Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajeme. Vol. 13 No. 3 Bulan Oktober 2025. Hal. ISSN 2615-2932 (Media Onlin. Website https://journals. id/index. php/ilman DOI https://doi. org/10. 35126/ilman. Pengaruh Target Kerja Dan Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan Indomaret (Studi Kasus Indomaret Wilayah Medan Ampla. Muspri Yani1. Amir Makhmud Zain Nst2. Yuni Andri Ekawati3 1,2,3. Fakultas Ekonomi. Prodi Manajemen. Universitas Alwashliyah. Medan. Indonesia muspriyani0107@gmail. com, 2amirnasty13@gmail. com, 3yunindr@gmail. Email Korespondensi : amirnasty13@gmail. Abstract. Based on the results of primary data regression processed using SPSS 20, the multiple linear regression equation is obtained as follows: Y = 1. 246 X1 0. 746 X2 e. Partially, the work target variable (X. has a significant influence on employee performance, as evidenced by the calculated t value > t table . 826 > 2. The supervision variable (X. has a significant influence on employee performance, as evidenced by the calculated t value > t table . 624 > 2. Simultaneously, the work target variable (X. and supervision (X. have a significant influence on employee performance. This means that the hypothesis in this study is accepted, as evidenced by the calculated F value > F table . 133 > 3. The work target variable (X. and supervision (X. are able to contribute influence on employee performance variables by 78. 4% while the remaining 6% is influenced by other variables not examined in this study. Keywords : Works Targets. Supervision. Performance Abstrak. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 1,897 0,246 X1 0,746 X2 e. Secara parsial, variabel target kerja (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,826 > 2,. Variabel pengawasan (X . memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,624 > 2,. Secara simultan, variabel target kerja (X. dan pengawasan (X. memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel . ,133 > 3,. Variabel target kerja (X . dan pengawasan (X. mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 78,4% sedangkan sisanya sebesar 21,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Target kerja. Pengawasan. Kinerja PENDAHULUAN Baik buruknya kinerja seorang karyawan dapat dipengaruhi oleh kemampuan manajemen dalam mengarahkan seluruh karyawan untuk bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Manajer harus dapat memastikan bahwa karyawannya bekerja sesuai dengan instruksi atasannya. Instruksi tersebut tentu saja harus sesuai dengan cara perusahaan Selain itu, peran manajer dalam motivasi juga sangat diperlukan untuk membangun rasa percaya diri karyawan. Karyawan yang termotivasi, terlibat dan antusias sangat penting untuk pembentukan dan pemeliharaan target kerja dan untuk keberhasilan perusahaan. Karyawan yang merasa nyaman dalam pekerjaannya dan mengetahui bahwa mereka dihargai akan meningkatkan kinerja dan produktivitas dan pada akhirnya berdampak positif bagi kesehatan seluruh Membina keterlibatan karyawan harus menjadi prioritas manajemen di semua industri. Salah satu cara termudah dan paling efektif untuk membantu karyawan merasa hadir dan termotivasi di tempat kerja adalah mendorong mereka untuk menetapkan target kerja yang akan membuat mereka terus maju. Tetapi agar penetapan target kerja karyawan menjadi efektif, sasaran itu harus lebih dari sekadar sesuatu yang dicentang oleh manajer dari daftar yang harus dilakukan karyawan. Copyright @ 2025 Author. Page 34 Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajeme. Vol. 13 No. 3 Bulan Oktober 2025. Hal. ISSN 2615-2932 (Media Onlin. Website https://journals. id/index. php/ilman DOI https://doi. org/10. 35126/ilman. Target kerja merupakan proses menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, dan berbasis peran yang dikerjakan oleh karyawan agar tercapainya tujuan selama di perusahaan. Untuk mencapai target kerja maka diperlukan peran atasan untuk dapat mengontrol dan meningkatkan target agar sesuai dengan yang diinginkan. Peran tersebut dapat berupa sebuah pengawasan kerja yang dilakukan pimpinan secara berskala. Pengawasan merupakan bagian integral dari kepemimpinan yang didasarkan pada fungsi manajerial. Pengawasan digunakan sebagai roda organisasi untuk menjalankan kegiatan Dengan pengawasan yang baik maka kegiatan karyawan di tempat kerja berjalan dengan lancar, namun tanpa pengawasan terhadap karyawan di tempat kerja maka karyawan bekerja dengan senang hati dan perusahaan mengalami kerugian. Banyak perusahaan bangkrut karena banyak pihak gagal memantau perkembangannya. Oleh karena itu, talent management oleh para eksekutif yang ahli di bidangnya sangat diperlukan. Pengawasan manajerial diperlukan di banyak perusahaan di mana karyawan tidak bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan tidak mencapai target, karena tidak ada peran manajerial untuk mengawasi dan mengontrol pekerjaan karyawan. Perusahaan yang lebih mengoptimalkan pengawasan akan mampu melihat perkembangan indiviual diri karyawan, sehingga perusahaan dapat mengevaluasi karyawan yang tidak disiplin dalam bekerja. PT. Indomarco Prismatama merupakan badan usaha yang menaungi Indomaret, salah satu perusahaan waralaba yang ada di Indonesia. Indomaret merupakan jaringan mini market yang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok, serta berbagai kebutuhan sehari-hari. Merek mini market Indomaret dipegang oleh PT. Indomarco Prismatama, yang gerainya kini mencapai lebih dari 7. 