Siti Khoiriyah. Dailibas / Pengaruh Npl Dan Ldr Terhadap Profitabilitas (Ro. PENGARUH NPL DAN LDR TERHADAP PROFITABILITAS (ROA) Siti Khoiriyah 1* Universitas Singaperbangsa Karawang khoiriyah17162@student. Dailibas2 Universitas Singaperbangsa Karawang dailibas@yahoo. ABSTRAK Penelitian ini brertujuan untuk mengetahui pengaruh NPL dan LDR terhadap Profitabilitas (ROA) bank BUMN. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruah dari semua populasi pada bank BUMN. Analisis regresi linear berganda digunakan sebagai teknik untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa NPL dan LDR secara simultan berpengaruh terhadap ROA. Secara parsial ROA dapat dipengaruhi oleh NPL secara negatif dan signifikan dan ROA dapat dipegaruhi oleh LDR secara negative dan signifikan. Kata Kunci : NPL,LDR,ROA. PENDAHULUAN Bank merupakan inti dari kondisi ekonomi suatu negara. Tugas perbankan dalam mendorong kondisi ekonomi suatu negara sangatlah besar dan memiliki titik vital sebagai organisasi yang mempengaruhi kegiatan moniter. Mengingat tentang sejauh mana dampak bank bagi kondisi ekonomi suatu bangsa, bank juga memiliki hambatan atau isu. Contoh isu yang terjadi pada suatu perbankan seperti masalah kualitas kerja bank. Dengan pekerjaan ini, bank telah menjadi fondasi yang mempengaruhi kemajuan kondisi ekonomi suatu bangsa, sebab itu bank harus memeliki pilihan untuk tetap berpresentasi agar menjadi industri yang sehat (Attar dkk. Kualitas kerja bank yang efektif menjadi fakor penting akan kesuksesan kerja bank sebagai organisasi perantara, khususnya menyalurkan dana dari pihak debitur kepada pihak kreditur. Laporan finansial adalah sumber fundemental dari pemeriksan perfoma bank. Proporsi yang ditentukan selama informasi finansial dapat menjadi alasan nilai perfoma bank (Amila dan Herdidningtyas. NPL dan LDR ialah rasio yang sering dipakai dalam menghitung profit yang masuk. Rasio profitabilitas adalah salah satu rasio dalam bidang ekonomi yang bisa dimanfaatkan untuk menghitung kecukupan badan usaha dalam memperoleh keuntungan. Perolehan keuntungan di dunia finansial dapat ditentukan oleh Return On Aset. Diketahui bahwa ROA adalah rasio antara profit sebelum pajak kepada total aset. ROA sangat berdampak untuk bank mengingat fakta bahwa ROA dimanfaatkan untuk menghitung kelangsungan hidup badan usaha dalam memperoleh profit atau keuntungan dengan menggunakan aset Berdasarkan pendapat pengaturan Bank indonesia, kualitas terbaik bagi return on aset dalam ukuran bank indonesia dalam hal apapun 1,5% lebih menonjol ROA sebuah bank, tingkat manfaat yang dicapai oleh bank akan tinggi dan situasi bank tersebut akan menguntungkan dalam pemanfaatan aset. Di tahun 2020 kapasitas bank untuk mencetak profit mulai mengendur. Diamati dari retrun on aset perbankan per mei 2020 yang mulai sempit. Otoritas jasa kauangan (OJK) mencatat per mei 2020 posisi ROA bank berada di angka 2,08%. Angkat ini mengalami penurunan dari tahun 2019 pada Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Siti Khoiriyah. Dailibas / Pengaruh Npl Dan Ldr Terhadap Profitabilitas (Ro. bulan mei yang masih berada pada kisaran 2,61%. Hal ini diklarifikasi oleh berbagai standar permainan yang harus dipenuhi oleh perbankan dan mendorong mengecilnya keuntungan yang diperoleh. Tak hanya itu, adanya pandemic Covid-19 menyebabkan resiko kredit terus meningkat. Bank tak mau nekat untuk mendorong kredit, sebab dikemudian hari. Kapabilitas finansial sebuah bank bisa diukur dengan rasio finansial bank, seperti rasio Beban Usaha Pendapatan Usaha (BOPO). Kecukupan Modal (CAR). Cicilan Macet (NPL). Net Interest Margin (NIM). Likuiditas (LDR). Untuk