Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Strategi Cerdas Pemanfaatan AI (Artificial intelligenc. dalam Perencanaan Keuangan Berbasis Digital untuk Keberlanjutan UMKM Israfil Munawarah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI. Indonesia israfilmunawarah12@gmail. Submitted: 12th Oct 2024 | Edited: 27th December 2024 | Issued: 01st January 2025 Cited on: Munawarah. Strategi Cerdas Pemanfaatan AI (Artificial intelligenc. dalam Perencanaan Keuangan Berbasis Digital untuk Keberlanjutan UMKM. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 5. , 128-137. ABSTRACT This community service aims to improve the financial digital literacy of Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. through the use of artificial intelligence (AI). providing training and understanding of various AI-based tools that can be used for financial planning, it is hoped that MSMEs can optimize financial management, improve efficiency, and ultimately achieve business sustainability. This activity will include materials on analyzing financial data with AI, predicting market trends, and selecting the right digital financial solutions. Through the implementation of this technology, it is expected that MSMEs can manage their finances more effectively, strengthen their position in the market, and increase competitiveness in the digital Keywords: AI (Artificial intelligenc. Financial Planning. MSMEs. Digitalization. Sustainability PENDAHULUAN Dalam era digital yang semakin pesat. UMKM dihadapkan pada tantangan dan peluang baru. Integrasi teknologi digital telah menjadi kunci keberhasilan bagi banyak UMKM dalam meningkatkan efisiensi, jangkauan pasar, dan daya saing. Deskripsi ini akan membahas bagaimana UMKM dapat memanfaatkan berbagai teknologi digital untuk tumbuh dan berkembang. UMKM merupakan kategori usaha yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. Klasifikasi dibedakan berdasarkan kriteria aset dan omzet per tahun (Darmayania et al. UMKM (Usaha Mikro. Kecil, dan Menenga. adalah kategori usaha yang dikelompokkan berdasarkan ukuran skala operasionalnya, baik dari segi jumlah tenaga kerja maupun omset tahunan. UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian, terutama di Indonesia, karena mereka menyumbang mayoritas terhadap lapangan pekerjaan dan produk domestik bruto (PDB) (Hamzah et al. , 2. UMKM berkontribusi sebesar 60-65% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Ini menunjukkan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. negara dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. UMKM berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, menyumbang sekitar 99,99% dari total pelaku usaha di Indonesia (Sitinjak et al. , 2. UMKM di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam mengelola keuangan mereka dengan efektif. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah ketidakmampuan dalam perencanaan keuangan yang baik, yang seringkali mengakibatkan kesulitan dalam pengelolaan arus kas, perencanaan anggaran, dan pembiayaan usaha (Nova et al. , 2. Keterbatasan akses internet yang stabil dan terjangkau, terutama di daerah pedesaan, menjadi penghalang utama. Kurangnya perangkat seperti komputer atau smartphone yang memadai untuk menjalankan bisnis secara digital. Kurangnya keterampilan dalam menggunakan berbagai platform digital seperti e-commerce, media sosial, dan tools marketing digital (Yeni et al. , 2. Masalah keamanan transaksi online menjadi kekhawatiran bagi banyak konsumen, sehingga UMKM perlu menjamin keamanan data pelanggan. UMKM masih menggunakan metode tradisional dalam pengelolaan keuangan, yang mengakibatkan ketidakakuratan dan ketidakefisienan dalam pengambilan keputusan (Dinarjito et al. AI (Kecerdasan Buata. adalah penggunaan teknologi yang meniru kecerdasan manusia untuk menganalisis data keuangan, membuat prediksi, dan membantu dalam pengambilan keputusan finansial. Sederhananya. AI dapat membantu mengelola uang dengan lebih cerdas (Pohan et al. , 2. Sistem AI dirancang untuk