Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Pelatihan Eco Print sebagai Pemberdayaan Keterampilan Ibu-ibu PKK Desa Kadipiro Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar Novi Tristanti 1*1. Ihsyan Kolefiyan2. Ummu Arofah3. Aliyah M R4. Gunaman Pradhipto5. Nuryati6. Fatimah Khoirunnisa7. Muh Hafiz K8 Sains dan Teknologi. Universitas Muhammadiyah Karanganyar 2,3,4,5,6 Komunikasi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Karanganyar Kesehatan dan Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Karanganyar email: novitristanti@umuka. Abstract Ecoprint training is a community empowerment activity aimed at developing local skills while creating opportunities for creative entrepreneurship. This program was conducted by the KKN students of the University of Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) together with the PKK women of Kadipiro Village. Jumapolo District. Karanganyar Regency. The main objective is to enhance participantsAo knowledge and abilities in utilizing natural materials to produce artistic and marketable products. The implementation consisted of three stages: planning, execution, and evaluation, which included theoretical instruction, hands-on practice, and reflective discussions. Evaluation was carried out through pretests and posttests to measure cognitive understanding, as well as observation of participants' work to assess practical skills. The results indicate a significant improvement in participantsAo understanding, increasing from an average of 38% in the pretest to 85% in the posttest. Participants also successfully produced ecoprint works with various motifs and colors that hold economic potential. These findings demonstrate that practice-based learning is effective in enhancing individual capacity, particularly among PKK women, and in supporting family economic independence through environmentally friendly product development. Keywords: Eco Print. Empowerment. Plants Abstrak Pelatihan ecoprint merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan mengembangkan keterampilan lokal sekaligus menciptakan peluang untuk kewirausahaan kreatif. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) bersama ibuibu PKK Desa Kadipiro. Kecamatan Jumapolo. Kabupaten Karanganyar. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan bahan-bahan alami untuk menghasilkan produk yang artistik dan bernilai jual. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang mencakup penyampaian materi teori, praktik langsung, dan diskusi reflektif. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman kognitif, serta observasi terhadap hasil karya peserta untuk menilai keterampilan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dari rata-rata 38% pada pretest menjadi 85% pada posttest. Peserta juga berhasil menghasilkan karya ecoprint dengan berbagai motif dan warna yang memiliki potensi ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas individu, khususnya bagi ibu-ibu PKK, serta mendukung kemandirian ekonomi keluarga melalui pengembangan produk ramah lingkungan Kata Kunci: Eco Print. Pemberdayaan. Tanaman PENDAHULUAN Pemberdayaan masyarakat melalui merupakan salah satu langkah strategis yang https://doi. org/10. 37859/jpumri. tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas hidup warga desa, tetapi juga pada upaya mempertahankan kearifan lokal yang sarat dengan nilai-nilai keberlanjutan. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Desa memiliki kekayaan sumber daya alam yang sering kali belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, jika diolah dengan kreatifitas dan keterampilan, potensi tersebut dapat menjadi produk yang tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga memiliki daya jual di pasaran. Salah satu contoh yang saat ini semakin populer adalah eco print, yaitu sebuah teknik mencetak motif pada kain dengan memanfaatkan daun, bunga, dan bagian tumbuhan lain melalui proses pemanasan. Teknik ini mampu menghasilkan pola-pola alami yang indah, unik, serta ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya. Dalam PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarg. menjadi sangat penting. PKK tidak hanya berfungsi sebagai wadah kebersamaan, tetapi juga sebagai ruang bagi para ibu untuk bermanfaat, baik untuk mendukung perekonomian keluarga maupun untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian . Sayangnya, masih banyak ibu-ibu PKK yang belum memiliki keterampilan inovatif yang bisa diubah menjadi peluang usaha. Mereka sering kali hanya terlibat dalam kegiatan rutin, sehingga potensi pengembangan ekonomi keluarga melalui kegiatan produktif belum tergarap secara maksimal. Melalui kegiatan pelatihan eco print yang diselenggarakan bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), tersebut mulai terjawab. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis tentang cara membuat eco print, tetapi juga konsep, kreativitas dalam eksplorasi bahan, serta peluang pengembangan produk yang bernilai jual tinggi. Dengan kata lain, pelatihan ini dirancang bukan hanya sebatas pengenalan keterampilan baru, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mendorong lahirnya wirausaha baru di kalangan ibu-ibu PKK Desa Kadipiro. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 Berdasarkan wawancara dengan Wakil Ketua PKK Desa Kadipiro, kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat tinggi. Beliau menyampaikan bahwa program pelatihan semacam ini sebenarnya sudah lama direncanakan oleh pihak desa, namun belum terealisasi karena keterbatasan sumber daya, baik dari segi pelatih maupun pendanaan. Kehadiran mahasiswa KKN UMUKA menjadi katalisator yang sangat berarti dalam mewujudkan rencana tersebut. Mereka hadir bukan hanya sebagai fasilitator pelatihan, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat secara Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti hanya pada pelatihan satu kali, melainkan menjadi pemicu lahirnya gerakan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang Dengan bekal keterampilan eco print, ibu-ibu PKK dapat memproduksi karya yang unik, sekaligus menambah sumber pendapatan bagi keluarga. Lebih jauh, jika dikelola dengan baik, eco print bahkan berpotensi menjadi identitas khas Desa Kadipiro yang mampu menarik perhatian pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan keterampilan, kemandirian, dan perekonomian kreatif masyarakat desa. METODE PENGABDIAN Pelatihan eco print dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di Balai Desa Kadipiro. Kecamatan Jumapolo. Kabupaten Karanganyar dengan pertimbangan yang matang dari sisi waktu, tempat, maupun jumlah peserta. Pemilihan bulan Juli bukan tanpa alasan. Pada periode tersebut sebagian besar ibu-ibu PKK relatif memiliki waktu luang karena kegiatan pertanian di desa sedang memasuki masa jeda setelah musim Hal ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk lebih fokus mengikuti pelatihan tanpa terganggu aktivitas rutin di sawah https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 maupun ladang. Selain itu. Juli juga bertepatan dengan masa liburan sekolah, sehingga sebagian ibu lebih leluasa untuk disibukkan dengan aktivitas pendidikan Diagram alur kegiatan disusun secara sistematis dengan 3 tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, seperti yang ditunjukan pada Gambar 1. Tahap Penyampaian Materi Teori Praktik Langsung Diskusi & Refleksi Pameran Mini Hasil Karya Gambar 1 Diagram Alur Kegiatan Tahap perencanaan Pada KKN berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan pengurus PKK untuk melakukan need Hasil identifikasi menunjukkan bahwa ibu-ibu PKK membutuhkan dikembangkan menjadi peluang usaha. Berdasarkan temuan tersebut, tim menyusun modul pelatihan yang mencakup: A Pengenalan Eco Print: konsep dasar, manfaat, dan jenis tanaman. A Teknik Pewarnaan & Pencetakan: pemilihan daun/bunga, penyusunan pola, proses pemanasan, dan fiksasi A Kreativitas Desain Produk: eksplorasi motif, kombinasi warna alami, dan pengemasan produk. Tahapan Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan teoriAepraktikAerefleksi, di mana peserta mendapatkan materi dasar kemudian langsung mempraktikkan pembuatan eco print secara mandiri. Setiap kelompok KKN keterampilan peserta dapat berkembang secara optimal. Rangkaian kegiatan terdiri dari: Tabel 1Tahapan Pelatihan Eco Print Tahap Pembukaan Kegiatan Sambutan Kepala Desa & pengurus PKK. Output Peserta tujuan kegiatan https://doi. org/10. 37859/jpumri. Kegiatan Penjelasan konsep eco Penyusunan Sharing tanya jawab. Menampilkan karya peserta Output Peningkatan Peningkatan Umpan untuk perbaikan Meningkatkan rasa percaya diri & kreativitas Selama kegiatan praktik, setiap mahasiswa KKN agar keterampilan benarbenar terasah. Pendampingan dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menonton, tetapi benar-benar melakukan proses eco print secara mandiri. Tahapan evaluasi Evaluasi dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu kuantitatif dan kualitatif, agar hasil pengabdian lebih komprehensif. Instrumen Kuantitatif Menggunakan pretestAeposttest sebanyak 10 soal pilihan Instrumen mengukur: A Pengetahuan dasar eco print A Jenis tanaman yang dapat digunakan A Teknik penyusunan pola A Prosedur pewarnaan dan fiksasi