Jurnal Pendidikan Bahasa Arab p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 id/tatsqifiy Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surah Al-Insan dan Implikasinya dalam Pembelajaran Nahwu di Madrasah Tsanawiyah Muhammad MuAomin Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Djuanda Jl. Tol Ciawi. Kotak pos 35 Bogor 1672 Telp. 8240773 Fax 8240985 Volume 2 Nomor 1 Januari 2021: 1-23 DOI: 10. 30997/tjpba. Article History Submission: 04-11-2020 Revised: 05-12-2020 Accepted: 01-01-2021 Published: 26-01-2021 Kata Kunci: Analisis. Ikhtilaf iAorab. Pembelajaran Nahwu Keywords: Analysis. Ikhtilaf iAorab. Nahwu Learning Korespondensi: Muhammad MuAomin Telp. syababul quran@gmail. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman dan pengamatan peneliti akan minimnya penggunaan ayat-ayat Al-QurAoan sebagai bahan ajar pada pembelajaran nahwu di Madrasah Tsanawiyah, selain itu masih banyak pelajar muslim pada khususnya yang masih kesulitan dalam mengiAorab kalimat-kalimat bahasa Arab, sehingga penelitian mengenai ikhtilaf iAorab ini sangat penting karena berguna untuk menghindarkan kita dari kesalahan dalam memahami Al-QurAoan maupun teks-teks Arab Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek-aspek ikhtilaf iAorab dalam surah AlInsan, sehingga dapat diketahui faktor-faktor penyebab perbedaannya dan pengaruhnya terhadap Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigma, strategi, dan implementasi model secara kualitatif, adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, yaitu suatu metode yang digunakan untuk menemukan dan mengungkapkan mendeskripsikan data-data yang kemudian disusul dengan analisis. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha menganalisa objek penelitian untuk digambarkan sebagaimana adanya. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini bahwa dalam surah AlInsan ini terdapat 10 kata yang mengandung ikhtilaf iAorab didalamnya, 8 kata disebabkan karena aspek bahasa dan 2 kata disebabkan karena aspek qiraat alqurAoan. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Copyright @ 2020 Universitas Djuanda. All Rights Reserved p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 2 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Ikhtilaf Al-IAorab in Al-Qur'an Surah Al-Insan and its implications in Nahwu Learning in Islamic Junior High School Abstract : This research is motivated by the experience and observation of researchers the lack of use of the verses of the Qur'an as teaching material in learning nahwu in a Junior High School, besides that there are still many Muslim students in particular who still have difficulty in iAorab Arabic sentences , so research on this ikhtilaf iAorab is very important because it is useful to prevent us from misunderstanding the Qur'an and other Arabic texts. The purpose of this research is to find out the aspects of the ikhtilaf iAorab in Surah Al-Insan, so that it can be known the factors that cause the differences and their effects on The approach used in this study is a qualitative approach, which is a study conducted based on paradigms, strategies, and qualitative model implementation, while the research method used is descriptive analytic method, which is a method used to find and express systematic problems, by means of describe the data which is then followed by In this study, researchers tried to analyze the research object to be described as is. Based on the results of the analysis in this study that in Surah Al-Insan there are 10 words that contain the ikhtilaf iAorab in it, 8 words are caused by aspects of language and 2 words are caused by aspects of qiraat al-qurAoan. PENDAHULUAN Bahasa Arab Salah satu alat komunikasi yang komunikasi dalam Al-QurAoan. Sebagai sering digunakan oleh manusia adalah bahasa kitab suci Al-QurAoan, bahasa Arab tidak bisa dipisahkan dari umat penting dalam kehidupan manusia. Islam. Karena itu, dengan semangat untuk mengkaji dan memperdalam menyampaikan ilmunya, mengabadikannya karya tulisnya, bertukar pikiran dan lain berbahasa arab, pembelajaran bahasa Sebagaimana penjelasan arab dipondok-pondok pesantren di Abdul Chaer bahwa AuBahasa sebagai Indonesia mulai dilaksanakan (Hamid, media komunikasi sangat diperlukan oleh manusia untuk mengemukakan perasaanAy(Agustina, 2. Islam Selain kitab-kitab Arab merupakan bahasa persatuan umat Islam dan bahasa Al-QurAoan serta Hadis Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 3 DOI: 10. 