Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 5, nomor 3, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Peran Psikoedukasi dalam Menyikapi Harapan Sosial untuk Belajar di Perguruan Tinggi Safuwan Amin*. Nur Afni Safarina. Kamaruddin Hasan. Rifqa Asyura Universitas Malikussaleh. Aceh Ae Indonesia *Coresponding Author: safuwan@unimal. Dikirim: 03-08-2025. Direvisi: 15-08-2025. Diterima: 16-08-2025 Abstrak: Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi santri/santriwati kelas IX MAS pesantren Jabal Nur. Gampong Paloh Lada. Dewantara Kabupaten Aceh Utara tentang pentingnya belajar di Perguruan Tinggi dalam upaya menyikapi harapan masyarakat bahwa generasi muda perlu meraih pekerjaan yang layak dan hidup sukses dimasa depan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga sesi. sesi persiapan, sesi pemaparan materi dan sesi evaluasi kegiatan. Pendidikan memegang paranan penting bagi kemajuan dan kemakmuran bangsa yang berkelanjutan. Perguruan tinggi sebagai penyedia pengetahuan akademis berfungsi sebagai pendorong utama pengembangan human capital, baik berpikir kritis, pemecahan masalah dan kepemimpinan. Karena itu peran psikoedukasi sangat urgent dalam menengarai harapan masyarakat agar anak-anak mereka dapat meraih sukses masa depan. Kata kunci: Psikoedukasi. Harapan Sosial. Belajar. Pendidikan Tinggi Abstract: This community service activity aims to educate ninth-grade students of MAS Islamic Boarding School Jabal Nur. Gampong Paloh Lada. Dewantara sub-district. North Aceh Regency about the importance of studying at a university to address the community's expectations that the younger generation needs to achieve decent jobs and live a successful life in the future. The activity was implemented in three sessions: a preparation session, a material presentation session, and an activity evaluation session. Education plays a vital role in the progress and sustainable prosperity of the nation. Universities as providers of academic knowledge function as the main drivers of human capital development, both critical thinking, problem solving, and leadership. Therefore, the role of psychoeducation is very urgent in identifying the community's hopes for their children to achieve future success. Keywords: Psychoeducation. Social Expectations. Learning. Higher Education PENDAHULUAN Pendidikan sebagai upaya pemberdayaan kognitif, afektif dan skill manusia menjadi determinant krusial dalam realitas kehidupan. Pendidikan memegang peranan penting bagi perkembangan individu dan kemajuan masyarakat yang Di sisi lain, perguruan tinggi sebagai penyedia pengetahuan akademis berfungsi sebagai pendorong utama dalam pengembangan human capital. keterampilan kritis, pemecahan masalah, dan kepemimpinan. Dampak positif dari pendidikan tinggi dapat dirasakan di berbagai sektor, termasuk sektor pelayanan public atau birokrasi. Sektor birokrasi dan abdi negara (ASN) dipahami masyarakat menawarkan stabilitas pekerjaan dan berbagai tunjangan, menjadi tujuan karir banyak individu yang sudah selesai sarjana, dan menambah urgensi dalam mempersiapkan generasi muda berkiprah sesuai minat dalam menempuh pendidikan tinggi (Khadijah, 2. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Amin dkk. Peran Psikoedukasi dalam Menyikapi Harapan Sosial untuk Belajar A. Karena itu, harapan masyarakat pada lembaga pendidikan tinggi . niversitas/institut/ akadem. agar dapat mendidik generasi bangsa dan mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai peminatan masing-masing, apakah menjadi ASN, bekerja Perusahaan BUMN atau menjadi wiraswasta yang didukung Untuk tujuan tersebut, maka masyarakat berharap agar institusi pendidikan umumnya dan pendidikan tinggi khususnya mampu menyediakan proses pengajaran yang berkualitas, dengan fasilitas yang memadai dan kurikulum yang adaptif dengan perkembangan zaman. Selain itu, harapan masyarakat juga ditujukan pada kemampuan pendidikan tinggi mampu membuka peluang pekerjaan yang lebih baik sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup anak bangsa. Berkaitan dengan harapan realitas sosial itu maka relevansi psikoedukasi sebagai pendekatan pengajaran yang menggabungkan prinsip psikologi dengan pendidikan dapat memainkan peranan penting dalam menjembatani harapan tersebut (Jayanti & Arista, 2. Jadi, kebermaknaan psikoedukasi