A Prinsip desain kreatif Nilai diolah dalam bentuk persentase untuk melihat peningkatan pengetahuan peserta. Instrumen Kualitatif Evaluasi kualitatif dilakukan melalui Observasi langsung hasil karya . otif, ketepatan teknik, kualitas warn. Catatan lapangan mengenai keterlibatan peserta, dan umpan balik peserta terkait manfaat Pendekatan kombinasi ini memberikan peningkatan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) diikuti oleh 60 orang ibu-ibu PKK Desa Kadipiro. Berdasarkan hasil pretest, sebagian besar peserta belum memahami konsep dasar eco print, dengan rata-rata tingkat pemahaman awal hanya mencapai 38%. Namun, setelah mengikuti sesi teori dan praktik, terjadi peningkatan signifikan pada hasil posttest dengan ratarata capaian sebesar 85%. Hal ini pemahaman peserta sebesar 47% terhadap materi pelatihan. Gambar 2. Merupakan perbandingan hasil pretest-posttest. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 Peningkatan drastis ini sekaligus menegaskan pentingnya strategi learning by doing, di mana peserta tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga langsung mengaplikasikannya melalui praktik dengan pendampingan mahasiswa KKN. Dengan cara ini, peserta lebih mudah memahami alur kerja eco print dan merasa percaya diri untuk mencoba secara mandiri di luar kegiatan Gambar 3. Suasana saat dilakukannya kegiatan pelatihan. Gambar 3 gak tau aku iki gambar apa isi dewe ya. Gambar 2 perbandingan hasil pretest-posttest. Peningkatan tersebut tidak hanya tercermin pada hasil tes tertulis, tetapi juga terlihat dalam keterampilan praktik. Peserta mampu menghasilkan karya eco print dengan variasi motif dan warna yang menarik, meskipun kualitas hasil berbedabeda sesuai dengan tingkat kreativitas dan ketelitian masing-masing. Secara umum, sebagian besar karya dinilai baik dari segi estetika dan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk bernilai jual. Hal ini mengindikasikan bahwa pelatihan tidak hanya berhasil meningkatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis Grafik perbandingan pretest dan posttest memperkuat temuan bahwa pelatihan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas peserta. Secara keseluruhan, hasil evaluasi membuktikan bahwa pelatihan eco print keterampilan, serta membuka peluang baru bagi ibu-ibu PKK untuk berwirausaha. Dampak positif ini diharapkan dapat berlanjut pada pengembangan ekonomi kreatif desa, dengan eco print sebagai salah satu produk unggulan berbasis kearifan lokal. SIMPULAN Kegiatan pelatihan eco print yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) di Desa Kadipiro terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dari rata-rata pretest sebesar 38% menjadi 85% pada posttest. Temuan ini membuktikan bahwa metode pelatihan berbasis teori dan praktik secara terpadu efektif dalam membangun keterampilan teknis. https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 9 No. November 2025 Selain peningkatan kognitif, peserta juga mampu menghasilkan karya eco print dengan variasi motif dan warna yang bernilai estetika serta memiliki potensi dikembangkan sebagai produk kreatif bernilai jual. Pendampingan interaktif dari mahasiswa KKN turut meningkatkan Sebagai rencana tindak lanjut, peserta pendalaman teknik eco print, pengemasan produk, serta pelatihan pemasaran digital agar mampu memasuki pasar yang lebih Selain itu, pembentukan kelompok usaha bersama (KUBE) eco print juga keberlanjutan kegiatan. Untuk mendukung keberhasilan program ini, pemerintah desa pemberdayaan ekonomi kreatif, seperti penyediaan fasilitas produksi sederhana, dukungan permodalan skala kecil, integrasi produk eco print dalam agenda promosi desa, serta kolaborasi dengan dinas terkait untuk pelatihan lanjutan. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya wirausaha baru dan memperkuat identitas Desa Kadipiro melalui produk ramah lingkungan yang bernilai seni. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terima kasih Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) yang telah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan program KKN, serta kepada Pemerintah Desa Kadipiro dan pengurus PKK Desa Kadipiro yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas sehingga kegiatan pelatihan eco print dapat terlaksana dengan Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh ibu-ibu PKK Desa Kadipiro atas partisipasi aktif dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Tidak lupa, apresiasi diberikan kepada seluruh https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 pihak yang turut membantu, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. DAFTAR PUSTAKA