30997/tjpba. yang merupakan rujukan utama umat islam, dengan bahasa tersebut umat meluruskan kesalahan berbahasa dan Islam beribadah, berkomunikasi dan menjaga kesalahan dalam membaca Al- menuliskan karya-karya ilmiahnya. Qur'an, ilmu Nahwu mulai dibentuk Seperti yang diungkapkan oleh Syaikh Musthofa Al-Ghalayini bahwa Arab Dengan dengan sangat serius (Khaldun, 2. Kesalahan tersebut disebut dengan lahn. Lahn diucapkan oleh orang Arab untuk adalah istilah yang dipakai oleh bangsa mengungkapkan maksud mereka yang Arab disampaikan dengan cara riwayat dan kekeliruan dalam berbahasa, sehingga bahasa Arab dijaga oleh Al-QurAoan dan ketika disebut kata lahn berarti bahasa Hadis (Al-Ghalayini, 2. tersebut memiliki kekeliruan dan sudah Keterampilan tidak fasih lagi. Perhatian umat Islam di Indonesia merupakan keterampilan pokok yang terhadap bahasa Arab bisa dikatakan harus dipelajari ketika mempelajari Selain seperti bahasa inggris. Hal tersebut bisa menguasai empat keterampilan pokok kita lihat dari maraknya tempat-tempat tersebut keterampilan selanjutnya yang kursus bahasa Inggris di berbagai tidak kalah penting adalah penguasaan Khaldun bahasa Arab sangat jarang dijumpai, berpandangan, diantara empat cabang kemudian di Universitas Djuanda Bogor ilmu yang menjadi pilar bahasa, yaitu terdapat jurusan Pendidikan Bahasa Bayan. Sastra. Lughah dan Nahwu, yang Arab, paling integral kedudukannya sebagai mahasiswa yang masuk ke dalam pilar dari linguistik Arab adalah ilmu jurusan tersebut, angkatan pertama Nahwu (Khaldun, 2. berjumlah 7 orang mahasiswa dan asing, terkhusus . Arab. Ibnu Pada dasarnya, ilmu Nahwu ini angkatan kedua berjumlah 7 orang pula, dibentuk dengan sangat praktis dan sungguh sangat sedikit sekali jika Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 4 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A dibandingkan dengan jurusan-jurusan QurAoan dan Hadits bagi seseorang yang yang lain. tidak paham bahasa Arab, karena Al-QurAoan dan Hadis berbahasa Arab sehingga tidak memprihatinkan, padahal bahasa Arab mungkin seseorang bisa memahami Al- lah yang seharusnya mendapatkan QurAoan dan Hadits tanpa memahami perhatian khusus dikalangan umat kaidah-kaidah Islam. Kondisi ArabAy (Dahlan. Ilmu Bahasa Arab adalah Ilmu yang bahasa Arab akan mengantarkan kita terhadap sumber-sumber pengetahuan pengucapan dan penulisan. Adapun Islam, sebaliknya tanpa pemahaman cabang-cabang terhadap bahasa arab dapat dipastikan Bahasa pemahamannya terhadap islam sangat Ghalayini menyebutkan ada 13 cabang ilmu, yaitu Sharaf. IAorab, rasm. MaAoani. Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dalam Bayan. Syekh BadiAo. Musthafa AoArudh. Al- Qowafi, kitabnya Mukhtasar Jiddan mengutip QordussyiAoir. Insya. Khitobah. Tarikh Adab perkataan Imam Jalaluddin As-Suyuthi dan Matan Lughah (Al-Ghalayini, 2. Dari semua cabang-cabang Ilmu dalam kitab syarah Alfiyyahnya : AOC AC EEI EO I EIO O uEONA AAO EE AI II AIOI EEI E OI EAOA Arab pelajar merasa kesulitan ketika MengiAorab kalimat-kalimat Bahasa Arab. A AuIN E OO E I OEEI AO EAUAOEOA Sehingga hal ini mengundang perhatian A EI ECIAUANEE O OEOI IEO EOA AO OE ANI ICAN uE IA COA berkaitan dengan IAorab. A OE EOAUAEOA Artinya : AuUlama telah sepakat bahwa ilmu nahwu sangat dibutuhkan dalam setiap cabang ilmu terkhusus Al-QurAoan dan Hadis, sehingga haram menafsirkan Al- IAorab adalah perubahan keadaan masuknya Aoamil yang berbeda-beda (Dahlan, 2. Sedangkan Syeikh Musthafa al-Ghalayini menyatakan: Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 5 DOI: 10. 30997/tjpba. A ON EIE AO eI AOEOIA AN IAO OIIAO O IO OA AIOI I OCON EE EIA Artinya : AuPengaruh yang ditimbulkan oleh Aoamil pada akhir sebuah kata, sehingga ia berubah menjadi marfuAo, manub, majrur, atau majzum sesuai apa yang dituntut oleh Aoamil tersebutAy(Al-Ghalayini, 2. RafaAo. Nashab. Jar dan Jazm. Rafa. Nashab dan Jar khusus untuk kalimah Isim dan terlarang pada kalimah Isim untuk menerima IAorab Jazm, sedangkan Rafa. Nashab dan Jazm khusus untuk kalimah FiAoil, dan terlarang pada fiAoil IAorab Khofad/Jazm (AnAoim, 2. itu, kami (Alla. jadikan dia mendengar dan Ay (QS. Al-Insan : . Pada Kata IAorab mengiAorab kalimat-kalimat bahasa Arab terkhusus ketika mengiAorab Al-QurAoan. Contohnya : Firman Allah SWT dalam surat Al-Insan ayat 2 : e aAeE eIIa aI eI IA a s a eIs aI e a aEO aNA a e AuaIac aEa eCIaA )2: AAO U . EIIA a aA aIO U A a a aa eEINA A))IA perbedaan iAorab : Menyatakan AIA adalah sebagai Badal dari AIAA Menyatakan IAorab terbagi kepada 4 bagian yaitu Tidak dan meninggalkan laranga. Oleh Karena AIA adalah Sifat/NaAoat dari AIAA Perbedaan tersebut disebabkan oleh dalalah nahwiyah dan aspek qiraat alQurAoan. Untuk dapat memahami bahasa Arab dengan baik secara lisan dan tulisan, dibutuhkan suatu ilmu yaitu ilmu alat. Ilmu alat dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah Aoulum al-lughah alAoarabiyyah. Seperti Aoilmu shorof. Aoilmu nahwu, dan ilmu balaghah. Ilmu bahasa Arab sebagai alat bagi umat Islam untuk memperdalam ilmu agama merupakan suatu hal yang bersifat primer yang ditawar-tawar. Yang selanjutnya akan memudahkan mereka Artinya : AuSesungguhnya Kami (Alla. menghayati nilai-nilai agamanya serta telah menciptakan insan dari setetes air mengamalkannya dalam kehidupan. mani yang bercampur, yang Kami hendak Adapun hukum mempelajari ilmu mengujinya . engan melaksanakan perintah nahwu adalah fardu kifayah. Namun. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 6 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A boleh jadi ilmu ini menjadi wajib Aoain QurAoan. Hadis dan kitab-kitab karangan bagi kaum tertentu. Ilmu nahwu pula Ulama agar menguasai Ilmu IAorab. bertujuan untuk menjaga kesalahan Al-QurAoan lisan dalam mengucapkan kalam Arab, bahasa yang tinggi sehingga dapat serta sebagai media dalam memahami dipastikan banyak terkandung ikhtilaf Al-QurAoan dan Hadis. Demikian pula iAorab didalamnya. Kita tahu bahwa ilmu nahwu disebut dengan ilmu alat masyarakat Indonesia sering membaca karena semua ilmu agama seperti ilmu surat al-kahfi, yasin, waqiah, al-mulk dan ilmu-ilmu sedikit mengabaikan surat-surat yang Arab lainnya, salah satu yang perlu dibaca dan ditadabburi adalah surat Al-Insan kerena dalam surat tersebut membahas Tujuan awal penciptaan manusia, jenis manusia nahwu, difokuskan pada memperbaiki ada yang bersyukur dan ada yang kufur susunan uslub-uslub bahasa Arab yang merupakan satu kesatuan pelajaran manusia di akhirat , kemudian surat Al- yang terdiri atas kaidah-kaidah yang Insan termasuk surat yang sunnah harus diajarkan dan diwajibkan bagi dibaca pada rakaat kedua shalat subuh setiap peserta didik untuk mengetahui pada hari jumAoat sehingga alangkah dan memahaminya. Serta sebagai acuan tentang kandungan surat Al-Insan ini penguasaan masing-masing keterampilan kepada para pembaca agar bertambah bahasa dalam bahasa Arab yaitu maharat al-istimaAo, maharat al-kalam, maharat al- shalat subuh. qira'ah, dan maharat al-kitabah. Kemudian di antara para pelajar Ilmu IAorab juga sangat penting untuk masih tertanam kesan bahwa bahasa dikuasai oleh para pelajar bahasa Arab Arab sangat sulit untuk dipelajari. Aspek bahasa yang dianggap paling makna, oleh karena itu wajib bagi setiap sulit untuk dipelajari adalah aspek orang yang hendak memahami Al- nahwu, tidak jarang para pelajar bahasa Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 7 DOI: 10. 30997/tjpba. Arab merasa bosan dan kelelahan ketika dipandangan para pelajar akan terasa mempelajari ilmu nahwu. Hal ini terjadi mudah (Punawan, 2. karena nahwu membahas kaidah atau aturan-aturan yang sangat Kurikulum mempunyai peran yang sangat vital dalam proses pendidikan. diantaranya membahas i'rab . arakat Kurikulum seharusnya berperan dan bersifat antisipatif dan adaptif terhadap muqaddarah, dan berbagai macam amil yang memiliki tugas masing-masing. pengetahuan dan teknologi. Kurikulum Tidak kesalahan nahwiyah yang dialami para pelajar, baik pada aspek berbicara, membaca maupun menulis. Padahal membahas tentang apa dan bagaimana bertahun-tahun madrasah atau pondok pesantren. Tidak Kedua sampai di situ, para mahasiswa di Inovatif adalah sebuah kemampuan perguruan tinggi pun masih banyak yang harus dimiliki seorang pendidik yang belum menguasai kaidah-kaidah nahwu tersebut. perkembangan kurikulum dari waktu Bahasa Arab akan terasa sulit ke waktu. Oleh karena itu seorang dipahami jika tidak dipelajari dengan perkembangan setiap kurikulum, mulai tentunya menggunakan metode-metode yang tepat. Senada dengan ungkapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Ahmad Sehri Bin Punawan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan jurnalnya, bahwa untuk memudahkan pemahaman terhadap bahasa Arab Kurikulum 2013 (Marlina, 2. perlu pemilihan metode yang tepat dan kurikulum 1994. Upaya KTSP langkah yang sesuai, sehingga pelajaran kualitas pembangunan dan pendidikan bahasa Arab yang semula terkesan sulit di Indonesia sudah sering dilakukan oleh Kementrian Pendidikan Dasar dan Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 8 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Menengah Republik Indonesia, diantara Madrasah Aliyah hanya dilaksanakan pada kelas X saja (Ekawarna, 2. Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 hadir diimplementasikan pada tahun 2013 secara kurikulum 2006 (KTSP) menghadirkan bertahap di sekolah-sekolah sasaran, buku sebagai sumber belajar adalah sehingga pada akhirnya semua sekolah merupakan salah satu upaya dalam Kurikulum Kurikulum 2013 ini mulai diberlakukan Pada Kurikulum 2013 ini dalam pada tahun ajaran 2013-2014 dibeberapa sekolah yang sudah siap menerapkan (KD) tidak lagi menggunakan Standar kurikulum tersebut, akan tetapi tidak Kompetensi bisa dipungkiri bahwa efek dari transisi acuannya, akan tetapi diganti oleh Kompetensi Inti (KI) yang merupakan Kompetensi (SK) suatu kurikulum, sehingga tidak heran dikuasai peserta didik pada setiap kelas setelah terjadi transisi kepemimpinan, atau program untuk mencapai standar Kurikulum 2013 mulai kompetensi lulusan. Kompetensi inti diberlakukan lagi. Kurikulum 2013 ini tidak dilaksanakan pemerintahan bisa berpengaruh kepada Dasar memuat pengetahuan, sikap sosial, sikap spiritual dan keterampilan yang pada semua kelas mulai dari tingkat sekolah dasar sampai menegah atas, kompetensi dasar. Diharapkan dengan akan tetapi hanya di beberapa kelas saja, upaya penyempurnaan tersebut dapat untuk tingkat dasar, baik Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah hanya intelektual dan spiritual. Peningkatan dilaksanakan pada kelas I dan IV saja, pada tingkat menengah baik Sekolah pengamalan ajaran agama dan budi Menengah Pertama maupun Madrasah pekerti menjadi fokus utama (RI, 2. Tsanawiyah hanya pada kelas VII saja. Kreatif dan untuk Sekolah Menengah Atas serta kelebihan Kurikulum 2013, hal ini dapat Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 9 DOI: 10. 30997/tjpba. Terhadap Pembelajaran Madrasah TsanawiyahAy. METODE pelajaran, akan tetapi tidak adanya deskriptif analitik. Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) Arab Tsanawiyah Penelitian ini digolongkan dalam Kurikulum 2013. Bahasa kualitatif, adapun metode penelitian Penulis melakukan penelitian ini kurangnya perhatian terhadap hasil Nahwu Madrasah jenis penelitian kualitatif karena data yang dikumpulkan berupa kata-kata yang mengandung Ikhtilaf al-IAorab dalam Kementerian Agama RI dalam upaya Al-QurAoan Al-Insan mengimplementasikan Kurikulum 2013 implikasinya terhadap pembelajaran memiliki kelebihan dengan pendekatan nahwu di Madrasah Tsanawiyyah, yang saintifiknya masih kurang pendekatan akan dibahas dalam penelitian ini tidak dari aspek Al-QurAoan, hampir semua berkenaan dengan angka-angka. Analisis yang dilakukan penulis Al-QurAoan, adalah berupa analisis isi . ontent khususnya dalam pembelajaran nahwu, analisi. mengenai ikhtilaf iAorab dalam padahal Al-QurAoan adalah objek kajian utama dari pembelajaran bahasa arab yang sangat kaya akan contoh-contoh terdapat di dalamnya serta implikasinya dijadikan bahan pembelajaran nahwu. Bermula dari permasalahan di atas Al-Insan. Penulis iAorab Madrasah Tsanawiyyah. Tujuan itulah penulis bermaksud untuk penulis mendeskripsikan perbedaan-perbedaan iAorab Al-Insan, dengan judul AuIkhtilaf Al-IAorab Dalam Al- mendeskripsikan implikasi perbedaan- QurAoan Surat Al-Insan Dan Implikasinya perbedaan iAorab dalam surat Al-insan Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 10 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Nahwu Madrasah Tsanawiyyah. IAorabul QurAoan Wa Bayanuhu karya Metode penelitian yang digunakan deskriptif, sehingga tidak terikat oleh tempat tertentu. Peneliti Husein Bin Abdullah Al-Ukbari, kitab Muhyiddin Bin Musthofa Darwish serta kitab-kitab/ buku-buku Teknik Ahmad pada semester genap tahun ajaran ikhtilaf al-iAorab pada penelitian ini adalah 2019/2020. Dalam Teknik tersebut peneliti membagi penelitian ini dokumentasi adalah mencari data-data ke dalam beberapa tahapan yaitu tahap berupa transkrip, buku, catatan-catatan, surat kabar, prasasti, majalah dan lain penulisan laporan. Sumber Prosedur penelitian kualitatif ini dilaksanakan adalah subyek dari mana data dapat pada saat peneliti sebelum memasuki diperoleh (Walidin, 2. lapangan, selama di lapangan, dan di Dalam sebagainya (Arikunto, 2. luar lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan dua sumber data yaitu Al-QurAoan surat Al-Insan dan buku ajar bahasa arab Madrasah Tsanawiyah . roses sebagai sumber primer. Adapun sumber penarikan kesimpulan atau verifikasi dikumpulkan secara langsung oleh (Sujarweni, 2. Teknik penunjang dari sumber pertama, yaitu berupa kitab-kitab dan buku-buku yang keabsahan sebuah data. Pelaksanaan bersama-sama seperti kitab At Tibyan Fii IAorab Al-QurAoan berdasarkan pada beberapa kriteria karangan Abu Al-Baqa Abdullah Bin tertentu, yaitu kepastian . Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 11 DOI: 10. 