dalam proses pendidikan anak bangsa mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip psikologi dalam pemberdayaan pendidikan, berfungsi untuk meningkatkan pemahaman individu tentang nilai dan manfaat pendidikan tinggi serta dapat mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi seiring perkembangan jaman (Nurdin, et al. , 2022. Purwati, et al. Jalal et al. , 2023. Aulia & Cherina, 2. Psikoedukasi dapat dilakukan melalui berbagai program dan intervensi. studies berbasis budaya, workshop, penyuluhan, konseling, dsb. Psikoedukasi akan membantu individu memahami proses pendidikan, manajemen keuangan, dan strategi belajar yang efektif. Selain itu, keberadaan psikoedukasi juga mendukung realitas pengembangan diri individu, pengembangan keterampilan sosial dan emosional yang positif. Peran psikoedukasi dalam upaya memberdayakan pendidikan generasi bangsa melalui pendidikan tinggi, secara langsung atau tidak langsung akan mereduksi proses pembelajaran sosial pada setiap individu dalam kehidupan, sehingga harapan dan cita-cita akan dapat terealisasikan dengan baik (Snyder, 2. Jadi, dalam pencapaian tujuan dan harapan sosial psikoedukasi dapat dibiasakan dan digalakkan oleh seluruh komponen bangsa agar harapan sosial nyata adanya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan psikoedukasi dapat memberikan dampak positif pada berbagai aspek pendidikan, mulai dari pemahaman proses hingga pengembangan keterampilan sosial. Psikoedukasi tidak hanya membantu dalam mengatasi masalah akademis dan psikologis, tetapi juga dalam mempersiapkan individu untuk memasuki dunia kerja dengan keterampilan yang sesuai (Putra & Soetikno, 2018. Purwati et al. , 2022. Aulia & Cherina, 2. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Rasionalisasi pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pemberian psikoedukasi pada santri-santriwati pesantren Jabal Nur. Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kurang lebih 1 bulan yang melibatkan mahasiswa Prodi Psikologi Fak. Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unima. dan santri-santriwati pesantren Jabal Nur Paloh Lada . husus santri-santriwati kelas IX MAS Jabal Nu. Adapun tahapan pelaksanaannya dibagi dalam tiga segmen yaitu: Tahap Persiapan Kegiatan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Amin dkk. Peran Psikoedukasi dalam Menyikapi Harapan Sosial untuk Belajar A. Persiapan kegiatan dilakukan selama 3 minggu sebelum pelaksanaan pengabdian pemberian psikoedukasi tentang harapan sosial belajar di perguruan Pada tahap ini tim pengabdian melakukan diskusi dan kerjasama dengan pihak sekolah dan dewan guru di dayah . ondok pesantre. Jabal Nur Paloh Lada. Dewantara. Tahap Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan psikoedukasi dilakukan pada tanggal 22 Februari 2025 di pesantren Jabal Nur Paloh Lada oleh tim pengabdian yang yang diketuai oleh Safuwan Amin. Ag. Psi dengan anggota. Ibu Nur Afni Safarina. Psi. Psi. Bapak Kamaruddin Hasan. Sos. Si, dan mahasiswa prodi psikologi. Rifqa Asyura dan Annisa Putri. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berlangsung dari pukul 00 Ae13. 00 siang. Tahap Evaluasi Kegiatan Tahap evaluasi dilakukan setelah penyampaian materi psikoedukasi dari narasumber dilaksanakan. Adapun metode evaluasi yang digunakan adalah dengan cara melakukan tanya jawab dengan peserta kegiatan pengabdian ini, dan juga mendengar arti penting kegiatan ini digelar, termasuk rencana masa depan peserta. IMPLEMENTASI KEGIATAN DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian Masyarakat ini di gelar di pesantren Jabal Nur Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewantara. Kabupaten Aceh Utara pada minggu terakhir bulan Februari 2025, tepatnya tanggal 22 Februari 2025. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga sesi. sesi pertama setelah pembukaan oleh pimpinan dayah Jabal Nur dilanjutkan dengan pemberian materi psikoedukasi oleh pemateri I. Ibu Nur Afni Safarina. Psi. Psi . im pengabdian masyaraka. dari pukul 09. Kemudian breaks sejenak, dan pukul 11. 20 dilanjutkan penyampaian materi sesi-II oleh narasumber Bapak Kamaruddin Hasan. Sos. Si (Tim pengabdian masyaraka. , dan terakhir pukul 12. 