dimanfaatkan adalah ROA. Rasio ini dimanfaatkan untuk menghitung kapasitas badan usaha salah satunya likuiditas. Risiko likuiditas yaitu risiko yang muncul mengenai Apabila likuiditas, bank harus segera mengatasinya. NPL ialah rasio yang dimanfaatkan guna menghitung bahaya cicilan yang diserahkan bank untuk debitur. Kasmir . Apabila rasio ini terus meningkat, semakin mengerikan sifat uang muka bank yang menyebabkan kuantitas uang muka yang tidak berkualitas kerja menjadi lebih penting, dan dengan demikian bank bertanggung jawab terhadap deficit atau kerugian pada latihan operasionalnya untuk mempengaruhi pengurangan profit (ROA) yang diperoleh bank. Kredit bermasalah (NPL) yaitu keadaan di mana nasabah tidak siap untuk memenuhi beberapa atau keseluruhan komitmennya terhadap bank seperti yang Mengingat bahwa kredit adalah pergerakan porsi terbesar aset bank dan pembayaran terbesar bank adalah dalam kegiatan kredit yang menciptakan bunga. Tingginya NPL akan memperluas premi resiko yang mempengaruh tingginya biaya pinjam suku bunga kredit yang terlalu besar dapat mengecilkan bunga individu untuk Tingkat NPL juga membawa kebangkitan pencadangan dengan nilai semakin tinggi, sehingga modal bank ikut terkikis. Kerdit bermasalah seperti yang ditunjukan oleh Bank Indonesia adalah kredit yang ditandai dengan kolektibilitas Kurang Lancar. Diragukan serta Macet. LDR adalah rasio yang menghitung kapasitas bank untuk menjalankan tanggung jawab perekonomian yang perlu dijalankan. Kewajiban tersebut sebagai pertimbangan uang tunai yang harus dipenuhi pada dilakukan dari sumber daya saat ini di klaim oleh badan usaha (Sudarini, dalam Ahmad Buyung. Berdasarkan pendapat Kasmir . , jangkauan terjauh yang dilindungi dari LDR suatu bank yaitu berkisar Tetapi limit terbersar LDR adalah Rasio LDR perbandingan cicilan dengan biaya pihak ketiga dimana cicilan yang dipakai ialah jumlah keseluruhan cicilan yang diserahkan untuk pihak ketiga, dan cicilan yang diserahkan kepada pihak terkait tidak Sementara kas pihak ketiga yakni tabungan, giro serta deposit yang tak termasuk antar bank. Riset yang telah dilaksanakan oleh Ni Made Inten Uthami Putri Warsa dan Ketut Mustanda . hasil riset menampilkan apabila Non Perfoming Loan berdampak buruk dan sangat berdampak untuk Perolehan keuntungan (ROA). Riset ini memberikan hasil yang sejalan dengan oleh Aji Yudha. Mochammah Chabachib. Iren Rini Demi Pangestuti . hasil riset menampilkan ROA dapat dipengaruhi oleh NPF secara negatif dan signifikan. Namun hal sebaliknya disampaikan oleh Herry Achmad Buchory . menampilkan bahwa Non Perfoming Loan berdampak Positif tak signifikan terhadap perolehan keuntungan (ROA). Riset tersebut memberikn hasil yang sesuai dengan penelitian Pedro Soares and Muhammad Yunanto . menampilkan bahwa Non Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Siti Khoiriyah. Dailibas / Pengaruh Npl Dan Ldr Terhadap Profitabilitas (Ro. Perfoming Loan tak berdampak bagi perolehan keuntungan (ROA). Dalam riset yang dilakukan oleh Ambarawati. Abundati . menampilkan Loan to Deposit Ratio berdampak baik dan berdampak besar terhadap perolehan keuntungan (ROA) Riset ini sesuai dengan riset yang dilakukan oleh Prasanjaya Ramantha menampilkan apabila Loan to Deposit Ratio berdampak baik dan berdampak besar untuk perolehan keuntungan (ROA). Riset ini bertentangan dengan hasil yang sudah dilaksanakan oleh Herry Achmad Buchory . LDR menghasilkan hasil buruk dan sangat berdampak bagi ROA. Dalam riset yang diteliti oleh Warsa. Mustanda . menampilkan apabila LDR menghasilakn hasil positif tidak berdampak besar untukp ROA. Hal tersebut didasari oleh hasil riset yang dilaksanakan