untuk menjalani kehidupan yang bermakna dan berkualitas, hal ini dapat dikatakan dalam UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 Bab II Pasal 3 dinyatakan AuPendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan https://doi. org/10. 24912/jssh. Gambaran Tentang Beretika dan Berpendidikan yang Dikaitkan dengan Perkembangan Teknologi di Era Milenial dalam Budaya Kearifan Lokal Martinelli et al. kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi pserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berakhlak, sehat, berimu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawabAy. Pembahasan Dari hasil yang diperoleh Penulis berdasarkan hasil survey yang kami lakukan, hampir sebagian besar responden, baik mereka mahasiswa maupun masyarakat umum yang telah menjadi sarjana strata 1 setuju dan sepakat dengan hipotesa yang Penulis rangkum dalam 4 permasalahan: Bagaimana icara imasyarakat idalam imembangun idan imenjaga ikearifan ibudaya Karena hampir seluruh responden setuju bahwa kearifan budaya lokal tetap perlu dibangun dan dijaga, menjadi tidak sulit untuk menerapkan suatu gerakan masyarakat untuk tujuan Baik mahasiswa maupun masyarakat umum sepakat bahwa hal tersebut perlu bersama-sama dijaga. Tinggal menyatukan inisiatif dari akar rumput dan rencana strategis pemangku kepentingan . ksekutif, legislatif dan yudikati. mencari cara yang tepat untuk melaksanakan apa yang menjadi keinginan bersama seluruh elemen masyarakat. Apakah imasyarakat Indonesia isudah imenerapkan iBhinneka iTunggal iIka dalam ikehidupan isehari-hari? Demikian pula terhadap pertanyaan ini, secara mutlak seluruh responden menyampaikan setuju dan telah melaksanakan prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari Hal ini mengkonfirmasikan hipotesa Penulis bahwa deviasi yang terjadi di kalangan milenial yang abai terhadap etika, bukanlah merupakan kehendak masyarakat yang tumbuh dari akar rumput. Jika demikian, akan mudah bagi pihak eksekutif untuk menambahkan materi etika ke dalam matrikulasi Pendidikan di sekolah-sekolah. Apakah iteknologi imodern imembantu imasyarakat idalam imencari isuatu iinformasi? Meski ada 1% responden yang tidak setuju terhadap pernyataan bahwa teknologi modern membantu masyarakat dalam mencari suatu informasi. Penulis berpendapat bahwa deviasi yang ada tidak cukup signifikan untuk menjustifikasi penghentian penggunaan teknologi Bahwa terdapat perbedaan tingkah laku pelaku teknologi informasi saat mereka berkelana di dunia maya dengan tingkah laku mereka dalam kehidupan nyata, memerlukan penelitian terpisah perihal sebab dan solusinya. Yang terpenting menurut Penulis, dalam rangka mendorong pendidikan etika dan diterapkannya prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari, peran teknologi perlu lebih ditingkatkan karena hal ini justru mendorong penetrasi dan penyebaran informasi bagi masyarakat. Apakah ipendidikan idan ietika idi iera imilenial iini idianggap ipenting ioleh imasayarakat iIndonesia? Adanya deviasi, sama seperti pada permasalahan nomor 3, bukan menjadi masalah yang berarti bagi penerapan pendidikan dan etika di era milenial bagi kaum milenial. Peran teknologi harus lebih ditingkatkan untuk melakukan hal ini, mengingat kaum milenial lebih fasil menggunakan teknologi ketimbang kaum pendahulunya. https://doi. org/10. 24912/jssh. Jurnal Serina Sosial Humaniora Vol. No. Feb 2023: hlm 169-180 ISSN-L 2987-1506 (Versi Elektroni. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan pembahasan di atas Penulis menyimpulkan bahwa semua hipotesa yang dikemukakan dari ke empat permasalahan yang dirumuskan adalah benar adanya. Menjaga idan imembangun ikearifan ilokal isebenarnya isangat imudah idilakukan imisalnya iseperti imembeli idan imemakai iproduk idalam inegeri. iDengan ihanya imemberikan iapresiasi ikepada ihasil ikarya ilokal iitu ijuga isudah imembantu imelestarikan idan imembangun ikearifan ilokal iyang iada idi iIndonesia iini. Sebagai imasyarakat iIndonesia iyang icinta iakan itanah iair, ikita ijuga iharus imenjadikan iBhinneka iTunggal iIka isebagai isuatu ipedoman iyang ikita iterapkan i idalam ikehidupan isehari ihari, ikarena ikita ijuga iharus imenghargai iatau imenghormati isesama imanusia iyang iberbeda idengan ikita iuntuk imenghormati inegara ikita itercinta. Di iera imilenial iini iTeknologi isudah isemakin icanggih, isemua ibisa ikita i dapatkan idengan iwaktu isingkat. iTeknologi iyang isemakin icanggih iini isudah sangat imembantu iorang iorang ikhususnya imasyarakat iIndonesia idalam ikehidupan isehari ihari, idi iera imilenial iini ibelajar ijuga itidak iberpaku ikepada ibuku idan iguru isaja isekarang ibelajar ijuga ibisa imelalui iinternet. Beretika idan iberpendidikan isangatlah ipenting iuntuk imembangun isuatu ibangsa. iKarena idengan ibijak idalam imelakukan ihal itersebut idapat imenjaga idan imelestarikan isuatu ibudaya ilokal. Peran iGenerasi imuda iuntuk imelestarikan idan imembangun ikearifan ilokal isangatlah ipenting iuntuk imasa isekarang idan imasa iyang iakan idatang. i i iBanyak icara iyang idapat ikita ilakukan iseperti idatang ike itempat itempat ibersejarah idan imengabadikannya, itetap imenghargai idan imenjaga ibudaya iyang iada idi iIndonesia idan ibanyak ihal ilainnya. Dengan iberkembangnya iteknologi ikita ijuga iharus ibisa imenggunakannya idengan ibaik idan ibenar iseperti itidak iterlalu iberpaku iterhadap ihandphone ilalu imengabaikan iSemua iharus iimbang, inamun i idi iera imilenial iini ianak-anak ijuga idapat ibelajar imelalui iinternet, idi iinternet iini ijuga ibanyak imateri imateri iyang isangat imembantu ianak iuntuk imenambah iilmu. Kita isebagai imasyarakat iIndonesia isudah iseharusnya imenerapkan iBhinneka iTunggal iIka idalam ikehidupan isehari-hari. iKarena idengan ibisa imenghormati iantar iperbedaan iyang idimiliki iantar idaerah ibisa i imempersatukan isuatu ikekuatan imasyarakat imultikural iyang idimiliki ioleh ibangsa iIndonesia. Selain iberpendidikan, iberetika ijuga isangat ipenting ikarena ibuat iapa imemiliki iotak iyang icerdas itetapi imemiliki itingkah ilaku iyang iburuk. iKarena iwalaupun iera isemakin imodern inamun Ucapan Terima Kasih (Acknowledgemen. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung dalam proses pembuatan artikel ilmiah ini. https://doi. org/10. 24912/jssh. Gambaran Tentang Beretika dan Berpendidikan yang Dikaitkan dengan Perkembangan Teknologi di Era Milenial dalam Budaya Kearifan Lokal Martinelli et al. REFERENSI