meniru cara berpikir, belajar, dan mengambil keputusan seperti manusia, dengan tujuan untuk memecahkan masalah, mengenali pola, dan membuat prediksi atau keputusan berdasarkan data yang tersedia (Nugroho et al. , 2. AI, meskipun masih dalam tahap perkembangan, sudah memiliki dampak besar dalam banyak bidang, dan diprediksi akan terus berkembang untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan teknologi. AI bukan sekadar teknologi, melainkan revolusi cara kita berpikir, bekerja, dan berinteraksi dengan dunia digital (Rosmala. Integrasi AI dalam perencanaan keuangan mengacu pada penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) untuk membantu proses pengelolaan dan perencanaan keuangan secara lebih efektif dan efisien (Rahmadzani et al. , 2. Dalam konteks perencanaan keuangan. AI digunakan untuk menganalisis data keuangan, membuat prediksi, memberikan rekomendasi, dan mengotomatiskan proses-proses yang Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. sebelumnya memerlukan intervensi manual. Integrasi AI dalam perencanaan keuangan bukan sekadar teknologi, melainkan transformasi fundamental dalam cara kita mengelola, memahami, dan merencanakan keuangan. Menurut (Smith Purba, 2. muncul sebagai pilar utama dalam mengelola keuangan. Pilar-pilar yang dimaksud adalah sebagai berikut : Meningkatkan Efisiensi Analisis Keuangan: AI membuka pintu untuk otomatisasi dan peningkatan efisiensi dalam analisis keuangan. Dengan mampu memproses volume data yang besar dalam waktu singkat. AI memungkinkan para profesional keuangan untuk fokus pada aspek strategis, sementara tugas rutin diotomatisasi. Penerapan Machine Learning dalam Prediksi: Teknologi Machine Learning, salah satu bentuk AI, digunakan untuk meramalkan tren keuangan dan perilaku pasar. Hal ini membantu perusahaan mengidentifikasi potensi risiko dan peluang dengan lebih tepat waktu, memberikan landasan kuat untuk pengambilan keputusan yang Analisis Sentimen dan Keputusan Berbasis Data: AI memiliki kemampuan untuk menganalisis sentimen pasar dari berbagai sumber seperti media sosial dan berita. Dengan memahami perasaan pasar, perusahaan dapat menyesuaikan strategi keuangan mereka secara real-time, meningkatkan kemampuan adaptasi dalam lingkungan bisnis yang dinamis. Pengelolaan Portofolio yang Lebih Cerdas: Dalam investasi. AI digunakan untuk mengelola portofolio secara otomatis, melakukan analisis risiko, dan memberikan rekomendasi investasi berdasarkan data historis dan tren pasar. Ini memberikan pendekatan yang lebih cerdas dalam pengelolaan aset dan portofolio investasi. Manfaat Integrasi Teknologi Terkini: Integrasi AI dengan teknologi terkini, seperti Big Data dan Cloud Computing, semakin meningkatkan kemampuannya. Dengan akses ke sumber data yang lebih besar dan lebih terstruktur. AI dapat memberikan wawasan mendalam dan akurat yang membentuk dasar keputusan keuangan yang lebih baik. Keakuratan dan Prediktabilitas: Keakuratan AI dalam menganalisis data keuangan secara mendalam menciptakan prediktabilitas yang lebih besar. Para profesional keuangan dapat mengandalkan hasil analisis AI untuk membuat keputusan berbasis data yang kuat, mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan kualitas keputusan Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Dengan terus berkembangnya AI, pengelolaan keuangan tidak hanya menjadi lebih efisien, tetapi juga lebih cerdas dan responsif terhadap perubahan. Integrasi teknologi terkini semakin memperkuat peran AI dalam meningkatkan mutu pengelolaan keuangan, membimbing untuk menuju masa depan yang didorong oleh wawasan mendalam dan keputusan yang lebih cerdas. Sistem digital memungkinkan otomatisasi berbagai proses keuangan seperti pencatatan transaksi, pembuatan laporan keuangan, dan pembayaran tagihan. Ini menghemat waktu dan mengurangi kesalahan manusia. UMKM dapat mengakses informasi keuangan mereka kapan saja dan di mana saja melalui perangkat digital, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan. Meskipun memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, mayoritas UMKM masih kesulitan mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan daya saingnya. Keterbatasan pemahaman teknologi dan akses informasi menjadi hambatan utama. Perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI), menawarkan solusi yang potensial untuk mengatasi tantangan ini. AI dapat membantu UMKM dalam menganalisis data keuangan secara real- time, memberikan rekomendasi untuk optimasi arus kas, serta merancang proyeksi keuangan yang lebih akurat dan berbasis data. Hal ini menjadi penting untuk mengintegrasikan teknologi digital, termasuk AI, dalam perencanaan keuangan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan UMKM (Azizah et al. , 2. METODE Pelaksanaan dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pelaksanaan dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu : Tahap perencanaan. Merancang model kegiatan dalam bentuk webinar, membuat tim kerja dan mencari topik webinar dan partisipasi narasumberlainnya untuk memberikan materi pada kegiatan Webinar yang diadakan. Tahap pembuatan naskah dan penetapan narasumber, mempersiapkan materi yang akan dipresentasikan serta persiapan-persiapan seperti pembawa acara, dan jumlah peserta yang akan mengikuti webinar. Tahap dalam pelaksanaan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. dilaksanakan satu . hari dan dimulai dari jam 09. 00 Ae 12. 00 WIB, dan peserta yang mengikuti berjumlah kurang lebih 75 orang, dimana kegiatan ini dimulai dari sambutan ketua pelaksana, lalu pembukaan oleh mc, dilanjukan sambutan danpaparan materi serta pengarahan oleh ketua program studi, lalu lanjud diskusi dengan narasumber, kegiatan pengabdian ini dipandu oleh Moderator yang membuka sesi acara dari pembukaan sampai penutupan. Tahap akhir, dilakukan dengan membuat adanya laporan selama kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung. Pemaparan Materi kepada Peserta Dari 2 Pemateri atau Narasumber melaksanakan presentasi dengan Strategi Cerdas pemanfaatan AI Dalam Perencanaan Keuangan Berbasis Digital Untuk Keberlanjutan UMKM : Pemateri Pertama : Bpk. Israfil Munawarah. Jabatan saat ini : Kepala Program Studi Akuntansi STIE GICI AI sebagai Mitra Cerdas UMKM: Mengoptimalkan Keuangan Digital untuk Masa Depan yang Lebih Baik Revolusi Keuangan UMKM: Bagaimana AI Memprediksi dan Mengelola Risiko dengan Lebih Akurat. Menguak Potensi AI: Membangun Keuangan UMKM yang Tangguh dan Berkelanjutan. Pemateri Kedua : Bpk. Fransiskus Felix Junaidi. SE. Jabatan saat ini : Finance Director ( HR. GA. IT. Legal & Purchasin. di PT. Yamazaki Indonesia. Merancang Masa Depan Keuangan UMKM: Perencanaan yang Cerdas dengan Bantuan AI. UMKM Berkelanjutan di Era Digital: Peran AI dalam Mencapai Tujuan ESG. Membangun Bisnis yang Lebih Baik: AI sebagai Kunci Sukses UMKM di Era Baru serta tips bursa kerja diera sekarang. AI mempelajari pola-pola dalam data historis untuk memprediksi kejadian masa depan, kemudian membuat dan menganalisis berbagai skenario bisnis yang mungkin Dengan demikian. AI dapat mengidentifikasi risiko-risiko potensial, mengukur dampaknya, dan memberikan rekomendasi tindakan yang tepat. Teknologi seperti Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. machine learning, deep learning, dan natural language processing mendukung kemampuan AI dalam menganalisis data yang beragam dan kompleks. Sistem ini mempertimbangkan variabel- variabel yang mungkin terlewatkan oleh analisis manusia, seperti tren pasar global, perubahan geopolitik, dan sentimen investor. Berdasarkan profil risiko individu, tujuan keuangan, dan preferensi investasi. AI dapat merancang portofolio yang sangat dipersonalisasi. Sistem ini secara dinamis menyesuaikan alokasi aset seiring perubahan kondisi pasar dan kebutuhan investor, memastikan kesesuaian yang berkelanjutan dengan tujuan keuangan jangka panjang. AI tidak hanya membuat portofolio awal, tetapi juga terus memantau dan mengoptimalkan komposisi portofolio. Dengan menggunakan teknik pembelajaran rekomendasi untuk