30997/tjpba. , keteralihan . AA U AEaO eE a aa aE aE Oa a eOIa AaO aN eaIA a AI ac aEaOIa aAO aNA . (Moleong, 2. ) 13 : AO . EIIA U AaO aE a eI aN aA Artinya :AyDi Dalamnya mereka duduk HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun hasil dan pembahasan dari proses penelitian ini adalah sebagai bertelekan diatas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya . matahari dan tidak pula dingin yang bersangatanAy. Kata A E OOIApada ayat 13 Hasil Dalam surat Al-Insan terdapat 10 U AEaO eE a aa aE aE Oa a eOIa AaO aN eaIA a AI ac aEaOIa aAO aNA ) 13 : AO . EIIA U AaO aE a eI aN aA kata yang terdapat ikhtilaf iAorab, yaitu: Artinya :AyDi Dalamnya mereka duduk Kata A IApada ayat 2 e aAeE eIIa aI eI IA a s a eIs aI e a aEO aNA a e AauIac aEa eCIaA )2: AAO U . EIIA a aA aIO U A a a a a eEINA Artinya :AySesungguhnya Kami menciptakan manusia dari setetes mani . engan Kami bertelekan diatas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya . matahari dan tidak pula dingin yang bersangatanAy. Kata A OIOApada ayat 14 a aA CA U AOAa aN a e aEA e aA aE eO aN eI aaEEa aN aOa aEEA AOaEA a UAaOa aI aOA )14 : A. EIIA laranga. , karena itu Kami jadikan dia Artinya :AyDan naungan . ohon-pohon mendengar dan melihatAy. surga it. dekat di atas mereka dan buahnya Kata A OIApada ayat 6 mudahnyaAy. U AacEEa Oa a aOIaN a eA aOA ca a A aN aA a AOeI U aO e aA )6 : A. EIIA Artinya :AyYaitu mata air . alam surg. Kata A OEEApada ayat 14 a aA CA U AOAa aN a e aEA e aA aE eO aN eI a aaEEa aN aOa aEEA AOaEA a UAaOaIaOaA )14 : A. EIIA yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya Artinya dengan sebaik-baiknyaAy. pohonsurga it. dekat diatas mereka dan Kata A IEOIApada ayat 13 :AyDan semudah-mudahnyaAy. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 . ohon- 12 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Kata A COOApada ayat 15 A eI sa a Ue aO au ea ae UC aO aEacOA a A aE aO aN eI a aOA a AA a aOOA e A aEIA a ca AEa eO aN eI a aI aO s aI eI a s A s aO a eE aOA a AA a a a ACa aN eI aac aN eI aaUA AOA ca A aO a aI eI a U A aNA a A s aOA a a )15 : AO . EIIA a ACa aO aA )21 :A. EIIA Artinya : AuDan diedarkan kepada mereka Artinya : AuMereka memakai pakaian sutera bejana-bejana dari perak dan piala-piala halus yang hijau dan sutera tebal dan yang bening laksana kacaAy. dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada Kata A CONApada ayat 16 : AaO . EIIA ca AO aI eI a U A s Ca aacONa a eCA a ACa aO aA )16 mereka minuman yang bersihAy. Pembahasan Berikut adalah pembahasan ikhtilaf Artinya :Ay. kaca-kaca . ang terbua. iAorab dari perak yang telah diukur mereka dengan implikasinya terhadap makna : sebaik-baiknyaAy. Kata AIA al-insan mengandung 2 aspek perbedaan Kata A EONIApada ayat 21 IAorab : A eI sa a Ue aOua ea ae UC aO aEacOA a aA aEOa aN eI aOA a AA Sebagai badal dari kata AIAA a ACa aN eI aac aN eI aaUA AOA ca aA aO a aI eI AA U A aNA a A s aOA a a )21:A. EIIA Artinya :AyMereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersihAy. Kata A CApada ayat 21 Maknanya : Allah SWT menjelaskan hakikat dari nuthfah . ir man. bahwasanya itu adalah campuran dari air mani laki-laki dan air mani perempuan, maka nutfah tersebut tidak akan terbentuk atau tidak bisa disebut nutfah kecuali dengan semua manusia diciptakan oleh Allah SWT dari nutfah kecuali Nabi Adam AS. Hawa dan Nabi Isa AS. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 13 DOI: 10. 30997/tjpba. Sebagai sifat dari kata AIAA A( IN OIAmereka minum dari gelas Maknanya : yang campurannya mata ai. atau Setelah Allah SWT mengingatkan A( I OI OOI IAmereka minum asal dan awal penciptaanya, yakni arak dari mata air ara. karena warna penciptaan Nabi Adam AS dari tanah, bahwasanya sebelum ditiupkan ruh begitupun aroma dan kesejukannya. Ini keberadaannya itu tidak disebut . anpa adalah sebagai motivasi bagi orang- Allah SWT menyifati nutfah tersebut dan di sini nampak jelas keagungan senantiasa menjalankan segala perintah minum ara. , takdirnya : AOOI II IA A( OIAmereka minum dari mata ai. Nashab sebagai mafAoul bih dari fiAoil sehingga manusia yang beriman tunduk . aksud badal dari A( EAgelas khusus untuk manusia bahwasanya mereka itu lemah, laki-laki dari Allah SWT. Kemudian sebagai darah, sifat ini mengingatkan kepada perempuan atau campuran air mani dan AIOA . atau dengan fiAoil yang dibuang. Kata A OIApada ayat 6, mengandung 3 aspek perbedaan IAorab : AOOIA ereka Maknanya : Sebagai badal dari kata AEAOA Tatkala amal soleh butuh kepada kesabaran dan mujahadah. Allah SWT Maknanya : Sebagai badal dari A( EAOAkafu. , dan kafur adalah wewangian yang terkenal yang keluar dari pepohonan yang tumbuh di pegunungan Cina dan India, takdir nya : AOOI II EA secara khusus menjanjikan mata air sebagai motivasi untuk istiqamah dalam