Journal of S. Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Training E-ISSN 2620-7699 | P-ISSN 2541-7126 https://doi. org/10. 37058/sport HUBUNGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL SHOOTING ATLET PETANQUE TANJUNG JABUNG TIMUR Ahmad Muzaffar1. Ely Yuliawan*2. Mita Praditiwi3. Rasyono4. Zuhdi Mizian5. Yusradinafi6 1,2,3,4,6 Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. Universitas Jambi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 14 Merangin Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kepercayaan diri atlet petanque Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan tes hasil shooting. Jumlah populasi dari seluruh atlet petanque Tanjung Jabung Timur adalah 30 atlet maka sampel yang digunakan teknik Purposive Sampling sehingga sampel yang digunakan adalah 12 atlet (Kriteria yang mengikuti PORPROV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat hubungan tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur, besarnya hubungan dapat dilihat dari hasil korelasi menggunakan SPSS Statistics 25 antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting 0,048. Kesimpulan didukung hasil uji linearitas diketahui nilai signifikansi 0,016 < 0,05, maka terdapat hubungan yang linear antara variabel bebas dengan variabel Maka terdapat korelasi atau hubungan positif yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting dengan derajat korelasi sedang. Kata kunci : Kepercayaan diri. Shooting. Petanque Abstract The purpose of this study was to determine the relationship between the level of self-confidence of the East Tanjung Jabung petanque athletes. This research is a quantitative research. The method used in this study is a questionnaire and shooting test results. The total population of all the East Tanjung Jabung petanque athletes is 30 athletes, the sample used was the Purposive Sampling technique so that the sample used was 12 athletes (Criteria for participating in PORPROV). The results showed that there was a relationship between the level of confidence in the shooting results of the East Tanjung Jabung petanque athlete, the magnitude of the relationship can be seen from the results of the correlation using SPSS Statistics 25 between the level of confidence in the shooting results of 0. The conclusion is supported by the results of the linearity test, it is known that the significance value is 0. 016 <0. 05, so there is a linear relationship between the independent variables and the dependent Then there is a significant positive correlation or relationship between the level of confidence in the shooting results with a moderate degree of Keywords: Confidence. Shooting. Petanque *Correspondence author: Ely Yuliawan. Universitas Jambi. Indonesia. Email: elyyuliawan. fik@unja. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Volume . 2023 | 514-530 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. PENDAHULUAN Petanque merupakan salah satu cabang olahraga yang semakin populer di Indonesia. Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, olahraga ini telah menjadi kegiatan yang banyak diminati oleh masyarakat dan mencetak beberapa atlet berprestasi di tingkat daerah maupun nasional. Petanque kepercayaan diri dari para atletnya untuk mencapai hasil yang optimal. Tingkat kepercayaan diri merupakan faktor psikologis yang penting dalam pencapaian prestasi atlet (Nisa & Jannah, 2. Kepercayaan diri yang tinggi dapat meningkatkan motivasi, ketekunan, dan ketenangan mental atlet, yang pada gilirannya dapat berpengaruh pada hasil Dengan memiliki kepercayaan diri yang kuat, atlet akan lebih mampu menghadapi tekanan dan tantangan saat berlaga, termasuk dalam tahap shooting, yang merupakan momen krusial dalam permainan Hingga saat ini, penelitian tentang hubungan antara tingkat kepercayaan diri dengan hasil shooting atlet petanque di Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami sejauh mana tingkat kepercayaan diri atlet petanque Tanjung Jabung Timur mempengaruhi hasil shooting mereka dalam pertandingan. Untuk mencapai prestasi yang optimal, orang tersebut harus melakukan latihan yang rutin dan gigih