oleh Deden Edwar. Yokue Bernandin . memperlihatkan apabila LDR tidak berdampak kepada Perolehan keuntungan (ROA). KAJIAN PUSTAKA Teori Sinyal Signalling theory enurut Wiyono . adalah ilmu yang berfokus pada asumsi bahwa orang dalam perusahaa memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang perusahaan dari pada investor luar, yang didirikan dibidang ekonomi dan keuangan. Sedangakan Menurut Suryani . teori sinyal berkaitan dengan bagaimana suatu perusahaan harus mampu memberi sinyal pada pengguna laporan keuangan. Profitabilitas Kasmir . berasumsi bahwa ROA memperlihatkan seberapa besar perusahaan mempergunakan jumlah asset yang dimiliki. Tingkat efektivitas manajemen dalam suatu perushan dapat diukur melalui rasio ROA. Dalam hal ini, diperlihatkan oleh laba yang didapatkan dari pendapatan investasi serta Artinya bahwa rasio ini digunakan Sumber dari informasi mengenai kinerja perusahaan salah satunya ialah dari keuangan perushaan itu sendiri. Penentuan tingkat perolehan keuntungan bertujuan untuk memastikan target pendapatan badan usaha dalam beberapa periode terpenuhi. Rasio perolehan keuntungan adalah adalah metrik yang dipakai dalam mengevaluasi kapabilitas bank menghasilkan uang. Rasio ini juga dapat dipakai dalam menentukan efektivitas pengelolaan bank. Pemanfaatan rasio ini memperlihatkan produktivitas bank (Kasmir, 2012:. Riset ini menghitung perolehan keuntungan dengan Return On Aset (ROA). ROA terdampak dari profit sebelum pajak dan jumlah aset, berdasarkan pendapat Pirmatua Sirait . rasio ROA mendefinisikan sejauh mana kapabilitas badan usaha untuk memperoleh profit melalui . Berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia tanggal 25 oktober 2011. SE No. 13/24/DPNP, ROA minimum yang ideal bagi perbankan adalah 1,5 persen. Kasmir . menyatakan bahwa semakin tinngi margin keuntungan, semakin baik efesiensi badan Artinya, apabila nilai bank berada di bawah nilai yang telah diputuskan oleh Bank Indonesia, maka bank tersebut bisa dianggap belum mengelola asetnya secara optimal. Non Performing Loan Non perfoming loan atau pinjaman macet terjadi ketika peminjam tidak dapat memenuhi semua atau bagian dari komitmen finansialnya kepada bank. Berdasarkan pendapat Bank Indonesia, cicilan berkendala termasuk dalam katagori kurang lancar, diragukan, dan macet. Non perfoming loan merupakan rasio yang dipakai dalam menghitung persentasi total cicilan yang bermasalah dengan jumlah cicilan yang Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Siti Khoiriyah. Dailibas / Pengaruh Npl Dan Ldr Terhadap Profitabilitas (Ro. disalurkan bank (Uthami dalam Siamat,2. Ketidakmampuan membayar pembayaran pokok pinjaman dan bunga yang disepakati oleh semua pihak dalam perjanjian cicilan menyebabkan pinjaman menjadi macet. Berdasarkan SE BI No. 13/30/DPNP tanggal 16 Desember 2011 Pastikan rasio kredit bermasalah tidak melebihi 5%. Semakin tinggi tingkat kredit bermasalah maka dapat memperlihatkan pengelolaan kredit sehingga menyebabkan kredit bermasalah bank dan pada akhirnya berdampak pada kerugian bank Loan to Deposit Ratio Rasio likuiditas berdasarkan pendapat Syafrida Hani kapabilitas badan usaha dalam memenuhi kewajiaban finansial yang bisa dicairkan atau yang sudah jatuh tempo. Likuditas dalam konteks ini, magacu pada kapabilitas badan usaha untuk melunasi seluruh tanggung jawabnya ketika jatuh tempo. Likuiditas berdasarkan pendapat Darmawi . merupakan suatu sebutan yang digunakan agar memperlihatkan cadangan uang tunai dan aset lain yang dapat diubah menjadi uang LDR sering dipergunakan untuk salah satu alat ukur likuiditas. Rasio pinjaman terhadap simpanan. Indikator mengenai