menandakan bahwa air tersebut amat banyak, maka orang yang senantiasa Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 14 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A puasa sunnah pada saat dahaganya A( EOaEAmereka diberikan mata air di mengingat mata air tersebut sehingga surga yang bernama mata air salsabil. , dia merasa bahagia. Karena demikian yakni Allah SWT mata air kepada a . aya orang-orang yang beriman. mengkhususkan mata ai. atau AIOA Kata AOIA AIEOIA A( OIAsaya maksudkan mata ai. , atau mengandung 2 aspek perbedaan dengan mengingat apa yang disediakan IAorab: bagi orang-orang yang beriman pada Nashab sebagai hal dari mafAoulnya kata ANIA hari tersebut, maka dia berkata : ,AuI E OOI OI O N NEEA AII E EI IN EAOA (Sesungguhnya orang-orang baik mereka minum air mata air sebagaimana hambahamba Allah juga meminum air tersebut dari gelas yang yang campurannya adalah air kafu. Nashab sebagai mafAoul bih yang kedua untuk fiAoil mabni majhul yang dibuang, takdirnya : AOIA AOA ereka diberi mata ai. Dengan motivasinya Allah SWT kepada hambanya yang beriman untuk senantiasa beramal soleh bahwasanya akan diberikan pahala yang agung. Allah SWT menjelaskan keadaan orang-orang disediakan bagi mereka sebagai balasan kesabaran mereka ketika di dunia dan ketaatan mereka kepada Allah TaAoala. Allah SWT memotivasi mereka dengan gambaran keadaan yang akan mereka nikmati ketika di surga yaitu berupa bersandarnya mereka diatas bantalbantal dan sutera. A OeAmaknanya Maknanya : Maknanya : mengetahui apa yang akan diberikan kepadanya : AO OI AO EI IOA adalah Auposisi duduk, antara duduk biasa dan berbaringAy dia menyandarkan memanjangkan kedua kakinya, itulah sebagaimana kebiasaan para raja. Nashab sebagai sifat dari kata AIA Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 15 DOI: 10. 30997/tjpba. Maknanya : yang lebih baik, itulah kehidupan Setelah Allah SWT menjelaskan orang-orang beriman ketika di surga balasan bagi orang yang sabar atas ujian-ujian ketika di dunia, kemudian kesusahan-kesusahan Allah SWT menyifati surga dengan rasakan ketika di dunia. Takdirnya : sifat-sifat yang indah, yakni orang- AuOrang-orang orang yang bertakwa didalam surga kenikmatan surga dalam kondisi tidak mereka bersandar pada bantal-bantal melihat matahari dan bulan serta tidak merasakan panas dan dingin yang sangatAy. AOOIA Kata AEA mengandung 2 aspek perbedaan Mahal nashab sebagai sifat dari kata AIA Maknanya : IAorab: Mahal nashab sebagai hal dari dhomir marfuAo pada kata AIEOIA Tidak matahari dan bulan, itu adalah sifat bagi surga yang disediakan bagi orang-orang Maknanya : Setelah Allah SWT menjelaskan keadaan orang-orang beriman didalam surge mereka bersandar, beristirahat dan menikmati kenikmatan yang abadi, yang bertakwa, yakni sifat tersebut khusus bagi surga, sifat yg tidak dimiliki oleh tempat-tempat lain. Kata A OIOApada ayat 14 mengandung kemudian Allah SWT menenteramkan 2 aspek perbedaan IAorab : hati-hati orang-orang yang beriman Nashab sebagai hal bagi kata AiOIA bahwasanya barang siapa merasakan setelah hal A IEOIAdan hal AE OOIA cuaca yang sangat panas ketika perang di jalan Allah dan merasakan dingin yang sangat ketika beribadah kepada Allah, merasakannya lagi ketika di surga. Itulah Allah merubahnya suatu kondisi ke kondisi pada ayat sebelumnya dan pada permasalahan sebelumnya. Maknanya : Ayat ini dan ayat sebelumnya orang-orang Allah SWT menggambarkan keadaan-keadaan ahli Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 16 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A surga sebagai motivasi bagi orangorang beriman. Huruf wawu pada pada AOIOA menunjukkan bahwa 2 idak adanya panas dan dingin AOEEA Kata Mahal Nashab sebagai hal bagi kata bergabung dan disediakan bagi mereka. Maknanya : seolah-olah dikatakan kepada mereka : AiOIA. mengandung 2 aspek perbedaan IAorab Ini sebagai penyempurna dalam AoAoAllah memberi balasan kepada mereka beriman dan kenikmatan-kenikmatan berkumpul 2 perkara : menjauhnya panas dam dingin serta mendekatnya naungan kepada merekaAoAo. Nashab sebagai sifat bagi kata yang dibuang dan dikira-kirakan, dan perkiraannya : UAONI I U IOA Maknanya : Allah SWT menyifati surga dengan sifat yang indah. Allah menjelaskan matahari akan tetapi penduduknya butuh terhadap naungan, jika kalimat AOIO EONI aEENA menjadi Athaf ACOANA orang-orang AIO aEEN EONI IEE ENIA . aungan mendekat kepada mereka dengan kondisi tunduk kepada mereka dan mempersilahkan untuk dipetik buahny. MustaAonafah dan tidak ada tempat untuk iAorab baginya. Maknanya : Menjelaskan bagaimana Allah SWT memuliakan hambanya yang beriman di surga, sekiranya ada yang bertanya : AoAoDengan cara bagaimana orang-orang maknanya bahwasanya didalam surga disurga? maka jawabannya : AoAoDengan ada naungan akan tetapi bukan untuk dimudahkannya bagi mereka memetik bernaung dari panas, melainkan hanya buah-buahan agar buah dari pohon yang menjadi sehingga mereka dapat memetiknya naungan tersebut mendekat dan mudah baik dalam kondisi berdiri, duduk maupun berbaringAoAo. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 17 DOI: 10. 30997/tjpba. ACOOA Kata Mahal nashab sebagai sifat dari kata ACOOA mengandung 2 aspek perbedaan IAorab Maknanya : Nashab sebagai khobar AEIA Allah SWT menyifati minuman ahli surga sebagai minuman yang kadarnya Maknanya : Setelah Allah SWT menjelaskan sesuai keinginan mereka, tidak perlu bahwasanya orang-orang yang baik tambahan dan pengurangan. akan mendapatkan minuman yang lezat Allah memiliki mahal IAorab SWT menjelaskan bentuk bejana-bejana yang Sebagai mustaAonafah dan tidak Maknanya : digunakan untuk minum oleh hamba- Ayat ini menjadi jawaban sekiranya hamba Allah ketika di surga, yaitu ada yang bertanya apakah minuman terbuat dari perak yang bening seperti ahli surga itu banyak atau sedikit? maka kaca, perak tersebut hanya ada disurga. jawabannya adalah minuman ahli surga Nashab sebagai hal, dan kata AEIA Kata Maknanya : Setelah Allah SWT menjelaskan kenikmatan-kenikamatan menjadi AEOIA AEONIA mengandung 2 aspek perbedaan IAorab yang disebabkan karena perbedaan Allah Menjelaskan tentang gelas-gelas yang Imam NafiAo. Abu JaAofar terbuat dari perak yang bening seperti Hamzah menyukunkan huruf AOA dan mengasrahkan Jadi . erkiraan maknany. : diedarkan kepada mereka bejana-bejana dan gelas-gelas dari perak yang terbentuk dari unsur kaca. Kata ACONA mengandung 2 aspek perbedaan IAorab: ANA, sehingga kata A EONIAsebagai mubtada dan A O IAsebagai khobar. Maknanya : Pakaian mereka . enduduk surg. adalah sutera. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 18 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Ulama qiraAoat dari kata A OAdan mengkhafadkan AOA kata A uCAsebagai athaf dari kata mendhomahkan ANA, sehingga kata AEONIA A IA. Ahli surga memakai baju yang muqoddam dan kata A OAsebagai berwarna hijau, dan begitupun mereka mubtada muakhar. memakai sutera yang tebal dan yang Maknanya : Maknanya : Pakaian-pakaian sutera ada diatas Imam Nafi dan Hafs dari Ashim tubuh-tubuh mereka. membaca kata Kata A OuCApada ayat 21 mengandung 4 aspek perbedaan IAorab perbedaan qiraat : Imam Ibnu Katsir dan Abu bakar dari Ashim membaca dengan mengkhofadkan kata A Asebagai AIA, merafaAokan kata A uCAsebagai athaf dari kata A OA. AIA : Sutera tipis yang hijau AuC EONIA : Pakaian mereka sutera Imam Abu Amr. Ibnu Amir dan merafaAokannya, sehingga kata A Asebagai sifat dari kata A OAdan kata AuCA sebagai athaf dari kata A A. Maknanya : Ahli surga memakai baju yang berwarna hijau dan memakai baju sutera yang tebal. Imam Hamzah dan Kisai membaca kata A OuCAdengan cara Maknanya : YaAoqub A OuCA mengkhafadkannya, sehingga kata A Asebagai sifat dari kata AIA dan kata A uCAdi athafkan pada kata AA Maknanya : merafaAokan kata A Asebagai sifat Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 19 DOI: 10. 30997/tjpba. Ahli surga memakai baju sutera tipis yang berwarna hijau dan memakai sutera tebal. ciri iAorabnya. Jika kata itu termasuk kalimah harf . Metode Identifikasi IAorab Metode i'robnya, dan terakhir sebutkan sebab maka kita cukup menyebutkan jenis harf IAorab digunakan oleh para ahli bahasa adalah metode tahlili, yaitu menganalisis mulai dari huruf per huruf, kata per kata tersebut dan mabni terhadap harakat apa . ihat harokat akhi. Contohnya pada surat Al-Insan : 5 berikut ini : Ae aO e aaOIa aI eI aE e s EIa aI aNA a Aau acI eEaA hingga kalimat per kalimat. Pada awalnya biasanya ulama akan apakah kata yang akan di I'rab itu U AEAaOA A A IA OOEO IN EAEA: AuIA A I . I) IIAO OaEI IANA: AEA termasuk isim, fiAoil atau huruf. AEAA Jika kata itu termasuk kalimah isim ail, mafAoul A EIE EAEO AO IE A A: AOOIA I) ONO AE I IAO O EIOIA iAorabnya . ofa, nashab atau ja. , kemudian A OEOO IO IAE AO IE A AEA, sebutkan ciri atau alamat iAorabnya dan A OA,A OIO IEC OOIA: AII EA terakhir sebutkan sebab ciri iAorabnya. A(II) A E EO O II IA Jika kata itu termasuk kalimah fiAoil maka yang pertama kita sebutkan jenis A EIE EAEO AO IEA: AEI IN EAOA fiAoilnya . adhi, mudhari atau am. A AE IA: A EIA. AI EEA/A a kemudian sebutkan iAorabnya . afa, nashab A I EIA: A IA. AICA IIO EO EAA atau jaz. ini khusus pada fiAoil mudhori. A O (N) IO IAE IIOA. AIAO EIA karena fiAoil madhi dan fiAoil amr itu bersifat mabni . idak ber i'ro. , fiAoil