Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo Achmad SyaAodullah Email: saydul23@gmail. Universitas Islam Zainul hasan Genggong Probolinggo Abstract : Children with special needs (ABK) are children who have special characteristics and different from children as usual, in other words they are not able to shows mental, emotional or physical disabilities, which are included in the category of ABK between others: visually impaired, deaf, mentally retarded, physically disabled, mentally retarded, learning difficulties, and behave. Barriers to the education of children with special needs require the form of educational services according to their abilities and potential. Process learning requires special training for teachers who want a career in education for ABK. Interaction between ABK students and teachers requires a way of communication continuously in which there is a process of motivating each other. The method used in this study is a qualitative research method with observe phenomena such as behavior, perceptions, motivations, actions, and others holistically and The validity of the data in this study uses a source triangulation technique or data triangulation. Source triangulation here is not only on one source, but more than one source one source, through interviews, researchers can obtain information clearly and The results of the research conducted by the author is the difficulty of interaction between teachers, normal students and ABK students, because ABK students not only communicate by verbal, but there are also those who have to use non-verbal communication. Barriers and support teachers in interacting with special needs students, the obstacle is often a misunderstanding between ABK students with teachers and their support is the teacher makes inclusive classes as support education for ABK students. The dynamics of the personal interaction of teachers and students with special needs, the occurrence of the difficulty of delivering teachers to students, due to the unification of normal students and students ABK students in regular classes. ABK students have low communication skills and cause communication tends to run in one direction. Keywords: educational services, interaction of teachers Pendahuluan Setiap orang melakukan hubungan antara individu satu dengan individu lainnya. Setiap individu mempunyai tujuan sendir-sendiriyang memaksa mereka melakukan hubungan dengan orang lain. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau keluar biasaan baik fisik, mental intelektual, social, maupun emosional, yang berpengaruh secara signifikan dalam proses pertumbuhan atau perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain yang Media pembelajaran sebagai salah satu sumberbelajar yang dapat menyalurkan pesan sehingga membantu mengatasi hal tersebut. Perbedaan gaya belajar, minat, inteligensi, keterbatasan daya indra, cacat tubuh atau hambatan jsrsk geografis, jarak waktu dan lain-lain dapat di bantu di atasi dengan pemanfaat media belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran anak berkebutuhan khusus(ABK). Serta proses penyampaian melalui saluran. Metode Berdasarkan sumber datanya, penelitian yang kami lakukan menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Karena pada mulanya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya, disebut kualitatif, karena data yang terkumpul dan analisisnya lebuih bersifat kualitatif. Hasil dan Pembahasan Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Anak berkebutuhan khusus adalah anak dengan karekteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menjunjukkan pada ketidak mampuan mental, emosi atai fisik. Menurut pasal 15 UU No. 20 tahun 2003 tentang sisdiknas, bahwa jenis pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus adalah pendidikan khusus. Pasal 32 . UU No. 20 tahun 2003 memberikan batasan bahwa pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran kaerena kelainan fisik, emosional, mental, sosial dan memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Peserta didik yang memiliki kelainan sebagaimana dimaksud dalam ayat . terdiri atas a. tuna netra, b. rugu, c. tuna wicara, d. tuna grahita, e. tuna daksa, f. laras, g. berkesulitan belajar, h. lambing belajar, i. autis, j. memiliki gangguan motorik, k. menjadi korban penyalah gunaan narkoba, obat terlarang, dan zat adiktif lainnya, l. memiliki kelainan lainnya, m. tuna ganda. Integrase antar jenjang dalam bentuk sekolah luar biasa(SLB) satu atap, yakni satu lembaga penyeleggara mengelolah jenjang TKLB. SDLB. SMPLB dan SMALB, dengan seorang kepala Pengertian Media Pembelajaran Media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapain tujuan pengajaran. Sedangkan pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan yang menjadikan orang atauy makluk hidup belajar. Jadi media pembelajaran adalah media yang digunakan pada proses pembelajaran sebagai penyalur pesan antara guru dan siswa agar tujuan pengajaran tercapain. Media pembelajaran yang baik harus memenuhi beberapa syarat. Penggunaan media mempunyai tujuan memberikan motivasi kepada siswa. Selain itu media juga harus merangsang siswa, mengingat apa yang sudah di pelajari selain memberikan rangsangan belajar baru. Media yang baik juga akan mengaktifkan siswa dalam memberikan taggapan, umpan balik dan juga mendorong siswa untuk melakukan parktik-praktik dengan benar. Ciri-ciri Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Tiga ciri media pemebelajaran untuk anak berkebutuhan khusus yang merupakan petunujuk mengapa media digunakan dana pa saja yang dapat di lakukan oleh media yang mungkin guru tidak mampu . tau kurang efis. melakukannya ,yaitu : Ciri fiksatif ( Fixative Propert. Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Dengan ciri fiksatif, media memungkinkan satu rekaman atau objek yang terjadi pada satu waktu tertentu ditransportasikan tanpa mengenal waktu. Ciri Manipulatif (Monipulative Propert. Transportasi Kejadian yang memakan waktu berharihari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar time labse recording. Suatu kejadian dapat dipercepat dan dapat juga diperlambat pada saat menanyakan kembali hasil suatu rekaman video. Ciri Distributif (Dstributive Propert. Ciri disributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadia ditranspormasikan melalui ruangan, dan secara bersamaan kejadia tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relative sama mengenai kejadia itu. Manfaat Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Manfaat umum media pembelajaran antara lain: Menyeragamkan penyampaian materi. Pembelajaran lebih jelas dan menarik Proses pembelajaran lebih interaksi Efisiensi waktu dan tenaga. Meningkatkan kualitas hasil belajar. Belajar dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Menumbuhkan sikap positif belajar terhadap proses dan materi belajar. Meningkatkan peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif. Manfaat khusus media pembelajaran antara lain: Memperjelas penyajian pesan . idak verbali. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra. Objek bisa besar atau kecil. Gerak bisa cepat atau lambat. Kejadian masa lalu, objek yang kompleks. Konsep bisa luas atau sempit. Mengatasi sikap pasif peserta. Menciptakan persamaan pengalaman, dan persepsi peserta yang heterogen. Fungsi Media Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Fungsi media sebagai pembawa informasi dari sumber . menuju penerima. Empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual yaitu: Fungsi atensi, media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsetrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang di tampilkan atau menyertai teks materi pelajaran. Fungsi afektif, media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar. teks yang gambar atau lambing visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa. Fungsi kognitif, media visual terlihat dari temuantemuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambing visual atau gambar memperlancar pencapain tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar. Fungsi kompensarotis, media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks. Media-Media Yang Digunakan Dalam Proses Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Media visual Menyalurkan pesan dari sumber penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan ditungkan ke dalam simbol-simbol visual. Selain itu fungsi media visual adalah untuk menarik perhatian, memperjelas sajia ide, menggambarkan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepaqt diluapkan jika tidak di Data numerik, skema, gambar umum, tabel, atau bahkan sindiran dan kritik dapat di visualisasikan dalm bentuk media dua dimensi non proyeksi yang biasa digunakan antara lain adalah bentuk-bentuk: Gambar atau foto Gambar atau foto sebagai media pebelajaran karea gambar merupakan Bahasa yang umum yang dapat di mengerti dan dinikmati dimana saja oleh siapa saja khususnya untuk anak berkebutuh khusus. Sketsa Sketsa merupakan draft kasar yang menyajikan bagianbagian pokoknya saja tanpa detail. sketsa selain dapat menarik perhatian pesertqa didik atau siswa juga memperjelas penyampaian pesan. Diagram Berfungsi sebagai penyederhana sesuatu yang komplek sehingga dapat memperjelas penyajian pesan. Isi diagram pada umumnya berupa petunjuk-petunjuk. Sebagai suatu gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol. Bagan . Terdapat dua jenis chart yaitu chart yang menyajikan pesannya secara bertahap dan chart yang menyajikan pesannya sekaligus. ciri-ciri bagan sebagai media yang baik adalah: Dapat dimengerti oleh pembaca Sederhana dan lugas tidak rumit atau berbelit-belit Diganti pada waktu-waktu tertentu agar selain tetap Mengikuti perkembangan jaman juga tidak kehilangan daya Tarik Grafik Grafik adalah visualisasi data yang menggambarkan hubunga numerik antara dua Kartun Kartun karikatur, simbolisme dan humor. Kartun dapat mengeksperesikan ide secara tunggal ataupun secara berurutan yang menggambarkan suatu cerita atau dongeng sehingga terwujud apa yang sering disebut dengan komik. Poster Poster dapat di buat diatas kertas, kain, batang kayu, seng, dan sebagainya. Poster tidak saja penting untung menyampaikan pesan atau kesan tertentu akan tetapi mampu pula untuk mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya. Peta dan Globe Peta berfungsi untuk menyajika data-data yang berhubungan dengan lokasi suatu daerah baik berupa keadaan alam, hasil bumi, hasil tambang, dan lain sebagainya. Media Audio Media audio adalah jenis media yang berhubungan dengan indra pendengaran. Pesa yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambinglambang auditif. Beberapa jenis media yang dsapat di golongkan kedalam media audio adalah sebagai Radio Media ini dapat merangsang partisipasi aktif dari pendengar. Radio sangat cocok untuk mengajarkan music dan Bahasa. Bahkan radio juga dapat digunakan sebagai pemberi petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan oleh guru atau siswa dalam pembelajaran. Alat Perekam Magnetik Alat perekam magnetic atau tape recorder adalah salah satu media yang memiliki peranan yang sangat penting dalam penyampaian keakuratan sebuah informasi. Melalui media ini kita dapat merekam audio, mengulang, dan Kesimpulan Media pembelajaran yang baik harus memenuhi beberapa syarat. Penggunaan media mempunyai tujuan memberikan motivasi kepada siswa. Selain itu media juga harus merangsang siswa, mengingat apa yang sudah di pelajari selain memberikan rangsangan belajar Media yang baik juga akan mengaktifkan siswa dalam memberikan taggapan, umpan balik dan juga mendorong siswa untuk melakukan parktik-praktik dengan benar. Daftar Pustaka