868 di wilayah Jawa. Madura. Bali. Sumatera dan Sulawesi. Khusus untuk wilayah Medan Amplas menacapai 15 gerai Indomaret. Menurut Fandy Tjiptono . AuTarget adalah mengevaluasi daya tarik masingmasing segmen dengan menggunakan variabel-variabel yang bisa menguantifikasi kemungkinan permintaan dari setiap segmen, biaya melayani setiap segmen, biaya memproduksi produk dan jasa yang diinginkan pelanggan, dan kesesuaian antara kompetensi inti perusahaan dan peluang pasarAy. Menurut Ali Hasan . AuTarget adalah sebagai kegiatan menentukan pasar sasaran, yaitu tindakan memilih satu atau lebih segmen untuk dilayaniAy. Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia AuTarget adalah sasaran atau batas ketentuan yang telah ditetapkan untuk dicapaiAy. Menurut Garrison. Norren dan Brewer . berpendapat bahwa target adalah proses penentuan penghasilan maksimum yang dimungkinkan untuk suatu produk baru maupun produk lama dan kemudian mengembangkan sebuah contoh yang dapat dibuat dengan menguntungkan berdasarkan angka biaya target maksimum terebut. Sedangkan menurut Blocher . menyatakan bahwa yang disebut dengan target adalah kondisi dimana perusahaan menentukan pencapaian yang harus dicapai oleh karyawan. Menurut T. Hani Handoko . alam Fahmi, 2016:. pengawasan dapat didefinisikan sebagai proses untuk menjamin bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen tercapai. Sedangkan menurut Hadibroto . alam Fahmi, 2016:. mengatakan bahwa pengawasan adalah kegiatan penilaian terhadap organisasi/kegiatan dengan tujuan agar organisasi/kegiatan tersebut melaksanakan fungsinya dengan baik dan dapat memenuhi tujuannya yang telah Menurut Brantas . alam Fahmi, 2016:. pengawasan ialah proses pemantauan, penilaian, dan pelaporan rencana pencapaian tujuan yang telah ditetapkan untuk tindakan korektif guna penyempurnaan lebih lanjut. Menurut Fremont et al . alam Fahmi, 2016:. pengawasan adalah tahap proses manajerial mengenai pemeliharaan kegiatan organisasi dalam batas-batas yang diizinkan yang diukur dari harapan-harapan. Terry . alam Fahmi, 2016:. pengawasan dapat didefinisikan sebagai proses penentuan, apa yang harus dicapai yaitu standar sedang dilakukan berupa pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan apabila perlu dilakukan perbaikan-perbaikan, sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana yaitu selaras dengan standa. Copyright @ 2025 Author. Page 35 Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajeme. Vol. 13 No. 3 Bulan Oktober 2025. Hal. ISSN 2615-2932 (Media Onlin. Website https://journals. id/index. php/ilman DOI https://doi. org/10. 35126/ilman. Secara ethnologi, kinerja berasal dari kata prestasi kerja . Sebagaimana dikemukakan oleh Mangkunegara . alam Sudaryo, 2018:. , bahwa istilah kinerja berasal dari kata job performance atau actual perfomance . restasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseoran. yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan Hasibuan . alam Sudaryo, 2018:. mengatakan bahwa kinerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Simanjuntak P . alam Sudaryo, 2018:. kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Kinerja perusahaan adalah tingkat pencapaian hasil dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan. Informasi tentang kinerja organisasi merupakan suatu hal yang sangat penting digunakan untuk mengevaluasi apakah proses kinerja yang dilakukan organisasi selama ini sudah sejalan dengan tujuan yang diharapkan atau belum. Akan tetapi dalam kenyataannya, banyak organisasi yang justru kurang atau bahkan tidak jarang ada yang mempunyai informasi tentang kinerja dalam organisasinya. Dalam menjalankan kegiatan perusahaan PT. Indomarco Prismatama secara keseluruhan sudah cukup baik, tetapi dalam manajemen SDM pihak perusahaan sedikit mengalami kendala. Kendala tersebut berdampak pada kelangsungan perusahaan dan karyawan itu sendiri. Berdasarkan observasi awal penulis bahwa target yang terus bertambah bisa menyebabkan karyawan merasa kewalahan dengan beban kerja yang dimiliki. Kurangnya kolaboratif antara pimpinan dan karyawan. Kurangnya pengawasan manajemen dalam memberikan sanksi kepada karyawan yang sering terlambat. Kinerja karyawan menurun dikarenakan kurang istirahat diakibatkan lembur. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Indomaret Prismatama Medan yang beralamat di Jl. Industri. No. Tanjung Morawa B. Tanjung Morawa. Dagang Kerawan. Tj. Morawa. Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Indomaret Prismatama Medan Medan sebanyak 30 orang sedangkan teknik pengambilan sampelnya dengan menggunakan teknik sampling jenuh . Berdasarkan teknik pengambilan sampel tersebut maka jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Untuk menganalisis data informasi yang diperoleh penulis menggunakan metode analisis regresi linear berganda, uji parsial . , uji simultan . , dan uji koefisien determinasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai maka digunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS dapat dilihat hasil empiris penelitian sebagai berikut: Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Std. Error Beta Sig. Tolerance VIF (Constan. Target_Kerja Pengawasan Dependent Variable: Kinerja Sumber: Output SPSS Versi 20. Data Diolah 2023 Diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 1,897 0,246 X1 0,746 X2 e Copyright @ 2025 Author. Page 36 Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajeme. Vol. 13 No. 3 Bulan Oktober 2025. Hal. ISSN 2615-2932 (Media Onlin. Website https://journals. id/index. php/ilman DOI https://doi. org/10. 35126/ilman. Konstanta sebesar 1,897 artinya jika target kerja (X. dan pengawasan (X. nilainya 0, maka kinerja (Y) nilainya adalah 1,897. Koefisien regresi variabel target kerja (X. sebesar 0,246 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan target kerja mengalami kenaikan 1%, maka kinerja akan mengalami kenaikan sebesar 0,246. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara target kerja dengan kinerja, semakin naik target kerja maka semakin naik kinerja. Koefisien regresi variabel pengawasan (X. sebesar 0,746 artinya jika variabel independen lain nilainya tetap dan pengawasan mengalami kenaikan 1%, maka kinerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,746. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara pengawasan dengan kinerja, semakin naik pengawasan maka semakin naik kinerja. Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji . Pada tabel Coefficientsa diperoleh juga nilai t hitung. Nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan nilai t tabel pada = 0,05. Nilai t tabel pada df . dimana n adalah banyaknya sampel dan k adalah banyaknya variabel baik variabel bebas maupun terikat, maka 30-3 = 40. Pada df 40 dengan = 0,05 nilai t tabel adalah 2,051. Nilai t hitung variabel target kerja (X. adalah sebesar 2,826, dengan demikian t hitung > t tabel . ,826 > 2,. maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel target kerja (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung variabel pengawasan (X. adalah sebesar 7,624, dengan demikian t hitung > t tabel . ,624 > 2,. maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa variabel pengawasan (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji Hipotesis Secara Simultan (Uji F) Anova atau analisis varian merupakan uji koefisien regresi secara bersama-sama . ji F) untuk menguji signifikansi pengaruh beberapa variabel independen terhadap variabel Hasil uji F dapat dilihat pada tabel berikut: ANOVAb Model Sum of Squares df Mean Square Sig. Regression Residual Total Predictors: (Constan. Pengawasan. Target_Kerja Dependent Variable: Kinerja Sumber: Output SPSS Versi 20. Data Diolah 2023 Pada tabel Anovab diperoleh nilai F hitung sebesar 49,133 sedangkan nilai F tabel sebesar 3,35. Dengan demikian F hitung > F tabel . ,133 > 3,. artinya variabel target kerja dan pengawasan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien detreminasi (R. hasil regresi dapat dilihat pada tabel seperti bawah ini: Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Predictors: (Constan. Pengawasan. Target_Kerja Dependent Variabel : Kinerja Sumber: Output SPSS Versi 20. Data Diolah 2023 Std. Error of the Estimate Durbin Watson Copyright @ 2025 Author. Page 37 Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajeme. Vol. 13 No. 3 Bulan Oktober 2025. Hal. ISSN 2615-2932 (Media Onlin. Website https://journals. id/index. php/ilman DOI https://doi. org/10. 35126/ilman. Nilai koefisien determinasi (R. hasil regresi sebesar 0,784 artinya bahwa variabel target kerja dan pengawasan memberikan kontribusi pengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 78,4%. Hasil ini merupakan hasil dari (R2 x 100%), sedangkan sisanya 21,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. KESIMPULAN Dari hasil penelitian yang telah dibahas dengan mengolah dan kuesioner dan menggunakan beberapa pengujian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial, variabel target kerja (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,826 > 2,. Variabel pengawasan (X . memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel . ,624 > 2,. Secara simultan, variabel target kerja (X. dan pengawasan (X. memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel . ,133 > 3,. Variabel target kerja (X. dan pengawasan (X. mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja sebesar 78,4% sedangkan sisanya sebesar 21,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA