PENDIDIKAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. No. Agustus 2025 Hal. e-ISSN: 2774-7921 Rekondisi Perpustakaan SDN Catak Gayam 1 Sebagai Upaya Peningkatan Minat Baca dan Budaya Literasi Siswa Novia Ayu Sekar Pertiwi1*. Asiyah LuAoluAoul Husna2. Anandia Anugerah Gusti3. Ayunda Dwi Aisyatunaja4. Berlian Kharisma Wati5. Dicca Shinta Noer Jannah6. Erlin Zahroh Nuryani7 Pendidikan Fisika. Universitas KH. Wahab Hasbullah Pendidikan Matematika. Universitas PGRI Jombang Pendidikan Matematika. Universitas Negeri Malang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Negeri Surabaya Pendidikan Agama Islam. Universitas Hasyim AsAoari Tebuireng Pendidikan Ekonomi. Universitas Negeri Surabaya *Email: novia. pertiwi@unwaha. ABSTRACT This activity aimed to increase students' reading interest and foster a literacy culture through the revitalization of the library at SDN Catak Gayam 1. Jombang. Based on initial observations, the school library was poorly maintained, books were disorganized, and the lack of a librarian contributed to the low number of student visits. The approach used was Assets Based Community Development (ABCD), involving the entire school community as active participants. The revitalization process included cleaning, reorganizing books by category, compiling a book catalog, and redesigning the library space to be more comfortable and visually appealing. As a result, the library became cleaner and more organized, books were properly categorized, a catalog was available, and student visits increased In addition, a Aujunior librarianAy training program was conducted for fifth and sixth-grade students to assist in library management. This activity demonstrated that a well-maintained and inviting library can serve as an essential tool to enhance studentsAo literacy culture. Keywords : library revitalization. reading interest. literacy culture. book catalog. junior librarian ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan membentuk budaya literasi siswa melalui rekondisi perpustakaan di SDN Catak Gayam 1. Jombang. Berdasarkan hasil observasi awal, perpustakaan sekolah dalam kondisi kurang terawat, buku-buku tidak tertata, serta kurangnya pustakawan menyebabkan rendahnya kunjungan siswa ke perpustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah Assets Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan seluruh warga sekolah sebagai komunitas penggerak. Kegiatan dilaksanakan melalui pembersihan, pengorganisasian ulang buku berdasarkan kategori, pencatatan katalog buku, serta penataan ruang perpustakaan agar lebih nyaman dan menarik. Hasil dari kegiatan ini antara lain perpustakaan yang lebih bersih dan rapi, bukubuku tertata sesuai kategori, tersedia katalog buku, serta meningkatnya frekuensi kunjungan siswa. Selain itu, dilaksanakan pelatihan pustakawan kecil untuk mendukung pengelolaan perpustakaan secara Kegiatan ini menunjukkan bahwa perpustakaan yang tertata dan nyaman dapat menjadi sarana penting dalam meningkatkan budaya literasi siswa. Kata Kunci: rekondisi perpustakaan. minat baca. budaya literasi. katalog buku. pustakawan kecil PENDAHULUAN Sekolah Dasar Negeri (SDN) Catak Gayam 1 adalah sekolah berada di Dusun Catak Gayam. Desa Catak Gayam. Kecamatan Mojowarno. Kabupaten Jombang. Sekolah ini memiliki berbagai fasilitas pembelajaran, salah satunya adalah perpustakaan. Perpustakaan SDN Catak Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 Gayam 1 berada persis di depan ruang guru dan kepala sekolah. Perpustakaan SDN Catak Gayam 1 memiliki berbagai buku bacaan, diantaranya buku pelajaran dari kelas satu sampai kelas enam dan sejak kurikulum 2013 hingga kurikulum terbaru, buku dongeng, novel, buku pengetahuan, atlas, buku sejarah, dan lain sebagainya. SDN Catak Gayam 1 kekurangan pustakawan sehingga berimbas pada keadaan perpustakaan yang kurang terawat. Perpustakaan berdebu di beberapa bagian dan sebagian ruangan perpustakaan dijadikan ruang UKS dan Buku-buku tidak terorganisir dengan baik dalam rak-rak buku yang ada. Buku-buku yang sudah tidak relevan bercampur baur dengan buku-buku yang masih dapat digunakan. Gambar 1. Kondisi Awal Perpustakaan Hasil observasi menunjukkan bahwa perpustakaan di SDN Catak Gayam 1 sepi Beberapa hal yang menjadi penyebabnya antara lain kondisi perpustakaan yang kurang tertata sehingga perpustakaan tidak menjadi ruang membaca yang nyaman untuk siswa. Selain disebabkan tempat membaca yang kurang nyaman, siswa kesulitan menemukan bukubuku yang mereka inginkan karena buku-buku yang ada tidak terorganisir dengan baik. Kemampuan berliterasi peserta didik merupakan salah satu kebutuhan paling penting di Abad ke Bahkan dalam laporan World Economic Forum . dikatakan bahwa tiga kemampuan utama yang dibutuhkan di antaranya literasi dasar . oundational literacie. , kompetensi . berkaitan pemecahan masalah, dan kualitas karakter . haracter qualitie. (UNESCO dalam Hidayah, 2. METODE Khalayak Sasaran Sasaran utama dari kegiatan ini adalah siswa SDN Catak Gayam 1 dari kelas satu hingga kelas enam. Rekondisi perpustakaan dilakukan sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa dan membentuk budaya literasi di SDN Catak Gayam 1. Metode Pendekatan Kegiatan in dilaksanakan dengan pendekatan Assets Based Community Development (ABCD). Pendekatan pengembangan komunitas berbasis aset menekankan pengembangan komunitas dengan menggunakan aset komunitas sebagai katalisator untuk pertumbuhan komunitasnya sendiri (Suhardaliyah, dkk, 2. Komunitas dalam kegiatan ini adalah seluruh stakeholder SDN Catak Gayam 1 dan asset yang dikembangkan adalah perpustakaan sekolah. Rekondisi perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa dan terbentuknya budaya literasi siswa di sekolah. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan rekondisi perpustakaan SDN Catak Gayam 1 diawali dengan observasi keadaan perpustakaan dan menutup perpustakaan untuk sementara waktu agar fokus kegiatan pembersihan dan Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 pengorganisasian perpustakaan dapat dilakukan. Hal pertama yang dilakukan setelah perpustakaan ditutup adalah membersihkan, merapikan, dan mengorganisasikan perpustakaan karena keadaan perpustakaan sekolah yang jarang dikunjungi dan buku-buku tidak tertata sesuai dengan kategorinya dan bercampur menjadi satu. Hal itu dapat membuat siapa saja yang berkunjung ke perpustakaan utamanya para siswa menjadi kurang berminat untuk mengunjungi perpustakaan. Pengorganisasian dilakukan dengan membersihkan buku, mengorganisasikan buku sesuai dengan kategori baik buku fiksi dan non fiksi maupun buku tema atau paket, memilah buku yang layak digunakan atau tidak, dan menata ulang buku di rak yang sesuai dengan kategorinya. Setelah kegiatan penataan ulang dan penggolongan buku-buku perpustakaan selesai, buku-buku yang sudah tidak digunakan dalam pembelajaran . arena pergantian kurikulu. disusun pada sudut ruangan yang ada di perpustakaan. Setelah kegiatan mengorganisasikan buku sesuai dengan kelompoknya dan membersihkan perpustakaan, dilanjutkan dengan kegiatan menghias dan merapikan keindahan perpustakaan. Gambar 2. Pengorganisasian Buku Perpustakaan dibuka kembali setelah selesai diorganisir dan siswa sudah diizinkan masuk ke Tahap awal untuk menggerakkan siswa ke perpustakaan adalah penjadwalan kunjungansetiap kelas ke perpustakaan. Penjadwalan ini tidak dibatasi pada kelas yang hadir sesuai Siswa yang ingin berkunjung ke perpustakaan walaupun diluar hari kunjungan, tetap diizinkan . Gambar 3. Aktivitas Siswa di Perpustakaan Setelah Dilakukan Rekondisi Perpustakaan Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 Kegiatan mendata buku-buku sesuai kategorinya masih dilanjutkan. Informasi yang diinput antara lain judul buku, pengarang, tahun terbit, penerbit. ISBN, jumlah halaman, dan jumlah buku. Data tersebut diinput pada excel. Selain itu, perpustakaan dihias agar kaya teks dan menarik. Hiasan yang dipasang antara lain poster informasi, himbauan, papan peraturan, dan hiasan abjad. Selain itu, papan jejak baca disediakan di perpustakaan untuk diisi oleh siswa mengenai isi buku yang telah dibaca. Siswa yang beraktivitas di perpustakaan mengisi buku kunjungan. Gambar 4. Keadaan Perpustakaan Setelah Rekondisi HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang Dicapai Sesuai dengan luaran yang telah ditargetkan, kegiatan rekondisi perpustakaan di SDN Catak Gayam 1 menghasilkan luaran sebagai berikut : Perpustakaan bersih dan indah sehingga menjadi tempat membaca yang nyaman bagi siswa. Perpustakaan dihias dengan berbagai hiasan bertema lilterasi dan numerasi Buku tertata sesuai dengan jenisnya Buku-buku diorganisir sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan Katalog perpustakaan Buku-buku dicatat dalam katalog buku sesuai dengan judul buku, pengarang, tahun terbit, penerbit. ISBN, jumlah halaman, dan jumlah buku. Siswa rutin mengunjungi perpustakaan secara berkala Fungsi Manfaat Produk Produk yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah katalog perpustakaan dan pelatihan pustakawan kecil. Katalog perpustakaan digunakan untuk administrasi koleksi buku dan Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 memudahkan siswa mencari buku-buku yang ingin dibaca. Pelatihan pustakawan kecil dilakukan untuk melatih siswa-siswa kelas lima dan enam menjadi pustakawan dan membantu guru dalam mengelola perpustakaan. SIMPULAN Perpustakaan yang nyaman diharapkan dapat menjadi salah satu factor yang dapat meningkatkan minat baca siswa. Peningkatan minat baca siswa diharapkan dapat membangun budaya literasi di sekolah. DAFTAR RUJUKAN Hidayah. AuImplementasi Budaya Literasi Sekolah Dasar Melalui Optimalisasi Perpustakaan : Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri di SurabayaAy. Jurnal Ketahanan Pangan. Vol. No. Hal. Suhardaliyah, dkk. AuPengantar Metodologi Pengabdian Masyarakat. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini : Pidie. Sunandam dkk. AuRevitalisasi Perpustakaan untuk Meningkatkan Minat Baca dan Budaya Literasi Siswa MI Muhammadiyah Jambangan. SragenAy. Buletin KKN Pendidikan. Vol. No. Hal.