untuk meningkatkan kemampuannya. Bompa . mengemukakan bahwa latihan untuk mencapai prestasi merupakan aktivitas yang sistematis dalam waktu yang relatif lama, ditingkatkan secara progresif serta individu yang mengarah kepada ciri-ciri fungsi fisiologi manusia untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan. Bagi seorang mahasiswa olahraga merupakan ajang untuk bermain guna memperoleh rasa senang, disamping itu juga untuk meraih prestasi. Prestasi itu sebagai hasil tertinggi yang dicapai dengan proses panjang yang memiliki tujuan dan target. Untuk meraih tujuan tersebut diperlukan usaha melalui perencanaan dan pelaksanaan yang terarah. Latihan Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur olahraga untuk mencapai prestasi yang tinggi di masa sekarang tidak hanya sekedar melakukan olahraga, tetapi sudah merupakan suatu proses yang kompleks, metodologis, canggih, dan memerlukan waktu. untuk memperoleh keberhasilan pencapaian prestasi, diperlukan proses berlatih dan melatih olahraga yang melibatkan atlet, pelatih dan memerlukan unsur-unsur pendukung lainnya. Olahraga juga sudah menjadi kebutuhan setiap manusia, karena masyarakat semakin menyadari bahwa olahraga sangat berguna untuk meningkatkan kebugaran,kesegaran dan kesehatan dan juga dengan melakukan aktivitas olahraga untuk meningkatkan produktivitas kerja. Dengan demikian banyak masyarakat yang memanfaat kan tempat dan waktu untuk melakukan kegiatan olahraga dengan program yang sudah dibuat oleh instrukturnya. meningkatkan kebugaran, kesegaran, dan kesehatan dan juga dengan melakukan aktivitas olahraga untuk meningkatkan produktivitas kerja. Salah satu jenis olahraga baru yang mulai populer di Indonesia adalah olahraga petanque. Meski tergolong olahraga baru di Indonesia, olahraga petanque sebenarnya termasuk olahraga yang sudah punya nama di dunia. Negara-negara yang kuat dan konsisten mengembangkan petanque adalah Negara-negara yang pernah dijajah oleh Prancis. Negara yang memang melahirkan cabang olahraga tersebut. Olahraga Petanque adalah suatu bentuk permainan boules yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonnet . dan kaki harus berada di lingkaran kecil yang disebut circle. Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras, tapi juga dapat dimainkan di rerumputan, pasir atau permukaan tanah lainnya (Agustina & Priambodo, 2. Olahraga Petanque mempunyai berbagai teknik dasar permainan, yakni teknik pointing dan teknik shooting. Pointing adalah teknik dimana pemain hanya bertugas untuk mendekatkan bosi ke boka dengan sedekat Sedangkan shooting adalah teknik dimana pemain bertugas untuk mengenai bosi lawan dengan maksud menjauhkannya dari Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur teknik itu biasa digunakan saat nomor games maupun saat nomor Melakukan shooting dibutuhkan ketepatan dalam mengenai sasaran, sehingga dibutuhkannya pengembangan media yang dapat membantu atlet dalam mencapai ketepatan mengenai sasaran. Selain itu juga, dalam melakukan shooting atlet harus mempunyai tingkat kepercayaan diri yang baik karena saat melakukan shooting banyak faktor yang bisa mempengaruhi keberhasilan atlet shooting, dengan adanya tingkat kepercayaan yang tinggi atlet tersebut bisa merasa tenang, nyaman dan dan selalu bersikap optimis. Olahraga Petanque pertama kali masuk ke Indonesia tahun 2011 pada event SEA Games di Palembang (Okilanda, 2. Petanque adalah olahraga yang berasal dari Prancis. Olahraga ini membutuhkan ketangkasan melempar bola yang terbuat dari besi metal untuk mendekati bola target yang terbuat dari kayu. Petanque dimainkan di lapangan berukuran 4 m x 15 m di atas permukaan tanah keras atau rumput (Okilanda,et al. Olahraga permainan yang sangat sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa membatasi kelompok usia dan tidak membutuhkan sarana dan prasarana yang luas. Petanque bisa dimainkan di lapangan apa saja, hanya membutuhkan 6 x 12 meter luasnya dan membutuhkan bola besi . dan bola kayu (Sinaga & Ibrahim, 2. Pelana et al. menjelaskan bahwasannya olahraga petanque adalah olahraga tradisional asal Prancis tahun 1907 permainan itu itu lahir Namanya berasal dari Provencal Auped tancoAy, artinya Aukaki rapatAy. Maksud dari kaki rapat disini adalah kedua kaki pemain menapak di Pemain bermain di lapangan yang berukuran 4 x 15 meter dan pemain melempar jack terlebih dahulu, mulai dari lingkaran yang berada di tanah. Olahraga petanque bisa dimainkan sama satu lawan, dua lawan dan tiga lawan tiga, bahkan olahraga petanque bisa dimainkan dengan keluarga karena hakikatnya olahraga ini merupakan olahraga tradisional serta olahraga rekreasi. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Pada dasarnya olahraga petanque merupakan olahraga yang mudah untuk dilakukan karena tidak membutuhkan lapangan yang luas, alat olahraga yang mudah didapat dan tentunya harganya terjangkau. Namun demikian, untuk teknis permainan petanque sendiri memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi, ketepatan dan skill yang tinggi (Hanief. Oleh karena itu, tentunya harus melihat dan menganalisis bagaimana gerakan-gerakan dalam permainan petanque ditinjau dari gerak biomekanikanya. Petanque memiliki 2 teknik permainan yaitu pointing dan shooting (Sinaga, 2019:. Berdasarkan pendapat diatas petanque adalah permainan tradisional asal negara Prancis yang bertujuan untuk melempar bola besi . sehingga dekat dengan sasaran . oka/bola kay. , permainan dinyatakan selesai bila salah satu team/pemain mendapatkan skor lebih banyak dalam waktu yang telah ditentukan. Objek permainan adalah melempar bola anda dengan sedikit putaran ke belakang melengkung sehingga mendarat lebih dekat dengan bola kecil . dari pada lawan anda, atau menyerang dan mengarahkan bola kita ke arah bola lawan. Konsep percaya diri pada dasarnya merupakan suatu keyakinan untuk menjalani kehidupan, mempertimbang-kan pilihan dan membuat keputusan sendiri pada diri sendiri bahwa ia mampu untuk melakukan Artinya keyakinan dan percaya diri hanya timbul pada saat seseorang mengerjakan sesuatu yang memang mampu dilakukan. Pada dasarnya seseorang merasa puas pada dirinya sendiri hanya pada saat melakukan suatu kegiatan, pekerjaan atau menyalurkan kemampuanya. Banyak hal yang dapat dilakukan dan banyak juga kemampuan yang dapat dikuasai seseorang dalam hidupnya. Tetapi jika hanya percaya diri pada hal-hal tersebut maka seseorang tidak akan pernah menjadi orang yang betul-betul percaya diri. Hal ini karena orang tersebut hanya akan mempercaya diri terhadap hal-hal yang berkaitan dengan apa yang dilakukan dan beberapa keterampilan tertentu saja yang dikuasai. (Suhardita, 2011:. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan dan sikap seseorang terhadap kemampuan pada dirinya sendiri dengan menerima secara apa adanya baik positif maupun negatif yang dibentuk dan dipelajari melalui proses belajar proses belajar dengan tujuan untuk kebahagiaan dirinya. Kepercayaan diri adalah modal dasar seorang manusia dalam memenuhi berbagai kebutuhan sendiri. Seseorang mempunyai kebutuhan untuk kebebasan berpikir dan berperasaan akan tumbuh menjadi manusia dengan rasa percaya diri (Ramadhani & Putrianti,2014:. Rasa percaya diri secara sederhana ialah merupakan kemampuan atau kesanggupan diri untuk mencapai prestasi tertentu. Chaouali, et al. menjelaskan bahwa kepercayaan diri merupakan faktor penting yang menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal (Mulya & Lengkana,2020:. Percaya diri merupakan aspek yang sangat penting bagi seseorang untuk dapat mengembangkan potensinya. Jika seseorang memiliki bekal percaya diri yang baik, maka individu tersebut akan dapat mengembangkan potensinya dengan mantap. Namun jika seseorang memiliki percaya diri rendah, maka individu tersebut cenderung menutup diri, mudah frustasi ketika menghadapi kesulitan, canggung dalam menghadapi orang, dan sulit menerima realita dirinya. Dengan percaya diri saat maju didepan kelas, dapat meningkatkan keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan. Selain itu dapat meningkatkan komunikasi dengan baik, memiliki ketegasan, mempunyai penampilan diri yang baik, dan mampu mengendalikan perasaan (Aristiani, 2016:. Berdasarkan pendapat diatas Kepercayaan diri adalah suatu keyakinan atau kemampuan atau sikap seseorang terhadap diri sendiri dalam mengerjakan sesuatu atau kesanggupan diri untuk mencapai sebuah prestasi. Ada beberapa teori model kognitif yang setara dengan konsep kepercayaan diri dalam situasi tertentu. Model teori kepercayaan diri ini meliputi BanduraAos Self Efficacy. HarterAos Competence Motivation dan VealeyAos Sport Confidence . alam Sungkowo, 2019:. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Di dalam kepercayaan diri selalu ditandai dengan adanya harapan yang tinggi untuk sukses. Sebagaimana dijelaskan menurut Zinsser et al. alam Sungkowo, 2019:. bahwa salah satu penemuan paling konsisten dalam literatur performa puncak adalah korelasi langsung antara tingginya kepercayaan diri dan berhasilnya performa olahraga. Selanjutnya menurut Weinberg & Gould . alam Sungkowo, 2019:. menjelaskan kepercayaan diri ditentukan oleh harapan yang tinggi terhadap kesuksesan. Kepercayaan diri akan membantu seseorang dalam area sebagai berikut : . meningkatkan emosi positif, . memfasilitasi konsentrasi, . memberi efek positif pada tujuan, . meningkatkan kerja keras, . memberikan efek pada strategi permainan, . memberi efek pada momentum psikologis. Berdasarkan pendapat tersebut, kepercayaan diri akan mengubah emosi positif. Artinya ketika atlet dalam keadaan percaya diri, atlet akan merasa tenang, walaupun berada dalam tekanan. Namun, ketika perolehan skor dalam pertandingan dalam keadaan imbang atau sama, keadaan fisik dan mental atlet boleh berubah menjadi lebih sigap dan lebih tegas. Kepercayaan diri dapat memfasilitasi atlet untuk tetap berkonsentrasi ketika atlet merasa percaya diri, mental merasa bebas tepat fokus pada tugas yang dihadapinya. Tetapi, ketika atlet merasa kurang percaya diri, cenderung atlet merasa ragu, untuk melakukan yang terbaik, dan berfikir untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Menurut Setyobroto, . alam Sungkowo, 2019:. kemudian kepercayaan diri dalam olahraga erat hubungannya dengan Auemotional securityAy. Makin kuat kepercayaan pada dirinya makin kuat emotional security-nya. Kepercayaan diri menimbulkan rasa aman yang tampak pada sikap dan tingkah laku atlet, tidak mudah bimbang dan ragu, tidak mudah gugup, tegas dalam tindakan dan sebagainnya. Atlet yang kurang memiliki kepercayaan diri akan meragukan kemampuannya (Triana, et al. Kurangnya kepercayaan diri akan muncul bibit-bibit ketegangan sehingga menjadi penghambat untuk mencapai prestasi. Apabila atlet tersebut Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur dituntut berprestasi lebih tinggi, atlet mudah putus asa dan mengalami Dalam Olahraga Model kepercayaan diri dalam olahraga dirancang untuk memberikan kerangka bermakna untuk memperluas kajian mengenai kepercayaan diri dalam olahraga. Kepercayaan diri dalam olahraga merupakan konseptualisasi yang lebih general dibanding dengan kepercayaan diri. Selanjutnya menurut Vealey, . alam Sungkowo, 2019:. mengintegrasikan sebuah model kepercayaan diri menunjukan bahwa dimensi budaya organisasi meliputi kekuatan budaya yang mempengaruhi perilaku manusia, seperti tingkat kompetisi keadaan motivasi atlet, tujuan dan struktur olahraga yang diharapkan, dan sumber-sumber Kepercayaan diri merupakan faktor penentu dalam penampilan dan menjadi faktor penentu keberhasilan atlet (Agus & Fahrizqi, 2. Oleh karena itu, kepercayaan diri atlet harus berada pada tingkat optimal. Menurut Setyobroto, . alam Sungkowo, 2019:. kepercayaan diri berlebihan terjadi manakala atlet menilai kemampuan dirinya melebihi dari kemampuan yang dimiliki lawan. Keadaan seperti itu berakibat kurang menguntungkan, karena atlet sering menganggap enteng lawan dan sering merasa tidak akan terkalahkan oleh siapapun. Tetapi, sebaliknya atlet dapat dikalahkan oleh lawan yang diperkirakan kemampuan atlet dibawah kelasnya. Dengan demikian, optimalisasi kepercayaan diri untuk penampilan atlet sangat penting, karena kepercayaan diri yang optimal bisa menunjukan prestasi yang maksimal. Kepercayaan diri optimal diyakini bahwa atlet dapat mencapai tujuan maksimal yang telah ditetapkan, yang diimbangi dengan kerja keras. Atlet yang memiliki kepercayaan diri yang optimal segala permasalahan yang datang mempengaruhi diri dan penampilannya, bisa dikendalikan bahwa bisa dihindarkan dengan cara menumbuhkan kepercayaan dirinya, sehingga penampilan puncak atlet bisa dicapai secara maksimal. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Shooting adalah jenis lemparan untuk mengusir bola lawan dari dekat bola kayu yang menjadi target (Pelana, 2. Shooting adalah teknik menghantar bola dengan tujuan menjauhkan bola besi lawan dari boka target sejauh mungkin (Widodo & Hafidz, 2. Shooting adalah menembak bola ke sasaran (Nurhasan et al. Shooting tidak perlu deskripsi panjang mengarahkan pada bola target . okus pada titik bola target, bukan halangan bol. dan mencoba untuk mendaratkan bola di atas bola target dan mendorongnya keluar lapangan (Souef, 2. Dari beberapa sumber di atas dapat diambil kesimpulan , bahwa mendaratkan bola kesasaran guna mengusir atau menjauhkan bola lawan dari boka. IMETODE Dalam penelitian ini merupakan penelitian korelasi, karena didalam penelitian ini bertujuan menemukan ada tidaknya hubungan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur, dimana teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dan tes hasil shooting. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan tidaknya hubungan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur. Adapun rancangan dalam penelitian ini adalah penelitian deskiptif kuantitatif yaitu ditujukan untuk bisa mendeskripsikan fenomenafenomena yang ada, secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat (Sukardi, 2. Dimana nantinya responden diberikan sejumlah pernyataan dan akan menjawab sesuai dengan keadaannya. Sugiono . mengartikan populasi sebagai wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Populasi yang peneliti ambil yaitu seluruh atlet petanque Tanjung Jabung Timur. Siyato dan Ali . Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat Pada ini,sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Sugiyono . Purposive Sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan Dikarenakan seluruh atlet petanque Tanjung Jabung Timur berjumlah 30 atlet, maka sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 atlet (Kriteria yang mengikuti PORPROV). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan koesioner dan tes hasil shootin. Dimana teknik analisis data skor kuesioner dan hasil shooting akan menggunakan korelasi produck moment dengan taraf signifikansi 5%. Menurut Sugiyono . , korelasi product moment dirumuskan sebagai berikut: ycycuyc = ycu Oc ycuycOeOc ycu Oc yc Oo. cu Oc ycu 2 Oe(Oc yc. Oon Oc yc 2 Oe(Oc y. 2 } Keterangan: rxy : koefisien korelasi antara x dan y x : skor kuesioner tingkat kepercayaan diri y : skor hasil shooting n : Jumlah sampel HASIL Dari kuesioner kepercayaan diri ini didapatkan hasil jumlah keseluruhan kuesioner kepercayaan diri yang berjumlah 11733 skor atau poin, dengan demikian dapat dirata-ratakan hasil kuesioner kepercayaan diri atlet petanque Tanjung Jabung Timur adalah 117,33 skor atau poin, maka dari itu distribusi frekuensi hasil kuesioner kepercayaan diri dapat dijabarkan pada tabel 1 sebagai berikut. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Tabel 1. Distribusi frekuensi hasil kuesioner kepercayaan diri Religiusitas Agresivitas Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Tabel 2. Kategori Kepercayaan Diri Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Kategori Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah Jumlah Interval 117 Ae 148 95 Ae 116 75 Ae 94 37 Ae 53 Frekuensi Persentase 41,7% 8,3% Analisis deskriptif hasil kuesioner kepercayaan diri yang diperoleh atlet petanque Tanjung Jabung Timur yang memiliki kategori Sangat Tinggi sebanyak 6 orang dengan persentase 50%. Tinggi sebanyak 5 orang dengan persentase 41,7% dan Sedang sebanyak 1 orang dengan persentase 8,3%. 41,7% 8,3% Rendah Sangat Rendah Sangat Tinggi Tinggi Sedang Gambar 1. Diagram Kepercayaan Diri Dari hasil shooting didapatkan hasil jumlah keseluruhan shooting yang berjumlah 1608 skor atau poin, dengan demikian dapat dirata-ratakan. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur adalah 16,08 skor atau poin, maka dari itu distribusi frekuensi hasil shooting dapat dijabarkan pada tabel 3 sebagai berikut. Tabel 3. Kategori Hasil Shooting Kategori Interval Kelas Baik Sekali 61 Ae Keatas Baik 46 Ae 60 Cukup 31 Ae 45 Kurang 16 Ae 30 Kurang Sekali 0 Ae 15 Jumlah Frekuensi Persentase Analisis deskriptif hasil shooting yang diperoleh atlet petanque Tanjung Jabung Timur yang memiliki kategori Kurang sebanyak 4 orang dengan persentase 33%. Kurang Sekali sebanyak 8 orang dengan persentase 67%. Baik Sekali Baik Cukup Kurang Kurang Sekali Gambar 2. Diagram hasil shooting Hasil penelitian dari Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur yaitu : Dari pengambilan keputusan dengan menggunakan SPSS Statistics 25 korelasi antara 2 variabel X dan Y adalah 0,048. Berdasarkan hasil korelasi diketahui nilai signifikansi 0,048 < 0,05. Maka terdapat korelasi atau hubungan positif yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting dengan derajat korelasi sedang. Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur PEMBAHASAN Dilihat dari analisis data dan uji normalitas serta uji linearitas, dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu kesimpulan yang sesuai dengan data yang diperoleh. Dengan demikian kesimpulan yang dapat diambil nantinya akan memperlihatkan gambaran langsung dari data yang diharapkan selama penelitian ini dilakukan. Kondisi fisik merupakan unsur terpenting dan menjadi dasar dan pengembangan mental (Mohammad et al. Seorang atlet harus memiliki kondisi fisik yang baik, untuk mengoptimalkan pertandingan yang Secara fisiologis dalam petanque banyak hal yang dapat hasil kerja dalam permainan tersebut. Contohnya pengaruh dari tingkat kepercayaan diri. Hubungan tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur. Sebagaimana yang diketahui bahwa tingkat kepercayaan diri adalah teknik yang paling penting dalam olahraga futsal. Semakin baik tingkat kepercayaan diri pemain futsal maka semakin baik hasil tendangan yang dilakukan. Masing-masing atlet petanque Tanjung Jabung Timur diminta untuk mengisi kuesioner tingkat kepercayaan diri untuk mengukur seberapa tinggi tingkat kepercayaan dan melakukan tes shooting kepada atlet tersebut. Kemudian masing-masing skor dijumlahkan dan dirataratakan, kemudian dilanjutkan dengan menganalisis korelasinya. Berdasarkan hasil korelasi yang diperoleh menggunakan SPSS Statistics 25 adalah 0,048 ini menunjukkan terdapatnya hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur. Dalam penelitian tentang hubungan tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur, beberapa keterbatasan yang dihadapi adalah jumlah atlet petanque di Tanjung Ely Yuliawan. Mita Praditiwi. Rasyono Hubungan Tingkat Kepercayaan Diri Terhadap Hasil Shooting Atlet Petanque Tanjung Jabung Timur Jabung Timur terbatas, sehingga sampel yang dapat diambil dalam penelitian ini mungkin tidak mencakup seluruh populasi atlet. Ukuran sampel yang terbatas dapat mempengaruhi representativitas data dan generalisasi hasil penelitian. Dalam penelitian ini, mungkin ada variabel lain yang berpengaruh pada hasil shooting atlet petanque, seperti tingkat keterampilan teknis, pengalaman bermain, dan faktor-faktor lingkungan. Variabel-variabel tersebut tidak sepenuhnya dikendalikan dalam penelitian ini, sehingga dapat mempengaruhi hasil yang diperoleh. Penelitian ini hanya fokus pada tingkat kepercayaan diri sebagai faktor psikologis yang mempengaruhi hasil shooting. Namun, ada banyak faktor psikologis lainnya seperti motivasi, konsentrasi, dan tingkat kecemasan yang juga dapat berperan penting dalam performa atlet. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting atlet petanque Tanjung Jabung Timur, besarnya hubungan dapat dilihat dari hasil korelasi menggunakan SPSS Statistics 25 antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting. Kesimpulan didukung hasil uji linearitas maka terdapat hubungan yang linear antara variabel bebas dengan variabel Maka terdapat korelasi atau hubungan positif yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri terhadap hasil shooting dengan derajat korelasi sedang. REFERENSI