kesehatan likuiditas bank dapat di ukur menggunakan rasio LDR. Dalam menilai kesanggupan bank dalam menjaga kecukupan tingkat likuiditas serta kecukupan menejaman resiko likuiidtas disebut dengan penilaian Analis keuangan paling sering menggunakan LDR untuk mengevaluasi kinerja bank, yang paling utama ialah mengenai total kredit yang diberikan bank terhadap dana yang didapatkan bank. Riyadi . berasumsi bahwa Loan to Deposit Ratio ialah analogi keseluruhan cicilan kepada Biaya Pihak Ketiga (DPK) yang dikumpulkan oleh Bank. Rasio ini hendak memberikan petunjuk mengenai Bank menuangkan biayanya yang berawal dari warga . erbentuk: Giro. Dana. Simpanan Berjangka. Akta Simpanan Berjangka serta Peranan Lekas Yang lai. dalam bentuk Kredit. Kasmir . berasumsi bahwa batas maksimum LDR ialah sebesar 110% dan batas minimum sebesar 80%. Pengaruh NPL terhadap ROA Kredit bermasalah yang tinggi akan meningkatkan biaya yang dapat menyebabkan kerugian bank. Apabila kualitas kredit bank mengalami penurunan atau lebih buruk dari sebelumnya maka hal ini disebabkan karena rasio NPL mengalami peningkatan yang menyebabkan terjadinya peningkatan pada kredit bermasalah. Hal tersebut akan berakibat pada turunnya laba yang didapatkan oleh bank, pada akhirnya bank akan menanggung kerugian dalam kegiatan (Kasmir, 2. Akibat pendapatan bunga yang seharusnya diterima tidak bisa dipenuhi. Sehingga pendapatan bunga sebagai pendapatan terbesar bank, akan mengalami penurunan. NPL merupakan proksi dari kredit bemasalah sedangkan roa atau profitabilitas merupakan proksi dari pendapatan bunga. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ROA semakin rendah maka NPL akan Dengan dirumuskan hipotesis ini sebagai berikut: H1 : NPL berpengaruh negatif terhadap ROA Pengaruh LDR terhadap ROA Jumlah yang disediakan bank guna dapat memberikan pemenuhan dalam penerikan nasabah disebut dengan likuiditas, termasuk penarikan dana guna pengeluaran kredit yang telah disepati dan penarikan dana tabungan. LDR ialah skala untuk menghitung kapabilitas bank dalam mengeluarkan cicilan dari biaya pihak ketiga yang sudah dihimpun Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Siti Khoiriyah. Dailibas / Pengaruh Npl Dan Ldr Terhadap Profitabilitas (Ro. bank (Riyadi, 2015:. Jika persentase LDR meningkat atau sangat tinggi maka pendapatan bank pasti akan meningkat yang artinya LDR berdampak positif tentunya selama peraturan yang ada mencicil dengan benar agar tidak menimbulkan masalah Karena semakin banyak angsuran yang diajukan akan berdampak pada pendapatan bunga bank yang mengalami Sebab angsuran badan usaha bank masih menjadi sumber pendapatan yang menentukan besar kecilnya keuntungan yang akan didapatkan. Tingginya LDR mencerminkan tingkata kredit yang disalurkan telah tepat. Maka apabila rasio LDR tinggi maka cicilan yang disalurkan jumlahnya juga tinggi, apabila jumlah cicilan yang disalurkan semakin meningkat maka aka menghasilkan pendapatan Dengan demikian, tingginya sebuah persentase dari LDR maka perolehan keuntungan pada suatu bank akan mengalami kenaikan dan sebaliknya rendahnya persentase dari LDR maka perolehan keuntungan pada suatu bank akan mengalami penerunan. Berikut ialah hipotesis pada penelitian ini: H2 : LDR berpengaruh positif terhadap ROA. METODOLOGI PENELITIAN Populasi yang dipakai pada penelitian ini ialah perusahaan Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga tahun 20112020. Teknik sampel jenuh yang dipergunakan pada penelitian ini. Sampel jenuh ialah teknik yang dipakai dalam mengambil sampelnya ialah seluruh anggota populasi menjadi sampel (Sugiyono, 2014:. Sehingga sampel dalam penelitian ini merupakan keseluruhan dari populasi ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Parsial (Uji . Uji t diguanakan untuk menguji hipotesis yang bersifat parsial yakni antara X1 terhadap Y dan X2 terhadap Y. Tabel 6 Hasil Uji Parsial (Uji . Coefficientsa Model Unstandardized Standardiz Coefficients Sig Coefficien Std. Beta Error (Const 9,744 ,952 10,233 ,00 X1_N -,921 ,141 -,609 -6,532 ,00 X2_L -,050 ,011 -,409 -4,389 ,00 Variabel Dependen: Y_ROA Sumber : Data diolah, 2021 Berdasarkan pengolahan data pada tabel uji t dihasilkan nilai thitung sebesar -6,532 , dengan = 0,05. Berdasarkan analisis diatas menghasilkan nilai sig . < . Sehingga hipotesis pada penelitian beradapa pada H1 di terima. Sehingga ROA dipengaruhi oleh NPL. Berdasarkan pengolahan data pada tabel uji t dihasilkan nilai thitung sebesar -0,409, dengan = 0,05. Berdasarkan analisis diatas menghasilkan nilai sig . < . Sehingga hipotesis pada penelitian beradapa pada H2 di terima. Sehingga ROA dipengaruhi oleh LDR. Uji Simultan (Uji . Uji keseluruhan, atau uji model, juga dikelan uji F. Uji F menentukan jika keseluruhan variabel independen pada tipe regresi memiliki dampak yang serupa kepada variabel dependen. Uji F sering dipakai dalam mengidentifikasi apakah model regresi yang diberikan bermakna atau tidak (Ghozali, 2013:. Pengujian ini dilaksanakan dengan cara memperbandingkan antara nilai F dengan F Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Siti Khoiriyah. Dailibas / Pengaruh Npl Dan Ldr Terhadap Profitabilitas (Ro. Kualitas kerja F hitung juga dapat dipakai dalam melakukan tes ini, serta hipotesis yang dipakai pada riset ini berhubungan dengan keberadaan dampak variabel bebas kepada variabel terikat. semakin menurun ROA pada Bank BUMN. Hasil pengujian Hipotesis ini mendukung pendapat dari Nusantara . dan Utomo . yang menunjukan bahwa ROA dapat dipengaruhi oleh NPL secara negatif. Pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap Retrun On Asset (ROA) Tabel 7 Hasil Uji Simultan (Uji . ANOVAa Model Sum of df Mean Sig. Squares Square Regre 42,584 2 21,292 48,279 ,000b Resid 16,318 37 ,441 Total 58,901 39 Variabel Dependen: Y_ROA Predictors: X2_LDR. X1_NPL Sumber : Data diolah, 2021 Berdasarkan hasil penggujian pada tabel F dari nilai fhitung sebesar 48,279 derajat bebas ftabel = 0,05 . n - k - 1 = . ,05 . = 3,25 diperoleh angka ftabel sebesar 3,25. sehingga diperoleh nilai 48,279 > 3,25 atau fhitung > ftabel. Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 atau. Sehingga hipotesis pada penelitian beradapa pada H3 di terima. Sehingga kesimpulannya ialah ROA dapat dipengaruhi oleh NPL dan LDR. PEMBAHASAN Pengaruh Non Performing Loan (NPL) terhadap Retrun On Asset (ROA) Pengujian pada tabel uji t di atas bahwa H1 diterima yang dapat diberikan kesimpulan bahwa ROA dapat dipengaruhi oleh NPL secara negatif. Hal ini berarti Non Perfoming Loan (NPL) mempunyai pengaruh negatif terhadap ROA. Kondisi ini mengandung arti bahwa peningkatan rasio Non Perfoming Loan (NPL) maka akan Pengujian pada tabel uji t di atas bahwa H2 diterima yang dapat diberikan kesimpulan bahwa ROA dapat dipengaruhi oleh LDR secara negatif. Kondisi ini bermakna bahwa setiap kenaikan yang dialami oleh LDR akan mengakibatkan penurunan terhadap ROA pada setiap Bank BUMN dan sebaliknya. Hasil pengujian Hipotesis ini mendukung pendapat dari Rahmawati . yang memberikan hasil yang sama bahwa ROA dapat dipengaruhi oleh LDR secara negative. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Non Perfoming Loan (NPL) berpengaruh Retrun Asset (ROA). begitupun dengan Loan to Deposit Ratio memiliki pengaruh negatif terhadap Retrun On Asset (ROA). DAFTAR PUSTAKA