00 dilanjutkan dengan sesi ke-3, yakni sesi diskusi dan tanya-jawab. Gambar 1. Kegiatan PKM pada santri/santriwati kelas IX MAS Pesantren Jabal Nur. Gampong Paloh Lada. Kec. Dewantara-Aceh Utara (Sabtu, 22-02-2. Salah satu temuan penting dari pengabdian ini adalah banyaknya masyarakat tidak mampu menaruh harapan besar pada pendidikan tinggi untuk membawa perubahan sistem, pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Masyarakat berharap agar lulusan pendidikan tinggi dapat memainkan peran aktif dalam merubah sistem pendidikan dan sosial di Indonesia, serta menciptakan kebijakan yang mendukung akses yang lebih mudah ke pendidikan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Amin dkk. Peran Psikoedukasi dalam Menyikapi Harapan Sosial untuk Belajar A. Masyarakat menginginkan adanya kemudahan dalam mendaftarkan anak-anak mereka ke pendidikan tinggi sebagai langkah untuk merubah nasib hidup mereka dan mengatasi ketimpangan sosial-ekonomi yang ada. Terutama kalangan menengah ke Misalnya, para pedagang kecil yang mengungkapkan harapan bahwa sebaiknya pemerintah membuat kebijakan yang mendukung kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah dalam membuka dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak mereka. Dengan adanya dukungan semacam ini, diharapkan anak-anak dari keluarga pedagang kecil dan kaum marjinal dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik dan memiliki kesempatan untuk mencapai pendidikan tinggi yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan membantu mereka meraih kesuksesan di masa depan. Gambar 2. Penyampaian materi psikoedukasi oleh narasumber pada kegiatan PKM di pesantren Jabal Nur. Gampong Paloh Lada. Dewantara-Aceh Utara (Sabtu, 22-022. Sementara itu, guru honorer yang tidak kunjung menjadi PNS menyampaikan harapan agar sistem seleksi CPNS dapat memberikan perhatian khusus pada pengalaman dan pengabdian mereka. Mereka berharap agar pengalaman mereka dalam mengajar dapat dihargai dengan memberikan prioritas dalam formasi CPNS atau menyediakan jalur khusus bagi mereka untuk menjadi PNS. Selain itu, para santri-santriwati kelas i MAS Pesantren Jabal Nur juga berharap para lulusan pesantren juga wajib mendapat pekerjaan yang layak di kemudian hari setelah belajar di perguruan tinggi. Dengan adanya kebijakan yang lebih inklusif, diharapkan guru honorer dapat memperoleh status PNS dan mendapatkan hak yang setara dengan pegawai negeri sipil lainnya. Secara umum hasil kegiatan pengabdian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi antara pendidikan tinggi, psikoedukasi, dan penyediaan lapangan kerja di berbagai bidang dan sektor. Gambar 3. Sesi tanya jawab dengan peserta pada kegiatan PKM di pesantren Jabal Nur. Gampong Paloh Lada. Dewantara- Aceh Utara (Sabtu, 22-02-2. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Amin dkk. Peran Psikoedukasi dalam Menyikapi Harapan Sosial untuk Belajar A. Dengan demikian pendidikan tinggi diharapkan dapat menyikapi kebutuhan rakyat dari berbagai kalangan dan status sosial anak bangsa, memperbaiki system dan kebijakan serta pemerintah mampu menerapkan komunikasi dua arah dalam merancang kebijkan public, misalkan mengenai persyaratan lulusan perguruan tinggi harus mendapat pekerjaan yang layak. Maka dari itu peran psikoedukasi harus digalakkan serta diharapkan akan tercipta keselarasan antara harapan masyarakat dan cita-cita membangun negeri yang Sejahtera, adil dan Makmur bisa dirasakan oleh seluruh anak bangsa. Hal ini diharapkan dapat mempersiapkan calon profesional yang berkualitas, memberikan kesempatan yang lebih adil bagi semua pihak, serta berkontribusi pada perubahan sistem Pendidikan yang lebih baik di Indonesia. KESIMPULAN Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan oleh tim PKM dari program studi psikologi Unimal ini dapat disimpulkan bahwa peran psikoedukasi dalam proses pendidikan generasi bangsa adalah sangat urgen dalam menengarai harapan masyarakat berkait kebermaknaan lembaga pendidikan tinggi yang notabene sebagai tempat pengembangan sekaligus penyedia human capital yang Psikoedukasi memegang peranan pentin dalam pemberdayaan proses pendidikan bagi generasi bangsa, secara langsung atau tidak langsung akan mereduksi proses pembelajaran sosial, membangkitkan motivasi belajar, meretas pengembangan kecerdasan intelektual dan emosional yang positif bagi setiap individu dalam menyongsong harapan dan masa depan yang lebih cerah. DAFTAR PUSTAKA