meningkatkan kinerja portofolio secara berkelanjutan. Tantangan dalam Implementasi AI di UMKM Meskipun AI menawarkan banyak potensi, implementasinya di UMKM masih menghadapi beberapa tantangan: Biaya: Implementasi AI membutuhkan investasi yang cukup besar, terutama untuk sistem yang kompleks. UMKM mungkin kesulitan untuk mengalokasikan anggaran yang cukup untuk teknologi ini. Keterbatasan Data: Kualitas dan kuantitas data yang dimiliki UMKM seringkali terbatas, sehingga dapat menghambat kinerja model AI. Keterampilan Sumber Daya Manusia: Tidak semua pelaku UMKM memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk mengembangkan dan mengelola sistem AI. Kepercayaan: Ada kekhawatiran mengenai keamanan data dan privasi yang dapat menghambat adopsi AI. Resistensi Terhadap Perubahan : Komunikasikan manfaat perubahan dengan jelas kepada seluruh tim. Libatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan dan berikan pelatihan komprehensif. Keamanan Data : Investasikan dalam solusi keamanan yang kuat dan edukasi tim tentang praktik keamanan siber terbaik. Pilih penyedia layanan dengan reputasi baik dalam hal keamanan data. Diskusi dan Umpan Balik oleh Peserta Setelah selesai pemaparan presentasi, maka dibuka sesi tanya jawab kepada Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. peserta webinar, terkait dengan materi yang disampaikan, dimana hal ini juga dapat menambah wawasan serta tingkat pemahaman dan pengetahuan akan pemanfaatan AI dalam perencanaan keuangan bagi UMKM. Diskusi dan umpan balik yang berlangsung selama webinar mengenai pemanfaatan AI dalam perencanaan keuangan UMKM berjalan sangat produktif dan positif. Peserta aktif berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan bisnisnya. Diskusi ini menghasilkan berbagai ide inovatif tentang bagaimana AI dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan UMKM. Selain itu, umpan balik yang diberikan peserta sangat konstruktif, memberikan masukan berharga bagi penyelenggara untuk menyusun program pelatihan yang lebih relevan dan bermanfaat di masa Antusiasme peserta menunjukkan adanya minat yang tinggi terhadap pemanfaatan teknologi AI dalam dunia bisnis, khususnya bagi UMKM. PEMBAHASAN Webinar mengenai pemanfaatan AI dalam perencanaan keuangan UMKM telah berhasil meningkatkan kesadaran peserta akan potensi besar teknologi kecerdasan buatan dalam mengelola bisnis. Diskusi yang berlangsung telah membuka cakrawala baru tentang berbagai aplikasi AI dalam bidang keuangan, mulai dari analisis data hingga prediksi tren. Peserta antusias berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi, serta mendapatkan solusi yang relevan. Hasil dari webinar ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi alat yang sangat berharga bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi, akurasi dalam pengambilan keputusan, dan daya saing. Untuk memaksimalkan manfaatnya, disarankan untuk melakukan follow-up dengan peserta, mengadakan workshop praktis, dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Namun, adopsi dan pelatihan merupakan hambatan terbesar dalam penerapan teknologi ini. Banyak usaha kecil dan menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital. Oleh karena itu, selain pelatihan intensif, juga diperlukan pendekatan yang mudah dipahami oleh pelaku UMKM, yang sebagian besar berasal dari latar belakang non-teknis. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Tabel 1. Sebelum dan Sesudah Mengikuti Kegiatan PKM Webinar Uraian Aspek Pengetahuan Dasar Minat dan Ekspektasi Tantangan atau Masalah Struktur Bisnis Pengambilan Keputusan Sebelum Mengikuti PKM (Webina. Peserta umumnya memiliki pengetahuan dasar tentang topik yang akan dibahas dalam webinar. Namun, pengetahuan tersebut mungkin masih terbatas dan belum mendalam. Peserta memiliki minat yang tinggi terhadap topik webinar dan memiliki ekspektasi tertentu mengenai apa yang akan mereka pelajari. Peserta mungkin menghadapi tantangan atau masalah terkait dengan topik webinar dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari Keterbatasan Akses Modal Sulit mengakses kredit Dokumentasi tidak Penilaian risiko manual Strategi Pemasaran Metode konvensional Jangkauan terbatas Minimnyainovasi Banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi, terutama AI, untuk mendukung pengambilan keputusan finansial Mereka Mungkin tidak mengetahui bagaimana teknologi AI dapat membantu mereka mengelola risiko, memprediksi arus kas, atau bahkan mengoptimalkan Sesudah Mengikuti Kegiatan PKM (Webina. Peningkatan Pengetahuan: Peserta mendapatkan pengetahuan baru yang lebih mendalam dan komprehensif tentang topik Peserta memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap konsepkonsep kunci yang terkait dengan topik webinar. Peserta memperoleh keterampilan baru, seperti kemampuan menganalisis data, melakukan penelitian, atau menggunakan perangkat lunak tertentu. Optimasi Akses Modal Dokumentasi digital Penilaian risiko otomatis Kemudahan pengajuan Strategi Pemasaran Inovatif Metode digital Jangkauan lebih luas Strategi berbasis big data Peserta dalam hal ini UMKM lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial yang penting. Mereka dapat mengandalkan data dan rekomendasi berbasis AI untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi dan mengurangi ketergantungan pada perkiraan atau intuisi semata. Sumber : Data diolah berdasarkan survei, 2024 Tabel di atas menggambarkan perubahan yang dialami peserta setelah mengikuti kegiatan PKM (Webina. dalam berbagai aspek. Sebelum mengikuti webinar, peserta umumnya memiliki pengetahuan dasar yang terbatas mengenai topik yang dibahas, serta menghadapi tantangan dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari terkait dengan topik Mereka juga mengalami keterbatasan dalam akses modal dan pengambilan keputusan, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung keputusan Namun, setelah mengikuti webinar, peserta mengalami peningkatan pengetahuan yang lebih mendalam, pemahaman yang lebih baik terhadap konsep- Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. January 2025 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. konsep kunci, serta keterampilan baru yang dapat membantu mereka dalam menganalisis data dan melakukan penelitian. Selain itu, tabel di atas juga menunjukkan perubahan dalam strategi bisnis dan pengambilan keputusan peserta. Sebelum mengikuti webinar, mereka cenderung menggunakan metode pemasaran konvensional dan memiliki akses modal yang terbatas. Namun, setelah mengikuti kegiatan tersebut, mereka dapat mengoptimalkan akses modal melalui dokumentasi digital yang lengkap dan penilaian risiko otomatis. Peserta juga menjadi lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial, dengan memanfaatkan data dan rekomendasi berbasis AI. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan PKM (Webina. tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis dan strategi inovatif yang dapat diterapkan dalam bisnis mereka. KESIMPULAN Webinar tentang Strategi Cerdas Pemanfaatan AI dalam Perencanaan Keuangan Berbasis Digital untuk Keberlanjutan untuk UMKM telah menyoroti potensi transformatif dari kecerdasan buatan dalam memodernisasi pengelolaan keuangan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. Analisis mendalam dalam webinar ini menunjukkan bahwa AI tidak hanya sekadar teknologi, tetapi juga sebuah alat yang dapat memberdayakan UMKM untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, dan memperluas akses ke layanan keuangan. Meskipun implementasi AI dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti ketersediaan data yang berkualitas dan keterampilan tenaga kerja, namun manfaat jangka panjangnya sangat Dengan investasi yang tepat dalam infrastruktur data, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan kebijakan yang kondusif. UMKM dapat memanfaatkan AI untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan berdaya saing. Ringkasnya, webinar ini menegaskan bahwa AI adalah kunci untuk membuka potensi penuh UMKM dalam era digital. DAFTAR PUSTAKA