madhi mabni fiAoil sukun/jazm, kemudian sebutkan ciri A EAOA. AEO EEOI AO IE eEAA (Shalih, 1. )A EI IIAO EAA: Implikasi Ikhtilaf iAorab Pembelajaran Nahwu Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 20 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Keberadaan iAorab bahasa Arab ini dapat dijadikan bahan surat Al-Insan sebagai contoh dalam pembahasan materi. pembelajaran nahwu yang efektif di Metode Istiqraiyah atau Istinbathiyah Madrasah Tsanawiyah, karena dengan disebut pula metode induktif, yaitu suatu metode yang dilakukan dengan kalimat bahasa Arab yang mengandung cara pemaparan contoh-contoh terlebih ikhtilaf iAorab didalamnya bisa digunakan untuk menjelaskan dua, tiga atau lebih kaidah-kaidah nahwu secara umum. judul pembahasan ilmu nahwu, seperti Kelebihan metode istiqraiyah ini kata sA a eIaApada ayat ke-2 surat Al-Insan yaitu dapat memberikan peluang bagi yang mengandung 2 aspek perbedaan IAorab yaitu bisa sebagai sifat dan bisa memilih contoh-contoh secara leluasa, juga sebagai badal, sehingga dengan selain itu metode demikian itu lebih efisien untuk dihafal, membantu guru serta para pelajar me-review setiap materi yang saling dalam mempercepat proses belajarnya. berkaitan dan sangat membantu dalam Metode ini juga dipandang sebagai mengasah ketajaman analisis kaidah nahwu siswa terhadap kalimat-kalimat bahasa Arab. pembelajaran nahwu, dimana seorang Pembelajaran yang penulis maksud adalah bagaimana metode yang dapat ini juga pelajar akan benar-benar memahami diaplikasikan oleh seorang guru bahasa Adapun Penerapan metode induktif Arab dalam mengajarkan ilmu nahwu dalam pembelajaran di kelas antara lain dengan menggunakan ayat-ayat pada sebagai berikut: surat Al-Insan sebagai objek kajian Guru maupun contoh materi. kata maupun kalimat- kalimat sebagai objek kajian nahwu adalah menggunakan metode istiqraiyah Guru menjelaskan kaidah-kaidah Adapun dan qiyasiyah dengan menghadirkan Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 21 DOI: 10. 30997/tjpba. Guru SIMPULAN kaidah-kaidah Berdasarkan hasil analisis ikhtilaf nahwu apa saja yang terdapat pada iAorab pada surat Al-Insan ayat 1 sampai 31, maka dapat disimpulkan sebagai Guru memerintahkan siswa untuk Kata yang memiliki ikhtilaf iAorab mengerjakan latihan-latihan. Adapun metode qiyasiyyah adalah cara mengajarkan nahwu dengan cara memaparkan kaidah-kaidah nahwiyah kemudian memberikan contoh-contoh untuk mengaplikasikan kaidah-kaidah nahwiyah tersebut. Adapun penerapan atau bentuk pengaplikasian metode qiyasi ini adalah sebagai berikut: Pelajaran dalam surah Al-Insan ini berjumlah 10 kata. Kata sA a eIApada ayat 2 memiliki dua aspek perbedaan, yaitu sebagai badal dan sifat. Kata U AOeIA a pada ayat 6 memiliki dua aspek perbedaan, yaitu sebagai mafAoul bih dan badal. Kata aA I ac aEaOIApada ayat 13 memiliki dua aspek perbedaan, yaitu sebagai hal dan sifat. Kata aA aE aO a eOIApada ayat 13 memiliki Menjelaskan kaidah-kaidah nahwu dua aspek perbedaan, yaitu sebagai Siswa diminta untuk memahami hal dan sifat. kaidah-kaidah aspek perbedaan, yaitu sebagai hal Mempresentasikan contoh-contoh yang sesuai dengan kaidah-kaidah Menyimpulkan materi pelajaran yang sedang berlangsung Guru Kata UA aOa aI aOApada ayat 14 memiliki dua dan sifat. e aA aO a aEEApada ayat 14 memiliki Kata AA dua aspek perbedaan, yaitu sebagai hal dan mustaAonafah. mengerjakan soal-soal latihan. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V2 N1 Januari 2021:1-23 22 Muhammad MuAomin Ikhtilaf Al-IAorab dalam Al-QurAoan Surat Al-Insan A Kata AOA a A Ca aO aApada ayat 15 memiliki dua aspek perbedaan, yaitu sebagai pemaparan kaidah, siswa yang harus khobar aA aEIAdan hal. Kata A Ca aacONaApada ayat 16 memiliki dua aspek perbedaan. Yaitu sebagai hal dan mustaAonafah. contoh yang berfungsi memperjelas dan menerapkan kaidah tersebut. Metode Istiqraiyyah (Induktif/istinbat. Kata A aEOa aN eIA a pada ayat 21 memiliki Metode ini diterapkan dengan cara dua aspek perbedaan, yaitu sebagai mengemukakan contoh-contoh terlebih mubtada berdasarkan qiraat Imam dahulu kemudian menjelaskan kaidah- NafiAo. Abu JaAofar dan Hamzah dan dzharaf berdasarkan qiraat ulama Kata AaOua ea ae UCA pada ayat 21 memiliki empat aspek perbedaan, yaitu sebagai athaf berdasarkan qiraat Imam Ibnu Katsir. Abu Bakar dari Ashim, sebagai sifat berdasarkan qiraat Abu Amr. Ibnu Amir dan YaAoqub, sebagai athaf berdasarkan qiraat Imam Nafi dan Hafs dari Ashim dan sebagai athaf berdasarkan qiraat Imam Hamzah dan Kisai Adapun Metode Pembelajaran Nahwu adalah sebagai berikut : Metode Qiyasiyyah (Deduktif/analog. Metode ini adalah metode dengan Dalam DAFTAR PUSTAKA