P - ISSN E - ISSN Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 9 No. 2 Maret 2022 : 2503-4413 : 2654-5837. Hal 440 Ae 446 DISAIN RUTE TRANSPORTASI DENGAN METODE SAVING MATRIX DALAM MEMINIMALKAN JARAK PENGIRIMAN Oleh : Riski Arif Mardika Fakultas Teknik Industri. Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya e-mail: mriskiarif@gmail. Fuad Achmadi Fakultas Teknik Industri. Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya e-mail: uadachmadi@gmail. Articel Info Abstract Article History : Received 24 February - 2022 Accepted 24 March - 2022 Available Online 30 March 2022 In distribution activities, decisions in choosing vehicle routes affect the effectiveness of mileage, travel costs, the number of vehicles that must be used and other factors in order to obtain optimal benefits while reducing distribution costs. This activity has various obstacles, especially the limited number of vehicle fleets and the limited vehicle load capacity. Therefore we need the right decision in determining the route. The variable is used in the distance between the distribution location, the length of each location distribution with the warehouse, and the amount of demand for each distribution location. The area of the company's distribution consists of 40 is the address of the consumer. In determining vehicle scheduling, the Saving Matrix method is used and is followed by the use of the Nearest Insert methods in determining the optimal route. The results obtained by the Saving Matrix method are fifteen routes. From the comparison of the sub-methods used, it was found that the Nearest Insert sub-method produced the minimum distance, namely 70 kilometers or 19. 42% of the initial route distance and was more efficient up to Rp 689. 077 or 28. 77% based on the total transportation Keywords : Distribution. Farthest Insert. Nearest Insert. Nearest Neighbor. Saving Matrix PENDAHULUAN Penentuan rute kendaraan merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan perusahaan dalam hal pendistribusian barang hasil produksinya. Keputusan dalam pemilihan rute kendaraan berpengaruh terhadap efektifitas jarak tempuh, biaya perjalanan, jumlah kendaraan yang harus digunakan serta faktorfaktor lain sehingga didapatkan keuntungan yang Masalah permasalahan bagi setiap perusahaan semakin luas wilayah pemasaran yang dimiliki perusahaan maka semakin banyak permasalahan yang timbul. Penempatan persediaan pada setiap lokasi perlu diperhatikan dan ditangani dengan baik agar persediaan dapat optimal atau tidak terlalu melakukan penyimpanan yang terlalu besar. (Ong. J O. & Saraka. , 2. Salah satu permasalahan transportasi adalah Vehicle Routing Problem (VRP) yang diperkenalkan pertama kali oleh Dantzig dan Ramzer pada tahun 1959 yang memegang peranan penting dalam pengaturan distribusi dan menjadi salah satu masalah yang dipelajari secara luas. VRP merupakan permasalahan distribusi yang mencari serangkaian rute untuk kendaraan dengan kapasitas tertentu dari satu atau lebih depot untuk melayani konsumen. ( Aliyuddin et al, 2. Penggunaan VRP meningkat sebagai inti masalah dalam bidang transportasi, distribusi dan logistik. Dalam beberapa sektor pasar, transportasi sangat berpengaruh pada harga barang yang ditetapkan. Oleh karena itu, transportasi umumnya menghaslkan kontribusi yang siginifkan terhadap totla biaya, mulai dari 5% sampai 20%. (Prana. AR. Ikfan N & Masudin I . menggunakan metode DRP (Distribution Requiremen. Saving Matrix dan untuk pengurutan customer menggunakan Nearest Neightbore, dapat menurunkan biaya distribusi sebesar 29,75 % dan memperpendek rute distribusi sekitar 20 %. Hidayat. TP. & Kristinawati. A . menggunakan metode Saving Matrix dan untuk pengurutan customer menggunakan metode knapsack menghasilkan penghematan sebesar 22 Perusahaan Air Minum Amidas Gontor merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Air minum dalam kemasan. Perusahaan ini memiliki 40 titik alamat konsumen yang tersebar di sebagian Area Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pada proses pendistribusian produk ke alamat konsumen saat ini tidak begitu memperhatikan rute pengiriman. Dengan kendaraan yang sama, proses pendistribusian produk dilakukan ke masing-masing titik alamat konsumen tidak dalam sekali pengiriman dalam satu kali Jadi bisa diartikan pendistribusian dari pabrik Ae konsumen - berakhir di pabrik. Hal ini tentunya akan membutuhkan biaya pendistribusian yang tidak sedikit. Dengan demikian diperlukanya penentuan rute baru yang dapat meminimalkan jarak pengiriman sehingga bisa meminimalisir biaya pendistribusian. Salah satu metode untuk menyelesaikan permasalahan VRP adalah Metode Saving Matrix, dimana metode tersebut diaplikasikan pada permasalahan distribusi yang Kelebihan dari metode ini terletak pada kemudahanya untuk dimodifikasi jika terdapat batasan-batasan berupa kapasitas kendaraan, jumlah kendaraan, waktu pengiriman maupun batasan-batasan lainya dan dapat memberikan solusi yang cepat dan praktis walaupun solusi yang dicapai belum terjamin keoptimalanya (Yuniarti & Astuti, 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendisain usulan rute transportasi pendistribusian yang dapat meminimalkan jarak pengiriman kepada perusahaan AMIDAS gontor. KAJIAN PUSTAKA